Di bangku lama yang kini jadi kenangan
Namamu masih diam di sudut ingatan
Tak sengaja hadir dalam tidur malam
Membawa rasa yang pernah kupendam
Kita dulu hanya dua insan biasa
Bertukar tawa tanpa banyak kata
Namun hatiku diam-diam berbicara
Menyimpan cinta yang tak sempat terucap
Kini kau datang lewat mimpi semu
Menyapaku seolah tak pernah berlalu
Ada tanya yang tak pernah terjawab
Tentang kita yang hilang tanpa sebab
Mengapa kamu hadir lagi
Saat aku mulai pergi
Apakah ini hanya mimpi
Atau hatiku yang belum berhenti
Penasaran ini kian mengganggu
Tentang dirimu yang dulu ku rindu
Apakah kau baik-baik saja di sana
Atau juga pernah ingat tentang kita
Aku sadar waktu tak bisa kembali
Dan kita bukan seperti dulu lagi
Biarlah rasa ini jadi cerita
Yang tersimpan rapi tanpa suara
Jika suatu hari kita bertemu
Cukup senyum tanpa membuka waktu
Karena yang dulu biarlah berlalu
Dan mimpi itu… cukup aku yang tahu
Di bangku lama yang kini jadi kenangan
Namamu masih diam di sudut ingatan
Tak sengaja hadir dalam tidur malam
Membawa rasa yang pernah kupendam
Kita dulu hanya dua insan biasa
Bertukar tawa tanpa banyak kata
Namun hatiku diam-diam berbicara
Menyimpan cinta yang tak sempat terucap
Kini kau datang lewat mimpi semu
Menyapaku seolah tak pernah berlalu
Ada tanya yang tak pernah terjawab
Tentang kita yang hilang tanpa sebab
Mengapa kamu hadir lagi
Saat aku mulai pergi
Apakah ini hanya mimpi
Atau hatiku yang belum berhenti
Penasaran ini kian mengganggu
Tentang dirimu yang dulu ku rindu
Apakah kau baik-baik saja di sana
Atau juga pernah ingat tentang kita
Aku sadar waktu tak bisa kembali
Dan kita bukan seperti dulu lagi
Biarlah rasa ini jadi cerita
Yang tersimpan rapi tanpa suara
Jika suatu hari kita bertemu
Cukup senyum tanpa membuka waktu
Karena yang dulu biarlah berlalu
Dan mimpi itu… cukup aku yang tahu