Showing posts with label Matematika Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Matematika Motivasi. Show all posts

Friday, 30 September 2016

BUMN Mengajar: Lahir, Tumbuh, Berkembang dan Sukses (*Taklukkan Keterbatasanmu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

rogram BUMN mengajar tahun ini yang diprogramkan BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium  BUMN Mengajar: Lahir, Tumbuh, Berkembang dan Sukses (*Taklukkan Keterbatasanmu)Program BUMN mengajar tahun ini yang diprogramkan BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium [Persero] dilaksanakan di SMA Negeri 2 Lintongnihuta. Program BUMN mengajar ini menceritakan banyak hal mulai dari pengenalan tentang BUMN sampai kepada pencerahan kepada siswa tentang bagaimana kita Lahir, Tumbuh, Berkembang dan Sukses.

Lahir, Tumbuh, Berkembang, Sukses dan Taklukkan Keterbatasanmu adalah yang kita diskusikan. Materi ini disampaikan oleh Bapak Sigalingging dari PT INALUM. Secara penampilan Bapak Sigalingging sekilas seperti Bapak Andy F Noya pembawa acara Kick Andy di salah satu stasiun TV.

Dimulai dengan menaklukkan keterbatasan, tokoh yang dipilih adalah Lee Hee – Ah sang Penakluk Keterbatasan. Perempuan asal Korea Selatan ini disebut sang penakluk keterbatasan karena beliau;
  • Lahir tahun 1985 dengan 4 jari (lobster claw syndrome – Jari capit udang)
  • Kaki hanya sebatas lutut sejak lahir
  • Memiliki Down syndrom.
  • Baginya kekurangannya adalah “Anugrah spesial dari Tuhan”.
  • Piawai memainkan piano “Concerto-21 Mozzard, Karya-karya Chopin, karya-karya Franz Schubert

Menaklukkan keterbatasan itu pastinya tidaklah mudah, dan bagaimana caranya?, juga kembali ke kita pribadi lepas pribadi bagaimana kita mengalahkan keterbatasan kita.

Menjadi "Drivers of Change" adalah hasil yang mungkin kita peroleh setelah menaklukkan keterbatasan. Beberapa orang yang sudah termasuk "Drivers of Change" diantaranya Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckerberg, Chairul Tanjung, Susi Pudjiastuti dan sebagainya yang bisa Anda tambahkan.
Bagaimana menjadi Drivers of Change?
  • Rasa takut adalah manusiawi.
    Jangan biarkan rasa takut menaklukkan keinginan Anda mencapai sasaran besar. Jangan berfokus pada rintangan.
  • Berani mencoba hal-hal yang baru.
    Orang-orang yang banyak akal bukanlah karena mereka jenius, melainkan karena ia selalu mau mencoba hal-hal baru dan berani keluar dari selimut rasa nyamannya.
  • Tetap berupaya menemukan pintu.
    Bagi winner, pada setiap dinding selalu ada pintunya. Tugasnya adalah mencari dan menemukan pintu-pintu itu. Sedangkan loser selalu berpikir pada setiap pintu yang ia buka selalu akan ditemui dinding-dinding tembok.
  • Tentukan, siapakah saya?
    rogram BUMN mengajar tahun ini yang diprogramkan BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium  BUMN Mengajar: Lahir, Tumbuh, Berkembang dan Sukses (*Taklukkan Keterbatasanmu)
  • Jangan Katakan Tidak Mampu
  • Kegigihan dan Ketekunan Dibutuhkan Untuk Keberhasilan
  • Berani mencoba adalah awal keberhasilan
  • Berani mencoba adalah awal keberhasilan
  • Kembangkan kemampuan seperti air membelah bukit
  • Latihan meningkatkan kemampuan
  • Semua ada waktunya, tetaplah bergerak maju
  • Pergunakan waktu dan teknologi dengan cerdas
  • Hidup Sukses adalah Pilihan dan Hidup Apa Adanya juga Pilihan
  • Keluarlah Dari Zona Nyaman
  • Pupuk Rasa Kebersamaan dan Kerukunan
  • Saling Bantu, Saling Mendukung dan Pelihara Nasionalisme
Apa yang disampaikan pada sesi motivasi sangat banyak, tidak bisa tertulis semua, sehingga apa yang ada diatas adalah garis-garis besarnya saja.

Sebagai penutup yang saya rasa baik untuk kita lakukan dan masih sangat mungkin kita lakukan setiap hari tanpa kita harus memikirkan menjadi orang-orang berhasil atau tidak yaitu Lingkaran pikiran.
rogram BUMN mengajar tahun ini yang diprogramkan BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium  BUMN Mengajar: Lahir, Tumbuh, Berkembang dan Sukses (*Taklukkan Keterbatasanmu)
Apa yang bisa kita lakukan dari penjelasan sederhana gambar diatas KITA MULAI DARI APA YANG KITA PIKIRKAN.

Pernah dengar PT.Inalaum, coba simak video perkenalan dari PT.INALUM ini siapa tahu Anda nanti bisa berkarya disana;
rogram BUMN mengajar tahun ini yang diprogramkan BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium  BUMN Mengajar: Lahir, Tumbuh, Berkembang dan Sukses (*Taklukkan Keterbatasanmu)


Sumber https://www.defantri.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 19 August 2016

Indahnya Hidup Setiap Hari Dengan Matematika Kehidupan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Indahnya Hidup Setiap Hari Dengan Matematika Kehidupan Indahnya Hidup Setiap Hari Dengan Matematika KehidupanMembagikan kebahagiaan adalah salah satu isi dari penerapan "Matematika Kehidupan". Penerapan matematika dalam kehidupan sangat banyak, hanya tergantung kita bagaimana menghubungkan meteri tertentu dari matematika sehingga menjadi mempunyai korelasi dengan kehidupan kita atau sebaliknya.

Percakapan dua orang sahabat ini menjadi salah satu contoh bagaimana antara matematika dan kehidupan mempunyai korelasi yang bisa dipahami dan diterapkan meskipun sedikit dipaksakan. Yang penting tidak menghilangkan makna dari matematika itu sendiri, dengan kata lain kita bisa memperkenalkan bahwa matematika bukan hanya hitung-hitungan semata atau matematika bukan hanya sekumpulan rumus belaka

Seperti apa percakapan dua orang sahabat yang sangat menispirasi, mari kita simak;

Ada seorang sahabat, sebut saja namanya Joko. Orangnya bersahaja. Ia punya “kebiasaan” yang menurut saya sangat langka. Kalau beli sesuatu dari “pedagang kecil”, ia tidak mau menawar, bahkan seringkali jika ada uang kembalian, selalu diberikan pada pedagangnya.

Pernah suatu saat kami naik mobilnya, mampir di SPBU.
Joko berkata kepada Petugas SPBU: Tolong diisi Rp95.000 saja.
Sang Petugas merasa heran. Iapun balik bertanya: “Kenapa tidak sekalian Rp100.000 pak ?”
“Gak apa-apa, isi saja Rp95.000”, balas Joko.

Selesai diisi bensin, Joko memberikan uang Rp100.000. Sang petugas pun memberikan uang kembalian Rp5.000.
Joko berkata: “Gak usah, ambil saja kembaliannya.”

Sang petugas SPBU seperti tidak percaya.
Ia pun berucap: “Terima kasih Pak. Seandainya semua orang seperti Bapak, tentu hidup kami akan lebih sejahtera dengan gaji pas-pasan sebagai pegawai kecil”.
Saya tertegun dengan perilaku Joko dan juga petugas tersebut.

Di dalam perjalanan, saya bertanya pada sahabat saya tersebut: “Sering melakukan hal seperti itu?”

Joko menjawab: “Sahabatku, kita tidak mungkin bisa mengikuti semua perintah Allah. Lakukanlah hal-hal kecil yang bisa kita lakukan di sekeliling kita, yg penting konsisten.
Kita tidak akan jatuh miskin jika setiap mengisi bensin kita bersedekah 5.000 kepada mereka. Uang 5.000 itupun tidak akan membuat dia kaya tapi yang jelas membantu dan membuat hatinya bahagia.

Saudaraku...
Hiduplah setiap hari dengan matematika kehidupan...
mengalikan $(\times)$ kegembiraan,
mengurangi $(-)$ kesedihan,
menambahkan $(+)$ semangat,
membagi $(÷)$ kebahagiaan, dan
mengkuadratkan cinta dan kasih sayang antar sesama..


Mari kita dukung Revolusi Mental, untuk perubahan yang lebih baik. Video ilustrasi berikut mungkin bisa mengajak kita untuk ikut berubah;
Indahnya Hidup Setiap Hari Dengan Matematika Kehidupan Indahnya Hidup Setiap Hari Dengan Matematika Kehidupan


Sumber https://www.defantri.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sunday, 22 March 2015

Tentang Matematika, Wawancara Dengan Prof.Hendra Gunawan (Guru Besar Matematika ITB)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Matematika disampaikan dengan bahasa yang sangat sederhana menjadi alasan utama kenapa wawancara dengan Prof.Hendra Gunawan ini di share ulang disini. Para guru secara umum kesulitan memberikan jawaban untuk pertanyaan sederhana tentang matematika, misalnya apa itu matematika? atau bagaiamana cara belajar matematika yang baik?. Hasil wawancara berikut mungkin dapat memberikan satu pencerahan kepada kita tentang matematika itu sendiri.
atematika disampaikan dengan bahasa yang sangat sederhana menjadi alasan utama kenapa wawa Tentang Matematika, Wawancara Dengan Prof.Hendra Gunawan (Guru Besar Matematika ITB)
Bapak Prof. Hendra Gunawan adalah Guru besar matematika di ITB dan untuk mengetahui lebih jauh tentang Prof.Hendra dapat disimak melalui Pythagoras dan Euclid.

Salah satu Tugas profesor adalah meneliti. Penelitian matematika itu seperti apa? Apakah harus menciptakan [atau menemukan] rumus baru?
Penelitian matematika pada dasarnya sama dengan penelitian bidang lainnya, yaitu memperluas khasanah pengetahuan, yaitu dengan menjawab pertanyaan yang muncul dari teori atau hasil penelitian sebelumnya. Hasilnya bisa berupa dalil atau rumus baru, atau secara umum teori baru yang melengkapi atau menyempurnakan teori sebelumnya. Sebaga contoh dalil Pythagoras itu sekarang tidak melulu soal segitiga siku-siku, tapi berlaku untuk sejumlah vektor yang saling tegak lurus di ruang Hilbert [nah lho!].

Di blog, Prof mengatakan “My areas of interest are Fourier analysis, functional analysis, and their applications. “Mengapa Prof memilih itu sebagai area of interest? [Btw terjemahan yang tepat untuk area of interest, apa yach?]
Sejak S1 saya jatuh hati pada cabang analisis matematika. Ketika studi di Australia, saya mendalami cabang ini lebih jauh. Dua area tersebut merupakan titik temu dari banyak cabang lainnya. Selain itu bekal pengetahuan yang saya miliki mendukung untuk mendalaminya. Jadi ya saya pilih area tersebut.

Matematika itu apa, Prof?
Wah, ini pertanyaan filosofis, saya belum tentu bisa menjawabnya secara filosofis. Bagi saya, matematika itu “dunia lain” yang bisa ditembus oleh kemampuan berpikir dan imajinasi manusia. Di dunia ini, kita bisa menemukan banyak keindahan. Begitu punya kunci masuk ke dunia ini, anda akan datang terus ke sana. Tak sedikit pula yg indah di dunia matematika itu bisa diterapkan di dunia nyata di mana kita hidup. Jadi, selain indah, matematika itu berguna.

Pertanyaan klasik, matematika ditemukan atau diciptakan?
Ah, ini juga filosofis! Saya tidak pernah memikirkannya, saya hanya menjalani dan menikmatinya. Kadang saya merasa “menemukan” [misal rumus], kadang saya “menciptakan” [misal simbol dan istilah], namun sering kali tidak tahu bedanya [misal metode]. Yg pasti, saya menikmati keindahannya!

Saya pernah ditanya siswa SMA, Buat apa belajar Matematika? Untuk apa susah-susah belajar Trigonometri, Integral, dalam sehari-hari jarang kepakai ini?
He3x, itu karena belum tahu saja. Tugas guru mencerahkan siswa. Makanya perlu baca sejarah matematika. Dulu misalnya trigonometri dipakai untuk menghitung jari-jari bumi dan jarak matahari ke bumi. Kalau sehari-hari cuma ngobrol, makan, jalan-jalan ke mal ya tidak perlu matematika [yg canggih]. Tapi apa hidup cuma itu? Siswa perlu dicerahkan bagaimana kemajuan peradaban [di negara lain] dicapai.

Punya pendapat tentang perkembangan matematika di Indonesia?
Ketika saya berpidato di Sidang Majelis Guru Besar ITB saya sampaikan pendapat saya tentang hal ini. Cuplikan naskah pidato saya tersebut dapat diunduh dari blog personal saya http://personal.fmipa.itb.ac.id/hgunawan/various-articles/. Singkat cerita, walau ada kemajuan dalam 20 tahun terakhir, kita masih tertinggal dalam matematika dibandingkan dengan negara sekecil Singapura. Perlu beberapa generasi mendatang untuk mengejar ketertinggalan tersebut, itupun kalau negara lain tidak makin kencang larinya.

Pada pertemuan kita terakhir, Prof berbicara tentang gelar budaya bernalar. Nah.. bernalar itu apa, Prof?
Begini, salah satu masalah dengan bangsa kita tersirat dalam dua pertanyaan sebelumnya. Kita tahu bhw kita tertinggal, dan kita ingin maju. Tapi tahukah kita apa yang membuat bangsa lain maju? Mereka telah melalui “Era Bernalar”, the age of reason. Kekuatan manusia di situ, bisa berpikir, bernalar, menemukan jawaban mengapa ini begini dan itu begitu, bukan mengarang mitos sendiri atau menerima mitos yang ada. Bernalar itu, singkat kata, mendayagunakan kemampuan berpikir dan akal sehat kita. Kalau sulit, ya belajar, jangan lari [ke takhayul, misalnya]. Bangsa ini perlu bernalar!

Terakhir, Apakah Prof punya saran bagaimana belajar Matematika yang benar?
Wah, saya tidak berani mengatakan ini atau itu yang benar. Yang pasti, belajar itu wajib, selama kita masih bernafas. Belajar Matematika itu perlu, otak manusia dibekali dengan kemampuan untuk itu — sayang kalau tidak dipakai. Seperti belajar main piano, kalau hanya baca buku tentu tidak akan bisa. Jadi harus “by doing”, praktik, kerjakan, rekonstruksi, lakukan penelitian. Untuk belajar Matematika ya harus “bermatematika”, dan, seperti halnya olahraga, harus rutin.

Begitulah wanwancara singkat yang dilakukan oleh Materi Ajar vs Proses Belajar dan Tantangan ITB [dan PT Lainnya] Sebagai Agen Perubahan Budaya.

Sebagai penutup kami tambahkan apa yang disampaikan oleh Albert Enstein yaitu "Jika Anda tak dapat menjelaskannya secara sederhana, maka anda belum memahaminya dengan baik”. Terima kasih.

Hendra Gunawan, Lahir di Bandung pada tahun 1964, adalah seorang matematikawan. Beliau menjadi dosen di Institut Teknologi Bandung sejak tahun 1988 dan mendapat gelar doktor dalam bidang Matematika dari University of New South Wales Sydney, pada tahun 1992. Selain sering menulis di media massa, beliau juga mengasuh beberapa blog untuk memopulerkan matematika dan sains, antara lain indonesia2045.com | anakbertanya.com | bersains.wordpress.com | bermatematika.net/

Beberapa waktu lalu Bapak Hendra Gunawan diwawancarai secara langsung oleh Jawa Pos TV dalam acara "Bermatematika Bersama Guru Besar Matematika ITB"
atematika disampaikan dengan bahasa yang sangat sederhana menjadi alasan utama kenapa wawa Tentang Matematika, Wawancara Dengan Prof.Hendra Gunawan (Guru Besar Matematika ITB)


Sumber https://www.defantri.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 3 June 2013

Teorema Pythagoras Yang Terlupakan dan Tidak Diajarkan pada Kurikulum Sekolah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Teorema Pythagoras Keren Yang Tidak Diajarkan Di Kurikulum Teorema Pythagoras Yang Terlupakan dan Tidak Diajarkan pada Kurikulum Sekolah
Teorema Pythagoras Yang Terlupakan dan Tidak Diajarkan pada Kurikulum Sekolah. Teorema Pythagoras yang kita kenal selama ini adalah teorema yang berlaku pada segitiga siku-siku yaitu kuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat panjang dari dua sisi lainnya. Pada segitiga siku-siku sisi miring di sebut juga hipotenusa dan merupakan sisi yang terpanjang dari sisi yang lainnya.
Dari segitiga $ABC$ yang siku-siku di $C$ seperti gambar, teorema pythagoras dengan menggunakan simbol dapat kita tulisakan sebagai berikut:

$ AB^{2}=AC^{2}+BC^{2}$

Di segitiga ABC sisi $ AB$ dapat disebut sisi $ c$, sisi $ AC$ dapat disebut sisi $ b$ dan sisi $ BC$ dapat disebut sisi $ a$.

Sehingga teorema pythagoras dapat kita tulis menjadi: $ c^{2} = a^{2}+b^{2}$

Teorema pythagoras ini juga dapat kita pakai untuk pembuktian apakah sebuah segitiga merupakan segitiga siku-siku atau tidak. Apabila sisi segitiga itu dapat memenuhi "kuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat panjang dari dua sisi lainnya" maka segitiga itu adalah segitiga siku-siku.

Pada Segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat panjang dari dua sisi lainnya.
___pythagoras

Tetapi teorema pythagoras yang dilupakan itu bukanlah yang kita sebutkan diatas, karena teorema diatas masih diberitahukan kepada anak-anak sejak SD bahkan sampai perguruan tinggi. Berikut teorema-teorema pythagoras yang jarang kita dengar dan bahkan ada yang tidak pernah kita dengar sama sekali sehingga kita katakan "Teorema Pytagoras Yang Dilupakan". Teorema pythagoras yang dilupakan ini bermanfaat di dalam kehidupan kita sebagai motivasi atau acuan dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Jika engkau tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka engkau harus menanggung pahitnya kebodohan.
___pythagoras

jika engkau ingin hidup senang, maka hendaklah engkau rela di anggap sebagai tidak berakal atau di anggap orang bodoh.
___pythagoras

Pukulan dari sahabatmu lebih baik dari pada ciuman dari musuhmu
___pythagoras

Jangan sekali-kali percaya pada kasih sayang yang datang tiba-tiba, karena dia akan meninggalkanmu dengan tiba-tiba pula.
___pythagoras

Jangan membanggakan apa yang kamu lakukan hari ini, sebab engkau tidaka akan tahu apa yang akan di berikan oleh hari esok
___pythagoras

Sebuah tong yang berisi ilmu pengetahuan belum tentu nilainya sama dengan budi walaupun hanya setetes.
___pythagoras

Sebaiknya Anda memilih jiwa yang kuat daripada sekadar tubuh yang kuat.
___pythagoras

Derajat kebaikan seorang hamba yang paling tinggi adalah yang hatinya dapat terpuaskan oleh Tuannya Yang Mahabenar sehingga dia tidak membutuhkan perantara antara dirinya dengan Tuannya itu.
___pythagoras

Pilih olehmu menjadi pihak yang kalah tapi benar. Dan janganlah sekali-sekali engkau menjadi pemenang tetapi zalim.
___pythagoras

Pythagoras mengundang teman-temannya untuk makan, tetapi ternyata pembantunya melalaikan perintahnya dan tidak menyiapkan makanan. Saat teman-temannya datang, dia tidak panik, malah tertawa. Dia berkata, Hari ini telah kita dapatkan hal-hal yang lebih mulia daripada alasan pertemuan kita ini, yaitu menahan kemurkaan, menguasai kemarahan, menggenggam kesabaran, dan menghiasi diri dengan kelembutan.
___pythagoras

Semoga dapat menambah pengetahuan kita tentang pythagoras.

Video pilihan khusus untuk Anda 😊 Bagaimana mulianya hati Cristiano Ronaldo meskipun sudah sukses;
Teorema Pythagoras Keren Yang Tidak Diajarkan Di Kurikulum Teorema Pythagoras Yang Terlupakan dan Tidak Diajarkan pada Kurikulum Sekolah


Sumber https://www.defantri.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 9 March 2013

Sepuluh Jurusan Paling Mudah Cari Kerja

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Tuesday, 19 February 2013

Pemimpin dan Wakil Rakyat yang Tidak Paham Matematika

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pemimpin dan Wakil Rakyat yang Tidak Paham Matematika Pemimpin dan Wakil Rakyat yang Tidak Paham MatematikaApakah ada hubungan hubungan matematika dan pemimpin?
Menurut saya matematika mempunyai hubungan dengan kehidupan kita ini, bukan karena hitung-hitungan yang tidak pernah lepas dari kehidupan kita. Pada tulisan sebelumnya yaitu tentang Matematika Is Bad adalah contoh sederhana prinsip dalam matematika sudah kita terapkan dalam kehidupan kita. Untuk tulisan sekarang ini saya lebih fokuskan kepada pemimpin-pemimpin dan wakil-wakil kita yang berada di atas sana, bagaimana Matematika dan Kekuasaan mempunyai satu keterkaitan. Di tulisan Matematika dan Kekuasaan sudah ada dengan sederhana saya hubungkan bahwa prinsip matematika itu baik dipakai dalam kepemimpinan.

Pemimpin dan wakil rakyat kita sering lupa akan prinsip-prinsip matematika. Seandainya mereka paham matematika, keadaan Negara kita yang kita cintai ini tidak akan separah sekarang ini. Contoh sederhana lainnya lagi adalah pemimpin dan wakil rakyat kita tidak paham $10 \div 5=2$, mereka mengatakan $10 \div 5$ tidak lagi sama dengan dua, tetapi hasilnya tergantung kesepakatan mereka atau kesepakatan partai. Di dalam kesepakatan ini mereka lebih mementingkan kepentingan golongan, tidak lagi memperhatikan kepentingan rakyat. Tidak usah saya perpanjang lagi karena ‘trio macan 2000’ sudah banyak menjelaskannya.

Saya akhiri tulisan ini dengan memberikan sebuah lirik lagu untuk kita simak bersama, terlebih kepada mereka yang katanya ‘pemimpin rakyat’ dan ‘wakil rakyat’. Judul lagunya adalah Revolusi Hati yang dinyanyikan oleh Saykoji.

ayo bangsa indonesia
.....
mari berjalan terus
jangan berhenti
revolusimu belum selesai

Reff:
Kami perlu revolusi
Revolusi hati
Hati para pemimpin yang nuraninya tertatih
Hati pemuda yang semakin fusi mencermati
Batinmu makin letih semangatku hampir mati

kuingat apa yang kupelajari dulu waktu sekolah
guru terangkan kalau negara dan bangsa kita seolah
miliki idealisme terbaik sumber alam terolah
berbagai suku bersatu untuk maju dan mengelola

bangsa yang kuat merdeka dan bertabiat baik
bangga nyanyikan indonesia raya di tiap bait
musyawarah ideal di tiap masalah terkait
dan moral pancasila dalam hati erat terjahit

tapi tak kusangka kenyataan menghantam keras
realitas kehidupan bangsa pun mengalir deras
di jaman ini jaman teknologi informasi
masih bisa ada rakyat yang repot cari nasi

semakin basi lihat pejabat yang berdasi
bualan partai politik dan aksinya tak serasi
saling mencela menghina saling mencari celah
saling menusuk dengan komentar saling membelah

musim kampanye banyak bendera pun dikibarkan
bendera partai semua, merah putihpun ditinggalkan
kepentingan golongan sendiri yang didahulukan
niat dukung calon pemimpin lebih baik kita urungkan

kita butuhkan kestabilan akal sehat pemimpin
dengar baik baik, pemimpin, bukan pemimpi!
yang dahulukan agenda partai dan bukan rakyat
masih ada warga yang mati kelaparan dan jadi mayat

kalau kalian tak korupsi, harga tak perlu naik
tagihan listrik, gas, bbm akan lebih baik
di mana keadilan sosial bagi rakyat indonesia
di tengah perang tarif telkomsel, xl, mentari dan esia

yang muda takkan berhasil kalau contoh kalian buruk
tak heran prediksi masa depan kami terpuruk
bidang olahraga ternoda koruptor yang kesenangan
jelas banyak atlit kita tak dapat raih kemenangan

tapi ku takkan berucap tanpa berkaca
tak sedikit jiwa muda indonesia terjajah
oleh buaian mimpi gemerlap di layar kaca
hiburan dangkal tanpa nilai yang arahnya terbaca

hai para orang tua tataplah anak kalian
mereka hadapi tantangan berat jaman tanpa kasihan
struktur standar pergaulan sekarang mati-matian
begitu banyaknya godaan hidup berbagai varian

kesucian tak lagi jadi hal utama bagi mereka
bebas dari norma mereka ingin merdeka
jangan salahkan dunia untuk tanggung jawabmu
ingat selalu bahwa titipan tuhanlah anakmu

#MariBermatematika

Matematika dapat mempengaruhi karakter kita, mari kita simak penjelasannya pada video berikut;
Pemimpin dan Wakil Rakyat yang Tidak Paham Matematika Pemimpin dan Wakil Rakyat yang Tidak Paham Matematika


Sumber https://www.defantri.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 13 December 2012

The Power To Surprise

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

otivasi siswa atau siapa saja mempelajari sesuatu pasti ada tujuannya The Power To SurpriseMotivasi siswa atau siapa saja mempelajari sesuatu pasti ada tujuannya, dan yang Anda pelajari itu di saat tertentu pasti Anda tunjukkan kepada orang-orang disekeliling Anda bahwa Anda mampu. Di saat orang-orang di sekeliling Anda tidak mampu menemukan penyelesaian dari sebuah masalah tetapi Anda mampu menemukan penyelesaiannya, saya yakin Anda menjadi orang yang diperhitungkan dan dihormati.

Banyak hal yang sudah kita pelajari mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama ( SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Perguruan Tinggi dan setelah selesai perguruan tinggi kita tetap banyak belajar di lingkungan kita. Tapi ada hal yang istimewa dari semua jenjang pendidikan ini, mata pelajaran yang selalu dipelajari di semua jenjang pendidikan ini adalah matematika. Tetapi meski matematika dipelajari di semua jenjang pendidikan, matematika masih menjadi pelajaran yang dibenci oleh siswa pada umumnya. Coba kita hitung-hitung, jika kita sudah menyelesaikan pendidikan SMA maka kita sudah belajar matematika selama 12 tahun.

Sekarang Anda siapa?
Apakah seorang Ayah, Ibu, Kakak, Abang, Adik, Guru Biologi, Guru Bahasa Indonesia atau siapapun Anda sekarang. Sesuai dengan program pemerintah Wajib belajar 12 Tahun, berarti Anda setiap harinya bertemu dengan orang-orang yang sedang mempelajari matematika. Orang-orang yang Anda temui setiap hari itu pada umumnya adalah orang yang kesulitan dalam mempelajari matematika. Anda bisa menjadi orang yang mereka segani dan hormati jika Anda mampu membantu mereka, terlebih-lebih jika Anda sebagai orang tua atau guru, anak Anda akan lebih membanggakan Anda.

Tulisan ini sangat tidak beraturan, tetapi inilah kelemahan saya yang saya jadikan kelebihan. Menyampaikan sesuatu hal tidak beraturan tetapi Anda mengerti, kalau belum mengerti juga, saya coba sampaikan tujuan dari tulisan ini. Mari kita pelajari matematika dan menjadikannya the power to surprise.

The Power to surprise terinspirasi dari salah satu iklan di televisi salah satu produk mobil buatan luar negeri yang memiliki slogan seperti judul di atas. Secara awam, karena bahasa ingggris saya nol besar, saya mengartikan judul di atas adalah kekuatan di saat yang tidak terduga atau Anda punya arti yang lain, tolong saya diberitahu melalui kotak komentar..

Banyak hal yang bisa kita jadikan sebuah kekuatan di saat yang tidak terduga salah satunya kemampuan bermatematika, Anda mungkin punya kisah tersendiri apa kekuatan yang pernah Anda keluarkan di saat yang tidak terduga. Anda juga bisa berbagi kepada yang lain.

Pernah main game memindahkan air sampai dapat volume yang diinginkan tapi tidak berhasil menyelesaikannya, simak cara penyelesaiannya;
otivasi siswa atau siapa saja mempelajari sesuatu pasti ada tujuannya The Power To Surprise


Sumber https://www.defantri.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.