Wednesday, 4 March 2020

Analisis Teknikal Sektor Saham

Beberapa waktu lalu ada rekan trader yang bertanya melalui email. Pertanyaanya sebagai berikut: 

"Selamat sore pak Heze. Pak apakah kita bisa mengetahui analisis teknikal sektor-sektor saham? Kalau saham kita bisa melihat analisis teknikalnya. Apakah sektor, misalnya sektor finance, apakah ada analisis teknikalnya karena tidak ada kodenya?"

Banyak rekan-rekan yang ingin mengamati analisa teknikal dari satu sektor saham tertentu namun belum memahami caranya. Sebenarnya melalui software online trading, anda bisa melihat analisa teknikal seluruh sektor saham. 

Untuk bisa melihat analisis teknikal sektor saham, pertama-tama anda harus memahami kode setiap sektor saham. Di pasar saham Indonesia, ada 10 sektor saham utama.  

Saya sudah pernah menuliskan kode sektoral saham lengkap (10 sektor utama di Bursa Efek Indonesia) pada pos berikut ini: 10 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Jadi kalau anda ingin melihat analisis teknikal seluruh perusahaan di sektor keuangan, anda tinggal ketikkan kode saham sektoralnya yaitu FINANCE. Kalau anda ingin melihat analisis teknikal di sektor manufaktur, ketikkan kode sektoralnya yaitu MANUFACTUR. Lalu akan muncul analisis grafiknya. Contohnya seperti berikut ini: 

Grafik saham sektor Finance

Grafik saham sektor manufaktur
PENTINGNYA ANALISIS TEKNIKAL SEKTOR SAHAM 

Tidak semua trader melihat analisa teknikal sektor saham. Biasanya kalau kita trading, kita akan melihat langsung saham-saham spesifik yang akan kita incar.

Namun sebagian trader / investor mungkin membutuhkan analisis sektor saham. Analisis sektor saham berguna untuk MELIHAT ANALISA TREN SEKTOR SAHAM TERTENTU. 

Sektor saham yang sedang lesu, biasanya memiliki tren turun yang tajam dan diikuti dengan saham2 di sektor tersebut yang downtrend dalam jangka pendek-menengah. Hal ini pernah terjadi pada sektor pertambangan (Kode saham sektoralnya: MINING). 

Sehingga kalau anda ingin melihat lesu tidaknya suatu sektor saham melalui analisis teknikalnya, sebagai dasar untuk membeli saham di sektor tersebut (untuk disimpan selama 1 bulan lebih), anda bisa melihatnya melalui cara-cara yang sudah saya sebutkan diatas tadi.  

Selain itu, kalau mayoritas saham di sektor tertentu harganya pada turun terus, atau pergerakannya tidak seperti biasanya, maka ada baiknya anda lihat tren sektoralnya seperti apa dan berita-berita yang ada di sektor tersebut, sehingga anda bisa memutuskan apakah modal trading anda, akan anda tradingkan lebih banyak di sektor tersebut atau tidak. 

Tuesday, 3 March 2020

10 Sektor Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Di Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat 10 sektor saham, dan di dalam 10 sektor saham tersebut masih dibagi lagi menjadi berbagai macam sub sektor saham. Kalau anda ingin mencari sub sektor saham, anda bisa pelajari caranya di pos berikut: Cara Mencari Sektor dan Sub Sektor Saham. 

Banyak rekan-rekan yang belum memahami sektor saham yang ada di BEI. Oleh karena itu, di pos ini saya ingin memberikan penjelasan detail mengenai daftar 10 sektor saham di BEI. Sektor saham di BEI sering disebut sebagai INDEKS SEKTORAL saham. Berikut daftar-daftarnya:

1. Indeks sektor pertanian (AGRI)
2. Indeks sektor pertambangan (MINING)
3. Indeks manufaktur (MANUFACTUR) 
4. Indeks sektor aneka industri (MISC-IND)
5. Indeks sektor industri barang konsumsi (CONSUMER)
6. Indeks sektor porperti (PROPERTY) 
7. Indeks sektor infrastruktur, utilitas dan transportasi (INFRASTRUC)
8. Indeks sektor keuangan (FINANCE)
9. Indeks sektor perdagangan, jasa dan investasi (TRADE)
10. Indeks sektor industri dasar dan kimia (BASIC-IND) 

Itulah 10 sektor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan yang saya tulis pakai huruf besar merupakan kode sektor saham masing-masing. Kode sektor saham ini cukup penting anda perhatikan terutama kalau anda ingin menganalisa grafik (chart) dari setiap sektor. 

Kebanyakan para trader / investor pemula tidak mengetahui kode setiap sektor saham, sehingga tidak paham cara menampilkan grafik saham sektoral. Oleh karena itu, kode sektoral saham perlu anda pahami juga. 

Sebagai contoh, jika saya ingin menampilkan grafik saham khusus sektor keuangan dan sektor manufaktur, maka saya bisa ketikkan kode FINANCE (sektor keuangan), lalu untuk sektor manufaktur ketikkan kode (MANUFACTUR) pada chart saham di software online trading. Kemudian akan muncul grafik setiap sektor sebagai berikut:    

Sektor saham BEI - grafik sektor finance

Sektor saham BEI - grafik sektor manufaktur
Anda bisa menampilkan grafik sektor saham pada software online trading anda masing2. Anda hanya perlu ketikkan kode sektoralnya, sama seperti ketika anda ketikkan kode saham. 

Grafik saham sektoral menampilkan pergerakan chart dari seluruh saham di sektor termasuk sub sektornya. Jadi katakanlah anda ingin melihat grafik sektor FINANCE, maka grafik yang muncul bukan hanya grafik sektor perbankan, tetapi juga termasuk seluruh sub sektor yang ada di finance yaitu sub sektor asuransi, perusahaan sekurita, institusi keuangan dan lain2. 

Semoga pos ini bisa membantu rekan-rekan yang sedang mencari sektor saham di BEI, beserta kode setiap sektoral untuk analisa chart. 

Strategi Trading: Scalping Trading Saham

Pada saat IHSG turun tajam, mayoritas saham umumnya ikut mengalami penurunan. Jadi kalau anda biasanya trading dengan membeli saham-saham yang likuid, beli saham yang memiliki pola2 teknikal bagus, maka saham2 seperti itu biasanya akan cenderung koreksi ketika IHSG turun tajam. 

Tetapi ketika IHSG strong bearish, tetap saja ada saham2 yang harganya naik kencang. Saham-saham yang harganya tetap mudah naik saat IHSG turun adalah saham gorengan (saham lapis tiga). 

Hal ini karena saham gorengan memiliki pergerakan harga yang sama sekali tidak mengikuti arah IHSG (biasanya berlawanan dengan IHSG). Beberapa ciri-ciri saham gorengan: 

- Sahamnya tidak likuid
- Pola grafik saham tidak beraturan
- Bid-offer sangat tipis (sedikit peminat)
- Harga sahamnya mudah naik-turun dalam waktu singkat 

Contoh-contoh saham gorengan bisa anda lihat disini: Daftar dan Contoh Saham Gorengan. Karena saham gorengan tidak likuid, maka naik turunnya saham gorengan lebih mudah diatur oleh bandar saham, sehingga pergerakan saham gorengan seringkali tidak searah dengan IHSG.

Untuk melihat saham2 gorengan yang naik puluhan persen di hari itu, anda bisa perhatikan saham2 yang sedang masuk dalam top gainer. Contohnya seperti berikut ini: 

Scalping trading saham
Perhatikan saham2 diatas, seperti saham YPAS yang naik 33,58%. Saham KPAL naik 30%. Saham MTSM naik 29,41% dan masih banyak lainnya. Padahal saat itu IHSG sedang turun -1,58%. 

Saham-saham seperti inilah yang bisa diterapkan untuk scalping trading (trading menitan) / trading cepat untuk meraup profit jangka pendek di saat IHSG sedang turun tajam.  

Scalping trading merupakan strategi trading dengan memilih saham-saham gorengan yang punya potensi naik cepat dalam hitungan menitan. Scalping trading berarti anda membeli dan menjual saham dalam waktu yang sangat singkat (menitan). 

Cara menerapkan scalping trading dan memilih saham2 untuk trading menitan sudah pernah kita bahas bersama strategi2nya disini: Cara Trading Cepat 15 Menit - Scalping Trading.  

Dengan scalping trading, anda tetap bisa mencari saham2 yang berpeluang naik di saat IHSG sedang turun tajam.. 

Tapi.... Scalping trading itu juga ada risikonya. Apa itu risikonya? Mari kita bahas. 

RISIKO SCALPING TRADING 

Karena scalping trading mencari saham2 lapis tiga alias saham gorengan, maka tentu saja risiko fluktuatif saham akan semakin besar. Dengan membeli saham gorengan, berarti anda otomatis membeli saham2 yang tidak likuid. 

Walaupun tetap ada analisa dan pola2 untuk melihat saham gorengan, tapi harus saya akui, tetap saja risiko trading di saham gorengan lebih tinggi dibandingkan membeli saham2 yang likuid. Pelajari juga: Cara Menemukan Saham Naik 5-10% Sehari. 

Oleh karena itu, scalping trading cocok diterapkan untuk anda yang memang ingin mempelajari strategi scalping, dan trader yang memang punya tipikal trading cepat.  

Di satu sisi, saya juga selalu menyarankan pada anda (khususnya yang ingin scalping), agar anda membeli saham lapis tiga DENGAN MODAL KECIL (MAKSIMAL 10% DARI MODAL ANDA). Semakin besar modal yang anda gunakan, anda juga akan menghadapi risiko psikologis yang besar. 

Anda juga harus jauh lebih DISIPLIN untuk menetapkan target take profit. Kalau saham anda sudah naik menyentuh target, sebaiknya anda segera take profit, jangan berharap saham anda terus naik demi mendapatkan profit besar, karena saham gorengan harganya sangat mudah turun dalam waktu singkat. 

Dan jangan gegabah dalam memilih saham untuk scalping. Jangan membeli saham lapis tiga hanya karena anda ingin tetap dapat untung di saat market sedang turun. Tetap gunakan strategi dan analisa. 

Sebagus apapun saham-saham gorengan, dan sebanyak apapun kenaikan sahamnya, saham gorengan tetaplah saham yang berisiko, dan bisa membuat trader menjadi rakus (terutama kalau saham yang dibeli sudah naik dengan cepat). Jadi anda harus mengelola psikologis, mengelola modal dengan baik dan disiplin trading. 

Sedangkan untuk anda yang bukan tipikal scalper, maka anda tidak perlu memaksakan trading dan mencari saham yang bisa naik cepat saat market sedang bearish. 

Akan lebih baik jika anda menahan diri untuk tidak trading (wait and see), daripada anda memaksakan beli saham, namun saham anda malah turun terus. Lebih baik memiliki full cash yang siap dibelanjakan saham ketika market sudah mulai pulih. 

Monday, 2 March 2020

Solusi Printer selalu Paper jam Meski Tak ada Kertas Nyangkut

Jangan lupa membaca artikel kami sebelumnya, mengenai > Panduan Bisnis Online bagi Pemula.

Masalah Paper jam pada printer bisa kita katakan salah satu masalah umum. kita ibaratkan suatu penyakit yang paling banyak di temui oleh pengguna printer sekarang ini. dan tentu saja jika sudah seperti itu mau tidak mau printer tidak bisa kita gunakan secara maksimal. di karenakan setiap proses pencetakan berlangsung blinking error paper jam selalu muncul.

Sebetulnya masalah ini pernah di share di blog ini beberapa waktu lalu Solusi Printer Paper Jam . akan tetapi ternyata pada faktanya ada beberpa teman yang menyatakan berhasil da ada juga yang tidak, artinya masalah paper jam pada printer tidak terikat pada satu solusi saja. untuk jelasnya lihat link di atas.

melihat banyaknya pertanyaan teman-teman terkait masalah ini, akhirnya saya mencoba mencari tahu dan mencari solusi paper jam ini, dan akhirnya setelah sekian lama ada satu cara lagi yang bisa kita tempuh untuk mengatasi masalah printer ini (meskipun sedikit melelahkan dan harus bongkar,utak atik printer lagi) .

Dengan harapan dengan adanya artikel ini semoga teman-teman serta saudara-saudaraku tercinta setana air :D bisa terselesaikan masalahnya sekarang. dan fokus lagi pada masalah yang lainnya :).

kita lanjut, dan seperti biasanya, jika kita lihat notivikasi pada  tampilan layar monitor. umumnya akan muncul pemberitahuan kalau ada sesuatu yang mengganjal, atau ada kertas terjepit. padahal kalau kita perhatikan, kita cek kiri kanan pada printer, itu sama sekali tidak ada yang nyangkut. artinya notiv tersebut tidak sepenuhnya akurat artinya ada masalah lain. cek arttikel ini Solusi Printer Paper Jam.

artikel tersebut bisa saja penyebabnya dalam artian, sebaiknya sebelum melakukan tahap ini coba dulu tahap yang saya pernah jelaskan sebelumnya sebelum. jika tela di coba dan  belum membuahkan hasil sama sekali maka kemungkinan besar semoga cara ini bisa membantu anda sekalian.

Nah, Apa solusi ?. yaitu dengan cara me REINPUT head id . info ini saya temukan dari salah satu teman teknisi yang konon sudah beberapa kali melakukan cara ini dan alhamdulillah WORK.

Jangan Lupa Baca :


 nah apa itu Head id? Head id adalah serial number pada head setiap masing-masing printer. jadi kalau kita perhatikan (Khususnya printer epson) pada headnya itu akan ada sebuah seri yang tertempel. nah itulah head id printer saudara, perhatikan gambar dibawah untuk lebih jelasya





gambar di atas adalah letak head id  (L120) dan untuk melihat head id tersebut secara langsung harus kita bongkar lagi terlebih dahulu cartridge printer. tapi, jangan kuatir jika anda ragu untuk mengutak-atk printer anda, head id juga bisa kita lihat dengan menggunakan sebuah tool Resetter pada tiap - tiap printer, jadi tahap awal yang perlu anda persiapkan disini sebelumnya harus memiliki tool resetter sesuai dengan tipe printer yang saudara miliki. silahkan download

untuk mengecek head id dengan tool resetter caranya cukup simple.
Pertama-tama silahkan buka tool resetter yang telah anda download tadi, setelah terbuka aplikasinya langsung saja  klik Particular Adjustment




maka akan muncul jendela baru, kemudian cari tulisan Head ID Input lalu OK, Lihat gambar





setelah jendela Head iD input terbuka pada bagian kanan bawah klik Check maka secara otomatis tool akan membaca sendiri head id pada printer anda.





selanjutnya jangan di close dulu, catat head id tersebut kemudian masukkan head id pada kolom isian(Jangan Sampai Salah) pastikan kalau jumlah digit head id adalah 10buah. lalu input .

setelah itu silahkan matikan printer kemudian nyalakan. coba lakukan uji cetak. dalam kasus paper jam yang saya temui bisa terselesaikan dengan menggunakan metode ini. kertas yang masuk kedalam printer tidak kejepit lagi. (problem solved)

silahkan di coba semoga dengan adanya tulisan sederhana ini bisa memberikan manfaat bagi anda. dan jika ada masalah atau ada yang ingin di pertanyakan terkait dengan apa yang kita bahas di thread kali ini, jangan sungkan untuk meninggalkan pertanyaan. akan kami bantu sebisa kami. akhir kata semoga berhasil wassalam

Selain sebagai media informasi teknologi, kami juga berbagi artikel tentang bisnis online.

Menentukan Saham yang Bagus Dibeli Hari Ini

"Pak bagaimana cara menentukan saham yang bagus dibeli hari ini? Bagaimana caranya kita memilih beberapa saham saja dari sekian banyak saham yang bergerak di hari itu?" 

Pertanyaan diatas saya copas dari salah seorang rekan trader yang pernah bertanya ke melalui email suksesbelajarsaham@gmail.com. Intinya, trader bertanya mengenai bagaimana cara menentukan saham2 yang bagus untuk dibeli hari ini dari sekian banyak saham yang ada di Bursa Efek. 

Di dalam praktikknya, karena banyak trader yang seolah kehilangan arah saat menghadapi market, akhirnya tidak sedikit trader yang membeli saham dengan mengandalkan rekomendasi dari grup premium, analis2 saham atau saran2 trader lain tanpa menganalisa terlebih dahulu. 

Tidak ada salahnya anda belajar dari banyak sumber, tetapi di dalam membeli saham, anda harus bisa menentukan sendiri saham yang bagus berdasarkan analisis yang sesuai dengan karakter anda. 

Jadi untuk menentukan saham yang bagus dibeli hari ini, anda harus memahami dan mempraktikkan poin-poin berikut: 

1. Pasar saham tidak selalu bagus di hari itu

Banyak anggapan bahwa mencari saham untuk hari ini berarti anda harus menemukan saham yang bagus di hari tersebut saat pasar saham sedang berjalan. Ketahuilah bahwa kondisi pasar saham itu tidak selalu bagus di hari tersebut. 

Kalau kondisi pasar saham saat itu sedang bearish dan banyak saham yang turun, sehingga anda tidak menemukan alasan yang layak untuk membeli saham, maka tidak ada salahnya jiak anda tidak membeli saham di hari tersebut. 

Jangan 'tertipu' dengan kalimat: "mencari saham bagus hari ini", maka anda beranggapan bahwa hari ini adalah kewajiban untuk membeli setidaknya satu saham. 

Untuk menemukan saham yang bagus, anda harus menggunakan analisis teknikal dan ANALISA MARKET. Pelajari juga strategi2 analisis teknikal yang pernah saya bahas dan praktikkan disini: Analisis Teknikal Saham Full Praktik.

Selain itu, analisa market juga perlu anda perhatikan untuk memilih saham yang bagus dibeli. Kondisi market yang sedang bullish atau rebound, cenderung lebih memudahkan trader untuk memilih saham2 yang harganya sudah murah. Sedangkan kondisi market yang bearish, ada baiknya anda lebih banyak menahan diri untuk trading. 

Di web Saham Gain, kita sudah banyak membahas cara-cara menganalisa market. Salah satunya, sering saya ulas pada halaman: Rekomendasi Saham.  

2. Lakukan screening saham 

Screening saham adalah cara yang harus anda lakukan supaya anda bisa menemukan saham yang bagus dibeli hari ini. Inilah yang bisa menjawab pertanyaan: "Gimana caranya memilih saham yang bagus hari ini dari sekian banyak saham di Bursa Efek?"

Dengan screening saham, anda bisa menyeleksi saham2 mana yang layak dibeli hari itu dan menghindari saham2 yang berisiko. Pelajari juga analisa dan cara-cara melakukan screening saham disini: Panduan Simpel & Efektif Menemukan Saham Bagus. 

Melakukan screening saham bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama cara manual. Kedua, menggunakan aplikasi screening. Anda bisa baca dan pelajari kembali tulisan saya disini: 2 Aplikasi Screening Saham. 

3. Saham bagus tidak selalu langsung naik di hari yang sama 

Walaupun anda membeli saham bagus di hari ini, namun sangat mungkin saham yang anda beli baru naik besok atau besok lusa, atau naik secara tren dalam 1-2 minggu kedepan. 

Jadi sebagai trader saham, jangan selalu berasumsi bahwa saham yang anda beli hari ini berarti harus naik hari ini. Oleh karena itu, supaya anda bisa menemukan saham apa yang layak dibeli dan punya potensi naik jangka pendek, anda harus melakukan analisis teknikal dan screening saham itu tadi. 

Menentukan saham yang bagus dibeli hari ini berarti anda harus mencari saham yang secara sinyal dan pola teknikal memiliki POTENSI NAIK dalam jangka pendek dan menguntungkan anda sebagai trader. Potensi naik dalam jangka pendek tidak harus naik di hari yang sama, tetapi bisa keesokan hari, 1 minggu, 1 bulan. 

Jadi jangan salah persepsi bahwa mencari saham yang bagus hari ini berarti anda harus menemukan saham yang benar2 bisa langsung melesat naik setelah dibeli. Selain itu, jangan pernah melupakan SCREENING SAHAM sebagai dasar dan strategi utama untuk menemukan saham-saham yang potensial untuk dibeli.  

Belajar Saham: Cara Menghadapi IHSG

Pergerakan IHSG dan saham-saham di Bursa Efek cukup berfluktuatif. Ada saham-saham yang berpotensi memberikan profit besar. Ada saham2 yang risikonya rendah, ada saham2 yang risikonya tinggi. Kalau anda bisa memanfaatkan peluang dan momentum untuk trading, pasar saham bisa menjadi sarana untuk mendapatkan profit.

Sebagai trader saham, khususnya pemula yang baru mencoba dunia saham, anda pasti sering mendengar kalimat dan ajakan-ajakan bombastis: 

  • Ikutilah program kami cepat kaya dari saham dalam semalam
  • Software robot pencetak profit instan di saham
  • Hadirilah seminar cara meraup untung besar di saham hanya dalam 5 menit
  • Ikutilah grup premium saham pasti profit 

Dan masih banyak lainnya. Hal ini seolah-olah dengan trading saham, bisa membuat para trader saham bisa cepat kaya dalam sekejap tanpa harus berusaha. 

Memang trading / investai saham bisa menjadi ladang profit (seperti yang kita bahas di paragraf pertama), apabila anda MEMPELAJARI, MEMAHAMI dan MEMPRAKTIKKAN ILMUNYA. 

Di pasar saham, anda punya kesempatan untuk mendapatkan profit dan mengembangkan modal. 

Tetapi di pasar saham, kita tidak hanya menghadapi hal-hal yang baik saja. Kita juga menghadapi kondisi-kondisi di mana pasar saham bergerak ke arah bearish, saham-saham pada turun, sentimen negatif beredar di market, saham-saham tidak sesuai harapan. 

Pasar saham Indonesia sudah sering menghadapi kondisi-kondisi tersebut, entah karena kondisi ekonomi lesu hingga resesi.. Misalnya yang pernah terjadi tahun 1998, 2008, 2015, awal tahun 2020 (saat terjadi wabah virus Corona). 

Sebagai trader pemula, anda harus siap dengan hal-hal tersebut. Pasar saham bukan hanya berbicara tentang mendapatkan profit besar dalam waktu cepat. Namun anda juga harus mempersiapkan diri untuk hal-hal "terburuk" di pasar saham. 

Nah kalau anda sering mendengar kalimat-kalimat dan ajakan bombastis tentang saham, maka di tulisan ini, saya ingin mengajak rekan-rekan untuk selalu berpikir realistis tentang pasar saham.

Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk trading dan menyiapkan hal-hal 'terburuk' di pasar saham?

Caranya, JANGAN TERLALU BANYAK BERHARAP. Jangan berharap setelah 1 minggu main saham, anda bakal langsung cepat kaya. Jangan berharap hanya dengan mengikuti sistem-sisten yang katanya "pasti profit", anda bakalan langsung saya dalam semalam. 

Kalau anda terlalu banyak berharap dalam trading, yang terjadi justru sebaliknya. Ketika anda dihadapkan pada suatu kondisi di mana pasar saham benar2 bearish, anda tidak akan siap... Anda kaget. 

Karena bawaan anda dari awal hanya dapat untung besar tanpa memikirkan risiko trading saham, sehingga anda terus beli saham tanpa mempertimbangkan risiko dan kondisi market saat itu, karena anda sangat yakin dengan trading saham bakalan bikin anda cepat kaya. 

Di dalam trading saham, selalu lakukan analisa, selalu perhatikan berita2 di pasar saham, dan seperti yang saya tuliskan tadi: Jangan terlalu banyak berharap. 

Lebih baik anda memulai trading dengan modal kecil dan "profit kecil" tetapi anda menganalisa sendiri, dan pada akhirnya anda paham dengan seluk beluk, market. Daripada anda gambling di pasar saham dan ujung2nya malah rugi besar. 

Pahami bahwa ada saatnya kondisi pasar saham sangat bersahabat. Ada saatnya juga pasar saham turun, entah karena koreksi normal atau market memang sedang jelek. 

Kalau anda tidak banyak berharap dan berpikir realistis dalam trading, anda bisa melihat hal-hal tersebut dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan di pasar saham.

Semoga tulisan di pos ini bisa membuka wawasan kita semua, terutama para trader pemula yang masih sering tersesat, yang memutuskan trading saham karena ingin dapat untung cepat dan dan mendengar iming-iming saham bisa membuat cepat kaya.

Untuk memulai kesuksesan dalam dunia saham termasuk bidang apapun, anda harus memulai dengan start yang benar. Salam profit.  

Belajar Saham: Cara Menghadapi IHSG

Pergerakan IHSG dan saham-saham di Bursa Efek cukup berfluktuatif. Ada saham-saham yang berpotensi memberikan profit besar. Ada saham2 yang risikonya rendah, ada saham2 yang risikonya tinggi. Kalau anda bisa memanfaatkan peluang dan momentum untuk trading, pasar saham bisa menjadi sarana untuk mendapatkan profit.

Sebagai trader saham, khususnya pemula yang baru mencoba dunia saham, anda pasti sering mendengar kalimat dan ajakan-ajakan bombastis: 

  • Ikutilah program kami cepat kaya dari saham dalam semalam
  • Software robot pencetak profit instan di saham
  • Hadirilah seminar cara meraup untung besar di saham hanya dalam 5 menit
  • Ikutilah grup premium saham pasti profit 

Dan masih banyak lainnya. Hal ini seolah-olah dengan trading saham, bisa membuat para trader saham bisa cepat kaya dalam sekejap tanpa harus berusaha. 

Memang trading / investai saham bisa menjadi ladang profit (seperti yang kita bahas di paragraf pertama), apabila anda MEMPELAJARI, MEMAHAMI dan MEMPRAKTIKKAN ILMUNYA. 

Di pasar saham, anda punya kesempatan untuk mendapatkan profit dan mengembangkan modal. 

Tetapi di pasar saham, kita tidak hanya menghadapi hal-hal yang baik saja. Kita juga menghadapi kondisi-kondisi di mana pasar saham bergerak ke arah bearish, saham-saham pada turun, sentimen negatif beredar di market, saham-saham tidak sesuai harapan. 

Pasar saham Indonesia sudah sering menghadapi kondisi-kondisi tersebut, entah karena kondisi ekonomi lesu hingga resesi.. Misalnya yang pernah terjadi tahun 1998, 2008, 2015, awal tahun 2020 (saat terjadi wabah virus Corona). 

Sebagai trader pemula, anda harus siap dengan hal-hal tersebut. Pasar saham bukan hanya berbicara tentang mendapatkan profit besar dalam waktu cepat. Namun anda juga harus mempersiapkan diri untuk hal-hal "terburuk" di pasar saham. 

Nah kalau anda sering mendengar kalimat-kalimat dan ajakan bombastis tentang saham, maka di tulisan ini, saya ingin mengajak rekan-rekan untuk selalu berpikir realistis tentang pasar saham.

Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk trading dan menyiapkan hal-hal 'terburuk' di pasar saham?

Caranya, JANGAN TERLALU BANYAK BERHARAP. Jangan berharap setelah 1 minggu main saham, anda bakal langsung cepat kaya. Jangan berharap hanya dengan mengikuti sistem-sisten yang katanya "pasti profit", anda bakalan langsung saya dalam semalam. 

Kalau anda terlalu banyak berharap dalam trading, yang terjadi justru sebaliknya. Ketika anda dihadapkan pada suatu kondisi di mana pasar saham benar2 bearish, anda tidak akan siap... Anda kaget. 

Karena bawaan anda dari awal hanya dapat untung besar tanpa memikirkan risiko trading saham, sehingga anda terus beli saham tanpa mempertimbangkan risiko dan kondisi market saat itu, karena anda sangat yakin dengan trading saham bakalan bikin anda cepat kaya. 

Di dalam trading saham, selalu lakukan analisa, selalu perhatikan berita2 di pasar saham, dan seperti yang saya tuliskan tadi: Jangan terlalu banyak berharap. 

Lebih baik anda memulai trading dengan modal kecil dan "profit kecil" tetapi anda menganalisa sendiri, dan pada akhirnya anda paham dengan seluk beluk, market. Daripada anda gambling di pasar saham dan ujung2nya malah rugi besar. 

Pahami bahwa ada saatnya kondisi pasar saham sangat bersahabat. Ada saatnya juga pasar saham turun, entah karena koreksi normal atau market memang sedang jelek. 

Kalau anda tidak banyak berharap dan berpikir realistis dalam trading, anda bisa melihat hal-hal tersebut dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan di pasar saham.

Semoga tulisan di pos ini bisa membuka wawasan kita semua, terutama para trader pemula yang masih sering tersesat, yang memutuskan trading saham karena ingin dapat untung cepat dan dan mendengar iming-iming saham bisa membuat cepat kaya.

Untuk memulai kesuksesan dalam dunia saham termasuk bidang apapun, anda harus memulai dengan start yang benar. Salam profit.