Showing posts with label Meteorologi. Show all posts
Showing posts with label Meteorologi. Show all posts

Monday, 25 February 2019

Menghitung Gradien Barometrik Atmosfer

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Menghitung Gradien Barometrik Atmosfer- Sebelum kita lihat contoh bagaimana cara menghitung gradien barometrik pada suatu peta isobar maka kita harus memahami dulu apa yang dimaksud tekanan udara.Udara masuk kategori zat karena menempati ruang meskipun tidak sepadat air atau tanah. Tekanan udara sangat erat kaitannya dengan proses terbentuknya angin. 

Tekanan udara sangat dipengaruhi oleh tingkat kerapatan (densitas) massa udara itu sendiri. Semakin tinggi kerapatan udara maka tekanannya semakin tinggi, begitu pun sebaliknya semakin kecil tingkat kerapatan udara maka semakin kecil tekanannya. Alat untuk mengukur tekanan udara dinamakan barometer. Tekanan udara normal adalah 76 cm Hg. Garis pada peta yang menghubungkan daerah dengan nilai tekanan udara yang sama dinamakan isobar. Angka yang menunjukkan perbandingan dua buah isobar di lapangan dinamakan Gradien Barometrik. Rumus Gradien Barometrik adalah sebagai berikut:


Contoh:
Hitunglah Gradien Barometrik pada peta berikut:


Jawab:
Gradien A- B = 10 x   111 x 1 mb = 13,875 mb
                                      80
Gradien P-Q = 10 x  111  x 1 mb = 7,6 mb
                                     50
Jadi angin yang bertiup dari A ke B lebih kuat dibanding angin yang bertiup dari P ke Q.

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 2 July 2016

Perbedaan Summer Solstice, Autumnal Equinox, Winter Solstice dan Vernal Equinox

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Kalian tentu tahu bahwa setiap enam bulan sekali Indonesia mengalami pergantian musim dari kemarau ke penghujan dan sebaliknya. Apalagi di negara-negara subtropis, perubahan musim sangat jelas dengan adanya 4 kali pergantian musim yaitu semi, panas, gugur, dingin. Lalu mengapa bisa ada pergantian musim seperti itu?. Musim di bumi tercipta karena Bumi memiliki sumbu kemiringan saat rotasi yaitu 23,5 derajat. Jadi ada daerah yang relatif hangat sepanjang tahun di bagian tropis dan ada yang terbagi menjadi 4 musim. Titik awal pergantian musim khususnya di wilayah yang memiliki 4 musim bergantung pada posisi titik jatuh awal sinar matahari pada batas garis lintang tertentu yang dikenal sebagai Summer Solstice, Autumnal Equinox, Winter Solstice dan Vernal Equinox. Lihat ulasannya di bawah ini! Gambar: disini

Kalian tentu tahu bahwa setiap enam bulan sekali Indonesia mengalami pergantian musim dari Perbedaan Summer Solstice, Autumnal Equinox, Winter Solstice dan Vernal Equinox
Pergantian musim di lintang tinggi
Musim Panas /Summer
Untuk belahan bumi utara, musim panas adalah waktu terhangat dalam setahun. Ini bukan karena planet ini adalah  lebih dekat ke Matahari, tapi karena bagian Bumi utara sedang menghadap ke arah matahari. Hari-hari terpanjang dalam setahun terjadi selama bulan-bulan musim panas. Juni adalah waktu titik balik matahari musim panas (Summer Solstice), hari terpanjang dalam tahun kalender. Waktu solstice (titik balik) ditentukan oleh lokasi Matahari. Sinar matahari langsung mengarah di atas Tropic of Cancer pada hari terpanjang di belahan utara. Lantas bagaimana kondisi di belahan bumi selatan?Ini berlaku kebalikannya. Selama siang hari yang panjang di utara, Anda akan menemukan hari terpendek di selatan. Ketika ada gelombang panas di Amerika Serikat, maka pada saat bersamaan mungkin turun salju di Amerika Selatan. Peristiwa musim panas termasuk suhu tinggi, siang yang panjang, kekeringan, dan badai tropis.

Musim gugur/ Autumm
Selama musim panas, Kutub Utara condong ke arah Matahari dan Kutub Selatan menjauh dari Matahari dan menghasilkan musim dingin.. Matahari tepat jatuh langsung di atas Khatulistiwa saat Autumnal Equinox (September) dan pemanasan di belahan utara dan selatan relatif sama. Sebagai belahan bumi utara bergerak menuju hari yang lebih pendek dan mengawali musim dingin, belahan bumi selatan menonton salju mencair dan bunga-bunga mekar selama musim semi mereka. Peristiwa gugur termasuk daun jatuh dari pohon, hari lebih pendek dari musim panas, dan panen tanaman musim panas.

Musim dingin
Musim dingin terjadi saat sinar matahari berada di titik Winter Solstice baik itu di utara dan selatan. Musim dingin akan menghasilkan salju di Amerika Utara dan kebakaran di musim panas dan kekeringan di pedalaman Australia. Pada bulan Desember, Bumi berada di Winter Solstice di belahan utara. Hari terpendek dala setahun (untuk utara) terjadi ketika matahari berada langsung di atas Tropic of Capricorn padasaat bersamaan. Dari titik itu, segala sesuatu mulai berubah lagi. Peristiwa musim dingin meliputi dingin suhu, salju dan musim dingin badai, hari-hari terpendek tahun, dan hibernasi dari beberapa hewan.

Musim semi
Ahh musim paling hangat. Musim semi adalah waktu untuk kelahiran kembali dan muncul dari hari pendek dan musim dingin. Sementara belahan bumi utara melihat musim semi dari Maret sampai Juni, maka sebaliknya, musim gugur terjadi di belahan bumi selatan. Maret adalah waktu vernal equinox yang menunjukkan awal resmi musim semi. Namun pada kenyataannya, tanaman dan hewan mulai bersemi dan beraktifitas setelah cuaca mulai hangat. Bagi mereka ini bukan tentang kalender, ini tentang perubahan cuaca. Matahari sedang berada di atas Khatulistiwa saat ini dan belahan utara dan selatan menerima sekitar jumlah yang sama dari energi matahari. Peristiwa pada musim semi termasuk mekarnya bunga-bunga liar, daun baru di pohon-pohon, hari yang hagnat, dan cuaca basah (tidak salju). Untuk lebih jelasnya tentang mekanisme musim silahkan lihat animasi di link berikut: Mekanisme Pergantian Musim.

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 10 January 2014

Angin Siklon Tropis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Apakah kalian tahun tentang fenomena Topan Haiyan yang melanda Filipina di penghujung tahun 2013?. Topan Haiyan merupakan salah satu jenis angin siklon tropis yang terjadi di atmosfer.
Mengapa di Indonesia tidak pernah terjadi badai siklon besar seperti itu?
Angin merupakan fenomena bergeraknya udara dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. Suhu atmosfer bumi senantiasa mengalami kenaikan akibat pemanasan global dan akibatnya akan berpengaruh pada suhu udara di atas permukaan air laut. Siklon tropis dapat terbentuk dalam kondisi sebagai berikut:

Baca juga:
Dampak positif negatif pariwisata
6 ilmuwan geografi terkenal sepanjang masa

1. Suhu permukaan air laut cukup panas diatas 26 derajat Celcius dan kelembaban udara pada lapisan bawah cukup tinggi. Kondisi ini menyebabkan aliran udara menyebar naik dan menjadi lebih panas daripada suhu atmosfer lingkungan.
2. Pada daerah yang berlokasi di luar daerah DKAT (Daerah Konvergensi Antar Tropik) sekitra 5 derajat LU dan LS. Daerah DKAT adalah wilayah equator termasuk Indonesia, akan tetapi pengaruh siklon tropis masih terasa berupa ekor siklon yang menyebabkan adanya angin ribut (puting beliung) dan gelombang laut tinggi. Gaya Corriolis adalah penyebab terjadinya pembelokan arah angin di atmosfer karena bumi yang berotasi. 
Meskipun Indonesia tidak memiliki pengaruh langsung terhadap angin siklon tropis, akan tetapi pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat akan dampak ekor siklon dapat meminimalisir jatuhnya korban. Baca juga: Tata koordinat bola langit

Sebagai gambaran, kita lihat gambar Topan Haiyan yang melanda Filipina dan jalur badai tersebut untuk membuktikan bahwa badai siklon tropis akan berbelok di equator dan tidak mengenai Indonesia.

Topan Haiyan
Jalur Topan Haiyan
Baca juga: Komoditas andalan perkebunan Indonesia
Sumber dan Gambar:

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 11 March 2013

Klasifikasi Iklim Koopen

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Klasifikasi iklim Koopen adalah penentuan kriteria iklim berdasarkan temperatur, kelembaban bulanan dan tahunan dan kelembaban musiman. Klasifikasi iklim ini sampai saat ini paling banyak digunakan oleh ahli klimatologi di dunia. Klasifikasi iklim Koopen menggunakan 2 huruf. Huruf awal yaitu iklim utama dan huruf kedua yaitu sub iklimnya. Terdapat 5 jenis iklim menurut Koopen yaitu A, B, C, D dan E.

Baca juga:
Mekanisme angin darat dan angin laut
Sirkulasi atmosfer di bumi yang rumit

1. Iklim A (Tropis)
Iklim ini memiliki ciri suhu rata-rata 18, 4 derajat Celcius dan memiliki keanekaragaman hayati yang banyak. Iklim A terbagi menjadi Aw, Af dan Am. 
  • Iklim Af adalah iklim A dengan curah hujan bulanan 60 mm. 
  • Iklim Aw adalah tipe iklim A yang memiliki musim kering yang panjang (Savana).
  • Iklim Am adalah peralihan antara Af dan Aw. Persediaan air tanah cukup sehingga vegetasi tetap.
2. Iklim B (Gurun)

Terdapat di daerah gurun atau semi arid (steppa), curah hujan terendah 25,5 mm/tahun dan tingkat penguapan besar. Terbagi menjadi Bs dan Bw
  • Bs yaitu iklim stepa
  • Bw yaitu iklim gurun
3. Iklim C (Sedang Basah)
Memiliki ciri temperatur bulan terdingin 18 derajat C sampai –3 derajat C. Iklim C terbagi menjadi
  • Cs (iklim sedang laut dengan musim panas yang kering)
  • Cw (iklim sedang laut dengan musim dingin yang kering)
  • Cf (iklim sedang darat dengan hujan di semua bulan)
4. Iklim D (Dingin)
Memiliki ciri temperatur bulan terdingin kurang dari 3 derajat Celcius dan bulan terpanas lebih dari 10 derajat Celcius. Iklim ini terbagi menjadi Dw dan Ds.
  •  Dw adalah musim dingin yang kering
  •  Ds adalah musim dingin yang lembab
5. Iklim E (Salju)
Memiliki ciri yaitu bulan terpanas suhu  kurang dari 10 derajat Celcius. Terbagi menjadi Et dan Ef.
  • Et yaitu ikllim tundra
  • Ef yaitu iklim kutub salju
Penyebaran Iklim Koopen
Baca juga: Kumpulan rumus hitung peta kelas xii

Sumber: wikipedia
Gambar:
kresno-setyoputro.blogspot.com

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 8 March 2013

Klasifikasi Iklim Junghuhn

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Iklim merupakan kondisi rata-rata atmosfer dalam jangka waktu tertentu dan meliputi wilayah yang luas. F. W Junghuhn mengklasifikasikan tipe iklim di Indonesia berdasarkan faktor ketinggian dan jenis vegetasi yang tumbuh di daerah tersebut. Junghuhn merupakan seorang ahli botani berkebangsaan Jerman yang pernah tinggal di Indonesia (Bandung) dan melakukan penelitian terhadap penyebaran vegetasi di Jawa khususnya Jawa Barat. 

Baca juga:
Memahami jenis front cuaca  
Menghitung skala foto udara di peta 
Animasi pembentukkan hujan konvektif, orografik dan frontal
Perbedaan batuan beku dan sedimen
Soal UN geografi 2017 dan jawabannya
Perbedaan peta umum, temaik dan topografi
Profil negara maju di benua Asia

Menurut Junghuhn klasifikasi daerah iklim dapat dibedakan sebagai berikut:
1. Daerah panas/tropis
Ketinggian tempat antara 0 – 600 m dari permukaan laut. Suhu 26,3° – 22°C. Tanamannya seperti padi, jagung, kopi, tembakau, tebu, karet, kelapa, dan cokelat.


Padi
2. Daerah sedang
Ketinggian tempat 600 – 1500 m dari permukaan laut. Suhu 22° -17,1°C. Tanamannya seperti padi, tembakau, teh, kopi, cokelat, kina, dan sayur-sayuran.


Tembakau

3. Daerah sejuk

Ketinggian tempat 1500 – 2500 m dari permukaan laut. Suhu 17,1° – 11,1°C. Tanamannya seperti teh, kopi, kina, dan sayur-sayuran.


Teh
4. Daerah dingin
Ketinggian tempat lebih dari 2500 m dari permukaan laut. Suhu 11,1° – 6,2°C. Jenis vegetasi tidak ada tanaman budidaya kecuali sejenis lumut.


Lumut
Baca juga: 
Kumpulan rumus hitung peta dan pemetaan kelas xii
Pengertian pendekatan kompleks kewilayahan
Menghitung sex ratio dan dependency ratio
Perbedaan sirkum pasifik dan mediterania
Sejarah dan lokasi peradaban sungai Indus 
6 zona persebaran fauna di dunia Wallace 
Pengertian hujan virga atau menggantung
Jenis-jenis presipitasi di atmosfer

Gambar: 
sariberbagiilmu.blogspot.com
teknis-budidaya.blogspot.com
bandung.panduanwisata.com
www.losari.net
Mau langsung diajari oleh Maudy Ayunda di rumah?
rata atmosfer dalam jangka waktu tertentu dan meliputi wilayah yang luas Klasifikasi Iklim Junghuhn
UPDATE QUIPPER
Nilai ulangan harian dan pemahaman belajar kamu masih belum meningkat di kelas?. Gak mau kan nilai kamu kalah terus dengan teman kamu?. Yuk gabung Quipper Video sekarang. Hampir 1 juta siswa Indonesia telah menggunakan Quipper untuk membantu pengayaan belajar di rumah. Materinya lengkap banget
1. Dapat materi SMP + SMA (IPA dan IPS) + UN + SBMPTN
2. Ada ribuan video belajar keren dari tutor terbaik
3. Bank soal dan intensif UN dan SBMPTN
4. Tips dan Trik menjawab soal cepat
5. Dan masih banyak lagi keunggulannya
Yang lebih keren lagi, Quipper masih ada diskon harga lho dengan menggunakan kode diskon dari mitra resmi. Cek di whatsapp saya di bawah untuk dapatkan kode diskonnya. Sumber: Youtube Quipper

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 7 March 2013

Klasifikasi Iklim Schmidt Ferguson

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pada postingan kali ini akan dijelaskan mengenai klasifikasi iklim menurut Schmidt Ferguson. Schmidt Ferguson mengkasifikasikan iklim berdasarkan ukuran bulan basah, bulan lembab dan bulan kering. Kriteria tersebut mengacu pada jumlah curah hujan yang diterima setiap daerah.

Baca juga: 
Perbedaan sirkum pasifik dan mediterania 
Letak strategis Indonesia dan pengaruhnya 
5 potensi fisik wilayah Indonesia
Pengertian sumber daya alam terestrial
Faktor perubahan iklim dan dampaknya

Klasifikasi iklim Oldeman

Klasifikasi iklim Schmidt Ferguson dikembangkan pada tahun 1950. Schmidt adalah  guru besar dan pejabat Direktur Lembaga Meteorologi dan Geofisika di Jakarta, sedangkan Ferguson adalah seorang guru besar pengelolaan hutan Fakultas Pertanian Universitas Indonesia pada waktu itu. Mereka berdua membuat klasifikasi iklim ini dengan alasan sistem klasifikasi yang telah dikenal seperti Koppen, Thornwaite. SistemThornwaite kurang sesuai dengan keadaan di Indonesia khususnya mengenai teknik menilai curah hujan. Baca juga: Kode promo quipper terupdate

Kriteria yang digunakan untuk menentukan bulan basah, bulan lembab dan kering adalah sebagai berikut :

Bulan Basah (BB) : jumlah curah hujan lebih dari 100 mm/bulan.
Bulan Lembab (BL) : jumlah curah hujan antara 60-100 mm/bulan.

Schmidt dan Ferguson menentukan BB, BL dan BK tahun demi tahun selama pengamatan, yang kemudian dijumlahkan dan dihitung rata-ratanya. Penentuan tipe iklimnya mempergunakan tipe iklimnya dengan mempergunakan nilai Q yaitu:


Q : Banyak Bulan Kering  x 100%
     Banyak Bulan Basah

Diagram Iklim Schmidt Ferguson
Berdasarkan besarnya nilai Q, maka tipe iklim Schmidt Ferguson digolongkan ke dalam tipe berikut:

Nilai Q Iklim Ferguson

Contoh Soal:
Diketahui data curah hujan Kota Majalengka sebagai berikut:


Tentukan jenis iklimnya, silahkan yang mau jawab di komentar aja ok.

Baca juga:

Mau lulus UN dengan nilai tinggi pakai tips trik Quipper?
UPDATE QUIPPER
Mau nilai pelajaran kamu semakin meningkat di sekolah hanya dengan belajar di rumah?. Yuk gabung Quipper, bimbel online yang paling keren di Indonesia saat ini. Hampir 1 juta siswa Indonesia telah menggunakan Quipper untuk membantu pengayaan belajar di rumah. Materinya lengkap banget
1. Dapat materi SMP + SMA (IPA dan IPS) + UN + SBMPTN
2. Ada ribuan video belajar keren dari tutor terbaik
3. Bank soal dan intensif UN dan SBMPTN
4. Tips dan Trik menjawab soal cepat
5. Dan masih banyak lagi keunggulannya

Yang lebih keren lagi, Quipper masih ada diskon harga lho dengan menggunakan kode diskon dari mitra resmi. Cek di whatsapp saya di bawah untuk dapatkan kode diskonnya. Sumber: Youtube Quipper
Pada postingan kali ini akan dijelaskan mengenai klasifikasi iklim menurut Schmidt Ferguso Klasifikasi Iklim Schmidt Ferguson


Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.