Showing posts with label Materi Kelas 8 Semester Ganjil. Show all posts
Showing posts with label Materi Kelas 8 Semester Ganjil. Show all posts

Saturday, 1 September 2018

Teks Eksposisi: Pengetian, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Teks Eksposisi: Pengetian, Struktur dan Kaidah Kebahasaan

Pengetian Teks Eksposisi
Teks ekposisi merupakan teks yang mengungkapkan sejumlah pendapat yang disertai fakta-fakta. Teks eksposisi memuat penilaian, dorongan, atau ajakan-ajakan tertentu kepada khalayak.

Struktur Teks Eksposisi
Teks eksposisi teridiri atas bagian-bagian sebagai berikut.
  1. Tesis, adalah berupa pengenalan isu, masalah, ataupun pandangan penulis secara umum tentang topik yang akan dibahasnya.
  2. Rangkaian argumen, berupa sejumlah pendapat atau argumen penulis sebagai penjelasan atas tesis yang dikembangkan sebelumnya. Pada bagian ini dikemukakan pula sejumlah fakta yang memperkuat argumen-argumen penulis.
  3. Penegasan ulang, sebagai perumusan kembali secara ringkas. Bagian ini sering pula disebut penutup atau kesimpulan.
Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi
Teks ekposisi ditandai dengan ciri kaidah kebahasan sebagai berikut.
  1. Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik yang dibahas.
  2. Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan argumentasi (kausalitas). Misalnya, jika, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, dan oleh karena itu. Selain itu dapat pula digunakan kata-kata yang menyatakan hubungan kronologis (keterangan waktu) atau pun kata-kata yang menyatakan perbandingan/pertentangan, seperti sebelum itu, kemudian, pada akhirnya, sebaliknya, berbeda halnya, namun.
  3. Menggunakan kata-kata kerja mental (mental verba), seperti diharapkan, memprihatinkan, memperkirakan, mengagumkan, menduga, berpendapat, berasumsi, dan menyimpulkan.
  4. Menggunakan kata-kata perujukan, seperti berdasarkan data...., merujuk pada pendapat....
  5. Menggunakan kata-kata persuasif, seperti hendaklah, sebaiknya, diharapkan, perlu, harus. Selain itu teks ekposisi sering menggunakan kata-kata denotatif, yakni kata yang bermakna sebenarnya. Kata ini belum mengalami perubahan ataupun perubahan makna.

Sumber: Bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VIII

Sumber http://basindon.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 30 June 2016

Unsur-Unsur Pementasan Drama

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pementasan drama merupakan kesenian yang sangat kompleks. Seni drama bukan saja melibatkan banyak seniman, melainkan juga mengandung banyak unsur.  Unsur-unsur tersebut saling mendukung dan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keutuhan pementasan drama

Unsur-Unsur Pementasan Drama
 Unsur-unsur pementasan drama adalah sebagai berikut.

1. Naskah drama
Naskah drama adalah karangan yang berisi cerita atau lakon. Naskah tersebut memuat nama-nama tokoh dalam cerita, dialog yang diucapkan para tokoh, dan keadaan panggung.

2. Pemain atau aktor
Pemain adalah orang yang memperagakan cerita, Berapa pemain yang dibutuhkan, tergantung berapa banyak tokoh yang ada dalam naskah drama yang akan dipentaskan. Setiap tokoh akan diperankan seorang pamain. Seorang pemain dapat berperan dengan baik jika mengetahui watak pelaku yang harus dibawakan, baik secara psikologis, fisiologis, maupun sosiologis.

3. Sutradara
Sutaradara adalah pemimpin dalam pementasan drama. Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab terhadap kesuksesan pementasan drama, ia tentu harus membuat perencanaan dan pelaksanaan. Seorang sutradara yang baik haruslah aktor yang baik. Dengan demikian, ia tidak hanya pandai mengarahkan, tetapi juga piawai malakukannya

Tugas Sutradara antara lain memilih naskah, menentukan pokok-pokok penafsiran naskah, memilih pemain, melatih pemain, bekerja dengan staf, dan mengoordinasikan setiap bagian.

4. Tata rias
Tata rias adalah cara mendandani pemain. Orang yang mengerjakan tata rias disebut penata rias. Penata rias dapat seorang pria, dapat juga seorang wanita.

5. Tata busana
Tata busana adalah pengaturan pakaian pemain, baik bahan, model, maupun cara mengenakannya. Tata busana sebenarnya mempunyai hubungan yang erat dengan tata rias. Oleh karena itu, tugas mengatur pakaian pemain sering dirangkap penata rias. Artinya, penata rias sekaligus juga penata busana.

6. Tata panggung
Panggung adalah pentas atau arena untuk bermain drama. Letak panggung di depan tempat duduk penonoton dan lebih tinggi daripada kursi penonton. Tata panggung adalah keadaan panggung yang dibutuhkan untuk pementasan drama, misalnya panggung harus menggambarkan keadaan ruang tamu. Supaya panggung seperti ruang tamu, tentu panggung diisi dengan peralatan seperti meja, kursi, dan hiasan dinding.

Demikinlah beberapa unsur dalam pementasan drama. Semoga bermanfaat.

Sumber http://basindon.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.