Showing posts with label Lari. Show all posts
Showing posts with label Lari. Show all posts

Sunday, 13 March 2016

Pola Latihan Lari Estafet

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Seorang Atlet Lari estafet membutuhkan teknik dan taktik yang digunakan dalam setiap perl Pola Latihan Lari Estafet
Seorang Atlet Lari estafet membutuhkan teknik dan taktik yang digunakan dalam setiap perlombaan. Namun hal itu saja tidaklah cukup, dibutuhkan keadaan kondisi fisik yang baik untuk daya tahan, kecepatan dan kelincahan. Di bawah ini akan di jelaskan beberapa pola latihan untuk membangun dan menunjang atlet dalam cabang olahraga estafet. Untuk melatih para atlet dijelaskan dalam lima pos, berikut ini sajian lengkapnya....


Pos 1

DIperlukana penempatan banyak orang dalam latihan ini, menggunakan roket mainan dan tongkat estafet. Pertama, kita menempatkan lima orang yang berada di tengah menjadi titik  pusat dari permainan dan sisanya menjadi pagar yang membentuk lingkaran untuk di datangi oleh lima orang tersebut untuk mencari roket dan tongkat estafet. Yang menjadi pagar menghadap belakang dari titik pusat. Di tengah permainan ada instruksi yang akan memberi aba-aba mengambil antara roket atau estafet dari teman yang menjadi pagar. Yang berada di tengah akan menghampiri teman yang membawa roket atau estafet sesuai yang di intruksikan dan kembali ke tengah

Tujuan:
  • Melatih kecepatan reaksi.
  • Melatih kecepatan berlari.
  • Melatih kelincahan.
  • Pembelajaran teknik memberi dan menerima tongkat.
Manfaat:
  • Untuk melatih kecepatan reaksi pemain.
  • Untuk melatih kecepatan.
  • Untuk melatih kelincahan dalam berlari.
  • Untuk melatih teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dengan benar.

Pos 2

Dalam Pos ini di bagi menjadi tiga kelompok atau regu. Dalam masing-masing kelompok membutuhkan kekompakan untuk menyelesaikan permainan ini. Masing-masing kelompok berbaris menjadi satu barisan berbanjar, orang pertama yang terdepan membawa tongkat estafet. Setelah di beri aba-aba mulai, pelari pertama berlari menuju kun didepan dan berputar balik, kemudian berlari menuju ke dibelakang dan berputar balik. Lalu tongkat diberikan pada pelari kedua. Dan seterusnya sampai pelari terakhir. Ketiga regu di jalankan secara bersama-sama dan yang tercepat adalah pemenang dari permainan ini.

Tujuan:
  • Pembelajaran teknik memberi dan menerima tongkat pada area pergantian yang telah ditentukan.
  • Latihan kekompakan tim.
Manfaat:
  • Untuk melatih teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet pada daerah pergatian yang telah ditentukan.
  • Untuk melatih kekompakan tim.

Pos 3

Pada pos ini dibagi menjadi 2 kelompok, pelari dari tiap team dibagi dan ditempatkan memanjang kedua sisi jalur lari. Kardus-kardus diletakkan pada suatu jalur lari yang slalom atau kelak kelok. Tugasnya adalah pelari pertama memberikan tongkat pada pelari kedua setelah melewati jalur kotak kardus yang kelak kelok.

Tujuan:
  • Melatih kelincahan berlari.
  • Melatih kecepatan berlari.
  • Pembelajaran teknik memberi dan menerima tongkat.
Manfaat:
  • Untuk melatih kelincahan dalam berlari.
  • Untuk melatih keccepatan berlari.
  • Untuk melatih teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dengan benar.

Pos 4

Pada pos ini dibagi menjadi 2 kelompok. Satu kotak kardus diletakkan sepertiga jalur, sedangkan yang lain satu kotak kardus diletakkan pada dua pertiga jalur lari. Pelari dari tiap team dibagi dan ditempatkan memanjang kedua sisi jalur lari.
Tugasnya adalah berlari ke kotak kardus yang terjauh, mengetukkan tongkat pada tanda di tengah kardus, kemudian berlari kembali ke tempat kotak kardus yang terdekat, mengetukkan tongkat pada tanda di tengah kardus. Lalu berlari ke sisi yang berlawanan dengan memberikan tongkat tersebut kepada pelari berikutnya.

Tujuan:
  • Melatih kelincahan.
  • Melatih kecepatan berlari.
  • Pembelajaran teknik memberi dan menerima tongkat.
  • Melatih kekompakan tim.
Manfaat:
  • Untuk melatih kelincahan.
  • Untuk melatih kecepatan berlari.
  • Untuk melatih teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dengan benar.
  • Untuk melatih kekompakan pemain dalam tim.

Pos 5

Pos ini membagi menjadi 2 kelompok. Pada lintasan lari, bola ditempatkan dengan jarak teratur satu sama lain. Tugasnya adalah berlari mengelilingi bola sedemikian rupa sehingga pelari pertama berlari mengelilingi bola pertama, pelari kedua mengelilingi bola kedua, dan seterusnya. Sesudah berlari mengelilingi bola terjauh,  jarak lintasan lari dikurangi dengan cara yang sama seperti waktu menambah sebelumnya.

Tujuan:
  • Melatih konsentrasi.
  • Melatih kelincahan.
  • Pembelajaran teknik memberi dan menerima tongkat.
  • Melatih kekompakan tim.
Manfaat:
  • Untuk melatih konsentrasi.
  • Untuk melatih kelincahan.
  • Untuk melatih teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dengan benar.
  • Untuk melatih kekompakan pemain dalam tim.

Referensi:
  1. Basuki, Sunaryo. 1979. Atletik. Jakarta: garuda Madju Cipta.
  2. Mu’arifin. 2009. Dasar-dasar Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: UM PRESS.
  3. Permana, Asepta Yoga. 2008. Atletik . Surabaya: Insan Cendekia.

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 11 March 2016

Peraturan-peraturan Dalam Lari Estafet

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

memiliki peraturan tersendiri yang harus ditaati Peraturan-peraturan Dalam Lari EstafetSetiap perlombaan pastilah memiliki peraturan tersendiri yang harus ditaati, termasuk pula olah raga atletik cabang lari estafet / lari sambung. Berikut ini beberapa peraturan yang berlaku pada Lari Estafet...

1. Tongkat estafet
  • Memiliki rongga dengan panjang 28–30 cm, berat 50 gram, dan bergaris tengah 38 mm.
  • Terbuat dari pipa halus berlubang di tengah, terbuat dari kayu atau metal atau bahan lainnya.
  • Harus berwarna agar mudah dilihat dari kejauhan selama dibawa lari.
  • Harus dibawa ditangan selama lomba.
  • Dalam semua lari estafet, tongkat estafet harus diberikan dari tangan ke tangan didalam zona pergantian tongkat.

2. Lintasan
  • Panjang lintasan pergantian tongkat estafet adalah 20 meter 
  • Lebar lintasan pergantian tongkat estafet adalah 1,20 meter.

3. Pada lomba lari estafet 4 × 100 meter
  • Pelari pertama menggunakan start jongkok, pelari kedua, ketiga, dan keempat menggunakan start melayang.
  • Panjang lintasan ditambah 10 meter. Lintasan ini disebut prazona, yaitu suatu lintasan di mana pelari yang akan berangkat dapat mempercepat larinya, tetapi tidak terjadi pergantian tongkat.
  • Setiap pelari harus tetap tinggal di jalur lintasan masing-masing walaupun tongkat sudah diberikan kepada pelari berikutnya.
Cara menempatkan pelari:
  • Pelari ke-1 ditempatkan di daerah start pertama dengan lintasan di tikungan.
  • Pelari ke-2 ditempatkan di daerah start kedua dengan lintasan lurus.
  • Pelari ke-3 ditempatkan di daerah start ketiga dengan lintasan di tikungan.
  • Pelari ke-4 ditempatkan di daerah start keempat dengan lintasan lurus dan berakhir di garis finish.

4. Pada lomba lari estafet 4 x 400 meter
  • Garis selebar 5 cm harus ditarik melintang lintasan guna memberi tanda jarak tahapan lari dan menunjukan suatu batas.
  • Garis 5 cm yang harus dibuat melintang pada 10 m sebelum garis lari tersebut guna menunjukkan lokasi zona pergantian tongkat dimana harus dimasukkan dalam pengukuran zona pergantian tersebut.
  • Lari putaran pertama hingga ke empat, harus pada lintasan terpisah atau masing-masing sepanjang 100 m dari batas start.
  • Pada pergantian tongkat pertama yang dilakukan oleh si atlet pelari tetap ada pada lintasan masing-masing sesuai dengan urutan yang ditentukan saat di lapangan dengan melihat siapa yang terlebih dahulu melewati jarak 200 m saat akan masuk tikungan kedua dalam lintasan. Pelari kedua tidak diizinkan mulai berlari di luar daerah zona pergantian tongkatnya dan harus mulai start dari dalam zona ini. Begitu juga bagi pelari ke tiga dan ke empat harus mulai berlari dari dalam zonanya sendiri.
  • Pelari kedua boleh meinggalkan lintasan segera setelah mereka melewati tanda keluar tikungan pertama 100 m dari garis start yang diberi tanda dengan garis 5 cm lebar melintang lintasan dan dengan sebuah bendera setinggi 1,5 m ditempatkan di setiap sisi lintasan.
  • Pelari pertama menggunakan start jogkok, pelari kedua, ketiga, dan keempat menggunakan start melayang.

5. Check mark

Apabila estafet dilarikan pada jalur yang terpisah, pelari boleh memasang tanda pada lintasan pada jalurnya sendiri, dengan menempelkan pita rekat pada lintasannya sendiri, tetapi bukan dengan kapur atau bahan lain. Untuk lintasan gravel atau rumput, pelari boleh membuat tanda dengan menggores lintasan pada jalurnya sendiri. Tidak boleh menggunakan tanda-tanda yang lain.

6. Peserta
  • Peserta wajib mengenakan pakaian dan sepatu yang sesuai dalam mengikuti pertandingan (Celana training/pendek diperbolehkan).
  • Peserta diberikan dua buah nomor peserta yang dikenakan di dada dan di punggung dengan jelas.(Nomor punggung dan dada disediakan panitia)
  • Pertandingan dilakukan pada lintasan yang telah ditentukan diatas.
  • Menggunakan peralatan yang telah disediakan oleh panitia.Seperti start block dan tongkat estafet.
  • Tidak ada pergantian pemain dalam hingga final (Hanya 4 pemain utama). 
  • Ketika pelari sesudah memberikan tongkat harus tetap berada di lintasannya lintasan aman untuk menghindari gangguan terhadap pelari lain. Bila seseorang pelari dengan sengaja menghalangi pelari dari regu lain yang berlari di luar posisi atau lintasan ini, dan dapatdikenakan diskualifikasi bagi regunya.
  • Memberi bantuan dengan jalan mendorong pelari atau dengan jalan lainnya akan berakibat diskualifikasi.
  • Sekali perlombaan estafet dimulai, hanya ada dua orang tambahan atlet yang dapat digunakan sebagai pengganti dalam susunan regu untuk babak  berikutnya.
  • Penggantian pelari dalam nomor estafet beregu dapat dilakukan dari daftar atlet yang telah didaftarkan untuk perlombaan ini.
  • Susunan suatu regu dan urutan lari harus diumumkan secara resmi sebelum start dari tiap babak. Sekali seorang altet yang telah start dalam babak terdahulu, telah diganti oleh pengganti, dia tidak boleh kembali masuk ke dalam regunya.

7. Official perlombaan internasional
  • Wasit. Peringatan kepada atlet peserta dapat ditunjukkan dengan mengeluarkankartu kuning, dan pengusiran atau pemberhentian dari perlombaan dengankartu merah.
  • Juri. Para juri harus menempatkan diri pada sisi yang sama dari lintasan,minimal 5m dari dan segaris dengan garis finis sehingga dapat melihatgaris dengan jelas dan harus menentukan urutan peserta terhadap waktu
  • Pengawas lintasan. Memiliki tugas untuk mengawasi peserta dari dekat dan dalam hal terjadisuatu kesalahan atau pelanggaran peraturan oleh seorang peserta , pengawas lintasan wajib memberi isyarat atau laporan kepada wasitdengan mengangkat bendera merah sebagai tanda.
  • Pencatat Waktu. Para pencatat waktu harus duduk segaris dengan garis finis. Pencatatan dilakukan dengan bantuan stopwatch.
  • Penilaian. Dalam suatu pelombaan hasilnya ditentukan dengan suatu penilaian yangharus disetujui oleh semua pihak sebelum pertandingan dimulai.
  • Diskualifikasi. Jika seorang atlet didiskualifikasi dalam suatu perlombaan, suratketerangan harus dibuat pada hasil resmi yang menjelaskan pelanggarannya terhadap peraturan.

Referensi: 
  • Basuki, Sunaryo. 1979. Atletik. Jakarta: garuda Madju Cipta.
  • Mu’arifin. 2009. Dasar-dasar Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: UM PRESS.
  • Permana, Asepta Yoga. 2008. Atletik . Surabaya: Insan Cendekia.

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 9 March 2016

Teknik Penggunaan Tongkat pada Lari Estafet

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Latihan Teknik Lari Sambung (Latihan Teknik Penerimaan Tongkat)
    Teknik Penggunaan Tongkat pada Lari Estafet Teknik Penggunaan Tongkat pada Lari Estafet
  1. Dengan cara melihat (visual) Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari sambil menolehkan kepala untuk melihat tongkat yang diberikan oleh pelari sebelumnya.
  2. Dengan cara tidak melihat (non visual) Pelari yang menerima tongkat berlari sambil mengulurkan tangan kebelakang. Selanjutnya pelari sebelumnya menaruh tongkat ke tangan si pelari setelahnya.

Teknik Pemberian Tongkat
  1. Dari Bawah Jika pemberi memberikan tongkat dengan tangan kanan maka penerima menggunakan tangan kiri. Saat akan memberi tongkat, ayunkan tongkat dari belakang ke depan melalui bawah. Sementara tangan penerima telah siap di belakang dengan telapak tangan menghadap bawah. Ibu jari terbuka lebar, sementara jari-jari yang lainnya dirapatkan. Tangan penerima berada di bawah pinggang.
  2. Dari atas Jika pemberi memberikan tongkat dengan tangan kiri maka penerima juga menggunakan tangan kanan. Saat akan memberi tongkat, ayunkan tongkat dari depan melalui atas.

Teknik menerima tongkat estafet:
  1. Visual : Dengan menoleh atau melihat ke belakang dan ini hanya digunakan untuk lari Estafet yang berjarak 4×400 meter.
  2. Non Visual : Cara ini digunakan dengan tidak menoleh ataupun melihat ke belakang,karena jarak yang digunakan terlalu pendek yaitu 4×100 meter.

Daerah Pergantian Tongkat dan Penempatan pelari
  • Pelari ke 1 Di daerah start pertama dengan lintasan tikungan
  • Pelari ke 2 Di daerah start kedua dengan lintasan lurus
  • Pelari ke 3 Di daerah start ketiga dengan lintasan tikungan
  • Pelari ke 4 Di daerah start keempat dengan lintasan lurus dan berakhir di garis finish

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Lari Estafet
  • Pemberian tongkat sebaiknya bersilang, yaitu pelari 1 dan 3 memegang tongkat pada tangan kanan, sedangkan pelari 2 dan 4 menerima/memegang tongkat pada tangan kiri.
  • Penempatan pelari hendaknya disesuaikan dengan keistimewaan dari masing- masing pelari. Misalnya pelari 1 dan 3 dipilih yang benar-benar baik dalam tikungan. Pelari 2 dan 4 merupakan pelari yang mempunyai daya tahan yang baik.
  • Jarak penantian pelari 2, 3, dan 4 harus benar-benar diukur dengan tepat seperti pada waktu latihan.
  • Setelah memberikan tongkat estafet jangan segera keluar dari lintasan masing-masing.

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 16 February 2016

Pengertian Lari Jarak Jauh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Lari jarak jauh adalah salah satu cabang olahraga atletik yang mengutamakan ketahanan fis Pengertian Lari Jarak Jauh
Lari jarak jauh adalah salah satu cabang olahraga atletik yang mengutamakan ketahanan fisik saat berlari yang menempuh jarak 3000 meter sampai 5.000 meter.

Lari Jarak Jauh disebut juga Maraton adalah ajang lari jarak jauh sepanjang 42,195 km (26 mil dan 385 yard) yang dapat ditempuh sebagai lomba di jalan raya maupun luar jalan raya (offroad). Nama maraton berasal dari legenda Pheidippides, seorang prajurit Yunani, yang dikirim dari kota Marathon, Yunani ke Athena untuk mengumumkan bahwa bangsa Persia telah dikalahkan pada Pertempuran Marathon. Dikisahkan bahwa ia berlari tanpa berhenti tapi meninggal begitu berhasil menyampaikan pesannya tersebut.


Artikel yang berhubungan dengan lari jarak jauh:

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 15 February 2016

Contoh Program Latihan Lari Jarak Menengah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Contoh Program Latihan Lari Jarak Menengah Contoh Program Latihan Lari Jarak Menengah
Lari Jarak menengah menempuh jarak 800 meter, 1500 meter untuk putri. Sedangkan untuk putra yaitu menempuh jarak 800 meter, 1500 meter, dan 3000 meter.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menguasai lari jarak menengah, selain mengetahui taknik lari jarak menengah, sebagai atlit lari kita juga perlu sebuah latihan agar tubuh kita terbiasa dan beradaptasi dengan kegiatan lari yang jaraknya jauh.

Berikut ini kami sajikan beberapa contoh bentuk latihan yang diperlukan dalam Lari jarak menengah,...
  • Latihan Lari Jarak Menengah 800 m. Berlatihkan dengan menempuh jarak 1.200 m sampai 2000 m dengan kecepatn lebih lambat dari kecepatan lari 800 m. Tujuan latihan lari ini adalah untuk meningkatkan daya tahan, menguatkan otot-otot kaki serta organ tubuh lainnya.
  • Selanjutnya latihlah fisik anda dengan berlari menempuh jarak 1.200 m, 1.600 m, atau 2.000 m dengan kecepatan lebih kurang setengah kecepatan lari 800 m. Pada sesi latihan ini berguna untuk menyesuaikan diri pada lapangan, memantapkan gaya dan irama lari, serta menyelaraskan pernapasan dengan gerakan kaki dan tangan.
  • Latihan selanjutnya dengan mengurangi jarak, yakni berlari dengan jarak 1.000 m sampai 1.200 m dengan kecepatan lebih kurang tiga perempat dari kecepatan lari 800 m dan dilakukan dua kali seminggu. Latihan ini untuk memelihara stamina tubuh.
  • Untuk mengingkatkan kecapatan berlari cobalah untuk berlari jarak pendek 100 m sampai 400 m dengan kecepatan sprint. 
Artikel yang berhubungan dengan lari jarak menengah:

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sunday, 14 February 2016

Teknik Lari Jarak Menengah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 start yang digunakan untuk lari jarak menengah nomor  Teknik Lari Jarak Menengah
Lari jarak menengah menempuh jarak 800 m dan 1500 m. start yang digunakan untuk lari jarak menengah nomor 800 m adalah start jongkok, sedangkan untuk jarak 1500 m menggunakan start berdiri. Pada lari 800 m masing –masing pelari berlari di laintasannya sendiri, setelah melewati satu tikungan pertama barulah pelari–pelari itu boleh masuk ke dalam lintasan pertama Hal yang perlu diperhatikan pada lari jarak menengah adalah penyesuaian antara kecepatan dan kekuatan / stamina dari masing -masing pelari.

Teknik dasar lari jarak menengah tidak sama dengan lari jarak pendek.  Karena dalam lari jarak menengah jarak yang harus ditempuh  lebih jauh, pelari jarak menengah harus pandai mengatur strategi agar dapat memenangkan perlombaan. Pelari jarak menengah harus pandai menghemat tenaga agar tidak sampai mengalami penurunan stamina pada saat perlombaan berlangsung. Berikut ini Kami sajikan teknik dasar lari jarak menengah:


Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh atlit pelari jarak menengah:
  • Langkah kaki, Gerakan langkah kai dilakukan lebih santai atau lebih lambat dari pelari sprint dan dengan langkah konstan dan terkoordinasi dengan baik.
  • Posisi tubuh, Kecondongan posisi tubuh dalam lari jarak pendek tidak seconding lari sprint, sedikit lebih rileks, dan pandangan ke depan.
  • Ayunan Lengan, Lengan mengyun ke depan dan ke belakang dalam ayunan terkoordinasi dengan gerakan kaki tangan depan yang ayunannya hamper pada ketinggian bahu.

Teknik Start Berdiri untuk Lari Jarak Menengah ( 1.500 m )
  1. Aba –aba “ bersedia”. Melangkah maju ke depan, berdiri tegak di belakang garis start.
  2. Aba –aba “ siap “. Mengambil sikap kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, tidak menginjak garis start, badan condong ke depan.
  3. Aba –aba “ ya “. Mulai berlari dengan kecepatan yang tidak maksimal melainkan cukup setengah atau tiga perempat dari kecepatan maksimal.

Teknik Gerakan lari Jarak Menengah
  • Kepala dan badan tidak terlalu condong.
  • Sudut lengan antara 100 –110 derajat
  • Pendaratan pada tumit dan menolak dengan ujung kaki
  • Ayunkan kedua lengan untuk mengimbangi gerak kaki
  • Mengayunkan lutut kedepan namun tidak melebihi tinggi pinggul
  • Pada waktu menggerakkan tungkai bawah dari belakang ke depan tidak terlalu tinggi

Teknik Lari Jarak Menengah Saat Melewati Tikungan:
  • Berusahalah berlari sedekat mungkin dengan garis lintasan sebelah kiri
  • Putarkan keduan bahu ke kiri, kepala juga miring ke kiri
  • Sudut lengan kanan usahakan lebih besar daripada lengan kiri

Teknik Gerakan Memasuki Garis Finish

Cara memasuki garis finish
  • Lari terus tanpa mengubah sikap lari
  • Dada maju, kedua tangan lurus ke belakang
  • Salah satu bahu maju ke depan ( dada diputar ke salah satu sisi )
  • Kepala ditundukkan, kedua tangan di ayun ke belakang

Hal –hal yang perlu diperhatikan Saat memasuki garis finish
  • Frekuensi kaki dipercepat, langkah diperlebar
  • Jangan melakukan gerakan melompat pada saat memasuki garis finish
  • Perhatian di pusatkan pada garis finish
  • Apabila ada pita jangan berusaha meraih dengan tangan
  • Setelah melewati garis finish jangan berhenti mendadak 

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 13 February 2016

Sejarah Lari Jarak Menengah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Tidak banyak ditemukan menganai sejarah tertulis tentang lari jarah menegah baik itu untu Sejarah Lari Jarak Menengah
Tidak banyak ditemukan menganai sejarah tertulis tentang lari jarah menegah baik itu untuk kesehata ataupun prestasi, namun semua orang mengerti bahwa sejak manusia ada, sebenarnya telah dapat berjalan dan berlari.

Beberapa literatur menjelaskan bahwa lari bermula dari bangsa Yunani yang sedang dilanda peperangan antara kaum Yunani dan Persia di kota Marathonas Pulau Egina Yunani. Pasukan Persia mengalami kekalahan dan pasukan Yunani yang memenangkan perang, memerintahkan salah seorang pasukannya untuk membawa pesan.

Untuk mengabarkan pesan kemenangan, ditunjuklah seseorang untuk membawa pesan. Ia berlari ke Athena sepanjang 40.8 km (25.4 miles) dalam sehari, sesampainya di kota ia berteriak sambil berlari, namun akhirnya pingsan dan meninggal dunia.

Untuk mengenang kemenangan perang tersebut dan menghormati si pembawa pesan maka beberapa periode diadakan lomba lari dan semakin berkembang menjadi olah raga prestasi modern dan terpecah menjadi berbagai cabang lari.

Setelah mengalami berbagai event dan waktu, lomba ini berubah menjadi Olimpiade dan pada periode selanjutnya mendapat julukan olimpiade modern. Olah raga ini pun berkembang menjadi beberapa cabang yang dibagi dalam jarak tempuh tertentu.

Artikel yang berhubungan dengan lari jarak menengah:

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 12 February 2016

Pengetian Lari Jarak Menengah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Lari jarak menengah adalah kegiatan berlari pada lintasan lomba yang jaraknya lebih panja Pengetian Lari Jarak Menengah
Lari jarak menengah adalah kegiatan berlari pada lintasan lomba yang jaraknya lebih panjang dibandingkan lari jarak pendek. Lari Jarak menengah menempuh jarak 800 meter, 1500 meter untuk putri. Sedangkan untuk putra yaitu menempuh jarak 800 meter, 1500 meter, dan 3000 meter. 
Sebelum berlari, peserta akan menempelkan telapak tangannya ke tanah. mata memandang ke depan. mengayunkan lengan seperlunya. menyondongkan badan ke depan secara vertikal.

Mengayunkan paha ke depan yang disesuaikan dengan panjang tungkai sambil mengangkat lutut lebih tinggi. pada lari jarak menengah kaki menapal bal hell-ball, dimana ujung kaki dan tumit menolak tanah menggunakan ujung kakinya. Pada hitungan ketiga dilakukan dengan cara berdiri. Poin penting pada lari jarak menengah ini adalah berlari seadannya. jangan terlalu memaksakan. Saat mendekati finish, pastikan kecepatan lari dipercepat.

Artikel yang berhubungan dengan lari jarak menengah:

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.