Saturday, 2 May 2026

Lagu - Mimpi Tentangmu Lagi, Karya: Khoirul Taqwim

 

Di bangku lama yang kini jadi kenangan Namamu masih diam di sudut ingatan Tak sengaja hadir dalam tidur malam Membawa rasa yang pernah kupendam Kita dulu hanya dua insan biasa Bertukar tawa tanpa banyak kata Namun hatiku diam-diam berbicara Menyimpan cinta yang tak sempat terucap Kini kau datang lewat mimpi semu Menyapaku seolah tak pernah berlalu Ada tanya yang tak pernah terjawab Tentang kita yang hilang tanpa sebab Mengapa kamu hadir lagi Saat aku mulai pergi Apakah ini hanya mimpi Atau hatiku yang belum berhenti Penasaran ini kian mengganggu Tentang dirimu yang dulu ku rindu Apakah kau baik-baik saja di sana Atau juga pernah ingat tentang kita Aku sadar waktu tak bisa kembali Dan kita bukan seperti dulu lagi Biarlah rasa ini jadi cerita Yang tersimpan rapi tanpa suara Jika suatu hari kita bertemu Cukup senyum tanpa membuka waktu Karena yang dulu biarlah berlalu Dan mimpi itu… cukup aku yang tahu

Lagu - Bukan Karena Aku Tak Pantas, Karya: Khoirul Taqwim

 

Aku berdiri di sisi yang sunyi Melihat dunia tak pernah adil Mereka datang dengan segalanya Aku hanya bawa hati yang tulus Kau memilih jalan yang terang Bersama dia yang penuh harta Aku hanya bisa diam menatap Menelan luka tanpa suara Katanya cinta tak pandang rupa Tak lihat harta dan juga tahta Namun kenyataan berbicara lain Aku tertinggal di belakang cerita Aku bukan tak mampu mencinta Aku hanya belum punya dunia Yang bisa membuatmu yakin Bahwa aku layak untuk dipilih Tapi malam mengajarkanku kuat Bahwa luka bukan akhir cerita Yang pergi bukan berarti salahku Mungkin kita memang tak sama Biarlah aku berjalan perlahan Membawa mimpi yang sederhana Suatu hari kan ada seseorang Yang mencinta tanpa bertanya harta Kini ku tahu nilai diriku Bukan dari apa yang kupunya Jika kau pergi karena dunia Berarti aku pantas yang lebih setia

Lagu - Bangku Sekolah, Luka Pertama, Karya: Khoirul Taqwim



Di bangku sekolah kita pernah tertawa, Membawa buku, pena, dan mimpi sederhana, Tak pernah tahu rasa akan ikut hadir, Diam-diam tumbuh tanpa kita sadar. Di sela waktu dan suara bel berbunyi, Ada tatap yang sulit tuk dimengerti, Cinta datang tanpa pernah diundang, Mengisi hati yang masih bimbang. Kita simpan rasa dalam diam, Tak berani mengungkapkan semua harapan, Hanya senyum yang jadi perantara, Walau hati penuh tanda tanya. Namun tak semua kisah berakhir indah, Ada luka yang perlahan menyapa, Harapan jatuh tanpa arah, Meninggalkan kenangan yang tak biasa. Air mata pernah jadi saksi, Saat hati belajar mengerti, Bahwa cinta tak selalu memiliki, Dan perpisahan adalah bagian dari arti. Kini semua tinggal cerita, Tentang kita di masa yang berbeda, Tawa dan luka jadi satu, Menghias kenangan yang tak berlalu. Bangku sekolah jadi saksi bisu, Tentang cinta pertama yang dulu, Walau perih pernah menyentuh, Namun kenangan itu tetap utuh.

Lagu - Mimpi Tentangmu Lagi, Karya: Khoirul Taqwim

 

Di bangku lama yang kini jadi kenangan Namamu masih diam di sudut ingatan Tak sengaja hadir dalam tidur malam Membawa rasa yang pernah kupendam Kita dulu hanya dua insan biasa Bertukar tawa tanpa banyak kata Namun hatiku diam-diam berbicara Menyimpan cinta yang tak sempat terucap Kini kau datang lewat mimpi semu Menyapaku seolah tak pernah berlalu Ada tanya yang tak pernah terjawab Tentang kita yang hilang tanpa sebab Mengapa kamu hadir lagi Saat aku mulai pergi Apakah ini hanya mimpi Atau hatiku yang belum berhenti Penasaran ini kian mengganggu Tentang dirimu yang dulu ku rindu Apakah kau baik-baik saja di sana Atau juga pernah ingat tentang kita Aku sadar waktu tak bisa kembali Dan kita bukan seperti dulu lagi Biarlah rasa ini jadi cerita Yang tersimpan rapi tanpa suara Jika suatu hari kita bertemu Cukup senyum tanpa membuka waktu Karena yang dulu biarlah berlalu Dan mimpi itu… cukup aku yang tahu

Lagu - Di Balik Kerudung Hijau, Karya: Khoirul Taqwim

 

Kutulis kisah di balik jendela Kerudung hijau ikut bercerita Tentang dia yang diam bersandar Menatap senja yang kian memudar Sepotong kursi jadi saksi Sunyi yang tak pernah pergi Tatapannya jauh menembus waktu Seolah menyimpan rindu yang kelu Oh dia wanita sederhana Namun indahnya tak biasa Dalam diamnya ia bicara Lewat hati yang tak bersuara Kerudung hijau membalut lembut Menyimpan rahasia yang kalut Anggun langkahnya penuh cahaya Seperti mimpi yang jadi nyata Dia bukan sekadar bayangan Dia adalah keindahan Yang Tuhan titipkan diam-diam Di hati yang tak terungkapkan Banyak mata yang terpikat Namun hatinya tetap terjaga kuat Dia hadir bukan untuk dimiliki Namun untuk dikagumi sepenuh hati Dan saat senja benar menghilang Namanya tetap terkenang Kerudung hijau jadi cerita Tentang cinta yang tak pernah bersuara

Lagu - Sedalam Doa yang Tak Terucap, Karya: Khoirul Taqwim

 

Indah namamu di antara tulisan Di lembar maya yang tak bertepi Seperti bintang di gelap malam Menghias sunyi di dalam hati Aku membaca tiap aksaramu Perlahan masuk ke relung jiwa Mata hati pun ikut tertegun Dalam kagum yang tak bersuara Engkau bagai penyair jauh di sana Dari tanah Timur penuh cahaya Merangkai kata jadi doa-doa Menghubungkan hati pada-Nya Tulisanmu seperti ombak tenang Tak riuh tapi terasa dalam Setiap makna yang kau titipkan Menyentuh jiwa paling terdalam Aku di sini masih merenung Menafsir rasa di balik kata Seolah kau kirimkan rindu Lewat huruf yang sederhana Ada cinta yang tak terucap Tersimpan rapi di setiap bait Meski tak pernah saling menyapa Rasa ini terus terjahit Jika suatu saat kita bertemu Di antara doa dan harapan Biarlah tulisan jadi saksi Bahwa rasa ini pernah ada dan dalam

Review: Hotel Rendezvous Singapura


Ketika diberitahu Singapore Tourism Board (STB) bahwa saya akan menginap di Rendezvous Hotel, saya langsung cek website dan review hotel ini di Tripadvisor. Langsung semangat banget melihat foto-foto lobi dan lounge hotel yang nyeni, yang diunggah para pejalan.

Lokasi hotel berbintang empat ini di Bras Basah Rd, di kawasan seni dan sejarah (art and history precinct). Buat pecinta seni dan sejarah, cocok banget kalau memilih hotel ini karena tinggal jalan kaki ke Singapore Art Museum dan National Museum of Singapore. Tapi kalau pun mau ke mana-mana juga dekat kok, tinggal jalan kaki ke stasiun MRT Bras Basah (jalur oranye) atau stasiun MRT Dhoby Ghaut (jalur oranye, ungu dan merah). Halte bis juga ada di depan dan samping hotel. 

Lokasi Hotel Rendezvous. Klik untuk memperbesar.


Saya cek in ke hotel ini setelah capek jalan-jalan seharian di National Gallery Singapore (akan dibuka November 2015) dan Orchard Road (tahu dong buat apa ke sini :p). Untungnya pelayanan mereka cepat dan ramah, jadi capeknya langsung ilang. Pada awalnya saya mendapat kamar twin (dua kasur single) karena kamar double bed tidak tersedia. Tapi esoknya kamar saya bisa diganti yang baru, dengan koper saya sudah nongkrong manis di kamar.

Kamarnya sangat bersih dan rapi, dengan interior minimalis yang saya suka. Kasur dan bantalnya empuk dan nyaman. AC-nya pas, bisa diganti-ganti sesuka hati. Ada TV kabel dengan banyak saluran termasuk TVRI (bahasa Indonesia dong). Sayangnya nggak ada saluran anak-anak seperti Nickelodeon atau Disney channel. Tapi... koneksi internetnya cukup cepat, termasuk di dalam kamar. Wifi-nya gratis dong. Jadi anak-anak tetap bisa streaming apapun yang mereka suka di hp atau tablet.

Di kamar standar ada mini bar alias kulkas mini berisi minuman dan camilan, juga disediakan ketel listrik pemanas air untuk membuat kopi dan teh. Kopinya nescafe, tehnya lipton, standar lah. Oh ya, buat teman-teman yang belum pernah nginep di hotel, minuman dan camilan yang ada di kulkas mini ini nggak gratis ya. Kalau kalian ngambil, nanti akan ditagih ketika cek out. Tapi biasanya ada dua botol air mineral gratis, pilih yang ada tulisannya: with compliment. Kalau ragu air ini bayar apa gratis, cek di daftar harga mini bar, kalau tidak tertera harganya di situ berarti gratis. 

Toilet dan kamar mandi hotel ini cukup luas dan bersih, meski tidak ada bath tubnya. Pancuran air panasnya manteb banget, membuat saya rajin mandi dan betah berlama-lama di sini. Apalagi sabun mandi dan shampoonya enak banget baunya. Semua langsung saya angkut ke tas begitu cek out :p *Emak-Emak nggak mau rugi*

Sayang banget ya saya cuma tidur sendirian di kamar sebagus ini, hiks.



Pagi hari kedua di Singapura, saya punya kesempatan berenang di kolam renang yang bergaya Bali. Pantesan kok merasa seperti di rumah :) Kolam renangnya sepi, cuma saya sendiri yang berenang sepagi itu, jadi enak banget seperti punya kolam pribadi. Selain kolam renang, ada juga kolam jacuzzi di sebelahnya, tapi saya nggak coba. Di level yang sama juga ada gym. Sebenarnya saya sudah berencana untuk nyobain gym, sudah bawa kostum olahraga, etapi malah lupa bawa sepatu! Terlalu kepedean packing tanpa list. Hari berikutnya pengen berenang lagi sudah nggak sanggup karena kecapekan jalan-jalan di Sentosa Island.



Buffet sarapan yang disediakan hotel ini cukup lengkap, dengan menu Western dan Asia. Mumpung bisa sarapan gratis di hotel, saya makan dua piring dong, hehehe. Tapi karena di rumah sudah biasa minum jus sayuran untuk sarapan pagi, saya pilihnya juga makanan yang sehat-sehat saja. Roti gandum utuh panggang, omelet dengan jamur dan paprika dan salad sayuran. Nggak ketinggalan buah potongnya. Menu vegetarian ini jelas sehat dan halal. Tapi kalau mau menu yang berat-berat bisa coba nasi lemak, bubur ikan dan dimsum.

Yang saya senang, di restoran hotel ini ada mesin kopi untuk membuat espresso atau latte. Lumayanlah, lebih enak daripada kopi sachet di kamar :D Di hari terakhir, saya tidak sempat sarapan di hotel karena mengejar penerbangan pagi. Pelayan hotel membungkuskan saya beberapa pastry dan sebotol jus jeruk. Alhamdulillah bisa buat sarapan sebelum boarding di Changi. Croissant-nya enak, yum!

"Make me one with everything, please."

Tahun 2015 ini Singapura merayakan HUT Emas atau Golden Jubilee. Banyak sekali promo hotel atau belanja yang ditawarkan untuk memperingati #SG50. Untuk hotel Rendezvous ini ada promo menginap 2 malam, gratis malam ketiga. Lumayan banget kan bisa menghemat anggaran penginapan. Selain itu juga ada promo Great Singapore Sale yang bisa dicek di website mereka. Hotel Rendezvous ini termasuk dalam grup Far East Hospitality yang juga memiliki Hotel Village di Bugis yang populer untuk pengunjung dari Indonesia.

Jangan lupa, sebelum ke Singapura, cek website resmi Badan Pariwisata Singapura di sini (ada bahasa Indonesianya juga), untuk melihat-lihat program promo dan diskon penginapan dan belanja.

~ The Emak


Disclaimer:
This trip was paid by Singapore Tourism Board.  
But all opinions expressed by me are 100% authentic and written in my own words.