Showing posts with label Google Classroom. Show all posts
Showing posts with label Google Classroom. Show all posts

Tuesday, 6 March 2018

Inilah Empat Platform Learning Management System (LMS) Terbaik untuk Kelas Anda

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Internet dimanfaatkan sebagai sarana informasi dan komunikasi orang- orang di dunia. Sejauh ini berbagai  layanan internet dibuat untuk mengakomodir semua kepentingan tersebut. Sebut saja Google sebagai mesin pencarian paling wahid, Facebook, Twitter, dan Instagram sebagai raksasa media sosial yang kita kenal. Semua layanan yang disediakan merambah semua bidang kehidupan sesuai dengan apa yang kita butuhkan saat ini. Demikian juga dalam bidang pendidikan, kita bisa memanfaatkan internet sebagai sarana ampuh pembelajaran efektif berbasis teknologi.


Berbicara mengenai teknologi dalam pembelajaran, kita mesti sering mendengar, bahkan mengenal apa yang disebut  Learning Management System (LMS). LMS merupakan software atau perangkat lunak sebagai sarana untuk pembelajaran berbasis online. Pada prinsipnya, LMS menganut sistem pembelajaran virtual, artinya pembelajaran tanpa bertatap muka langsung namun melalui kelas virtual yang kita buat tentu saja dengan fasilitas media internet. Melalui fitur- fitur pada perangkat LMS, kita dapat mengelola kelas, saling bertukar informasi, atau pemberian feedback kepada siswa kita.

Dewasa ini banyak LMS yang banyak dikembangkan untuk kepentingan dunia pendidikan. Kita bisa memilih platform LMS yang bersifat komersiil atau open source. Keduanya tentu memiliki keunggulan dan kelemahan masing- masing. Untuk sifat komersiil, kita mesti membayar lisensi untuk penggunaannya dan tentu saja tidaklah murah, sedangkan untuk yang open source biasanya bersifat gratis meskipun pada platform- platform tertentu terbatas penggunaannya.

Nah, pada tulisan ini saya akan mengupas mengenai empat platform Learning Management System (LMS) yang saat ini banyak digunakan dan dipandang terbaik untuk kelas anda.

#1 Google Classroom
Sejatinya kita mengenal Google Classroom sebagai kelas virtual, dimana Google Classroom menyediakan tempat bagi siswa dapat berinteraksi, berkomunikasi, berdiskusi, dan bekerja bersama- sama dalam sebuah kelompok dalam sistem daring. Namun Google Classroom tidak dipungkiri sebagai sebuah LMS karena memungkinkan siswa untuk berpartisipasi secara individual dalam sebuah pembelajaran.

Sebagai sebuah LMS, Google Classroom memberikan kemudahan baik guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa dengan mudah mengumpulkan tugas tugas mereka yang akan langsung terhubung melalui Google Drive. Guru pun dapat dengan mudahnya menentukan deadline waktu pengumpulan tugas, memantau, mereview dan  memberikan feedback untuk tugas- tugas mereka.

Nah, berikut keunggulan dari Google Drive sebagai sebuah LMS.

  • Gratis dan Mudah. Google Classroom merupakan sebuah layanan gratis atau tak berbayar untuk guru dan siswa. Selain itu Google Classroom memberikan fitur pengoperasian yang mudah sehingga bisa dipelajari oleh pengguna pemula sekalipun.
  • Integrasi sistem. Google mengintegrasikan fitur- fitur yang menyeluruh di dalamnya, seperti Youtube, Gmail, Drive dan layanan lainnya hanya dengan satu akun. Sistem penugasan project video, misalnya dapat dengan mudah melalui Youtube, membuat atau merevisi dokumen dengan Docs, atau melampirkan dan menyimpan file dengan Drive. Pada intinya, dalam satu akun akan saling terhubung antar layanan Google.
  • Kemudahan dalam Penugasan. Guru dapat dengan mudah memantau siswa tentang pekerjaan atau tugas yang telah mereka buat, siapa saja yang sudah melengkapi tugas dan siapa saja yang belum mengumpulkan tugas.
  • Fitur assessment. Fitur ini membawa kita sebagai guru untuk lebih mudah dalam membuat kuis dan semacamnya untuk diterapkan di kelas kita. Coba saja melalui Google Form dan kreasikan kuis yang akan anda buat.
  • Form Pertanyaan. Google Classroom memberikan ruang bagi siswa untuk bertanya tentang apa yang mereka belum pahami dalam pembelajaran.  Guru pun bisa mengambil poin dari hal tersebut untuk dibuka dalam diskusi forum mengenai topik yang ditanyakan.
#2 Schoology
Schoology merupakan salah satu platform Learning Management System (LMS) dengan memasukkan sistem pembelajaran dalam jejaring sosial. Fitur menarik yang terdapat dalam Schoology antara lain kelas mapel, kelompok belajar maupun sumber belajar.

Selain itu beberapa keunggulan Schoology sebagai LMS adalah

  • Penggunaan alat sosial seperti ruang diskusi, posting blog, dan pengumuman
  • Sistem konfigurasi lanjutan untuk penilaian dan kuis seperti batasan waktu.
  • Penggolongan untuk kelompok kerja atau kelas tertentu;
  • Penyimpanan berbasis Cloud
  • Pemberitahuan melalui email dan SMS bagi para siswa
  • Tersinkron dengan Google Documents;
  • Penyampaian tugas dan pendistribusian secara online 
  • Pemantauan kehadiran berbasis web


#3 Edmodo
Pada prinsipnya, Edmodo merupakan sebuah jaringan sosial untuk e-learning seperti yang lainnya. Tetapi setiap platform memiliki keunggulan sendiri- sendiri dibanding platform lain yang sejenis. Edmodo memungkinkan kita membuat kelas digital dengan fitur-fitur intuitif dan penyimpanan tidak terbatas, membuat grup dengan cepat, memberikan pekerjaan rumah, menjadwalkan kuis, mengelola kemajuan dan banyak lagi.

Dengan Edmodo, kita dapat menemukan konten pendidikan dari seluruh web baik secara gratis maupun berbayar. Kita bisa memanfaatkan fitur Edmodo Spotlight untuk mencari dan menemukan tools gratis atau berbayar, apps, games, serta menciptakan koleksi favorit sendiri. Kita juga bahkan dapat mengapload, berbagi, atau menjual konten pendidikan yang kita buat tentu saja konten yang orisinil.

Berikut ini keunggulan fitur Edmodo yang bisa kita manfaatkan :

  • Fitur kolaborasi antar guru yang sattu dengan guru yang lain 
  • Catatan Edmodo memungkinkan siswa untuk mengajukan pertanyaan singkat, membagikan apa yang biasa kita ketahui sebagai 'status' di jejaring sosial
  • Penyimpanan terorganisir untuk dokumen dengan cepat dan aman. 
  • Kemampuan untuk menciptakan kelompok siswa yang lebih kecil dalam kelas 

#4 Moodle
Moodle merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang ditujukan untuk kegiatan pembelajaran berbasis online (daring). Baik guru dan siswa berinteraksi pada sebuah wadah ruang kelas digital dalam basis e-learning.  Dengan Moodle, kita dapat membuat materi pembelajaran, kuis, jurnal dan lain sebagainya.

Sebelumnya kita mengenal Moodle banyak dimanfaattkan pada jenjang perguruan tinggi untuk mempermudah sistem pembelajarannya. Tetapi sekarang ini, Moodle mulai banyak merambah ke jenjang pendidikan yang lebih rendah seperti SMP dan SMA.


Fitur dari Moodle pun sangat lengkap dan sangat cocok untuk diterapkan di kelas saat ini. Fasilitas yang terdapat dalam Moodle adalah sebagai berikut :
  • Assignment. Fasilitas ini digunakan untuk memberikan penugasan kepada peserta pembelajaran secara online. Siswa dapat mengakses tugas dan mengumpulkan hasil tugas mereka dengan mengirimkan file hasil pekerjaan mereka.
  • Chat. Fasilitas ini digunakan untuk melakukan proses percakapan secara online. 
  • Forum. Guru dan siswa dapat berdiskusi melalui forum yang tersedia dalam Moodle
  • Survey dan Kuis. Fasilitas ini memungkinkan dilakukannya survey atau ujian  secara online.
  • Moodle mendukung paket pembelajaran dalam berbagai format misalnya bentuk teks, animasi, audio dan video. 
Berbeda dengan tiga platform LMS yang saya sebutkan diatas, Moodle merupakan sebuah aplikasi Course Management System (CMS) yang membutuhkan tempat untuk instalasi, konsekuensinya kita memerlukan Hosting untuk menginstal aplikasi tersebut. Namun jangan khawatir bahwa saat ini tersedia banyak pilihan Hosting untuk instalasi Moodle, juga anda bisa memilih yang gratis maupun berbayar. Sebagai langkah awal, anda bisa memakai  hosting gratis dahulu untuk lebih mengenal Moodle dan fitur- fiturnya. Dan untuk kepentingan yang lebih profesional, tidak ada salahnya memakai Hosting yang berbayar. Untuk lebih jelas mengenai tutorial Moodle dari tingkat beginner sampai advanced, anda bisa ikut forum Moodle di internet. Disana banyak master- master Moodle yang siap membantu bila anda memiliki kesulitan.

Nah, dari keempat LMS yang saya uraikan tadi, setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing. Kita bisa memilih mana yang tepat untuk kebutuhan kita sebagai guru. Bila anda memiliki platform LMS lain yang sejenis, sudilah kiranya membagikannya lewat kolom komentar di bawah.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

Salam.

Sumber http://www.ahzaa.net/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 15 September 2017

Google Classroom untuk Kelas Kolaboratif Bagi Guru

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Siapa sih hari ini yang  tidak mengenal Google? Bisa dikatakan setiap saat, bahkan setiap waktu, Google tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Google tidak  sebatas hanya sebagai mesin pencari informasi saja, namun juga sebagai media yang menyediakan produk- produk digital internet yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan penggunanya, misalnya, Google Maps, Google Translate, Google Video atau Youtube,  Google Sites, Google Schemer, Google Drive, dan masih banyak lagi. 

 Google tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita Google Classroom untuk Kelas Kolaboratif Bagi Guru
Ilustrasi Google Classroom


Dalam dunia pendidikan, Google juga meluncurkan produknya pada tahun 2014 lalu yaitu Google Classroom. Saya yakin dari sahabat Ahzaa semua khususnya yang berprofesi sebagai guru, mesti pernah menengar atau bahkan mengenal apa itu Google Classroom. Nah, bagi yang belum mengenal tentang Google Classroom, berikut ulasannya.

Apakah itu Google Classroom
Google Classroom merupakan sebuah wadah pembelajaran yang ditujukan untuk kepentingan pendidikan dengan berdasar pengelolaan tanpa menggunakan kertas (paperless way). Pada prinsipnya Google Classroom memang tidak berbeda dengan pengelolaaan kelas pada umumnya. Google Classroom hanya memindahkan kelas "konvensional" anda menjadi kelas yang bersifat virtual. Bila dalam kelas biasa, anda bisa bertatap muka dengan siswa- siswa anda secara langsung di kelas, maka dengan Google Classroom, anda juga bisa berinteraksi dengan siswa anda, namun melalui kelas online dengan perantara gadget yang dimiliki. Interaksi- interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa- siswa berdasarkan daring online tersebut membuat Google Classroom dipandang sebagai media yang tepat untuk membuat kelas kolaboratif. 

Fitur dan Penggunaan Google Classroom

1. Kelas Virtual
Google Class memungkinkan anda membuat beberapa kelas virtual untuk siswa. Di dalam kelas-kelas ini, Anda dapat membagikan pengumuman kepada siswa, membuat dan mendistribusikan tugas dengan mereka, memberi nilai dan memberikan umpan balik mengenai karya siswa, serta terlibat dalam diskusi pribadi atau keseluruhan dengan siswa. Para siswa juga akan memiliki kode kelas untuk dapat mengakses dan menggunakan kelas.

2. Penugasan
Dalam hal penugasan, guru dapat menggunakan fitur penugasan yang disediakan untuk membuat dan memposting tugas kepada siswa mereka. Untuk membagikan tugas, cukup klik tab tugas dan berikan nama untuk itu, deskripsi singkat dan tanggal jatuh tempo. Anda juga dapat menyematkan dokumen, dokumen Google docs, dan Youtube dalam tugas anda.

3. Terintegrasi Google Drive
Google Classroom terintegrasi dengan Google Drive sehingga cara kerja guru menjadi lebih mudah dan produktif. Saat membuat Google Classroom, buatlah folder "kelas", maka Google Drive  secara otomatis akan membuatnya dalam akun Google Drive anda demikian juga siswa anda. Tidak hanya itu, setiap kelas baru yang anda buat akan memiliki subfolder yang dibuat secara default di drive anda. Dan saat anda membuat sebuah tugas, sebuah subfolder dibuat untuk setiap tugas di kelas anda untuk mengumpulkan semua tugas siswa di kelas melalui Google.

4. Berbagi Tugas
Salah satu fitur penting pada Google Classroom adalah anda bisa berbagi tugas dengan siswa. Anda bisa membuat tugas di Google Documents dan mengunggahnya ke Google Classroom anda, Ada tiga opsi berbagi yaitu, pertama, siswa dapat melihat file, kedua, siswa dapat mengedit file, dan yang ketiga ,Google Classroom untuk membuat salinan untuk setiap siswa di kelas. 

Saat siswa masuk ke Kelas Google mereka, mereka akan dapat melihat tugas yang tertunda langsung dari layar utama mereka. Untuk membuka tugas, siswa dapat mengeklik judul tugas atau menge-klik tautan di sampingnya untuk membukanya langsung di Google Drive. Sebagai alternatif, siswa dapat menemukan tugas di Drive mereka di bawah subfolder yang dibuat secara otomatis untuk tugas di Folder Kelas.

5. Kirim Tugas
Saat siswa sudah selesai mengerjakan tugas mereka, mereka bisa mengirimkan tugas mereka dengan mengklik tombol "turn in". Mereka juga bisa menambahkan komentar di bawah tugas untuk dibaca guru. Setelah tugas diserahkan, siswa memiliki pilihan untuk membatalkan kerja mereka dengan mengklik tombol "unsubmit". Ini akan memungkinkan mereka untuk mengedit karya mereka sebelum mengirimkannya kembali ke guru. Bahkan setelah pekerjaan telah diajukan, siswa memiliki akses untuk mengirim komentar di bawah tugas mereka untuk memberi informasi, misalnya kesulitan yang dihadapi dalam mengerjakan tugas mereka.

Dengan kelebihan dan fitur- fitur yang menarik tersebut diatas, Google Classroom dapat dijadikan media kolaboratif guru untuk mengajar di kelas. Tertarik mau mencoba? Tapi buat akun Gmail dulu ya...

Semoga bermanfaat.

Sumber http://www.ahzaa.net/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.