Sunday, 8 March 2020

Dampak Virus Corona terhadap Pasar Saham

Wabah virus Corona yang melanda dunia pada awal tahun 2020, membuat pasar saham benar-benar jatuh. Virus Corona pertama kali terjadi di Wuhan, China. Namun penyebaran virus Corona ini terus meluas ke luar negeri dan Indonesia juga kena dampaknya. 

Sebenarnya dulu kita juga beberapa kali digemparkan dengan virus Ebola, virus Sars tahun 2002 dan virus Mers. Tapi harus saya akui, virus Corona kali ini 'berbeda', dan benar-benar membuat masyarakat dan dunia panik, sehingga pengaruhnya ke pasar saham sangatlah besar. 

Yup, karena kita tahu bahwa penyebaran virus Corona ini sangat mudah dan cepat melalui kontak dengan orang lain yang terinfeksi virus tersebut. Inilah yang membuat masyarakat semakin waspada terhadap wabah tersebut. 


Penurunan IHSG saat wabah Virus Corona

Nah, saya sering mendapatkan pertanyaan seperti ini: "Pak Heze, kenapa virus Corona membuat IHSG jatuh? Apa dampaknya virus Corona ke IHSG? Bukankah dulu juga ada wabah virus-virus lain, tapi dampaknya ke IHSG tidak terlalu besar?" 

Pertama, wabah virus Corona dapat mengguncang dunia usaha (perekonomian dunia), sehingga kalau perekonomian negara-negara turun alias melambat, para investor saham akan berpikir lagi untuk berinvestasi saham. Investor pasti akan menunggu situasi ekonomi membaik, baru kemudian berani berinvestasi. 

Kedua, wabah virus Corona membuat negara-negara menghentikan / mengurangi impor barang-barang dari Tiongkok. Dan Indonesia sudah menerapkan hal tersebut. Menurut data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia, impor Indonesia ke Tiongkok berkurang sekitar 51% satu bulan sejak wabah virus Corona. 

Padahal, tidak sedikit perusahaan di Indonesia yang bahan bakunya berasal dari Tiongkok. Kalau impor dari Tiongkok dikurangi secara drastis, hal ini akan sangat mempengaruhi operasi dan omzet perusahaan. . 

Ketiga, kegiatan bisnis terhambat. Ada banyak contoh yang bisa kita lihat sehari-hari. Anda bisa perhatikan perusahaan2 penerbangan, perusahaan jasa (menyediakan tiket pesawat) yang sudah mulai mengalami penurunan omzet karena untuk sementara waktu banyak orang yang mengurangi mobilitas. 

Di sekitar anda, mungkin anda banyak menemukan perusahaan yang omzetnya turun, PHK karena dampak virus Corona membuat perusahaan tidak bisa beroperasi secara maksimal

Selain itu, kegiatan bisnis antar negara juga pasti akan terhambat. Karena dengan wabah virus Corona ini, mobilitas masyarakat (untuk menjalankan bisnis ke antar negara) juga akan terhalang. 

Dampak virus Corona ini juga diperkirakan akan menggerus pertumbuhan ekonomi Tiongkok, dan tentu saja hal ini juga akan mempengaruhi hubungan bisnis dengan negara lain. 

Jadi sebenarnya dunia bisnis, dunia ekonomi antar negara itu saling berhubungan satu dengan yang lain 

Itulah kenapa kalau perekonomian suatu negara (terutama negara-negara besar seperti Tiongkok dan Amerika Serikat) sedang goncang, maka hal ini akan turut mempengaruhi ekonomi negara-negara lain, termasuk Indonesia. Dan pada akhirnya hal tersebut akan berdampak pada pasar saham. 

Yup, jadi Indonesia dengan negara-negara lain memiliki hubungan mutualisme (saling menguntungkan) dalam bidang kerja sama ekonomi, investasi dan perdagangan. Kita banyak melakukan kegiatan impor dari Tiongkok, misalnya impor baja, impor aluminium, barang2 mesin dan lain2. 

Barang impor Indonesia dari Tiongkok - Klik gambar untuk memperbesar. Sumber: Cnbcindonesia.com
Dan semua ini kembali lagi.... Kalau perekonomian negara terganggu, maka Indonesia akan terkena dampaknya. Akibatnya, banyak perusahaan yang tidak bisa membukukan laba bersih dan omzet seperti yang diharapkan, sehingga investor saham akan berpikir untuk membeli saham2 di Indonesia. 

Jadi melalui pos ini, kita semua sudah paham dampak virus Corona terhadap pasar saham. Dampaknya sangat besar dan tidak main-main. Kita sudah lihat bagaimana IHSG turun tajam akibat wabah Virus Corona. 

Tapi tentu saja, kita pasti akan melalui ujian tersebut. Ada masanya IHSG jatuh, ada masanya IHSG dan perekonomian berjaya kembali. 

Kalau kita menghadapi sentimen dan berita-berita negatif yang sangat mempengaruhi pasar saham, maka ada baiknya anda harus mengurangi porsi trading dan beli saham. Kita sudah membahasnya di tulisan berikut: Strategi Trading Saham Saat Turun. 

Saturday, 7 March 2020

Apa Target Trading Saham Anda?

Apa target utama anda ketika memutuskan untuk trading saham? 

"Tentu saja dapat profit, dapat duit dari saham pak" Jawab anda.

Semua trader pasti ingin mendapatkan profit dari hasil tradinngnya. Kita semua membuka akun saham dan memutuskan untuk beli saham dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham. 

Tapi kalau target trading saham anda "hanya" untuk mendapatkan untung, saya rasa itu terlalu luas dan mainstream.

Karena kalau anda "hanya" ingin dapat profit, anda mungkin akan fokus untuk memperoleh profit tanpa peduli dengan cara-cara dan proses trading saham yang baik. 

Dalam trading saham, anda bisa meraih profit dengan banyak cara. Banyak trader saham yang mencoba memperoleh profit dengan cara membeli software-software yang mahal, membeli saham dengan cara mengikuti trader-trader yang lebih pengalaman tanpa perlu melakukan analisa trading lebih dalam. 

Banyak trader yang rela membayar mahal untuk mengikuti seminar2, grup2 premium dengan harapan targetnya tercapai: Dapat profit dari saham dengan cara yang cepat tanpa perlu menganalisa saham sendiri.

Tetapi apakah dengan membeli saham tanpa menganalisa hal ini bisa meghasilkan profit yang maksimal? Bukankah cara-cara tersebut justru meningkatkan risiko trading yang lebih besar? 

Maka dari itu, dalam menetapkan target trading, anda juga harus memasang mindset trading yang benar. Semua trader menginginkan dapat profit dari saham, namun profit itu adalah HASIL AKHIR yang anda dapatkan. 

Untuk mendapatkan hasil akhir (profit) tersebut, anda harus melalui proses-proses trading. Kalau anda bisa berproses dengan benar, profit trading pasti akan anda dapatkan.   

Intinya, kalau anda ingin bisa profit di saham, anda harus merasakan sendiri bagaimana terjun di dunia saham. Anda harus merasakan sendiri situasi trading, memahami situasi pasar saham (baik saat bullish maupun bearish), pahami sendiri bagaimana cara menganalisa saham. Profit akan anda dapatkan jika anda mempraktikkan poin-poin tersebut. 

Ibarat anda ingin jago di suatu bidang, maka anda harus mempraktikkan sendiri ilmu yang ada di bidang tersebut. Kalau anda ingin bisa menjadi dokter spesialis yang handal, ya anda harus sering praktik menangani pasien. 

Anda tidak bisa hanya membaca buku dan mengikuti perkuliahan. Itu semua penting, tapi yang paling penting adalah praktik2 yang anda lakukan sendiri. Analogi ini sama dengan trading saham.

Jadi ada baiknya, target anda dalam trading saham adalah menetapkan target-target sebagai berikut:  

- Bisa menganalisa saham sendiri
- Bisa memilih saham-saham yang menguntungkan 

Dengan kata lain, tetapkan tujuan agar dengan trading saham, anda bisa lebih paham dengan pasar saham, dan anda paham bagaimana cara melakukan dan memilih saham yang bagus.  Kalau anda punya tujuan2 tersebut, anda pasti bisa mendapatkan profit trading, dan anda paham bagaimana mengelola risiko, modal di dalam trading. 

Dari trading saham, anda mungkin juga punya target untuk mendapatkan penghasilan tambahan, membiayai kuliah / sekolah anak anda, bisa membeli barang-barang kebutuhan tersier dan lain-lain. 

Target tersebut sah-sah saja. Tapi sekali lagi untuk mencapai target-target tersebut, anda harus bisa memilih saham secara mandiri. 

Namun jika anda hanya target dapat profit banyak di saham, maka kemungkinan besar anda akan berusaha mendapatkan profit dengan cara-cara instan (membeli saham tanpa analisa, mengandalkan software saham untuk mencetak profit). 

Hal ini banyak sekali dialami oleh para trader. Tidak sedikit trader saham yang bangkrut, kecewa (karena harapan profit tidak sesuai kenyataan di pasar saham), menyalahkan pasar saham karena trader hanya ingin dapat profit, tanpa menetapkan target untuk menjadi trader mandiri yang bisa membaca analisa saham dengan baik sesuai versinya. 

Friday, 6 March 2020

Strategi Trading Saat Saham Turun

Untuk rekan-rekan yang ingin mempelajari lebih banyak strategi2 menghadapi market saat strong bearish, beberapa waktu lalu, saya juga update ebook saham yang saya isi dengan strategi2 bagaimana cara menghadapi market saham yang sedang strong bearish dan strategi tradingnya. Anda bisa dapatkan disini: Ebook Saham New Edition: Strategi Trading Saat IHSG Bearish.

Kalau rekan-rekan sudah memiliki ebooknya (Ebook Panduan Memilih Saham Bagus), anda bisa mendapatkan free updatenya (langsung saya kirimkan via email). Rekan trader yang sudah mempraktikkan strategi2 trading & screening saham saat IHSG bearish: 

Terima kasih Pak Heze untuk materi updatenya, sangat membantu terutama ketika menghadapi kondisi "strong bearish" sebagaimana saat ini dan kemungkinan besar akan bertemu lagi di lain waktu dengan faktor pemicu lain.

Jadi di update ebook tersebut, anda akan mempraktikkan lebih banyak: 
  • Cara menganalisa IHSG yang berpotensi turun tajam / strong bearish.
  • Strategi trading & screening saham saat market saham sedang turun.
  • Strategi menemukan peluang trading di tengah market bearish.
  • Keputusan trading saat market bearish: Cut loss, hold atau averaging? 
  • Seni-seni trading untuk menghadapi market yang bearish. 
  • Disertai studi kasus dan pengalaman pribadi penulis dalam trading.
Sehingga anda bisa memiliki seni yang sebenarnya dalam menghadapi pasar saham, karena banyak trader yang bangkrut, modalnya habis akibat gegabah dalam mengambil keputusan trading saat pasar saham bearish. 

$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$

Di pasar saham kita tidak hanya menghadapi hal-hal yang bagus. Ajakan-ajakan yang memberikan anda iming2 "pasti untung di saham" tidak seindah kenyataannya, karena kita pasti juga menghadapi market yang bearish. 

Jadi, anda harus bisa menerapkan seni trading yang benar, supaya anda bisa mengambil keputusan yang baik dan memetik profit di saat IHSG sudah bullish nantinya. 

Harga saham turun merupakan kesempatan dan peluang anda untuk membeli saham-saham di harga murah dan diskon. Pada saat saham turun, anda bisa mendapatkan saham2 dengan jumlah lot lebih banyak dan menjualnya di harga lebih tinggi. Ibarat anda membeli barang dengan harga diskon. 

Namun bagaimana kalau penurunan harga saham ini terjadi secara drastis? Dan yang turun bukan hanya beberapa saham, tetapi IHSG anjlok, mayoritas saham jatuh. Intinya, IHSG mengalami kondisi STRONG BEARISH. 

Apakah strategi tradingnya sama dengan ketika saham-saham sedang koreksi normal biasa? Well, i don't think so. Berdasarkan pengalaman saya pribadi, jika kita terburu membeli saham saat IHSG strong bearish, maka mayoritas saham bakalan turun terus. Pelajari juga tulisan saya disini: 2 Penyebab IHSG Turun

Jadi strategi trading kita saat IHSG koreksi biasa dengan IHSG strong bearish tentu saja berbeda. Untuk kondisi IHSG turun tajam, ada baiknya anda pertimbangkan beberapa hal berikut: 

1. Kurangi porsi trading 

Saat pasar saham strong bearish, ada baiknya anda mempertimbangkan untuk kurangi porsi trading. Semakin banyak anda trading, maka risikonya semakin besar. 

Hal ini karena saham2 saat strong bearish masih berpotensi untuk turun lebih banyak, walaupun kelihatannya saham-saham sudah banyak yang turun dan terlihat murah. Porsi trading harus anda kurangi dan jika anda memutuskan trading, tradinglah dengan modal kecil untuk meminimalkan risiko.  

2. Manfaatkan trading cepat & analisa momentum

Trading di saat IHSG strong bearish bisa anda lakukan dengan memanfaatkan momentum rebound. Karena sebanyak apapun turunnya saham, tidak setiap hari IHSG akan turun. 

Ada saat-saat di mana IHSG mengalami rebound. Inilah yang bisa anda manfaatkan untuk trading. Dan di saat kondisi market belum mendukung  untuk trading, ada baiknya anda memanfaaktna momen trading cepat / intraday trading. 

Yup, yang saya maksud adalah buy and sell di hari yang sama atau 1-2 hari trading. Pelajari juga: Teknik Beli Saham Pagi Jual Sore - Trading Harian. 

Hal ini karena dalam kondisi IHSG bearish, kenaikan saham tidak bertahan lama dan penurunan harga saham akan lebih tajam dibandingkan technical rebound, sehingga strategi buy and hold kurang tepat diterapkan dalam kondisi market yang bearish. 

Selain itu, untuk anda yang punya tipikal trading menitan, anda bisa menerapkan strategi scalping trading saat market bearish. Pelajari juga: Cara Trading Cepat 15 Menit - Scalping Trading. 

Namun strategi scalping cukup berisiko, sehingga ada baiknya anda menggunakan modal kecil (maksimal 10% modal) dan disiplin dalam take profit. 

3. Wait and see

Jika IHSG sedang turun dan belum ada sinyal kenaikan saham-saham pilihan anda, ada baiknya anda wait and see dan tidak perlu memaksakan trading saham. 

Trading saham tidak harus dilakukan setiap hari, setiap saat. Setiap market buka, pasti ada kesempatan untum meraih profit. Anda tidak perlu menyesal jika tidak trading di hari tersebut. 

Analisis Saham: Stock Pick Saham

Di dalam trading saham, anda pasti sering mendengar istilah STOCK PICK. Istilah stock pick biasanya kita temukan di rekomendasi saham dan grup-grup saham premium.  Tapi anda sendiri sebenarnya juga harus memiliki stock pick, karena stock pick itu sangat membantu anda dalam memilih saham. 

Stock pick adalah seleksi pemilihan saham yang dilakukan oleh trader / investor, dengan tujuan mendapatkan saham-saham yang bagus untuk ditradingkan secara spesifik. Singkatnya, stock pick adalah saham-saham pilihan untuk ditradingkan.   

Mengapa stock pick sangat diperlukan untuk trader? 

Bayangkan di pasar saham Indonesia ada ratusan jumlah saham yang bergerak setiap jam trading. Sedangkan modal (duit) yang anda punya sangatlah terbatas, apalagi jika anda adalah trader individu. 

Jadi dari sekian banyak yang ada, anda harus memilih beberapa saham saja yang PALING POTENSIAL dan menguntungkan untuk anda. Idealnya, sebagai trader pilihlah 1-7 saham untuk ditradingkan. 

Masalahnya, bagaimana cara menemukan 1-7 saham yang bagus dari sekian banyak saham yang bergerak setiap hari? Disinilah anda perlu melakukan SCREENING SAHAM untuk mendapatkan STOCK PICK  saham-saham bagus tersebut.

Pelajari juga praktik dan strategi screening saham untuk mendapatkan stock pick saham bagus disini: Panduan Simpel & Efektif Memilih (Screening) Saham Bagus (365 halaman). 

Ada beberapa hal yang perlu anda lakukan agar anda bisa memiliki stock pick saham-saham yang bagus: 

1. Memahami analisa teknikal

Seorang trader bisa memilih saham dengan catatan memahami cara membaca dan mempraktikkan analisa teknikal. Yup, stock pick bisa anda dapatkan dari pemilihan analisis teknikal.

Analisis teknikal mencerminkan fluktuatif, likuiditas dan kualitas suatu saham yang tercermin dari chart maupun bid-offernya. Tidak semua saham mempunyai analisis teknikal yang baik. 

Kalau chart suatu saham amburadul polanya, maka saham2 tersebut sebaiknya anda keluarkan dari stock pick. 

Jadi, sebelum anda melakukan stock pick, anda harus mempelajari dan pahami dahulu dengan analisis teknikal. Baca juga: Analisis Teknikal Saham Pemula - Expert.  

2. Praktikkan analisa screening saham

Trading saham bukan hanya bicara soal analisa teknikal, tetapi anda harus bisa memilih saham dan punya stock pick yang anda prioritaskan untuk trading. 

Di dalam screening saham, memang salah satunya anda harus paham dengan analisis teknikal. Namun anda juga harus bisa melakukan kombinasi analisis teknikal dengan screening saham. Dengan demikian, anda akan bisa mendapatkan STOCK PICK untuk anda tradingkan. 

Baca juga: Kombinasi Analisis Teknikal dan Screening Saham.

Seringkali kita menemukan saham-saham yang kelihatannya naik secara teknikal. Seringkali kita menemukan saham2 yang sedang booming. Namun belum tentu saham tersebut menguntungkan untuk anda (bisa menghasilkan profit). 

Kunci utama dari screening saham adalah menemukan stock pick yang cocok untuk anda (pola teknikal dan pergerakan sahamnya sesuai karakter anda), yang bisa anda prioritaskan untuk trading.  

Sebagai tambahan, anda bisa baca juga tulisan2 saya tentang aplikasi screening saham disini: 2 Aplikasi untuk Screening Saham.  

3. Prioritaskan saham-saham yang bagus / menguntungkan 

Stock pick berisi saham-saham yang bagus untuk ditradingkan. Jadi katakanlah anda memiliki 20 saham di stock pick. Maka 20 saham tersebut bisa anda prioritaskan untuk anda analisis teknikalnya dan tradingkan sahamnya. 

Jadi dari sekian banyak saham yang ada, anda tidak perlu bingung memilih dan melihat harga saham yang naik turun, karena anda sudah punya STOCK PICK pribadi. 

Untuk menemukan stock pick yang bagus, anda harus menerapkan poin 1 (analisis teknikal) dan poin 2 (screening saham). Artinya, anda harus mempraktikkan sendiri cara-cara analisis dan beli-jual (trading) saham.

Dengan menganalisa saham secara otodidak, anda akan mengetahui saham-saham apa yang layak untuk dimasukkan ke dalam stock pick, dan saham-saham yang sebaiknya dibuang dari daftar stock pick.  

Sayangnya, banyak trader saham yang tidak memiliki stock pick karena malas menganalisa, dan hanya mengandalkan stock pick dari rekomendasi sekuritas atau grup2 premium. Cara seperti inilah yang tidak saya sarankan. 

Karena tanpa mengalami sendiri analisa saham, anda tidak akan bisa mengetahui saham yang bagus untuk dibeli. Pada akhirnya, banyak trader yang hanya mengandalkan 'stock pick instan', justru tidak mampu mendapatkan profit maksimal dan menyesuaikan trading dengan kondisi market. 

Semoga pos ini bisa menjawab pertanyaan rekan-rekan trader mengenai stock pick saham. Stock pick bukan hanya diberikan oleh sekuritas atau grup-grup premium. Setiap anda pribadi harus punya stock pick, dan anda harus memilih sendiri saham2 yang layak masuk stock pick di dalam portofolio anda.

Thursday, 5 March 2020

Ebook Saham New Edition: Strategi Trading Saat IHSG Bearish

EBOOK SAHAM NEW EDITION telah hadir... Akhirnya Ebook Panduan Simpel & Efektif Memilih Saham Bagus kita update lagi dengan praktik dan strategi-strategi trading saham yang terbaru. 

Untuk kali ini, ebook panduan memilih saham bagus saya update dengan materi: Strategi Trading & Menghadapi Pasar Saham saat Strong Bearish.

Di pasar saham, kita tidak hanya menghadapi kondisi pasar saham sedang bagus. Kita tidak hanya menghadapi hal-hal yang bagus saja. Namun kita semua juga menghadapi kondisi pasar saham yang turun terus (strong bearish) dan banyak saham yang harganya berjatuhan. 

Jadi di update ebook screening saham kali ini, kita akan praktikkan strategi trading yang benar dan cara-cara menghadapi market ketika anda harus berhadapan dengan kondisi pasar saham yang sedang jelek, lesu, bearish. 

Jadi sebagai trader saham, anda bisa siap untuk menghadapi market dalam segala kondisi, bukan hanya ketika pasar saham lagi bagus. 

Dan ilmu trading yang ada update ebook ini, akan berlaku untuk seterusnya. I mean, kalau suatu saat pasar saham mengalami kondisi yang benar-benar bearish (kita pasti akan mengalami hal ini walaupun tidak sering), anda bisa mempersiapkan diri lebih baik dengan strategi2 trading yang matang, sehingga anda tidak perlu menelan kerugian besar saat pasar saham sedang turun. 

Ingat, banyak trader saham yang bangkrut, trauma trading karena mereka menghadapi market yang turun (bearish) namun tidak paham cara menghadapi dan seni tradingnya.

Beruntunglah untuk anda yang memiliki ebook panduan memilih saham bagus ini, karena anda belajar seni trading yang sesungguhnya. 

Oh ya, ebook yang saya update ada di Ebook Panduan Memilih Saham Bagus / Ebook Screening Saham yang cover-nya hijau berikut:  

Klik cover untuk memperbesar

Anda bisa melihat review lengkap dan mendapatkan ebooknya disini: Ebook Panduan Simpel & Efektif Memilih Saham Bagus (365 halaman). 

Praktik-praktik trading utama yang anda pelajari di update new edition adalah sebagai berikut:
  • Cara menganalisa IHSG yang berpotensi turun tajam / strong bearish.
  • Strategi trading & screening saham saat market saham sedang turun.
  • Strategi menemukan peluang trading di tengah market bearish.
  • Keputusan trading saat market bearish: Cut loss, hold atau averaging? 
  • Seni-seni trading untuk menghadapi market yang bearish. 
  • Disertai studi kasus dan pengalaman pribadi penulis dalam trading.
FREE UPDATE UNTUK ANDA YANG SUDAH PUNYA EBOOKNYA

Seperti biasa, ebook-ebook saham selalu saya update. Dan kalau anda sudah pernah membeli ebook saham di Saham Gain ini, dan saya melakukan update ebook new edition (ebook yang sama), maka anda bisa mendapatkan free update ebooknya. 

Ebook saya kirim otomatis via email anda. Kalau anda sudah merasa pernah membeli ebook ini tapi belum menerima updatenya (mungkin saya bisa terlewat juga) atau anda ganti email, anda bisa kontak saya untuk mendapatkan updatenya. 

Untuk anda yang belum memiliki ebook screening saham dan ingin memesan, berikut langkah-langkah pemesanannya: 

1. Pembayaran dilakukan melalui transfer via bank lokal (BCA atau BRI)
- BCA = 440 - 1315378
- BRI = 0172 - 01 - 044985 - 50 - 8
Atas nama: El Hezekiah Sabbat
Harga Ebook = Rp150.000

2. Setelah transfer, konfirmasi kembali via email: suksesbelajarsaham@gmail.com atau melalui WA atau Telegram: 087859520042 untuk proses pengiriman ebook. Selain ebook, anda juga akan mendapatkan free software saham untuk melakukan analisa teknikal secara lengkap dan free konsultasi via email. 

3. Jangan lupa untuk mengirimkan juga foto screen shoot bukti pembayaran.

Ada pertanyaan tentang ebook / request update? Hubungi:

1. Email saya: Suksesbelajarsaham@gmail.com
2. WA: 087859520042
3. Telegram: 087859520042
4. Melalui kolom komentar

REKAN-REKAN YANG SUDAH MENERAPKAN SENI TRADING SAAT MARKET BEARISH

Terima kasih Pak Heze untuk materi updatenya, sangat membantu terutama ketika menghadapi kondisi "strong bearish" sebagaimana saat ini dan kemungkinan besar akan bertemu lagi di lain waktu dengan faktor pemicu lain.

Terima kasih update bukunya Pak Heze. Ini sangat membantu mennetukan keputusan masuk pasar saat IHSG turun banyak

Ebook Saham New Edition: Strategi Trading Saat IHSG Bearish

EBOOK SAHAM NEW EDITION telah hadir... Akhirnya Ebook Panduan Simpel & Efektif Memilih Saham Bagus kita update lagi dengan praktik dan strategi-strategi trading saham yang terbaru. 

Untuk kali ini, ebook panduan memilih saham bagus saya update dengan materi: Strategi Trading & Menghadapi Pasar Saham saat Strong Bearish.

Di pasar saham, kita tidak hanya menghadapi kondisi pasar saham sedang bagus. Kita tidak hanya menghadapi hal-hal yang bagus saja. Namun kita semua juga menghadapi kondisi pasar saham yang turun terus (strong bearish) dan banyak saham yang harganya berjatuhan. 

Jadi di update ebook screening saham kali ini, kita akan praktikkan strategi trading yang benar dan cara-cara menghadapi market ketika anda harus berhadapan dengan kondisi pasar saham yang sedang jelek, lesu, bearish. 

Jadi sebagai trader saham, anda bisa siap untuk menghadapi market dalam segala kondisi, bukan hanya ketika pasar saham lagi bagus. 

Dan ilmu trading yang ada update ebook ini, akan berlaku untuk seterusnya. I mean, kalau suatu saat pasar saham mengalami kondisi yang benar-benar bearish (kita pasti akan mengalami hal ini walaupun tidak sering), anda bisa mempersiapkan diri lebih baik dengan strategi2 trading yang matang, sehingga anda tidak perlu menelan kerugian besar saat pasar saham sedang turun. 

Ingat, banyak trader saham yang bangkrut, trauma trading karena mereka menghadapi market yang turun (bearish) namun tidak paham cara menghadapi dan seni tradingnya.

Beruntunglah untuk anda yang memiliki ebook panduan memilih saham bagus ini, karena anda belajar seni trading yang sesungguhnya. 

Oh ya, ebook yang saya update ada di Ebook Panduan Memilih Saham Bagus / Ebook Screening Saham yang cover-nya hijau berikut:  

Klik cover untuk memperbesar

Anda bisa melihat review lengkap dan mendapatkan ebooknya disini: Ebook Panduan Simpel & Efektif Memilih Saham Bagus (365 halaman). 

Praktik-praktik trading utama yang anda pelajari di update new edition adalah sebagai berikut:
  • Cara menganalisa IHSG yang berpotensi turun tajam / strong bearish.
  • Strategi trading & screening saham saat market saham sedang turun.
  • Strategi menemukan peluang trading di tengah market bearish.
  • Keputusan trading saat market bearish: Cut loss, hold atau averaging? 
  • Seni-seni trading untuk menghadapi market yang bearish. 
  • Disertai studi kasus dan pengalaman pribadi penulis dalam trading.
FREE UPDATE UNTUK ANDA YANG SUDAH PUNYA EBOOKNYA

Seperti biasa, ebook-ebook saham selalu saya update. Dan kalau anda sudah pernah membeli ebook saham di Saham Gain ini, dan saya melakukan update ebook new edition (ebook yang sama), maka anda bisa mendapatkan free update ebooknya. 

Ebook saya kirim otomatis via email anda. Kalau anda sudah merasa pernah membeli ebook ini tapi belum menerima updatenya (mungkin saya bisa terlewat juga) atau anda ganti email, anda bisa kontak saya untuk mendapatkan updatenya. 

Untuk anda yang belum memiliki ebook screening saham dan ingin memesan, berikut langkah-langkah pemesanannya: 

1. Pembayaran dilakukan melalui transfer via bank lokal (BCA atau BRI)
- BCA = 440 - 1315378
- BRI = 0172 - 01 - 044985 - 50 - 8
Atas nama: El Hezekiah Sabbat
Harga Ebook = Rp150.000

2. Setelah transfer, konfirmasi kembali via email: suksesbelajarsaham@gmail.com atau melalui WA atau Telegram: 087859520042 untuk proses pengiriman ebook. Selain ebook, anda juga akan mendapatkan free software saham untuk melakukan analisa teknikal secara lengkap dan free konsultasi via email. 

3. Jangan lupa untuk mengirimkan juga foto screen shoot bukti pembayaran.

Ada pertanyaan tentang ebook / request update? Hubungi:

1. Email saya: Suksesbelajarsaham@gmail.com
2. WA: 087859520042
3. Telegram: 087859520042
4. Melalui kolom komentar

REKAN-REKAN YANG SUDAH MENERAPKAN SENI TRADING SAAT MARKET BEARISH

Terima kasih Pak Heze untuk materi updatenya, sangat membantu terutama ketika menghadapi kondisi "strong bearish" sebagaimana saat ini dan kemungkinan besar akan bertemu lagi di lain waktu dengan faktor pemicu lain.

Terima kasih update bukunya Pak Heze. Ini sangat membantu mennetukan keputusan masuk pasar saat IHSG turun banyak

Wednesday, 4 March 2020

Memaksimalkan Profit dari Trading Harian Saham

Di pos sebelumnya: Strategi Trading: Scalping Trading Saham, kita sudah membahas mengenai strategi trading menitan (scalping trading), di mana scalping trading bisa menjadi alternatif untuk anda yang ingin meraup profit jangka pendek. 

Terutama pada saat banyak saham sedang turun, scalping trading bisa menjadi strategi meraup profit, karena target utama scalping trading adalah mencari saham2 lapis tiga, di mana mayoritas saham lapis tiga pergerakannya tidak mengikuti arah pergerakan market secara umum. 

Selain scalping trading, strategi trading cepat bisa anda terapkan melalui strategi INTRADAY TRADING atau TRADING HARIAN. Trading harian dapat memberikan peluang profit dengan tingkat risiko yang lebih kecil dibandingkan scalping trading.  

Strategi mencari saham-saham yang bagus, yang mudah naik dalam jangka waktu harian (intraday), sudah kita bahas bersama praktik2nya disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham (357 halaman).

Intraday trading dilakukan dengan cara memilih saham-saham yang memiliki pergerakan likuid, mudah dianalisa dengan chart, dan saham2 yang mudah naik secara stabil dalam jangka waktu harian. 

Umumnya, intraday trading dilakukan dengan memilih saham-saham lapis satu dan saham lapis dua. Dengan strategi intraday trading tersebut, anda bisa meraih profit dari trading cepat lebih maksimal dengan risiko yang lebih rendah.

Intraday trading juga bisa anda terapkan ketika IHSG dan mayoritas saham mengalami technical rebound setelah mengalami penurunan harga yang cukup dalam. Berikut beberapa contoh momentum (chart) yang bisa anda manfaatkan untuk intraday saat market rebound: 



Pada kedua chart diatas yaitu saham BBRI dan BBCA (yang saya beri tanda lingkaran), adalah momen di mana saham-saham mengalami rebound setelah turun tajam, dan kedua saham mengalami rebound / naik cepat dalam waktu pendek 1-2 harian. 

Sebagai seorang trader harian, anda bisa  memilih saham2 yang mudah naik dengan memanfaatkan momen technical rebound untuk meraup profit jangka pendek. Pelajari juga: Strategi Day Trading Saham. 

Namun di dalam trading harian, anda tidak boleh gegabah untuk memilih / screening saham. Seperti yang saya tuliskan di beberapa paragraf sebelumnya, intraday trading dilakukan dengan memilih saham-saham yang memiliki pergerakan bagus dan mudah dianalisa dengan teknikal. 

Di satu sisi, anda harus menetapkan target profit intraday trading yang realistis. Banyak trader harian yang memasang target profit terlalu tinggi, akhirnya justru tidak tercapai. 

Dalam menetapkan trading harian saham, anda tidak perlu menetapkan target profit terlalu besar. Namun anda harus menetapkan target beberapa persen dari harga beli anda namun dengan frekuensi trading lebih sering / banyak. Baca juga: Target Profit Trading Harian Saham. 

Ini artinya, sekalipun anda melakukan trading harian, anda juga harus menganalisa dan memilih saham yang memang layak untuk dibeli dan memiliki potensi naik jangka pendek dengan target yang realistis. Dengan strategi2 trading tersebut, anda bisa memperoleh profit maksimal dari trading cepat.  

Jadi untuk rekan-rekan yang ingin memaksimalkan keuntungan dari trading cepat, dengan analisis teknikal yang lebih matang dan risiko yang kecil (trading cepat biasanya identik dengan high risk), maka INTRADAY TRADING (trading harian) bisa anda praktikkan.