Showing posts with label Khutbah Jum'at. Show all posts
Showing posts with label Khutbah Jum'at. Show all posts

Wednesday, 22 April 2015

Khutbah Jum'at Singkat tentang Bulan Rajab

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Blog Khusus Doa - Berkhutbah di bulan rajab, sebenarnya banyak materi yang bisa kita ambil, misalnya peristiwa yang sangat luar biasa dalam sejarah islam yakni Isra' Mi'raj.  

Selain isra' mi'raj, materi khutbah jum'at di bulan rajab juga bisa mengangkat tema tentang keutamaan bulan rajab dan/atau tentang puasa rajab.

Tema-tema tersebut diatas sebenarnya sudah kami paparkan semua disini. Dan sudah bisa Anda jadikan referensi untuk khutbah jum'at tentang bulan rajab. Namun untuk lebih mempermudah Anda, berikut kami paparjan secara lebih simple contoh khutbah jum'at di bulan rajab yang singkat dan pendek , selebihnya bisa Anda kembangkan sendiri.

 sebenarnya banyak materi yang bisa kita ambil Khutbah Jum'at Singkat tentang Bulan Rajab
Ilustrasi : Khutbah Jum'at Bulan Rajab

Contoh Khutbah Jum'at Singkat, Pendek tentang Bulan Rajab

اَلْحَمْدُ ِللهِ ، اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَحْرَمَ رَجَبَ بِإِسْرَاءِ الرَّسُوْلِ مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ اْلأقْصَى ، وَالَّذِيْ يَأْمُرُنَا بِالتَّقْوَى مْدَّةَ أُمُوْرِنَا ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ فِيْ كُلِّ أَهْوَالِنَا ، أشْهَدْ أنْ لاَ إلَهَ إلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أشْرَفِ عِبَادِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَعِتْرَتِهِِِِ أمََّا بَعْدُ : فَيَا أيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّمْعَ وَالطَّاعَةِ

Puji dan syukur marilah senantiasa kita pnjatkan keharirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat Nya kepada kita semua. Selanjutnya khotib berwasiat kepada diri khotib sendiri umumnya kepada semua jamaah marilah kita selalu meningkatkankeimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Sidang Jum'at yang Dimuliakan Allah SWT
Alhamdulillah sekarang kita sudah memasuki bulan Rajab di tahun ini. Beraneka kejadian dan peristiwa terus berlalu silih berganti, mengisi tiap detik, menit, jam, hari dan minggu-minggu kita. Berbagai kondisi kita lalui dari tahun ke tahun. Ada kebahagiaan yang kita rayakan dan ada kesedihan yang kita rasakan, namun kita harus tetap hidup tanpa penyesalan.

Kita mesti senantiasa optimis, meski berbagai rintangan senantiasa menghimpit dan menguras keimanan. Karena ketaqwaan adalah pangkal dari segala sikap dan keputusan kita menghadapi problematika dunia, maka marilah kita senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Marilah senantiasa kita bertambah percaya, yakin dan menaati perintah-perintah Allah SWT serta secepat mungkin dan sejauh mungkin menghindari larangan-larangan Allah SWT. Karena hanya dengan ketaqwaanlah kita dapat meniingkatkan kualitas kehidupan kita. Taqwa dalam arti sebenarnya, bukan taqwa asal merasa takut, namun tindakannya senantiasa tercela di mata Allah. Seperti halnya Rajab adalah bulan mulia di sisi Allah, maka kita mestilah memuliakannya dengan sungguh-sungguh.

Rasululah SAW berdabda :
ألاَ إنَّ الزَمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْم خَلَقَ اللهُ السَّمَوَاتَ وَالْأرْضَ السَّنَةَ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً مِنْهَا أرْبَعَةُ حَرَمٌ، ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو القَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرُّ بَيْنَ جُمَادِى وَشَعْبَانَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Artinya :
”Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam setahun terdapat dua belas bulan yang di antaranya terdapat empat bulan yang dihormati, tiga bulan diantaranya berturut-turut Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab Mudhar, yang terdapat diantara bulan Jumadil Tsani Tsaniah dan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini secara menunjukkan bahwa Bulan rajab adalah bulan yang dumuliakan oleh Allah. Maka sebagai konsekwensi dari ketaqwaan kita kepada Allah dan kepercayaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW, maka tentulah kita juga memuliakan bulan ini.

Dalam Al Quran Allah SWT berfirman :
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
Artinya :
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu Menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS. At-Taubah : 36)

Empat bulan haram yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah bulan Zulka’dah, Zulhijjah, Muharram dan rajab. Pada empat bulan ini dinamakan dengan haram karena padanya dilarang orang melakukan perbuatan aniaya dan peperangan, baik secara fisik memerangi orang atau non fisik dengan melakukan makar atau pembunuhan karakter dengan menyebarkan sebaran yang memuat kesesatan orang yang melakukan amalan bulan rajab.

Dalam banyak hadis banyak ditemukan keutamaan berpuasa di Bulan Rajab, orang yang puasa pada hari pertama bulan rajab, maka ia telah dihapuskan dosanya setahun yang lalu, pada hari kedua akan dihapuskan dosanya sebulan yang lalu, dan hari ketiga dihapuskan dosanya seminggu yang lalu.

Beberapa hadis yang menerangkan keutamaan dan kekhususan puasa bulan Rajab adalah sebagai berikut :
  • Diriwayatkan bahwa apabila Rasulullah SAW memasuki bulan Rajab beliau berdo’a:“Ya, Allah berkahilah kami di bulan Rajab (ini) dan (juga) Sya’ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).
  • "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan."
  • Riwayat al-Thabarani dari Sa'id bin Rasyid: “Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah akan mengabulkan semua permintaannya....."
  • "Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut".
  • Riwayat (secara mursal) Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Rajab itu bulannya Allah, Sya'ban bulanku, dan Ramadan bulannya umatku."
  • Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?”Maka berkata Jibrilb a.s.: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau di bulan Rajab ini”.
Hadirin Sidang Jum'at yang Dimuliakan Allah SWT.
Sebagai penutup dari khutbah ini, marilah kita senantiasa melaksanakan sholat lima waktu yang merupakan oleh-oleh dari Isro’ Mi’roj Rasulullah SAW di bulan Rajab tahun kedelapan dari kenabian_Nya. Kita harus tegar menghadapi hidup meskipun hidup penuh dengan cobaan dan rintangan. Kita harus senantiasa optiomis dan yakin pada janji Allah, akan kebahagiaan dunia dan akhirat bagi siapa pun hamba-Nya yang senantiasa meningkatkan ketaqwaan, karena demikianlah pesan bulan Rajab. 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ بِاْالآيَاتِ وَالذِّّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَقُلْ رَبِّّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Dilanjutkan dengan : Khutbah Kedua Sholat Jum'at  

Itulah Contoh Khutbah Jum'at Bulan Rajab yang Singkat, Pendek dan Berisi yang bisa dijadikan bahan refernsi untuk Anda semua, Selebihnya silakan Anda kembangkan sendiri. 

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 27 March 2015

Khutbah Sholat Jum'at tentang Dosa Memperlihatkan Aurat

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Blog Khusus Doa - Bagi Anda yang masih bingun mencari referensi khutbah jum'at, tidak salah mengunjungi blog ini. Karena disini kami sudah banyak berbagi contoh-contoh khutbah jum'at singkat, padat dan lengkap dengan khutbah kedua sholat jum'at .

Nah, pada contoh khutbah jum'at kali ini, kami akan mengangkat tema yang sangat menarik sekali, karena dewasa ini mayoritas anak remaja khususnya wanita lebih pede dengan hal ini, yakni memperlihatkan aurat. Tidak usah dipungkiri, remaja-remaja zaman sekarang justru akan lebih percaya diri dengan dandanannya yang seksi, memperlihatkan auratnya. Dan sebagai orang tua, sudah menjadi kewajiban untuk menegur dan menasihatinya bahwa memperlihatkan aurat adalah suatu perbuatan dosa.

Maka dari itu, tema khutbah jum'at tentang Dosa Memperlihatkan Aurat sangat tepat sekali untuk di sampaikan pada para jama'ah sholat jum'at. Dan berikut contoh khutbah pertama sholat jum'at singkat dan padat selengkapnya tentang doa memperlihatkan aurat.



  Bagi Anda yang masih bingun mencari referensi khutbah jum Khutbah Sholat Jum'at tentang Dosa Memperlihatkan Aurat
Ilustrasi : Khutbah Sholat Jum'at

Contoh Khutbah Pertama Sholat Jum'at tentang Doa Memperlihatkan Aurat

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ وَفَّقَ مَنْ شَاءَ مِنْ عِبَادِهِ وَأَضَلَّ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى حَمْدَ عَبْدِامْتَثَلَ أَمْرَهُ وَتَأَدَّبَ بِأَدَبِ اْلإِسْلاَمِ وَأَشَّهَدُ أَنَّ النَّبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَابَةِ وَتَبِعِيْهِمْ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

Wahai kaum muslimin, bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa Allah SWT telah mengutus Rasul-Nya, Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa berita gembira dan pemberi pereingatan. Dia mengutusnya dengan membawa hidayah dan agama yang hak, untuk ditunjukkan kepada semua umat manusia, walaupun kaum musyrikin tidak menyukainya.

Rasulullah SAW telah menyampaikan risalah Tuhannya kepada umat manusia dan menjadikan sebagai hujjah atas mereka, dengan menjelaskan syari'at Allah yang suci dan sempurna. Membacakan kitab Allah kepada mereka, yang di dalamnya terkandung apa-apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah. Pujian serta sanjungan hanya bagi Allah atas karunia-Nya.

Wahai kaum muslimin, sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan alam semesta beserta isinya yang indah sekali. Kemudian, menjadikan semuanya memiliki fungsi dan kegunaan. Jika seseorang makhluk telah melewati batas fungsinya, maka ia akan ditimpa musibah dan penyakit dari berbagai penjuru.

Wahai hamba-hamba Allah, lihatlah diri kamu, dan bersungguh-sungguhlah dalam mendidik anak dan isterimu dengan pendidikan yang baik dan benar dari segala unsur Baraat, yang pada dewasa ini mempengaruhi akhlak anak-anak kita, dan menyusup ke peradaban Arab dan pendidikan Islam, sehingga mampu menghancurkan akhlak mulia, adat istiadat dan norma-norma luhur kita. Jauhilah hal-hal yang membahayakan agama dan masyarakat. Peliharalah perintah-perintah Allah.

Kepada kaum muslimin, hendaknya memegang teguh batasan syari'at islam, dan berakhlaklah dengan akhlak yang diajarkan Allah kepada isteri-isteri Nabi Muhammad SAW. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Azhab Ayat 33 yang berbunyi :

وَقرن في بيوتكنّ ولاتبرّجن تبرّج الجاهليّة الاولى وافمن الصّلوة واتين الزّكوة واطعن الله ليذهب عنكم الرّجس اهل الب بيت ويطهّركم تَطهيرا

Artinya :
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa diri kamu, Hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS : Al-Ahzab : 33)

Kemudian ketahuilah wahai kaum muslimin, sesungguhnya berhijab wajib hukumnya bagi kamu. Kamu tidak diperbolehkan melanggar batasan Islam dan mengerjakan apa-apa yang diharamkan. Jangan membuka aurat di depan orang yang bukan muhrimmu.

يآيّها النّبيّ قل لازواجك وبنتك ونسآء المؤمنين يدنين عليهنّ من جلابيهنّ ذلك ادنى ان يعرفن فلايؤذين وكان الله عفورارّحيما

Artinya :
Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka" yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. (QS : Al-Ahzab : 59)

Peliharalah keislamanmu wahai kaum muslimin, mudah-mudahan Allah memeliharamu. Berakhlaklah dengan akhlak Islam dan mudah-mudahan Allah memberikan kebaikan serta menjadikanmu umat yang baik pula.

Peganglah akhlak yang sempurna dan berjalanlah pada jalan keutamaan yang dianjurkan syari'at. Jangan keluar dari adat istiadat Islam yang luhur, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ لِى وَلَكُمْ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَالْغَفُوْرُالرَّحِيْمُ

Lanjutkan dengan Khutbah Kedua Sholat Jum'at

Itulah contoh khutbah jum'at tentang dosa memperlihatkan aurat. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan referensi bagi Anda yang kebetulan akan menjadi khotib jum'at minggu ini. Anda bisa mengembangkannya lagi dengan melihat fenomena masyarakat kita yang dewasa ini mayoritas lebih tampil percaya diri dengan memperlihatkan auratnya.

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 16 February 2015

Khutbah Jum'at tentang Sholat (Shalat adalah Tiang Agama)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Assalamu'alaikum. Pada pertemuan kali mungkin sedikit berbeda dari sebelumnya, karena di halaman ini saya akan berbagi contoh khutbah jum'at yang singkat, padat dan berisi. Dengan mengangkat tema tentang Sholat.

Tentu kita semua tahu, bahwa sholat adalah tiang agama. Namun faktanya, masih ada saja orang yang sering meninggalkan sholat meskipun sudah tahu kalau sholat merupakan tiangnya agama. Apabila suatu tiang tidak didirikan, maka akan roboh dan hancur isinya. Bukankah begitu?

Nah, dari fenomena diatas, maka sangat menarik sekali jika khutbah jum'at kali ini mengangkat topik tentang sholat. Dan berikut adalah contoh khutbah "Shalat adalah Tiang Agama" yang dapat Anda jadikan referensi.

 Pada pertemuan kali mungkin sedikit berbeda dari sebelumnya Khutbah Jum'at tentang Sholat (Shalat adalah Tiang Agama)
Ilustrasi : Khutbah Sholat Jum'at

Contoh Khutbah Jum'at Singkat tentang Sholat

Segala puji hanya bagi Allah SWT yang membangun hati-hati yang lalai dengan peringatan dan nasehatNya. Mengutus Nabi Muhammad SAW untuk menyerukan umat manusia kepada jalan Allah dengan cara bijaksana dan nasehat yang baik. Allah SWT berfirman, yang artinya

"Dan berikanlah peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi kaum mukminin", sehingga bertambah kuatlah keimanan itu dengan peringatan. Saya panjatkan puji kepada Yang Maha Suci atas kebaikan-Nya yang banyak. Dan saya panjatkan rasa syukur kepada-Nya atas anugerah-Nya yang besar.

Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya di dalam ketuhanan dan mentadbirkan, dan jauh dari perbuatan syirik yang kecil maupun yang besar. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah yang membawa berita gembira dan peringatan dari Allah, dan petunjuk kepada kebaikan dan mengancam secara tegas segala bentuk perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya yang senantiasa berada di jalan Allah.

Para jama'ah yang berbahagia, saya serukan kepada jama'ah semua, bertaqwalah kepada Allah dan peliharalah shalat. Biasakanlah kamu shalat berjama'ah, sesungguhnya shalat merupakan rukun Islam. Karena shalat a dalah tiang aga, jadi agama tidak akan berdiri tegak tanpa sholat.

Barangsiapa mendirikan shalat, maka ia telah menegakkan agamanya. Dan barangsiapa melalaikan dan/atau meninggalkan shalat, maka ia telah membinasakan Islam. Peliharalah diri kamu dari perbuatan yang meninggalkan waktu shalat. Tidak ada alasan untuk meninggalkan, meremehkan dan melupakan shalat karena urusan dunianya, karena mereka akan mendapat kecelakaan siksa yang besar. Maka tercelalah orang yang meninggalkan shalat, dan ia mati di luar Islam.

Diriwiyatkan dari Ali r.a, bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda :
Tidaklah seorang hamba itu, meninggalkan dan tidak menunaikan shalat, kecuali Allah mencorengkan wajahnya bahwa orang ini telah dikeluarkan dari rahmat Allah, sedangkan aku bebas darinya.

Diriwayatkan juga dari Umar dan Abu Hurairah r.a, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda :
Jibril a.s turun dan berkata, "Bacalah!" Aku menjawab, "Aku tidak dapat membaca". Jibril berkata : "Akan datang menggantikan mereka suatu generasi yang meninggalkan shalat dan memperturutkan nafsu syahwat, maka mereka akan menemukan kebinasaan." Aku berkata, Wahai Jibril! Apakah sepeninggalku nanti umatku akan meninggalkan shalat?" Jibril menjawab, "Benar! Akan datang di akhir zaman nanti segolongan manusia dari umatmu yang meninggalkan shalat, menghabiskan waktu-waktunya hanya untuk memperturutkan nafsu syahwat. Maka bagi mereka dinar (harta) lebih utama dari shalat mereka."

Wahai hamba-hamba Allah, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah kamu saling memerintahkan tentang shalat. Sesungguhnya Allah akan memberikan rezeki kepada kamu dengan cara tidak terduga. Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.

وأمر اهلك بالصّلوة واصطبير عليها لانسئلك رزقا نحن نرزقك والعاقبة للتّقوى
Artinya :
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. (QS - Thaha : 132)


بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَلذِّكْرْ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ الله الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ، لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Semoga Allah SWT memberkati kita sekalian dengan Al-Qur'an Al-Adzim, dan memberikan manfaata kepada kita apa yang ada di dalamnya yang berupa ayat-ayat dan peringatan yang mengandung hikmah. Saya rasa sampai di sini dulu khutbah jum'at ini.

Sebagai penutup khutbah, saya memohon ampunan kepada Allah SWT, untuk kita semua dan seluruh kaum muslimin agar terhindar dari segala dosa. Mohon ampunan kepada-Nya, karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Teman-teman, itulah contoh khutbah jum'at tentang sholat dengan tema "Sholat adalah Tiang Agama" semoga bermanfaat. Teman-teman bisa mengembangkannya lagi, karena contoh khutbah diatas sangat singkat namun tetap berisi.

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.