1. Apakah NGO Memang Mendapat "Keuntungan" dari Perang?
Tidak semua NGO adalah lembaga bisnis. Kebanyakan NGO bersifat nirlaba (non-profit) dan menjalankan misi kemanusiaan. Namun, ada kritik bahwa beberapa NGO bisa mendapatkan:
- Donasi dalam jumlah besar saat terjadi krisis atau perang.
- Pendanaan dari pemerintah/pihak swasta internasional untuk proyek-proyek kemanusiaan.
- Kontrak besar untuk distribusi bantuan, pembangunan ulang, kesehatan, pendidikan, dsb.
Kritik ini menyebutkan bahwa semakin lama konflik berlangsung, semakin banyak pendanaan yang bisa masuk — sehingga konflik itu sendiri bisa "dimonetisasi" oleh sebagian pihak.
2. Contoh: Mercy Malaysia (MER-C Indonesia) atau NGO Lain
Beberapa NGO yang sering dikaitkan dengan bantuan di Palestina antara lain:
- MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) – dari Indonesia.
- MSF (Médecins Sans Frontières / Dokter Lintas Batas) – organisasi global.
- UNRWA (United Nations Relief and Works Agency) – lembaga PBB untuk pengungsi Palestina.
- ICRC (Palang Merah Internasional).
Tapi... apakah mereka untung triliunan? Tidak ada data publik atau audit resmi yang menunjukkan MER-C atau NGO sejenis menghasilkan keuntungan seperti itu. Yang tersedia biasanya hanya:
- Laporan donasi (misalnya: “MER-C menerima Rp 20 miliar donasi untuk Gaza”).
- Laporan penggunaan dana (biasanya untuk pembangunan RS, logistik, ambulans, dsb).
Jika ada yang menyalahgunakan donasi, itu masuk kategori fraud (penipuan donasi) dan bisa ditindak secara hukum.
3. "Bisnis Perang": Bukan Hanya NGO
Istilah “war economy” atau ekonomi konflik mencakup lebih luas:
| Pihak yang Terlibat | Potensi Keuntungan |
|---|---|
| Kontraktor militer swasta | Penjualan senjata, pelatihan, perlindungan. |
| Negara sponsor | Pengaruh geopolitik, kontrol sumber daya, keuntungan industri senjata. |
| Media besar | Peningkatan rating dari berita konflik. |
| NGO besar | Donasi meningkat signifikan saat perang. |
| Pihak lokal tertentu | Monopoli distribusi bantuan/logistik. |
4. Kesimpulan Singkat
- NGO memang bisa mendapatkan banyak donasi saat perang, tapi tidak serta-merta berarti semua itu digunakan untuk keuntungan pribadi.
- Ada celah penyalahgunaan dana oleh oknum — tapi itu bukan representasi semua NGO.
- "Bisnis perang" lebih besar dari sekadar NGO. Pemain utama biasanya industri militer dan negara-negara besar.
.jpeg)






0 comments:
Post a Comment