Thursday, 19 June 2025

Perang dan Pasar Bisnis Antara Izrael Vs Palestina




1. Industri Militer dan Keamanan (Military-Industrial Complex)

Konflik yang berlangsung lama dan berulang menciptakan permintaan yang stabil untuk persenjataan dan teknologi militer. Israel adalah eksportir teknologi militer terbesar di dunia, dan konflik ini:

  • Menjadi “ladang uji coba” senjata dan teknologi pengawasan,
  • Memberikan legitimasi untuk investasi keamanan dalam dan luar negeri,
  • Menguntungkan perusahaan pertahanan seperti Elbit Systems dan Rafael Advanced Defense Systems.

Dengan kata lain, pasar industri militer berkembang karena konflik ini, dan ada pihak yang diuntungkan secara ekonomi dari keberlangsungannya.


2. Proyek Ekonomi di Wilayah Sengketa

Ada dugaan bahwa perebutan wilayah bukan semata demi tanah, tapi apa yang ada di dalam dan di bawah tanah:

  • Gaza dan pesisir Laut Tengah diduga memiliki cadangan gas alam, yang bernilai miliaran dolar.
  • Perusahaan energi besar (termasuk dari luar kawasan, seperti Eropa) punya minat terhadap pengembangan sumber daya ini.

3. Pasar Rekonstruksi dan Bantuan Internasional

Setelah kehancuran, ada pasar baru: pasar rekonstruksi.

  • Kontraktor besar (lokal dan internasional) mendapatkan proyek pembangunan kembali.
  • Bantuan internasional (dari PBB, Uni Eropa, negara-negara Arab, dsb.) masuk, tapi tak semuanya efektif – sebagian mengalir ke perusahaan-perusahaan tertentu.

4. Pasar Informasi dan Media

Konflik ini juga mendorong:

  • Pasar propaganda dan opini publik internasional,
  • Industri media dan sensor, termasuk perusahaan big tech yang memainkan peran dalam menyebar dan menyaring informasi.

5. Nama Pasar atau Pihak Dagang yang Diuntungkan?

Jika Anda bertanya “apa nama pasar atau pihak dagangnya?”, maka jawabannya bukan satu entitas tunggal. Tapi ada beberapa kelompok yang secara struktural diuntungkan, antara lain:

  • Perusahaan senjata dan teknologi keamanan (dalam dan luar Israel),
  • Perusahaan energi yang berminat pada gas lepas pantai Palestina,
  • Kontraktor dan perusahaan logistik rekonstruksi pascaperang, dan
  • Investor yang memiliki kepentingan atas tanah dan properti di wilayah sengketa.

Kesimpulan

Konflik Palestina-Israel tidak hanya soal identitas, agama, dan wilayah. Ada dimensi ekonomi dan pasar yang kuat, dan perang seringkali menguntungkan pihak-pihak yang terlibat dalam sistem kapitalisme global, baik secara langsung (melalui penjualan senjata, proyek energi), maupun tidak langsung (melalui pengaruh geopolitik, investasi, dan bantuan rekonstruksi).


0 comments:

Post a Comment