Showing posts with label Karya Ilmiah. Show all posts
Showing posts with label Karya Ilmiah. Show all posts

Sunday, 8 October 2017

Contoh Proposal Kegiatan Olahraga Futsal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Setiap melaksanakan kegiatan misalnya Tournament Bola Voli, Sepakbola, ataupun kegiatan lainnya misalnya Pentas Seni Sekolah tentu kita membutuhkan yang namanya proposal kegiatan.

Dengan adanya proposal kegiatan di harapkan kegiatan yang akan di lakukan akan lancar, terencana dan tentunya mendapatkan bantuan dana dari pihak - pihak terkait.

Oleh karenanya jika anda akan melaksanakan kegiatan ada baiknya buatlah dulu proposal kegiatan sebagai penunjangnya.

Langsung saja berikut adalah contoh "Proposal Kegiatan Futsal Tingkat SMA/SMK Kab. Cirebon Tahun 2017/2018" yang kami buat dan contohkan sesimpel mungkin untuk anda.



PROPOSAL KEGIATAN  FUTSAL TINGKAT SMA/SMK
KABUPATEN CIREBON TAHUN 2017/2018


I.             PENDAHULUAN

Kegiatan Futsal di SMK Manjing Metu Bangsa merupakan salah satu kegiatan Ekstrakurikuler yang perlu di kembangkan dan selama ini kegiatan tersebut sudah berjalan sesuai dengan jadwal.

Motivasi peserta kegiatan ekstrakurikuler futsalpun sangat tinggi sehingga perlu untuk mendapat perhatian dan pembinaan khusus dari berbagai pihak khususnya pihak sekolah. Adapun salah satu upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas peserta ekskul futsal adalah dengan mengikuti beberapa pertandingan ataupun tournament yang di selenggarakan oleh pihak lain.

Oleh karena dasar tersebutlah maka tim  ekstrakurikuler futsal berencana untuk mengikuti kegiatan open tournament futsal antar sekolah tingkat SMA/SMK/MA sewilayah provinsi jawa barat, yang akan di selenggarakan di GOR Bina Cinta Kasih Cirebon.

II.            DASAR KEGIATAN

1.            RKS/RKKS SMK Manjing Metu Bangsa Tahun Pelaajaran 2017/2018
2.            Kurikulum SMK Manjing Metu Bangsa Tahun Pelajaran 2017/2018
3.            Program kegiatan ekstrakurikuler Futsal SMK Manjing Metu Bangsa

III.           NAMA KEGIATAN

Open Tournament Futsal Tingkat SMA/SMK/MA Sewilyah Jawa barat

IV.          PESERTA KEGIATAN

Siswa SMK Manjing Metu Bangsa yang tergabung dalam Tim Futsal Putri SMK Manjing Metu Bangsa Tahun Pelajaran 2017/2018 (Nama – nama terlampir)

V.            TEMA KEGIATAN

Dengan mengikuti kegiatan turnamen futsal kita raih juara dengan sportif

VI.          TUJUAN KEGIATAN

1.            Menjalin silaturrakhmi antar pelajar SMA/SMK/ MA sejawa barat
2.            Meningkatkan presentasi dan menanamkan sportivitas di kalangan para pelajar
3.            Meningkatkan kemampuan dalam bidang olahraga khususnya Futsal
4.            Meraih Impian dengan prestasi

VII.         WAKTU DAN TEMPAT

-              Tehnical Meeting             : Sabtu, 28 September 2017
-              Pelaksanaan                     : Senin, 30 September 2017 s.d Selesai
-              Waktu                               : 07.00 WIB s.d. Selesai
-              Tempat                             : GOR Bina Cinta kasih cirebon

VIII.        OFFICIAL

1.            Drs. Embing, M.Pd
2.            Encing, S.Pd
3.            Lintang, S.Pd

IX.           RENCANA ANGGARAN BIAYA

1.            Kegiatan Meeting ....................................................      Rp.         100.000,00
2.            Biaya Pendaftaran ....................................................     Rp.         250.000,00
3.            Transportasi .............................................................      Rp.      2.500.000,00
4.            Konsumsi Siswa 10 x Rp. 50.000,00 ......................      Rp.         500.000,00
5.            Konsumsi  Official 3 x Rp. 25.000,00......................     Rp.         100.000,00
6.            Minuman .................................................................     Rp.         200.000,00
7.            Obat – Obatan ..........................................................    Rp.         100.000,00

Jumlah......................................................................................    Rp.         3.750.000,00

X.            SUMBER DANA

Dana BOS Tahun anggaran 2017/2018 .................................     Rp.         3.750.000,00

XI.           PENUTUP

Melalui Kegiatan ini kita kejar dan raih prestasi setinggi mungkin.


Mengetahui,                                                                                      Indramayu, 27 September 2017
Kepala SMK Manjing Metu Bangsa                                                       Pembina Ekskul



UNTA JARAN, M.Pd                                                                            Drs. Embing, M.Pd
Nip. 19791009 198903 1 212 1                                                         Nip. 19670451 197271 1 001

Demikian contoh proposal yang dapat kami bagikan untuk anda, walaupun cukup simpel tapi semoga bermanfaat.

Catatan:
Untuk yang butuh File Contoh Proposal Kegiatan futsal silahkan Download Di sini - Download


Sumber https://www.gurumapel.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 20 May 2017

Uji Asumsi Klasik Model Regresi Linier Berganda

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Estimasi yang peneliti ciptakan melalui model regresi linier berganda (multiple regression) memberi hubungan antar beberapa variabel. Tapi hasil regresi tidak secara otomatis memberikan hubungan yang handal.

Peneliti harus mengetahui sifat-sifat estimator dan menunjukkan beberapa asumsi dasar di dalam dataset. Sebuah model disebut sebagai model yang baik jika memenuhi beberapa asumsi yang disebut dengan asumsi klasik (classical assumptions).



Model regresi adalah statistik parametrik. Prinsip asumsi-asumsi tersebut yaitu:
  • Variabel bebas dan terikat dalam koefisien model harus linier.
  • Variabel bebas tidak berkorelasi dengan error atau residual.
  • Mean dari error adalah nol.
  • Error memiliki varian konstan (homoskedastis) atau tidak ada heteroskedastisitas.
  • Error tidak saling berkorelasi serial atau tidak ada autokorelasi.
  • Tidak ada variabel bebas memiliki hubungan linear sempurna dengan variabel bebas lainnya atau tidak ada multikolinearitas.
  • Error terdistribusi secara tidak normal.

Dengan demikian ada 4 uji yang harus dilakukan sebelum pengujian hipotesis dalam model regresi yaitu heteroskedastisitas, autokorelasi, multikolinieritas dan normalitas.

Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas untuk mengetahui apakah model regresi terjadi ketidaksamaan varian error satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Model yang baik harus homoskesdastisitas. Beberapa cara untuk menguji yaitu menggunakan Uji Scatterplot, Uji Park, Uji Glesjer dan Uji White.

Uji Autokorelasi

Uji Autokorelasi bertujuan menguji apakah model memiliki korelasi antar error pada periode t dengan error periode t-1 (sebelumnya). Model yang baik tidak terjadi autokorelasi. Beberapa cara untuk menguji menggunakan Uji Durbin-Watson (DW test), Uji Langrange Multiplier (LM test), Uji Statistics Q Box-Pierce dan Ljung Box, serta Run Test.

Uji Multikolinieritas

Uji Multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model yang baik seharusnya tidak terjadi yaitu nilai Tolerance di atas 0,1 dan nilai VIF di bawah 10.

Uji Normalitas

Uji normalitas untuk mengetahui apakah error dalam model regresi memiliki distribusi normal. Model yang baik mengasumsikan error tidak berdistribusi normal. Beberapa cara untuk menguji yaitu menggunakan Analisis Grafik Histogram dan P-P Plot, Analisis Z Skewness dan Z Kurtosis serta One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test.

Proses pengujian asumsi klasik dilakukan bersama dengan proses uji regresi sehingga langkah-langkah yang dilakukan dalam pengujian asumsi klasik menggunakan langkah kerja yang sama dengan uji regresi.

Sumber https://www.gurumapel.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 15 March 2017

Statistik Parametrik Dan Non Parametrik

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.




Seringkali pada saat melakukan riset, kita dihadapkan pada metode statistik apa yang cocok untuk penelitian tersebut. Dari jenis data maupun jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian dikenal ada motde statistik yang biasa digunakan yaitu statistik parametrik dan nonparametrik.

Untuk data-data yang bersifat kuantitatif dan mengunakan hipotesis yang mengasumsikan bahwa distribusi populasi bersifat normal, maka digunakan statistik parametrik dan sebaliknya. Namun untuk lebih jelasanya, berikut ini adalah ringkasan yang memuat perbedaan antara Statistik Parametrik dan Statistik Non Parametrik. Dengan memahami perbedaan antara keduanya, diharapkan kita bisa menemukan metode statistik yang tepat dalam mengolah data riset yang tepat.

STATISTIK PARAMETRIK

Statistik Parametrik, yaitu statistik yang mengunakan data interval atau selang dan rasio berdasarkan fakta yang bersifat pasti dan berdasarkan sampel. Data diambil dengan memberi peluang yang sama atau independen, serta tidak bias.

Data Parametrik juga dicirikan oleh suatu populasi yang berdisribusi normal dan mempuyai varians yang sama.

Contoh metode statistik parametrik :
a. Uji-z (1 atau 2 sampel)
b. Uji-t (1 atau 2 sampel)
c. Korelasi pearson,
d. Perancangan percobaan (one or two-way anova parametrik), dll.
Keunggulan dan kelemahan statistik parametrik : 
Keunggulan :
  1. Syarat syarat parameter dari suatu populasi yang menjadi sampel biasanya tidak diuji dan dianggap memenuhi syarat, pengukuran terhadap data dilakukan dengan kuat.
  2. Observasi bebas satu sama lain dan ditarik dari populasi yang berdistribusi normal serta memiliki varian yang homogen.
Kelemahan :
  1.  Populasi harus memiliki varian yang sama.
  2.  Variabel-variabel yang diteliti harus dapat diukur setidaknya dalam skala interval.
  3.  Dalam analisis varian ditambahkan persyaratan rata-rata dari populasi harus normal dan bervarian sama, dan harus merupakan kombinasi linear dari efek-efek yang ditimbulkan.
STATISTIK NON-PARAMETRIK

Statistik Non-Parametrik adalah statistik yang tidak memerlukan pembuatan asumsi tentang bentuk distribusi atau bebas distribusi, sehingga tidak memerlukan asumsi terhadapa populasi yang akan diuji.

Contoh metode statistik non-parametrik :
a. Uji tanda (sign test)
b. Rank sum test (wilcoxon)
c. Rank correlation test (spearman)
d. Fisher probability exact test.
e. Chi-square test, dll
Ciri-ciri statistik non-parametrik :
a. Data tidak berdistribusi normal
b. Umumnya data berskala nominal dan ordinal
c. Umumnya dilakukan pada penelitian sosial
d. Umumnya jumlah sampel kecil
Keunggulan dan kelemahan statistik non-parametrik :
Keunggulan :
  1. Tidak membutuhkan asumsi normalitas.
  2. Secara umum metode statistik non-parametrik lebih mudah dikerjakan dan lebih mudah dimengerti jika dibandingkan dengan statistik parametrik  karena ststistika non-parametrik tidak membutuhkan perhitungan matematik yang rumit seperti halnya statistik parametrik.
  3. Statistik non-parametrik dapat digantikan data numerik (nominal) dengan jenjang (ordinal).
  4. Kadang-kadang pada statistik non-parametrik tidak dibutuhkan urutan atau jenjang secara formal karena sering dijumpai hasil pengamatan yang dinyatakan dalam data kualitatif.
  5. Pengujian hipotesis pada statistik non-parametrik dilakukan secara langsung pada pengamatan yang nyata.
  6. Walaupun pada statistik non-parametrik tidak terikat pada distribusi normal populasi, tetapi dapat digunakan pada populasi berdistribusi normal.
Kelemahan :
  1. Statistik non-parametrik terkadang mengabaikan beberapa informasi tertentu.
  2. Hasil pengujian hipotesis dengan statistik non-parametrik tidak setajam statistik parametrik.
  3. Hasil statistik non-parametrik tidak dapat diekstrapolasikan ke populasi studi seperti pada statistik parametrik. Hal ini dikarenakan statistik non-parametrik mendekati eksperimen dengan sampel kecil dan umumnya membandingkan dua kelompok tertentu.
Dalam implementasi, penggunaan prosedur yang tepat merupakan tujuan dari peneliti. Beberapa parameter yang dapat digunakan sebagai dasar dalam penggunaan statistik non parametrik adalah:
  1. Hipotesa yang diuji tidak melibatkan parameter populasi.
  2. Skala yang digunakan lebih lemah dari skala prosedur parametrik.
  3. Asumsi-asumsi parametrik tidak terpenuhi.

LANGKAH MENENTUKAN STATISTIK YANG AKAN DIGUNAKAN DALAM RISET
  1. Apakah jenis skala pengukuran data nominal, ordinal, interval atau rasio?
  2. Apakah data berjumlah besar?
  3. Apakah data memiliki distribusi tertentu?
Setidaknya dengan menjawab tiga pertanyaan diatas anda sudah mampu menentukan jenis statistik apa yang akan anda gunakan.
Demikian, semoga bermanfaat


PARAMETRIK
NONPARAMETRIK
Deskriptif
Asumsi Distribusi
Normal
-
Asumsi Varian
Homogen
-
Jenis Data
Rasio atau Interval
Ordinal atau Nominal
Hubungan data set
Independent
-
Ukuran central
Mean
Median
Manfaat
Lebih banyak kesimpulan
Sederhana dan sedikit outlier
Tes
Uji korelasi
Pearson, Regresi
Spearman
Uji 2 Kelompok, berbeda
Independent Sample t test
Mann-Whitney
Uji 2 Kelompok lebih, berbeda
Independent One Way ANOVA
Kruskal-Wallis
Uji berulang, 2 kondisi
Paired Sample t Test
Wilcoxon
Uji berulang, 2 kondisi lebih
Repeated One Way ANOVA
Friedman

Sumber https://www.gurumapel.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 9 December 2016

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja & Contoh Surat Lamaran Kerja

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Surat Lamaran Kerja bagi sebagian orang ada yang menganggapnya seperti senjata, senjata bagi para pencari kerja karena fungsinya yaitu sebagai alat untuk mendapatkan suatu pekerjaan.

Tidak melebih-lebihkan namun memang demikian, ketika melamar suatu lowongan pekerjaan maka Surat lamaran Kerja menjadi bagian terdepan, dan biasanya selalu disandingkan dengan riwayat hidup (CV).

Untuk dapat melewati proses seleksi kerja ke tahap interview atau wawancara Surat Lamaran Kerja lah yang menentukan. Maka tidak jarang para pencari kerja harus gagal pada tahap seleksi awal ini dikarenakan surat yang dibuat tidak menarik pihak HRD perusahaan. Mengapa demikian? karena terkadang surat yang dibuat tidak memberikan kesan yang baik, kurang rapih, kurang menarik, tidak jelas, atau bahkan tidak sopan. Hal itulah yang menjadi faktor mengapa seseorang tidak lolos ke tahap interview atau wawancara.

Membuat Surat Lamaran Kerja memang tidaklah sulit namun kita membutuhkan waktu untuk dapat merangkai kata demi kata, serta menentukan maksud dan tujuan surat secara jelas sehingga menarik pihak HRD. Untuk itu Anda perlu mengetahui cara serta apa saja yang dilakukan dalam membuat Surat Lamaran Kerja yang dapat menjadi referensi bagi Anda.

Surat Lamaran Kerja telah memiliki sistematika yang baku, maka Anda perlu mengetahui seperti apa
sistematika tersebut
  1. Tempat dan tanggal pembuatan surat
  2. Nama perusahaan yang dilamar
  3. Pembuka surat
  4. Kata pembuka
  5. Biodata diri pelamar
  6. Informasi nilai plus yang dimiliki pelamar
  7. Harapan pelamar untuk diterima kerja
  8. Kata penutup
  9. Nama dan tanda tangan

Pergunakan Bahasa yang Baik dan Benar

Dalam menulis Surat Lamaran Kerja haruslah menggunakan bahasa yang baik dan benar, maksudnya gunakan bahasa yang sopan bukan menggunakan bahasa gaul. Karena surat ini bersifat formal dan ditujukan kepada institusi formal.

Tulislah dengan Rapih

Ketika kita sekolah SMA dulu dalam pelajaran Bahasa Indonesia kita diajarkan menulis Surat Lamaran Kerja secara manual, maka saat ini dengan kemajuan teknologi maka kebanyakan orang menulis dengan menggunakan komputer dan di print out sehingga terlihat lebih rapih. Namun sebelum Anda melamar pekerjaan, perlu Anda mengetahui Surat Lamaran apa yang diminta oleh pihak Perusahaan, apakah manual atau komputer. Karena saat ini masih ada perusahaan yang mensyaratkan penulisan Surat Lamaran Kerja secara manual, hal itu diperuntukkan untuk menilai kepribadian seseorang melalui tulisan manual yang dibuatnya.

Jangan lupa menyiapkan lampiran  persyaratan yang dibutuhkan

Setiap perusahaan memiliki kebijakan masing-masing mengenai persyaratan yang harus dilengkapi
oleh pencari kerja.

Persyaratan merupakan salah satu aspek penilaian yang bersifat penting. Oleh sebab itu Anda wajib mempersiapkannya sebaik mungkin, jika perlu Anda lampirkan sertifikat pendukung yang dapat menjadi nilai tambah bagi Anda.

Di dalam Surat Lamaran Kerja terdapat tiga bagian, yaitu:
  1. Bagian pembuka
  2.  Bagian isi
  3. Bagian Penutup

Download di sini : (Doc. Surat Lamaran Kerja)


Pada bagian ini Anda dapat menuliskan sumber informasi yang Anda dapatkan mengenai pekerjaan yang Anda lamar dan juga berisi tentang posisi yang akan Anda lamar.

Bagian Isi
Pada bagian ini Anda menuliskan tentang biodata diri Anda serta informasi bahwa Anda telah memenuhi persyaratan yang diminta oleh pihak perusahaan. Biodata tersebut berisi nama lengkap, tempat tanggal lahir, usia dan lain-lain.

Bagian Penutup
Dalam bagian ini berisikan tentang harapan si pelamar agar dapat diberikan kesempatan untuk diterima dan diberikan kesempatan mengikuti proses seleksi selanjutnya yaitu wawancara. Dan juga di bagian ini berisi tentang ucapan terimakasih.


CONTOH SURAT LAMARAN KERJA
                                                                               

                                                                                            Depok, 25 Januari 2016
                                                                                            Kepada Yth. HRD
                                                                                PT. Naafi Nusantara
                                                                                Jl. Pengasinan Raya No.89
                                                                                Sawangan – Depok



Dengan hormat,

Sesuai dengan informasi yang saya terima tentang adanya lowongan kerja pada PT. Naafi Nusantara dari Koran Detikcom. Saya bermaksud untuk melamar pekerjaan dan bergabung dalam perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. 

Adapun bagian pekerjaan yang saya maksud adalah bagian Staff Administrasi dengan kode (SA).

Berikut ini adalah biodata singkat saya:

Nama                                      : De Bruyne
Tempat/tgl lahir                      : London, 30 Mei 1989
Pendidikan terakhir                : S1 – Manajemen
Alamat                                   : Jl. Segar Cemerlang, Jakarta Selatan
Nomor Hp                              : 08129878xxxx
Status                                     : Lajang

Dan saat ini saya merupakan fresh graduate yang memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan baik, ilmu komputer serta mampu bekerjasama dalam team.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan:
1. Daftar Riwayat Hidup
2. Foto kopi Ijazah S1
3. Foto kopi transkrip nilai
4. Foto kopi sertifikat
5. Pas Foto terbaru

Tentunya saya sangat berharap untuk dapat diberikan kesempatan wawancara di perusahaan Bapak/Ibu untuk dapat menjelaskan secara rinci tentang potensi dan kemampuan yang saya miliki.

Demikian surat lamaran ini, saya ucapkan terimakasih atas perhatian Bapak/Ibu.


                                                                                                   Hormat saya,



                                                                                                    De Bruyne

Sumber https://www.gurumapel.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.