Showing posts with label Palestine. Show all posts
Showing posts with label Palestine. Show all posts

Friday, 15 December 2017

Alasan Dibalik Penggalian Pondasi Masjid Al-Aqsa Oleh Zionis Yahudi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Rabu, 6 desember 2017 presiden amerika serikat ke-45 Donald Trump secara resmi mengakui kedaulatan kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hal ini memicu reaksi dunia internasional khususnya dunia Islam. Presiden Turki Erdogan mengutuk keras sikap Presiden Amerika Serikat ini. Dalam pidatonya, Erdogan menegaskan sikap AS tidak tepat.

Presiden Indonesia, jokowidodo , Presiden Rusia, Putin dan Uni Eropa juga mengecam kebijakan Trump. Bahkan Korea Utara sebagai musuh nyata Amerika dengan tegas keberpihakannya pada rakyat Palesti.

Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, ikut mengomentari rencana Presiden Donald Trump agar menghargai status quo Yerusalem sebagai tempat untuk 3 agama, yaitu Islam, Kristen dan Yahudi.

Yerussalem menjadi rebutan ketiga agama besar didunia ini dikarenakan adanya harta karun dan peradaban serta sejarah yang sudah dimiliki sekian lama.

Kebijakan trump ini ditakutkan akan menimbulkan polemik dunia internasional dan berakhir pada peperangan. Mengingat, Perang salib pertama terjadi akibat klaim sepihak oleh Paus Urbanus II terhadap kota Jerusaalem.

Apa yang menjadi perhatian kita adalah sengketa terhadap komplek masjidil Aqsa oleh Zionis Yahudi. UNESCO pada bulan oktober 2016 telah mengeluarkan resolusi bahwa Kuil Bukit atau haram asy-syarif, Masjidil Aqsa dan Tempok Ratapan atau tembok Al-Buraq merupakan situs suci umat Islam.



Resolusi ini kemudian memicu kemarahan Yahudi khusunya zionis Israel. Bagi kaum Yahudi mereka beranggapan bahwa dibawah Haram Asy-Syarif atau komplek Al-Aqsa dulunya berdiri Kuil Sulaiman yang dikenal sebagai Kuil Bukit.

Kuil bukit atau Temple mount yang dikenal pula Haram Asy-Syarif. Merupakan lokasi berdirinya komplek masjidil aqsa. Dimana didalam komplek ini berdiri masjid Al-Qibli, Kubbatus Sakhrah, mushalla al-marwani dan tembok ratapan. Kesemua lokasi ini disebut dengan Baitul Maqdis atau Beit HaMikdash atau juga Yerusalem.

Umat Yahudi meyakini Kuil yang dibangun oleh Nabi sulaiman berada dibawah Masjidil Aqsa atau Haram Asy-Syarif. Setelah rampung pembangunannya pada masa Nabi sulaiman, kuil ini kemudian dihancurkan oleh Raja Babilonia. Raja herodes kemudian membangun ulang bait suci ini. Pada tahun 66 M, umat Yahudi melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan Romawi. Empat tahun kemudian, pasukan Romawi di bawah kepemimpinan Titus Flavius menyerang dan menghancurkan Yerusalem beserta Bait Suci kedua. Pada masa Umar hingga Umayyah diatas reruntuhan bait suci tersebut kemudian dibangun kubbatus sakhrah dan masjid Al-Qibli atau masjidil Aqsa.

Namun, saat umat kristen menguasai Yerusaalem pasca perang salib kesatu. Jami' Al Aqsha diubah menjadi istana kerajaan dengan nama Templum Solomonis atau Kuil Sulaiman (Salomo) dan Kubah Shakhrah diubah menjadi gereja dengan nama Templum Domini (Kuil atau Bait Tuhan).

Saat Yerusalem berada dibawah kekuasaan Salahuddin Al-Ayyubi, semua bangunan dihancurkan dan dikembalikan seperti semula.

Atas alasan sejarah itulah, Zionis Yahudi menolak resolusi UNESCO. Faktanya, bangunan-bangunan suci umat Yahudi sejatinya seudah musnah. Bangunan yang berdiri sekarang merupakan bangunan yang direnovasi oleh Salahuddin Al-Ayyubi. Termasuk tempok ratapan atau tempok Al-Buraq.

Tahun demi tahun berlansung hingga klaim berdirinya negara Israel, cita-cita kaum yahudi untuk membangun kembali kuil Sulaiman terus terjaga. Hingga akhirnya Zionis Israel secara terang-terangan melakukan proyek penggalian bawah tanah masjidil Aqsa y dimulai sejak tahun 1968. Penggalian dilakukan dibagian selatan Masjid al-Aqsha, dilanjutkan dengan penggalian bagian barat Masjid al-Aqsa hingga 1970. Sejumlah terowongan pun kemudian dibuat dibawahnya. Proyek itu terus berlanjut hingga sekarang.

Sejak tahun 1963 Zionisme Internasional telah membuat sebuah rencana untuk melaksanakan sekitar 60 penggalian di daerah al-Aqsha dan sekitarnya, yaitu daerah yang mereka sebut “Galangan Suci” yang meliputi Masjid al-Aqsha seluas 144 hektar.

Ekskavasi atau penggalian yang dilakukan Israel ini telah memicu sejumlah sinkhole atau lubang menganga di sekitar kompleks.

Otoritas Israel diketahui sering mengeluarkan izin ekskavasi dan penggalian arkeologis di lokasi yang berjarak dekat dengan kompleks Masjid Al-Aqsa. Langkah Israel ini berdampak pada robohnya sejumlah rumah warga Palestina dan memicu kerusakan pada Masjid Al-Aqsa serta bangunan di sekelilingnya.

Dengan dalih sebagai riset dan penelitian, mereka terus menggali terowongan menuju masjidil Aqsa. Mereka yakin dan berambisi bisa memperoleh bukti-bukti sejarah berupa artefak atau manuskrip untuk menunjukkan Kerajaan Daud pernah ada di Yerusalem.

Lebih dari itu, mereka ingin membuktikan Kuil Sulaiman pernah berdiri di lokasi kini Masjid Al-Aqsa tegak. Ini sangat diperlukan buat memperkuat klaim merekalah pemilik sah Yerusalem, bukan bangsa Palestina. Ekskavasi arkeologi ini sudah berlangsung lebih dari empat dasawarsa.

Sampai sejauh ini, belum ada tanda-tanda keberadaan sisa-sisa Kuil Sulaiman di kompleks al-Aqsa. Dari sekian banyak penggalian yang dilakukan, Israel hanya menemukan terowongan kuno peninggalan Raja Jeconiah (yang memerintah Kerajaan Yehuda/Israil Selatan dari 598-597 SM).

Tidak semua ahli purbaka Israel sepakat dengan proyek penggalian ini. Salah satunya adalah Profesor Israel Finkelstein dari Universitas Tel Aviv. Dia membantah Yahudi memiliki keterkaitan dengan Yerusalem. "Tidak ada bukti arkeologi Kuil Sulaiman pernah ada (di Yerusalem)," ujarnya.

Namun, analisa ini tidak berakhir sampai sini. Penggalian bawah tanah masjidil Aqsa tidak hanya karena faktor sejarah semata. Ada motif lain dibalik proyek ekskavasi pondasi Masjidil Aqsa. Diyakini mereka memiliki misi rahasi dan terselubung.

Klik tombol subscribe pada video ini untuk mengupdate episode berikutnya, membongkar rahasia terselubung dibalik penggalian bawah tanah masjidil aqsa.


Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 27 August 2014

3 Alasan Kenapa Zionis Israel Menyerah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Zionis Israel telah mengibarkan bendera putih. Negara Yahudi itu akhirnya menyepakati gencatan senjata jangka panjang dengan menyetujui syarat-syarat yang diajukan Hamas. Diantaranya adalah mencabut blokade atas Gaza.

Mengapa Zionis akhirnya menyerah? Berikut 3 catatan penting di balik menyerahnya Zionis Israel seperti dirilis sahabatalaqsha.com:

RAKYAT YAHUDI ZIONIS SEMAKIN MERASA GAGAL DAN KETAKUTAN

Senin (25/8), Netanyahu dan kabinetnya rapat lagi untuk membicarakan gencatan karena mereka sudah terpaksa. Berbagai kerusakan besar sudah terjadi akibat roket-roket Hamas, termasuk tewasnya seorang bocah bernama Daniel Tregerman – 4 tahun. Bocah suci ini tinggal di Nahal Oz di pinggiran perbatasan Gaza yang paling sering dihujani roket. Dalam sehari hujan roket Mujahidin ke berbagai kota, bahkan yang jauh seperti Haifa, merusak banyak sekali aktivitas sosial dan ekonomi warga Yahudi.

Dukungan terhadap perang terhadap Gaza ini sudah merosot – dari 82 persen di awal agresi selama 51 hari ini, turun jadi 38 persen. Netanyahu semakin tidak populer. Kenapa?

Karena rakyatnya menyadari, kalau sekedar membunuh dan membunuh tidak berhasil menghentikan Mujahidin. Sudah jelas, pembantaian demi pembantaian tidak berhasil mematahkan kokohnya persatuan rakyat dan kepemimpinan Hamas.

Netanyahu kebingungan hendak berbuat apa terus saja memerintahkan pembantaian. Bukan perang seperti ini yang diinginkan rakyatnya: Mereka ingin perang yang langsung mematikan Hamas dan menaklukkan Gaza sehingga kembali di bawah penjajahan mereka. Ini gagal total. Rakyat Yahudi Zionis menyadari, janji Netanyahu akan “mengembalikan quiet and security” sudah gagal – perang 7 minggu membuat mereka terus menerus tak aman, dan mereka sadar meneruskan perang tidak akan mengembalikan quiet and security itu.

MUJAHIDIN TERNYATA MAMPU BERTAHAN LAMA DAN BAHKAN BERTAMBAH KUAT

Sudah 7 minggu, Al-Qassam dan para Mujahidin Perlawanan lainnya masih mampu terus berperang dan bahkan sudah mulai mengadakan serangan bersama. Hari ini (26/8), misalnya, Al-Qassam melancarkan roket bersama dengan Detasemen Al-Quds.

Semakin lama, derajat kerusakan yang dilancarkan oleh Al-Qassam semakin serius – dibandingkan di hari-hari pertama perang Ashful Ma’kul ketika satu roket yang mengenai rumah seorang Yahudi mungkin hanya sekedar memecahkan jendela.

Dalam beberapa hari terakhir ini, foto-foto kerusakan lebih serius sperti mobil dan rumah yang hancur sudah mulai bermunculan sehingga orang yang mengamati akan tahu: kualitas persenjataan yang dipakai oleh Qassam semakin powerful.

Bukan tak mungkin ini adalah taktik perang Mujahidin: yang ditembakkan di awal-awal perang adalah yang hanya akan bikin ‘Israel’ kelabakan dan panik gunakan rudal-rudal intersepsi Iron Dome yang sangat mahal sampai akhirnya ‘Israel’ mulai kehabisan persenjataan.

Begitu kelihatan mulai kewalahan, barulah Mujahidin gunakan roket-roket yang jauh lebih perkasa sehingga sampai ke Tel Aviv dan Haifa dan sebabkan kerusakan serius.

Hamas beberapa tahun lalu dianggap sekedar “sekelompok teroris amatir” dengan roket dari pipa paralon. Tapi di awal perang Qassam langsung memberikan kejutan demi kejutan bukan saja berupa persenjataan baru tapi juga berbagai taktik militer yang tak pernah diduga sama sekali oleh Zionis termasuk mengimkan pasukan ke belakang garis musuh dan membunuh sekian banyak tentara.

Jangan lupa: sampai sekarang masih ada serdadu zionis bernama Shaul Oron yang ditangkap dan berada dalam tawanan Al-Qassam. Rahasia Total.

ISRAEL KINI SERBA TERJEPIT DAN TAK PUNYA ALTERNATIF SELAIN GENCATAN SENJATA

Posisi Israel saat ini serba terjepit: Mau lakukan serangan udara terus berarti habiskan persenjataan mereka sementara kiriman baru dari AS belum datang. Mau terus menangkis roket Mujahidin juga habiskan arsenal mereka.

Mau lakukan lagi serangan darat sama saja dengan bunuh diri karena hampir 100 persen dari seluruh serdadu Zionis yang mati itu benar-benar mati saat perang darat lawan Mujahidin. Jumlah serdadu mati yang mereka akui sendiri ada lebih dari 300 orang. Jumlah yang disiarkan Kantor Berita Syahab hampir 500 orang. Seratus diantaranya bunuh diri.

Al-Qassam berhasil pula membuat Zionis Israel ‘mati tagak’ (mati berdiri, kata orang Minang). Persenjataan senilai miliaran dolar sudah mereka habiskan sampai harus mengemis-ngemis minta dikirimi arsenal baru dari US. Ekonomi hancur berantakan: sejumlah penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Ben Gurion harus dibatalkan. Pariwisata langsung layu. Banyak orang Yahudi memilih segera liburan meninggalkan ‘Israel’ yang selama ini dijual dan dipromosikan sebagai tempat ‘hijrah’ orang Yahudi dari seluruh dunia.

Dalam sejarahnya, belum pernah Zionis Israel kalah setelak ini. Tidak ada satu orang pun Yahudi di tanah Palestina yang mereka jajah itu percaya bahwa mereka dalam keadaan aman. Semua orang Yahudi di tanah jajahan mereka sadar, mereka dalam keadaan bahaya dan sewaktu-waktu dapat menjadi mangsa roket Mujahidin. Mujahidin Hamas berhasil menjadikan warga Yahudi sekarang ini merasa stress ketakutan di rumah dan tanah yang mereka rampok sendiri sejak 1948.

Pilihan mereka hanyalah menghentikan blokade atas Gaza dan pada waktunya menghentikan penjajahan atas Palestina (yang sekarang belum kelihatan tapi sudah nampak tunas-tunasnya karena pergolakan rakyat Palestina di Occupied Territory sudah makin subur).

Pada Selasa (26/8), Dr Musa Abu Marzuq dan kawan-kawan kembali ke meja perundingan dan Allah izinkan berhasil mendesakkan formulasi gencatan senjata yang disebutkan di atas.

Kalau ada anggapan, gencatan senjata kali ini karena Netanyahu didesak sana-sini termasuk AS, maka kita bisa mengatakan: Gencatan ini adalah kemenangan dari Allah bagi para Mujahidin yang berhasil memaksa ‘israel’ mencari gencatan senjata.

Kabar baik yang paling benar hanya dari Allah:
“Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (terjemah Kalimat Allah dalam surat Aali Imran ayat 126)
Maha Benar Allah atas Segala Kalimat-Nya. [Sahabat Al-Aqsha] 

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Pemimpin Hamas: Pada Kami Kemenangan Atau Memang Kami yang Menang

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Pemimpin HAMAS, Husam Badran berkata:

Kami sudah katakan sejak awal peperangan bahwa peperangan ini tidak akan berhenti kecuali dengan dua pilihan;
Pada kami kemenangan,
atau pun kami yang menang.
(Tiada pilihan)
Dan itu dibuktikan dengan gencatang senjata dan penyetujuan perjanjian dengan Palestine. Baca selengkapnya disini 

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Ribuan Rakyat Palestina Rayakan Kemenangan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


IndoINT.com - Gaza, 1 Dzulqaidah 1435/27 Agustus 2014 (MINA) – Ribuan warga di Gaza berhamburan merayakan kemenangan dan pemenuhan tuntutan rakyat Palestina, setelah pemerintah Israel dan kelompok pejuang Palestina menyetujui gencatan senjata permanen mengakhiri pertempuran di Gaza.

“Ribuan warga Gaza turun ke jalan merayakan kemenangan mereka dengan tercapainya gencatan senjata,” Koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Nur Ikhwan Abadi, melaporkan dari Gaza, Rabu dini hari (27/8).

Koresponden MINA itu menyampaikan laporan ini sambil mendampingi Rina Wati -WNI asal Cianjur- menuju perbatasan Rafah dalam upaya segera keluar dari Jalur Gaza.

Dengan gembira para pejuang Palestina melepaskan tembakan ke udara, sementara sebagian warga lain terlihat membagi-bagikan permen.

Ratusan warga Palestina membawa pengungsi di dalam rumah sakit As-Shifaa di Gaza City dan menyalakan petasan dalam perayaan.

Banyak warga menunjukkan tanda “v” (victory) dengan dua jarinya sebagai simbol kemenangan Palestina atas Israel.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry mengatakan, kesepakatan juga berisi seruan pembukaan semua penyeberangan perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel, yang secara efektif akan menandakan akhir dari embargo panjang Israel terhadap Gaza, Anadolu Agency melaporkan.

Kantor berita Reuters dan AP mengutip para pejabat Israel yang mengatakan pemerintah Israel telah menerima kesepakatan. Media Israel pun melaporkan hal yang sama.

Wakil pemimpin Hamas di pengasingan, Moussa Abu Marzouk, mengatakan kesepakatan itu merupakan “kemenangan bagi perjuangan”, Al Jazeera melaporkan.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan pada hari Selasa dari Tepi Barat yang diduduki, bahwa proposal kesepakatan yang baru telah diterima oleh semua pihak dan gencatan senjata diberlakukan mulai pukul 19.00 waktu Gaza (23.00 WIB).

Ia menyambut kesepakatan itu sebagai sebuah kesempatan untuk “membangun negara baru dan mengakhiri pendudukan”.

Sejumlah pejuang di Tepi Barat juga menembakkan senjata ke udara sebagai bentuk perayaan kemenangan Palestina. (L/P001/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA) - http://mirajnews.com/id/palestina/ribuan-rakyat-palestina-rayakan-kemenangan

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Rakyat Gaza Turun Kejalan Rayakan Kemenangan Atas Yahudi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


IndoINT.com - dari JALUR GAZA, PALESTINA seperti yang dikabarkan voa-islam.com, warga Gaza turun ke jalan-jalan untuk merayakan kemenangan setelah tujuh pekan perlawanan terhadap serangan Zionis Yahudi terhadap warga Palestina di wilayah terblokade tersebut.

Pada hari Selasa (25/8/2014) kelompok Palestina dan mediator Mesir mengkonfirmasi bahwa pembicaraan yang berbasis di Kairo berakhir dengan gencatan senjata.

Warga Palestina membanjiri jalan-jalan di Gaza ketika gencatan senjata yang ditengahi Mesir berlaku sejak pukul 16:00 waktu setempat.

Orang-orang dan kemacetan memenuhi jalan dengan lengkingan suara klakson mobil dan slogan-slogan.

Gencatan senjata itu menetapkan penghapusan blokade Zionis Yahudi serta pemberian jaminan bahwa tuntutan Palestina akan terpenuhi.

Penyeberangan antara Israel dan Gaza akan terbuka dan kedua belah pihak akan terus mengadakan pembicaraan tidak langsung, menurut kesepakatan tersebut.

Zona perikanan di wilayah Palestina juga akan melebar di Mediterania.

Gerakan perlawanan Palestina Hamas mengatakan kesepakatan itu menandai kemenangan bagi warga Palestina dan menyerukan aksi massa di Tepi Barat yang dijajah.

"Hari ini kita mendeklarasikan kemenangan perlawanan, hari ini kita mendeklarasikan kemenangan Gaza," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri.

Pesawat-pesawat tempur dan tank Israel mulai menggempur kantong yang diblokade pada awal Juli, menimbulkan kerugian besar di tanah Palestina.

Sekitar 2.139 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, termasuk wanita, anak-anak dan orang tua, tewas dalam 50 hari serangan Israel di Gaza. Sekitar 11.000 lainnya luka-luka.

Tel Aviv hanya mengklaim 69 warga Israel tewas dalam konflik tersebut, tetapi Hamas menempatkan jumlah korban tewas dari militer Zionis lebih dari 150 orang.


Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Gaza Rayakan kemenangan, Zionis Takluk!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Dua Jurubicara Hamas Sami Abu Zuhri dan Fauzi Barhoum bersama rakyat syukuri kemenangan

IndoINT.com - seperti yang dilansir Hidayatullah.com–Mesir akhirnya berhasil menengahi kesepakatan gencatan senjata jangka panjang antara penjajah Israel dan pejuang Hamas di Jalur Gaza.

Pengumuman gencatan senjata ini disampaikan Mahmud Abbas dalam sebuah pidato di televisi Mesir secara singkat. Di mana Abbas mengatakan, kesepakatan akan berlaku pada 07:00 malam waktu setempat.
“Selama 50 hari ini bahkan lebih, kita diberikan berbagai upaya untuk memberikan orang kita dengan persediaan yang mereka butuhkan. Beberapa perlengkapan berasal dari kita dan orang lain dari teman-teman kita. Tetapi ini tidaklah cukup. Warga Gaza butuh lebih dari itu. Dukungan cepat diperlukan untuk mencoba dan menyembuhkan luka yang ditimbulkan di Gaza,” demikian ujar Abbas dikutip MaannewsSelasa (26/08/2014).
Selasa (26/08/2014) malam, juru runding pihak Hamas Dr Musa Abu Marzuq mengatakan perjanjian untuk mengakhiri pertempuran yang telah berlangsung selama tujuh pekan terakhir ini dijadwalkan akan segera diumumkan.

Marzuq menambahkan penjajah Israel juga sepakat melonggarkan blokade di Gaza guna memungkinkan pengiriman persediaan pangan dan bahan-bahan bangunan.

Sebelumnya, melalui akun Facebook-nya, pada jam 10 malam, Abu Marzuq sempat mengatakan kabar ini.

“Telah usai perundingan-perundingan dan sampailah pada titik yang akan mengakui keteguhan rakyat kita dan kemenangan perlawanan kita. Kini sedang menunggu pengumuman resmi tentang titik nol serta penghentian agresi,” ujar Dr Musa Abu Marzuq.

Di antara isi perjanjian sebagaimana dirangkum akun twitter @sahabatalaqsha dari lamanmaannews.net sebagai berikut;

1. Pengepungan Gaza (Blokade) dihentikan sampai waktu yang tidak ditentukan,

2. Wilayah Nelayan Gaza mencari ikan diperluas tanpa disebutkan batasnya,

3. Operasi pembunuhan atas seluruh aktivis dan pemimpin Perlawanan dihentikan.

#.U_04E6vrySo

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 24 November 2012

Surat Seorang Ibu Dari Palestina

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sepekan sudah Israel membom-bardir Gaza dari darat, laut dan udara. Korban jiwa dan luka terus berjatuhan, terutama anak-anak dan kaum wanita.

Menyaksikan dan merasakan kekejaman Zionis-Israel dalam meluluh-lantakkan kampung halamannya, seorang ibu di Jalur Gaza mengungkapkan kepedihan lewat surat yang ia kirimkan kepada ROL.

Berikut bunyinya:
Assalamu’alaikum wr. wb.
Aku yakin banyak orang yang akan mendengarkan kata-kataku ini. Dan juga yakin, sebagian besar dari Anda peduli tentang kami, atau mau peduli tentang penderitaan kami.

Untuk itulah Anda membaca surat ini. Aku ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perhatian Anda.

Kami menyambut hari dengan memastikan bahwa kami memiliki cukup cadangan air untuk diminum. Namun, listrik padam, sehingga kami tidak bisa memompa air.

Aku juga harus memastikan ketersediaan stok makanan untuk anak-anak karena sulitnya mencari kebutuhan pokok. Sebab, tentara Zionis telah membunuh penjual makanan yang biasa datang ke tempat kami. Israel juga telah membunuh tukang air keliling yang tiap pagi lewat di kampung.

Aku juga takkan membiarkan suami pergi mencari air atau makanan. Karena kuyakin, bila suamiku nekat pergi ke pasar, dia tak bakal kembali lagi. Sebab, jika drone (pesawat mata-mata Israel) melihatnya membawa kantong makanan, ia dijadikan sasaran tembak.

Drone Israel akan menganggap suamiku—yang menggotong karung di pundaknya—sebagai ancaman. Padahal, dia mungkin hanya membawa kentang atau tomat. Dan aku pun bakal hidup sendiri tanpa suami dan kekasih hati.

Di malam hari, aku mengajak anak-anak tidur bersama dalam satu ruangan. Aku berkisah kepada mereka tentang kekejaman perang dan menjawab setiap pertanyaan mereka tentang serangan brutal Israel.

Ketika anak-anak telah tidur pulas, kupandang wajah-wajah mereka yang polos di balik kegelapan. Maaf jika lancang... aku seolah-olah melihat calon-calon korban pembantaian di wajah anak-anakku.

Aku teringat wajah bocah-bocah yang jadi korban pembunuhan serdadu Zionis, dan membayangkan tubuh anak-anakku bersimbah darah atau hancur di bawah puing-puing.

Aku menangis, tersedu, terisak... dan berdoa kepada Allah agar menjaga keselamatan anak-anakku. Atau jika memang Allah mau mengambil nyawa mereka, hendaknya Dia memberikan kematian yang indah agar mereka tak merasakan perihnya sakaratul maut.

Aku juga selalu membawa KTP kemana-mana, setiap saat. Dengan demikian, jika aku mati nanti, mereka akan tahu ada lagi seorang Palestina yang telah mengorbankan darahnya demi tanah air. Di lain pihak, entah mengapa, aku yakin setiap tetes darahku telah menjadi incaran Zionis.

Yang kuharapkan dari orang-orang yang mendengarkan kata-kataku ini... untuk bersikap seolah-olah mereka berada di posisi kami. Merasakan sakitnya perang, mendengarkan dentum roket dan bom di atas kepala, menanti kematian yang datang menghampiri detik demi detik.

Walau demikian, aku yakin mimpiku menjadi nyata, suatu saat nanti. Aku hanya berharap darimu, dari Anda semua, bantulah kami mewujudkan impian itu. Bangkitlah bersama-sama, hadapi pemerintah Anda, pemerintahan yang bisu tanpa suara. Katakan kepada mereka, “Sebagai manusia kami juga punya hak untuk hidup, melawan, dan menang. Kami akan menang, suatu hari nanti!”

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Jalur Gaza, Palestina
Rabu, 21 November 2012

Widyan Pal

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.