Karya: Khoirul Taqwim
Saat aku mengungkapkan cinta
Dia menjawab dengan sederhana
Tetapi membuat goresan yang penuh luka
Padahal jawaban itu nampak indah
Namun ternyata mengiris luka di setiap detakan nafasku
Kita temenan aja ya
Hmmm...kata yang sederhana
Namun membuat hatiku pudar
Akan sebuah harapan cinta yang hancur
Saat menghirup udara
Kita berjalan di tengah kehidupan
di bawah terik matahari yang menyengat
di situ aku titip hati dan perasaan
Bahwa aku berharap
Engkau menerima cinta suci ku
Namun jawabanmu cukup sederhana
Kita temenan aja ya
Hmmm...bahasa nampak indah
Kita temenan aja ya
Namun membawa luka
Sepanjang nafas ini menyatu dengan tubuh
Jalan hidup kita lalui
Kita berbicara dengan hati
Mendengarkan dengan jiwa
Namun jawaban itu tetap sama
Kita temenan aja ya
Kata sederhana
Kita temenan aja ya
Membuat putus sebuah harapan
Untuk mencintaimu seutuhnya
Aku berharap Kita bisa berbagi rasa dan pikiran
Namun itu semua hanya mimpi
Matahari yang ingin memeluk sang rembulan
Karena jawabanmu
Kita temenan aja ya
Jawaban yang memudarkan
Harapan hatiku untuk bersama denganmu selamanya
0 comments:
Post a Comment