Showing posts with label Kristologi. Show all posts
Showing posts with label Kristologi. Show all posts

Wednesday, 25 March 2015

Heboh Penampakan Wajah Yesus Di Dinding Gunung, Real Or Fake?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Foto: Tribun.com

Dari Tribun.com, Kejadian ini terjadi di wilayah Putumayo, Colombia. Sebuah penampakan dinding tanah berbentuk (katanya) wajah Yesus membuat heboh para pengunjung di sebuah lokasi wisata. Para pemilik lahan pun memanfaatkan ‘penampakan’ ini untuk lebih menarik warga sekitar untuk datang ke tempat itu. Dilansir dari El Tiempo, polisi sempat datang ke lokasi untuk mengamankan area karena terlalu banyak warga yang berdatangan.

Entah apa yang menjangkiti logika para kristianisme itu. Entah penyakit lebay entah penyakil jiwa. Sering kita lihat di internet berita-berita maupun tulisan tentang fenomena penampakan wajah. Sayangnya karena terlalu fanatiknya, seenak saja dikatakan itu wajah Yesus.

Perlu diketahui tidak ada satupun foto atau gambar yang bisa mengklain wujud asli wajah Yesus. Bahkan jika diurutkan ada puluhan dan ratusan figur wajah yang dinisbahkan kepada Yesus. Bagi mereka karakteristik wujud wajah Yesus dengan rambut panjang ikal dan belah tegah serta jenggot dan mancung. Hal ini menunjukkan betapa rapuhnya konsep keagamaan mereka. Sehingga dengan mudah segala tahayyul -wujud muka lalu dikatakan wajah yesus- diterima begitu saja.

Mereka ibarat kaum meraba-raba, melihat tapi buta. Mengiyakan tapi didalam hati ragu. Bukan kita yang muslim saja yang ragu, bahkan Kristianisme juga ragu jika diberi pilihan untuk memilih salah satu foto wajah Yesus berikut ini.


Ada banyak figur yang bisa anda pilih sesuka hati anda lalu katakan, 'ini wajah yesus'. Owh, mungkin anda seorang nasionalis. Anda juga bisa memilih foto sesuai daerah asal anda.


Lalu bagaimanakah pedoman memilih wajah Yesus yang benar?
Costello mengutip Pater Robert B. Lawton, SJ, seorang imam Yesuit dan mantan presiden Loyola Marymount University, yang mengatakan, "Sama sekali tidak ada indikasi bahwa Yesus seorang yang tampan dan seksi. Justru ada ayat dalam Kitab Nabi Yesaya yang diambil untuk merujuk sosok Yesus. Di situ dikatakan:
"Ia tidak tampan dan tidak punya keagungan yang membuat kita harus memandang dia. Tampilannya tidak membuat kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan." (Yesaya 53:2-3)
Mengapa Tuhan tidak menciptakan seorang putra yang sempurna? ah tidak, dia hanya hamba.

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sunday, 22 February 2015

Inilah Bukti Kebodohan Kafir yang Menyamakan Allah dengan Hu Ba'ala (Dewa Baal)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Ini terjadi di group Mualaf Center Indonesia oleh sebuah akun dengan nama disini.

Seperti yang saya bilang di laman sebelumnya. Alih-alih untuk mendakwahi ummat Muslim. Postingan militan kristen inipun jadi bulan-bulanan ummat Muslim. Bagaimana tidak, ummat Muslim sendiri sudah mengenali image buruk Kristen dan mereka juga sudah kenal jati diri mereka. Bahkan terlebih para Mualaf yang mereka sendiri lari dari Kristen ke bawah naungan Islam.

Sampai sekarang saya melihat aksi-aksi mereka hanya sebagai omong kosong dan basa-basi yang tidak berguna. Argumen yang mereka luncurkan langsung dipatahkan oleh ummat Islam. Niat ingin menjadikan ladang untuk mencari domba, ummat Muslim sendiri malah menjadikan kesempatan ini untuk dijadikan lapangan bermain dan medan dakwah.

Nah, kali ini saya ingin memperlihatkan sedikit bahkan secuil ketololan mereka saat berkeliaran di grup ini. Berikut postingannya:
BA asma ALLAH artinya: demi nama ALLAH.
BA asma AL artinya: demi nama AL.
BA-AL = demi AL.
PERTANYAAN:
kalo HU BA-AL = ??
[QS 37:125] Ø£َتَدْعُونَ بَعْلا Ùˆَتَذَرُونَ Ø£َØ­ْسَÙ†َ الْØ®َالِÙ‚ِينَ
Atad'uuna ba'laa watadzaruuna ahsanal khaaliqiin(a)
"Patutkah kamu menyembah Ba'al?, dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta," – (QS.37:125)
taukah ANDA:
1. HUBAL ato HU BA'ALLA adalah dewa kuno bangsa ARAB.
2. bahasa arabnya: HU wa Baal = HU ba'alla.
3. AL-LAHU adalah tuhannya islam.
taukah ANDA:
HU BA'ALLA & ALLAH TA'ALLA sebenarnya adalah sama..!!
PERHATIKAN..!!
HU BA-ALLA & ALLAHU kalo di ucapkan dg cepat & berulang akan sama like emotikon =>> demi HU BA'AL = demi ALLAHU.
silahkan ucapkan:
ba ALLAHU = BA-ALLAHU BA-AL LA HU BA-ALA HU BA-ALLA = HU BA-ALLA = HU BA'ALLA = DEWA BA'ALLA = DEWA TA'ALLA = HUWA TA'ALLA.
taukah ANDA:
1. FILISTINE adalah musuh DAUD,
2. BANGSA FILISTINE di zaman RAJA DAUD menyembah HUBAL ato HU-BAAL.
& FAKTANYA sekarang:
1. ISLAM & PALESTINA sama-sama menyembah ALLLAHU.
2. ISLAM & PALESTINA sama-sama menyerang keturunan DAUD.
NB:
ba asma ala = demi nama ALA = demi AL = ba-AL = BA-AL
bi ismi illah
ba asma allah
bi ismi ila
taukah ANDA di dalam kaabah 1400th yg lalu:
360 hu ba'alla (HUWA BA'ALLA) dihancurkan muhammad, tapi muhammad menyisakan 1 HU BA'AL, yaitu hajar aswad (yg lalu disebut AL-HARAM).
Sepertinya sob, si Bingung Agama ini hendak mentafsirkan surat As-Shaffat ayat 125. Kali ini iya menyinggung ba'l dengan Allah. Tunggu, tunggu siapakah Ba'l itu?

Nah, hasil pencaharian saya. Akhirnya om wiki memberikan jawaban sebagai berikut:

Ba'al atau Baal (bahasa Ibrani: בעל, diucapkan [baʕal], biasanya dieja Baal dalam bahasa Inggris, artinya "tuan") adalah sebutan dewa-dewa penduduk asli tanah Kanaan, terutama bagian Semitik Barat Laut, kota-kota di Levant dan Asia Kecil, serumpun ke Akkadia Belu. Seorang Baalist atau Baalite berarti penyembah Baal. Ibadah kepada Baal ini ditentang oleh para nabi Israel dalam Perjanjian Lama. Ciri-ciri khasnya ialah menjamin kesuburan. Karena itu Baal sering kali turut disembah oleh orang Israel sendiri. [http://id.wikipedia.org/wiki/Ba'al]

Sedangkan As-Shaffat ayat 125 menceritakan tentang kisah zaman Nabi Ilyas a.s.
Allah SWT berfirman: “Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul. (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya: ‘Mengapa kamu tidak bertaqwa? Patutkah kamu menyembah Dewa Ba’l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta, (yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?’ Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka), kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (Yaitu): ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas?’ Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman!”. (QS Ash-Shaaffat: 123-132).
Allah SWT berfirman: “Dan Zakariyya; Yahya; ‘Isa; dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang sholeh!”. (QS Al-An’am: 8).
Okey sebelum kita membongkar ayatnya, mari kita lirik statusnya dahulu. Disini saya tidak sanggup menahan tawa saya. Bagaimana tidak, sosok Bingung Agama kali ini hadir dengan  sosok Ahli Pakar Bahasa Arab. Coba simak:
BA asma ALLAH artinya: demi nama ALLAH.
BA asma AL artinya: demi nama AL.
BA-AL = demi AL.
Sekarang coba anda jelaskan kepada saya sejak kapan "Ba" diartikan dengan "Demi" ?. Mungkin sosok makhluk ini silap mata. Sejatinya "Demi Nama Allah" dikenal dengan basmalah. Dan dalam kalimatnya menggunakan huruf Bi, jadi Bisimillah (bi ismi Allah). Dalam kaidah bahasa Arab, Bi dikenal dengan Hurf Jar yang memiliki arti "dengan/demi".

Oleh karenanya sangat tidak bisa disamakan Ba dengan Bi untuk arti "Dengan/Demi". Sekalipun itu Ba Asma Allah ataupun Ba-Al. Dari sini saja sudah nampak ketidak cocokan baik dari penyamaan makna maupun kecocok ilmu atas penulis (khak..). Dan saya rasa tidak perlu susah payah menjelaskan seluruh isi status bodoh ini. Karena dasarnya saja sudah didapati kebodohannya, dan tentu akan melahirkan kebodohan-kebodohan selanjutnya.

Saya juga tertarik pada kalimat:
HU BA'ALLA & ALLAH TA'ALLA sebenarnya adalah sama..!!
Sejak kapan BA'ALA disamakan dengan TA'ALA bahkan si Kadzab ini membuat sebuat cara untuk menyamakan kaata Allah dengan Ba'l dengan mengulang-ngulannya (memang sepertinya belum dewasa). Apalagi dengan kalimat kibul seperti ini:
taukah ANDA:
1. FILISTINE adalah musuh DAUD,
2. BANGSA FILISTINE di zaman RAJA DAUD menyembah HUBAL ato HU-BAAL.
& FAKTANYA sekarang:
1. ISLAM & PALESTINA sama-sama menyembah ALLLAHU.
2. ISLAM & PALESTINA sama-sama menyerang keturunan DAUD.
Maaf ya, bangsa Palestine sangat respect dengan Daud, kendati beliau adalah Nabi Allah yang mulia. Oke dan yang terakhir:
taukah ANDA di dalam kaabah 1400th yg lalu:
360 hu ba'alla (HUWA BA'ALLA) dihancurkan muhammad, tapi muhammad menyisakan 1 HU BA'AL, yaitu hajar aswad (yg lalu disebut AL-HARAM).
Sekedar informasi, Hajar Aswad adalah batu yang sudah ada sejak lama berada di Ka'bah, Dan ummat Muslim tidak menyembah batu ini. Ini terbukti dari perkataan Sayidina Umar ra.
“Demi Allah, aku tahu bahwa kau adalah sebuah batu yang tidak dapat berbuat apa-apa.Kalau aku tidak melihat Rasulullah SAW. mencium-mu, tidak akan aku menciummu”.
Dalam sejarahnya, Hajar Aswad sendiri merupakan batu dari surga. Al-Haram sendiri adalah sebutan untuk Masjid yang ada Ka'bah (Masjidil Haram) dan Masjid Nabawi di Madinah, kedua masjid ini dinamakan Haramain. Disebut Haram adalah karena kawasan ini haram bermaksiat kepada Allah. Wallahualam.

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 23 December 2013

Natal Bukan 25 Desember & Kesesatan-Kesesatan Dalam Natal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Saudaraku Seiman. Wah, sepertinya kalo setiap hari ana buat postingan tentang kristologi seperti ini barangkali ana bakalan jadi incaran kaum kristen sebagai penghujat mereka. Sanggah saya, bahwa 99% pengunjung blog ini adalah Muslim. Jadi ane ga nyari ribut okeh.

Nah, kali ini yang membongkar adalah mantan paus yang tinggal di Vatikan (bukan yang tinggal di laut lo). Yap, Paus Benedictus XVI yang baru saja turun sbagai paus. Dan ternyata sodara-sodara, beliau sendiri yang telah membongkar kesesatan Kristen dalam bukunya ‘Jesus of Nazareth: The Infancy Narrative’ yang diluncurkan Rabu (21/11/2012). Ia membongkar beberapa fakta yang mengejutkan seputar kelahiran Yesus Kristus. Antara lain menurutnya,

1. Kalender Kristen salah. Perhitungan tentang kelahiran Yesus yang selama ini diyakini adalah keliru. Kemungkinan, Yesus dilahirkan antara tahun 6 SM dan 4 SM.

2. Materi-materi yang muncul dalam tradisi perayaan Natal, seperti rusa, keledai dan binatang-binatang lainnya dalam kisah kelahiran Yesus, menurutnya sebenarnya tidak ada. Alias hanya mengada-ada.

3. Paus Benediktus XVI juga mempermasalahkan tempat kelahiran Yesus, menurutnya, Yesus bukan lahir di Nazareth sebagaimana yang diyakini secara umum.

Kata Sumber Kristen tentang Natal?
a. Catholic Encyclopedia edisi 1911 bab “Christmas” : Natal bukanlah upacara gereja yang pertama … melainkan ia diyakini berasal dari Mesir, perayaan yang diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari, kemudian dijadikan hari kelahiran Yesus.

b. Encyclopedia Britannica edisi 1946 : Natal bukanlah upacara gereja abad pertama. Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakannya, dan Bibel juga tidak pernah menganjurkannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.

c. Encyclopedia Americana edisi 1944 : Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya umat Kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran orang tersebut … Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus mulai diresmikan pada abad ke-4 Masehi. Pada abad ke-5 Masehi Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari “Kelahiran Dewa Matahari”. Sebab tidak seorangpun mengetahui hari kelahiran Yesus.

d. New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge, Christmas : Adat kepercayaan pagan Brumalia dan Saturnalia yang sudah sangat akrab di masyarakat Roma diambil Kristen ... Perayaan ini dilestarikan oleh Kristen dengan sedikit mengubah jiwa dan tata caranya. Para pendeta Kristen di Barat dan di Timur Dekat menentang perayaan kelahiran Yesus yang meniru agama berhala ini. Di samping itu Kristen Mesopotamia yang menuding Kristen Barat (Katholik Roma) telah mengadopsi model penyembahan kepada Dewa Matahari.

Bibel Mengutuk pohon Natal
Tidak ada perayaan Natal tanpa pohon Natal. Padahal sebagaimana dapat dibaca dari buku-buku sejarah, perayaan Natal dan pohon Natal sudah ada semenjak zaman dahulu kala, jauh sebelum Yesus dilahirkan. Perayaan Natal ini sesungguhnya merupakan tradisi lama dari para penganut penyembah berhala (paganisme).

Nimrod atau Raja Namrudz adalah salah satu tokoh yang diyakini dalam paganisme yang tetap hidup abadi meski jasadnya telah tiada. Semiramis ibunya menjadikan pohon evergreen (cemara) yang bisa tumbuh dari kayu yang sudah mati sebagai simbol kehidupan baru Nimrod setelah mati. Dan Nimrod dianggap selalu ada di pohon tersebut tiap hari kelahirannya tiba, sehingga sering dihiasi dengan aksesoris yang gemerlap dan di bawahnya sering diletakkan aneka bingkisan. Mari kita telaah terlebih dahulu Yeremia 10: 2-5,

Beginilah firman Tuhan: “Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun. Tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab ia tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun ia tidak dapat.

Dalam kitab Yeremia (bagian dari Perjanjian Lama) tersebut begitu jelas bahwa Bibel menentang adanya pemberhalaan terhadap pohon kayu.

Natal Menjadi Budaya
Natal sesungguhnya adalah perayaan penyembah berhala atau kaum paganis yang telah di “baptis” oleh Gereja. Namun mengapa umat Islam kok malah ikut-ikutan?

Dalam “Pesan Natal Bersama Tahun 2012” yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)”, dinyatakan sebagai berikut:

“Saudara-saudari terkasih, setiap merayakan Natal, pandangan kita selalu terarah kepada bayi yang lahir dalam kesederhanaan, namun menyimpan misteri kasih yang tak terhingga. Allah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Inilah perayaan penuh suka cita atas kedatangan Tuhan. Dialah Sang Juruselamat yang menjadi manusia....”

Jelaslah bahwa Natal bukan urusan duniawi, sosial dan seremonial semata, tapi perayaan doktrin ketuhanan Yesus yang sungguh sangat berlawanan dengan aqidah Islamiyah.

Sumber: HJ. Irena Handono..

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 22 February 2013

Paus Benediktus XVI mengundurkan diri dari posisinya setelah mempelajari berbagai skandal, bukan memeluk Islam

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


ROMA (Arrahmah.com) – Informasi menggemparkan menyebar cepat di situs jejaring sosial yang mengatakan bahwa Paus Benediktus XVI telah memeluk Islam dan melaksanakan sholat di sebuah Masjid di Turki.

Arrahmah.com mencoba menelusuri kebenaran laporan tersebut. Dalam sebuah video yang diposting di YouTube Paus Benediktus memang benar telah mengunjungi Masjid Biru yang terkenal di Istanbul. Di sana ia hanya berdo’a dan bukan melaksanakan sholat seperti yang dirumorkan. Karena jika melihat rekaman tersebut, terlihat Paus Benediktus masih mengenakan salib dan ia bersedekap dengan tangan kiri di atas tangan kanan, bukan sebaliknya. Dia juga tampak hanya berdiri, tidak melakukan ruku, sujud dan gerakan sholat lainnya sesuai syariat Islam.


Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 16 February 2013

Soal Pedofilia, Paus Desak Gereja Katolik Akhiri Kemunafikan Religius

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

VATIKAN (VOA-ISLAM.COM) – Terkait maraknya kasus pedofilia, Paus Benediktus XVI mendesak umat Kristen agar mengakhiri kemunafikan religius di gereja Katolik.

Hal itu disampaikan Paus saat memimpin misa terakhirnya di Vatikan, Rabu (13/2/2013) sebelum mengundurkan diri pada 28 Februari 2013 mendatang.

Paus menyatakan bahwa umat beriman harus tulus dalam iman mereka. Paus mendesak agar kemunafikan religius dan persaingan di dalam gereja, khususnya gereja Katolik untuk segera diakhiri.

Tampil dengan jubah ungu, Paus memberikan homili(khotbah) terakhirnya di hadapan sekitar 8.000 umat Katolik yang hadir di auditorium Vatikan yang memberikan tepuk tangan meriah. Misa terakhir Paus itu berlangsung sangat emosional.

Dia mengatakan wajah gereja kadang-kadang dirusak oleh dosa melawan kesatuan gereja, dan perpecahan di antara para pastor. Pernyataannya ini merujuk pada kasus pedofilia yang mengganggu lembaga agama yang telah berusia 2.000 tahun tersebut.

Selain itu, dia juga menyatakan bahwa keputusannya mengundurkan diri adalah demi kebaikan gereja Katolik dan dia yakin keputusannya ini tidak menyakitkan gereja. “Terus berdoa bagi saya, bagi gereja, dan bagi Paus berikutnya. Saya mengambil keputusan dalam kebebasan penuh dan untuk kebaikan gereja setelah berdoa cukup lama, dan menguji dengan hati nurani di hadapan Tuhan,” katanya dengan suara penuh emosi.
Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 15 February 2013

Paus Benediktus XVI: Penanggalan Kristen Salah, Perayaan Natal Keliru

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Menurut pimpinan tertinggi umat Kristen Katolik sedunia Paus Benediktus XVI, seluruh penanggalan Kristen berdasarkan pada perhitungan yang salah. Dan tanggal kelahiran Yesus yang dipercayai selama ini juga keliru, katanya dalam buku yang baru diterbitkannya.

“Kesalahan” itu dilakukan oleh seorang rahib abad ke-6 Masehi bernama Dionysius Exiguus atau juga dikenal sebagai 'Dennis the Small', kata Paus Benediktus XVI dalam buku “Yesus of Nazareth: The Infancy Narratives” yang dirilis hari Rabu (21/11/2012).

“Perhitungan awal dari kalender kita –berdasarkan pada kelahiran Yesus– dibuat oleh Dionysius Exiguus, yang membuat kesalahan dalam perhitungannya sebanyak beberapa tahun,” tulis Paus, yang mencetak perdana bukunya sebanyak 1 juta eksemplar untuk dijual ke seluruh dunia.

“Tanggal lahir Yesus yang sebenarnya lebih awal beberapa tahun,” tulisnya dibuku itu, sebagaimana dikutip TheTelegraph.

Pernyataan bahwa kalender Kristen didasarkan pada premis yang salah, bukanlah hal baru. Banyak sejarawan yang sudah menyatakan Yesus diyakini lahir antara tahun 7SM dan tahun 2SM (Sebelum Masehi).

Namun, fakta bahwa pernyataan kekeliruan penanggalan Kristen yang dipakai sekarang ini dikemukakan oleh seorang tokoh Kristen paling terkemuka sedunia, pemimpin 1 juta umat Katolik, adalah suatu hal yang sangat menyolok mata, kata The Telegraph.

Dennis the Small yang dilahirkan di Eropa Timur, dianggap sebagai “penemu” kalender moderen dan konsep era Anno Domini yang dipakai dunia sekarang ini.

Dia membuat sistem kalender yang berbeda dengan yang dipakai pada saat itu, yang berdasarkan pada tahun naik tahtanya Kaisar Romawi Diocletian.

Oleh karena Diocletian pernah membantai orang-orang Kristen, maka hal itu dijadikan alasan oleh rahib itu untuk membuang sistem penanggalan Romawi tersebut dan menerapkan sistem penanggalan baru yang dibuatnya berdasarkan tanggal kelahiran Yesus.

Sistem penanggalan yang dibuat Exiguus tersebut lantas diterima di Eropa setelah dipakai oleh Venerable Bede, rahib sekaligus sejarawan, untuk menandai tanggal peristiwa penting dalam karyanya “Ecclesiatical History of English People” yang selesai digarap tahun 731M.

Namun, bagaimana sebenarnya cara Exiguus alias Dennis membuat perhitungan kalender berdasarkan kelahiran Yesus, hal itu juga tidak jelas. Paus Benediktus XVI mengaku, setelah berkonsultasi dengan banyak cendikiawan dia berkeyakinan bahwa Exiguus membuat kesalahan.

Bibel tidak menyebutkan dengan jelas tanggal kelahiran Yesus. Exiguus kelihatannya mendasarkan perhitungannya pada referensi tidak pasti tentang usia saat Yesus memulai misinya dan fakta bahwa dia dibaptis pada masa kekaisaran Tiberius.

Tradisi Natal dari Pagan
Dalam bukunya, Paus Benediktus XVI mempertanyakan materi-materi yang muncul dalam tradisi perayaan Natal, seperti rusa, keledai dan binatang-binatang lainnya dalam kisah kelahiran Yesus, yang menurutnya sebenarnya tidak ada.

Paus Benediktus XVI juga mengangkat perdebatan mengenai tempat kelahiran Yesus, yang menurut sebagian orang di Nazareth dan sebagian lain di Betlehem (Bait Lahim), yang keduanya terletak di Palestina.

Penyataan tentang kekeliruan penanggalan Kristen diperkuat oleh John Barton. Menurut profesor pakar tafsir naskah-naskah suci Kristen di Oriel College, Universitas Oxford, itu kebanyakan akademisi sepakat dengan Paus bahwa kalender Kristen salah, dan bahwa Yesus dilahirkan beberapa tahun lebih awal dibanding yang disangka orang selama ini. Kemungkinan, kata Barton, Yesus dilahirkan antara tahun 6SM dan 4SM.

“Di Bibel tidak ada refensi yang menyebukan kapan dia dilahirkan –semua yang kita tahu hanyalah dia dilahirkan pada masa Herod yang Agung, yang wafat sebelum 1M,” katanya Barton kepada Daily Telegraph. “Sudah sejak lama diduga bahwa Yesus dilahirkan sebelum 1M. Tidak seorang pun yang tahu kepastiannya.”

Pemikiran bahwa Yesus dilahirkan pada 25 Desember juga tidak memiliki basis fakta sejarah. “Kami bahkan tidak tahu pada musim apa dia (Yesus) dilahirkan. Semua pemikiran tentang perayaan kelahirannya selama masa paling gelap dari sepanjang tahun, kemungkinan berkaitan dengan tradisi pagan dan titik balik matahari di musim dingin.” jelas Barton.
Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Karena Penasaran dengan Injil Barnabas, Paus Benedictus XVI Mundur

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Injil Barnabas Kuno Bertinta Emas Yang Menyatakan Kedatangan Rasul Muhammad Setelah Yesus (Isa .as) Ditemukan Di Turki

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.