Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Sunday, 9 June 2024

Peta Politik: Jika Santri Abangan Bersatu dengan Santri Puritan

 



Dalam dunia politik Indonesia, isu agama seringkali menjadi topik yang sensitif dan kontroversial. Salah satu hal yang sering dibicarakan adalah perbedaan antara santri abangan dan santri puritan. Santri abangan umumnya dikenal sebagai muslim yang tidak begitu taat dalam menjalankan ajaran agama Islam secara tekstual, tetapi lebih cenderung ke nilai-nilai agama Islam secara kontekstual. 


Sedangkan santri puritan adalah mereka yang sangat konservatif dan taat dalam menjalankan ajaran agama. Namun, apa yang akan terjadi jika kedua kelompok ini bersatu dalam politik?


Pertama-tama, kita perlu memahami bahwa kedua kelompok ini memiliki keyakinan dan pandangan yang berbeda dalam hal agama. Santri abangan mungkin lebih condong ke arah moderat dan lebih terbuka terhadap ide-ide baru, sedangkan santri puritan lebih cenderung konservatif dan memegang teguh nilai-nilai tradisional. Namun, jika kedua kelompok ini dapat bersatu, hal ini bisa menjadi kekuatan politik yang besar.


Salah satu potensi kolaborasi antara santri abangan dan santri puritan dalam politik adalah peningkatan representasi kaum muslim dalam arena politik. Dengan bersatu, kedua kelompok ini dapat membentuk koalisi yang kuat dan memperjuangkan kepentingan umat Islam secara bersama-sama. Hal ini dapat memperkuat posisi politik kaum muslim dan memberikan suara yang lebih vokal dalam pembuatan kebijakan.


Selain itu, kolaborasi antara santri abangan dan santri puritan juga dapat membantu memperkuat persatuan dalam masyarakat. Dengan saling menghargai perbedaan dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama, kedua kelompok ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia dalam hal membangun toleransi dan kerjasama lintas agama. Hal ini akan membuka ruang bagi dialog dan kesepahaman antar berbagai kelompok agama dan suku di Indonesia.


Namun, tentu saja ada juga potensi konflik yang bisa muncul jika kedua kelompok ini bersatu dalam politik. Perbedaan keyakinan dan pandangan antara santri abangan dan santri puritan dapat menjadi hambatan dalam mencapai kesepakatan bersama. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi dan dialog yang baik antara kedua kelompok ini untuk mencapai titik temu yang saling menguntungkan.


Dalam kesimpulan, potensi kolaborasi antara santri abangan dan santri puritan dalam politik merupakan hal yang menarik untuk dieksplorasi. Dengan kerjasama yang baik, kedua kelompok ini dapat membentuk kekuatan politik yang besar dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa pentingnya membangun dialog dan toleransi antar kelompok agama untuk mencapai kesuksesan bersama.

Wednesday, 8 October 2014

Pertarungan Politik Sesama Umat Islam


by: Khoirul Taqwim


Politik Islam selalu mewarnai perkembangan bangsa Indonesia, mulai dari Islam yang bercorak tradisionalis sampai Islam bercorak militansi. Semua tak lepas dari tarik-ulur kepentingan dalam perpolitikan.

Kemunculan politik Islam tak lepas dari sebuah sejarah panjang dinegara republik Indonesia. Sehingga memunculkan berbagai perkembangan tentang wajah ke-Islaman di Indonesia dalam perjalanannya. Dan yang paling kental pertarungan politik sesama umat Islam, mulai dari umat Islam yang lebih mengedepankan pandangan dari adat-istiadat, hingga umat Islam yang menolak ajaran adat-istiadat yang bercampur dengan ajaran kemurnian Islam, tetapi dalam perjalanan perpolitikkannya, kedua paham ini mengklaim, bahwa: ajarannya tak lepas dari pokok substansi ajaran Islam itu sendiri.

Pergolakan politik sesama umat Islam dari arus bawah membawa implikasi sampai ditingkat para pemimpin umat Islam. Bahkan pertarungannya hingga mencapai gedung legislatif, ternyata semua tak lepas dari akar arus bawah sampai puncak pertarungan politik Islam dinegeri Indonesia.


Sebenarnya, akar permasalahan pertarungan politik Islam tak lepas dari sebuah permasalahan kekuasaaan, tetapi pertarungan ini mengarah menuju pertarungan Islam yang masih kental dengan tradisi Islam melawan Islam yang menganggap segala sesuatu tentang berbau tradisi Islam harus dikembalikan pada habitatnya Islam itu sendiri.

Kalau kedua ajaran Islam ini sudah saling menyadari, bahwa: keduanya tidak akan mencapai titik temu dalam pemahaman tentang ke-Islaman. Maka sudah seharusnya keduanya saling menghargai dan mengedepankan "Bhinneka Tungga Ika" ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pertarungan politik Islam yang bersifat saling mencari pembenaran diri, sudah seharusnya diakhiri ditengah-tengah kehidupan masyarakat umat Islam, supaya sesama umat Islam dapat bersatu dalam mengarungi bahtera keagamaan. Namun, kalau terjadi kegagalan dalam pemahaman yang saling menyejukkan ditengah-tengah kehidupan masyarakat sesama umat Islam. Maka yang terjadi akan ada sebuah tontonan kegaduhan perpolitikan sesama umat Islam itu sendiri. Sehingga supaya terdapat alur terciptanya perdamaian dan ketenteraman, semua tak lepas dari umat Islam itu sendiri dalam menyikapi sebuah perbedaan dalam  pemahaman ajaran agama Islam itu secara kaffah.

"Taat dan patuhlah kepada Allah dan Rasulnya, dan janganlah saling berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gagal, dan hilang kekuatanmu serta bersabarlah. Sungguh Allah berada dipihak orang yang sabar". (Q.S. Al Anfal  [8]: 46). 

Semoga Allah SWT selalu memberi limpahan rahmat dan berkah kepada kita semua, Amin.....