Thursday, 19 June 2025

Sepak Terjang NGO Dalam Bisnis Perang Izrael - Palestina

 


1. Apakah NGO Memang Mendapat "Keuntungan" dari Perang?

Tidak semua NGO adalah lembaga bisnis. Kebanyakan NGO bersifat nirlaba (non-profit) dan menjalankan misi kemanusiaan. Namun, ada kritik bahwa beberapa NGO bisa mendapatkan:

  • Donasi dalam jumlah besar saat terjadi krisis atau perang.
  • Pendanaan dari pemerintah/pihak swasta internasional untuk proyek-proyek kemanusiaan.
  • Kontrak besar untuk distribusi bantuan, pembangunan ulang, kesehatan, pendidikan, dsb.

Kritik ini menyebutkan bahwa semakin lama konflik berlangsung, semakin banyak pendanaan yang bisa masuk — sehingga konflik itu sendiri bisa "dimonetisasi" oleh sebagian pihak.


2. Contoh: Mercy Malaysia (MER-C Indonesia) atau NGO Lain

Beberapa NGO yang sering dikaitkan dengan bantuan di Palestina antara lain:

  • MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) – dari Indonesia.
  • MSF (Médecins Sans Frontières / Dokter Lintas Batas) – organisasi global.
  • UNRWA (United Nations Relief and Works Agency) – lembaga PBB untuk pengungsi Palestina.
  • ICRC (Palang Merah Internasional).

Tapi... apakah mereka untung triliunan? Tidak ada data publik atau audit resmi yang menunjukkan MER-C atau NGO sejenis menghasilkan keuntungan seperti itu. Yang tersedia biasanya hanya:

  • Laporan donasi (misalnya: “MER-C menerima Rp 20 miliar donasi untuk Gaza”).
  • Laporan penggunaan dana (biasanya untuk pembangunan RS, logistik, ambulans, dsb).

Jika ada yang menyalahgunakan donasi, itu masuk kategori fraud (penipuan donasi) dan bisa ditindak secara hukum.


3. "Bisnis Perang": Bukan Hanya NGO

Istilah “war economy” atau ekonomi konflik mencakup lebih luas:

Pihak yang Terlibat Potensi Keuntungan
Kontraktor militer swasta Penjualan senjata, pelatihan, perlindungan.
Negara sponsor Pengaruh geopolitik, kontrol sumber daya, keuntungan industri senjata.
Media besar Peningkatan rating dari berita konflik.
NGO besar Donasi meningkat signifikan saat perang.
Pihak lokal tertentu Monopoli distribusi bantuan/logistik.

4. Kesimpulan Singkat

  • NGO memang bisa mendapatkan banyak donasi saat perang, tapi tidak serta-merta berarti semua itu digunakan untuk keuntungan pribadi.
  • Ada celah penyalahgunaan dana oleh oknum — tapi itu bukan representasi semua NGO.
  • "Bisnis perang" lebih besar dari sekadar NGO. Pemain utama biasanya industri militer dan negara-negara besar.

0 comments:

Post a Comment