Showing posts with label Artikel Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Artikel Pendidikan. Show all posts

Monday, 3 September 2018

Ruang Lingkup Penilaian Kurikulum 2013

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Menurut Buku Panduan Penilaian Kurikulum 2013 SD/MI, Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Pengumpulan informasi tersebut ditempuh melalui berbagai teknik penilaian, menggunakan berbagai instrumen, dan berasal dari berbagai sumber. 

Pengumpulan informasi pencapaian hasil belajar peserta didik memerlukan metode dan instrumen penilaian, serta prosedur analisis sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan KD sebagai kompetensi minimal yang harus dicapai oleh peserta didik. Untuk mengetahui ketercapaian KD, pendidik harus merumuskan sejumlah indikator sebagai acuan penilaian. Pendidik atau sekolah juga harus menentukan kriteria untuk memutuskan seorang peserta didik sudah mencapai KKM atau belum.

Prinsip penilaian dalam kurikulum 2018 harus memperhitungkan prinsip-prinsip berikut : 1) Sahih, 2) Objektif, 3) Adil, 4) Terpadu, 5) Terbuka, 6) Menyeluruh dan berkesinambungan, 7) Sistematis, 8) Beracuan Kriteria, 9) Akuntabel`

Ruang lingkup penilaian kurikulum 2013 mencakup penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. Tehnik Penilaian sikap terdiri dari observasi, penilaian diri dan penilaian antar teman. Penilaian pengetahuan terdiri dari tes lisan, penugasan dan tes tulis. Sedangkan penilaian pengetahuan terdiri dari kinerja, proyek dan portofolio.

A. Penilaian Sikap

Penilaian sikap terbagi atas 2 bagian yaitu 1) Penilaian sikap spiritual (K1) dan 2) Penilaian sikap sosial (K2). Penilaian sikap dilakukan dengan cara observasi oleh guru kelas dan guru mata pelajaran selama satu semester.  Pelaksanaan observasi bisa dilakukan di dalam kelas atau di luar kelas. Hasil observasi ditulis dalam jurnal harian dan diakhir semester direkap sebagai bahan untuk deskripsi Raport siswa. 

Contoh format jurnal harian untuk sikap spiritual  :

Contoh Jurnal untuk sikap sosial
Tidak perlu semua perilaku siswa ditulis dalam jurnal. Yang ditulis adalah perilaku yang dikategorikan sangat baik dan jelek. Jika siswa tidak memiliki catatan dalam jurnal maka siswa tersebut dikategorikan baik. Diakhir semester, jurnal tersebut direkap dan dijadikan dasar dalam penulisan deskripsi lapor untuk sikap spiritual.

B. Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan dapat dilakukan dengan cara : 1) Tes tertulis, 2) Tes lisan dan 3) Tes perbuatan. Penilaian pengetahuan dalam kurikulum 2013 berbasis  kompetensi dasar. Untuk tingkat sekolah dasar, sistem pembelajaran dikelas adalah tematik. Muatan pembelajaran PPKN, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, SBDP, Penjas dan matematika terintegrasi dalam tema. 

Dalam pelaksanaannya penilaian harian terdiri dari penilaian harian, Penilaian tengah semester dan penilaian akhir semester.

  1. Penilaian Harian

Nilai untuk penilaian harian diperoleh melalui tes tulis, tes lisan dan perbuatan. Tidak mesti semua tehnik penilain dilaksanakan dalam satu KD, tapi tergantung situasi dan kondisi yang tersedia . Misalnya KD 3.1 Mapel PPKN diajarkan dalam Tema 1 Sub Tema 1, Sub Tema 2 Dan sub Tema 3. Maka bisa saja penilaian dilaksanakan sebagai berikut: Pada akhir Sub Tema 1 dilakukan penilaian secara lisan. Pada akhir Sub Tema 2 dilaksanakaan penilaian penugasan dan diakhir Tema 1 Sub Tema 3 dilksanaakan penilaian tertulis. Nilai akhir  rata-rata harian KD 3.1 merupakan hasil rata-rata dari nilai yang diperoleh tadi atau bisa juga dilakukan dengan sistem pembobotan seperti : 60% x nilai tes tulis + 40% x (nilai tes lisan + nilai tugas:2)

2. Penilaian Tengah Semester

Penilaian tengah semester dilaksanakan pada pertengahan semester. Mungkin tidak semua KD yang diajarkan di semester bersangkutan akan memiliki nilai tengah semester. Jika KD tersebut hanya diajarkan di buku tema 3, 4, 5 atau tema 8 dan 9 maka KD tersebut tidak akan memiliki nilai PTS.

3. Penilaian Akhir Semester/ akhir Tahun

Penilaian akhir semester atau akhir tahun dilaksanakan di akhir semester/tahun. Penilaian mencakup semua KD yang diajarkan di semester tersebut.

Pembobotan penilaian untuk nilai akhir KD ditentukan sesuai kebijakan lembaga / sekolah yang bersangkutan. Namun sebagai rambu-rambu, dalam Buku Panduan Penilaian K13 SD di berikan contoh pengolahan penilaian akhir KD. Pembobotannya antara lain:

a. Nilai akhir KD jika memiliki nilai PTS adalah : ((2 X NPH) + NPTS + NPAS):4
b. Nilai akhir KD yang tidak memiliki nilai PTS : ((2 X NPH ) + NPAS);3
c. Nilai akhir untuk muatan pelajaaran  adalah nilai rata-rata dari nilai akhir KD. 

C. Penilaian Keterampilan
 
Penilaian keterampilan dapat dilaksanakan dengan praktik, Produk dan proyek. Untuk penilaian Kompetensi Keterampilan, dalam Buku Panduan dijelaskan jika dalam satu KD dengan materi yang sama dilakukan 2 penilaian dengan tehnik yang sama ( misal dalam KD 4.1 melakukan penilaian praktek 2 kali), maka nilai yang diambil nilai maksimum. Namun jika penilaian dilakukan dengan tehnik yang berbeda (misal praktek, produk dan proyek), maka nilai akhir ditentukan dengan mencari rata-rata dari ketiga nilai tadi.

Contoh format penilaian pengetahuan dan keterampilan


Sumber https://selalusiapbelajar.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 12 April 2018

Teori Behaviorisme dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Teori Behaviorism dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Berikut beberapa implikasi teori behaviourisme (Behaviorist Theory) dalam pembelajaran bahasa Inggris. 

Pada dasarnya teori behaviorisme bukanlah teori yang dikhususkan untuk pembelajaran bahasa Inggris. Teori behavioris ini diperuntukkan untuk semua pembelajaran termasuk matematika, fisika, dan lain-lain. 

Reinforcement and punishment 

Teori behaviorisme menekankan pentingnya pemberian hadiah (reinforcement) dan hukuman (punishment). Menurut para ahli bidang teori ini, pemberian hadiah mampun memotivasi dan mendorong pelajar untuk terus belajar dan berusaha memahami pelajaran. Sementara hukuman dimanfaatkan ketika siswa tidak melakukan pembelajaran sebagaimana mestinya. Dengan hukuman, diharapkan siswa tidak akan lagi melakukan kesalahan mereka dalam proses pembelajaran dan juga ini memberi tahu mereka bahwa apa yang mereka lakukan merupakan hal yang salah, sehingga dapat membuat mereka menghindari kesalahan yang sama ke depannya.

Imitation, practice, dan feedback
Behaviorisme percaya bahwa siswa, sebagaimana anak-anak, mampu berbahasa karena mengandalkan proses imitasi (peniruan). Mereka juga yakin bahwa dalam meniru siswa mesti terus melakukan pengulangan (practice). Misal, ketika siswa ingin belajar tentang kalimat "how are you?", mereka mesti terus mengulang mengatakan kalimat ini. Inilah asal dari istilah `Practice makes perfect!`.

Penting bahwa pengulangan ini dilakukan dengan cara meniru bagaimana orang dewasa melakukannya, termasuk mengikuti cara pengucapannya (pronunciation). Agar siswa sukses dalam hal imitasi (peniruan), guru diharapkan mampu memberikan model yang benar. Misal, ketika siswa mengatakan kalimat salah, seperti `I go to store yesterday`, maka guru diharapkan langsung secara konstan memberikan pembenaran (constant feedback) kepada siswa, karena ditakutkan mereka akan terus mengulang kesalahan yang sama. 

L1 transfer, interference and contrastive analysis
Bahasa pertama / bahasa ibu (L1) dapat mempengaruhi pembelajaran (pemerolehan) bahasa baik secara positif maupun negatif. Pengaruh L1 dapat membantu (positif) ketika struktur bahasa L1 itu mirip atau sama dengan bahasa yang sedang dipelajari (L2). Sementara ketika berbeda, maka dapat memberikan dampak negatif terhadap pembelajaran L2. Misal:
a. Saya pergi sekolah tiap hari. (I go to school every day.)
b. Saya pergi sekolah kemairn. (I went to school yesterday.)
c. Ali pergi sekolah tiap hari. (Ali goes to school every day.)

Terlihat di kalimat a, b, dan c bahwa kata kerja `pergi` dalam bahasa Indonesia tidak pernah berubah, sementara bahasa Inggris berubah dari `go` menjadi `went` dan `goes`. Perbedaan ini bagi penganut teori behaviorime dapat menghalangi siswa dalam belajar bahasa Inggris, dan perbedaan ini diistilahkan `interference`. Proses analisis perbedaan dan persamaan bahasa L1 & L2 dipelajari dalam teori `contrastive analysis`. 

Kritik

Dalam artikel ini tidak disediakan kritik teori behaviorisme secara rinci. Namun perlu diketahui bahwa teori ini sudah banyak dikritik dengan hasil penelitian saat ini termasuk tidak `masuk akal` nya kepercayaan bahwa L1 transfer dapat mempengaruhi pemerolehan bahasa sebagaimana yang dipercaya oleh para penganut teori behaviorisme. Alasannya ialah anak-anak dalam berbahasa kadang ditemukan membuat bahasa yang tidak sesuai dengan bahasa orang dewasa. Misal, anak-anak biasa mengatakan `Don`t chocolate my biscuit!` (jangan memberikan coklat ke biskuit saya!). Kata `chocolate` mereka jadikan verb, sementara orang dewasa tidak pernah mengatakan hal tersebut, tidak pernah menjadikan kata `chocolate` menjadi verb. Pertanyaanya kemudian ,darimana mereka (anak-anak) mendapatkan kalimat seperti ini?

Main reference:
VanPatten, B., & Williams, J. (Eds.). (2014). Theories in second language acquisition: An introduction. Routledge.


Sumber https://englishahkam.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 21 November 2016

Apa Itu Sekolah Model SPMI ?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pada tahun 2016 ini Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) di  seluruh Indonesia menggulirkan satu program bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Program ini dilaksanakan dengan memilih beberapa sekolah tingkat SD, SLTP dan SLTA di seluruh Indonesia untuk menjadi sekolah model bagi pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal (SPMI)

Menurut  Kamus Besar Bahasa Indonesia, model artinya pola (contoh, acuan, ragam dan sebagainya) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan. Jadi secara sederhana, model dapat dimaknai sebagi contoh atau acuan. Sedangkan SPMI merupakan kepanjangan dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal . Sistem penjaminan mutu internal adalah system penjaminan mutu yang dilaksanakan secara mandiri oleh pihak sekolah. Berdasarkan hal tersebut di atas, sekolah model SPMI dapat diartikan sebagai sekolah yang menjadi contoh atau acuan dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal.

Definisi sekolah model menurut Buku Juknis Dikdasmen, adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh LPMP untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri; menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri  serta memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya.

Sekolah model dipilih dari sekolah yang belum memenuhi SNP untuk dibina oleh LPMP agar dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah mereka sebagai upaya untuk memenuhi SNP. Pembinaan oleh LPMP dilakukan hingga sekolah telah mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model dijadikan sebagai sekolah percontoan bagi sekolah lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya, sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas.

Kriteria Sekolah Model
  1. Sekolah belum memenuhi SNP
  2. Seluruh komponen sekolah bersedia dan berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian pelaksanaan pengembangan sekolah model.
  3. Adanya dukungan dari pemerintah daerah.
     Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di sekolah harus dilakukan oleh seluruh anggota sekolah yaitu kepala sekolah, guru, siswa dan staf sekolah sesuai tugasnya masing-masing. Ada lima tahapan siklus  yang harus dilaksanakan yaitu:
  1. Tahap pertama adalah memetakan mutu sekolah dengan berpedoman pada EDS
  2. Tahap kedua adalah membuat perencanaan peningkatan mutu sekolah
  3. Tahap ketiga adalah pelaksanaan program penjaminan mutu sekolah
  4. Tahap Ke empat adalalah  monitoring dan evaluasi
  5. Tahap kelima  strategi peningkatan mutu sekolah
     Dalam pelaksanaannya, LPMP akan memberikan pendampingan kepada calon sekolah model yang telah dipilih sampai sekolah tersebut mampu melaksanakan siklus pemenuhan mutu pendidikan internal secara mandiri. Adapaun program pendampingan yang dilaksanakan LPMP pada tahun 2016 terbagi kepada beberapa tahap antara lain:
  1. Bimtek  Sekolah Model, di tiap kabupaten/kota yang terpilih menjadi pilot projek SPMI
  2. Pendampingan Tahap 1, di sekolah model
  3. Pendampingan Tahap 2, di sekolah model
  4. Workshop Penyusunan Potret Sekolah, di LPMP Propinsi
  5. Ekspose Sekolah Model, di kabupaten dilanjutkan di tingkat pusat.
     Puncak dari pendampingan program sekolah ini adalah ekspose/pameran yang dilaksanakan di tingkat kabupaten dan dilanjutkan di tingkat pusat. Materi yang ditampilkan di ekspose sekolah model adalah; 1) Potret / Profil Sekolah Model, 2) Odner (map) yang berisikan dokumentasi kegiatan sekolah dalam pelaksanaan 5 siklus SPMI mencakup dokumen tertulis dan foto-foto kegiatan, 3) Foto-foto kegiatan pelaksanaan SPMI di sekolah, 4) Slide show kegiatan SPMI, 5) Baner, Pamplet, Newsletter, dll.
     Program sekolah model ini tidak hanya dilaksanakan di tahun 2016.Pada tahun 2017 LPMP akan melaksanakan program ini dengan lebih banyak lagi sekolah baik tingkat SD, SLTP maupun SLTA.

Sumber https://selalusiapbelajar.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 18 February 2015

Download Kisi-Kisi Ujian Kesetaraan Paket B dan Paket C TP 2014-2015

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pada tanggal 17 Februari 2015 BNSP secara resmi telah mengeluarkan peraturan pemerinah serta kisi-kisi  untuk Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C Tahun Pelajaran 2014-2015.

Kisi-kisi ini akan menjadi acuan sebagai acuan pembuatan soal Ujian Satuan Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2014/2015. Dalam kisi-kisi ini dimuat beberapa SKL mata pelajarah diantaranya:

A. Kisi-kisi Paket B/Wustha

  1. Pendidikan Kewarganegaraan  (Tes tulis)
  2. Bahasa Indonesia ( tulis/praktik )
  3. Matematika (Tes Tulis)
  4. Ilmu Pengetahuan Alam   (Tes tulis)
  5. Ilmu Pengetahuan Sosial  (Tes tulis | Praktik )
  6. Bahasa Inggris ( Tes tulis/ Praktik )
 BNSP secara resmi telah mengeluarkan peraturan pemerinah serta kisi Download Kisi-Kisi Ujian  Kesetaraan Paket B  dan Paket C   TP 2014-2015

B.Kisi-kisi Paket C

  1. Pendidikan Kewarganegaraan
  2. Bahasa Indonesia ( Tes tulis/ Praktik )
  3. Bahasa Inggris ( Tes tulis/ Praktik )
  4. Fisika  ( Tes tulis/ Praktik )
  5. Kimia ( Tes tulis/ Praktik )
  6. Biologi ( Tes tulis/ Praktik )
  7. Matematika IPA ( Tes Tulis)
  8. Matematika IPS ( Tes Tulis)
  9. Ekonimi( Tes tulis/ Praktik )
  10. Geografi ( Tes tulis/ Praktik )
  11. Sosiologi ( Tes tulis/ Praktik )

Untuk mendapatkan kisi-kisi Ujian  Kesetaraan Paket B  dan Paket C   TP 2014-2015 silahkan klik download di bawah ini :
 DOWNLOAD
Sumber https://www.abimuda.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kunjungi Dirjen Pendis, LIPIA Berencana Buka Cabang di Makasar dan Nangro Aceh Darus Salam.

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Direktur Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Bahsa Arab Jakarata (LIPIA) Dr. Khaled Mohammed Aldeham melakukan kunjungan ke  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada hari kamis 13/02/2015.

Dalam pertemuan tersebut Dr. Khaled Mohammed Aldeham berbincang dengan Dirjen Pendis, Kamaruddin Amin, mengenai follow up program 5ribu Doktor, Pembukaan LIPIA di Makassar dan NAD, serta kerjasama Bilateral Indonesia-Saudi Arabia untuk pendidikan.

 Direktur Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Bahsa Arab Jakarata  Kunjungi Dirjen Pendis, LIPIA Berencana Buka Cabang di Makasar dan Nangro Aceh Darus Salam.

Untuk diketahui Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Bahasa Arab ( LIPIA ),merupakan lembaga tinggi pendidikan Islam   di bawah naungan Universitas Imam Ibnu Saud riyadh hasil kerjasama pemerintah Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabiya.

Hingga saat ini LIPIA Jakarta telah membuka beberapa program pendidikan diantaranya:
  1. I’dadul Lughowi
  2. Takmili
  3. Syari’ah (S1)
  4. Diploma Guru Bahasa Arab
  5. Diploma Menejemen Akutansi
Info  lebih lanjut tentang LIPIA dapat anda baca di artikel Sekilas Tentang LIPIA


Sumber https://www.abimuda.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 20 November 2014

Download Surat Edaran Dirjen Dikdas Tentang Pemanfaatan Data Dapodik untuk BSM/PIP

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Belum lama ini Dirjen Dikdas telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor  Download Surat Edaran Dirjen Dikdas Tentang Pemanfaatan Data Dapodik untuk BSM/PIP
Belum lama ini Dirjen Dikdas telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 5086/C/MI/2014 tanggal 17 November 2014 tentang Pemanfaatan Data Dapodik Untuk BSM / PIP yang ditujukan kepada kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa mulai tahun 2015 program Bantuan Siswa Miskin (BSM) akan dilanjutkan dengan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diberlakukan secara nasional. Mekanisme seleksi siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) akan dilakukan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan kepada setiap sekolah agar segera menghimpun dan mengisi data siswa dari orang tua pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sesuai dengan formulir yang tersedia di aplikasi Dapodikdas versi 3.01.

Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh sekolah berkaitan dengan pelaksanaan program penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP), adalah sebagai berikut :

Melakukan identifikasi semua siswa yang orang tuanya pemegang KPS/KKS.
Meminta kepada siswa untuk menyerahkan foto kopi KPS/KKS.
Segera melakukan pemutakhiran data dan pengiriman data siswa melalui mekanisme sinkronisasi data Dapodikdas.

Proses pemutakhiran data oleh sekolah agar dilakukan selambat-lambatnya tanggal 21 Desember 2014.

Untuk lebihlengkapnya silahkan download Surat Edaran Pemanfaatan Data Dapodik untuk BSM/PIP di SINI

Sumber https://www.abimuda.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 17 November 2014

Waduh PNS Berkopetensi Rendah Siap-Siap Pensiun Dini di Tahun 2016

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

yang memiliki kopetensi rendah dan tidak bisa ditingkatkan musti siap Waduh PNS Berkopetensi Rendah Siap-Siap Pensiun Dini di Tahun 2016

Pada tahun 2016  para Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama Pegawai Negeri Sipil(PNS)yang memiliki kopetensi rendah dan tidak bisa ditingkatkan musti siap-siap dipensiunkan dini.

Hal ini sebagaimana dituturkan oleh Deputi SDM Aparatur Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja, Minggu (16/11).

"Dalam rangka penataan struktur organisasi kepegawaian, pemerintah akan mengambil kebijakan pensiun dini. Pensiun dini akan dikenakan mulai tahun 2016, kepada pegawai yang kualitasnya rendah," jelas Setiawan Wangsaatmaja.

Untuk menilai mana PNS yang berkualitas super, menengah, biasa,dan rendah, akan diterbitkan Surat Edaran MenPAN-RB tentang kewajiban seluruh instansi baik pusat maupun daerah melakukan uji kompetensi pegawainya. Agar hasilnya objektif, menurut Setiawan, pemerintah akan memberlakukan format baku agar pejabat pembina kepegawaian (PPK) tidak membuat rekomendasi berdasarkan like and dislike.

Diharapkan dari hasil tes tersebut pemerintah dapat  memilah mana pegawai yang berkopetensi tinggi dan mana pegawai yang memiliki kemampuan biasa dan harus digenjot dengan berbagai pendidikan dan pelatihan agar kompetensinya naik ke menengah.

"Setiap PNS harus mengembangkan kualitasnya. Sebab, dalam UU ASN diwajibkan setiap aparatur memiliki kompetensi tinggi. Kalau kemampuannya stagnan dan tidak bisa berkembang meski sudah diberikan diklat, apaboleh buat PNS-nya kita pensiunkan," terangnya.
Sumber https://www.abimuda.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 14 November 2014

Download RPP dan Silabus SD Kurikulum 2013

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Bagi sobat guru yang mengajar di SD dan sedang membutuhkan RPP dan Silabus 2013. Silahkan bisa download RPP dan Silabus SD Kurikulum 2013 di bawah ini secara gratis:

 
Bagi sobat guru yang mengajar di SD dan sedang membutuhkan RPP dan Silabus  Download RPP dan Silabus SD Kurikulum 2013




Itu tadi beberapa link Download RPP dan Silabus SD Kurikulum 2013. emoga bermanfaat !
Sumber https://www.abimuda.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.