Showing posts with label Alat Musik. Show all posts
Showing posts with label Alat Musik. Show all posts

Wednesday, 13 September 2017

Contoh Alat Musik yang Dibunyikan dengan Cara Digesek, Ditiup, Dipukul, Dipetik, dan Digetarkan serta Cara Lainnya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Contoh Alat Musik yang Dibunyikan dengan Cara Digesek, Ditiup, Dipukul, Dipetik, dan Digetarkan serta Cara Lainnya- Alat musik merupakan suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang memproduksi suara, dan dengan cara tertentu bisa diatur oleh musisi, dapat disebut sebagai alat musik.

Alat musik berdasarkan sumber bunyinya:
  • Idiofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari bahan dasarnya. Contoh: kolintang, drum, bongo, kabasa, angklung
  • Aerofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari hembusan udara pada rongga. Contoh: suling, trompet, harmonika, trombon
  • Kordofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai. Contoh: bass, gitar, biola, gitar, sitar, piano, kecapi
  • Membranofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dari selaput atau membran. contoh : tifa, drum, kendang, tam-tam, rebana
  • Elektrofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dibangkitkan oleh tenaga listrik (elektronik). Contoh : keyboard, gitar listrik, bass listrik, piano listrik
Berbagai contoh alat musik berdasarkan cara membunyikannya :
1. Digesek ( Alat Musik Gesek )
Alat musik gesek menghasilkan suara ketika dawai digesek. Seperti alat musik petik, tinggi rendah nada tergantung panjang dan pendek dawai. Contoh alat musik yang membunyikannya dengan cara digesek antara lain :


a. Rebab
Contoh Alat Musik yang Dibunyikan dengan Cara Digesek Contoh Alat Musik yang Dibunyikan dengan Cara Digesek, Ditiup, Dipukul, Dipetik, dan Digetarkan serta Cara Lainnya
Rebab via Tumata.com

Rebab adalah jenis alat musik yang di gesek dan mempunyai tiga atau dua utas tali dari dawai logam (tembaga) ini badannya menggunakan kayu nangka dan berongga di bagian dalam ditutup dengan kulit sapi yang dikeringkan sebagai pengeras suara.

b. Biola/Violin
Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima.

c. Tarawangsa

Tarawangsa adalah salah satu alat musik tradisional Jawa Barat. Alat ini memiliki dua dawai yang terbuat dari kawat baja atau besi. 

f. Violoncello/Cello
Violoncello, yang hampir selalu disingkat menjadi cello (pengucapan dalam bahasa Indonesia sama, yaitu célô/sélô, adalah sebuah alat musik gesek dan anggota dari keluarga biola. Orang yang memainkan cello disebut cellis. Cello adalah alat musik yang populer dalam banyak segi: sebagai instrumen tunggal, dalam musik kamar, dan juga sebagai fondasi dalam suara orkestra modern.

g. Viola


2. Ditiup ( Alat Musik Tiup )
Alat musik tiup menghasilkan suara sewaktu suatu kolom udara didalamnya digetarkan. Tinggi rendah nada ditentukan oleh frekuensi gelombang yang dihasilkan terkait dengan panjang kolom udara dan bentuk instrumen, sedangkan timbre dipengaruhi oleh bahan dasar, konstruksi instrumen dan cara menghasilkannya.

10 Contoh alat musik yang dibunyikan dengan cara ditiup :

a. Seruling
b. Terompet
c. Harmonica
d. Saksofon
e. Fluta
f. Bason
g. Tuba
h. Pianika
i. Trombone
j. Clarinet


3. Dipukul ( Alat Musik Pukul )
Alat musik pukul menghasilkan suara sewaktu dipukul atau ditabuh. Alat musik pukul dibagi menjadi dua yakni bernada dan tidak bernada. Bentuk dan bahan bagian-bagian instrumen serta bentuk rongga getar, jika ada, akan menentukan suara yang dihasilkan instrumen.

Berbagai contoh alat musik yang cara memainkannya dengan dipukul :

a. Bernada
  • Kolintang
  • Gambang
  • Perangkat Gamelan
  • Arumba
  • Calung
  • Vibraphone
  • Calung
  • Bellira
  • Glockenspiel
  • Xylophone
b. Tak bernada
  • bongo
  • tamborin
  • kastanyet, 
  • rebana
  • kendang 
  • ketipung,
  • cymbal,
  • tympani
  • triangle,
  • gong,
  • tifa
  • pauken
  • drum set
4. Dipetik ( Alat Musik Petik )
Alat musik petik menghasilkan suara ketika senar digetarkan melalui dipetik. Tinggi rendah nada dihasilkan dari panjang pendeknya dawai.

10+ Contoh alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik :

a. Kecapi
b. Ukulele
c. Jentreng
d. Sasando
e. Harpa
f. Sitar
g. Siter
h. Gitar
i. Banjo
j. Mandolin
k.Pipa /Cina Kecapi

5. Digetarkan ( Alat Musik Getar )
Alat musik getar adalah alat musik yang dimainkan dengan cara digetarkan

Contoh alat musik yang dimainkan dengan cara digetarkan/digoyang:
  • angklung 
  • marakas
6. Ditekan ( Alat Musik Tekan )
Sebenarnya 'alat musik tekan' tidak termasuk kategori mana pun. Namun cara menekan rupanya menjadi bagian dari sistem menghasilkan bunyi yang diinginkan. Alat musik tekan memiliki tiga jenis yaitu: menekan untuk memukul, menekan untuk meniup, dan menekan untuk mengaktifkan sistem elektronik. Jadi kalau boleh dikategorikan, 'alat musik tekan' antara lain piano akustik (chordofon pukul), organ akustik (aerofon) , acordion (aerofon) dan alat-alat musik elektronik yang menggunakan papan kunci (keyboard).

7. Dijepit ( Alat Musik Jepit )
Alat musik jepit adalah alat musik yang dimainkan dengan cara dijepit. Contohnya Gaohu

Gaohu
Gaohu adalah alat musik yang paling penting dalam musik tradisional Guangdong, RRC, bisa dikatakan bahwa gaohu adalah "jiwa" dari musik Guangdong. Walaupun tidak mutlak, tapi salah satu ciri khas gaohu adalah ukiran kepala naga pada bagian atas alat musik dan bentuk kotak suara yang bulat.

Ada pula gaohu versi utara yang berbeda dengan gaohu versi selatan (Guangdong), gaohu versi utara merupakan modifikasi dari erhu untuk mendapatkan nada suara yang lebih tinggi dari erhu, gaohu versi utara ini dimainkan seperti erhu. Biasanya bentuk gaohu utara ini lenih menyerupai erhu dan tidak memakai ukiran kepala naga dibagian atas gagangnya.

Gaohu dimainkan dengan cara dijepit di antara kaki pemainnya. Suara yang dihasilkan dari alat musik ini lebih tinggi dari erhu. Gaohu biasa disetel dengan nada A - E atau G - D. ( Wikipedia )

8. Alat Musik Angin
Alat musik angin adalah alat musik yang dimainkan dengan pergerakan udara/angin. Contohnya Aeolian harpa/Kecapi Aeolian/Kecapi Angin

 Aeolian Harpa via Wikipedia

Sebuah kecapi Aeolian (juga kecapi angin) adalah alat musik yang dimainkan oleh angin. Dinamakan untuk Aeolus, kuno Yunani dewa angin, kecapi Aeolian tradisional pada dasarnya adalah sebuah kotak kayu termasuk papan terdengar, dengan string membentang memanjang di dua jembatan. Hal ini sering ditempatkan dalam jendela yang sedikit terbuka di mana angin bisa meniup di string untuk menghasilkan suara. String dapat dibuat dari bahan yang berbeda (atau ketebalan) dan semua disetel untuk sama lapangan, atau string identik dapat disetel untuk pitches berbeda.

Demikian tentang Contoh Alat Musik yang Dibunyikan dengan Cara Digesek, Ditiup, Dipukul, Dipetik, dan Digetarkan serta Cara Lainnya. Semoga bermanfaat


Sumber https://www.websitependidikan.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 3 July 2015

Sejarah Penemuan Drum

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Drum merupakan salah satu alat musik tertua di dunia. Alat musik ini digunakan sebelum tahun 6000 SM (Sebelum Masehi). Dahulu bangsa Afrika menggunakan drum untuk bermain musik, mengiringi tarian pada upacara adat, tanda peringatan bahaya, maupun menginstruksikan pasukan maju ke medan perang. Namun tentu saja bentuknya tidak seperti sekarang. Pada awalnya drum hanya terdiri dari tom tom. Adanya invasi bangsa Eropa dan Timur Tengah ke Afrika menyebabkan drum semakin dikenal dan semakin berkembang sehingga tercipta snar drum.

Perkembangan selanjutnya, tahun 1500 Masehi, Eropa mencoba menaklukan Amerika untuk membentuk koloni baru. Bangsa Eropa membawa orang-orang Afrika untuk diperdagangkan sehingga kebudayaan Eropa, Afrika, dan penduduk asli Amerika saling berbaur. Namun orang Afrika yang berkulit hitam tidak boleh memainkan musik orang kulit putih. Oleh karena itu mereka menciptakan drum-set (seperangkat alat musik drum) dari drum Afrika yang mereka bawa untuk bermain musik. Baru pada Abad 20 orang-orang Amerika mulai tertarik mempelajari drum, kemudian drum pun semakin berkembang hingga mencapai bentuk seperti sekarang (drum akustik). Pada saat ini drum sudah semakin maju saja, kalau sekarang sudah ada gitar, piano, dan biola elektrik maka drum pun sudah ada yang elektrik.


Sejarah Drum-set

Sekira pada tahun 1800, drum-set dimainkan oleh beberapa musisi, masing-masing memainkan snare-drum, bass-drum, simbal, dan lain-lain yang tergabung di dalam sebuah grup musisi dengan banyak pemain atau big-band. Pada akhir tahun 1890, tata cara bermain drum-set mulai berubah. Semenjak musisi mulai bermain di tempat-tempat teater berukuran kecil, maka tidak memungkinkan bagi musisi untuk memainkan drum oleh 3 orang atau lebih pemain. Oleh sebab itu mereka berusaha untuk mengurangi jumlah pemain drums, misalnya seorang drummer memainkan beberapa alat perkusi.


Pedal drum

Pedal bass-drum mulai berkembang pada akhir dekade 1890, penemuan teknologi pedal bass-drum memberikan kemungkinan bagi pemain drum untuk memainkan beberapa jenis drum oleh seorang pemain. Pada awal perkembangannya, pedal bass-drum tidak menggunakan pegas, melainkan pemain menekan atau menginjak dan mengangkat pedal dengan tumit kaki sehingga menguras tenaga. Ukuran bass-drum yang digunakan berdiameter 26 inci yaitu lebih besar daripada ukuran yang umumnya pada masa sekarang. Penemu pedal untuk bass-drum dipasang alat pengait untuk memukul simbal sehingga keduanya dapat dibunyikan sekaligus.

Drum merupakan salah satu alat musik tertua di dunia Sejarah Penemuan Drum
Drum set Ludwig, 1918
Walaupun hasil penemuan pedal-bass dan simbal terdaftar dalam hak-paten pada tahun 1888, revolusi perkembangan teknologi drum-set mulai marak pada tahun 1909 oleh William F Ludwig bersama saudara kandungnya Theobalt, William F Ludwig mencetak sejarah drum-set setelah menemukan teknologi menggunakan menggunakan pegas pada pedal bass-drum, penemuan revolusioner ini memungkinkan bagi drummer untuk bermain lebih lama, lebih cepat dan tidak melelahkan. Drum-set pertama yang mulai dipasarkan pada tahun 1918 adalah Ludwig "Jazz-er-up" yang terdiri dari 24''x 8 bass-drum,12''x 3 snare-drum, pedal bass-drum berikut pedal simbal, simbal di atas bass-drum dan wood-block (alat musik seperti kentongan Bakso).

Kemudian Ludwig menambahkan asesoris berupa dua buah 'single headed tuneable' tom-tom, cowbell,two-tone block dan triangle. Disebut 'tuneable' sebab sekeliling rim tom-tom dilengkapi baut sehingga ketegangan kulit drum tom-tom dapat diatur. Yaitu dengan cara mengencangkan baut untuk menghasilkan suara tom-tom lebih nyaring atau lebih rendah bila baut dikendurkan. Dengan demikian drum-set modern mulai terbentuk. (berbagai sumber)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.