Showing posts with label sejarah penemuan. Show all posts
Showing posts with label sejarah penemuan. Show all posts

Tuesday, 7 August 2018

Sejarah Penemuan Program Linear

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Dikutip dari https://www.studiobelajar.com/program-linear/, Program linear adalah suatu metode penentuan nilai optimum dari suatu persoalan linear. Nilai optimum (maksimal atau minimum) diperoleh dari nilai dalam suatu himpunan penyelesaiaan persoalan linear. Di dalam persoalan linear terdapat fungsi linear yang bisa disebut sebagai fungsi objektif. Persyaratan, batasan, dan kendala dalam persoalan linear merupakan sistem pertidaksamaan linear.

 Program linear adalah suatu metode penentuan nilai optimum dari suatu persoalan linear Sejarah Penemuan Program Linear
Linear Programming atau Program linear ditemukan dan dikembangkan oleh beberapa matematikawan di masa sebelum Perang Dunia ke-II. Penemuan dan pengembangan oleh beberapa matematikawan tersebut rata - rata didasarkan karena persoalan atau masalah yang sedang berkembang saat itu, yaitu dalam hal industri dan peperangan. Beberapa matematikawan tersebut adalah Leonid V. Kartovich, George B. Dantzig, John von Neumann, Leonid Khachiyan dan Naranda Karmarkar.

Ide Linear Programming pertama kali dicetuskan oleh seorang ahli matematika asal Rusia bernama L.V. Kantorivich dalam bukunya yang berjudul ”MATHEMATICAL METHODS IN THE ORGANIZATION AND PLANNING OF PRODUCTION”. Dengan buku ini, ia telah merumuskan pertama kalinya persoalan “Linear Programming”. Namun, cara-cara pemecahan persoalan ini di Rusia tidak berkembang dengan baik dan ternyata para ahli di negara Barat dan AS yang menggunakan cara ini dimanfaatkan dengan baik.

Seorang ahli matematika dari AS yang bernama George B. Dantzig, pada tahun 1947 menemukan suatu cara untuk memecahkan persoalan-persoalan linear programming. Cara pemecahan ini dinamakan ”Simplex Method”, yang diuraikan dalam bukunya ”LINEAR PROGRAMMING AND EXTENTION”. Selanjutnya teori ini berkembang pesat sekali terutama dibidang kemiliteran yang menyangkut optimisasi dalam strategi perang dan di bidang-bidang lainnya.


Sumber:
  • https://www.studiobelajar.com/program-linear/
  • https://ismimathskanda.wordpress.com/2012/02/09/sejarah-penemuan-dan-pengembangan-program-linear/

Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 6 January 2018

Moscovium - Unsur Kimia Sintetis Yang Ditemukan Di Rusia

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Moscovium adalah unsur kimia sintetis dengan simbol Mc dan nomor atom 115. Moscovium pertama kali disintesis pada tahun 2003 oleh tim gabungan ilmuwan Rusia dan Amerika di Joint Institute for Nuclear Research (JINR) di Dubna , Rusia. Pada bulan Desember 2015, ini diakui sebagai satu dari empat elemen baru oleh Joint Working Party dari badan ilmiah internasional IUPAC dan IUPAP. Pada tanggal 28 November 2016, nama itu dinamai menurut nama Moskow oblast, dimana JINR berada.

Moscovium adalah unsur yang sangat radioaktif : isotop yang paling stabil diketahui, moscovium-290, memiliki waktu paruh hanya 0,8 detik. Dalam tabel periodik, ini adalah elemen transaktinida p-blok. Ini adalah anggota dari periode ke - 7 dan ditempatkan pada kelompok 15 sebagai pnictogen terberat, walaupun belum dikonfirmasi untuk berperilaku sebagai homolog yang lebih berat dari bismut pnictogen. Moscovium dihitung memiliki beberapa sifat yang serupa dengan homolog, nitrogen, fosfor, arsenik, antimoni, dan bismut yang lebih ringan, dan juga merupakan logam pasca transisi, namun juga harus menunjukkan beberapa perbedaan utama dari keduanya. Sekitar 100 atom moscovium telah diamati sampai saat ini, yang semuanya telah terbukti memiliki jumlah massa dari 287 menjadi 290.


Penemuan

 adalah unsur kimia sintetis dengan simbol Mc dan nomor atom  Moscovium - Unsur Kimia Sintetis Yang Ditemukan Di Rusia
Yuri Oganessian
Sintesis moscovium yang berhasil pertama dilakukan oleh tim gabungan ilmuwan Rusia dan Amerika pada bulan Agustus 2003 di Joint Institute for Nuclear Research (JINR) di Dubna, Rusia. Dipimpin oleh fisikawan nuklir Rusia Yuri Oganessian, tim tersebut melibatkan ilmuwan Amerika dari Lawrence Livermore National Laboratory. Para peneliti pada tanggal 2 Februari 2004, menyatakan dalam Physical Review C bahwa mereka membombardir americium -243 dengan kalsium-48 ion untuk menghasilkan empat atom moscovium. Atom-atom ini membusuk oleh emisi partikel alpha menjadi nihonium dalam waktu sekitar 100 milidetik.

243 
 95 Am 
 48 
 20 Ca 
 → 288 
 115 Mc 
 + 3 1 
 0 n 
 → 284 
 113 Nh 
 + 
 Î± 
243 
 95 Am 
 48 
 20 Ca 
 → 287 
 115 Mc 
 + 4 1 
 0 n 
 → 283 
 113 Nh 
 + 
 Î±

Kolaborasi Dubna-Livermore memperkuat klaim mereka terhadap penemuan moscovium dan nihonium dengan melakukan eksperimen kimia pada produk peluruhan akhir 268 Db. Tak satu pun dari nuklida dalam rantai peluruhan ini sebelumnya diketahui, jadi data eksperimen yang ada tidak tersedia untuk mendukung klaim mereka. Pada bulan Juni 2004 dan Desember 2005, keberadaan isotop dubnium dikonfirmasi dengan mengekstraksi produk peluruhan akhir, yang mengukur aktivitas fisi spontan (SF) dan menggunakan teknik identifikasi kimia untuk memastikan bahwa mereka berperilaku seperti elemen kelompok 5 (seperti diketahui oleh dubnium berada dalam kelompok 5 dari tabel periodik). Baik waktu paruh dan mode peluruhan dikonfirmasi untuk 268 Db yang diajukan, memberikan dukungan kepada penugasan inti induk ke moscovium. Namun, pada tahun 2011, Partai Kerja Gabungan IUPAC / IUPAP tidak mengakui dua unsur tersebut karena telah ditemukan, karena teori saat ini tidak dapat membedakan sifat kimia kelompok 4 dan kelompok 5 dengan cukup kepercayaan. Selanjutnya, sifat peluruhan semua inti dalam rantai peluruhan moscovium sebelumnya tidak pernah dicirikan sebelum percobaan Dubna, sebuah situasi yang oleh JWP umumnya dianggap "merepotkan, namun tidak harus eksklusif".


Sumber: en.wikipedia.org
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 30 October 2017

Sejarah Penemuan Unsur Ruterfordium

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 adalah elemen kimia sintetis dengan simbol Rf dan nomor atom  Sejarah Penemuan Unsur Ruterfordium
Ernest Rutherford
Rutherfordium adalah elemen kimia sintetis dengan simbol Rf dan nomor atom 104, dinamai untuk menghormati Fisikawan Lord Rutherford of Nelson. Sebagai unsur sintetis, unsur ini tidak ditemukan di alam dan hanya bisa dibuat di laboratorium. Ruterfordium merupakan unsur sintetik yang amat radioaktif yang sebagian besar isotop stabilnya ialah 265Rf dengan waktu paruh sekitar 13 jam.

Kemudian unsur ini tak digunakan untuk apapun dan sedikit yang diketahui tentangnya. Ruterfordium ialah unsur transaktinida pertama dan diperkirakan memiliki sifat kimia yang mirip dengan hafnium.

Ruterfordium (dinamai untuk menghormati Lord Rutherford of Nelson) dilaporkan disintesis pertama kali pada 1964 di Institut Riset Nuklir Bersama di Dubna (Uni Soviet).

Para peneliti di sana membombardir 242Pu dengan ion 22Ne dengan MeV yang dipercepat dari 113 ke 115 dan dinyatakan bahwa mereka mendeteksi jejak penggabungan nuklir dalam jenis kaca khusus dengan mikroskop yang mengindikasikan adanya unsur baru.

Pada 1969 peneliti dari Universitas California, Berkeley mensintesiskan unsur dengan menembakkan 249Cf dan 12C kepada tumbukan energi tinggi. Grup UC juga menyatakan bahwa mereka tidak dapat mereproduksi sintesis terawal oleh ilmuwan Soviet.

Ini menimbulkan kontroversi penamaan unsur; Sejak Soviets mengklaim bahwa ini dideteksi pertama kali di Dubna, Dubnium (Db) diusulkan, seperti Kurchatovium dan simbol Ku untuk unsur ke-104, dalam menghormati Igor Vasilevich Kurchatov (1903-1960), mantan kepala penelitian nuklir Soviet.

Orang Amerika, bagaimanapun, mengusulkan Rutherfordium (simbol Rf) untuk unsur baru dalam menghormati Ernest Rutherford, fisikawan nuklir terkenal dari Selandia Baru. International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) mengadopsi Unnilquadium (simbol Unq) sebagai nama unsur sistematis, sementara, diturunkan dari nama Latin untuk angka 1, 0, dan 4. Namun pada 1997 mereka memecahkan pertentangan dan mengadopsi nama yang sekarang. (Sumber: en.wikipedia.org)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 9 October 2017

Sejarah Penemuan Unsur Plutonium

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Pu dan nomor atom  Sejarah Penemuan Unsur Plutonium
Plutonium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Pu dan nomor atom 94. Ia merupakan unsur radioaktif transuranium yang langka dan merupakan logam aktinida dengan penampilan berwarna putih keperakan. Ketika terpapar dengan udara, ia akan mengusam oleh karena pembentukan plutonium(IV) oksida yang menutupi permukaan logam. Unsur ini pada dasarnya memiliki enam alotrop dan empat keadaan oksidasi. Ia bereaksi dengan karbon, halogen, nitrogen, dan silikon. Ketika terpapar dengan kelembaban udara, ia akan membentuk oksida dan hidrida dengan volume 70% lebih besar dan menjadi bubuk yang dapat menyala secara spontan. Ia juga merupakan racun radiologis yang dapat berakumulasi dalam sumsum tulang. Oleh karena sifat-sifat seperti inilah, proses penanganan plutonium cukup berbahaya, walaupun tingkat toksisitas keseluruhan logam ini kadang-kadang terlalu dibesar-besarkan.

Istotop terpenting plutonium adalah plutonium-239 yang memiliki umur paruh 24.100 tahun. Plutonium-239 merupakan fisil, yakni ia dapat memecah ketika dibombardir oleh neutron termal, melepaskan energi, radiasi gamma, dan neutron yang lebih banyak. Oleh karena itu, dia dapat mempertahankan reaksi rantai nuklir setelah mencapai massa kritis. Sifat-sifat inilah yang memungkinkan plutonium digunakan sebagai senjata nuklir dan digunakan pada beberapa reaktor nuklir. Isotop paling stabil plutonium adalah plutonium-244, dengan umur paruh sekitar 80 juta tahun. Umur paruh ini cukup panjang untuk bisa ditemukan secara alami dalam jumlah kecil. Plutonium-238 memiliki umur paruh 88 tahun dan memancarkan partikel alfa. Ia adalah sumber panas pada generator termolistrik radioisotop (digunakan pada beberapa pesawat antariksa). Plutonium-240 memiliki laju fisi spontan yang tinggi sehingga akan meningkatkan tingkat neutron latar pada sampel. Keberadaan Pu-240 akan membatasi potensi daya dan senjata suatu sampel. Ia juga digunakan sebagai titik tolok penentuan tingkat (grade) plutonium: tingkat senjata (< 7%), tingkat bahan bakar (7–19%), dan tingkat reaktor (> 19%). Pu-238 dapat disintesis dengan membombardir uranium-238 dengan deuteron, sedangkan Pu-239 dengan disintesis dengan membombardir uranium-238 dengan neutron.

Unsur 94 pertama kali disintesis oleh sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Glenn T. Seaborg dan Edwin McMillan di Universitas California, Berkeley pada tahun 1940. McMillan kemudian menamai unsur baru tersebut plutonium (atas nama Pluto). Penemuan plutonium kemudian menjadi bagian penting dalam Proyek Manhattan untuk mengembangkan bom atom selama Perang Dunia II. Uji nuklir pertama, "Trinity" (Juli 1945), dan bom atom kedua ("Fat Man") yang digunakan untuk menghancurkan kota Nagasaki (Agustus 1945) memiliki inti Pu-239.


Sejarah Penemuan
 adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Pu dan nomor atom  Sejarah Penemuan Unsur Plutonium
Glenn Theodore Seaborg 

Pada tahun 1934, Enrico Fermi dan sekelompok ilmuwan Universitas Roma La Sapienza melaporkan bahwa mereka telah menemukan unsur 94. Fermi menyebut unsur ini sebagai hesperium. Namun, sampel yang diduga sebagai unsur 94 ini sebenarnya hanyalah campuran barium, kripton, dan unsur-unsur lainnya. Tetapi hal ini tidak diketahui pada saat itu karena fisi nuklir masih belum ditemukan.

Plutonium (Pu-238) pertama kali diproduksi dan diisolasi pada tanggal 14 Desember 1940 oleh Dr. Glenn T. Seaborg, Edwin M. McMillan, J. W. Kennedy, Z. M. Tatom, dan A. C. Wahl dengan menembakkan uranium dengan deuteron. Unsur ini kemudian berhasil diidentifikasi secara kimiawi pada 23 Februari 1941. Pada percobaan tahun 1940, neptunium-238 berhasil dihasilkan secara langsung dengan penghantaman, tetapi ia kemudian meluruh dengan mamancarkan emisi beta dua hari kemudian. Hal ini mengindikasikan terbentuknya unsur 94.

Sebuah laporan ilmiah yang mendokumentasikan penemuan unsur plutonium kemudian dipersiapkan oleh para ilmuwan Universitas California, Berkeley tersebut dan dikirim ke jurnal Physical Review pada Maret 1941. Tetapi laporan tersebut ditarik kembali sebelum publikasi, setelah ditemukan bahwa isotop unsur baru tersebut (Pu-239) dapat menjalani fisi nuklir yang dapat digunakan pada bom atom. Publikasi penemuan unsur tersebut kemudian ditunda setahun setelah akhir Perang Dunia II oleh karena kekhawatiran pada masalah keamanan dunia.

Edwin McMillan yang sebelumnya telah menamai unsur transuranium pertama dengan nama neptunium (berasal dari nama planet Neptunus) mengajukan bahwa unsur 94, sebagai unsur transuranium kedua, dinamakan dari planet Pluto. Seaborg pada awalnya mempertimbangkan nama "plutium", namun kemudian merasa bahwa nama tersebut tidak sebagus "plutonium". Pemilihan simbol "Pu" oleh Seaborg pada awalnya hanyalah sebagai lelucon, namun ternyata simbol tersebut kemudian tanpa disadari telah terdaftar ke dalam tabel periodik. Nama-nama alternatif lainnya yang pernah Seaborg dan ilmuwan lainnya pertimbangkan adalah "ultimum" ataupun "extremium" karena terdapat kepercayaan bahwa mereka telah menemukan unsur terakhir pada tabel periodik.

Sumber: id.wikipedia.org
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 24 August 2017

Sejarah penemuan Renium

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 adalah unsur kimia dengan simbol Re dan nomor atom  Sejarah penemuan Renium
Renium,  75Re
Renium aatau Rhenium adalah unsur kimia dengan simbol Re dan nomor atom 75. Ini adalah logam transisi berwarna putih keperakan, berat, baris ketiga pada kelompok 7 dari tabel periodik. Dengan perkiraan konsentrasi rata-rata 1 bagian per miliar (ppb), renium adalah salah satu elemen paling langka di kerak bumi. Renium memiliki titik lebur tertinggi ketiga dan titik didih tertinggi kedua dari unsur apapun pada 5903 K. Rhenium menyerupai mangan dan teknesium secara kimia dan terutama diperoleh sebagai produk sampingan dari ekstraksi dan penyempurnaan molibdenum dan bijih tembaga. Renium menunjukkan dalam senyawanya berbagai keadaan oksidasi mulai dari -1 sampai +7.

Ditemukan pada tahun 1925, renium adalah unsur stabil terakhir yang bisa ditemukan. Itu dinamai sungai Rhine di Eropa.

Superalloy berbasis nikel dari renium digunakan di ruang bakar, bilah turbin, dan nosel knalpot mesin jet. Paduan ini mengandung renium hingga 6%, membuat konstruksi mesin jet menjadi penggunaan tunggal terbesar untuk elemen ini, dengan penggunaan katalitik industri kimia menjadi yang paling penting berikutnya. Karena rendahnya ketersediaan relatif terhadap permintaan, renium harganya mahal, dengan harga rata-rata sekitar US $ 2.750 per kilogram (US $ 85,53 per troy ounce) per April 2015 ; Ini juga penting militer strategis, karena penggunaannya di jet militer berperforma tinggi dan mesin roket.


Sejarah penemuan

Rhenium ( bahasa Latin : Rhenus berarti: " Rhine ") adalah yang terakhir ditemukan dari unsur-unsur yang memiliki isotop stabil (elemen baru lainnya ditemukan di alam sejak saat itu, seperti francium, bersifat radioaktif). Keberadaan elemen yang belum ditemukan pada posisi ini di tabel periodik pertama kali diprediksi oleh Dmitri Mendeleev. Informasi lain yang dihitung diperoleh Henry Moseley pada tahun 1914.

Orang yang dianggap telah menemukan unsur ini ialah Walter Noddack, Ida Tacke, dan Otto Berg di Jerman. Pada tahun 1925 mereka melaporkan bahwa mereka telah mendeteksi unsur bijih platinum dan di kolumbit mineral. Mereka juga menemukan renium di gadolinite dan molibdenite. Pada tahun 1928 mereka dapat mengekstrak 1 g unsur dengan mengolah 660 kg molibdenit. Diperkirakan pada tahun 1968 bahwa 75% logam renium di Amerika Serikat digunakan untuk penelitian dan pengembangan paduan logam tahan api. Butuh beberapa tahun sejak saat itu sebelum superalloy menjadi banyak digunakan.

(Baca juga: "Walter Noddack - Penemun Unsur Renium")

(Baca juga: "Ida Tacke / Ida Noddack - Penemu Unsur Renium")

Pada tahun 1908, ahli kimia Jepang Masataka Ogawa mengumumkan bahwa ia telah menemukan unsur ke-43 dan menamakannya nipponium (Np) setelah Jepang ( Nippon in Japanese). Namun, analisis terakhir menunjukkan adanya renium (elemen 75), bukan unsur 43, walaupun reinterpretasi ini kontroversial. Simbol Np kemudian digunakan untuk elemen neptunium, dan nama "nihonium", juga dinamai menurut nama Jepang, bersama dengan simbol Nh, kemudian digunakan untuk elemen 113 . Elemen 113 juga ditemukan oleh tim ilmuwan Jepang dan diberi nama penghormatan hormat pada karya Ogawa. (Sumber: en.wikipedia.org)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 22 August 2017

Sejarah penemuan Hafnium

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 adalah unsur kimia dengan simbol Hf dan nomor atom  Sejarah penemuan Hafnium
Hafnium,  72Hf
Hafnium adalah unsur kimia dengan simbol Hf dan nomor atom 72. Logam transisi berkerut abu-abu berkilau dan berkerut, hafnium secara kimiawi menyerupai zirkonium dan ditemukan di banyak mineral zirkonium. Keberadaannya diprediksi oleh Dmitri Mendeleev pada tahun 1869, meskipun tidak diidentifikasi sampai tahun 1923, menjadikannya unsur stabil kedua dari belakang untuk ditemukan (renium disebut dua tahun kemudian). Hafnium dinamai Hafnia, nama Latin untuk Kopenhagen, tempat ditemukannya.

Hafnium digunakan dalam filamen dan elektroda. Beberapa proses fabrikasi semikonduktor menggunakan oksida untuk sirkuit terpadu pada 45 nm dan panjang fitur yang lebih kecil. Beberapa superalloy yang digunakan untuk aplikasi khusus mengandung hafnium dalam kombinasi dengan niobium, titanium, atau tungsten.

Penampang tangkapan neutron Hafnium yang besar menjadikannya bahan yang baik untuk penyerapan neutron di batang kontrol di pembangkit listrik tenaga nuklir, namun pada saat yang sama mengharuskannya dikeluarkan dari paduan zirkonium tahan korosi neutron transparan yang digunakan dalam reaktor nuklir.


Sejarah penemuan

Dalam laporannya tentang Hukum Berkala Elemen Kimia, pada tahun 1869, Dmitri Mendeleev secara implisit memperkirakan adanya analog titanium dan zirkonium yang lebih berat. Pada saat perumusannya pada tahun 1871, Mendeleev percaya bahwa unsur-unsur itu diperintahkan oleh massa atom mereka dan menempatkan lantanum (unsur 57) di tempat di bawah zirkonium. Penempatan elemen yang tepat dan lokasi elemen yang hilang dilakukan dengan menentukan bobot spesifik elemen dan membandingkan sifat kimia dan fisika.

Spektroskopi sinar-X yang dilakukan oleh Henry Moseley pada tahun 1914 menunjukkan ketergantungan langsung antara garis spektral dan muatan nuklir yang efektif. Hal ini menyebabkan muatan nuklir, atau nomor atom suatu unsur, digunakan untuk memastikan tempatnya dalam tabel periodik. Dengan metode ini, Moseley menentukan jumlah lantanida dan menunjukkan celah dalam urutan nomor atom pada nomor 43, 61, 72, dan 75.

Penemuan celah tersebut menghasilkan pencarian ekstensif untuk elemen yang hilang. Pada tahun 1914, beberapa orang mengklaim penemuan tersebut setelah Henry Moseley meramalkan kesenjangan dalam tabel periodik untuk elemen yang belum ditemukan tersebut 72. Georges Urbain menegaskan bahwa ia menemukan unsur 72 di elemen tanah jarang pada tahun 1907 dan menerbitkan hasilnya di celtium Pada tahun 1911. Baik spektrum maupun perilaku kimia yang diklaimnya sesuai dengan unsur yang ditemukan kemudian, dan karena itu klaimnya ditolak setelah terjadi kontroversi lama. Kontroversi ini sebagian karena ahli kimia menyukai teknik kimia yang menyebabkan penemuan celtium, sementara fisikawan mengandalkan penggunaan metode spektroskopi sinar X yang membuktikan bahwa zat yang ditemukan oleh Urbain tidak mengandung unsur 72. Pada awal tahun 1923, beberapa fisikawan dan ahli kimia seperti Niels Bohr dan Charles R. Bury mengemukakan bahwa unsur 72 menyerupai zirkonium dan oleh karena itu bukan bagian dari kelompok unsur tanah jarang. Saran ini didasarkan pada teori Bohr tentang atom, spektroskopi sinar-X Moseley, dan argumen kimia dari Friedrich Paneth.

Didorong oleh saran ini dan oleh kemunculan kembali pada tahun 1922 klaim Urbain bahwa elemen 72 adalah elemen tanah langka yang ditemukan pada tahun 1911, Dirk Coster dan Georg von Hevesy termotivasi untuk mencari elemen baru dalam bijih zirkonium. Hafnium ditemukan oleh keduanya pada tahun 1923 di Kopenhagen, Denmark, yang memvalidasi prediksi 1869 tentang Mendeleev yang asli. Akhirnya ditemukan di zirkon di Norwegia melalui analisis spektroskopi sinar-X. Tempat penemuan tersebut membawa unsur yang dinamai untuk nama Latin untuk "Kopenhagen", Hafnia , kota asal Niels Bohr. Saat ini, Fakultas Sains Universitas Kopenhagen menggunakan segelnya citra bergaya atom hafnium.

Hafnium dipisahkan dari zirkonium melalui rekristalisasi terulang dari amonium ganda atau kalium fluorida oleh Valdemar Thal Jantzen dan von Hevesey. Anton Eduard van Arkel dan Jan Hendrik de Boer adalah orang pertama yang menyiapkan logam hafnium dengan melewatkan uap hafnium tetraiodida di atas filamen tungsten yang dipanaskan pada tahun 1924. Proses pemurnian diferensial zirkonium dan hafnium ini masih digunakan hinga hari ini.

Pada tahun 1923, empat unsur yang diprediksi masih hilang dari tabel periodik: 43 (teknetium) dan 61 (promethium) adalah unsur radioaktif dan hanya ada dalam jumlah jejak di lingkungan, sehingga membuat elemen 75 (renium) dan 72 (Hafnium) dua elemen non-radioaktif yang tidak diketahui sebelumnya. Sejak renium ditemukan pada tahun 1925, hafnium adalah elemen berikutnya dengan isotop stabil untuk ditemukan. (Sumber: en.wikipedia.org)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 13 July 2017

Sejarah Penemuan Kadmium oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sejarah Penemuan Kadnium oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann Sejarah Penemuan Kadmium oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann
Kadmium,  48Cd


Kadmium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cd dan nomor atom 48. Logam lunak dan putih kebiruan ini secara kimiawi serupa dengan dua logam stabil lainnya pada golongan 12, seng dan raksa. Seperti halnya seng, Cd lebih menyukai tingkat oksidasi +2 dalam sebagian besar senyawa dan, seperti raksa, ia menunjukkan titik lebur yang rendah dibandingkan dengan logam transisi pada umumnya. Kadmium dan kongenernya tidak selalu dianggap sebagai logam transisi, karena logam tersebut tidak memiliki kulit elektron d atau f yang terisi sebagian atau seluruhnya, baik dalam bentuk unsur maupun dalam tingkat oksidasi umumnya. Konsentrasi kadmium rata-rata dalam kerak bumi adalah antara 0,1 dan 0,5 bagian per juta (ppm). Cd ditemukan pada tahun 1817 secara simultan oleh Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann, keduanya di Jerman, sebagai ketakmurnian dalam seng karbonat.

Kadmium terdapat sebagai komponen minor di sebagian besar bijih seng dan oleh karena itu merupakan hasil sampingan dari produksi seng. Kadmium telah digunakan sejak lama sebagai lapisan tahan korosi pada baja, sementara senyawa kadmium digunakan sebagai pigmen merah, oranye dan kuning, untuk mewarnai kaca dan untuk menstabilkan plastik. Penggunaan kadmium umumnya menurun karena toksisitasnya. (Hal ini secara khusus tercantum dalam Pembatasan Bahan Berbahaya Eropa) dan penggantian baterai nikel-kadmium dengan baterai nikel-metal hidrida dan ion lithium. Salah satu dari sedikit manfaat barunya adalah panel surya kadmium telurida. Meskipun kadmium tidak diketahui memiliki fungsi biologis pada organisme yang lebih tinggi, karbonat anhidrase yang tergantung pada kadmium telah ditemukan di diatom laut.


Sejarah penemuan
Sejarah Penemuan Kadnium oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann Sejarah Penemuan Kadmium oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann
Friedrich Stromeyer

Kadmium (Latin cadmia, Yunani καδμεία berarti "kalamin", suatu mineral yang mengandung kadmium, yang dinamai menurut karakter mitologi Yunani Κάδμος, Cadmus, pendiri Thebes), ditemukan secara simultan pada tahun 1817 oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann, keduanya di Jerman, sebagai ketakmurnian dalam seng karbonat. Stromeyer menemukan unsur baru sebagai pengotor pada seng karbonat (kalamin), dan, selama 100 tahun, Jerman menjadi satu-satunya produsen logam penting ini. Logam itu dinamai menurut kata Latin untuk kalamin, karena ditemukan di senyawa seng ini. Stromeyer mencatat bahwa beberapa sampel kalamin yang tidak murni berubah warna saat dipanaskan, tetapi tidak untuk kalamin murni. Dia gigih dalam mempelajari hasil ini dan akhirnya mengisolasi logam kadmium dengan cara pembakaran dan reduksi sulfidanya. Kemungkinan untuk menggunakan kadmium kuning seperti pigmen mulai dikenali pada tahun 1840an namun kekurangan kadmium membatasi aplikasi ini.

Meskipun kadmium dan senyawanya mungkin beracun dalam bentuk dan konsentrasi tertentu, British Pharmaceutical Codex, sejak tahun 1907, menyatakan bahwa kadmium iodida digunakan sebagai suatu pengobatan untuk mengobati "pembesaran sendi, kelainan kelenjar, dan jari dingin".

Pada tahun 1907, International Astronomical Union mendefinisikan satuan internasional ångström sebagai garis spektra kadmium merah (1 panjang gelombang = 6438,46963 Å). Ini diadopsi oleh General Conference on Weights and Measures ke-7 pada tahun 1927. Pada tahun 1960, definisi dari meter dan ångström diubah menggunakan krypton.
Sejarah Penemuan Kadnium oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann Sejarah Penemuan Kadmium oleh Friedrich Stromeyer dan Karl Samuel Leberecht Hermann
Karl Samuel Leberecht Hermann

Setelah produksi skala industri kadmium dimulai pada tahun 1930an dan 1940an, aplikasi utama kadmium adalah sebagai pelapis besi dan baja untuk mencegah korosi. Di Amerika Serikat, penggunaan kadmium untuk pelapisan mencapai 62% pada tahun 1944, dan 59% pada tahun 1956. Pada tahun 1956, 24% kadmium yang digunakan di Amerika Serikat digunakan untuk aplikasi kedua, yaitu untuk pigmen merah, jingga dan kuning berdasarkan sulfida dan selenida kadmium. Efek menstabilkan zat kimia yang mengandung kadmium seperti kadmium karboksilat dan kadmium stearat pada PVC menyebabkan peningkatan penggunaan senyawa tersebut pada tahun 1970an dan 1980an.

Penggunaan kadmium dalam aplikasi seperti pigmen, pelapis, stabilisator dan paduan menurun karena peraturan lingkungan dan kesehatan pada tahun 1980an dan 1990an. Pada tahun 2006, hanya 7% dari total konsumsi kadmium yang digunakan untuk pelapisan dan hanya 10% yang digunakan untuk pigmen. Penurunan konsumsi pada aplikasi lain disebabkan oleh meningkatnya permintaan kadmium pada baterai nikel-kadmium, yang menyumbang 81% konsumsi kadmium di Amerika Serikat pada tahun 2006.


Aplikasi Kadnium

Kadmium memiliki banyak kegunaan di bidang industri seperti, komponen kunci dalam produksi baterai, sebagai pigmen kadmium, proses pelapisan, dan biasa digunakan pada penyepuhan elektrik. Berikut ini contoh aplikasinya:
  • Baterai - Pada tahun 2009, 86% kadmium digunakan di baterai, terutama dalam baterai isi ulang nikel-kadmium. Sel nikel-kadmium memiliki potensi sel 1,2 V. Sel terdiri dari elektroda positif nikel hidroksida dan sebuah pelat kadmium sebagai elektroda negatif yang dipisahkan oleh elektrolit alkali (kalium hidroksida).
  • Penyepuhan elektrik (electroplating) - Penyepuhan elektrik kadmium, yang menghabiskan 6% dari produksi global, dapat ditemukan di industri pesawat terbang karena kemampuannya untuk menahan korosi ketika diterapkan pada komponen baja.
  • Fisi nuklir - Kadmium digunakan sebagai penghalang untuk mengendalikan neutron pada fisi nuklir. Reaktor air bertekanan yang dirancang oleh Westinghouse Electric Company menggunakan paduan yang terdiri dari perak 80%, indium 15%, dan kadmium 5%.
  • Senyawa - Kadmium oksida digunakan dalam fosfor televisi hitam-putih, dan dalam fosfor biru dan hijau untuk tabung televisi berwarna. Cadmium sulfida (CdS) digunakan sebagai lapisan permukaan fotokonduktif untuk tabung fotokopi.
  • Aplikasi laboratorium - Kadmium adalah komponen dari beberapa senyawa semikonduktor, seperti kadmium sulfida, kadmium selenida, dan kadmium telurida, yang dapat digunakan sebagai detektor cahaya atau sel surya. HgCdTe sensitif terhadap sinar inframerah, dan oleh karena itu dapat digunakan sebagai detektor inframerah atau saklar misalnya pada perangkat pengendali jarak jauh. Dalam biologi molekular, kadmium digunakan untuk memblokir saluran kalsium yang bergantung pada tegangan ion kalsium yang berfluktuasi, seperti pada penelitian hipoksia untuk merangsang degradasi Hif-1α yang bergantung pada proteasom.

Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Cadmium
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 24 May 2017

Asal Usul dan Sejarah Perahu Kano

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Kano adalah sebuah perahu kecil dan sempit Asal Usul dan Sejarah Perahu Kano
Gambar oleh Jeff dean di Wikipedia bahasa Inggris
Kano adalah sebuah perahu kecil dan sempit, yang biasanya digerakkan dengan tenaga manusia, tetapi juga lazim diberi layar. Kano biasanya lancip pada kedua ujungnya dan terbuka di bagian atasnya. namun bagian ini dapat diberi tutup.

Asal mula kano berawal dari tradisi masyarakat kuno. Namun, ada dua versi terkait asal muasal kano.

Versi pertama menyebutkan kano berasal dari peradaban sungai Efrat. Versi itu merujuk pada bukti arkeologi berupa relik di sebuah makam Raja Samaria yang menggambarkan keberadaan perahu kano. Relik tersebut diperkirakan berumur kurang lebih 6000 tahun lalu.

Relik tersebut menunjukan bentuk dan desainnya berbeda dengan kano yang dibuat oleh bangsa Indian. Bentuk relik justru memperlihatkan kemiripan dengan perahu kano yang dibuat oleh bangsa Eskimo yang menetap di Amerika Utara dan Greenland.

Versi lain, kano atau kayak mungkin berasal dari Greenland. Sebab, kata Kayak berasal dari bahasa Eskimo ''Ki-ak'' yang berarti manusia perahu. Pada saat itu, masyarakat Eskimo biasa membuatnya untuk keperluan transportasi dan berburu di sungai.

Kano yang menggunakan tenaga manusia digerakkan dengan kayuh. Jumlah pengayuhnya tergantung pada ukuran kanonya sendiri (yang paling umum dua). Para pengayuh duduk menghadap ke arah tujuan perjalanan. Mereka duduk di pada pendukung yang ada di badan perahu, atau berlutut langsung di badan perahu tersebut. Hal ini membedakan cara mengayuh kano dengan olahraga dayung; dalam dayung para pengayuh duduk membelakangi tujuan perahunya. Kayuh kano dapat bersisi tunggal atau bersisi dua.


Sumber: 

Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sunday, 21 May 2017

Sejarah Penemuan Bus Pertama Kali

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sebuah Bus antar Kota di Terminal Bis Cicaheum Bandung Sejarah Penemuan Bus Pertama Kali
Sebuah Bus antar Kota di Terminal Bis Cicaheum Bandung
Bus adalah kendaraan besar beroda, digunakan untuk membawa penumpang dalam jumlah banyak. Istilah bus ini berasal dari bahasa Latin, omnibus, yang berarti "(kendaraan yang berhenti) di semua (perhentian)".

Cikal bakal bus muncul ketika kendaraan bermotor menggantikan kuda sebagai alat transportasi pada sekitar 1905. Saat itu, omnibus bermotor disebut autobus. Hingga saat ini, Prancis dan Inggris masih menggunakan istilah tersebut. Omnibus pertama dioperasikan di AS. Dimulai dengan pelintasan Jalan Broadway di kota New York pada 1827. Seseorang bernama Abraham Brower, merupakan pemilik pertama bisnis tersebut.

Kemajuan paling penting pada omnibus adalah mobil jalanan. Mobil jalanan pertama ditarik kuda. Yang membedakan adalah keberadaan rel baja yang diletakkan di tengah jalan. Roda-roda mobil jalanan juga terbuat dari baja, yang dibuat sedemikian rupa agar tidak merusak rel. Mobil jalanan pertama beroperasi di Jalan Browery, New York. Dimiliki John Manson dan dibuat oleh seorang keturunan Irlandia bernama John Stephenson.

Pada awalnya, bus merupakan kendaraan yang ditarik kuda, kemudian dimulai dari tahun 1830-an bus bertenaga uap mulai ada. Seiring perkembangan zaman, bus bertenaga mesin konvensional adalah penemuan bus troli elektronik yang berfungsi dengan seperangkat kabel yang ada di beberapa tempat dalam jumlah banyak.

Pada tanggal 20 September 1831, diciptakan bus yang menggunakan tenaga uap. Bus uap ini diciptakan oleh seorang inventor Inggris bernama Gordon Bronz. Bus ini memuat tiga puluh orang dan memiliki kecepatan yang amat rendah.

Bus bertenaga mesin pertama muncul bersamaan dengan perkembangan mobil. Setelah bus bertenaga mesin pertama pada tahun 1895, berbagai macam model dikembangkan pada tahun 1900-an, sampai akhirnya tersebar luas bentuk bus yang utuh mulai dari tahun 1950-an. Bus menjadi populer pada awal abad 20 karena Perang Dunia I. Ketika itu, kebanyakan sarana rel dialokasikan untuk kebutuhan perang dan karena banyaknya keberadaan mobil pribadi, sehingga diperlukan alat transportasi lain yang dapat mengangkut banyak penumpang.

Bus Sebelum diciptakannya mesin diesel yang oleh Rudolf Christian Karl Diesel, pada 18 maret 1958 masih menggunakan tenaga uap. yang kemudian beralih menjadi tenaga Diesel yang memiliki tenaga yang lebih besar.

(Baca Juga: "Penemu Mesin Diesel - Rudolf Diesel")

Dewasa ini, bus yang digerakkan dengan bahan bakar solar telah menjadi salah satu alat transportasi terpenting di dunia. (sumber)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 20 May 2017

Penemu Perahu Pertama Kali

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Beberapa perahu biasanya dibawa oleh kapal laut  Penemu Perahu Pertama Kali
Perahu di pinggir pantai
Sebuah perahu adalah kendaraan air, biasanya lebih kecil dari kapal laut. Beberapa perahu biasanya dibawa oleh kapal laut. Sebuah perahu biasanya terdiri dari satu atau lebih struktur yang mengapung disebut hul dan beberapa sistem propulsi seperti propeller, dayung, pedal, setting pole, layar, paddleweel atau sebuah jet air.

Sejarah kapal sejalan dengan petualangan manusia. Perahu yang dikenal pertama kali dikenal pada masa Neolitikum, sekitar 10.000 tahun yang lalu. Kapal-kapal awal ini memiliki fungsi yang terbatas: mereka dapat bergerak di atas air, tetapi hanya itu. Terutama digunakan untuk berburu dan memancing. Kano tertua yang ditemukan arkeolog sering dibuat dari batang pohon coniferous, menggunakan peralatan batu sederhana.


Sejarah

Gambar-gambar perahu yang telah ditemukan, diperkirakan dibuat pada 6000 tahun yang lalu, tapi tidak diragukan lagi bahwa manusia telah dapat membuat perahu sejak lama sebelumnya. Mungkin perahu mulai dikenal ketika seseorang menggunakan batang kayu yang hanyut atau seikat batang-batang gelagah untuk membantunya terapung di atas air. Kemudian secara kebetulan ditemukan bahwa daya apung kayu berongga lebih besar dari kayu padat.

Selanjutnya manusia mempelajari cara mengikat ranting atau gelagah untuk dijadikan rakit dan cara membuat perahu rongga gelagah untuk dijadikan rakit dan cara membuat perahu rongga dengan melubangi sebatang kayu. Untuk menyempurnakan penemuan tersebut ia memberikan kayuh / cadik dan kemudian memasang layar pada kedua macam kendaraan air ini. Rakit adalah perahu yang dibuat dengan menggabungkan bahan-bahan. Mungkin dari rakitlah berkembang perahu sungguh-sungguh yang pertama. Perkembangan perahu rongga menemui jalan buntu karena besarnya terbatas, tetapi bangsa-bangsa primitif masih menggunakannya. Di masa lampau mereka melakukan pelayaran yang menakjubkan dengan perahu-perahu itu lebih dari 1000 tahun yang lalu, Bangsa Polinesia menyeberangi Lautan Pasifik pulang-pergi dengan perahu rongga. Sedikit demi sedikit kapal laut disempurnakan dari perahu jaman batu sampai menjadi bentuk kapal panjang Punisia.

Perahu yang disebut balsa ini digunakan sejak zaman dahulu di danau Titicaca, Peru. Balsa dibuat dari ikatan-ikatan gelagah dan hanya dapat digunakan selama beberapa bulan saja karena gelagah cepat membusuk dan hancur.

Perahu Brigg yang dibuat pada zaman batu panjangnya 16 meter dan lebarnya 1,35 meter. Untuk perahu rongga ukuran tersebut adalah luar biasa. Perahu ini diperkuat dengan balok-balok kayu yang melintang pada jarak-jarak tertentu sepanjang badannya. Melalui lubang-lubang yang dibor pada kedua sisi perahu itu direntangkan tali kulit, sehingga sisi perahu itu menekan dengan kuat pada balok yang melintang tadi.


Zaman Nabi Nuh AS 

Sejak zaman Nabi Nuh AS kapal laut sudah ditemukan, dan merupakan kapal laut terbesar sebelum abad ke-20. Bahtera (perahu) Nabi Nuh bentuknya tidak sama dengan dengan perahu-perahu atau kapal-kapal laut yang ada pada saat ini. Bahtera Nabi Nuh berukuran sangat besar dan kokoh, yang terbuat dari susunan kayu jati dan berdasarkan hasil penelitian berasal dari wilayah sekitar Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Surat Hud Ayat 44

ÙˆَÙ‚ِيلَ ÙŠَا Ø£َرْضُ ابْÙ„َعِÙŠ Ù…َاءَÙƒِ ÙˆَÙŠَا سَÙ…َاءُ Ø£َÙ‚ْÙ„ِعِÙŠ Ùˆَغِيضَ الْÙ…َاءُ ÙˆَÙ‚ُضِÙŠَ الْØ£َÙ…ْرُ ÙˆَاسْتَÙˆَتْ عَÙ„َÙ‰ الْجُودِÙŠِّ ۖ ÙˆَÙ‚ِيلَ بُعْدًا Ù„ِÙ„ْÙ‚َÙˆْÙ…ِ الظَّالِÙ…ِينَ

Dan difirmankan: "Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah," dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: "Binasalah orang-orang yang zalim". (Al Qur'an Surat Hud Ayat 44)

Menurut Dr. Whitcomb, bahtera Nabi Nuh ini mampu mengangkut 3.700 mamalia, 8.600 jenis unggas, 6.300 jenis reptilia, 2.500 jenis amphibia, dan sisanya yaitu para pengikut Nabi Nuh sendiri. Seluruh muatan kapal tersebut diperkirakan seberat 24.300 ton. (berbagsi sumber)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 17 May 2017

Sejarah Penemuan Mekanisme Antikythera - Komputer Tertua di Dunia

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Mekanisme Antikythera adalah sebuah artefak yang didapat dari kapal karam di Antikythera, Yunani. Artefak ini adalah kalkulator astronomi berusia 2.000 tahun yang dibuat oleh orang-orang Yunani kuno. Penemuan yang berusia sekitar 150 tahun sebelum masehi ini disebut-sebut sebagai komputer tertua di dunia yang pernah diciptakan.

Rabu 17 Mei 2017, Google memperingati 115 tahun penemuan mekanisme Antikythera dengan memunculkan  . Pada 17 Mei 1902, seorang arkeolog Yunani bernama Valerios Stais menemukan artefak dari kapal karam di Pulau Antikythera, Yunani. Stais adalah orang pertama yang memperhatikan proses menarik perunggu di antara harta karun tersebut yang kemudian dinamai mekanisme Antikythera.

(Baca juga: "Penemu Komputer Pertama - Charles Babbage")


Penemuan

Pada 17 Mei 1902, Valerios Stais yang merupakan seorang arkeolog Yunani menyaring beberapa artefak dari kapal karam di Antikythera. Kapal karam tersebut merupakan Kapal kargo Romawi yang rusak dan ditemukan dua tahun sebelumnya. Stais adalah orang pertama yang memperhatikan proses menarik perunggu di antara harta karun tersebut. Itu tampak seperti roda gigi atau roda. Potongan logam yang terkorosi itu ternyata merupakan bagian dari mekanisme Antikythera, sebuah komputer astronomi analog kuno.

Setelah temuan itu, mekanisme Antikythera adalah sumber misteri selama bertahun-tahun. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, para peneliti mulai menguak satu per satu rahasianya.
Antikythera merupakan sebuah nama pulau di bagian selatan Yunani. Masuk kedalam daerah administratif Attica. Nama Antikythera juga diberikan untuk sebuah selat di sekitar pulau tersebut. Tak lebih dari 40 kilometer ke arah tenggara, terdapat 'pasangan' dari pulau ini yang diberi nama Pulau Kythera. Pulau Antikythera hanya memiliki luas sekitar 20 kilometer persegi. Populasi masyarakat di pulau ini tak sampai 100 orang yang terbagi ke dalam tiga titik kompleks pemukiman.
Pertengahan tahun 2016 lalu, sebuah tim ahli telah mengungkapkan informasi terbaru. Hasil pembacaan terhadap 35.000 karakter Yunani berukuran kecil di perangkat itu ternyata menguraikan beberapa keajaiban teknik paling menakjubkan sepanjang sejarah.

Mekanisme Antikythera dapat melacak posisi planet, meramalkan gerhana bulan dan matahari, dan bahkan memberi isyarat pada Olimpiade berikutnya. Mekanisme ini juga digunakan untuk pemetaan dan navigasi. Sebuah dial di bagian depan menggabungkan kalender zodiak dan matahari, sementara memanggil di belakang menangkap siklus surgawi. Model komputer berdasarkan tomografi tiga dimensi telah mengungkapkan lebih dari 30 gigi canggih, bertempat di kotak kayu dan perunggu seukuran kotak sepatu.

Mekanisme awalnya bertanggal sekitar tahun 85 SM, namun studi terbaru menunjukkan bahwa hal itu mungkin lebih tua (sekitar tahun 150 SM). Perangkat bertenaga engkol jauh di depan waktunya. Komponennya sama rumitnya dengan jam pada abad ke-18.


Deskripsi Mekanisme Antikythera

 Mekanisme Antikythera adalah sebuah artefak yang didapat dari kapal karam di Antikythera Sejarah Penemuan Mekanisme Antikythera - Komputer Tertua di Dunia
Google Doodle 17 Mei 2017 -  Mekanisme Antikythera
Mekanisme Antikythera ditemukan di dalam kotak kayu berukuran 340 milimeter (13 in) × 180 milimeter (7.1 in) × 90 milimeter (3,5 in), perangkat ini adalah mekanisme jarum jam yang kompleks yang terdiri dari setidaknya 30 gigi perunggu meshing. Artefaki ini ditemukan sebagai satu benjolan, kemudian dipisahkan dalam tiga fragmen utama, yang sekarang terbagi menjadi 82 fragmen terpisah setelah karya konservasi. Empat fragmen ini berisi gigi, sementara prasasti ditemukan pada banyak lainnya. Gear terbesar berdiameter 140 milimeter (5.5 in) dan awalnya memiliki 223 gigi.

Artefak itu mungkin ditemukan pada atau sekitar 22 Juli 1901 (dalam kalender Julian, kalender yang terus digunakan orang Yunani saat ini, yang sesuai dengan tanggal 4 Agustus 1901 dalam kalender Gregorian yang digunakan saat ini) dari Karavan Antikythera di pulau Antikythera di Yunani, yang pada zaman purba dikenal dengan nama Aigila. Dipercaya telah dirancang dan dibangun oleh ilmuwan Yunani, instrumen tersebut telah bervariasi bertanggal sekitar 87 SM, atau antara 150 dan 100 SM, atau pada tahun 205 SM, atau Dalam satu generasi sebelum tanggal kapal karam (sekitar tahun 60 SM).

Semua fragmen yang diketahui dari mekanisme Antikythera disimpan di Museum Arkeologi Nasional di Athena, bersamaan dengan sejumlah rekonstruksi artistik tentang bagaimana mekanisme tersebut dapat terlihat. (Sumber)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 26 April 2017

Sejarah Penemuan IC (integrated circuit) / Sirkuit Terpadu

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 adalah komponen dasar yang terdiri dari resistor Sejarah Penemuan IC (integrated circuit) / Sirkuit Terpadu
Sirkuit terpadu (bahasa Inggris: integrated circuit atau IC) adalah komponen dasar yang terdiri dari resistor, transistor dan lain-lain. IC adalah komponen yang dipakai sebagai otak peralatan elektronika.

Penemuan awal sirkuit terpadu dimulai sejak tahun 1949, ketika engineer Jerman Werner Jacobi (Siemens AG) mengajukan hak paten untuk amplifying device semikonduktor dengan struktur mirip dengan struktur sirkuit terpadu yang menggunakan lima transistor yang dimuat pada sebuah substrat dalam susunan amplifier 2-tahap. Jacobi mengemukakan alat bantu pendengaran sebagai contoh tipikal aplikasi industri dari hak paten tersebut. Tetapi, tidak ada kabar mengenai pemakaian hak paten ini secara komersial.

Ide sirkuit terpadu dipikirkan oleh seorang ilmuwan radar yang bekerja untuk Royal Radar Establishment di Ministry of Defence, Geoffrey W.A. Dummer (1909–2002). Dummer mencetuskan idenya di depan publik pada the Symposium on Progress in Quality Electronic Components di Washington, D.C. pada 7 May 1952. Ia mencetuskan idenya di beberapa simposium lainnya, dan berusaha untuk membuat sirkuit seperti itu pada 1956, tetapi tanpa keberhasilan.

Ide pendahulu dari sirkuit terpadu yaitu membuat kotak persegi kecil dari keramik (wafers), dan setiap persegi memuat satu miniatur komponen. Komponen tersebut kemudian disatukan dan dihubungkan dengan kabel untuk membentuk kisi 2 atau 3 dimensi. Ide ini terlihat meyakinkan, dan pada tahun 1957 diajukan kepada US Army oleh Jack Kilby, yang menghasilkan proyek Micromodule Program (sama dengan 1951's Project Tinkertoy) yang berumur pendek. Tetapi, seiring berjalannya proyek ini, Kilby memikirkan sebuah ide lain yang sekarang dikenal sebagai sirkut terpadu.

(Baca Juga: "Penemu  IC (integrated circuit) / Sirkuit Terpadu - Jack Kilby")

Robert Noyce mengakui peranan Kurt Lehovec yang bekerja di Sprague Electric, dalam artikel "Microelectronics" yang ditulisnya pada Scientific American, September 1977, Volume 23, Number 3, pp. 63–9, untuk prinsip isolasi sambungan p-n, yang disebabkan oleh sambungan p-n yang di-bias (dioda), sebagai komponen dasar sirkuit terpadu.

Kilby yang baru dipekerjakan oleh Texas Instruments menuliskan idenya tentang sirkuit terpadu pada Juli 1958, dan kemudian sukses membuat sebuah sirkuit terpadu yang dapat bekerja pada 12 September 1958. In his patent application of 6 February 1959, Kilby described his new device as “a body of semiconductor material ... where in all the components of the electronic circuit are completely integrated.” Penemuan baru ini pertama kali digunakan oleh US Air Force.

Kilby dihargai Nobel Prize pada tahun 2000 di bidang Fisika untuk peranannya dalam penemuan sirkuit terpadu. Kilby's work was named an IEEE Milestone in 2009.

Noyce juga memikirkan ide mengenai sirkuit terpadu setengah tahun setelah Kilby. Chip yang dibuatnya dapat menangani beberapa masalah praktikal yang tidak dapat ditangani oleh chip oleh Kilby. Chip oleh Noyce dibuat di Fairchild Semiconductor, menggunakan material silikon, sedangkan chip oleh Kilby menggunakan material germanium.

Fairchild Semiconductor juga adalah asal teknologi sirkuit terpadu menggunakan silikon dengan self-aligned gate, yang merupakan dasar dari teknologi CMOS yang digunakan di hampir semua chip komputer saat ini. Tekhnologi self-aligned gate ini dikembangkan oleh fisikawan Italia Federico Faggin pada tahun 1968. Ia kemudian pindah ke Intel untuk mengembangkan Central Processing Unit (CPU) pertama dalam sebuah chip (Intel 4004), yang kemudian membawanya pada penghargaan National Medal of Technology and Innovation pada tahun 2010. (Sumber)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sejarah Penemuan Sinar Katoda

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 adalah arus elektron yang diamati di dalam tabung vakum Sejarah Penemuan Sinar Katoda
Sinar katode (disebut pula pancaran elektron) adalah arus elektron yang diamati di dalam tabung vakum, yaitu tabung kaca hampa udara yang dilengkapi oleh paling sedikit dua elektrode logam yang diberi tegangan listrik, katode atau elektrode negatif dan anode atau elektrode positif. Elektron pertama ditemukan sebagai komponen penyusun sinar katode. Pada 1897, fisikawan Inggris Joseph John Thomson menunjukkan bahwa sinar katode terdiri dari partikel bermuatan negatif yang belum pernah dikenal, yang kemudian dinamai elektron. Tabung sinar katode menghasilkan gambar di dalam pesawat televisi dan monitor komputer terdahulu.

(Baca juga: "Joseph John Thomson - Penemu Elektron")


Awal penemuan

Petir adalah aliaran muatan listrik di udara bertekanan satu atmosfer. Agar dapat menembus udara dengan tekanan itu, diperlukan kuat medan listrik yang besarnya 30,000 V/cm. Di dalam tabung bertekanan kurang dari 1 atmosfer, aliran muatan listrik dapat terjadi pada kuat medan listrik kurang dari 30.000 V/cm. Tahun 1855, H. Geissler berhasil menemukan teknik penghampaan atau pemvakuman udara, sehingga tekanan dalam tabung menjadi sangat rendah, sampai pada tekanan 0,01% dari tekanan udara normal, yang berarti sama dengan 0,00001 atmosfer. Penemuan Geissler ini sangat berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya.

Penemuan Geissler selanjutnya digunakan oleh Julius Plocker untuk melakukan percobaan. Sebuah tabung berisi gas diberi elektroda positif (anoda) dan elektroda negatif (katoda) pada ujung-ujungnya. Jika elektroda-elektroda dihubungkan dengan sumber tegangan tinggi molekul-molekul gas akan ter-ionkan menjadi muatan positif dan muatan negatif. Peristiwa ini sering dinamakan pelucutan gas (discharge). Adapun instrumen yang digunakan sering disebut tabung lucutan.

Plocker menghampakan tabung lucutan. Kemudian memberi tegangan tinggi pada kedua elektrodanya. Amperemeter dipasang untuk memantau arus. Karena tidak ada gas di dalamnya, maka diharapkan tidak ada arus yang mengalir. Ternyata hasilnya lain, yaitu ada arus. Yang lebih mengherankan lagi, dinding tabung di belakang anoda berpendar mengeluarkan cahaya hijau pucat. Plocker tidak dapat menjelaskan kedua peristiwa itu.

Sifat-sifat sinar kehijauan itu kemudian diselidiki oleh Sir William Crookes pada tahun 1875. Ia menggunakan tabung yang dibelokkan tegak lurus. Sinar kehijauan muncul pada bagian tabung yang langsung berhadapan dengan katoda. Akhirnya, ia menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang keluar dari katoda. Eugene Goldstein menamakannya sinar katoda.

Seytelah dilakukan beberapa percobaan dan penelitian terhadap sinar katoda, akhirnya ditemukan sifat-sifat sinar katoda, yaitu:
  • Tidak bergantung pada material/bahan katoda. Sifat ini tidak berubah ketika katoda diganti dengan bahan-bahan yang berbeda;
  • Merambat lurus. Ketika diberi penghalang, ternyata menghasilkan bayang-bayang dibelakangnya;
  • Dapat dibelokkan oleh medan listrik;
  • Dapat dibelokkan oleh medan magnet;
  • Dapat menyebabkan terjadinya reaksi kimia, misalnya dapat mengubah warna garam perak;
  • Dapat memendarkan sulfida seng dan barium platina sianida;
  • Dapat menghasilkan panas;
  • Dapat menghilangkan plat foto
  • Dapat menghasilkan sinar X

Karena dapat dibelokkan oleh medan listrik dan medan magnet, maka sinar katoda merupakan partikel bermuatan listrik, tepatnya bermuatan listrik negatif yang selanjutnya diberi nama elektron.


Tabung Sinar Katoda
 adalah arus elektron yang diamati di dalam tabung vakum Sejarah Penemuan Sinar Katoda

Tabung sinar katode (bahasa Inggris: cathode ray tube atau CRT), ditemukan oleh Karl Ferdinand Braun, merupakan sebuah tabung penampilan yang banyak digunakan dalam layar komputer, monitor video, televisi dan oskiloskop. CRT dikembangkan dari hasil kerja Philo Farnsworth yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai akhir abad 20, dan merupakan dasar perkembangan dari layar plasma, LCD dan bentuk teknologi TV lainnya.

(Baca juga: "Penemu Tabung Sunar Katioda - Karl Ferdinand Braun ")

Karl Ferdinand Braun membuat osiloskop tabung sinar katode pertama pada tahun 1897. Teknik ini digunakan oleh sebagian besar peralatan TV dan monitor komputer. Tabung katode masih disebut "tabung Braun" (Braunsche Röhre) di negara penutur bahasa Jerman (dan di Jepang: Buraun-kan).


Sumber:

Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 8 March 2016

Sejarah Penemuan Laser

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation Sejarah Penemuan Laser
LASER (singkatan dari bahasa Inggris: Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation).Laser memperkuat cahaya.Laser dapat mengambil berkas cahaya yang lemah dan membuatnya menjadi berkas yang kuat. Beberapa laser menghasilkan berkas yang sangat kuat sehingga dapat membakar lubang kecil di dalam selembar besi dalam waktu kurang dari satu detik. Sinar laser dapat mencapai jarak jauh melalui angkasa luar tanpa menyebar dan menjadi lemah. Karena itulah, sinar laser menjadi alat komunikasi penting dalam berkomunikasi dalam zaman angkasa luar. Banyak kegunaan laser sudah ditemukan dalam ilmu kedokteran, ilmu pengetahuan, dan industri.

Ilmuwan menganggap cahaya sebagai gelombang yang bergerak. Jarak dari kulit sebuah gelombang ke kulit berikutnya disebut panjang gelombang. Cahaya dari matahari atau dari lampu adalah campuran banyak panjang gelombang. Setiap panjang gelombang yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda.

Sinar laser terbuat dari cahaya yang semuanya terdiri dari panjang gelombang yang sama. Berkas cahaya dalam cahaya biasa mengalir ke arah yang berbeda. Sinar laser bergerak dalam arah yang sama persis. Sinar laser tidak menyebar dan tidak melemah

Pada awal perkembangannya, orang tidak menyebut dengan nama laser. Para ahli masa itu menyebutnya sebagai MASER (Microwave Amplification by the Stimulated Emission of Radiation). Dan orang yang disebut-sebut pertama kali mengungkapkan keberadaan maser adalah Albert Einstein antara tahun 1916 - 1917. Ilmuwan yang terkenal eksentrik ini juga yang pertama kali berpendapat bahwa cahaya atau sinar bukan hanya terdiri dari gelombang elektromagnetik, tapi juga bermuatan partikel dan energi. Dan dikenallah apa yang disebut sebagai radiasi. Tapi maser dari Einsten ini baru sebatas teori. Teknologi pada dekade kedua abad 20 belum mampu mewujudkannya. Disamping itu, banyak ilmuwan yang menganggap teori dari Eisntein itu sebagai teori yang kontroversial.

Pada tahun-tahun berikutnya, terlebih pada perang dunia kedua, maser lebih banyak digunakan untuk kepentingan militer, yaitu untuk pengembangan radar. Hingga akhirnya Charles H. Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger, berhasil membuat maser dengan menggunakan gas Amoniak. Dan inilah maser yang pertama kali dibuat orang. Keberhasilan itu dipublikasikan pada tahun 1954. Itu merupakan maser dengan satu tingkat energi. Selanjutnya ide emisi dua tingkat untuk mempertahankan inversi pada maser telah dikembangkan oleh dua orang ilmuwan Sovyet, Nikolai Basov dan Alexander Prokhorov. Karena sumbangannya yang sangat penting ini dalam pengembangan maser, Charles H. Townes, Nikolai Basov, dan Alexander Prokhorov berbagi hadiah Nobel bidang Fisika pada tahun 1964.

Charles H. Townes memang orang yang berperan penting dalam dunia maser. Sebelumnya dia bersama Arthur Schawlow telah meneliti kemungkinan pembuatan maser optik (yang kemudian berkembang menjadi laser) dan sinar infra merah. Rincian penelitian itu diterbitkan pada bulan Desember 1958. Namun mereka berdua masih menemui kesulitan dan pembuatan laser (maser optik). Hingga akhirnya sebelum memasuki tahun 1960 Theodore Maiman bisa mewujudkan kerja sinar laser. Maiman menggunakan silinder batu Ruby untuk memicu timbulnya laser hingga laser buatannya dikenal sebagai Ruby Laser. Tapi Ruby Laser hanya mampu bekerja pada energi tingkat ketiga. Setelah memasuki tahun 1960, Peter Sorokin dan Mirek Stevenson mulai mengembangkan laser tingkat keempat yang pertama. Tapi itu pun masih sebatas teori dan tujuan untuk merealisasikannya masih belum tercapai. Namun sejak saat itu lah era laser dimulai.

Sekilas bahwa Theodore Maiman dianggap sebagai orang yang pertama kali berhasil membuat laser (bukan maser). Tapi sebenarnya ada orang lain yang telah mendahuluinya yaitu Gordon Gould. Pada tahun 1958, Gordon Gould kabarnya telah berhasil membuat maser optik (laser) bahkan dia juga yang dianggap sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah Laser (Light Amplification by the Stimulated Emission of Radiation). Tapi Gordon gagal mendaftarkan paten laser-nya pada tahun 1959. Hingga pada tahun 1977 Gordon memenangkan paten tersebut. Butuh waktu 8 tahun untuk mendapatkan pengakuan itu.

Pada masa yang hampir bersamaan juga beberapa ilmuwan lain berhasil membuat laser dengan menggunakan bahan yang berbeda. Misalnya Ali Javan, William Bennet dan Donald Herriot yang membuat laser dengan media gas helium dan neon pada tahun 1960 dan keberhasilannya baru dipublikasikan pada tahun 1961. Kumar N. Patel membuat laser dengan perantaraan karbondioksida, nitrogen, dan helium pada tahun 1964. Dan pada tahun yang sama juga (1964), Earl Bell membuat laser dengan bantuan helium dan merkuri. Para ilmuwan ini dianggap pembuat untuk laser gas karena bahan-bahan yang mereka gunakan untuk membuat laser pada umumnya berupa zat gas.

Perkembangan yang cukup penting terjadi pada tahun 1962 ketika seorang ilmuwan yang bekerja pada perusahaan General Electric, Robert Hall, menemukan laser semikonduktor berukuran mini dengan biaya murah. Biasanya mesin atau peralatan pemroduksi sinar laser berukuran besar. Laser buatan Rober Hall inilah yang hingga kini digunakan pada perangkat vcd dan dvd player, printer laser, pembaca kode bar, drive pada CPU, sistem komunikasi yang menggunakan serat optik, dan sebagainya.

Sebuah penemuan yang revolusioner dibuat pada tahun 1970 ketika Charles Kao dan George Hockham berhasil membuat apa yang sekarang disebut serat optik (fiberglass). Mereka berdua memang tidak membuat laser, tapi penemuannya sangat penting dalam penggunaan aplikasi laser. Dan seperti kita tahu, serat optik banyak digunakan dalam bidang komunikasi. Bidang inilah yang memang dianggap sebagai pengguna terbesar aplikasi laser. Laser dan serat optik memang dua penemuan yang sangat saling mendukung. (Sumber)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.