Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Tuesday, 27 March 2018

3 Profesi Ini Membuat Anak Muda banyak Uang, Cobalah!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Tidak benar jika masa muda ini hanya dibuat untuk bersenang 3 Profesi Ini Membuat Anak Muda banyak Uang, Cobalah!
Anak muda adalah masa yang produktif. Tidak benar jika masa muda ini hanya dibuat untuk bersenang-senang tanpa memikirkan masa depan dengan baik. Bersenang-senang tetapi harus bisa menghasilkan pendapatan tidaklah cukup sulit bagi Anda jika ada kemauan. Bagaimana caranya?

Jangan pernah berpikir untuk tidak bekerja meskipun kenyataannya mencari pekerjaan yang mapan sangat sulit dewasa ini. Banyak jalan menuju Roma, asalkan sedikit kreatif, manfaatkan waktu dan melihat peluang yang ada. Sekarang masa milenial dimana semua kebutuhan hidup mudah didapat hanya dengan melalui perangkat.

Banyak pilihan dalam menentukan pekerjaan, Jika Anda sama sekali tidak ingin terikat dengan peraturan pekerjaan maka pilihannya adalah bekerja mandiri. Bekerja secara mendiri Anda bebas melakukan apapun tanpa merasa ada tekanan.

Awalnya, bekerja identik dengan pakaian rapi dan jam kerja yang ketat. Tetapi, hal itu tidak berlaku lagi bagi anak muda seperti Anda. Anak muda seperti Anda bisa punya penghasilan tanpa harus pergi ke kantor. Berawal dari hobi, tiga profesi ini sedang jadi tren untuk anak muda seperti  Anda.

1. Vlog, berkreasi melalui video YouTube

Saat ini, YouTube menjadi media yang menjanjikan berpenghasilan besar bagi penggunanya. Munculnya YouTuber berpen tinggi seperti Raditya Dika dan Ria Ricis tentu membuat Anda tergiur untuk mencoba membuat konten kreatif, bukan? Mulai sekarang, Anda bisa membuat channel sendiri dan mengisinya dengan konten-konten positif. Jika banyak yang tertarik, percayalah, Anda akan dapat banyak penghasilan.

2.Blogger, berbagi sekaligus dapat uang

Selain Vlog diatas Blog juga ladang penghasilan jika Anda hobi menulis. Sebelum ada YouTube, blog sudah lebih dulu eksis. Untuk Anda yang senang menulis bisa memanfaatkan blog untuk jadi sumber penghasilan tambahan. Pastikan blog yang Anda miliki mempunyai konten khusus, seperti traveling, makanan, kecantikan, dan lain-lain.

3. Pengusaha jual online, jeli melihat peluang

Yup. Manfaatkan medsos sebagai toko online. Saat ini, internet menjadi lapangan pekerjaan baru. Sayang sekali jika Anda tidak jeli melihat peluang menggiurkan ini. Melalui internet, Anda yang mempunyai bakat berbisnis memiliki kesempatan untuk membuat toko online sendiri atau bisa juga menjadi digital marketer. Anda bisa mengerjakannya di mana pun dan kapan pun, asalkan terkoneksi dengan internet.

Nah, itu 3 profesi yang sekarang jadi tren untuk anak muda. Dengan jam kerja tidak mencekik, Anda bisa mendapatkan uang sekaligus menjalankan hobi. Seru bukan, Inspirator? Tertarik untuk mencoba?


Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sunday, 25 March 2018

Nama Anda Adalah Karir Anda, Fakta?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Membahas tentang nama tentu sangatlah menarik karena nama selain sebagai identitas seseor Nama Anda Adalah Karir Anda, Fakta?
Membahas tentang nama tentu sangatlah menarik karena nama selain sebagai identitas seseorang ternyata nama memiliki rahasia yang belum banyak diketahui oleh pemiliknya sendiri.

Pernahkah Anda sadari bahwa nama Anda bisa menjadi salah satunya sebab kesuksesan hidup Anda.

Orang tua Anda sudah barang tentu memikirkan secara matang-matang nama untuk Anda sejak dari dalam kandungan. Itu mereka lakukan, sebab mereka percaya nama adalah doa. Orang tua Anda tentu menaruh harapan yang sangat besar Kapada Anda melalui pemberian nama kelak Anda menjadi manusia yang benar-benar bisa diharapkan oleh orang tua yakni sukses dunia akhirat.

Tahukah Anda bahwa nama-nama yang kini ada di dunia ternyata bukan hanya sekadar susunan huruf abjad penunjuk identitas semata. Faktanya, sebuah nama memang memiliki pengaruh yang sangat besar. Nama tidak hanya untuk menggambarkan kepribadian, sisi lain nama bahkan dapat mendeskripsikan kesuksesan seseorang di masa depan.

Tentunya semua itu bukan hanya hasil ramalan atau tebak-tebakan belaka, melainkan melalui sejumlah riset di beberapa universitas ternama yang telah berhasil membuktikannya.

Lifehack.org telah memberikan tip untuk mengetahui bagaimana nama bisa menentukan kesuksesan seseorang di masa mendatang. Berikut penjelasan nya:

Nama yang umum dipakai, lebih mudah dapat pekerjaan.

Sebuah studi yang digelar Marquette University menemukan bahwa jika nama Anda umum dipakai banyak orang lain, hal itu justru dapat meningkatkan peluang agar diterima bekerja. Sebaliknya, orang-orang dengan nama yang unik jarang mendapat panggilan wawancara saat melamar pekerjaan.

Nama yang mudah diucapkan, lebih cepat naik jabatan.

Penelitian yang dilakukan New York University menemukan bahwa nama-nama yang mudah diucapkan cenderung lebih cepat naik jabatan. Bahkan, sering kali status sosialnya juga meningkat cepat.

Menurut psikolog Adam Alter, hal-hal yang mudah dicerna otak, dapat membuat kita lebih cepat menyukainya.

Wanita dengan nama maskulin mampu meraih karier gemilang.

Faktanya, saat ini banyak bidang pekerjaan yang didominasi kalangan pria, seperti hukum dan teknik mesin. Namun, sebuah studi di sebuah universitas ternama menemukan, wanita dengan nama maskulin cenderung lebih mudah mengembangkan karier di bidang-bidang tersebut.

Tidak hanya itu, sekali berkecimpung di dunia tersebut, para wanita akan dengan cepat mencapai karier yang gemilang.

Pria dengan nama yang pendek pada umumnya menjadi bos perusahaan.

Berdasarkan riset yang dilakukan LinkedIn terhadap lebih dari 100 juta profil pengguna, ternyata sebagian besar posisi CEO ditempati oleh pria. Lebih unik lagi, sebagian besar posisi tersebut ditempati oleh para pria dengan nama yang pendek seperti `Bob` atau `Tim`.

Diyakini bahwa nama pendek membuatnya tampak lebih ramah dan mudah didekati.

Nama-nama yang dimulai dengan huruf awal alfabet (A, B, C, D, E...) cenderung berprestasi di sekolah.

Penelitian yang digelar Czech Republic mengupas fakta yang sangat kontroversial. Para siswa yang nama akhirnya diawali dengan deretan huruf awal alfabet cenderung lebih berprestasi di sekolah. Mereka dapat dengan mudah diterima di sekolah-sekolah yang diinginkan.

Punya nama tengah membuat Anda tampak lebih cerdas dan tangguh dalam bekerja.

Jika nama Anda mengandung inisial di tengahnya seperti `Sophie N. Turner` maka Anda akan dianggap lebih cerdas dan tangguh dalam bekerja. Fakta tersebut terungkap pada riset yang dirilis European Journal of Social Pshychology.

Nah demikianlah penjelasan Nama Anda Adalah Karir kesuksesan Anda, Fakta?.
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

4 Fakta Kenapa Anda Merasa Zonk Setelah Lulus Sekolah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Fakta Kenapa Anda Merasa Zonk Setelah Lulus Sekolah 4 Fakta Kenapa Anda Merasa Zonk Setelah Lulus Sekolah
Dunia terus berputar seperti jarum jam yang tiada mau berhenti, semakin Anda menikmatinya semakin pula Anda terbuai hingga tiada terasa bahwa Anda dihadapkan pada kenyataan hidup. Saat inilah Anda akan mulai tersadar untuk mendapati kehidupan yang sesungguhnya.

Masa-masa sekolah yang pernah Anda nikmati dahulu akan menjadi sebuah kenangan. Anda tidak akan pernah bisa memutar kembali jarum kehidupan Anda. Banyak sekali diantara lulusan sekolah merasakan dirinya dalam keadaan masa yang dilematis. Antara pilihan kerja dan melanjutkan studi selalu menjadi bumerang. Memutuskan bekerja yang lebih mapan namun terkendala dengan kemampuan yang terbatas. Pun ketika memilih melanjutkan studi tidak bergairah lagi, alih-alih Anda membuat keputusan untuk menganggur.

Jika Anda berpikir dan merasa bahwa kehidupan Anda saat ini tidak memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan hidup Anda, Saatnya untuk cek lagi alasan kenapa Anda masih mendapati kehidupan yang zonk dan kenapa banyak hal yang terlewati begitu saja.

Menyesali yang sudah lalu memang tidak akan ada gunanya. Namun dibalik semua itu selalu ada pelajaran yang bisa Anda ambil dari hikmahnya. Sekarang coba Anda cek lagi sejumlah alasan kenapa banyak hal dan moment terlewat begitu saja. Mungkin hal ini akan memberikan solusi bagi Anda tidak mengulang kesalahan yang sama.

Fakta 1: Terjebak dalam zona nyaman.

Bisa jadi, dulu Anda masih mengenyam dunia pendidikan Anda sudah terlalu nyaman dengan rutinitas dan aktivitasmu yang biasa-biasa saja. Sehingga tidak ada kemauan atau keberanian untuk mencoba hal-hal baru demi mencapai target (tujuan dan cita-cita) yang kamu lakukan. Pada akhirnya Anda tidak merasa mempunyai kemampuan. Anda masih terlalu takut mengambil risiko atau tantangan baru untuk mencapai impianmu ini.

Fakta 2: Tidak punya komitmen kuat untuk mencapai targetnya.

Mungkin Anda sudah membuat targetnya, tapi Anda tidak juga mengambil langkah-langkah untuk mencapainya, itu pada akhirnya percuma juga. Kalau tidak ada komitmen yang dibangun untuk mencapai target yang sudah dibuat, tidak mungkin ada perkembangan yang bisa didapat. Soalnya kjika Anda ingin mencapai sebuah target, Anda harus mencurahkan banyak waktu dan tenaga untuk semua itu. Kalau tidak, tujuan dan cita-cita Anda tidak mungkin bisa terpenuhi.

Fakta 3: Masih suka menunda-nunda.

Sikap lemah seperti suka menunda adalah kebiasaan yang bisa menghambat banyak hal. Masih suka menunda-nunda tidak akan membawa Anda kemana-mana. Target yang seharusnya bisa dicapai tahun depan kalau bisa di kerjkan sedikit demi sedikit sejak awal. Tidak akan tercapai jika dari awal Anda terus menundanya. Padahal waktu Anda tau bahwa waktu tidak akan pernah terulang. Selama Anda terus menunda sesuatu, maka target sekecil apapun tidak akan bisa tercacapai.

Fakta 4: Kebanyakan melakukan hal-hal yang tidak penting.

Cobalah Anda ingat-ingat lagi selama mengenyam pendidikan, belakangan ini waktu yang Anda punya sebagian besar dihabiskan untuk apa? Apakah masih banyak hal penting yang Anda lakukan, sehingga menjauhkan dari target yang ingin Anda capai? Karena tidak bisa membagi prioritas dan waktu dengan baik, Anda sering terjebak melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Jadi ke depannya kalau mau mencapai target yang diinginkan, pastikan Anda membuat prioritas yang jelas dan berkomitmen mewujudkannya.

Meskipun mungkin ada sejumlah target yang tak tercapai saat ini, saya harap Anda jangan dulu berkecil hati. Justru jadikan semangat dan motivasi baru untuk menjalani masa depan yang baru nantinya dengan komitmen yang lebih baik lagi, setuju?.
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 5 March 2018

Cobalah 5 Trik Ini: Mengingat 99% Materi Pelajaran Agar Ujian Lancar

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Ingatan atau sering disebut memory adalah sebuah fungsi dari kognisi yang melibatkan otak Cobalah 5 Trik Ini: Mengingat 99% Materi Pelajaran Agar Ujian Lancar

Ingatan atau sering disebut memory adalah sebuah fungsi dari kognisi yang melibatkan otak dalam pengambilan informasi. Ingatan merupakan kemampuan untuk menerima dan memasukkan (learning), menyimpan (retention) dan menimbulkan kembali apa yang pernah dialami (remembering). Dalam proses mengingat informasi ada 3 tahapan yaitu memasukkan informasi (encoding), penyimpanan (storage), dan mengingat (retrieval stage)

Setiap orang bergantung pada kekuatan memorinya untuk melakukan aktivitas harian. Untuk dapat melakukan aktivitas, manusia perlu mengingat apa yang telah terjadi dan apa yang akan direncanakannya. Semua itu merupakan bagian dari memori. Masalahnya tidak semua orang memiliki daya ingatan yang sama artinya ada seseorang yang mempunyai ingatan lebih sedangkan yang lain butuh proses dalam hal mengingat.

Kabar baiknya khusus bagi Anda pelajar yang memiliki daya ingatan yang kurang kuat akan saya berikan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Tentu saja trik ini harus benar-benar Anda lakukan.

Sudah menjadi rahasia umum bisanya menjelang ujian, Anda harus belajar ekstra keras. Mengingat pelajaran yang telah disampaikan guru di kelas itu gampang-gampang susah. Karena ada beberapa faktor yang membuat Anda enggan untuk menerima pelajaran tersebut, Ada kalanya Anda tidak terlalu berminat dengan suatu pelajaran, akan tetapi mau tidak mau harus paham dan bisa mengingat pelajaran demi mendapatkan nilai ujian yang tidak mengecewakan.

Lalu, bagaimana caranya supaya Anda bisa mengingat 99 persen pelajaran yang telah diterima di kelas? Ini 5 triknya!.
  1. Tulis ulang pelajaran dengan cara sendiri
  2. Buat kata kunci untuk poin terpenting
  3. Gunakan jembatan keledai
  4. Baca ulang
  5. Buat grup belajar kelompok
Yuk kita kupas sedikit 5 Trik mengingat 99% materi pelajaran agar ujian lancar

Wajib Anda tulis ulang pelajaran yang telah diterima di kelas. Tapi ingat, hanya pakai metode tulis tangan!

Kenapa harus menulis ulang? Kenapa harus dengan tulisan tangan?. Ilmu ibarat kuda liar yang btuh kendali jika kuda liar itu tidak Anda tambat maka lari meninggalkan Anda. Tulisan merupakan tambat yang sangat ampuh untuk mengikatnya sehingga Anda mempunyai kendali penuh. Kenneth Kiewra seorang ahli Psikolog pendidikan dari University of Nebraska, mengatakan bahwa kegiatan menulis membuat fungsi otak yang berhubungan dengan kemampuan mengingat dan memahami suatu pelajaran menjadi lebih tajam. Otak kanan dan otak kiri Anda akan bekerja bersama secara seimbang.

Hal itu juga diungkapkan para peneliti dari Washington University. Mereka berkata, seorang pelajar yang mencatat dengan metode tulis tangan akan mampu mengingat pelajaran lebih lama. Sebab, menurut mereka, menulis membuat otak terorganisasi dengan baik. Otak juga lebih mudah merekam hal-hal yang telah ditulis oleh tangan. Alasan lain ialah, dengan menulis, manusia otomatis akan membaca tulisannya lebih lama.

Sekalian intip : Lakukan 5 Hal Ini Setiap Hari Otak Anda Akan Meningkat 5X Lipat Dalam Seminggu

Jadi tidak ada alasan bagi Anda untuk merasa enggan menulis. Untuk mncapai target 99 persen mengingat materi pelajaran mulailah dengan kegiatan menulis ulang setiap materi pelajaran dengan cara sendiri.

Cobalah membuat kata kunci dan tanda-tanda menarik dari poin-poin penting di secarik kertas, masukkan saku, atau bawa catatan itu ke mana pun kamu pergi.

Berilah tanda-tanda khusus yang bisa menarik ingatan Anda pada poin terpenting atau bisa juga Anda tuliskan poin-poin penting dari pelajaran yang telah kamu terima di kelas. Tulis di secarik kertas agar bisa dimasukkan ke saku. Kalau bisa, tulis yang rapi di atas kertas dengan warna yang menurutmu menawan.

Cara yang sama Anda bisa menggunakan konsep mind mapping. Gunakan bolpoint berwarna untuk memberi tekanan warna pada poin pelajaran yang Anda anggap penting.

Dengan begitu, kamu akan semangat membacanya. Lantas, di mana pun kamu berada, saat ada waktu luang, bacalah poin-poin itu. Niscaya kamu akan hapal di luar kepala.

Gunakan jembatan keledai, selain mengasah kreativitas, cara ini bisa membuat Anda ingat poin-poin penting di luar kepala.

Cara ini mungkin sudah diterapkan oleh banyak pelajar kala harus menghapal suatu istilah asing yang sulit diingat. Jembatan keledai memang terkenal ampuh membantu otak mengingat dengan cara yang lebih ringan dan menyenagkan.

Misalnya, saat diminta mengingat klasifikasi hewan vertebrata yang terdiri atas lima kelas, yakni pisces, amphibi, reptilia, aves dan mamalia, kamu cukup menggantinya dengan "pisang, ambon, rasanya, agak, manis". Ambil satu huruf di depan istilah itu, lalu ganti dengan kata yang familiar.

Baca ulang di tempat yang nyaman, di taman atau di kedai kopi yang sepi.

Membaca merupakan pintu tidak ada salahnya membaca kembali pelajaran yang pernah Anda dapatkan. Cobalah cari tempat yang menyenangkan untuk membaca kembali pelajaran yang telah diterima di kelas. Anda bisa memilih membaca di taman yang sepi dengan suasana yang teduh atau di kedai kopi yang sepi bahkan di tempat WC sekalipun jika Anda merasa nyaman kenapa tidak?

Intip juga : Sulit Hafal Dan Mudah Lupa? Ini Penyebabnya!

Suasana yang nyaman dan menyenangkan membuat otak Anda menjadi rileks dan akan dengan mudah mencerna hal-hal yang Anda baca. Selain itu, bila Anda memilih tempat belajar di kedai kopi, aromanya yang khas dan nikmat membuat pikiranmu lebih tenang.

Buatlah grup belajar berkelompok membantu memudahkan Anda memahami isi pelajaran dan mengingatnya dengan lebih mudah.

Belajar bersama secara kelompok dengan teman nyatanya dapat membuat Anda lebih mengerti dan mengingat pelajaran yang telah disampaikan di kelas. Sebab, dengan teman, Anda akan menemukan metode belajar yang pas dan menyenangkan.

Selain itu, bila tidak mengerti Anda bisa meminta teman yang menguasai pelajaran tersebut untuk menerangkannya kepada Anda. Dijelaskan oleh kawan seumuran biasanya lebih mudah dipahami karena jalan pikirannya cenderung sama.

Namun pada dasarnya belajar tidak perlu memaksakan diri, membagi waktu dengan tepat juga bagian penting, gunakan waktu tidur yang cukup, kemudian baca ulang pelajaran yang sudah Anda catat.

Otak perlu istirahat agar pikiran menjadi segar. Badan pun perlu direbahkan untuk memulihkan tenaganya. Setelah istirahat cukup, bacalah pelajaran yang telah Anda catat. Dijamin Anda akan lebih cepat menghapal pelajaran karena otak dan badanmu sudah segar serta bugar. Dengan pembiasaan membaca otak Anda akan semakin terlatih menjadi kuat untuk mengingat pelajaran.

Sebagai batu loncatan untuk menguji tingkat pemahaman otak Anda, ada baiknya Anda meminta bantuan orang-orang di sekitar Anda untuk membuat pertanyaan dari buku catatan Anda. Bikin semacam kuis tanya-jawab.

Anda bisa minta tolong keluarga atau teman Anda untuk membuat pertanyaan-pertanyaan dari isi pelajaran yang sudah Anda catat di buku. Cara ini memang tampak seperti kegiatan menjawab soal-soal latihan, tapi dikemas dengan cara yang lebih menarik.

Tip perlu baca juga : 6 Perkara Ini Jalan Kesuksesan Belajar, Coba Anda Terapkan Dengan Benar Pasti Berhasil

Dengan cara ini, Anda bisa mengingat jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan orang-orang tersebut dengan mudah. Meskipun tidak sama persis, siapa tahu pertanyaan yang mereka lontarkan sama dengan yang keluar di kertas ujian.

Nah, sekarang Anda siap menghadapi ujian esok hari. Selamat mengerjakan soal!
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 13 February 2018

Lakukan 5 Hal Ini Setiap Hari Otak Anda Akan Meningkat 5X Lipat Dalam Seminggu

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Hal Ini Setiap Hari Otak Anda Akan Meningkat  Lakukan 5 Hal Ini Setiap Hari Otak Anda Akan Meningkat 5X Lipat Dalam Seminggu

Memilik kemampuan berpikir lebih merupakan harapan bagi semua, namun memiliki lebih banyak energi dan kemampuan untuk berpikir lebih cepat, lebih pintar, dan memiliki kecerdasan yang paling tajam dan memori yang terbaik ini tidak datang begitu saja dengan mudah.

Kabar baiknya adalah jika Anda mau melakukan perubahan dan Anda harus tahu secara spesifik apa yang harus dikerjakan untuk bisa membuat otak Anda bekerja dengan sangat cepat.

Anda bisa lebih pintar, mempunyai daya ingat lebih baik, dan berpikir lebih cepat. Berikut adalah 5 tip yang bisa Anda lakukan hari ini dan setiap hari untuk membuat otak Anda bekerja lebih baik dan memaksimalkan daya ingat tarhadap materi belajar Anda:

1. Hilangkan semua bentuk pikiran negatif

Perhatikan aktifitas pekerjaan hari ini nampaknya hampir tidak mungkin untuk tetap bersikap positif. Tugas sekolah yang menunupuk, pekerjaan rumah belum selesai. Anda mencoba melampiaskan rasa malas dan emosi untuk menghibur diri dengan membuka media sosial untuk melihat lelucon namun yang muncul tetap pembawaan pikiran yang negatif dan negatif, lalu Anda terjebak perilaku gosip negatif di sekitar Anda. Masalahnya adalah bahwa tidak hanya semua hal negatif ini membawa Anda jatuh dan menarik Anda ke dalam pembuangan emosional, tapi juga berdampak langsung pada kemampuan otak Anda untuk berfungsi dengan baik.

Emosi yang negatif akan menekan otak Anda dan membuatnya bekerja lebih lambat. Sehingga hal ini benar-benar mengganggu proses berpikir Anda dan kemampuan Anda untuk selalu fokus. Jadi untuk mengatasi hal-hal tersebut Anda harus selalu berusaha berpikir positif. Hindari sebisa mungkin berpikiran yang negatif.

Bagaimana Anda bisa melakukan hal ini?. Berikut adalah beberapa cara. Buatlah pemikiran positif menjadi prioritas dalam hidup Anda, menjauh lah dari situasi negatif dan berusaha menolak semua pikiran buruk yang masuk. Ciptakan suasana yang baik pada semua orang dan situasi Anda saat ini, lihat ke dalam diri Anda dengan penuh semangat bukan sebaliknya, dan otak Anda akan memberikan energi postif.

2. Lakukan latihan menghafal dari hal kecil

Semakin Anda melatih otot raksasa untuk daya ingat di situlah otak Anda berfungsi, semakin sulit akan membuat otak Anda bekerja secara maksimal. Hafalkan fakta penting, seperti rumus atau hal yang menarik dalam sejarah gabungkan dengan materi Anda, lakukan setiap hari. Cari kata baru dan hapalkan artinya.

Gunakan sambungan kata penting dalam sejarah hidup Anda (trik memori) untuk membantu Anda mengingat materi. Berlatih mengeja kata-kata sulit seperti "istilah", ucapkan kata itu keras-keras, lalu mengeja dengan keras, lalu mengucapkannya lagi. Gunakan latihan otot di antara telinga Anda (pijat perlahan-lahan) otak Anda akan menjadi lebih kuat dan lebih cepat dalam bekerja.

3. Minum kopi bisa membantu otak Anda lebih kuat ingat

Sigmund Freud seorang pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikolog biasa menggunakan kokain karena dia mengatakan bahwa itu membuat otaknya lebih produktif. Namun kenyataannya kita tahu bahwa kokain sangat tidak sehat dan sama sekali bukan cara yang bagus untuk meningkatkan produktivitas, sisi lain kita juga tahu bahwa Freud mungkin mendapat manfaat dari peningkatan asupan kafeinnya.

Sebenarnya, sebuah studi dari Harvard University telah menunjukkan bahwa kafein dapat mempengaruhi otak, meningkatkan kesadaran dan terjaga dalam jangka pendek. Ini juga bisa mendongkrak kemampuan memori dalam jangka panjang (Watson, 2014). Studi tersebut menyatakan bahwa asupan kafein yang lebih dapat membantu Anda mengingat hal-hal yang lebih baik dan bahkan berkinerja baik pada tes memori (Watson, 2014). Jadi mintalah secangkir kopi atau dua dengan kesadaran yang jernih.

4. Pertimbangkan jika Anda mengkonsumsi vitamin pemacu otak

Jika Einstein bisa meningkatkan kekuatan otaknya lebih jauh dua kali lipat lagi, kita bisa membayangkan berapa banyak lagi yang telah dia capai. Vitamin B12 dikenal sebagai pemacu daya otak dan penolong memori. Tapi sebelum Anda kehabisan dan membeli suplemen B12, Anda perlu tahu bahwa B12 memiliki masalah yakni tidak diserap dengan baik di perut. Beberapa peneliti telah menemukan bahwa tablet sublingual, yaitu pil yang dimaksudkan untuk dilarutkan di bawah lidah, bekerja lebih baik karena diserap langsung ke selaput lendir, melewati perut.

5. Jaga selalu tubuh Anda dengan beraktifitas dan cukupkan waktu tidur

Aktifitas ini mungkin lumrah dan tampak biasa-biasa saja, tapi mungkin hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki ingatan Anda dan semua fungsi kognitif adalah berolahraga secara teratur dan cukup tidur. Bila Anda memiliki latihan yang lebih, Anda melakukan banyak hal ke tubuh dan otak Anda, termasuk memperbaiki sirkulasi dan membuat darah mengalir ke otak Anda. Hal ini melepaskan endorfin yang menghilangkan stres sebagai hasilnya dapat membantu Anda berpikir lebih baik dan memberikan dampak perasaan energi positif. Tidur nyenyak tentu sangat penting. Otak Anda memproses informasi saat Anda tidur, memindahkan gagasan dan fakta dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang.

Jika Anda melakukan aktifitas tersebut diatas, yakni: berolahraga, cukup tidur, minum secangkir kopi, bersikap positif, dan berlatih menghafal hal kecil setiap hari. Maka dalam 1 minggu Anda akan melihat peningkatan fungsi otak Anda dengan cepat.
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 10 February 2018

6 Perkara Ini Jalan Kesuksesan Belajar Coba Anda Terapkan Dengan Benar Pasti Berhasil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Ilmu merupakan pangkat dari segala pangkat kedudukan sebab itu ilmu sangat penting bagi k 6 Perkara Ini Jalan Kesuksesan Belajar Coba Anda Terapkan Dengan Benar Pasti Berhasil
Ilmu merupakan pangkat dari segala pangkat kedudukan sebab itu ilmu sangat penting bagi kehidupan manusia karena menjadikan manusia mengerti arti sebuah kehidupan,  dan  memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam pandangan agama maupun sosial. Karena dengan ilmu seseorang akan mendapatkan maqam ( kedudukan ) yang mulia didunia dan akhirat. Maka akan sia-sia lah orang yang selama hidupnya mencari ilmu namun tidak mendapatkan buah manfaat dari ilmu itu sendiri.

Banyak sekali dalam Al-Qur’an maupun Hadits Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang keutamaan ilmu. Salah satu diantaranya adalah dalam al qur’an QS al mujadalah ayat 11;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ
"Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” (HR Tabrani).

Dari pandangan ayat tersebut diatas sudah barang tentu ilmu akan menjadi ukuran kesuksesan seseorang. Memperoleh kesuksesan kehidupan di dunia, ingin mendapatkan kehidupan yang baik, kehidupan yang mulia, kehidupan yang penuh kebahagiaan maka seseorang harus mencapainya dengan ilmu, dan begitu pula ketika seseorang ingin mendapatkan kehidupan yang yang baik, kebahagian yang kekal di akherat maka juga harus dengan ilmu. Ilmu adalah sumber kehidupan yang hakiki karena ilmu mampu merangkul dan menghantarkan kesuksesan di dunia dan akherat.
(مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ ْالآخِرَةِ فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ  وَ مَنْ أَرَادَ هُمَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ (رواه الطبراني
"Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia, maka ia harus memiliki ilmu, dan barang siapa yang menginginkan kehidupan akhirat maka itupun harus dengan ilmu, dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka itupun harus dengan ilmu.”(HR. Thabrani).

Oleh karenanya ilmu yang bermanfaat itu tidak bisa kita dapatkan secara gratis. Jauh sebelumnya Imam Syafi'i sudah memberikan rambu-rambu tentang syarat menggapai ilmu yang bermanfaat Ingatlah, tidak akan kalian mendapatkan ilmu yang manfaat kecuali dengan 6 syarat, yaitu
  1. Kecerdasan
  2. Bersungguh-sungguh
  3. Sabar
  4. Biaya
  5. Petunjuk dari guru
  6. Waktu yang lama

1. Belajar dibutuhkan kecerdasan

Allah telah memberikan perangkat hidup kepada manusia yang berupa otak ini merupakan anugerah yang sangat besar karena otak ini diberikan secara gratis sebagai nikmat mauhibi artinya nikmat yang diberikn oleh Allah kepada manusia secara gratis dan tinggal pakai. Tetapi untuk kecerdasan otak manusia harus berusaha mencarinya dengan cara mempelajari ilmu.
( قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ ) الزمر/ 9
“ … Apakah sama orang-orang yang mengerti dengan orang-orang yang tidak mengerti? Sesungguhnya hanya orang-orang yang berakal saja yang dapat menerima pelajaran.” (Az Zumar :9)

Cerdas, artinya kemampuan untuk menangkap ilmu, bukan berarti berpedoman pada IQ-nya saja yang harus tinggi namun ada hal lain yang bisa jadi ukuran seperti EQ serta SQ, walaupun dalam mencari ilmu IQ yang tinggi sangat menentukan sekali, asal akalnya mampu menangkap ilmu maka berarti sudah memenuhi syarat yang pertama.

2. Belajar harus ada niat bersungguh-sungguh

Bersungguh-sungguh berarti ada kemantapan niat. Niat yang sempurna berarti menyengaja terhadap sesuatu dan dibarengi dengan perbuatan. contoh kecil perbuatan niat dan sungguh-sungguh adalah ketika Anda hendak berangkat sekolah dari rumah sudah menyatakan niat belajar dan mencari ilmu yang manfaat kemudian di sekolah dinyatakan dengan perbuatan belajar. Bukan datang kesekolah kemudian di sekolah acuh tak acuh dengan pelajaran.

Sebuah pepatah arab mengatakan yang artinya "Barang siapa bersungguh-sungguh maka ia akan mendapati dari kesungguhannya". Mencari ilmu itu sangat sulit serta banyak rintangan yang harus dihadapi tidak mungkin seseorang itu berilmu ketika tidak berusaha dengan sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan juga harus menjaga agar ilmu tersebut dapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Semangat sungguh-sungguh ini harus diterapkan secara terus menerus, walaupun sudah berhasil meraih apa yang diimpikan. Karena orang yang berhasil adalah mereka yang justru tidak pernah berhenti berproses untuk menjadi lebih baik.

3. Belajar harus disertai sifat kesabaran yang tinggi

Sekali lagi saya tekankan bahwa mencari ilmu itu sangat sulit dibandingkan mencari harta. Mencari ilmu butuh perjuangan pengorbanan yang sangat besar oleh karenanya harus disikapi dengan sifat kesabaran yang sangat tinggi. Ingatlah "man shabara zafira", siapa yang bersabar, akan beruntung. Terus berusaha, lebih bersungguh-sungguh, pada satu jalan kebenaran, dan jangan lupa usaha keras yang kita lakukan harus diiringi dengan doa. Yakinlah bahwa kesungguhan akan membuahkan keberhasilan dan tetap semangat untuk bangkit dan arif memandang tantangan. Karena tidak mungkin ilmu didapat secara cepat, instan tanpa membutuhkan kesabaran.

4. Belajar membutuhkan biaya

Menuntut ilmu memang dibutuhkan biaya dan biaya itu tidak sedikit, namun bukan berarti tidak mempuyai biaya tidak harus belajar. Salah kaprahnya sekarang banyak sekali orang tua yang mengeluhkan tentang mahalnya biaya sekolah sehingga banyak anak-anak yang putus sekolah dengan dalih masalah biaya.

Setiap penuntut ilmu harus menyiapkan perlengkapan dalam kegiatan belajar. Dan perlengkapan tersebut tentunya memerlukan biaya. Namun biaya jangan di fahami harus punya uang yang banyak, biaya disini hanya kebutuhan kita makan minum sandang dan papan secukupnya, pun tidak harus merupakan bekal materi. Dalam sejarah jaman sahabat nabi sampai zaman ulama terkemuka kebanyakan beliau adalah orang-orang yang tidak mampu, seperti Abu Hurairoh sahabat Nabi seorang perawi hadist terbanyak adalah orang yang sangfat fakir, Imam Syafi’i adalah seorang yatim yang miskin, dan banyak lagi kasus contohnya, biaya disini bisa dengan mencari sambil khidmah atau bekerja yang tidak mengganggu belajar.

Banyak pula kisah para ulama mencurahkan segalanya begitu juga harta mereka, sampai-sampai ada ungkapan dari  beberapa orang ulama salah satunya yaitu Syu’bah, beliau berkata,
مَنْ طَلَبَ الْحَدِيثَ أَفْلَسَ
“Barangsiapa yang menuntut ilmu hadist/belajar agama maka akan bangkrut”

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
لَا يَصْلُحُ طَلَبُ الْعِلْمِ إِلَا لِمُفْلِس
“Tidak layak bagi orang yang menuntut ilmu kecuali orang yang siap miskin/bangkrut”

Ibnu Sa’ad berkata, aku mendengar Musa bin Dawud berkata,
أفلس الهيثم بن جميل في طلب الحديث مرتين
“Al-Haitsam bin Jamil bangkrut dua kali Ketika mencari hadits.”

Ibnu ‘Adi berkata mengisahkan tentang Yahya Ibnu Ma’in,
كان معين على خراج الري، فمات، فخلف ليحيى ابنه ألف ألف درهم، فأنفقه كله على الحديث حتى لم يبق له نعل يلبسه.
“Ma’in [Ayah Yahya Ibnu Ma’in] terkena radang tenggorokan, kemudian meninggal, ia mewariskan untuk Yahya Ibnu Ma’in sebanyak 1.000.000 dirham, maka ia habiskan seluruhnya untuk mencari hadits sampai-sampai tidak ada yang tersisa kecuali sandal yang ia pakai.”

Abdurrahman bin Abu Zur’ah berkata, saya mendengar ayahku berkata,
بقيت بالبصرة في سنة أربع عشرة ومائتين ثمانية أشهر وكان في نفسي أن أقيم سنة فانقطع نفقتي فجعلت أبيع ثياب بدني شيئا بعد شيء حتى بقيت بلا نفقة
“Aku menetap di Bashrah pada tahun 214 Hijriyah. Sebenarnya aku ingin menetap di sana selama setahun. Namun perbekalanku telah habis dan terpaksa aku menjual bajuku helai demi helai, sampai akhirnya aku tidak punya apa-apa lagi.” sumber muslimafiyah.com

Dari kisah tersebut kita bisa berkaca bahwa ilmu itu lebih berharga dibandingkan harta, shingga biaya tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan kesuksesan dalam belajar.

5. Belajar itu butuh petunjuk seorang guru

Belajar itu harus ada gurunya, belajar tanpa seorang guru maka yang di khawatirkan adalah syetan yang akan menjadi gurunya. Anda boleh mengatakan bahwa sekarang ini belajar tanpa bimbingan guru pun bisa tapi ingat ketika menemui jalan buntu maka Anda terjerumus pada jalan yang salah.
Kalau kita ingat bahwa Nabi Muhammad saja ketika menerima wahyu melalui Malaikat Jibril, ini menandakan bahwa seorang Nabi saja memeiliki pembimbing apalagi kita, sudah semestinya membutuhkan petunjuk guru.

Setiap pembelajar harus mematuhi petunjuk/bimbingan yang disampaikan guru selama itu merupakan suatu kebaikan. Seorang guru adalah orang tua kedua bagi penuntut ilmu, guru merupakan bapak ruhaniyah yang senantiasa mengarahkan, membimbing menjadi tauladan bagi murid-muridnya. bahkan tidak mungkir lagi bahwa kesuksesan dan keberhasilan seseorang adalah berkat jasa seorang guru . Karena pada dasarnya setiap guru tidak ada yang mengajarkan keburukan dan senantiasa mengarahkan kepada kebaikan. Selama guru mengarahkan kepada kebaikan maka wajib bagi seorang penuntut ilmu untuk mematuhinya .yang demikian akan menjadikan penuntut ilmu mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

6. Belajar memerlukan waktu yang sangat lama

Lamanya waktu dalam masa belajar disini juga bukan berarti tanpa target, sebab orang belajar harus punya target, tanpa target akan hampa dan malaslah kita belajar. Dalam sebuah pendidikan formal satuan pembelajaran dikemas untuk diselesaikan dalam jangka waktu tertentu, namun perlu di ingat bahwa semua orang tidak sama dalam menuntaskan belajarnya pada waktu yang sama.

Dalam skala non formal tidak ada batasan waktu untuk selalu belajar seperti ungkapan berikut " carilah ilmu dari buaian sampai liang lahat". Belajar memerlukan waktu yang sangat
lama berarti belajar spanjang hayat.

Akhir kata Jika Anda benar-benar menerapkan 6 perkara ini pasti Anda akan berhasil dalam kesuksesan belajar. “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS. Ar-Ra'd ayat 11.

Penting!. Ukuran kesuksesan belajar menurut Imam al-Ghazali tidak dipandang dari sisi kemampuan menghasilkan harta dan meraih kehormatan jabatan, akan tetapi orang yang belajar – apapun ilmu yang dipelajari, baik ulum al-din (ilmu-ilmu syari’at) atau ilmu-ilmu terapan sains – dikatakn sukses bila dia semakin sadar tanggung jawab dirinya kepada Allah, dan takut kepada-Nya. Sumber ilmu hakikatnya satu, yaitu wahyu. Maka sebenarnya tidak perlu ada dikotomi antar ilmu agama dan ilmu umum. Kedua-duanya adalah sarana untuk menuju kepada-Nya. Tujuan Pencarian ilmu adalah sebagai perhiasan batin dan  memperindahnya dengan keutamaan-keutamaan untuk meningkatkan kualitas bertaqarrub kepada Allah. Penekanan pada suatu ilmu, hendaknya dimaknai memasang skala prioritas, dan prioritas mesti diukur dari sisi kepentingan dunia dan akhirat.

Semoga bermanfaat.
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 26 January 2018

Buktinya Doa Walidaini (Ibu/Bapak) Sangat Makbul Mustajabah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Doa merupakan sebuah kata yang tak terhitung maknanya Buktinya Doa Walidaini (Ibu/Bapak) Sangat Makbul Mustajabah

Doa merupakan sebuah kata yang tak terhitung maknanya. Untaian doa merupakan rangkaian dari kumpulan harapan setiap insan yang punya angan-angan dan keinginan. Buah dari sepohon doa yang senantiasa disiram dan dipupuk dengan keyakinan akan sangat besar artinya bagi setiap hamba Allah yang beriman dan bertakwa. Apalagi jika doa-doa tersebut telah nyata dikabulkan oleh Allah dalam kehidupan kita.

Inti dari tulisan ini saya tidak menunjukkan bukti nyata dari hasil sebuah do'a namun yang saya tekankan disini adalah fakta bahwa do'a walidaini merupakan do'a yang sangat dimakbulkan oleh Allah sesuai dalam keterangan Al-qur'an maupun Hadis. Hal ini dikarenakan ridha Allah SWT ialah terletak pada ridha orangtua. Dan doa orang tua (ibu/bapak) itu sungguh tanpa batas di hadapan Allah SWT. Mudah menembus langit. Sehingga doa seorang ibu yang ia dipanjatkan untuk anaknya boleh jadi sangat mudah untuk Allah SWT kabulkan.

Dalam Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud “Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi (kemakbulannya), yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Al-Quran dan Hadis telah mengajarkan banyak hal tentang keutamaan seorang Ibu. Keutamaan ini yang harus dipahami dan kita ambil hikmahnya. Berikut adalah penjelasannya beserta dalil-dalil yang ada  mengenai sebab keutamaan doa seorang ibu.

Al-Qur'an:
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS :  Al-Ahqaaf : 15)

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS : Luqman : 14)

Hadis:
“Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” ( HR. Bukhari dan Muslim – Riyadhush Shalihin 9/319 )

Hadits Mu'awiyyah bin Jahimah, bahwasannya beliau datang kepada Rasulullah seraya berkata:
"Wahai Rasulullah, aku hendak berperang, kini aku datang untu meminta pendapat engkau. Rasulullah menjawab, 'Apakah engkau mempunyai ibu?'. Jawabnya: iya. Lalu Rasulullah bersabda: Berbuat baiklah kepadanya. Sesungguhnya Surga itu berada di bawah kedua kakinya." Diriwayatkan oleh Nasa'i dan ath Thabarani dan sanadnya hasan. Bahkan Al Hakim menshahihkannya dan disetujui oleh adz Dzahabi dan Al Mundziri. [Syaikh al-Bani]

“Dari Abdullah Ibnu Amar al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” Riwayat Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim.”

“Dari Abdullah Ibnu Amar Ibnu al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Termasuk dosa besar ialah seseorang memaki orang tuanya.” Ada seseorang bertanya: Adakah seseorang akan memaki orang tuanya. Beliau bersabda: “Ya, ia memaki ayah orang lain, lalu orang lain itu memaki ayahnya dan ia memaki ibu orang lain, lalu orang itu memaki ibunya.” Muttafaq Alaihi”

Rasionalnya bahwa walidaini khsususnya seorang ibu merupakan pilar yang tidak terbantahkan akan di kabulkannya sebuah do'a sebab:
  1. Ibu yang menjaga merawat anak sejak dalam kandungan sampai dewasa.
  2. Ibu mendapat predikat khusus di hadapan Allah maupun di hadapan Nabi
  3. Orang tua menjadi sebab lahirnya anak
Oleh sebab itu, agar mendapatkan doa terbaik seorang ibu hendaknya kita memanjatkan terus doa untuknya, berbuat yang menyenangkan hatinya serta tidak menyakiti hati ibu. Banyak sekali orang-orang yang sering kali melupakan ibu saat dirinya sudah sukses dan berkembang. Padahal, dibalik kesuksesan diri kita ada seorang ibu yang benar-benar mendukung dan memberikan banyak pengorbanan untuk kita.

Semoga bermanfaat.

Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

5 Sifat Guru Yang Sering Jadi Panutan Anak Tanpa Sadar

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Sifat Guru Yang Sering Jadi Panutan Anak Tanpa Sadar 5 Sifat Guru Yang Sering Jadi Panutan Anak Tanpa Sadar

Selain orang tua, guru merupakan contoh utama bagi anak-anak dalam hal pendidikan karakter, apa yang dilakukan oleh guru baik itu yang terlihat maupun yang hanya terdengar akan menjadi tauladan bagi mereka.  Masalahnya, terkadang guru lupa atau secara sengaja maupun tidak menunjukan kepada mereka prilaku yang sejatinya tidak layak mereka contoh.  Tidak ada guru yang sempurna, tetapi sudah sepatutnyalah kita berupaya semaksimal mungkin untuk tidak memberikan contoh jelek yang kelak dijadikan contoh perbuatan oleh anak-anak didik.

Anak, khususnya mereka yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan selalu mencontoh yang mereka saksikan, reaksi ini lebih tepatnya dampak perilaku lebih dominan daripada dampak teori, mereka tidak perduli entah itu contoh yang buruk maupun contoh yang baik, karena kemampuan akal mereka lebih condong pada sikap mencontoh meskipun pada taraf bisa membedakan mana yang layak dicontoh dan yang tidak layak dicontoh.

Baca : Penting mengetahui karakter siswa agar bisa mendidik dengan baik

Oleh karenanya, hendaknya tindak tanduk dan laku perbuatan guru harus tetap dijaga, karena figur guru merupakan contoh utama sebagai bahan referansi mereka dalam berperilaku ditengah keluarga maupun ditengah masyarakat.  Berikut ini, lima hal pokok yang layak diperhatikan dan dilakoni oleh guru, agar kelak menghadirkan contoh yang baik bagi anak-anak didik.

1. Aktifitas Spiritual.

Aktifitas spiritual guru akan menjadi panutan anak, seperti umumnya siswa perempuan kebanyakan lebih penurut daripada siswa laki-laki.  Ada baiknya membiasakan sholat bersama disekolah sebagai program pembentukan karakter spritual bagi yang muslim atau beribadah ke rumah ibadah secara bersama-sama bagi yang non muslim.  Kesempatan tersebut sekaligus digunakan untuk mengajak anak-anak secara bersama-sama.  Dengan menggalakkan aktifitas spiritual bersama pembiasaan ini lambat laun akan berdampak baik pada sikap dan perilaku anak. Aanak akan lebih mudah dikendalikan karena sudah terbentuk mindset yang kaya akan kerohanian.

2. Aktifitas Sosial.

Anak akan melihat aktifitas sosial yang dilakukan oleh guru juga.  Cara guru memperlakukan pihak lain, entah itu dari golongan mampu maupun dari golongan sederhana akan membekas dihati mereka.  Berlaku baik kepada pihak lain bukan berarti harus mengalah secara mutlak.  guru wajib menunjukan, jika benar harus berani menunjukan bahwa kita dalam posisi benar walaupun yang dihadapi orang yang terpandang, tetapi jika salah kita harus berani mengakui kesalahan walaupun dengan orang yang dalam kehidupan sehari-harinya jauh dari kata mapan seperti kita.

3. Pemberian Hukuman.

Bagian ini sering kita temui banyak kotraversi dalam hal menghukum. Memberikan hukuman kepada anak karena salah adalah sebuah keharusan, jangan sampai sianak sudah berbuat salah tapi masih mendapatkan pembelaan.  Contoh, jangan pernah membela anak ketika si anak sedang ditegur atau dinasehati oleh yang lain, sekalipun kita tahu bahwa sebenarnya si anak tidak salah.  Jika hal ini kita lakukan, sianak akan menjadi besar kepala sementara disisi lain kita akan melahirkan perseteruan dengan dirinya, demikian juga sebaliknya.  Berilah hukuman yang wajar, sesuai dengan tingkat kesalahannya dan kita sudah memastikan bahwa si anak benar-benar salah.

4. Pengendalian Emosi.

Ada kalanya kita ribut di rumah atau malah bersengketa dengan pihak lain, cara kita menghadapi permasalahan tersebut juga harus diperhatikan.  Pertengkaran kecil dengan istri/suami  biasanya akan menyulut emosi dan kadang ada kecenderungan kita berlaku emosional.  Sebaiknya jangan pernah menunjukan sikap emosional dihadapan anak didik, misalnya dengan ucapan-ucapan yang kasar dan nyaring.  Tanpa sadar perilaku ini akan mempengaruhi emosional siswa, tanpa sengaja guru sudah mendidik karakter yang buruk.

5. Tingkah Laku Kasar.

Jangan pernah berperilaku kasar dihadapan anak.  Kekerasan bersifat verbal dan non-verbal sangat mudah dicontoh oleh anak-anak.  Alangkah bijaknya, walaupun anda orang yang berpembawaan kasar sebaiknya menahan diri semaksimal mungkin agar jangan sampai terlihat oleh mereka.  Jika sudah tidak tahan dengan situasi, sebaiknya anda berjalan keluar (cari tempat yang nyaman) sejenak.  Dengan melihat pemandangan yang menyejukkan mata, bisa sedikit menurunkan kadar amarah.

Baca : Jangan salahkan siswa jika guru tidak mempunyai karakter ini

Kesemuanya itu tentu saja tidak baku dan mutlak, harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi.  Namun kita harus selalu ingat bahwa dalam lingkungan pendidikan ada manusia-manusia yang selalu dan selalu mencontoh perilaku kita sebagai guru.  Jika mereka sudah terlanjur mencontoh yang buruk, akan sangat sulit bagi kita untuk memperbaikinya. Maaf, tulisan ini bukan untuk menggurui tapi hanya sebagai bahan pengingat kita sebagai guru.
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Motivasi Dan Refleksi Belajar 8 Sifat Dari Anak Kecil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Semua orang pasti pernah mengalami hal ini yakni berpikir ingin kembali lagi ke masa Motivasi Dan Refleksi Belajar 8 Sifat Dari Anak Kecil
Semua orang pasti pernah mengalami hal ini yakni berpikir ingin kembali lagi ke masa-masa masih menjadi bocah. Saat mengingat-ingat kembali masa kecil kita mungkin akan tersenyum dan tertawa bagaimana sejarah perjalan hidup kita dahulu. Dengan keluguannya, banyak sekali hal yang dapat kita pelajari dari anak kecil sebagai motivasi dan refleksi kita. Melalui tingkah dan sikap mereka kita akan diingatkan kembali seberapa tulusnya mereka untuk memaafkan, bagaimana mereka berteman, bagaimana mereka memiliki mimpi yang besar, dan sebagainya. Hal tersebut mungkin sudah menghilang dari kita yang telah menjadi orang dewasa ini. Namun perlu di ingat ! beberapa sikap dari anak kecil ini yang saya maksud adalah yang benar-benar sikap positif dengan tujuan untuk motivasi dan refleksi. Berikut adalah pelajaran yang dapat kita ambil dari anak kecil:

Pertama: Anak kecil tidak menghawatirkan hari esok. Anak kecil tidak akan pernah memikirkan apa yang akan terjadi besok. Mereka menikmati apa yang ada pada hari ini. Tidak seperti orang dewasa yang selalu memikirkan apa yang terjadi besok, sehingga membuat mereka takut untuk menghadapi hari esok. Khawatir itu wajar terjadi kepada setiap orang tetapi yang membuat menjadi masalah adalah jika orang itu khawatir yang berlebihan membuat seseorang tidak fokus dengan apa yang dia lakukan saat ini. Jadi berhentilah bersikap khawatir, percaya bahwa Tuhan akan memelihara Anda selalu.
Hari ini begitu LUAR BIASA jika penyesalan di hari kemarin kita musnahkan dan akan mengindahkan hari esok.Terkadang kita masih terbelenggu oleh masa lalu yang sebenarnya menghambat kita untuk berkembang.
 Nikmatilah kehidupan saat ini, karena hari kemarin telah usai dan kehidupan hari esok bukanlah sesuatu yang dijanjikan
Kedua: Jujur terhadap perasaannya. Anak kecil adalah makhluk paling jujur yang pernah ada. Anak kecil akan menangis jika ia sedang sedih, mereka akan tertawa jika mereka merasa senang. Bagaimana dengan orang dewasa? Apa mereka mampu jujur terhadap perasaannya? Orang dewasa cenderung untuk menyembunyikan perasaaannya, hal ini yang membuat orang dewasa merasa sedih akan hidupnya. Entah mereka malu atau gengsi untuk menunjukkan perasaannya.
Berpeganglah pada hidup Anda dan buatlah hal tersebut menjadi kejujuran dan keberanian.”
Jarang orang mau mengakui, kesederhanaan adalah kekayaan yang terbesar di dunia ini: suatu karunia alam. Dan yang terpenting diatas segala-galanya ialah keberaniannya. 
Kesederhaan adalah kejujuran, dan keberanian adalah ketulusan.
Itu benar, dalam situasi tertentu, dusta bisa menyelamatkan hubungan; dan jujur ternyata menghancurkannya. Tapi tetap saja, pilihlah kejujuran. Maka biarkan sisanya mengalir seperti air, boleh jadi endingnya tetap langgeng dan bahagia.
Ketiga: Cepat melupakan masalah dan memaafkan. Seperti halnya orang dewasa, anak kecil juga pernah mengalami perselisihan dengan temannya. Tetapi perselisihan itu tidak sampai berlarut-larut, mereka cepat untuk memaafkan dan bermain kembali tanpa dendam. Dari hal itu kita dapat pelajari bahwa perselisihan yang cukup lama tidak akan membawa kedamaian hati untuk kita, dari perselisihan hanya ada kebencian dan dendam. Sebisa mungkin kita harus bisa memaafkan orang yang telah berbuat salah kepada kita seperti yang dilakukan anak kecil.
Ketika anda memaafkan, Anda sama sekali tidak merubah masa lalu tetapi Anda yakin bisa merubah masa depan.
Tak perlu bersusah payah untuk membalas dendam, cukup maafkan setiap kesalahan. Karena memaafkan adalah pembalasan yang terbaik.
Dibutuhkan sebuah kekuatan karakter yang mumpuni untuk memaafkan dari hati ketimbang memaafkan karena kasihan. Seseorang harus mengetahui dirinya dan merasakan adanya rasa aman yang mendalam di dalam prinsip-prinsip dasar dalam dirinya untuk benar-benar memaafkan.
Keempat: Mempunyai impian yang besar. Anak-anak mengingatkan kita bahwa tidak ada salahnya untuk bermimpi. Pada kenyataannya, kita sering menganggap bermimpi hanya akan membuang-buang waktu saja, takut akan kegagalan yang kita terima. Tetapi kalau bukan karena mimpi kita tidak akan menjadi apa yang kita inginkan. Dengan memiliki mimpi, kita sudah membuka jalan menuju kesuksesan di kemudian hari.
Dimana ada harapan, impian akan menjadi KENYATAAN
Jangan terbebani oleh mimpi kita, nikmati saja prosesnya. Sebagai manusia kita hanya berusaha, lakukanlah dengan senang agar cita-cita itu memberikan semangat bukan beban.
Semua Mimpimu Akan Terwujud Asalkan Kamu Punya Keberanian Untuk Mengejarnya.
Jangan Pernah Menyerah, Karena Ada Tempat Dan Saat Dimana Ombak Paling Tinggi Sekalipun Akan Berbalik Arah.
Kelima: Tidak pernah merasa minder dengan dirinya. Di dalam kehidupan anak kecil tidak ada kata minder, mereka selalu percaya diri untuk pergi bermain dengan teman-temannya. Mereka tidak pernah mempersalahkan tubuhnya, bagaimana wajahnya, penampilannya, dan lainnya. Berbeda dengan orang dewasa, minder adalah permasalahan yang dialami oleh mereka. Jika kita terus menuruti rasa minder itu, kita tidak akan mendapat apa-apa dari kehidupan ini, kita hanya akan menyesali keadaan kita. Oleh karena itu, ubah pola pikir kita, jangan terlalu fokus dengan kekurangan kita tetapi fokus dan asah terus kemampuan kita.
Anda dapat menaklukan hampir semua ketakutan hanya jika anda memutuskan didalam pikiran anda untuk melakukannya. Ingatlah bahwa ketakutan tidak ada dimanapun kecuali dalam pikiran
Kepercayaan diri adalah kapasitas untuk melakukan, sekaligus energi vital untuk menentukan pilihan dan keputusan
Jangan sesekali menundukkan kepala anda, selalu tegakkanlah kepala anda setingi yang anda bias, dan melihatlah keatas, maka anda akan tahu apa artinya hidup.
Jika anda tidak yakin pada diri anda sendiri, percayalah bahwa dunia tidak akan pernah akan menaikkan harga diri anda.
Keenam: Memiliki rasa ingin tahu yang besar. Terkadang kita pernah merasa kesal menghadapi anak kecil yang selalu ingin tahu. Mereka selalu aktif mencari sesuatu apa yang belum pernah mereka lihat dan coba sebelumnya. Sifat ini yang sudah mulai hilang dari kebanyakan orang dewasa. Mungkin karena orang dewasa terlalu banyak hal yang mereka pikirkan, tetapi ada baiknya jika kita masih memiliki sifat ini karena tidak ada ruginya menjadi orang yang serba ingin tahu.

Ketujuh: Lebih banyak tersenyum dan tertawa. Masa kanak-kanak adalah masa yang dipenuhi oleh keceriaan, jarang kita menjumpai seorang anak kecil yang murung dalam waktu yang lama. Hampir sebagian besar waktunya mereka gunakan untuk bersenang-senang. Sementara orang dewasa kebalikannya, sebagian orang dewasa cenderung lebih banyak untuk bersedih hati. Entah itu karena masalah di pekerjaannya, keluarganya, atau lainnya yang membuat mereka seperti itu. Cobalah untuk meluangkan waktu untuk menyenangkan hati jangan biarkan kita larut dalam sebuah masalah, karena hati yang gembira adalah obat.
Jangan katakan bahwa masalahmu besar tetapi katakan "Hey masalah, aku punya Tuhan Yang Maha Besar", kutipan dari Merry Riana.
Saat kita tertawa, hanya kitalah yang tahu persis apakah tawa itu bahagia atau tidak. Boleh jadi kita sedang tertawa dalam seluruh kesedihan. Orang lain hanya melihat wajah.
Butuh waktu untuk tertawa, tertawalah. Butuh waktu untuk menangis, menangislah. Itu manusiawi, setelah puas kembalilah fokus pada tujuan hidup.
Tidak ada kekuatan yang lebih besar daripada tertawa, dan kebahagiaan adalah kekuatan yang dapat menyelamatkan seseorang dari kengerian dunia.
Kedelapan: Berteman tanpa syarat. Satu hal lagi yang harus kita pelajari dari anak kecil adalah mereka tidak pernah membeda-bedakan saat berteman. Tidak peduli ia dari ras, suku, kepercayaan, dan status sosial yang berbeda, mereka tidak pernah memandangnya sebagai batasan mereka untuk berteman dengan siapa saja. Tidak hanya anak kecil saja yang bersikap demikian tetapi kita juga harus memiliki sifat ini. Perbedaan bukan suatu hal yang menjadi hambatan kita untuk berteman dengan siapa saja. Apalagi kita tinggal di negara dengan beragam perbedaan, mau tidak mau kita harus dapat menerima perbedaan itu.
Satu-satunya jalan untuk mempunyai sahabat adalah menjadi seorang sahabat
Persahabatan itu tidak perlu, seperti filsafat, seperti seni… Itu tidak memiliki nilai untuk bertahan hidup; Melainkan itu adalah satu dari beberapa hal yang memberikan nilai untuk bertahan
Sahabat lama pergi, Sahabat baru berdatangan. Sama seperti hari-hari biasanya. Hari yang lama pergi, hari yang bari datang. Yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana membuatnya berarti: seorang sahabat yang berarti – atau sebuah hari yang berarti
Delapan Motivasi Belajar Dari Anak Kecil bisa kita jadikan sebagai motivasi dan refleksi hidup jadi ambillah yang terbaik untuk Anda
sumber keluarga.com

Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 23 January 2018

Muhadjir Gagal Jadi Guru Malah Jadi Menteri Pendidikan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Muhadjir Gagal Jadi Guru Malah Jadi Menteri Pendidikan Muhadjir Gagal Jadi Guru Malah Jadi Menteri Pendidikan

Sempat gagal diterima sebagai guru sekolah menengah pertama, Muhadjir Effendy, 59 tahun, kini malah dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Anies Baswedan.

"Saya dulu pengen menjadi guru SMP, ingin mengalahkan ayah saya yang kepala SD. Tapi ternyata saya tes, saya tidak diterima," kata Muhadjir saat serah-terima jabatan di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Rabu, 27 Juli 2016. Padahal hasil tesnya meraih peringkat pertama.

Ternyata yang diterima sebagai guru SMP adalah peserta yang mendapat peringkat kedua, dengan alasan, sebelumnya pernah magang di sekolah itu. Hal itu tidak pernah diumumkan sehingga kemudian dia mengetahuinya sendiri.

Lantaran kecewa, Muhadjir sempat menggugat Tuhan dan tidak terima dengan kenyataan itu. "Ternyata, bayangkan jika saya menjadi guru SMP, saya tidak pernah bertemu dengan saudara-saudara sekalian. Jadi apa yang menurut kita bagus, belum tentu bagus menurut Tuhan," kata peraih Satyalencana Karya Satya XX pada 2010 itu.

Muhadjir, yang saat ini juga menjabat Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang membidangi pendidikan, penelitian, dan pengembangan kebudayaan, dijadikan Menteri Pendidikan tepat dua hari sebelum hari ulang tahunnya ke-60.

Ia mengaku tak pernah berpikir sebelumnya untuk menjadi menteri. Dia baru diberi tahu akan diangkat menjadi menteri pada Selasa malam kemarin. Sebelumnya, pada 25 Juli 2016, dia diminta tidak meninggalkan Jakarta. "Jabatan ini pemberian, tidak pernah terpikirkan sebelumnya," ucapnya.

Pendidikan sekolah dasar hingga menengah ia tempuh di kota kelahirannya, yakni Madiun. Kemudian dilanjutkan ke pendidikan sarjana muda Fakultas Tarbiyah di Institut Agama Islam Negeri Malang (sekarang Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang).

Ia kemudian meneruskan pendidikan sarjana pendidikan sosial di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang (sekarang Universitas Negeri Malang). Pendidikan pascasarjana ia raih di Universitas Gadjah Mada dengan gelar magister administrasi publik dan program doktoral ilmu-ilmu sosial Universitas Airlangga, Surabaya.

Sewaktu kuliah di Universitas Negeri Malang, Muhadjir aktif di pers kampus dengan mendirikan koran kampus. Kariernya terus menanjak menjadi dosen di Universitas Negeri Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang. Puncaknya, saat ia diangkat menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Malang pada 2000-2016.

Selain pendidikan formal, Muhadjir mengikuti kursus singkat di bidang kebijakan pertahanan dan keamanan regional di Universitas Pertahanan Nasional, Washington, Amerika Serikat, serta manajemen pendidikan menengah di Universitas Victoria, Kanada.

Terpilihnya Muhadjir sebagai Menteri Pendidikan seakan menjalankan tradisi lama di pemerintahan. Jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selalu diisi kader-kader Muhammadiyah. Pada awal pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, tidak ada satu pun kader Muhammadiyah yang diberi posisi sebagai menteri.

Pada saat Rektor UMM Malik Fadjar menjabat, Muhadjir menjabat Pembantu Rektor III UMM. Di kemudian hari, Malik Fadjar menjabat Menteri Pendidikan Nasional pada era Kabinet Gotong Royong.

Menurut Muhadjir, Presiden Jokowi hanya meminta fokus pada dua hal, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP), yang bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat mengakses pendidikan dan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi bertujuan untuk penyediaan tenaga kerja. "Untuk kurikulum dan guru, tidak ada masalah. Itu merupakan masalah klasik yang harus tetap diselesaikan." Ia berjanji akan mengkaji masalah guru honorer.

Muhadjir juga akan meneruskan program yang dirintis menteri sebelumnya karena program yang sudah berjalan tidak bisa dipenggal-penggal. "Saya perlu mengkaji program-program sebelumnya agar tidak terputus." Begitu juga struktur organisasi di Kementerian, yang tak ingin terburu-buru ia rombak. Jika tidak perlu, dia tidak akan mengubahnya.

sumber:nasional.tempo.co
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sunday, 21 January 2018

Penting Tahu Karakter Siswa Supaya Bisa Mendidik Dengan Baik

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Penting Tahu Karakter Siswa Supaya Bisa Mendidik Dengan Baik Penting Tahu Karakter Siswa Supaya Bisa Mendidik Dengan Baik

Karena tulisan bebas ini mungkin saja membuat salah satu pihak merasa tidak senang sebelumnya ijinkan saya mohon maaf, serta dalam tuisan ini saya sengaja tidak mencantunkan sumber link rujukan semata hanya untuk menjaga privasi.

Melihat banyaknya permasalahan yang di posting oleh guru dalam forum media sosial terutama pada forum-forum guru tentang kenakalan siswa, tidak sedikit guru yang mendiskriminasi anak sebagai sumber utama objek kesalahan tanpa harus mengkaji penyebab dari semua bentuk kesalahan anak tersebut. Sisi lain, adanya tuntutan dan tekanan dari pemerintah membuat guru tidak fokus untuk membimbing siswa dengan baik. Guru sekarang lebih fokus pada pola pengajaran 24 jam daripada pola pendidikan karakter siswa. Ini meupakan dampak dari target profesionalisme yang berbentuk sertifikasi, dengan adanya tunjangan dari pemerintah guru lebih mementingkan administrasi yang menunjang kesejahteraan hidupnya secara duniawi daripada kesejahteraan hidup siswa secara ukhrawi.

Diakui ataupun tidak, dibantah ataupun tidak tetapi yang terjadi adalah bahwa guru sering mengeluhkan tentang berbagai tunjangan dan administrasi lainnya yang tidak kunjung kelar. Imbasnya adalah anak didik. Siswa melakukan tindakan salah guru merasa geram dan langsung menghukum tanpa melalui kompromi, menyalahkan anak, menyalahkan orangtua, menyalahkan pemerintah.

Tuntutan pemerintah yang mencanangkan pendidikan karakter belum bisa 100 persen di konsumsi oleh guru. Buktinya guru masih menuntut gaji yang lebih tinggi terhadap pemerintah. Ini artinya tugas utama guru yang katanya "ikhlas mendidik" menjadi kabur sehingga imbasnya lagi-lagi anak didik yang menjadi korban.

Banyak sekali meme yang bermunculan seperti kata berikut "Guru mendidik moral siswa di bayar murah sedangkan artis merusak moral siswa di bayar mahal". "Siswa pandai orang tua terkenal Siswa nakal guru kena pasal". Ini sebenarnya ironis menyamakan pekerjaan guru dengan artis. Ujung-ujungnya guru secara tidak langsung menyalahkan siswa yang "nakal", orangtua, bahkan menyalahkan pemerintah.

Jika berbicara sebuah tanggung jawab seorang guru memang sangat besar, menididik, mengajar, membimbing sampai menjadi manusia yang sempurna. Namun yang perlu di garis bawahi tujuan pokok menjadi seorang guru bukanlah mendapatkan gaji yang sangat besar. Oleh karenanya mari kita lihat tujuan kita menjadi guru. Jika Anda merasa berat menjadi guru dengan gaji yang kecil lebih baik mencari pekerjaan lain yang bisa menunjang kesejahteraan hidup Anda. Sehingga ketika kita kembali pada fitrah guru kita tidak akan pernah menuntut meskipun penyebabnya adalah "siswa nakal" sekalipun.

Baiklah, saya sudah bercermin dari permasalahan diatas tersebut dan saya tidak mau membahas lebih panjang lagi karena saya yakin akan menambah kebencian di hati seorang guru, bagaimana pun juga manusia tidak ingin disalahkan. Mari kita mulai pada diri masing-masing. Jangan takut tidak makan karena tunjangan tidak keluar tetapi takutlah pada tanggung jawab guru di akherat kelak.

Seperti yang saya tulis pada judul diatas pentingnya mengetahui karakter siswa agar guru bisa mendidik dan membimbing dengan baik, maka seorang guru harus benar-benar tahu karakter dari setiap siswanya. Ini saya tekankan karena melihat banyaknya guru merasakan dampak dari kenakalan siswanya seperti uraian diatas. -Bagaimana mungkin guru bisa menjustifikasi anak jika dia tidak tahu karakter anak-.

Yang menjadi keanehan disini adalah tidak semua guru mengetahui karakter siswanya dengan baik, bahkan guru BP/BK pun hanya 10% yang benar-benar mengetahui karakter anak didiknya. Nah, alangkah baiknya ketika seorang guru mampu mengenali karakter siswanya meskipun hanya sederhana, ini kan membantu proses guru dalam menjalankan tugasnya membimbing, mendidik, mengajar.

Tanpa melalui tes psikologi yang berbelit-belit sebanarnya guru sudah bisa mengenali karakter siswanya melalui kebiasaan siswa;
  1. Cara berpakaian siswa
  2. Cara berbicara siswa
  3. Tingah laku siswa
  4. Cara berpikir siswa
Mari kita uraikan satu persatu melihat karakter siswa secara sederhana melalui adat kebiasaan siswa tersebut.

1. Melihat karakter siswa melalui cara berpakaiannya dan solusi mengarahkannya

Saya teringat akan pepatah dari guru kita Ki Hajar Dewantara "Ajining sosiro ono ing busono" Manusia akan bermartabat ketika mampu berpakaian dengan baik. Kita tahu bahwa sekolah memberi aturan yang jelas tentang kerapian. Namun kenyataannya tidak semua siswa mengikutinya dengan baik. Ada siswa yang senantiasa merapikan diri dengan selalu memasukkan pakaiannya sesuai dengan peraturan sekolah. Sisi lain ada juga siswa yang menunggu teguran dari guru, baru merapikan pakaiannya.

Dari dua hal ini kita sudah bisa melihat perbedaan karakter siswa tersebut. Tentu yang menjadi sorotan masalah adalah siswa yang tidak mau merapikan pakaiannya sesuai dengan peraturan sekolah. Lantas apakah guru harus menghukum, menempeleng, membentak, dst., dikarenakan sudah bosan menasehati siswa tersebut. Jika hal tersebut dilakukan maka guru tersebut benar-benar tidak mengetahui karakter anak itu.

Perlu diketahui sikap siswa kurang menjaga kerapian di sekolah dipengaruhi dari berbagai faktor. Hal ini karena siswa berasal dari berbagai latar belakang kehidupan sosial, ekonomi maupun derajat pendidikan orang tuanya. Faktor –faktor tersebut diantaranya adalah:
  • Sekolah kurang menerapkan sikap kerapian berpakaian. Sekolah yang kurang menerapkan kerapian berpakaian, maka siswa biasanya kurang bertanggung jawab karena siswa menganggap tidak melaksanakan tugas di sekolah tidak dikenakan sanksi, tidak dimarahi guru.
  • Teman bergaul. Anak yang bergaul dengan anak yang kurang baik perilakunya akan berpengaruh terhadap anak yang diajaknya berintraksi sehari hari.
  • Cara hidup di lingkungan siswa tinggal. Siswa yang tinggal di lingkungan hidup yang kurang baik, maka siswa akan cenderung bersikap dan berperilaku kurang baik pula. 
  • Sikap orang tua. Anak yang dimanjakan oleh orang tuanya akan cendrung kurang bertanggung jawab dan takut menghadapi tantangan dan kesulitan kesulitan, begitu pula sebaliknya anak yang sikap orang tuanya otoriter, maka anak akan menjadi penakut dan tidak berani mengambil keputusan dalam bertindak.
  • Keharmonisan keluarga. Siswa yang tumbuh dikeluarga yang kurang harmonis (broken home) biasanya akan selalu mengganggu teman dan sikapnya kurang disiplin serta terkesan acuh dengan dirinya sendiri terutama kerapian berpakaian.
  • Latar belakang kebiasan dan budaya. Budaya dan tingkat pendidikan orang tuanya akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku anak. Anak yang hidup dikeluarga yang baik dan tingkat pendidikan orang tunya bagus maka anak akan cenderung berperilaku yang baik pula.
Kerapian berpakaian dirasa berperan penting dalam pendidikan. Karena pendidikan bukan hanya mencetak siswa berprestasi dalam bidang akademik, melainkan juga sebagai wadah pengembangan
potensi dan kepribadian siswa. Disuatu sekolah tanpa adanya kerapian berpakaian akan mengganggu kenyamanan peserta didik dalam belajar.

Dalam rangka meningkatkan kerapian dan rasa tanggung jawab siswa di sekolah, seorang guru harus menyatakan peraturan dan konsekuensinya bila siswa melanggarnya, konsekuensi ini dilakukan secara bertahap dimulai dari peringatan, teguran, memberi tanda cek pada Kartu Disiplin siswa, disuruh menghadap ke wali kelas, guru BP/BK, Kepala Sekolah atau dilaporkan kepada orang tuanya tentang pelanggaran yang dilakukannya di sekolah.

Pertanyaannya adalah apakah konsekwensi bertahap ini sudah dijalankan dengan benar!. Jika jawabnya terlalu ribet berarti gurulah yang merusak siswa itu sendiri tanpa sadar.

2. Melihat karakter siswa melalui cara berbicara dan solusi mengarahkannya

:Ajining dhiri ono ing keda'ing lathi". Sama halnya uraian diatas Gaya bicara seseorang pun bisa juga dipakai untuk mengetahui karakternya. Tentu hal ini akan sedikit lebih sulit karena ada berbagai macam dialek bahasa kesehariannya akan tetapi batasannya adalah ucapan yang baik dan ucapan yang buruk. Semua guru mengharapkan siswanya berbicara yang baik. Solusinya adalah guru sebagai teladan yang baik maka ketika menyampaikan sesuatu harus dengan bahasa yang baik.

Yang salah adalah terkadang guru tanpa sadar membentak anak yang mengucapkan kata-kata yang salah. Dan ini sudah menambah referensi satu karakter kapada siswa. Siswa yang berbicara keras akan semakin keras, siswa yang tadinya berbicara halus akan meniru berbicara keras. Apapun gaya bicara siswa ketika guru mampu memberi teladan dengan gaya bicara yang bagus dan baik maka siswa akan merasa segan untuk berbicara yang keras.

3. Melihat karakter siswa melalui tingkah laku kesehariannya dan solusi mengarahkannya

Perhatikan Tingkah Laku Siswa. Untuk pertama kali perhatikan saja tingkah laku anak didik kita dalam aktivitas sehari-harinya seperti apa dalam lingkungn sekolah, kalau perlu lingkungan rumahnya seperti apa juga kita pelajari. terkadang sikap di sekolah dan di rumah dari anak didik kita bertolak belakang. mungkin di rumahnya pendiam tapi di sekolah  bandel, atau sebaliknya. Banyak faktor yang menjadikan mereka memiliki dua karakter seperi yang saya uraikan diatas.

Guru harus mempunyai ruang waktu terhadak anak didiknya untuk mengenal lebih dekat. Solusinya lakukan komunikasi pendekatan secara persuasif. Setelah kita perhatikan dengan baik-baik jangan kita langsung judge atau menyimpulkan sembarang sikap dari siswa-siswa kita, tapi kita perlu tahu juga secara intern apa yang mereka rasakan, apa yang mereka pikirkan, apa yang mereka inginkan.

4. Melihat karakter siswa melalui cara berpikirnya dan solusi mengarahkannya

Sejalan dengan pemikiran enggunsyihabudieninfo.blogspot.co.id saya tulis kembali karena saya rasa ada manfaatnya. Ikuti Jalan Pikirannya. Mungkin agak aneh dengan tips yang ini tapi bisa juga menjadi solusi untuk mengetahui karakter para siswa kita, pada saat kita berbincang-bincang dengan salah satu anak didik kita jika kita ingin mengetahui karakter yang sebenarnya dari anak tersebut, ikuti saja dulu apa yang dia ingin bicarakan, anggaplah kita ini sebagai pendngar yang baik, dari pembicaraanya pasti mengarah tentang kperibadiannya, jadi secara tidak langsung kita bisa tahu apa yang sebenarnya dia pikirkan dan apa apa yang dia inginkan, dan dari pembicaraan itu juga kita bisa lebih mengenal secara internal "ternyata anak ini begini" "ternyata anak ini begitu".

Banyak manfaat yang dapat dipetik bila seorang guru mampu mengenal kepribadian dan karakter siswanya dengan baik. Beberapa manfaat tersebut adalah :

Mengenal dan memahami karakter peserta didik, memberikan manfaat yang banyak baik bagi peserta didik sendiri maupun bagi guru yang berperan mendampingi mereka. Bagi peserta didik, mereka akan mendapat pelayanan prima, perlakuan yang adil, tidak ada diskriminasi, merasakan bimbingan yang maksimal dan menyelesaikan masalah anak didik dengan memperhatikan karakternya.

Bagi guru, manfaat mengenal dan memahami karakter peserta didik adalah guru akan dapat memetakan kondisi peserta didik sesuai dengan karakternya masing-masing. Guru dapat memberikan pelayanan prima dan memberi tugas sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan peserta didiknya. Dengan demikian guru dapat mengembangkan potensi yang dimiliki mereka berupa minat, bakat dan kegemarannya dan berusaha menekan potensi negatif yang mungkin muncul dari karakter anak didik yang tidak baik yang dimilikinya.
  1. Mengetahui kelebihan yang mereka miliki dan dapat meningkatkannya
  2. Mendeteksi kelemahan yang mereka miliki dan memperbaikinya
  3. Mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri mereka dan mengoptimalkannya untuk kesuksesan dimasa yang akan datang
  4. Menyadarkan mereka bahwa mereka masih memiliki banyak kekurangan sehingga pantang untuk bersikap sombong dan merendahkan orang lain
  5. Dapat mengetahui jenis pekerjaan apa yang paling cocok untuk mereka dimasa akan datang sesuai dengan kepribadian dan karakter mereka sehingga kita dapat mengarahkannya menjadi lebih baik
  6. Mengenal diri sendiri dapat membantu anak didik untuk berkompromi dengan diri sendiri dan orang lain dalam berbagai situasi
  7. Mengenal kepribadian (personality) diri dapat membantu mereka menerima dengan ikhlas segala kelebihan dan kekurangan diri sendiri, sekaligus bertoleransi terhadap kelebihan dan kelemahan orang lain.
Dengan memahami dan mengetahi karakter siswanya maka proses belajar mengajar dapat lebih dioptimalkan. Guru tidak akan lekas marah-marah karena hanya kesalahan kecil yang dilakukan oleh siswa.

Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.