Sunday, 1 November 2015

Cara Print Kartu NISN dengan Menggunakan Dapodik Helper

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Cara Print Kartu NISN dengan Menggunakan Dapodik Helper - Dapodik Helper - Cara mendapatkan kartu NISN - Cek Kartu NISN - Dapodik Helper.



NISN atau disebut juga Nomor Induk Siswa Nasional merupakan nomor yang harus dipunyai siswa selama menjadi peserta didik di sekolah untuk jenjang SD SMP dan SMA. Ini membuktikan bahwa siswa tersebut tercatat atau terdaftar sebagai siswa secara Nasional.

Untuk sekarang ini untuk mendapatkan kartu NISN sangatlah mudah, kenapa demikian! Karena dengan adanya Aplikasi Pendataan Dapodikdas ataupun Dapodikmen secara otomatis siswa sudah bisa mempunyai Kartu NISN ini. Karena tiap kali Operator Sekolah mengirim data melalui aplikasi itu maka datanya akan langsung masuk ke Server Pengajuan NISN.

Operator Sekolah tinggal menyamakan datanya sesuai dengan data pribadi siswa tersebut, jadi tidak adanya Double NISN. Apalagi Manfaat dari kartu NISN ini banyak sekali diantaranya : Sebagai syarat dalam mengajukan Bea Siswa, Bantuan Siswa Miskin, Penerima Keluarga Harapan, Sebagai syarat bilamana Siswa tersebut pindah antar Kabupaten /Kota bahkan Provinsi.

Berikut Preview Filenya

Demikianlah Uraian Singkat dan Padat mengenai Cara Print Kartu NISN dengan Menggunakan Dapodik Helper, Semoga bisa membantu pekerjaan dan mendapatkan pencerahan serta berguna untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang.

Untuk lebih jelasnya lagi sesuai judul diatas untuk dipelajari lebih lanjut bisa anda Download disini

Sumber https://wikipediapendidikan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Masih Kreativitas Siswa Tentang Matematika dan Seni

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

PAUD SEBAGAI SARANA MENGATASI KEMISKINAN

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Jakarta, PAUD dan Dikmas. "Tesis yang berkembang saat ini adalah bagaimana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengatasi kemiskinan", ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Harris Iskandar. Saat memimpin rapat kerja Ditjen PAUD dan Dikmas, terkait hasil pertemuan Asia Pacific Regional ECD Conference 21-24 Oktober 2015 lalu di Cina. Kamis (29/10)

Walaupun terlihat jauh perannya dalam memberantas kemiskinan, namun menurut Dirjen PAUD Dikmas keterkaitan sangat dekat jika PAUD memiliki Akses yang sama dengan Pendidikan Formal. Keberhasilan anak lulus dari perguruan tinggi dan sukses dalam mendapatkan pekerjaan yang bagus dan terangkat derajatnya.


Semuanya berawal dari minat belajar anak ketika berada di PAUD, oleh sebab itu semua tergantung dari kita bagaimana menjawab tantangan dari tesis tersebut, ujar Harris menambahkan sebelum digelarnya sesi penyampaian laporan hasil pertemuan di Cina.

Pada rapat yang turut dihadiri perwakilan dari PP Himpaudi, Bank Dunia dan UNICEF, serta lembaga internasional seperti Asia-Pacific Regional Network for Early Childhood (ARNEC) dan Plan Internasiobal Indonesia. Menghasilkan berbagai kesepakatan, salah satunya untuk mempercepat pembentukkan tim pendirian terkait pusat Organisasi Kementerian Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO) dibidang PAUD dan parenting. (M.Husnul Farizi/HK)


Sumber https://www.pgrionline.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

TERSEDIA BEASISWA UNTUK 1.600 MAHASISWA UNTUK KULIAH KE EROPA, MAU ?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sepanjang punya kemauan dan dilengkapi wawasan yang dijadikan syarat, tak ada alasan bagi pelajar Indonesia untuk tidak punya "mimpi" melanjutkan pendidikan tinggi ke Eropa. Setiap tahun ada sekitar 1.600 beasiswa pendidikan tinggi ditawarkan Uni Eropa dan negara-negara anggotanya untuk pelajar Indonesia.


Demikian dikatakan Vincent Guerend, Duta Besar Tertunjuk Uni Eropa untuk Indonesia dan
Brunei Darussalam, usai membuka Pameran Pendidikan Tinggi Eropa atau European Higher
Education Fair (EHEF) ke-7 di Jakarta, Sabtu (31/10/2015). Untuk itulah, Vincent melanjutkan,
EHEF tetap digelar untuk memenuhi tingginya minat pelajar Indonesia ke Eropa.

Berdasarkan data EHEF, tahun lalu jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Eropa mencapai 5.800 mahasiswa atau naik 30 persen dari jumlah pada 2011. Secara keseluruhan, ada lebih dari 9.000 mahasiswa yang saat ini menuntut ilmu di benua tersebut.

"Kami menawarkan suasana pergaulan internasional kepada pelajar Indonesia. Mereka belajar bukan hanya untuk ijazah, tapi pengalaman berharga seumur hidupnya. Karena di lingkup internasional ini mereka bisa lebih menggali wawasan luas untuk menjadi lebih dewasa, punya bekal bahasa asing lebih kuat, dan jejaring yang global," kata Vincent.

Marrik Bellen, Director KITLV-Jakarta yang juga perwakilan resmi Universitas Leiden di Jakarta, menyatakan sepakat dengan hal itu. Menurut dia, upaya-upaya kerjasama pendidikan tinggi antara Eropa dan Indonesia semakin kuat, tak terkecuali dengan Belanda.

"Sepuluh tahun lalu masih bisa saya katakan bahwa Pemerintah Belanda lebih dominan memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan untuk pelajar Indonesia. Kini, Uni Eropa menambah jumlahnya, dan sebaliknya pemerintah Indonesia pun berlaku serupa," ujar Marrik, mantan Direktur Nuffic Neso Indonesia.

Berdasarkan data EHEF, tahun lalu jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Eropa mencapai 5.800 mahasiswa atau naik 30 persen dari jumlah pada 2011. Secara keseluruhan, ada lebih dari 9.000 mahasiswa yang saat ini menuntut ilmu di benua tersebut.
Marrik menuturkan, dari total 9.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Eropa, jumlah pelajar di Belanda saat ini mencapai 1.500 orang. Jumlah itu terus meningkat dibandingkan pada 2011 yang mencapai 1.250 mahasiswa.

"Sangat berubah sekali kemajuan sejak beberapa tahun lalu dengan kondisi sekarang. Minat
pelajar yang ingin ke Belanda semakin tinggi," kata Marrik.

140 institusi

Sampai saat ini Pameran Pendidikan Tinggi Eropa atau European Higher Education Fair (EHEF) merupakan pameran pendidikan tinggi Eropa terbesar digelar di Indonesia. Tahun ini, dilaksanakan selama dua hari sejak Sabtu (31/10/2015) sampai Minggu (1/11/2015),  
EHEF ke-7 diikuti oleh 140 institusi pendidikan tinggi Eropa.

Setelah dilaksanakan di Jakarta, pameran tersebut juga akan digelar di Yogyakarta

(3 November 2015) dan Bali (5 November 2015).


Sumber https://www.pgrionline.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

SISTEM PENDIDIKAN TERBUKA DAN JARAK JAUH

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JAKARTA - Sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh belum begitu familiar di masyarakat. Padahal, sistem belajar yang menawarkan metodologi pembelajaran berbeda dari pendidikan pada umumnya ini memiliki sejumlah keunggulan.


Pembantu Rektor IV Universitas Terbuka (UT) Mohamad Yunus menyampaikan, Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) ini terbukti efektif meningkatkan daya jangkau dan pemerataan kesempatan pendidikan tinggi yang berkualitas bagi seluruh warga negara Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil sekalipun.

UT dibentuk pemerintah atas dasar pemikiran setiap warga negara berhak mendapatkan layanan pendidikan oleh negara. Sebab, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada sangat terbatas dan tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang tersebar di berbagai daerah, terutama di wilayah tertinggal.

"Pendidikan harus bisa menjangkau setiap warga negara tanpa terkecuali. Mereka berhak atas pendidikan yang layak. Karena itu, pemerintah mengembangkan pendidikan terbuka dan jarak jauh," kata Mohamad Yunus dalam Sarasehan bersama sejumlah petinggi Koran SINDO, di Auditorium Koran Sindo, Jakarta Pusat, Rabu 28 Oktober kemarin.

Sayangnya, sebagian masyarakat masih memandang sebelah mata terhadap sistem pendidikan ini. Stigma PTTJJ sebagai perguruan tinggi kelas dua, menurut Yunus, adalah akibat paradigma yang keliru terhadap tujuan pendidikan.

Kultur pendidikan bangsa ini memang dimonopoli dengan sistem pembelajaran klasikal dan tatap muka, tanpa diperkenalkan model pendidikan lain, sebagaimana dikembangkan PTTJJ. "UT membantu pencapaian tujuan belajar tanpa memandang kondisi geografis, waktu, dan ekonomi mahasiswa," katanya.

Karena misi tersebut, dalam implementasinya, UT tidak membatasi jangka waktu penyelesaian studi dan tidak memberlakukan sistem drop out terhadap mahasiswa. UT juga tidak membatasi usia calon mahasiswa yang akan mengikuti pendidikan di kampus itu. Waktu dan tempat pembelajaran UT pun fleksibel, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan mahasiswa.

"PTTJJ mengedepankan sistem pendidikan yang mandiri. Bahan ajar berupa buku, CD, dan bahan ajar berbasis komputer serta internet dipelajari secara mandiri. Sehingga mereka dapat belajar dan bereksplorasi di manapun, kapanpun," katanya.

Untuk meluruskan paradigma masyarakat terhadap PTTJJ, Yunus mengajak media ikut berperan aktif dalam menyosialisasikan UT ke tengah masyarakat. Sehingga, maksud pendirian UT untuk misi pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia dapat tercapai.

Berbicara kualitas, Yunus mengklaim universitasnya tidak mau kalah dengan PTN lain. UT bahkan telah mendapatkan pengakuan sebagai rujukan PTTJJ di berbagai negara, serta terakreditasi baik tingkat nasional maupun internasional. Di tingkat nasional, UT memperoleh akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan tinggi (BAN-PT).

Di level internasional, menurut Yunus, UT memperoleh sertifikat kualitas dari The International Council for Open and Distance Education (ICDE). "Berdasarkan data penelitian kami, 92% alumni UT bekerja, hanya 8% yang menganggur. Ini menunjukkan Perguruan Tinggi manapun tidak ada yang bisa menjamin masa depan mahasiswanya, tergantung mahasiswa itu sendiri," katanya.

Wakil Pemimpin Redaksi Koran Sindo Djaka Susila menyambut positif UT yang ingin menggandeng media dalam menyosialisasikan perguruan tinggi negeri tersebut. Djaka menandaskan, di samping menjadi sistem pendidikan yang strategis bagi masyarakat di daerah, PTTJJ menjadi sistem pendidikan yang solutif di tengah mobilitas masyarakat modern yang tidak memungkinkan belajar tatap muka.

Djaka juga menganggap penting sosialisasi terhadap sistem pendidikan yang dikembangkan UT. Masyarakat perlu diperkenalkan dengan sistem pendidikan yang mengedepankan fleksibilitas dan kemandirian, serta mengakomodir kebutuhan mahasiswa.

Tidak hanya sosialisasi terhadap perguruan tinggi dan sistem pendidikan yang dikembangkan, Djaka memandang perlu mempublikasikan perjuangan mahasiswa UT di daerah terpencil demi memperoleh layanan pendidikan tinggi sebagai laporan human interest untuk menggerakkan hati pembaca.

"Ini sekaligus menyadarkan bahwa Indonesia bukanlah Jawa, bagaimana akses pendidikan ini juga bisa diperoleh masyarakat terpencil di Papua misalnya, melalui sistem pendidikan terbuka ini," katanya.


Sumber https://www.pgrionline.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

2016 PEMERINTAH BUKA LOWONGAN CPNS KHUSUS BAGI PELAMAR BERPRESTASI

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


JAKARTA – Pemuda-pemudi  berprestasi secara akademik yang ingin berkarir di pemerintahan akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Bukan mustahil kalau tahun 2016 akan dibuka jalur khusus untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi pemuda-pemudi yang berprestasi.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman mengatakan, kehadiran pemuda berprestasi itu diperlukan untuk meningkatkan kualitas birokrasi. “Penerimaan PNS melalui jalur khusus untuk pemuda yang berprestasi memang belum dirinci lebih lanjut. Namun semangat yang terkandung didalamnya adalah untuk terus meningkatkan peran birokrasi dalam rangka revolusi mental perlu di apresiasi,” ujar Herman kepada wartawan, di Jakarta, kamis (29/10).

Hal itu disampaiakn terkait pernyataan Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi bahwa akan selalu ada tempat bagi pemuda berprestasi secara akademik yang ingin berkaris di pemerintahan.

Menurut Herman, meskipun melalui jalur khusus, bukan tanpa tes sama sekali dalam  menjaring pemuda-pemudi terbaik tersebut. Misalnya, jalur ini hanya untuk sarjana yang lulus cum laude dari perguruan tinggi dengan akreditasi tertentu. Apalagi dalam situasi saat ini  yang memerlukan proses percepatan pembentukan agen-agen perubahan dalam rangka revolusi mental dan menuju birokrasi yang lebih baik kedepannya.

Ditambahkan, kehadiran pemuda-pemudi lulusan terbaik itu juga akan mengangkat citra Aparatur Sipil Negara (ASN), yang dalam dua tahun terakhir pelaksanaan tesnya sudah sangat transparan dan tidak bisa diintervensi. “Jalur khusus dari pemuda prestasi akademik ini juga diharapkan mendorong semangat pemuda lainnya, bahwa menjadi PNS harus pintar, meskipun itu saja belum cukup,” imbuhnya.

Di sisi lain, hal tersebut  juga  diharapkan mendorong PNS tidak mudah berpuas diri, tetapi harus terus meningkatkan etos kerja, loyalitas, integritas, dan tentu saja idealisme yang tinggi terhadap NKRI. (ris/HUMAS MENPANRB).

Sumber https://www.pgrionline.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

7 Tips Hebat Agar Lulus UKG Online 2015

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

7 Tips Hebat Agar Lulus UKG Online 2015 | Pada tahun 2015 ini pemerintah dalam hal ini Kemendibud kembali menyelenggarakan sebuah tes online khusus untuk para guru. Tes online di kenal dengan sebutan UKG Online atau Uji Kompetensi Guru Online. 

UKG online bertujuan untuk mengukur kompetensi guru dan dijadikan sebagai salah satu faktor dalam menilai kinerja guru. Beredar kabar bahwa hasil UKG juga akan berpengaruh pada beberapa hal, diantaranya kenaikan pangkat dan tunjangan (sertifikasi). Namun berbeda dengan UKG tahun sebelumnya, tahun ini UKG diikuti oleh semua guru baik PNS maupun honorer.

Berbagai macam kekhawatiran dirasakan oleh para guru, terutama oleh para guru penerima tunjangan sertfikasi. Kekhawatiran tersebut diantaranya adalah ada ketakutan jika hasil UKG tidak bisa memenuhi nilai minimal yaitu 70, maka tunjangan sertifikasi akan dicabut. Otomatis ini menjadi beban mental tersendiri bagi para guru penerima tunjangan sertifikasi, padahal kebenaran dari info ini belum jelas.

Menurut saya, bagi para guru khususnya PNS penerima tunjangan sertifikasi jangan terlalu khawatir berlebihan dalam memandang sebuah UKG, lebih baik lakukan tips-tips berikut agar lulus UKG online.

7 Tips Hebat Agar Lulus UKG Online 2015


1. Latihan menggunakan apliksi simulasi

Dengan berlatih menggunakan simulasi maka ketika mengerjakan soal sungguhan dengan aplikasi sungguhan tidak akan terlalu grogi. Paling tidak cara input data pribadi dan cara mengerjakan sama. Salah satu aplikasi simulasi ukg online yang bisa anda gunakan untuk berlatih sudah saya share pada artikel sebelumnya. Silakan anda download di sini.

2. Belajar mengerjakan soal-soal latihan UKG.

Selain berlatih menggunakan aplikasi simulasi, juga bisa mengerjakan soal-soal latihan secara manulai yaitu diatas kertas. Maka tidak ada salahnya mencari banyak referensi soal untuk dikerjakan.

3. Komunikasi dengan teman

Saling sharing dengan teman sejawat akan membuat mental kita semakin siap menghadapi UKG online. Jangan menutup diri dan pesimis. Toh yang menghadapi UKG online bukan diri kita sendiri, ada banyak guru lainnya juga ikut UKG. Berkomunkasi dan saling berbagilah dengan guru lainnya. Akan lebih baik jika bertanya kepada guru yang pernah melaksanakan UKG online.

4. Kenali seluk beluk UKG online

Salah satunya adalah dengan cara menggunakan apliksi simulasi yang sama persis dengan aplikasi UKG online.

5. Pastikan data anda benar

Pada saat melaksanakan UKG online ada beberapa data yang harus diinput sebelum mengerjakan soal, diantaranya adalah nomor perserta dan NUPTK, jadi pastikan data anda benar dan benar pula saat menginputkannya. Jangan pernah malu atau takut bertanya kepada operator UKG online bagaimana cara input data yang benar. Karena jika data yang anda input salah, meskipun anda mengerjakan soal dengan benar, anda tidak akan mendapatkan nilai dari tes yang sudah anda kerjakan.





6. Saat mengerjakan berkonsentrasilah

Ujian dilaksanakan secara online di depan komputer dengan waktu yang terus berjalan. Jadi jangan buang-buang waktu dengan hal-hal lain yang tidak berguna.  Akan ada 100 soal UKG yang akan dikerjakan dengan waktu 120 menit.

7. Tetaplah tenang dan berdoa. 

Buang jauh-jauh rasa khawatir anda karena itu hanya akan membuat anda semakin panik. Sebelum anda mengerjakan soal UKG online, tata terlebih dahulu emosi anda sehingga mendapatkan ketenganan jiwa yang stabil. Sebagai umat beragama, jangan lupa berdoa.

Nah itulah tips hebat agar lulus UKG online, semoga bisa membantu anda dalam menghadapi UKG online nanti. Selamat melaksanakna UKG dan semoga sukses.
Sumber http://mangwaskim.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.