Showing posts with label Bulu Tangkis. Show all posts
Showing posts with label Bulu Tangkis. Show all posts

Thursday, 13 July 2017

Istilah - Istilah Dalam Permainan Bulutangkis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan dengan mengunakan raket sebagai alat pemukul dan shuttlecock sebagai alat yang di pukul.

Permainan ini sangat populer di Indonesia, sehingga tidak heran jika bulutangkis di jadikan salah satu cabang olahraga andalan bagi Indonesia dalam mendulang medali emas di berbagai macam kejuaraan semacam Sea Games, Asian Games maupun Olimpiade.

Pada dasarnya Permainan Bulutangkis hampir mirip dengan permainan tenis lantai ataupun juga tenis meja, permainan bulu tangkis ini bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.

Berikut ini adalah istilah istilah yang ada dalam permainan bulutangkis, Berikut uraiannya.


Istilah Kata Bulutangkis:
  1. Alley : Area yang berukuran 1,5 kaki disebelah kiri dan kanan lapangan bulutangkis untuk permainan
  2. Atack : Posisi dalam sedang melakukan pukulan serangan.
  3. Backhand : Pukulan yang dilepaskan dengan posisi dada menghadap kebelakang dan punggung tangan menghadap ke depan. Pukulan ini menjadi trandmark dari Taufik Hidayat.
  4. Backhand Smash : Pukulan Backhand yang dilakukan dengan keras dan menukik.
  5. Backhand Dropshot : Pukulan backhand yang pelan dan menjatuhkan shutllecock di dekat net lawan.
  6. Back Alley : Area antar garis batas belakang dengan garis service panjang untuk permainan double.
  7. Backcourt : Area lapangan yang berada di garis batas belakang.
  8. Balk atau Feint : Setiap gerakan tipuan yang mengecoh lawan sebelum atau selama service.
  9. Baseline  : Garis batas belakang di akhir lapangan, sejajar dengan net.
  10. Carry atau  thow : Taktik yang tidak sah dimana pemain melempar raket selama melakukan pukulan.
  11. Center or Base Position :  Posisi tengah lapangan untuk pemain tunggal untuk kembali setiap pengembalian shuttlecock.
  12. Center Line  : Garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian service kiri dan kanan.
  13. Clear : Pukulan tepat dan jitu di garis batas belakang lawan.
  14. Court : Lapangan badminton yang dibatasi garis batas luar.
  15. Cross Backhand : Pukulan backhand silang.
  16. Cross Dropshot : Pukulan pelan silang yang pelan cepat didepan net lawan.
  17. Deuce : Posisi angka sama saat kedudukan seharusnya pada posisi set point atau game point sehingga harus mencari selisih 2 point lagi.
  18. Cross Smash : Pukulan yang keras dan cepat dengan arah silang.
  19. Defence : Posisi bertahan untuk mengembalikan serangan dari lawan.
  20. Double : Sebuah pertandingan di mana ada dua pemain di masing-masing sisi yang berlawanan.
  21. Drive : Pukulan cepat dan rendah yang membuat shuttlecock meluncur horisontal diatas net.
  22. Drop atau dropshot : Pukulan pelan shuttlecock yang jatuh cepat didepan net lawan.
  23. Fault : Kesalahan aturan main, baik melakukan service, penerimaan atau selama permainan.
  24. Forecourt : Area lapangan depan, antara net dan garis service pendek.
  25. Game Point : Angka terakhir yang diperlukan oleh satu pemain untuk menyelesaikan satu pertandingan.
  26. Hairpin Net Shot : Pukulan bawah dan sangat dekat dengan net pada saat shuttlecock naik, dan jatuh tepat dilapangan lawan.
  27. Halfcourt Shot : Pukulan rendah di tengah lapangan, efektif digunakan untuk permainan double melawan formasi up-and-back.
  28. Jumping Backhand Smash : Pukulan backhand sambil melompat. Pukulan yang jarang dilakukan oleh pemain manapun kecuali Taufik Hidayat.
  29. Jumping Smash : Pukulan Smash keras yang dilakukan sambil melompat tinggi. Pukulan ini menjadi ciri khas Liem Swe King dan Hariyanto Arbi.
  30. Jumping Dropshot : Pukulan Dropshot yang dilakukan sambil melompat.
  31. Kill atau putaway : Pukulan cepat dan rendah yang tidak dapat dikembalikan oleh lawan.
  32. Let : Pemberhentian sah selama permainan yang mengizinkan permainan diulangi.
  33. Linesmen : Hakim garis yang bertugas menyatakan apakah shuttlecock jatuh di dalam atau di luar lapangan.
  34. Long Service Line : Garis batas belakang dalam permainan single. Garis 2,5 kaki di dalam garis belakang dalam permainan double, dimana serving tidak boleh melewati garis ini.
  35. Match : Kontes dasar dalam Bulutangkis antara sisi yang berlawanan masing-masing satu atau dua pemain.
  36. Match Point : Angka terakhir yang telah didapatkan oleh salah satu pemain atau pasangan pemain untuk memenangi satu pertandingan.
  37. Midcourt : Sepertiga dari lapangan, setengah antara net dan garis batas belakang.
  38. Net Shot : pukulan didepan net yang jatuh cepat dilapangan lawan.
  39. Overhead : Pukulan kepada shuttlecock yang dilakukan dengan posisi raket berada di atas kepala. Lin Dan Tercatat sebagai pemain yang ahli dalam pukulan ini.
  40. Player : Setiap orang bermain Bulutangkis.
  41. Push Shot : pukulan pelan dengan mendorong shuttlecock dengan gerakan pergelangan tangan, biasanya dari net atau tengah lapangan ke tengah lapangan lawan.
  42. Rally : Sebuah urutan satu atau lebih stroke dimulai dengan layanan ini, sampai permainan berhenti dan menghasilkan point.
  43. Receiving side : Sisi yang berlawanan sisi melayani servis.
  44. Rubber Set : Keadaan ketika skor set masing- masing seri, maka dilakukan set ke 3 sebagai penentuan set.
  45. Service : Pukulan pertama dalam setiap memulai rally untuk mencari point.
  46. Serving side : Sisi memiliki hak untuk servis.
  47. Service Return : Pukulan bermaksud untuk pengembalian service.
  48. Service Judge : Hakim keabsahan servis pemain, duduk dikursi di seberang lapang chair umpire.
  49. Set Point : Berakhirnya sebuat set atau 1 kali permainan.
  50. Shuttelcock : Bola yang dipakai dalam permainan bulutangkis.
  51. Straight Set : Pertandingan yang langsung selesai dalam dua set langsung.
  52. Smash : Pukulah Forehand yang keras dan cepat.
  53. Single : Sebuah pertandingan di mana ada satu pemain di masing-masing sisi yang berlawanan.
  54. Stroke : Gerakan raket pemain dengan niat untuk memukul shuttle
  55. Trickshot : Pukulan tipuan untuk mengecoh lawan. Peter Gade sering menggunakan teknik ini untuk menipu lawan.
Tantowi A. & L. Natshir

Demikianlah informasi singkat pada kesempatan kali ini mengenai istilah istilah bulutangkis yang bisa saya berikan, semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan anda dalam bermain bulutangkis, terimakasih!!!!!!!!!!!


Sumber https://www.gurumapel.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tehnik Dasar Bulu Tangkis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Bulu tangkis atau biasa disebut badminton adalah olahraga permainan yang paling populer di indonesia selain sepakbola. selain populer permainan ini juga merupakan merupakan sumber ladang medali buat indonesia di berbagai ajang kejuaraan seperti Sea Games, Asian Games, Olimpiade maupun ajang - ajang olahraga yang lainnya.

Pada dasarnya untuk belajar tehnik bulu tangkis tidaklah sulit karena seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa bulu tangkis adalah olahraga paling populer di Indonesia sehingga rakyat indonesia sudah paham bagaimana cara memainkan permainan ini. yang di perlukan hanyalah keuletan, ketekunan dan kerja keras dalam berlatih.


Nah, dalam pembahasan kali ini, kami akan coba menguraikan yang namanya Tehnik bermain bulutangkis, berikut uraiannya:

A. Teknik Bulu Tangkis

Apabila anda bercita-cita ingin menjadi pemain bulutangkis elite yang hebat dan berprestasi, maka anda harus menguasai berbagai macam tehnik dasar bermain bulutangakis dengan baik dan benar. Oleh karena itu, hanya dengan modal berlatih tekun, disiplin, terarah dibawah bimbingan pelatih yang berkualifikasi baik, dapat menguasai berbagai teknik dasar bermain bulutangkis secara benar pula. Adapun untuk tehnik dasar bermain bulutangkis yang harus anda kuasai di antaranya adalah servis, lob, dropshot, smes, netting, underhand, dan drive. 

Kesemua jenis tehnik bulu tangkis tersebut akan di uraikan berikut ini:

1. Pegangan Raket (Grip)

Bulutangkis dikenal sebagai olahraga yang banyak menggunakan pergelangan tangan. Karena itu, benar tidaknya cara memegang raket akan sangat menentukan kualitas pukulan seseorang. Salah satu teknik dasar bulutangkis yang sangat penting dikuasai secara benar oleh setiap calon pemain bulutangkis adalah pegangan raket. Menguasai cara dan teknik pegangan raket yang betul, merupakan modal penting untuk dapat bermain bulutangkis dengan baik pula. Oleh karena itu, apabila teknik pegangan raket salah dari sejak awal, sulit sekali meningkatkan kualitas permainan. 

Pegangan raket yang benar merupakan dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulutangkis.

Cara pegangan raket yang benar adalah raket harus dipegang dengan menggunakan jari-jari tangan (ruas jari tangan) dengan luwes, rileks, namun harus tetap bertenaga pada saat memukul kok. Hindari memegang raket dengan cara menggunakan telapak tangan (seperti memegang golok).

Jenis Pegangan Raket Pada dasarnya, dikenal beberapa cara pegangan raket, yaitu:

  1. American Grip
  2. Forehand Grip
  3. Backhand Grip

Namun, hanya dua bentuk pegangan yang sering digunakan dalam praktek, yaitu cara memegang raket forehand dan backhand. Semua jenis pukulan dalam bulutangkis dilakukan dengan kedua jenis pegangan ini. 

Dua macam cara memegang raket di atas, pada kenyataannya digunakan secara bergantian sesuai situasi dan kondisi permainan. Untuk tahap awal para pemula biasanya diajarkan cara memegang forehand terlebih dahulu, kemudian baru backhand. Pada akhirnya untuk pemain yang sudah terampil akan terlihat pegangan raketnya hanya satu grip. Ini terjadi karena pergeseran pegangan tangan dari forehand ke backhand dan sebaliknya hanya sedikit dan terjadi secara otomatis. 

Pegangan raket yang benar, dan memanfaatkan tenaga pergelangan tangan pada saat memukul kok, dapat meningkatkan mutu pukulan dan mempercepat laju jalannya kok. ini berarti, telah menggunakan tenaga secara lebih efisien namun efektif. ltulah sebabnya, sejak dini peserta latih harus membiasakan memukul kok dengan menggunakan tenaga pergelangan tangan (tenaga pecut).

Cara Memegang Raket Forehand
  • Pegang raket dengan tangan kiri, kepala raket menyamping. Pegang raket dengan cara seperti "jabat tangan". Bentuk "V" tangan diletakkan pada bagian gagang raket.
  • Tiga jari, yaitu jari tengan, manis dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.
  • Letakkan ibu jari diantara tiga jari dan telunjuk.
Cara Memegang Raket Backhand

Untuk backhand grip, geser "V" tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam. bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.

Cara Latihan

Sebelum praktek melakukan latihan pukulan, perlu dilakukan latihan untuk adaptasi menggerak-gerakkan pergelangan tangan dengan tetap memegang raket dengan benar.
  • Peserta latih dibiasakan selalu memegang raket dengan jari-jari tangan, luwes, dan tetap rileks, tetapi tetap mempunyai tenaga.
  • Lakukan gerakan raket ke axah kanan dan kiri, dengan menggunakan tenaga pergelangan tangan. Begitu juga gerakan ke depan dan ke belakang, sehingga terasa betul terjadinya tekukan pada pergelangan tangan.
  • Gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah.
  • Memukul bola (kok) ke tembok.
  • Bouncing ball.
Kesalahan Yang Sering Terjadi
  • Memegang raket dengan menggenggam, jari-jari rapat dan sejajar.
  • Posisi "V" tangan berada pada bagian grip raket yang lebar.
2. Footwork

Footwork merupakan dasar untuk bisa menghasilkan pukulan berkualitas, yaitu apabila dilakukan dalam posisi baik. Untuk bisa memukul dengan posisi balk, seorang atlet harus memiliki kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak bisa dicapai kalau footwork-nya tidak teratur.

3. Sikap dan Posisi

Sikap dan posisi berdiri di lapangan harus sedemikian rupa, sehingga dengan sikap yang baik dan sempurna itu, dapat secara cepat bergerak ke segala penjuru lapangan permainan.


Beberapa faktor yang harus diperhatikan:
  • Harus berdiri sedemikian rupa, sehingga berat badan tetap berada pada kedua kaki dan tetap menjaga keseimbangan tubuh.
  • Tekuk kedua lutut, berdiri pada ujung kaki, sehingga posisi pinggang tetap tegak dan rileks. Kedua kaki terbuka selebar bahu dengan posisi kaki sejajar atau salah satu kaki diletakkan di depan kaki lainnya.
  • Kedua lengan dengan siku bengkok pada posisi di samping badan, sehingga lengan bagian atas yang memegang raket tetap bebas bergerak.
  • Raket harus dipegang sedemikian rupa, sehingga kepala (daunnya) raket berada lebih tinggi dari kepala.
  • Senantiasa waspada dan perhatikan jalannya kok selama permainan berlangsung.
Sikap dan Tahap Kerja Langkah Kaki

Sikap dan langkah kaki yang benar dalam permainan bulutangkis, sangat penting dikuasai secara benar oleh setiap pemain. Ini sebagai syarat untuk meningkatkan kualitas ketrampilan memukul kok.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan:
  • Senantiasa berdiri dengan sikap dan posisi yang tepat di atas Iapangan.
  • Lakukan gerak Iangkah ke depan, ke belakang, ke samping kanan dan kiri pada saat memukul kok, sambil tetap memperhatikan keseimbangan tubuh.
  • Gerak Iangkah sambil meluncur cepat, sangat efektif sebagai upaya untuk memukul kok.
  • Hindari berdiri dengan telapak kaki di lantai (bertapak) pada saat menunggu datangnya kok, atau pada saat bergerak untuk memukul kok.
4. Hitting Position

Posisi memukul bola atau kerap disebut preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga dipakai untuk menentukan pukulan apa yang akan dilakukan. Karena itu posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan balk dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas.

Hal yang perlu diperhatikan:

a. Overhead (atas) untuk right handed
  • Posisi badan menyamping dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kid. Pada saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  • Posisi badan harus selalu berada di belakang bola yang akan dipukul.
b. Untuk pukulan underhand(bawah)/net
  • Posisi memukul adalah kaki kanan selalu berada di depan dan kaki kid di belakang
  • Lutut kaki kanan dibengkokkan, sehingga paha bagian bawah agak turun. Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul. Sedangkan saat bola dipukul posisi kaki kiri harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke depan sedikit.
c. Untuk footwork maju-mundur

    Cara Latihan
  • Dari tengah ke depan; sebagai langkah dasar hanya dua langkah dimulai dengan kaki kiri kemudian kanan.
  • Dari tengah ke belakang.
  • Dari depan ke belakang dan sebaliknya.
Kesalahan Yang Terjadi
  • Pada ready position, tumpuan kaki tidak berada di bagian depan atas kaki. Akibatnya reaksi menjadi lambat.
  • Posisi lutut lurus, tidak bengkok.
  • Pada posisi memukul kaki dan badan sejajar dengan net. Akibatnya pukulan tidak kuat.
  • Pada posisi underhand, kaki kiri berada di depan, keseimbangan kaki tidak ada dan sulit mengarahakan bola dengan tepat.
  • Lutut/paha tidak turun, jangkauan kurang, lambat kembali ke bagian tengah lapangan.
5. Service (Service)

Dalam aturan permainan bulutangkis, servis merupakan modal awal untuk bisa memenangkan pertandingan. Dengan kata lain, seorang pemain tidak bisa mendapatkan angka apabila tidak bisa melakukan servis dengan baik.Namun, banyak pelatih, juga pemain tidak memberikan perhatian khusus untuk melatih dan menguasai teknik dasar ini. Oleh karena itu, sikap tersebut merupakan kekeliruan besar. Kita mengetahui bahwa angka/poin dalam permainan bulutangkis tidak akan tercipta, apabila pemain tidak mahir melakukan servis dengan benar.Dalam permainan bulutangkis, ada tiga jenis servis, yaitu servis pendek, servis tinggi, dan flick atau servis setengah tinggi. Namun, biasanya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yaitu servis forehand dan backhand. Masing-masing jenis ini bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan.

1. Servis Forehand:

a. Servis Forehand Pendek
  • Tujuan servis pendek ini untuk memaksa lawan agar tidak bisa melakukan serangan. Selain itu lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan.
  • Variasi arah dan sasaran servis pendek ini dapat dilatih secara serius dan sistematis
  • Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.
  • Pada saat perkenaan dengan kepala (daun) raket dan kok, siku dalam keadaan bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan Anda.
  • Cara latihannya adalah menggunakan sejumlah kok dan dilakukan secara berulang-ulang.
b. Servis Forehand Tinggi
  • Jenis servis ini terutama digunakan dalam permainan tunggal.
  • Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar kok melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.
  • Saat memukul kok, kedua kaki terbuka selebar pinggul dan kedua telapak kaki senantiasa kontak dengan lantai.
  • Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah melakukan pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus be langsung kontinu dan harmonis.
  • Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul kok.
  • Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah, dapat mengusai teknik servis forehand tinggi dengan sebalik-baiknya.
2. Servis Backhand

Jenis servis ini pada umumnya, arah dan jatuhnya kok sedekat mungkin dengan garis serang pemain lawan. Dan kok sedapat mungkin melayang retatif dekat di atas jaring (net).

Oleh karena itu, jenis servis ini kerap digunakan oleh pemain ganda;
  • Sikap berdiri adalah kaki kanan di depan kaki kiri, dengan ujung kaki kanan mengarah ke sasaran yang diinginkan. Kedua kaki terbuka selebar pinggul, lutut dibengkokkan, sehingga dengan sikap seperti ini, titik berat badan berada di antara kedua kaki. Jangan lupa, sikap badan tetap rileks dan penuh konsentrasi.
  • Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak kontinu dan harmonis. Hindari menggunakan tenaga pergelangan tangan yang berlebihan, karena akan mempengaruhi arah dan akurasi pukulan.
  • Sebelum melakukan servis, perhatikan posisi dan sikap berdiri lawan, sehingga dapat mengarahkan kok ke sasaran yang tepat dan sesuai perkiraan.
  • Biasakan berlatih dengan jumlah kok yang banyak dan berulang-ulang tanpa mengenal rasa bosan, sampai dapat menguasai gerakan dan ketrampilan servis ini dengan utuh dan baik/sempurna.
Selain itu, perlu diperhatikan adanya peraturan servis. Berikut aturan bagaimana melakukan servis yang salah dan benar.

Servis yang Salah :
  • Pada saat memukul bola, kepala (daun) raket lebih tinggi atau sejajar dengan grip raket.
  • Titik perkenaan kok, kepala (daun) raket lebih tinggi dari pinggang.
  • Posisi kaki menginjak garis tengah atau depan.
  • Kaki kiri melakukan langkah.
  • Kaki kanan melangkah sebelum kok dipukul.
  • Rangkaian mengayun raket dan memukul kok tidak boleh terputus.
  • Penerima servis bergerak sebelum kok servis dipukul.
Servis yang Benar :
  • Pada saat memukul, tigngi kepala (daun) raket harus berada dibawah pegangan raket.
  • Perkanaan kok harus berada di bawah pinggang.
  • Kaki kiri statis.
  • Kaki hanya bergeser, tetapi tidak lepas dari tanah.
  • Rangkaian mengayun raket, harus dalam satu rangkaian.
  • Penerima servis bergerak sesaat setelah servis dipukul.
6. Pengembalian Service

Teknik pengembalian servis, sangat penting dikuasai dengan benar oleh setiap pemain bulutangkis. Arahkan kok ke daerah sisi kanan dan kiri lapangan lawan atau ke sudut depan atau belakang lapangan lawan. Prinsipnya, dengan penempatan kok yang tepat, lawan akan bergerak untuk memukul kok itu, sehingga is terpaksa meninggalkan posisi strategisnya di titik tengah lapangannya;
  • Dalam permainan tunggal, sebaiknya servis lob lawan dikembalikan dengan teknik pukulan keras dan tinggi ke salah satu sudut bagian belakang lapangan lawan, atau dengan teknik "pukulan pendek" (drop pendek) ke sudut depan lapangan lawan.
  • Hindari melakukan "smes keras", tatkala berdiri pada posisi di bagian belakang lapangan sendiri. Oleh karena, posisi pada saat itu kurang menguntungkan, apabila smes dapat dikembalikan dengan penempatan yang akurat atau terarah oleh pemain lawan.
  • Dalam permainan ganda, seharusnya kok dipukul terarah cepat, dan arah pukulan senantiasa menukik jatuh ke lapangan lawan atau ke bagian tubuh lawan.
7. Underhand (Pukulan dari Bawah)

Jenis pukulan ini dominant digunakan dalam permainan bulutangkis. Seperti halnya teknik dasar "pukulan dari atas kepala", untuk menguasai teknik dasar ini, pertama-tama, harus trampil berlari sambil melakukan langkah lebar, dengan kaki kanan berada di depan kaki kiri untuk menjangkau jatuhnya kok.Sikap menjangkau ini, hendaknya siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan sikap tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk.Pada saat memukul kok, gunakan tenaga kekuatan siku dan pergelangan tangan, hingga gerakan lanjut dari pukulan ini berakhir di atas bahu kiri. Perhatikan, agar telapak kaki kanan tetap kontak dengan lantai sambil menjangkau kok. Jangan sampai gerak langkah terhambat karena kaki kiri tertahan gerakannya.

Fungsi pukulan dasar ini antara lain:
  • Untuk mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.
  • Sebagai cara bertahan akibat pukulan serang lawan. Dalam situasi tertekan dalam permainan, harus melakukan pukulan penyelamatan dengan cara mengangkat kok tinggi ke daerah belakang lapangan lawan.
  • Pukulan dasar ini dapat dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.
Cara berlatih yang efektif untuk menguasai teknik dasar ini, adalah menciptakan suasana berlatih bersama tim dengan memukul kok yang diarahkan relatif jauh dari jangkauan. Berlatihlah dengan tekun dan selalu mengevaluasi sendiri kesalahan yang dilakukan, agar tidak diulangi lagi.

Ada dua jenis pukulan underhand:
  • Clear Underhand, pukulan atau dorongan yang diarah kan tinggi ke belakang.
  • Flick Underhand, pukulan atau dorongan mendatar ke arah belakang.
Hal yang Perlu Diperhatikan
  • Pegangan raket forehand untuk underhand forehand, dan pegangan backhand untuk underhand backhand.
  • Pergelangan tangan agak bengkok ke belakang, siku juga agak bengkok.
  • Sambil melangkahkan kaki kanan ke depan, ayunkan raket ke belakang lalu pukul bola dan pada saat perkenaan bola, posisi tangan lurus.
  • Bola dipukul kira-kira dekat kaki kanan bagian luar.
  • Posisi akhir raket sesuai arah bola.
Cara Latihan

Untuk tahap pemula, umpan dengan lemparkan banyak bola. Untuk koordinasi pukul bola sambil melangkah kaki kanan.

8. Overhead Clear/Lob

Pusatkan perhatian lebih untuk menguasai pukulan overhead lob ini, karena teknik pukulan lob ini banyak kesamaannya dengan teknik smes dan dropshort. Pukulan overhead lob adalah bola yang dipukul dari atas kepala, posisinya biasanya dari belakang lapangan dan diarahkan keatas pada bagian belakang lapangan.

Ada dua jenis overhead lob :
  1. Deep lob/Clear, bolanya tinggi ke belakang.
  2. Attacking lob/Clear, bolanya tidak terlalu tinggi.
Hal yang Perlu Diperhatikan;
  • Pergunakan pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.
  • Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  • Posisi badan harus diupayakan selalu bera di belakang bola.
  • Bola dipukul seperti gerakan melempar.
  • Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, Ialu dilepas, sedang raket jatuh di depan badan.
  • Lecutkan pergelangan (raket) saat kena bola.
Cara Latihan
  • ntuk para pemula yang baru belajar, sebaiknya pertama-tama latihan dengan cara mengumpan mereka dengan lemparan bola. Tujuannya supaya timing memukul bisa diperoleh. Untuk mempermudah, bisa digunakan hitungan (1. Posisi siap; 2. Ayunkan; 3. Pukul).
  • Untuk alat bantu guna membiasakan gerakan dan memperoleh timing memukul yang pas, gunakan gantungan kok yang bisa diatur ketinggiannya.
Hal yang Perlu Diperhatikan
  • Posisi preparation sama dengan overhead biasa.
  • Karena, biasanya bola berada jauh di belakang kepala kita, untuk menjangkaunya, pertama badan diputar yaitu dengan melangkahkan kaki kanan ke belakang, lalu lompatkan kaki kanan sambil badan dan raket diputar untuk menjangkau kok yang berada di belakang kepala, sehingga terjadi perpindahan berat badan.
  • Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat), badan harus condong ke depan.
9. Round The Head Clear/Lob/Drop/Smash

Adalah bola overhead (di atas) yang dipukul di bagian belakang kepala (samping telinga sebelah kih). Dibanding dengan overhead yang biasa, pukulan di belakang kepala ini relatif lebih sulit. Karena untuk bisa melakukan pukulan (teknik) ini diperlukan ekstra kekuatan kaki, kelenturan, footwork yang balk, dan koordinasi. Biasanya pukulan ini dilakukan secara terpaksa karena untuk melakukannya harus dengan pukulan backhand.

10. Smash

Yaitu pukulan overhead (atas) yang diarahkan ke bawah dan dilakukan dengan tenaga penuh. Pukulan ini identik sebagai pukulan menyerang. Karena itu tujuan utamanya untuk mematikan lawan. Pukulan smes adalah bentuk pukulan keras yang sering digunakan dalam permainan bulutangkis. Karakteristik pukulan ini adalah; keras, laju jalannya kok cepat menuju Iantai Iapangan, sehingga pukulan ini membutuhkan aspek kekuatan otot tungkai, bahu, lengan, dan fleksibilitas pergelangan tangan serta koordinasi gerak tubuh yang harmonis.

Dalam praktek permainan, pukulan smes dapat dilakukan dalam sikap diam/berdiri atau sambil loncat (King Smash).Oleh karena itu pukulan smes dapat berbentuk:
  • Pukulan smes penuh
  • Pukulan smes potong
  • Pukulan sines backhand
  • Pukulan smes melingkar atas kepala
Teknik pukulan smes tersebut secara bertahap setiap pemain harus menguasainya dengan sempurna. Manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan kualitas permainan.

Hal yang Perlu Diperhatikan
  • Biasakan bergerak cepat untuk mengambil posisi pukul yang tepat.
  • Perhatikan pegangan raket.
  • Sikap badan harus tetap lentur, kedua lutut dibengkokkan dan tetap berkonsentrasi pada kok.
  • Perkenaan raket dan kok di atas kepala dengan cara meluruskan lengan untuk menjangkau kok itu setinggi mungkin dan pergunakan tenaga pergelangan tangan pada saat memukul kok.
  • Akhiri rangkaian gerakan pukul itu dengan gerak Ian-jut ayunan raket yang sempurna ke depan badan.
11. Dropshot (Pukulan Potong)

Adalah pukulan yang dilakukan seperti smes. Perbedaannya pada posisi raket saat perkenaan dengan kok. Bola dipukul dengan dorongan dan sentuhan yang halus. Dropshot (pukulan potong) yang balk adalah apabila jatuhnya bola dekat dengan net dan tidak melewati garis ganda.Karakteristik pukulan potong ini adalah, kok sentiasa jatuh dekat jaring di daerah lapangan lawan. Oleh karena itu harus mampu melakukan pukulan yang sempurna dengan berbagai sikap dan posisi badan dari sudut-sudut lapangan permainan. Faktor pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan dan proses perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul merupakan faktor penentu keberhasilan pukulan ini. Sikap persiapan awal dan gerak memukul tidak berbeda dengan pukulan smes. Dalam pelaksanaan pukulan potong ini, adalah menempatkan kok pada sudut-sudut lapangan lawan sedekat mungkin jaring/net, dengan variasi gerak tipu badan dan raket sebelum perkenaan raket dan kok, yang menyebabkan lawan terlambat mengatisipasi dan bereaksi atas datangnya kok secara mendadak.

Hal yang Perlu Diperhatikan
  • Pergunakan pegangan forehand. Pegang raket dan posisinya di samping bahu.
  • Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada dibelakang kaki kiri. Pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  • Posisi badan harus selalu diupayakan berada di belakang bola.
  • Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus, menjangkau bola dan dorong dengan sentuhan halus.
  • Untuk arah forehand lawan, pukul bagian Iengkungan bola sebelah kanan dan lengkung kiri bola untuk tujuan backhand.
  • Posisi akhir raket mengikuti arah bola.Biasakan bergerak cepat mengambil posisi pukul yang tepat di belakang kok.
  •  Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul kok.
  • Kok harus dipukul dengan sikap lengan lurus dan hanya menggunakan tenaga kecil.
  • Pukulan potong ini mengandung aspek kehalusan gerak dan gerak tipu.
12. Netting

Adalah pukulan yang dilakukan dekat net, diarahkan sedekat mungkin ke net, dipukul dengan sentuhan tenaga halus sekali. Pukulan netting yang baik yaitu apabila bolanya dipukul halus dan melintir tipis dekat sekali dengan net.Karakteristik teknik dasar ini adalah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat mungkin dengan jaring/net di daerah lapangan lawan. Koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket dan kok saat perkenaan, serta daya konsentrasi adalah faktor-faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan pukulan ini.

Pegang raket dengan jari-jari tangan (ruas jari tangan), pergelangan tangan tetap rileks, posisi kepala (daun) raket sejajar dengan Iantai pada saat perkenaan raket dan kok yang harus diperhatikan selama proses pukulan jaring berlangsung. Di samping itu sikap dan posisi kaki tumpu harus tetap kokoh menapak di Iantai, dengan lutut kanan dibengkokkan, sehingga tidak terjadi gerakan tambahan yang dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh.

Hal yang Perlu Diperhatikan
  • Pegangan raket forehand untuk forehand net dan backhand untuk backhand samping net.
  • Siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.
  • Pada saat memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi setinggi mungkin.
  • Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukul bola pada bagian lengkung kanan dan kiri sampai pada bagian bawah bola. Akhir kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.
Cara Latihan
  • Berdiri kira-kira dua langkah dari jaring sambil memegang raket.
  • Penyaji melemparkan kok berturut-turut ke daerah jaring dan Anda berusaha memukul kok itu.
  • Lakukan latihan ini di sisi kanan dan kiri secara bergantian.
  • Tingkatkan faktor intensitas dan kesulitan latihan dengan cara sambil bergerak.
  • Arah dan sasaran pukulan dapat berbentuk lurus, silang atau dengan cara mendorong kok itu ke berbagai arah.
13. Variasi Stroke/Variasi Pukulan

Setelah seorang atlit berhasil menguasai cara memegang raket, menguasai footwork, dan seluruh tekni dasar (basic stroke) dengan baik, maka selanjutnya dapat membuat variasi pukulan. Dengan kata lain, pada satu jenis posisi yang baik dapat melakukan beberapa pilihan pukulan. Misalnya pukulan overhead, selain lob dengan sedikit mengubah grip dan arah raket/putaran raket, bisa melakukan pada posisi underhand yang baik, selain melalukan netting bisa juga melakukan flick.

Penguasaan pukulan dasar dan variasi akan terasa sekali manfaatnya pada saat kita mulai bermain dalam game (hitungan). Berpikirlah menggunakan taktik saat bermain agar anda bisa mematikan lawan dan memenangkan pertandingan. 

Itulah sekilas tentang tehnik dasar yang ada dan sering di pakai dalam permainan bulutangkis, semoga artikel yang kami bagikan kali ini bermanfaat buat anda.

Sumber https://www.gurumapel.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 6 July 2016

Sistem perhitungan poin bulu tangkis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sistem perhitungan poin bulu tangkis telah mengalami beberapa kali perubahan Sistem perhitungan poin bulu tangkis
Sistem perhitungan poin bulu tangkis telah mengalami beberapa kali perubahan, mulai dari sistem klasik pindah bola 15 poin sampai sistem terbaru, sistem reli 21 poin.


Sistem klasik

Sistem ini berlaku sampai tahun 2002 sebelum diganti dengan sistem 5x7 poin. Sistem yang berlaku adalah sistem pindah bola atau dengan kata lain hanya pemain/pasangan yang melakukan servis yang dapat meraih poin.

Seorang/sepasang pemain akan memenangkan pertandingan bila telah memenangkan dua set permainan. Dengan sistem perhiutngan poin tiap setnya sebagai berikut:

Untuk partai tunggal putra dan semua partai ganda
  • Satu set terdiri dari 15 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 13 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 13 akan menentukan apakah terjadi jus 5 (permainan akan berakhir pada poin 18) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).
  • Bila terjadi kedudukan 14 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 14 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 17) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).
  • Bila keputusan jus telah diambil pada kedudukan 13 sama, maka tidak ada penambahan poin lagi bila terjadi kedudukan 14 sama.

Untuk partai tunggal putri
  • Satu set terdiri dari 11 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 9 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 9 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).
  • Bila terjadi kedudukan 10 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 10 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).
  • Bila keputusan jus telah diambil pada kedudukan 9 sama, maka tidak ada penambahan poin lagi bila terjadi kedudukan 10 sama.

Sistem 5x7 poin

Sistem ini hanya berlaku dari Januari sampai Agustus 2002.

Sistem yang berlaku adalah masih sistem pindah bola atau dengan kata lain hanya pemain/pasangan yang melakukan servis yang dapat meraih poin, namun berbeda dengan sistem klasik, seorang/sepasang pemain baru akan memenangkan pertandingan bila telah memenangkan tiga set permainan.

Tidak ada perbedaan sistem perhitungan baik untuk tunggal atau ganda maupun untuk putra atau putri. Dengan perhitungan poin tiap setnya sebagai berikut:
  • Satu set terdiri dari 7 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 6 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 6 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 8) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 7).

Kembali ke sistem klasik

Mulai Agustus 2002, sistem perhitungan kembali ke sistem klasik dengan sedikit perubahan:

Untuk partai tunggal putra dan semua partai ganda
  • Satu set terdiri dari 15 poin.
  •  Bila terjadi kedudukan 14 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 14 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 17) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).

Untuk partai tunggal putri
  • Satu set terdiri dari 11 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 10 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 10 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).

Sistem reli 3x21 poin

Sistem ini mulai diberlakukan pada bulan Mei 2006. Tidak ada perbedaan sistem perhitungan baik untuk tunggal atau ganda maupun untuk putra atau putri.

Sistem yang berlaku adalah sistem reli poin atau dengan kata lain setiap seorang pemain melakukan kesalahan, lawan langsung memperoleh poin.

Seorang/sepasang pemain akan memenangkan pertandingan bila telah memenangkan dua set permainan. Dengan sistem perhitungan poin tiap setnya sebagai berikut:
  • Satu set terdiri dari 21 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 20 sama, otomatis akan terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 22).
  • Jus 2 akan otomatis diberlakukan bila kemudian terjadi lagi kedudukan sama (permainan akan berakhir dengan selisih 2 poin).
  • Bila terjadi kedudukan 29 sama, tidak lagi diberlakukan jus (permainan akan berakhir pada poin 30).
Sumber: Wikipedia
Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 5 July 2016

Teknik Dasar Bulutangkis Beserta Gambarnya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Dalam permainan bulu tangkis, tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapangan bulu tangkis. Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis.

Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali. Area permainan berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan "keluar".

Setiap kali pemain/pasangan tidak dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka lawannya akan memperoleh poin.

Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.


Teknik dasar

Cara berdiri di lapangan

Berdiri di lapangan atau footwork, adalah berada pada bagian tengah lapangan dengan kaki agak dibuka dan lutut ditekuk, badan tetap rileks dan nyaman. Saat melakukan footwork usahakan melangkah dengan lebar. Dengan footwork yang baik seorang pemain akan menguasai lapangan sepenuhnya sehingga akan sulit bagi lawan untuk mendapat poin.  



Cara memegang raket


 tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapang Teknik Dasar Bulutangkis Beserta Gambarnya


  1. Pegangan forehand (pegangan dasar), Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara mendirikan raket yang sisinya tegak dengan lantai. Pegangan ini hampir sama dengan posisi tangan sedang bersalaman.
  2. Pegangan backhand, Pegangan ini dapat di peroleh dengan jalan memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehand.
  3. Pegangan pukul kasur/Amerika, Cara pegangan ini adalah mula-mula raket diletakkan secara mendatar di atas lantai. Kemudian ambil dan peganglah raket pada pegangannya, sehingga bagian tangan antar ibu jari dan jari telunjuk menempel pada bagian permukaan yang lebar.
 tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapang Teknik Dasar Bulutangkis Beserta Gambarnya

Persiapan menerima bola

Persiapan menerima bola atau teknik hitting position merupakan cara pemain untuk bersiap-siap menerima bola. Berkonsentrasilah pada arah datangnya bola dan siapkan tenaga dan perkiraan yang baik untuk mengembalikkan bola. 
 tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapang Teknik Dasar Bulutangkis Beserta Gambarnya
Servis forehand


Servis

Servis dibedakan menjadi servis forehand dan servis backhand. Servis forehand biasanya untuk langsung menyerang lawan sedangkan backhand biasanya untuk bermain netting.

Servis dilakukan dari satu sisi lapangan (kiri atau kanan) menyilang menyeberangi jaring ke area lawan. Partai tunggal dan ganda memiliki area servis yang berbeda seperti yang diilustrasikan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dinyatakan "keluar" dan poin untuk penerima servis.

Posisi kiri atau kanan tempat servis dilakukan ditentukan dari jumlah poin yang telah dikumpulkan oleh pemain yang akan melakukan servis. Posisi kanan untuk jumlah poin genap dan posisi kiri untuk jumlah poin ganjil. Servis dari posisi kanan juga dilakukan saat jumlah poin masih nol.

Pada set pertama pemain/pasangan yang melakukan servis untuk pertama kali ditentukan dengan undian, sedangkan untuk set berikutnya dilakukan oleh pemenang dari set sebelumnya.

 tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapang Teknik Dasar Bulutangkis Beserta Gambarnya
servis backhand
Untuk partai ganda, beberapa peraturan berbeda diterapkan untuk perhitungan poin menggunakan sistem pindah bola dan sistem reli poin:

Sistem pindah bola

  • Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai "orang pertama". Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.
  • Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi "orang pertama" saat melakukan servis.
  • Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua.
  • Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh "orang pertama".

Sistem reli poin
  • Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.
  • Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut.
  • Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.

Sistem perhitungan poin
Sejak Mei 2006, pada kejuaraan resmi seluruh partai menggunakan sistem perhitungan 3x21 reli poin. Pemenang adalah pemain/pasangan yang telah memenangkan dua set.


Teknik Pukulan

Teknik pukulan adalah cara-cara melakukan pukulan pada permainan bulutangkis dengan tujuan menerbangkan shuttlecock ke lapangan lawan.Terdapat macam-macam teknik dasar pukulan dalam permainan bulutangkis, yaitu:

Pukulan servis

Pukulan servis merupakan pukulan dengan raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan secara diagonal dan bertujuan sebagai permulaan permainan. Macam-macam pukulan servis, yaitu:
  1. Pukulan servis pendek
  2. Pukulan servis panjang
  3. Pukulan servis mendatar
  4. Pukulan servis cambuk

Teknik Mengembalikan Servis

Teknik mengembalikan servis merupakan hal yang harus Anda kuasai, berbagai macam servis yang dilakukan oleh pemain lawan biasanya mengelabui kita untuk mengembalikkannya. Sehingga perlu konsentrasi penuh pada arah datangnya bola. Sebaiknya saat menerima servis pukullah bola ke arah bagian sudut belakang lapangan. Hal ini bertujuan menghindari bola tanggung untuk lawan jika mengembalikkan servis secara sembarangan.


Pukulan lob

Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan. Pukulan lob dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
 tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapang Teknik Dasar Bulutangkis Beserta Gambarnya
Pukulan lob
  1. Overhead lob [Deep Lob /Clear], yaitu pukulan lob yang dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke arah belakang [ ke lapangan bagian belakang (Backout)]
  2. Underhand lob [Attacking Lob/Clear atau lob Seran], yaitu pukulan lob yang dilakukan dari bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan di lambungkan tinggi ke belakang atau dengan kata lain memukul dengan ketinggian sedang tapi laju menuju lapangan bagian belakang (Backout)

Langkah melakukan Lob:
  1. Letakkan posisi tangan pada pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.
  2. Posisi badan menyamping (Vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.
  3. Posisi dalam keadaan siap untuk memukul.
  4. Ayunkan raket.
  5. pukul shutlecock seperti gerakan melempar (lecut pergelangan tangan saat raket mengenai shuttlecock).
  6. Pada saat shuttlecock menyentuh raket, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, serang raket jatuh di depan badan.
  7. Biarkan ayunan raket terus ke arah bawah pinggang, jangan ditahan.
  8. Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat) badan harus condong ke depan.
  9. Akan lebih baik jika saat melatih pukulan ini di bantu oleh teman di seberang lapangan yang bertugas sebagai sparing.
 
Netting

 tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapang Teknik Dasar Bulutangkis Beserta Gambarnya
Pukulan netting

Netting adalah jenis pukulan yang dilakukan di dekat net yang dipukul dengan sentuhan halus namun akurat. Tujuan dilakukan netting adalah supaya shuttlecock yang jatuh di bidang lawan jatuh sedekat mungkin dekat net. Koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket dan shuttlecock saat perkenaan, dan tentunya konsentrasi saat memukul shuttlecock menjadi faktor penting.

Cara melakukan netting adalah melakukan pukulan dengan pelan namun masuk ke area lawan, biasanya dilakukan saat lawan berada pada posisi belakang. Teknik neting bisa saja mematikan jika benar-benar dikuasai. Hal yang perlu diperhatikan adalah mengontrol pukulan, perkiraan jarak, dan arah bola. Latihan berulang-ulang akan memudahkan Anda menguasai teknik netting.

Prinsip dasar saat akan melakukan netting:
  1. Pegang raket se-rileks mungkin
  2. Shuttlecock harus diambil di atas atau setinggi mungkin
  3. Usahakan laju shuttlecock serendah mungkin dengan bagian atas net
  4. Usahakan jatuhnya shuttlecock serapat/sedekat mungkin dengan net

Cara melatih pukulan netting:
  1. Berdirilah di belakang garis service kira-kira dua langkah dari jaring
  2. Peganglah raket se-rileks mungkin
  3. Kejarlah shutlecock yang datang di depan jaring
  4. Posisi kaki kanan selalu berada di depan baik saat melakukan netting dengan forehand ataupun netting dengan backhand.
  5. Agar netting lebih tipis bergulir di bidang lawan, sesaat sebelum shuttlecock tersentuh, buat tarikan kecil
  6. Secara simultan dan bergantian arah dan sasaran pukulan bisa berbentuk lurus, silang di depan net atau bisa juga mendorong shuttlecock ke arah belakang. 

Teknik Smash

Smash merupakan pukul keras dengan menggunakan teknik overhead ke area lawan. Semakin menukik sebuah smash akan semakin baik sehingga kadang disertai dengan lompatan (jump smash). Yang perlu diingat adalah smash harus dilakukan pada timing yang tepat, karena bisa saja terjadi blunder yang menyebabkan poin untuk lawan.


Sumber:
  • www.pbdjarum.org
  • id.wikipedia.org
  • olahraga.smansax1-edu.com

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 2 July 2016

Perlengkapan Dalam Permainan Bulu Tangkis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.

Berikut ini beberapa perlengkapan atau peralatan penunjang dalam permainan bulu tangkis:


Raket

  adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang  Perlengkapan Dalam Permainan Bulu Tangkis

Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.


Senar

 adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang  Perlengkapan Dalam Permainan Bulu Tangkis
Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalah senar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.


Kok

 adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang  Perlengkapan Dalam Permainan Bulu Tangkis
Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.


Sepatu

 adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang  Perlengkapan Dalam Permainan Bulu Tangkis
Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.
Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 29 June 2016

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis Standar Internasional BWF

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Lapangan Bulu Tangkis Standar Internasional BWF Ukuran Lapangan Bulu Tangkis Standar Internasional BWF
Lapangan Bulu tangkis / Badminton. Klik gambar untuk memperbesar
Lapangan bulu tangkis / Badminton berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran yang benar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau bahan sintetis yang lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih.

Ukuran standar lapangan badminton internasional telah ditetapkan secara resmi oleh Induk Olahraga Bulu tangkis/Badminton yakni IBF (International Badminton Federation) yang sekarang dikenal dengan nama Federasi Dunia Badminton (BWF, Badminton World Federation). Berikut ini penjelasannya...


Ukuran standar lapangan badminton internasional
  • Panjang lapangan: 13,40 m
  • Lebar lapangan: 6,10 m
  • Jarak garis servis depan dari garis net 1,98 m
  • Jarak garis servis tengah dari garis samping lapangan 3,05 m
  • Jarak garis servis belakang (untuk permainan ganda) dari garis belakang lapangan 0,76 m
  • Jarak garis samping permainan tunggal dari garis pinggir lapangan 0,46 m
  • Tinggi tiang net 1,55 m
  • Tinggi net 1,52 m

Dalam ukuran standar tersebut terdapat beberapa ukuran khusus untuk setiap Partai atau nomor pertandingan, berikut ini penjelasnnya...


 Lapangan Bulu Tangkis Standar Internasional BWF Ukuran Lapangan Bulu Tangkis Standar Internasional BWFUkuran Bidang permainan untuk nomor tunggal Putra atau Putri:
  • Panjang bidang permainan 13,40 m
  • Lebar bidang permainan 5,18 m
  • Panjang bidang penerima servis 4,72 m
  • Lebar bidang penerima servis 2,59 m

Ukuran Bidang permainan untuk nomor ganda Putra , Putri atau Campuran:
  1. Panjang bidang permainan 13,40 m
  2. Lebar bidang permainan 6,10 m
  3. Panjang bidang penerima servis 3,96 m
  4. Lebar bidang penerima servis 3,05 m

Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.