Monday, 19 March 2012

Indonesia Negeri Kaum PNS


PNS mulai beberapa hari ini mendapatkan sorotan tajam di berbagai media. Mengingat PNS merupakan abdi negara yang sudah semestinya memberikan yang terbaik bagi masyarakat pada umumnya, tetapi fakta di lapangan para kaum PNS jauh dari harapan masyarakat. Sehingga kaum PNS tak ubahnya sebatas pemakan uang APBN secara buta, kalau ini terus berlanjut dari waktu kewaktu, kemungkinan besar keberadaan kaum PNS tak jauh beda dengan hanya istilah parasit negara.

Keberadaan kaum PNS tak ubahnya sebatas pelengkap adminstrasi negara tanpa kerja sesuai hati masyarakat. Sehingga wajar kalau kaum PNS punya etos kerja minim, tetapi gaji tetap terbayar tiap bulan. Nah! kalau kaum PNS dianggap memiliki kemampuan rendah, apalagi punya etos kerja yang sangat minim, tentu ini bisa di bilang bahwa keberadaan kaum PNS tak lebih hanya sebatas makan gaji buta.

Memang harus diakui rencana kenaikan BBM tak lepas dari negara yang sudah tidak sanggup membayar para kaum PNS. Sehingga pemerintah mengambil seribu alasan, bahwa BBM harus di naikkan sesuai dengan harga di pasar, tetapi kalau kita meninjau lebih jauh lagi, ternyata kenaikan BBM di sebabkan membengkaknya uang negara di karenakan pemerintah tidak sanggup membayar gaji para kaum PNS, apalagi gaji kaum PNS sesegera mungkin dinaikkan, agar sesuai dengan standar nilai ekonomi nasional

Nah! kalau di cermati secara cerdas tentang kenaikan BBM yang sebentar lagi di laksanakan, ternyata tak ubahnya salah satu kegagalan pemerintah dalam mengelola hasil kekayaan alam dan sumber pajak yang ada, tentu untuk keberlangsungan hajat masyarakat banyak, tetapi malah yang terjadi kekayaan negara hanya di nikmati para pegawai pemerintahan. Sedangkan masyarakat kecil di biarkan terlelap dalam lamunan atas nama kesejahteraan Indonesia semu.

Menanggapi rencana Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bahwa akan menggelontorkan dana sekitar Rp3 hingga 4 triliun, untuk biaya pelatihan bagi PNS yang dianggap memiliki kemampuan rendah, tentu mendapatkan sorotan tajam di tengah Hingar-bingar kemiskinan masyarakat Indonesia, tetapi pemerintah malah memanjakan PNS dengan segudang alasan. Sungguh ironis memang hidup di negeri Indonesia, semua aliran dana pemerintahan hanya di gelontorkan, untuk kesejahteraan para pegawai pemerintahan atau di sebut dengan istilah pegawai negeri sipil, tetapi masyarakat kecil tidak pernah di hiraukan keberadaan mereka. Inilah catatan buram sebagai bangsa besar di kawasan asia tenggara yang harus di perhatikan pemerintah, untuk melakukan pembenahan diri membangun negara dengan lebih memperhatikan kehidupan hajat masyarakat banyak.

Kebijakan pemerintah yang selalu menganak-emaskan para kaum PNS, tetapi lupa bagaimana dengan nasib tukang becak, buruh tani, buruh pabrik, nelayan, gelandangan, pedagang kaki lima? tentu tak lebih para kaum marginal hanya melihat kekayaan alam berlimpah dan sumber pajak besar hanya di nikmati para kaum PNS. Bahkan lebih ironis lagi kekayaan negara hanya di nikmati para kaum penilep uang negara, kalau ini terus di biarkan di negeri Indonesia, kemungkinan besar pemerataan, keadilan, kesejahteraan hanya mimpi bagi kaum marginal secara terus menerus. Nah! mulai saat ini mari gelorakan semangat membangun pemerintahan milik semua masyarakat bangsa Indonesia, bukan sekedar negeri para kaum PNS dan para pejabat aparatur negara. Dan Allah maha bijaksana.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)................... ..... .

Friday, 2 March 2012

Astaghfirullah, Politik BBM Menuju PilPres 2014



BBM merupakan permainan tidak sekedar berbentuk ekonomi, tetapi BBM sangat berpengaruh dalam mendulang suara PilPres di tahun 2014 nanti, Sehingga bermain dalam pusaran politik BBM mengandung unsur antara jatuh atau malah tinggi dengan dukungan masyarakat luas dikarenakan politik BBM yang sangat manjur dalam menggunakan kepentingan sebuah politis. Nah! saat ini rezim SBY dihadapkan antara menaikkan BBM atau tetap dengan harga semula? Ingat kenaikan BBM tidak selamanya merugikan sebuah politis. Mengingat pada pemilu 2009 SBY kembali terpilih sebagai presiden dikarenakan mampu mengolah politik BBM dengan cerdas dan tepat.

Kecerdasan SBY dan Konco-konconya mampu memberikan permainan politis dengan mencitrakan diri sebagai pengawal masyarakat kecil dari ketertindasan, Bahkan SBY tak Tanggung-tanggung mencitrakan, bahwa subsidi BBM salah sasaran. Inilah kampanye indah yang dimainkan rezim SBY dalam mengelola sebuah politis BBM dengan cerdas. Nah! ternyata di tahun 2009 SBY tetap menang dalam pemilihan presiden hanya dalam satu putaran (sungguh luar biasa).

Kenaikan BBM sudah menjadi pembicaraan hangat bagi para pejabat negara. Bahkan kampanye salah subsidi sudah mulai di gerakkan dalam mengambil pencitraan pemerintah, untuk menekan para politisi yang melawan kebijakan kenaikan BBM. Sehingga genderang oposisi pro kenaikan BBM mulai di minimalisir dengan cara kampanye Besar-besaran, bahwa subsidi BBM hanya dinikmati para pemilik motor dan mobil, padahal BBM sudah menjadi bahan pokok dalam kehidupan masyarakat, tentu kalau BBM naik sudah dipastikan akan memicu kenaikan barang pokok lainnya.

Genderang politik BBM sangat menentukan langkah kemenangan PilPres 2014. Sehingga kalau rezim SBY tidak mampu mencitrakan diri dan membangun sebuah opini. Bahwa subsidi BBM salah sasaran, kemungkinan besar gelombang aksi menentang kenaikan BBM akan sangat besar dan berpengaruh kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin berkurang. Inilah faktor yang menjadi bahasan ulasan tentang kenaikan BBM tidak sekedar masalah ekonomi masyarakat, tetapi lebih jauh lagi masalah politik yang sangat rawan konflik sosial.

Mengolah politik BBM kalau tidak cerdas dapat mengakibatkan sebuah tragedi berdarah, seperti era 65, 98 tak lepas dari kegagalan mengelola kenaikan BBM, sehingga memicu kenaikan Harga-harga lain. Nah! disaat ekonomi masyarakat lemah, maka sangat rentan konflik berdarah. Berangkat dari situlah rezim SBY harus pandai mengelola politik BBM, agar tidak menjadi bola liar politik yang sangat membahayakan sebuah bentuk konflik sosial.

Kalau melihat dari kesuksessan SBY dan JK saat menaikkan BBM pada waktu itu tak lepas dari pendekatan yang sangat cantik, bagaimana tidak? pada saat BBM naik melambung tinggi, pemerintah mencanangkan program BLT sebagai subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat miskin, agar mampu memenuhi kebutuhan pokok. Sehingga kesejahteraan masyarakat diharapkan meningkat dan mampu menyeimbangkan kebutuhan masyarakat miskin antara pemasukan dan pengeluaran.

Lalu ada pertanyaan sederhana, bahwa pemerintah merasa negara mensubsidi masyarakat, tetapi kalau melihat sebuah permasalahan sesungguhnya. Apakah benar negara mensubsidi masyarakat atau malah masyarakat mensubsidi negara? pemerintah mengklaim bahwa negara telah memberikan subsidi kepada masyarakat dengan memberikan harga BBM super murah di banding harga pasar dunia. Sehingga disaat negara mencabut subsidi BBM, maka pemerintah mempunyai alasan, bahwa mencabut subsidi BBM dikarenakan telah terjadi pembengkakan anggaran APBN. Nah! dari situ harga BBM dinaikkan sebagai salah satu menutup pembengkakan APBN.

Lepas dari masalah subsidi mensubsidi, bahwa masyarakat telah membayar pajak kepada pemerintah. Nah! kalau pajak dan alam nusantara Indonesia di kelola dengan tepat, kemungkinan besar kesejahteraan masyarakat akan tercapai tanpa menaikkan harga BBM. Inilah kewajiban pemerintah sebagai pengelola negara dalam memberikan yang terbaik buat masyarakat, bukan malah uang pajak dan alam nusantara Indonesia di korup para oknum secara berjama'ah. Sungguh tragis nasib bangsa kalau penyimpangan pajak diwariskan dari generasi kegenerasi..

Nah! uraian diatas dapat menjadi sebuah indikasi, bahwa kenaikan BBM sebagai salah satu proses menuju Pilpres 2014, apabila rezim SBY berhasil menaikkan taraf hidup masyarakat dengan menaikkan harga BBM dan mengalihkan subsidi BBM dengan program tepat sasaran, tentu keberhasilan rezim SBY akan berlangsung hingga 2014 mendatang, namun kalau mengelola kenaikan harga BBM mengalami kegagalan, karena di sebabkan malah masyarakat semakin menderita, berarti rezim SBY akan tumbang dalam PilPres 2014 nanti. Mari kita tunggu politik BBM menuju Pilpres 2014, siapa pemenang dan siapa yang tumbang? Dan Allah maha pemurah lagi maha penyayang.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)................... ...

Tuesday, 7 February 2012

Membongkar Kebobrokan HAM (Hak Amerika)





Istilah HAM di dengungkan bangsa barat dengan membawa bendera perdamaian, tetapi bangsa barat dengan komando Amerika Serikat telah menjadikan HAM sebagai kendaraan politis, sehingga ketika ada sebuah bangsa yang berani membangkang dengan bangsa barat. Maka dengan segala cara bangsa barat akan mencari kelemahan dengan bahasa HAM, sehingga HAM di jadikan kendaraan yang mulus menuju kepentingan bangsa Amerika dan sekutunya.

HAM berkembang sangat halus dalam kehidupan masyarakat dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia sejak masa kecil di perlihatkan tentang nilai ajaran HAM, tetapi ternyata HAM yang di pelajari di masa sekolah yang menggagas masalah Hak untuk hidup, Hak untuk memperoleh pendidikan, Hak untuk hidup bersama-sama seperti orang lain, Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama, dan Hak untuk mendapatkan pekerjaan. Itu semua hanya sebatas slogan bangsa barat dalam menekan bangsa yang berseberangan dengan kepentingan mereka.

Sekarang coba anda lihat penggiat HAM di saat bangsa Amerika dan sekutunya memborbadir Irak, Afghanistan, Palestina, dan baru saja kematian Khadafy. Apakah HAM ala barat menggaungkan istilah hak hidup? Semua sudah jelas tidak ada bahasa HAM ala barat yang membela kaum tertindas. Karena HAM dijadikan alat sebagai kendaraan politis Amerika dan para pendukungnya, tetapi di saat bangsa Izrael terkena serangan roket dari kaum militan. Maka dengan cepat HAM ala barat menggaung keras bah pahlawan kesiangan.

Bangsa Indonesia juga pernah terkena serangan HAM. Bahkan sampai Timur Leste keluar dari bangsa Indonesia. di karenakan barat telah melakukan serangan melalui bahasa HAM sebagai cara melegalkan Timur Leste keluar dari pangkuan bumi pertiwi.

Modus melakukan serangan dengan memakai HAM di saat ada sebuah bangsa yang berseberangan melakukan tindakan yang tidak di sukai bangsa barat. karena itu bangsa barat akan mengambil segala cara dengan mencari kelemahan bangsa tersebut, tentu memakai Akal-akalan HAM sebagai salah satu pelegalan barat masuk sebagai sosok juru penyelamat Abal-abal, seperti kisah bangsa Timur Leste. Bahwa bangsa barat memakai HAM sebagai alat, untuk menekan Indonesia, agar melepaskan Timur Leste dari pangkuan bumi pertiwi, sehingga sudah dapat di tebak Indonesia mengalami disintegrasi bangsa, di karenakan tekanan bangsa Amerika, Australia dan para sekutu bangsa barat dengan memakai istilah HAM.

Nah! dari contoh di atas kita di ajak, untuk terus mengkaji segala bentuk budaya barat yang terlihat indah di mata. Bahkan di hati terasa mengamini. Maka hari ini selayaknya kita berpikir ulang tentang budaya barat. Karena bangsa barat memasukkan budaya secara halus dan terlihat positif, padahal itu ada nilai racun yang di bawanya. Karena begitu halus bangsa barat masuk kealam kita, seperti kita dalam keadaan terhipnotis, tetapi sebenarnya kita masuk kealam tipu daya bangsa barat. Inilah yang harus kita perhatikan dalam menatap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berangkat dari tulisan di atas kita dapat mengambil sebuah hikmah besar. Bahwa HAM yang di gaungkan bangsa Amerika dan sekutunya hanya sebatas slogan pemanis bibir. Bahkan HAM merupakan senjata ampuh Amerika dalam melakukan gerilya politis menekan negara yang bersebarangan dengan bangsa Amerika. Sehingga kita harus berani membuang HAM ala barat di ganti dengan istilah tepa selira (tenggang rasa), sopan santun, dan masih banyak lagi nilai positif dari bangsa kita sendiri dari pada mengambil dogma HAM ala barat yang cenderung sebagai alat menindas. Bahkan cenderung menghalalkan segala cara yang berkedok bahasa HAM. Dan Allah maha penguasa segala sesuatu, pengatur segala ciptaan. Tiada Tuhan selain Dia.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
......

Wali Songo "Pencetus Negara Islam di Nusantara Indonesia"




Sebagian masyarakat Indonesia sangat ketakutan, apabila mendengar bangsa Indonesia berubah menjadi negara Islam. Karena menganggap, bahwa Islam itu keras dan anarkis dalam menyikapi sebuah permasalahan tentang kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi coba kita kembali kesejarah masa lalu, ternyata bangsa nusantara Indonesia pernah menjadi negara Islam, seperti Samudra Pasai, Demak Bintoro dan masih banyak lagi di nusantara Indonesia yang berazaskan Islam.

Perkembangan bangsa nusantara di Indonesia, setelah negara Islam di masuki para penjajah dari bangsa eropa, terutama Belanda yang telah menjajah sekitar tiga setengah abad, sehingga anak bangsa Indonesia telah di sengaja para bangsa penjajah, agar melupakan sejarah luhur bangsa Indonesia, bahwa bangsa nusantara Indonesia pernah menjadi sebuah negara Islam.

Lalu kenapa masyarakat indonesia sebagian takut dengan negara Islam? Nah! disinilah kita perlu menggali sejarah, agar menemukan akar dari permasalahan ketakutan sebagian anak bangsa mengenai negara Islam di Indonesia, ternyata tidak lain dan tidak bukan. Bahwa sejarah telah di pelintir para penguasa sejak zaman penjajahan sampai para penguasa saat ini, sehingga masyarakat Indonesia banyak yang takut dengan istilah negara Islam di nusantara Indonesia.

Pertanyaan yang terakhir kenapa negara Islam tidak perlu di takuti? Karena kita perlu menggali sejarah para Wali dalam menyebarkan ajaran Islam di Indonesia, ternyata mampu membuat sebuah negara Islam di demak bintoro, dan kita mengenal dengan sebutan wali songo. Bahkan wali songo dalam kehidupan masyarakat jawa sangat di hormati dan tak kalah penting dengan para pendiri bangsa Indonesia.

Berangkat dari uraian di atas dapat di ambil kesimpulan. Bahwa bangsa Indonesia dalam peta sejarah pernah menjadi negara Islam, sehingga kita dapat mengambil pelajaran dari sebuah sejarah besar wali songo dalam mengembangkan pertumbuhan Islam di nusantara Indonesia, ternyata bangsa Indonesia tak lepas dari sebuah agama yang masuk sebagai jiwa dalam melakukan sebuah perbaikan bangsa di Indonesia.

Wali Songo sebagai pendiri Demak Bintoro termasuk pencetus dan penggagas Islam di nusantara Indonesia, sehingga dengan belajar dari sejarah wali songo kita dapat mengetahui, bahwa bangsa Indonesia sejak dahulu kala sudah pernah menjadi negara Islam, seperti yang di cetuskan Wali Songo sebagai maha guru di tanah Jawa yang sampai saat ini di segani dalam dunia keislaman nusantara Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..............

Agama Dalam Pusaran Kekuasaan




Bermain masalah agama dalam lingkup politis sangat kental dengan hawa panas, bagimana tidak? agama adalah bentuk jiwa keyakinan yang terdalam, tetapi di bawa menuju ranah realitas kekuasaan. Bahkan di bawa alam kekuasaan yang penuh tipu daya, sehingga makna agama semakin sempit dalam pemaknaan yang sebenarnya, mengingat agama sudah di olah sedemikian rupa, untuk kepentingan sebuah singgasana kekuasaan

Lalu apakah salah agama di bawa menuju alam pusaran kekuasaan? Dalam meraih sebuah kekuasaan tidak ada kata salah, karena di situ terdapat Abal-abal makna kebenaran, karena yang salah bisa menjadi benar, sedangkan yang benar bisa menjadi salah. Nah! disinilah kekuasaan sangat menjadi impian bagi sebagian manusia yang ingin berkuasa, sehingga dengan segala cara apapun akan di raih sebuah kursi kekuasaan. Bahkan harta dan nyawa di pertaruhkan demi atas nama sebuah kekuasaan.

Banyak perbedaan dari berbagai kalangan mengenai agama yang masuk menuju ranah kekuasaan. Sebagian mengatakan agama jangan masuk menuju ranah kekuasaan, tetapi agama di tempatkan dalam ranah keyakinan, agar tercipta agama secara fitrah dalam kehidupan manusia, karena, apabila agama masuk menuju ranah kekuasaan sering di politisasi menurut kepentingan sang pemegang kekuasaan. Namun ada juga yang berpendapat. Bahwa agama harus masuk dalam kerangka kekuasaan, karena agama mengatur segala kehidupan manusia, sehingga agama dapat di jadikan kontrol bagi sang penguasa dalam mengambil sebuah kebijakan.

Nah! kedua pendapat di atas menjadi suatu slogan,. Bahwa kalangan penentang agama masuk dalam wilayah kekuasaan, karena di anggap mencinderai sebuah ajaran murni agama yang telah tersirat maupun tersurat, tetapi di sisi lain, ketika agama masuk dalam ranah kekuasaan dapat di jadikan acuan dalam mengambil sebuah langkah kebijakan sang penguasa, untuk menentukan secara arif dalam melangkah menuju rekonstruksi secara total dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lepas dari etis atau tidak etis mengenai agama masuk dalam ranah kekuasaan. Bahwa realitas sebuah pusaran kekuasaan sangat berhawa panas sekali, mengingat kekuasaan itu milik mayoritas secara semu, namun realitas di lapangan. Bahwa kekuasaan itu milik minoritas bukan mayoritas, padahal menurut Ibn Khaldun. Bahwa mayoritas manusia ingin berkuasa dan menguasai yang lain, baik secara lahiriah maupun batiniah. Karena manusia punya watak dan sifat binatang bisu.

Nah! berangkat dari tulisan di atas, bahwa agama sering di bawa menuju pusaran kekuasaan, tetapi sangat ironis agama begitu panas di saat memasuki alam pusaran kekuasaan. Lalu kenapa agama menjadi panas di saat memasuki pusaran kekuasaan? karena agama telah di jadikan alat segelintir manusia, untuk menuju singgasana kekuasaan dengan cara memelintir ajaran agama sesuai dengan kepentingan sang pendamba singgasana kekuasaan. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)............

Wednesday, 14 December 2011

Islam Menjawab Kemiskinan di Indonesia




Bangsa Indonesia adalah penjelmaan nusantara dengan keberagaman masyarakat dan kekayaan alam yang sungguh menakjubkan, tetapi masyarakat indonesia masih banyak yang hidup di garis kemiskinan, padahal masyarakat belahan bangsa nusantara yang lain dapat hidup sejahtera dan sentosa dalam meraih penghidupan, namun masyarakat bangsa Indonesia masih tertinggal dalam tata cara meraih penghidupan. Inilah yang menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia, bahkan dunia menyorot masalah kemiskinan di bumi Indonesia saat ini.

Bangsa Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam adalah contoh negara yang hidup di belahan nusantara, tetapi bangsa tersebut mampu menghilangkan kemiskinan yang ada di Tengah-tengah masyarakat, sedangkan Indonesia mempunyai wilayah yang begitu luas dan kekayaan alam yang berlimpah, ternyata belum mampu meninggalkan masalah kemiskinan, bahkan ironis kelaparan menghantui masyarakat Indonesia, tentu ada yang salah di tubuh bangsa Indonesia saat ini, sehingga mengakibatklan kemiskinan masyarakat yang semakin parah di rasakan tiap detiknya.

Islam selalu mengarahkan kehidupan secara cerdas dalam melakukan kebijakan dengan melihat kondisi masyarakat dalam membuat sebuah negara maupun membuat kebijakan negara. Bangsa Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam adalah contoh negara nusantara yang mampu keluar dari jurang kemiskinan dan mampu hidup makmur dan sejahtera, karena masyarakat Malaysia dan Brunei Darussalam berpenduduk sebagian besar umat Islam dengan memakai cara pandang kenegaraan dengan cara Islam juga, begitu juga Singapaura membuat konsep sebuah bangsa sesuai dengan karakter masyarakat dan bangsa disana, sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain, dan dapat tercipta bangsa yang mampu meraih kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di dalam membangun sebuah negara di belahan nusantara.

Sedangkan hubungan masyarakat Indonesia dengan wajah negara Indonesia yang di bangun para pendahulu kita, ternyata mengalami kendala teramat besar dalam menciptakan hubungan negara dengan penghidupan masyarakat, sehingga dapat di tebak di saat negara dan masyarakat tidak sejalan, maka kerusakan akan terjadi dalam tubuh pemerintahan, sehingga mengakibatkan penyelewengan dan penyimpangan di tubuh pengelola negara tersebut, sehingga tercipta kemiskinan masyarakat Indonesia sampai detik ini belum terpecahkan.

Islam berusaha menjawab dengan cara membuat hubungan negara dengan masyarakat yang saling berkaitan satu sama lain, sehingga tercipta sebuah negara yang saling melengkapi antara masyarakat dengan negara, karena, apabila negara dan masyarakat tidak sejalan, tentu akan mengakibatkan destruktif dalam kehidupan masyarakat dan tentu kemiskinan akan terus menyerang bangsa Indonesia.

Masyarakat Indonesia hampir 90 persen beragama Islam, tetapi telah dikebiri dengan konsep yang dimiliki bangsa Indonesia dalam mengambil sebuah kebijakan masalah kenegaraan, sehingga terjadi hubungan yang buntu antara masyarakat Indonesia dengan konsep negara yang cenderung berkiblat terhadap bangsa penjajah Belanda.

Islam merupakan karakter masyarakat Indonesia, tetapi konsep negara tidak memakai konsep dalam Islam, sehingga hasil dari pemaksaan konsep negara yang tidak sejalan dengan masyarakat dapat kita rasakan saat ini, bahwa masyarakat Indonesia hidup penuh dengan kemiskinan, padahal hidup di negara dengan berlimpah kekayaan bumi, udara, dan laut yang sungguh menakjubkan mata dunia memandang.

Semoga bangsa Indonesia suatu saat dapat mengubah cara pandang kenegaraan yang sesuai dengan masyarakat Indonesia, sehingga tercipta negara yang sesuai dengan konsep Islam dan masyarakat Islam di Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........

Sang Jiwa Shalahuddin Al-Ayyubi Memberi Inspirasi Pemuda Indonesia





Tokoh agung dalam dunia Islam yang tidak asing lagi, dialah Shalahuddin Al-Ayyubi yang mampu memberikan warna bagi perjuangan umat Islam, bahkan di abad saat ini perjuangan Shalahuddin Al-Ayyubi mampu menginspirasi jutaan umat Islam yang ada di dunia, tak ketinggalan para pemuda Indonesia terinspirasi dari langkah perjuangan Shalahuddin Al-Ayyubi yang mampu memberikan suri tauladan positif bagi para generasi pemuda Islam Indonesia.

Perjuangan Shalahuddin Al-Ayyubi mampu menaklukkan bangsa barat dengan strategi sederhana, bahwa persatuan dan kesatuan itulah kunci dari segala kemenangan, sehingga hindarkan sebuah perceraian dalam tubuh umat Islam, karena itu akan membawa kelemahan sebuah kekuatan besar yang tersimpan dalam diri sang pejuang. Itulah wasiat agung yang di kumandangkan Shalahuddin Al-Ayyubi dalam membangun sebuah kejayaan Islam di tanah Zeru Salem.

Kemenangan Shalahuddin Al-Ayyubi tidak serta merta memenangkan dalam sebuah perjuangan, namun semua butuh kesabaran dan kebijakan yang cerdas dalam mengarungi dunia perjuangan di masa Shalahuddin Al-Ayyubi, dengan keteguhan dan keberanian Shalahuddin Al-Ayyubi dalam melakukan sebuah gerakan perjuangan, ternyata mampu menuai hasil yang sungguh luar biasa. Shalahuddin Al-Ayyubi mampu menaklukkan bangsa barat dengan cerdas dalam melangkah menuju kemenangan yang arif dan bijaksana.

Shalahuddin Al-Ayyubi merupakan tokoh central Islam yang mampu menundukkan bangsa barat di Zeru Salem, sungguh ini peristiwa luar biasa yang menjadi catatan tinta emas dalam perjuangan umat Islam di kala itu, sehingga perjuangan Shalahuddin Al-Ayyubi dapat di jadikan tonggak sebuah keberhasilan umat Islam dalam melakukan sebuah gerakan revolusi mengalahkan bangsa barat. Inilah yang menjadi inspirasi jutaan umat Islam dan tak ketinggalan pemuda Indonesia terinspirasi sebuah perjuangan agung dari Shalahuddin Al-Ayyubi.

Keberadaan Shalahuddin Al-Ayyubi di masa lalu yang mampu memberikan pengaruh terhadap kemajuan Islam di segala aspek kehidupan, sehingga tercipta sebuah masyarakat yang mampu memberikan kontribusi bagi agama dan sebuah bangsa yang di emban umat Islam.

Shalahuddin Al-Ayyubi merupakan macan perang salib yang mampu menggetarkan tentara salib di saat berhadapan di medan perang, sehingga bergetarlah tentara salib dan mengakibatkan kekalahan terbesar dalam sejarah tentara salib dalam mempertahankan Zeru Salem saat menghadapi tentara Shalahuddin Al-Ayyubi.

Sampai saat ini Shalahuddin Al-Ayyubi belum ada yang menandingi kharisma jiwa yang penuh keteguhan dalam berjuang dan mampu memberikan kemenangan bagi umat Islam dalam mengalahkan bangsa barat, sehingga layak Shalahuddin Al-Ayyubi di juluki harimau dari negeri timur yang mampu menghadang keserakahan bangsa barat di kala itu.

Garis perjuangan Shalahuddin Al-Ayyubi tak lepas dari bangunan sebuah nilai Islam yang di bawa dalam mengemban tugas suci, untuk membebaskan dari tentara salib yang telah berbuat Sewenang-wenang di Zeru Salem, sehingga membawa dampak pertarungan umat Islam melawan pasukan salib dan di situlah Shalahuddin Al-Ayyubi mampu memberikan pukulan terhadap pasukan salib, sehingga pasukan salib mundur dari Zeru Salem.

Sang jiwa Shalahuddin Al-Ayyubi Memberikan Inspirasi terhadap pemuda Indonesia dalam melakukan sebuah perjuangan, bahwa perjuangan butuh keikhlasan dan total dalam melangkah demi Cita-cita mulia, dan tidak gampang putus asa dalam melakukan sebuah perjuangan, karena perjuangan butuh kesabaran total dalam melaksanakan hajat mengemban sebuah tugas yang lebih besar. Inilah sebuah perjuangan jiwa Shalahuddin Al-Ayyubi yang mampu memberikan suri tauladan bagi pemuda Indonesia di era saat ini.

Semoga sang jiwa Shalahuddin Al-Ayyubi mampu mengalir dalam darah diri sang pejuang Indonesia, sehingga tercipta sebuah bangsa yang jauh dari keserakahan dunia. Itulah sang jiwa Shalahuddin Al-Ayyubi yang telah memberikan inspirasi bagi pemuda Indonesia dalam melangkah menuju Cita-cita agung, untuk menegakkan keadilan di bumi Nusantara Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........