Showing posts with label rusia. Show all posts
Showing posts with label rusia. Show all posts

Sunday, 22 March 2015

Nikolay Semyonov - Penemu Mekanisme Transformasi Kimia

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Nikolai Nikolayevich Semyonov adalah seorang kimiawan dan fisikawan Uni Soviet yang dianu Nikolay Semyonov - Penemu Mekanisme Transformasi Kimia
Nikolay Nikolayevich Semyonov 
Lahir: 15 April [3 April] 1896, Saratov, Kekaisaran Rusia

Meninggal: September 25, 1986 (umur 90) Moskow, Uni Soviet

Kebangsaan: Rusia

Bidang: fisikawan dan kimiawan

Penasihat Doktor: Abram Ioffe

Dikenal untuk: transformasi kimia

Penghargaan: Hadiah Nobel dalam bidang kimia (1956) ; Lomonosov Medali Emas (1969)
Nikolai Nikolayevich Semyonov adalah seorang kimiawan dan fisikawan Uni Soviet yang dianugerahi Nobel Kimia pada tahun 1956 untuk karyanya pada mekanisme transformasi kimia.


Kehidupan dan karier

Semyonov lahir di Saratov pada 15 April [3 April] 1896. Ia anak dari pasangan Elena Dmitrieva dan Nikolai Alex Semyonov. Ia lulus dari departemen fisika  Universitas Petrograd (1913-1917), di sana ia diajar oleh Abram Fyodorovich Ioffe . Pada tahun 1918, ia pindah ke Samara, di mana ia terdaftar dalam Kolchak Army Putih selama Perang Saudara Rusia.

Pada tahun 1920, ia kembali ke Petrograd dan mengambil alih  laboratorium  fenomena elektron Petrograd Physico-Technical Institute. Ia juga menjadi wakil direktur lembaga ini. Pada tahun 1921, ia menikah dengan filolog Maria Boreishe-Liverovsky (mahasiswa Zhirmunsky ). Dia meninggal dua tahun kemudian. Pada tahun 1923, Nikolay menikahi Maria Natalia Nikolayevna keponakan Burtseva. Dia membawa Nikolay anak (Yuri) dan putri (Lyudmila).

Selama masa sulit, Semyonov, bersama-sama dengan Pyotr Kapitsa, menemukan cara untuk mengukur medan magnet dari inti atom (1922). Kemudian setup eksperimental ditingkatkan oleh Otto Stern dan Walther Gerlach dan dikenal sebagai eksperimen Stern-Gerlach .

Pada tahun 1925, Semyonov, bersama-sama dengan Yakov Frenkel , mempelajari kinetika dari kondensasi dan adsorpsi dari uap. Pada tahun 1927, ia belajar ionisasi gas dan menerbitkan sebuah buku yang penting, Kimia Elektron. Pada tahun 1928, ia, bersama dengan Vladimir Fock menciptakan teori "thermal disruptive discharge of dielectrics".

Dia kuliah di Institut Politeknik Petrograd dan diangkat sebagai profesor pada tahun 1928. Pada tahun 1931, ia menyelenggarakan Institut Kimia Fisika dari USSR Academy of Sciences (yang telah pindah ke Chernogolovka pada tahun 1943) dan menjadi direktur pertama. Pada tahun 1932, ia menjadi anggota penuh Uni Soviet Academy of Sciences.


Hasil karya

Karya Semyonov pada mekanisme transformasi kimia termasuk analisis yang mendalam penerapan rantai teori reaksi bervariasi (1934-1954) dan, lebih penting lagi, untuk proses pembakaran. Dia mengusulkan teori percabangan merosot, yang menyebabkan pemahaman yang lebih baik dari fenomena yang terkait dengan periode proses induksi oksidasi.

Semyonov menulis dua buku penting yang menguraikan karyanya. Chemical Kinetics dan Reaksi berantai yang diterbitkan pada tahun 1934, dengan edisi bahasa Inggris pada tahun 1935. Ini adalah buku pertama di Uni Soviet yang mengembangkan teori rinci bercabang dan reaksi bercabang berantai dalam kimia. Beberapa Masalah Kimia kinetika dan Reaktivitas, pertama kali diterbitkan pada tahun 1954, direvisi pada tahun 1958; ada juga bahasa Inggris, Amerika, Jerman, dan edisi Cina. Pada tahun 1956, ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kimia (bersama-sama dengan Sir Cyril Hinshelwood) untuk pekerjaan ini.


Prestasi dan penghargaan:
  • Orders of Lenin, nine times (incl. 1945, 1953, 1956, 1966, 1971, 1976, 1981)
  • Stalin Prize (1941, 1949)
  • Honorary Member of the British Chemical Society (1943)
  • Order of the Red Banner of Labour (1946)
  • Honorary member of the Indian Academy of Sciences (1954)
  • Nobel Prize in Chemistry (1956)
  • Foreign Member of the Royal Society of London (1958)
  • Member of the German Academy of Naturalists[clarification needed] (1959)
  • Honorary member of the Hungarian Academy of Sciences (1961)
  • Honorary member of the New York Academy of Sciences (1962)
  • Foreign member of the United States National Academy of Sciences (1963)
  • Honorary Member of the Romanian Academy (1965)
  • Hero of Socialist Labour, twice (1966, 1976)
  • Lomonosov Gold Medal (1969)
  • Lenin Prize (1976)
  • Order of the October Revolution (1986)
  • Medal "In commemoration of the centenary of the birth of Vladimir Ilyich Lenin"
  • Mendeleev Prize
Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Nikolay_Semyonov
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 22 September 2014

Sofia Kovalevskaya - Penggagas Teori Persamaan Diferensial

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 yang menjadi ilmuwan besar matematika yang berkontribusi dalam analisis Sofia Kovalevskaya - Penggagas Teori Persamaan Diferensial
Sofia Vasilyevna Kovalevskaya
Lahir: 15 Januari 1850 Moskow, Kekaisaran Rusia

Meninggal: 10 Februari 1891 (umur 41) Stockholm, Swedia

Bidang: Matematika

Lembaga: Universitas Stockholm, Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia

Almamater: University of Göttingen ( PhD ; 1874)

Penasihat Doktor: Karl Weierstrass

Dikenal untuk: Teorema Cauchy-Kovalevski
Sofia Vasilyevna Kovalevskaya adalah perempuan pertama Rusia, yang menjadi ilmuwan besar matematika yang berkontribusi dalam analisis, persamaan diferensial dan mekanik. Ia wanita pertama yang ditunjuk menjadi guru besar di Eropa Utara. Dia juga salah satu wanita pertama yang bekerja sebagai editor dalam sebuah jurnal ilmiah.

Ada beberapa alternatif transliterasi dari namanya. Dia sendiri menggunakan Sophie Kowalevski (atau kadang-kadang Kowalevsky), untuk publikasi akademisnya. Setelah pindah ke Swedia, ia menyebut dirinya Sonya.


Biografi

Sofia Kovalevskaya ( née Korvin-Krukovskaya), lahir di Moskow pada 15 Januari 1850, ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Vasily Vasilyevich Korvin-Krukovsky, adalah orang Polandia keturunan dan Letnan Jenderal Artileri yang bertugas di Tentara Kekaisaran Rusia. Ibunya, Yelizaveta Fedorovna Schubert, adalah seorang wanita ilmiah Jerman keturunan dan nenek Sofia adalah orang Romani. Ketika dia berumur 11 tahun, kertas dinding di kamarnya memiliki diferensial dan analisis integral, yang merupakan persiapan awalnya untuk kalkulus.

Orang tuanya mendukung Sofia dalam matematika dengan menyewa seorang tutor (AN Strannoliubskii, advokat terkenal pendidikan tinggi bagi perempuan), yang mengajar kalkulus.

Meskipun ia memiliki bakat dalam matematika, namun dia tidak bisa menyelesaikan pendidikan di Rusia. Pada saat itu, perempuan di sana tidak diizinkan untuk studi di universitas. Untuk belajar di luar negeri, ia harus memiliki izin tertulis dari ayahnya (atau suami). Oleh karena itu, dia mengontrak sebuah "pernikahan fiktif" untuk menikah dengan Vladimir Kovalevskij, mahasiswa paleontologi muda yang kemudian menjadi terkenal karena kolaborasinya dengan Charles Darwin. Mereka beremigrasi dari Rusia pada tahun 1867.


Heidelberg, Jerman

Pada 1868 mereka berdua pindah ke Heidelberg, Kerajaan Prusia, di mana ia mempelajari matematika. Pada tahun 1869, Kovalevskaya mulai menghadiri University of Heidelberg, Jerman. Dengan mempelajari kebesaran pakar Karl Theodor Wilhelm Weierstraß, ia memutuskan pergi ke Berlin, hanya untuk dinasihati bahwa wanita ditolak masuk universitas sana. Untungnya Weierstraß setuju memberinya pelajaran privat dan membimbing karya doktornya tentang persamaan diferensial.

Sofia bertemu dengan Karl Weierstrass pada tahun 1870. Karl memberikan tugas kepada Sofia untuk mengerjakan sekumpulan soal. Dari sinilah Karl mengetahui bahwa kemampuan matematika Sofia sangat hebat. Sofia belajar bersama Karl di Berlin selama 4 tahun dan mendapat gelar PhD pada tahun 1874. Kemudian Sofia pulang kembali ke Rusia. Pada tahun 1878, ia melahirkan seorang anak perempuan bernama Fufa. Pada tahun 1883, Sofia kembali ke Berlin tetapi kemudian ia menerima kabar buruk bahwa suaminya, Vladimir, telah melakukan bunuh diri.

Pada akhir tahun 1884, Sofia menerima undangan untuk memberi kuliah di Universitas Stockholm. Setelah 5 tahun Sofia mengajar di sana, ia diangkat menjadi Kepala Departemen Matematika. Hanya dua wanita lain, yaitu ahli fisika Laura Basai dan ahli matematika Maria Agnesi yang pernah berhasil bertahan pada posisinya di universitas di Eropa.

Pada malam natal tahun 1888, Sofia memenangkan Prix Bordin yang terkenal. Tim penilai memilih lembar jawaban Sofia dan menyatakan Sofia sebagai pemenang. Tim penilai juga menaikkan hadiah uang dari 3000 franc menjadi 5000 franc, "dikarenakan pekerjaan yang sungguh luar biasa ini yang telah mengubah masalahnya menjadi fisika matematika." Banyak orang terkejut ketika diumumkan bahwa pemenangnya adalah seorang perempuan.


Kematian

Dia meninggal karena komplikasi influensa oleh bakteri pnuemonia pada tahun 1891 pada usia empat puluh satu, setelah kembali dari perjalanan wisata ke Genoa. Dia dimakamkan di Solna, Swedia, di Norra begravningsplatsen. (Sumber: Sofia Vasilyevna Kovalevskaya)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 6 September 2014

Vladimir Vasilevich Markovnikov - Penemu Hukum Markovniko

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 adalah seorang kimiawan Rusia yang menemukan Aturan  Vladimir Vasilevich Markovnikov - Penemu Hukum Markovniko
Vladimir Vasilyevich Markovnikov
Lahir: 22 Desember 1837 Knyaginino, Nizhny Novgorod Governorate, Kekaisaran Rusia

Meninggal: 11 Februari 1904 (umur 66) Saint Petersburg, Kekaisaran Rusia

Lembaga: University of Kazan, University of Saint Petersburg, Universitas Odessa

Almamater: University of Kazan
Penasihat Doktor: Alexander Butlerov
Vladimir Vasilyevich Markovnikov, juga dieja sebagai Markownikoff  lahir di Nizhny Novgoro, Rusia pada 22 Desember 1938, adalah seorang kimiawan Rusia yang menemukan Aturan / hukum Markovniko pada tahun 1870 yang menyatakan bahwa alkena yang memiliki gugus alkil yang terbanyak pada atom-atom karbon ikatan rangkapnya, terdapat dalam jumlah terbesar dalam campuran produk eliminasi (alkena yang tersubsitusi lebih melimpah).


Setelah lulus pada tahun 1860 beliau pergi ke Jerman. selama dua tahun beliau belajar kepada Richard Erlenmeyer dan Hermann Kolbe. Kemudian beliau kembali ke Rusia, dan menjadi Profesor Butlerov di Universitas Kazan. Setelah terjadi konflik di Universitas tersebut, akhirnya beliau menjadi profesor di Odessa pada 1971 dan 2 tahun akhirnya beliau menetapkan karirnya di Universitas Moskow.

Markovnikov dikenal dalam memprediksi regiochemistry dalam reaksi adhisi hidrogen halida, asam sulfat, air, amonia, dan untuk alkena asimetris. Hal tersebut lebih dikenal sebagai Kaidah atau Hukum Markovnikov yang dikembangkan pada tahun 1869. Karena beliau menolak menerbitkan penemuannya dalam bahasa asing, sehingga temuannya tidak dikenal di luar Rusia sampai 1899. Hukum Markovnikov berguna dalam memprediksi struktur molekul produk reaksi samping.

Vladimir Vasilevich Markovnikov juga memberikan kontribusi dengan struktur molekul siklik. Ia berpikir bahwa hanya enam atom cincin, tapi Markovnikov memperluas pandangan ini dengan menyiapkan cincin dengan empat atom karbon pada tahun 1879 dan kemudian tujuh atom karbon pada tahun 1889. Markovnikov juga berkontribusi dalam bidang kimia organik, beliau menunjukkan bahwa asam butirat dan isobutirat memiliki rumus kimia yang sama tetapi struktur berbeda, yang disebut isomer.

Vladimir Vasilevich Markovnikov meninggal Pada usianya yang ke 66, yaitu pada tanggal 11 Februari 1907, beliau meninggal dunia di St Petersburg, Rusia.


Penemuan Markovnikov di bidang Kimia

Aturan Markovnikov dalam kimia Organik dirumuskan Vladimir Vasilevich Markovnikov pada tahun 1870. Aturan tersebut berdasarkan aturan Zaytsef, yang menyatakan bahwa alkena yang memiliki gugus alkil yang terbanyak pada atom-atom karbon ikatan rangkapnya, terdapat dalam jumlah terbesar dalam campuran produk eliminasi (alkena yang tersubsitusi lebih melimpah).

Pada aturan Markovnikov, "Ketika sebuah alkena tidak simetris bereaksi dengan hidrogen halida memberikan alkil halida, hidrogen menambah karbon dari alkena yang memiliki sejumlah besar substituen hidrogen, dan halogen ke karbon yang alkena dengan jumlah lebih sedikit dari substituen hidrogen”.


Aturan Markovnikov

Aturan Markovnikov dalam kimia organik, berkaitan dengan reaksi adisi pada alkena asimetris (tidak simetris). Alkena asimetris adalah alkena seperti propena dimana gugus-gugus atau atom-atom yang terikat pada kedua ujung ikatan rangkap C=C tidak sama. Sebagai contoh, pada propena terdapat satu atom hidrogen dan sebuah gugus metil pada salah satu ujung, tetapi terdapat dua atom hidrogen pada ujung yang lain dari ikatan rangkap.

Jika sebuah alkena tak simetris diadisi HX, akan diperoleh dua kemungkinan, dan biasanya satu produk lebih melimpah dari produk yang lain. Dalam adisi HX pada alkena asimetris, H+ dari HX menuju ke atom C ikatan rangkap yang telah lebih banyak mengikat atom H.

Aturan Markovnikov menyatakan bahwa dengan penambahan asam protik HX pada alkena, menyebabkan hidrogen asam (H) terikat pada atom karbon dengan substituen alkil yang lebih sediki, dan halida (X terikat pada atom karbon dengan substituen alkil lebih banyak). Atau, aturan tersebut dapat dinyatakan dengan hidrogen asam ditambahkan ke atom karbon yang memiliki jumlah atom hidrogen lebih banyak (kaya atom hidrogen) sedangkan halida (X) ditambahkan ke atom karbon dengan yang jumlah atom hidrogennya sedikit (miskin atom hidrogen).

Dasar kimia dari Kaidah Markovnikov adalah pembentukan karbokation yang paling stabil selama proses adisi. Adisi ion hidrogen untuk satu atom karbon pada alkena menghasilkan muatan positif pada atom karbon lainnya, sehingga terbentuk karbokation intermediet.

Atom H dari HX akan terikat pada atom C yang berikatan rangkap yang mengikat H lebih banyak atau atom H dari HX akan terikat pada atom C yang berikatan rangkap yang mengikat gugus alkil yang lebih sederhana. Atom X akan cenderung terikat pada atom karbon yang mengikat gugus alkil yang lebih panjang (kecuali bila ada pengaruh gugus lain yang berpengaruh terhadap muatan atom C pada ikatan rangkap).


Penalaran Markovnikov

Markovnikov merumuskan aturan berdasar pengamatan eksperimen, Adisi HX pada alkena dirujuk sebagai reaksi regioselektif (Latin: regio berarti arah), suatu reaksi dimana satu arah adisi pada alkena tak simetris lebih melimpah dari dari yang lain. Selektifan ini menghasilkan karbokation antara yang lebih stabil dari antara dua yang mungkin.

Contoh mekanisme reaksi adisi, sebagai berikut :

Tahap 1: Pembentukan sebuah karbokation
Tahap2: Ion halida (X) dari HX akan terikat pada karbokation
Urutan kestabilan karbokation ialah tersier > sekunder > primer. Untuk propena, kedua posisi adisi H+ akan menghasilkan :

1) karbokation primer; tak stabil, berenergi tinggi;
2) karbokation sekunder, lebih stabil, bernergi lebih rendah.

Keadaan-keadaan transisi menuju ke zat-antara (intermediet) ini mempunyai karakter karbokation. Oleh karena itu karbokation sekunder memiliki keadaan–transisi yang berenergi lebih-rendah dan dengan laju pembentukan yang lebih cepat.

Karbokation akan menjadi stabil jika ada subtituen disekitarnya dapat menyumbangkan elektron, karena adanya efek induksi dan Hiperkonjugasi.
Pada tahap pembentukan karbokation juga dapat terjadi reaksi penataan ulang untuk menghasilkan karbokation yang lebih stabil. Reaksi pembentukan karbokation berlangsung lambat dan menjadi tahap penentu laju reaksi. Produk utama dari reaksi adisi dibentuk dari salah satu intermediet yang lebih stabil.

Sumber:
Vladimir Vasilevich Markovnikov (1837 - 1904)
en.wikipedia.org
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.