Showing posts with label Budaya Hidup Sehat. Show all posts
Showing posts with label Budaya Hidup Sehat. Show all posts

Tuesday, 24 March 2015

14 Kebiasaan Buruk Yang Merugikan Kesehatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Setiap orang menginginkan sehat sampai akhir hayat. Namun tidak semua orang bisa mendapatkannya. Kebiasaan yang kita lakukan sekarang sangat berpengaruh untuk kehidupan kita saat ini dan saat yang akan datang. Sebaiknya mulai membiasakan hidup sehat dari sekarang dan menghindari kebiasaan buruk yang dapat merugikan kesehatan kita. Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat merugikan kesehatan terutama kesehatan pribadi. Berikut ini adalah 14 kebiasaan buruk yang dapat merugikan kesehatan kita. Ke-14 kebiasaan buruk yang dapat merugikan kesehatan antara lain:

1. Merokok

Merokok dapat merugikan kesehatan, karena merokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Merokok berbahaya bagi jantung, Dapat mencemari darah dengan zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok. Merokok dapat menyebabkan serangan jantung, paru-paru, impotensi, gangguan kehamilan dan janin.

2. Kurang tidur

Tidak cukup tidur dapat menyebabkan masalah gangguan kesehatan, seperti konsentrasi menuru, Mata perih dan terasa capek, tidak enak makan, berat badan menuru, depresi, pengaruh kesehatan kulit, dan menurunkan gairah seksual.

3. Mengkonsumsi alcohol

Kelebihan alcohol di dalam tubuh dapat mengakibatkan resiko yang lebih besar dari pada tekanan darah tinggi. Alkohol yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan gagal ginjal dan jantung, kadar lemak yang tinggi dalam darah, Dan dapat menyebabkan kalori ekstra tinggi yang dapat menyebabkan peningkatan beratbadan yang tidak sehat.

4. Malas Berolahraga

Aktivitas olahraga 20-40 menit setiap hari atau seminggu dua kali dapat meningkatkan kesehatan untuk saat sekarang dan untuk jangka panjang

5. Bekerja Ketika Sedang sakit

Memaksakan diri bekerja ketika sedang sakit selain memperburuk kesehatan juga hasilnya kurang produktif.

6. Makan dengan berlebihan

Makan berlebihan dapat menyebabkan obesitas. Orang yang mengalami obesitas beresiko terhadap penyakit kolestrol dan penyakit jantung

7. Minum Minuman Berkarbonasi

Minuman bersoda memiliki gizi yang sangat sedikit, Kebiasaan minum-minuman berkarbonasi sejak usia muda atau anak-anak dapat dapat menyebabkan masalah gangguan pencernaan atau ulkus lambung

8. Stress dan depresi

Stress dan depresi dan kecemasan yang berlebihan dapat memicu tererang penyakit jantung.

9. Tidur mendengkur

Tidur mendengkur pertanda ada masalah dengan pernapasan. Tidur mendengkur banyak dialami oleh orang yang menderita gangguan obesitas. Mendengkur dapat menyebabkan tekanan darah melambung tinggi.

10. Terlalu tegang dan kurang bisa bersantai.

Kebiasaan terlalu tegang menghadapi masalah dapat mengakibatkan seseorang mengalami stress dan depresi. Berantai merupakan salah satu kenikmatan hidup. Waktu santai sejenak dapat meningkatkan motivasi yang tinggi.

11. Tidak percaya diri

Tidak percaya diri dapat mengakibatkan hubungan yang buruk antar sesama teman. Terlalu rendah diri dapat mengakibatkan proe penyembuhan terhadap diri menjadi terhambat.

12. Mengabaikan Rasa Sakit

Ini sering dilakukan oleh orang-orang yang suka bekerja keras. Ibu-ibu yang mengasuh anaknya. Tanggung jawab untuk membersihkan rumah jika belum beres biasanya sampai mengabaikan rasa sakit. Orang-orang yang dituntut untuk menyelesaikan pekerjaanya juga sering mengabaikan rasa sakit. Ini dapat menyebabkan kesehatan menjadi lebih buruk dan lebih sering pergi ke dokter.

13. Berlama-lama di depan TV di depan komputer

Duduk di depan TV selama berjam-jam dapat meningkatkan tensi darah. Terutama jika tidak diimbangi dengan berolahraga secara teratur. Dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan mengganggu kesehatan jantung.

14. Memiliki Teman Dengan Kebiasaan Buruk.

Dalam memilih teman hendaknya selektif. Teman yang memiliki kebiasaan buruk dapat mempengaruhi seseorang untuk melakukan kebisaan buruk yang sama. Agar tidak terpengaruh dengan kebiasaan buruk dilingkungan kita hendaknya pandai menjaga diri dari pengaruh kebiasaan buruk teman dan lingkungan.
Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 19 March 2015

PENGARUH ZAT NARKOTIKA TERHADAP SISTEM SYARAF

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pengaruh narkotika secara umum terlihat pada kondisi fisik dan kepribadian seseorang yang memakainya. Pengaruh narkotika terhadap sistem syaraf seseorang terutama menyerang pada bagian otak. Pengaruhnya terhadap tubuh adalah hilangnya sistem koordinasi tubuh, Tubuh mudah gemetar atau disebut juga getaran tremor tubuh, Menghilangkan rasa nyeri, menimbulkan rasa santai dan nyaman, menghilangkan rasa kekhawtiran, mengurangi penat dan lapar, menimbulkan halusinasi, dan keberanian yang lebih tanpa perhitungan akal sehat. 

Pengaruh yang lain adalah otak sulit digunakan untuk berpikir dan konsentrasi, nafsu makan menurun, memiliki rasa gembira yang berlebihan, denyut jantung cepat, Pupil mata melebar, Tekanan darah meningkat, berkeringat atau merasa dingin, sering mual atau muntah. Gangguan detak jantung, perdarahan otak, Hiperpireksia atau syok pada pembuluh darah jantung yang berakibat meninggal.

Secara rinci macam-macam zat narkotika yang berpengaruh terhadap sistem syaraf manusia adalah;

1. Depresan

Obat-obatan yang termasuk dalam kelompok ini menekan kerja sistem syaraf. Zat yang terkandung dalam depresan dapat menghilangkan rasa nyeri, menimbulkan rasa nyaman, menimbulkan rasa santai, menenangkan. Zat ini dapat menimbulkan ketagihan. Depresan terdapat pada Alkohol, opium, heroin, kodein, nikotin.

2. Stimulan

zat narkotika yang dapat menimbulkan stimulan terdapat pada kokai, aphetamine, nikotin, dan kaffein. Pengaruhnya terhadap sistem syaraf manusia adalah menimbulkan rasa riang, mengurangi penat dan lapar, mengilangkan rasa ngantuk sehingga mampu tidak tidur selama berhari-hari. Akibatnya tubuh akan kurus dan jika tidur juga dapat lama sekali. Sehingga tidak adalagi keteraturan waktu.

3. Halusinogen

Bentuk-bentuk narkotika yang mengandung zat halusinogen antara lain Mariuna, ganja, meskalin, dan LSD. Pengaruhnya terhadap sistem syaraf manusia adalah merasakan halusinasi atau merasa berada di dunia lain, penglihatan yang menyimpan, dan mempunyai keberanian yang berlebih tanpa adanya perhitungan dan kekhawatiran. 

4. Sedatif

Zat narkotika yang terkandung dalam sedatif mengakibatkan menurunnya aktivitas normal otak. penggunaan sedatif ini berefek sebagai obat penenang. Zat sedatif terkandung dalam obat Valium.

5. Painkiler

Zat yang terkandung dalam painkiler  dapat menahan rasa nyeri karena menekan bagian otak yang mengatur pusat rasa sakit. Zat ini terdapat pada Heroin.

Penggunaan zat-zat tersebut secara berlebihan dapat menimbulkan adiksi fisiologis (ketergantungan secara fisik). Selain efek itu, ada beberapa efek dari penggunaan zat-zat tersebut terhadap sistem saraf, yakni sebagai berikut.
  1. Gangguan pada koordinasi Saraf tubuh. Di dalam tubuh pecandu kekurangan dopamin karena obat menyebabkan tidak dihasilkannya Dopamin. Dopamin adalah zat kimia yang berfungsi sebagai neurotransmitter di dalam otak. Jika kekurangan Dopamin, maka akan terjadi gangguan pada sinap, sehingga impuls saraf tidak merambat ke neuron berikutnya. Gangguan syaraf tubuh dapat menyebabkan getaran tremor pada anggota tubuh. 
  2. Gangguan saraf sensorik. Obat ini dapat menimbulkan rasa kebas, penglihatan buram hingga bisa menyebabkan kebutaan. Kasus kebutaan karena Narkoba.
  3. Gangguan saraf otonom. Gangguan ini menyebabkan gerakan yang tidak dikehendaki melalui gerak motorik. Sehingga orang yang dalam keadaan mabuk bisa melakukan apa saja di luar kesadarannya.
  4. Gangguan saraf motorik. Gerakan tanpa koordinasi dengan sistem motoriknya, seperti jika sedang krakaw saraf motoriknya tidak bisa diatur, jadi bergerak sendiri, dengan bergerak itu pengaruh obatnya hilang, jika sudah hilang, nanti gerakan itu akan berhenti. 
  5. Gangguan saraf vegetatif. Terkait bahasa yang keluar. Bahasa yang keluar di luar kesadaran, ngawur, biasanya juga disertai gaya bicara yang pelo.
  6. Pengaruh lain. Berikut beberapa pengaruh lain dari adanya obat-obatan di dalam tubuh manusia terhadap sistem saraf :
  • timbul rasa takut
  • kurang percaya diri jika tidak menggunakannya
  • gangguan memori
  • Hilangnya Kendali Otot gerak dan Denyut jantung lemah
  • Kerusakan pada alat respirasi, terganggunya sistem peredaran darah, timbul keram perut dan tubuh gemetar.
  • Hilangnya nafsu makan, sehingga biasanya pecandu narkoba kurus kering
  • Kerusakan dan pengerasan sel-sel hati (serosis hepatis) terutama bagi pecandu minuman alkohol
  • Overdosis bisa menyebabkan kematian.
Menyembuhkan para pencandu diperlukan terapi yang tepat dengan mengurangi konsumsi obat-obatan sedikit demi sedikit di bawah pengawasan dokter diperlukan dukungan moral dari keluarga serta lingkungannya yang diiringi oleh tekad si pemakai untuk segera sembuh. Hal yang paling penting adalah ditumbuhkannya nilai agama dalam diri si pemakai.

Dalam usaha penanggulangan penyalahgunaan narkotika, pemerintah juga sudah mengambil langkah-langkah konkrit seperti membentuk BNN (badan narkotika nasional) yang menangani penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Indonesia. Sudah banyak para pengedar yang tertangkap, bahkan hukuman yang berat sudah dijatuhkan, namun toh masih banyak pengedar yang tidak merasa jera. Hal ini merupakan keprihatinan kita bersama. Karena Narkotika adalah barang haram yang dapat merusak generasi muda kita yang akhirnya dapat melemahkan bangsa kita. Mari kita dukung pemberantasan narkoba demi kelangsungan hidup bangsa kita. 

Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 17 February 2015

Sejarah Palang Merah Remaja (PMR)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Palang Merah Remaja ( PMR) adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI yang usianya antara 17 sampai 21 tahun, yang selanjutnya disebut PMR. Organisasi PMR berada di sekolah-sekolah SMU atau yang sederajat di seluruh Indonesia. Kini PMR dalam sumbangsihnya di bidang kemanusiaan menjadi slah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

Sejarah Palang Merah Remaja (PMR)

Gagasan membentuk Palang Merah Remaja (PMR) dicetuskan pada konggres PMI di Jakarta tanggal 25 - 27 Januari 1950. Kemudian pada tanggal 1 Maret 1950 dibentuklah Palang Merah Pemuda atau disingkat PMP yang di ketuai oleh Siti Dasimah. Saat itu ada 15 cabang PMI yang memiliki sekitar 2100 anggota dari PMP. Ini merupakan perwujudan dan keputusan dari liga perhimpunan palang merah dan bulan sabit merah. 

Terbentuknya Palang Merah Remaja dilatar belakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914 – 1918) pada waktu itu Austria sedang mengalami peperangan. Karena Palang Merah Austria kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, maka dikerahkanlah anak-anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas – tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas, menggulung pembalut, dan sebagainya. Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut Palang Merah Remaja.

Pada tahun 1919  siding Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional memutuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu bagian dari perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh Negara-negara lain. Dan pada tahun 1960, dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.

Di Indonesia pada Kongres PMI ke-IV tepatnya bulan Januari 1950 di Jakarta, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman. Pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia. Sebelumnya pada awal pendirian bernama Palang Merah Pemuda (PMP) kemudian menjadi Palang Merah Remaja (PMR).

Kini PMR sudah ada dihampir setiap sekolah di seluruh Indonesia. Keberadaanya sudah menjadi salah satu unit kegiatan siswa yang mendapat bimbingan dari para guru dan anggota PMI. Kegiatannya sudah menjadi salah satu bagian dari pendidikan. membina anak-anak remaja sekolah agar mempunyai kepedulian terhadap sesama manusia, apalagi yang sedang dilanda bencana atau musibah. Serta menjunjung tinggi hak- hak asasi manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Mengenal Palang Merah Remaja (PMR)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Palang Merah Remaja (PMR) adalah bagian dari Palang Merah Indonesia (PMI). Palang merah remaja disebut juga dengan Remaja Palang Merah Indonesia tingkat wira. Organisasi PMR ada di sekolah tingkat SMU. PMR adalah termasuk anggota PMI tingkat Wira. Usianya antara 17 – 21 tahun atau setaraf dengan anak SMU. Anggota PMR Wira dididik untuk menjadi insane yang berguna bagi sesame manusia, Membantu tugas kepalangmerahan dan menjadi kader yang diharapkan dimasa mendatang menjadi anggota palang merah yang baik.

Pendidikan palang merah remaja disesuaikan dengan kondisi dimana dia menjadi anggota pelajar di sekolah. Artinya dia mengikuti pendidikan kepalangmerahan namun jangan sampai mengganggu tugasnya untuk mengikuti setiap pelajaran yang ada di sekolahnya.

Pendidikan palangmerah yang ditanamkan pada anggota PMR adalah jadilah anggota yang tangguh dalam mengemban tugas-tugas kemanusiaan. Secara garis besar ada lima pendidikan yang ditanamkan pada PMR wira, yaitu:
  1. Sadar sesungguhnya umat manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dilahirkan ke dunia pada hakikatnya mempunyai derajat dan kewajiban yang sama
  2. Sadar bahwa palang merah remaja kelak akan menjadi pewaris cita-cita kemanusiaan yang luhur dan murni yang dilandasi pada rasa taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Patuh pada orang tua, guru, dan pembinanya.
  4. Ramah tamah dan bersahabat baik dalam hubungan nasional dan internasional
  5. PMR dalam melaksanakan tugasnya tidak mengenal pamrih atau imbalan jasa. Namun didorong oleh budi pekerti yang luhur.
Memegang teguh prinsip-prinsip palang merah dan bulan sabit merah internasional:
  1. Kemanusiaan
  2. Kesamaan
  3. Kenetralan
  4. Kemandirian
  5. Kesukarelaan
  6. Kesatuan 
  7. kesemestaan
Organisasi PMR di sekolah biasanya berada di bawah binaan organisasi siswa intra sekolah (OSIS). yang bekerja sama dengan UKS. PMR berada di bawah bimbingan guru di sekolah. Kegiatannya yang dilakukan adalah kegiatan berbakti kepada masyarakat. Mempertinggi ketrampilan dan memelihara kebersihan dan kesehatan, dan memelihara persahabatan nasional dan internasional. Ketrampilan yang diajarkan pada anggota PMI diantaranya adalah ketrampilan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK), dan ketrampilan penyelamatan baik di darat maupun di air.

Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 19 January 2015

10 Tips Memelihara Kesehatan Dan Daya Tahan Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Kesehatan adalah nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa yang tidak ternilai harganya. Sering kita tidak menyadari nikmatnya sehat pada saat tubuh kita sedang sehat tak kurang suatu apapun. Pada saat sakit barulah kita sadar bagaimana nikmatnya kesehatan itu. Sebagai rasa syukur atas kesehatan yang kita miliki, marilah kita menjaga kesehatan dengan cara membiasakan budaya hidup sehat.  Kita tahu bahwa tindakan preventif lebih baik dari pada kuratif. Yang artinya menjaga kesehatan adalah lebih baik dari mengobati.

Berikut ini adalah beberapa tips menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit:

  1. Membiasakan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan tubuh, kebersihan lingkungan, dan kebersihan makanan.
  2. Membiasakan mencuci tangan sebelum makan.
  3. Membiasakan pola makan dengan gizi seimbang
  4. Rutin berolahraga  kebugaran jasmani 2-3 kali dalam satu minggu
  5. Istirahat yang cukup
  6. Makanlah dengan porsi yang wajar jangan berlebihan. Di khawatirkan badan anda akan mengalami kegemukan dan riskan terkena penyakit yang terkait dengan kegemukan atau obesitas.
  7. Penuhi makanan yang berserat setiap harinya. Makanan yang berserat yaitu apel, wortel maupun kacang-kacangan. Fungsi makanan berserat ini yaitu menjaga tubuh dari serangan bakteri.
  8. Penuhi kebutuhan vitamin tubuh kita, terutama Vitamin D. Karena vitamin D ini berfungsi untuk menstimulus sel imun untuk menghalau virus dan bakteri. Vitamin D dapat ditemukan pada sinar matahari, telur, hati dan ikan.
  9. Minum air putih 8 gelas perhari untuk menjaga stabilitas cairan tubuh
  10. Berpikir Positif. Di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang tenang dan sehat juga. Maka usahakan selalu berpikiran positif terhadap segala masalah yang menerpa kita. 

Itulah 10 tips untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap datangnya penyakit.

Kesehatan adalah sesuatu yang mahal, Namun untuk memelihara kesehatan tidaklah harus dilakukan dengan sesuatu yang mahal. Misalnya dengan rajin berolahraga setiap pagi, sering melakukan jogging. Meski kelihatan sepele namun pengaruhnya sangat besar terhadap kesehatan tubuh kita.  

Kesehatan adalah nikmat dari Tuhan Yang Maha Esa yang tidak ternilai harganya 10 Tips Memelihara Kesehatan Dan Daya Tahan Tubuh



Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sunday, 23 November 2014

Penggolongan Jenis Narkoba

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Penggolongan jenis narkoba telah diatur pada undang-undang  no. 5 tahun 1997 tentang psikotropika  dan undang-undang no 35 tahun 2009 narkotika sebagai landasan hukum  yang mengatur pembuatan, peredaran, dan penggolongan narkoba dan sejenisnya. Inilah penggolongan narkoba menurut peraturan perundang-undangan pemerintah Indonesia.

1. Narkotika, 

Adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Penggolongan jenis narkoba telah diatur pada undang Penggolongan Jenis Narkoba


Menurut UU No. 5 Tahun 2009 menggolongkan narkotika menurut potensi yang menyebabkan ketergantungan:

1. Narkotika golongan I: Berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan. Tidak dipergunakan untuk therapi atau pengobatan. Contoh: Heroin, Kokain, dan Ganja.

2. Narkotiika Golongan II: Berpotensin tuinggi menyebabkan ketergantungan. Digunakan untuk therapi pilihan terakhir. contoh: Contoh Morfin, Petidin, dan Metadon.

3. Narkotika golongan III: Berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam therapi. Contoh Codein

2. Psikotropika,

Zaitu zat atau obat baik alami maupun semi alami bukan narkotika berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat. Dan menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan prilaku. Psikotropika dibagi menurut potensi yang dapat menyebabkan ketergantungan:

1. Psikotropika golongan I: Berpotensi sangat kuat menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam theraoi. Contoh: Ekstasi (MDMA), LSD, STP.

2. Psikotropika golongan II: Berpotensi kuat menyebabkan ketergantungan, digunakan untuk therapi, namun sangat terbatas. Contoh: Amfetamin, metamfetamin (sabu), fensiklidin, dan retilan.

3. Psikotropika golongan III: Berpotensi Sedang dalam hal memyebabkan ketergantungan
dan sangatb luas dalam penggunaan untuk therapi. Contoh: Pentobarbital, dan flunitrazepam.

4. Psikotropika golongan IV: Berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan sangat luas penggunaanya untuk pengobatan. Contoh : Diazepam, klobazam, fenobarbi barbital.

3. Zat Psikoaktif Lainnya

Yaitu zat bahan lain yang bukan narkotika atau psikotropika lainnya. Namun berpengaruh pada sistem kerja otak, dan tidak tercantum dalam peraturan tentang perundang-undangan tentang narkotika dan psikototropika. Zat psikoaktif yang sering di salah gunakan adalah:

1. Alkohol,  yang terdapat pada berbagiai jenis minumann keras

2. Inhalalansia/solven, yaitu gas atau zat yang mudah menguap, yang terdapat pada berbagai keperluan pabrik, kantor dan rumah tangga.

3. Nikotin, Yaitu terdapat pada tembakau

4. Kafein, yaitu terdapat pada kopi, minuman berenergi, dan obat sakit kepala tertentu.

itulah penggolongan narkoba menurut peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh pemerintah. Namun obat-obatan yang mempunyai efek ketergantungan yang lain dan dapat merusak mental atau akal seseorang yang dapat digolongkan narkoba dan juga dilarang oleh pemerintah.




Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Alasan Penyalahgunaan Narkoba

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Ada beberapa alasan seseorang melakukan penyalahgunaan narkoba, diantaranya adalah untuk mengatasi stress, untuk bersenang-senang, dan untuk bersosialisasi dengan teman yang lain. Biasanya seseorang mulai mencoba narkoba karena ditawari oleh teman-temannya yang sudah mengkonsumsi narkoba duluan. Karena tidak ingin mengecewakan teman yang telah menawari, maka dia mau menerima tawaran itu. Disinilah seseorang mulai terjerat pada penyalahgunaan narkoba. Ada juga seseorang yang mengkonsumsi narkoba karena keingintahuan saja. Namun ini juga menjadi awal seseorang mengalami kecanduan pada narkoba.
Ada beberapa alasan seseorang melakukan penyalahgunaan narkoba Alasan Penyalahgunaan Narkoba

Penyalahgunaan narkoba juga mengakibatkan rusaknya organ tubuh, seperti hati, jantung, syaraf, mata, kulit, dan organ tubuh yang lainnya. Penyalahgunaan narkoba juga dapat menyebabkan penyakit yang sulit di sembuhkan, misalnya seperti kanker, paru-paru, HIV/ AIDS, hepatitis, dan penyakit jiwa.

Penyalahgunaan narkoba paling berbahaya jika terjadi pada kaum muda. Meski pemerintah sudah melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba dengan hukuman yang berat. namun penyalahgunaan narkoba masih marak di mana-mana. Banyak orang yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba hampir terjadi di semua kalangan, orang tua, kaum muda, dan anak-anak Masa remaja adalah masa yang paling rentan dengan penyalahgunaan narkoba.
Makia dari itu perlu mendapat informasi, bimbingan, dan tempat konsultasi menenai bimbingan.
Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 22 November 2014

Pengertian Narkoba

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Istilah narkoba tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita. Narkoba sudah identiik dengan obat-obatan terlarang. Dan memang narkoba adalah barang yang di larang untuk beredar dan di salahgunakan karena dapat merusak mental dan fisik kaum seseorang terutama kaum remaja sebagai kader-kader bangsa.

Istilah narkoba sering di artikan sebagai narkotika dan obat-obatan berbahaya. Istilah tersebut biasa digunakan oleh  penegak hukum dan masyarakat pada umumnya. Namun sebenarnya narkoba punya pengertian yaitu narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Narkotika dan psikotropika sebenarnya adalah bahan-bahan yang digunakan dalam dunia medis yaitu untuk keperluan kedokteran. Misalnya untuk keperluan pembiusan sebelum melakukan operasi bedah. Selain itu narkotika dan psikotropika juga digunakan untuk mengobati penyakit stres dan gangguan jiwa lainnya. Namun penggunaanya harus dengan cara yang benar atau dengan petunjuk dokter.

Semua jenis zat yang termasuk narkoba dapat meningkatkan kerja otak. atau dapat juga digunakan untuk menghambat kerja otak, dan juga dapat menimbulkan daya hayal yang tinggi. Narkoba, napza adalah jenis obat-obatan yang jika di minum, di hisap, atau di telan, atau disuntikkan, dapat berpengaruh terhadap kerja otak dan dapat menyebabkan ketergantungan. akibatnya, kerja otak dan fungsi organ vital tubuh yang lain, seperti jantung, peredaran darah, pernapasan akan mengalami perubahan. Misalnya meningkat atau menurun.

Narkoba akan sangat berbahaya bila penggunaanya tidak sesuai dengan aturan medis. Penggunaanya telah diarur dalam undang-undang. Dan barang siapa menggunakan dan mengedarkannya diluar ketentuan hukum, dikenai sangsi pidana dan denda.Aedapu Napza (yaitu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya) adalah istilah kedokteran yang difokuskan pada pengaruh ketergantungan. Namun obat-obatan selain yang tersebut di atas tetapi dapat menyebabkan ketergantungan juga dapat dikategorikan sebagai napza.
Sumber https://www.olahragakesehatanjasmani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.