Showing posts with label Bacaan dalam Sholat. Show all posts
Showing posts with label Bacaan dalam Sholat. Show all posts

Thursday, 20 August 2015

Bacaan Doa Qunut Nazilah Lengkap Arab dan Terjemahannya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Blog Khusus Doa - Ketika umat islam didatangi becana, musibah, peperangan, wabah, dll disunahkan bagi umat muslim untuk membaca Doa Qunut Nazilah di dalam sholatnya. Sebagaimana Rasulullah SAW pernah membacakan Doa Qunut Zanilah ketika terjadi pembunuhan beramai-ramai kepada 60 orang penghafaz al-Quran selama sebulan.


“Sesungguhnya Nabi sallallahu`alaihiwasallam telah membaca doa qunut pada waktu selain dari Subuh ketika turunnya sewaktu pembunuhan sahabat-sahabatnya penghafaz-penghafaz al-Quran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Qunut Nazilah boleh dibacakan setiap sholat fardhu 5 waktu jika memang kedatangan bala musibah atau cobaan dari Allah SWT. Adapun untuk bacaan doa qunut nazilah tidak ditentukan bacaannya, meskipun demikian dianjurkan untuk berdoa dengan doa-doa yang ada riwayatnya dan sesuai dengan kondisi dan suasana yang sedang terjadi.

Ilustrasi: Membaca Doa Qunut Nazilah (secara berjama'ah)


Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh khalifah Umar Ibnul Khattab r.a, ketika memerangi orang-orang nashrani, bahwasanya beliau membaca qunut dengan doa yang sudah masyhur, diantara adalah sebagai berikut: 

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ
Artinya :
Ya Allah ! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka”.

اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَكَ
Artinya :
Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab (yahudi dan nashrani) yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu.

اَللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ
Artinya :
Ya Allah! Cerai beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat jahat”.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِيْنُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنُثْنِيْ عَلَيْكَ وَلاَ نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ
Artinya :
Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah! Sesungguhnya hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan, meminta ampunan, dan senantiasa memuji-Mu atas kebaikan yang diberikan. Kami tidak kufur kepada-Mu, dan kami berlepas diri serta meninggalkan orang-orang yang durhaka kepada-Mu”.

اَللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّى وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ. نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكُفَّارِ مُلْحِقٌ
Artinya :
Ya Allah! Hanya kepada Engkau kami beribadah, hanya karena Engkau kami shalat dan sujud, hanya kepada Engkau pula kami berusaha dan berkhidmat. Kami sangat mengharap rahmat-Mu dan kami pun takut akan siksa-Mu, karena sesungguhnya siksa-Mu itu tidak akan pernah berkurang atas orang-orang kafir”.

Doa Qunut Nazilah untuk Palestina dan Iraq

اللهم أَعِزَّ الإسلامَ و المسلمين , اللهم أَذِلََّ الشِركَ و المُشرِكِين , أللهم انْصُرْ اخوانَنَا المسلمين و المجاهدين و المُسْتَضْعَفِين , فى فلسطين و فى لُبْنَان و فى العراق وفى كل مكان و فى كل زمان
Artinya :
Ya Allah! Muliakan Islam dan orang islam. Ya Allah! Hinakan Syirik dan musyrikin. Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yang muslim dan mujahidin dan golongan-golongan lemah, di Palestine, di Lubnan, di Iraq dan di semua tempat dan di semua masa.


Itulah beberapa lafadz bacaan doa qunut nazilah yang dapat diamalkan sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi pada umat muslim diseluruh dunia. Semoga bermanfaat.

Sumber Referensi :
* Rumah Fiqih
* Wikipedia

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 1 July 2015

Doa Qunut Tarawih setelah Witir Selama Pertengahan Ramadhan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Blog Khusus Doa - Membaca doa qunut witir setelah sholat tarawih atau qunut tarawih setelah witir dibaca ketika memasuki pertengahan bulan ramadhan yaitu tanggal 15 ramadhan hingga akhir ramadhan. Adapun hukum qunut witir pada sholat tarawih adalah sunnah, namun para ulama berbeda pendapat tentang waktu disyariatkannya pada shalat witir. Ada yang berpendapat sepanjang tahun, selama bulan Ramadhan, dan pada sejak pertengahan Ramadhan sampai akhir.

Ringkasnya, bahwa di bulan Ramadhan pada shalat tarawihnya dianjurkan untuk berqunut pada witirnya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ubay bin Ka’ab, bahwasanya Rasulullah SAW shalat witir lalu qunut sebelum Ruku’. (Dihassankan Syaikh Al-Albani)

Sedangkan untuk bacaan doa qunut tarawih setelah sholat witir secara umum sama dengan bacaan doa qunut sholat subuh. 

 dibaca ketika memasuki pertengahan bulan ramadhan yaitu tanggal  Doa Qunut Tarawih setelah Witir Selama Pertengahan Ramadhan
Ilustrasi: Sholat Witir Berjama'ah di Pertengahan Ramadhan
 Disebutkan oleh Al-Tirmidzi, bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengajari Al-Hasan Radhiyallahu 'Anhu doa dalam qunut. Dan diriwayarkan pula oleh Al-Tirmidzi dan Ahmad serta yang lainnya, Al-Hasan bin Ali Radhiyallahu 'Anhuma berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengajariku beberapa kalimat yang aku baca dalam qunut witir: 

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Artinya :
“Ya Allah berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku keafiatan bersama orang-orang yang telah Engkau beri keafiatan. Lindungi aku bersama orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berkahilah aku dalam apa yang Engkau telah berikan kepadaku. Selamatkanlah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menetapkannya dan tidak lah Engkau dikenai ketetapan itu. Sesungguhnya tidak akan terhina orang yang Engkau cintai. Maha suci dan Mahatinggi Engkau, Wahai Rabb kami.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, Al-Nasai, dan Ibnu Majah. Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 426)

Membaca doa qunut witir setelah tarawih di pertengahan ramadhan juga merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan di zaman Umar bin Khatab. Qunut ini dilakukan ketika i'tidal atau setelah berdiri dari rukuk. Abdurrahman bin Abdul Qori menceritakan kebiasaan shalat jamaah tarawih di zaman Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, mereka qunut dengan membaca doa laknat untuk setiap orang kafir setelah memasuki paruh Ramadhan.

Berikut adalah Bacaan Doa Qunut Witir yang dibaca ketika zaman Umar Bin Khatab

اللَّهُمَّ قَاتِلِ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَلَا يُؤْمِنُونَ بِوَعْدِكَ، وَخَالِفْ بَيْنَ كَلِمَتِهِمْ، وَأَلْقِ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ، وَأَلْقِ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ، إِلَهَ الْحَقِّ
Artinya :
Ya Alllah, binasakanlah orang-orang kafir yang menghalangi manusia dari jalan-Mu, mereka mendustakan para rasul-Mu, dan tidak beriman dengan janji-Mu. Cerai-beraikan persatuan mereka dan timpakanlah rasa takut di hati mereka, serta timpakanlah siksaan dan azab-Mu pada mereka, wahai sesembahan yang haq.

Setelah membaca doa di atas, kemudian mereka bersalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berdoa untuk kebaikan kaum muslimin semampunya, kemudian memohon ampunan untuk kaum mukminin.

Kemudian dilanjutkan membaca :

اللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ، وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ، وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ، وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ رَبَّنَا، وَنَخَافُ عَذَابَكَ الْجِدَّ، إِنَّ عَذَابَكَ لِمَنْ عَادَيْتَ مُلْحِقٌ
Artinya :
Ya Allah, kami menyembah hanya kepada-Mu, hanya kepada-Mu kami shalat dan sujud, hanya untuk-Mu kami berusaha dan beramal, dan kami memohon rahmat-Mu, wahai Rabb kami. Kami pun takut kepada azab-Mu yang pedih. Sesungguhnya azab-Mu ditimpakan kepada orang yang Engkau musuhi.

Setelah selesai membaca doa di atas, kemudian mereka bertakbir dan turun sujud. (HR. Ibnu Khuzaimah dalam Shahih-nya no. 1100; dikatakan pen-tahqiq-nya, “Sanadnya shahih.”)

Video Doa Qunut Tarawih setelah Witir


Itulah sedikit penjelasan tentang Bacaan Doa Qunut Tarawih setelah Witir di Pertengahan Ramadhan. Jadi intinya, disunnahkan untuk membaca doa qunut witir di bulan ramadhan. Adapun untuk bacaan doa qunutnya bisa sesuai yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan juga yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah.

Sumber Referensi :
#http://www.konsultasisyariah.com/qunut-witir-setelah-pertengahan-ramadhan/
#http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2013/07/23/25957/hukum-doa-qunut-witir-di-shalat-tarawih/#sthash.0zy4q98M.dpbs

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 23 April 2015

Doa setelah Tasyahud Akhir sebelum Salam Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Blog Khusus Doa - Apakah Anda termasuk salah satu orang yang mengamalkan doa setelah tasyahud akhir sebelum salam ketika sholat?. Memang doa ini tidak wajib dan juga bukan termasuk rukun shalat, namun banyak terdapat hadits yang menganjurkan kita untuk banyak berdoa setelah kita membaca tasyahud.  

Maka dari itu, tidak ada salahnya jika kita membaca doa setelah tasyahud sebelum salam. Banyak sekali doa-doa yang dapat kita amalkan setelah selesai membaca tasyahud akhir, seperti yang diriwayatkan dari beberapa hadits. Dan disini kami akan berbagi lafadz doa sesudah tasyahud, sebagaimana yang biasa kami amalkan atau kami baca sebelum salam. Berikut adalah lafadz bacaannya :

  Apakah Anda termasuk salah satu orang yang mengamalkan  Doa setelah Tasyahud Akhir sebelum Salam Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi : Berdoa setelah tasyahud sebelum salam

Doa 1

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِجَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa min ‘adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya :
“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.”


Doa 2

اللَّهُمَّ اغْفِرْ ﻟِﻲ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَﺳْﺮَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَﺳْﺮَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْـمُقَدِّمُ وَ أَنْتَ الْـمُؤَخِّرُ لَآ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allaahummaghfirly maa qaddamtu wa maa akh-khartu wa maa as-rartu wa maa a’lantu wa maa asraftu wa maa anta a’lamu bihi minniy. Anta al-muqaddim wa anta al-muakhkhir, laa ilaaha illaa anta
Artinya :
Yaa Allâh, ampunilah dosaku yang telah aku lakukan dan (dosa akibat dari kewajiban) yang telah aku tinggalkan, (dosa) yang aku rahasiakan dan yang aku lakukan dengan terang-terangan, serta (segala hal) yang aku telah melakukan dengan berlebihan dan segala dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripadaku. Engkau adalah al Muqaddim (Dzat Yang memajukan orang yang Engkau kehendaki dengan sebab mentaati-Mu atau sebab lainnya) dan Engkau adalah al Muakhkhir (Yang memundurkan orang yang Engkau kehendaki). Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Engkau'”.


Doa 3

اللَّهمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا كَبِيْرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Allaahumma inni zhalamtu nafsiy zhulman katsiiraan kabiiran, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta, faghfirliy magfiratan min ‘indik, warhamniy innaka antal ghafuurur rahiim
Artinya :
Yaa Allaah, sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku dengna kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang mengampuni dosa melainkan Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisiMu, dan rahmatilah aku; sesungguhnya engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Doa 4
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Yaa muqollibal quluubits tsabbit qolbi ‘ala diinika
Artinya :
Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu
Kemudian dilanjutkan dengan Membaca Salam

Dari keempat doa-doa tersebut diatas, merupakan doa-doa yang biasa kami baca setelah tasyahud atau sebelum salam. Adapun hadits Doa 2 diriwayatkan bahwasanya; "Aliy bin Abi Thalib radhiyallaahu ‘anhu berkata: 'Kebiasaan Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam mengucapkan doa diatas (Doa 2) diantara tasyahud akhir dan salam' " (HR. Ibnu Hibbaan dan selainnya).

Dari Abu Hurayrah bahwa Rasuulullaah bersabda: "Jika salah seorang dinatara kalian tasyahud, maka berlindunglah kepada Allah dari empat hal, dengan berdoa (Doa 1)" (HR al Bukhaariy Muslim, dll)

Dari ‘Abdullaah ibn ‘Amr radhiyallaahu ‘anhumaa: Sesungguhnya (Abu Bakar) berkata kepada Rasuulullaah: “ajarkanlah kepadaku doa yang kubaca dalam shalatku”… Rasuulullaah bersabda: “Katakanlah… (Doa 3)" (HR Bukhaariy dan Muslim)

Doa 4 merupakan salah satu doa Nabi Muhammad yang sering kali Beliau baca. Abdullah bin Ma’dan dia berkata; telah mengabarkan kepadaku ‘Ashim bin Kulaib Al Jarmi dari ayahnya dari kakeknya dia berkata; “Aku menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau sedang mengerjakan shalat. (saat itu) beliau meletakkan tangan kirinya di atas paha kirinya dan meletakkan tangan kanannya di atas paha kanannya seraya menggenggam jari jemarinya dan membentangkan jari telunjuknya sambil mengucapkan; “YAA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK (Wahai DZAT yang membolak balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

Itulah Bacaan Doa setelah Tasyahud sebelum Salam yang dapat kami share, sebagaimana yang biasa kami amalkan saat shalat, tepatnya sesudah membaca tasyahud akhir dan/atau sebelum salam. 

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 21 April 2015

Bacaan Salam dalam Shalat Lengkap Tata Cara Salam Ketika Shalat

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Blog Khusus Doa - Mengucapkan salam dalam shalat merupakan salah satu rukun sholat yang harus dilakukan secara tertib atau berurutan. Sebagaimana yang kita ketahui, ibadah shalat yaitu ibadah yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

Pada prakteknya, salam ketika sholat sangat berbeda dengan salam ketika kita masuk rumah dan/atau ketika akan hendak berpidato, namun pada dasarnya lafadz bacaannya sama. Salam dalam shalat dilakukan dengan cara memalingkan wajah ke arah kanan dan kiri sembari mengucapkan lafazh salam, sedangkan salam ketika masuk rumah, saat bertemu teman dan/atau saat hendak berpidato (berbicara di depan umum) tidak harus memalingkan wajah ke kanan dan/atau ke kiri. 

Adapun untuk lafadz salam lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dan artinya adalah sebagai berikut :

 merupakan salah satu rukun sholat yang harus dilakukan secara tertib atau berurutan Bacaan Salam dalam Shalat Lengkap Tata Cara Salam Ketika Shalat
Ilustrasi : Salam saat Sholat (Menoleh ke kanan)

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUHU
Artinya :
Semoga keselamatan, rohmat dan berkah ALLAH selalu tercurah untuk kamu sekalian.

Dalam ibadah shalat fardhu maupun shalat sunnah, ada beberapa cara mengucapkan salam. Dilansir dari laman konsultasisyariah.com, berikut tata cara salam dalam sholat, sebagaimana yang lakukan oleh Nabi Muhammad SAW.
  1. Mengucapkan "ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUH" ketika menoleh ke kanan dan ke kiri.
    Dari Abu Ubaidah,
    أَنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ كَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، وَعَنْ يَسَارِهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، يَجْهَرُ بِكِلْتَيْهِمَا
    Artinya :
    Bahwa Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu salam ke kanan dengan mengucapkan, “Assalamu alaikum wa rahmatullah wa barakatuh” dan menoleh ke kiri dengan membaca, “Assalamu alaikum wa rahmatullah wa barakatuh” beliau mengeraskan keduanya. (HR. Abdurazaq dalam Mushannaf, 3129)
    Hal yang sama juga dilakukan sahabat Ammar bin Yasir radhiyallahu ‘anhuma (Mushanaf Abdurazaq 3134).
  2. Mengucapkan, "ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUH" ketika salam pertama (menoleh ke kanan) dan mengucapkan, "ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOH " pada saat salam kedua (menoleh ke kiri)
    Dari Wali bin Hujr radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
    صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَكَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ: «السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ»، وَعَنْ شِمَالِهِ: «السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ»
    Artinya :
    “Saya shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau mengucapkan salam ketika menoleh ke kanan, ”Assalamu alaikum wa rahmatullah wa barakatuh” dan ketika menoleh ke kiri beliau mengucapkan, ”Assalamu alaikum wa rahmatullah.” (HR. Abu Daud 997 dan dishahihkan al-Albani)
  3. Mengucapkan, "ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOH " ketika menoleh ke kanan dan ke kiri.
    Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu,
    رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ وَعَنْ شِمَالِهِ: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ خَدِّهِ
    Artinya :
    “Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan salam ke kanan dan ke kiri, mengucapkan ”Assalamu alaikum wa rahmatullah”, hingga terlihat putihnya pipi beliau.” (HR. Nasai, Abu Daud dan dishahihkan al-Albani).
  4. Salam pertama menoleh ke kanan dan mengucapkan, "ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOH " dan salam kedua menoleh ke kiri seraya mengucapkan, "ASSALAAMU 'ALAIKUM"
    Dari Wasi’ bin Hibban, beliau pernah bertanya kepada Ibnu Umar tentang tata cara shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliaupun mempraktekkannya, diantaranya,
    وَذَكَرَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ عَنْ يَمِينِهِ، السَّلَامُ عَلَيْكُمْ عَنْ يَسَارِهِ
    Artinya :
    Wasi’ menyebutkan bahwa Ibnu Umar mengucapkan ”Assalamu alaikum wa rahmatullah.” ketika menoleh ke kanan dan mengucapkan ”Assalamu alaikum.” ketika menoleh ke kiri. (HR. Nasai dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
  5. Salam sekali dengan hanya mengucapkan "ASSALAAMU 'ALAIKUM"
    Aisyah menceritakan tata cara shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
    ثم يسلم تسليمة واحدة، السلام عليكم، يرفع بها صوته، حتى يوقظنا
    Artinya :
    ”Kemudian beliau salam sekali, mengucapkan ’Assalamu alaikum’ dengan mengangkat suaranya, sehingga membangunkan kami.” (HR. Ahmad dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Ketentuan Salam dalam Sholat

  • Salam termasuk rukun sholat, sehingga apabila seseorang yang meninggalkan salam, baik dengan sengaja maupun lupa maka shalatnya batal.
    Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ
    Artinya :
    “Kunci shalat adalah bersuci, yang mengharamkannya adalah takbiratul ihram, dan yang menghalalkannya adalah salam.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Turmudzi, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)
  • Salam yang statusnya rukun shalat adalah salam pertama, sedangkan salam kedua hukumnya sunah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan salam sekali.
    Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
    أن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كان يسلم تسليمة واحدة
    Artinya :
    “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan salam sekali.” (HR. Baihaqi dan dishahihkan al-Albani).
  • Inti dari salam adalah bacaan "ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOH " dan seterusnya. Sementara menoleh ketika salam, hukumnya anjuran dalam madzhab Syafiiyah. Sehingga shalat tetap sah, sekalipun tidak menoleh ketika salam. Imam An-Nawawi mengatakan,
    ولو سلم التسليمتين عن يمينه أو عن يساره أو تلقاء وجهه أجزأه وكان تاركا للسنة
    Artinya :
    Jika ada orang yang mengucapkan salam dua kali ke kanan atau ke kiri, atau menghadap ke arah depan (tidak menoleh), shalatnya sah, sekalipun dia meninggalkan sunah. (al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 3/478).
  • Dianjurkan untuk menoleh secara maksimal ketika salam dua kali, sehingga pipi orang yang shalat kelihatan dari belakang.
    Dari Sa’d bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
    كُنْتُ أَرَى رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ، وَعَنْ يَسَارِهِ، حَتَّى أَرَى بَيَاضَ خَدِّهِ
    Artinya :
    ”Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri. Hingga aku melihat putihnya pipi beliau.” (HR. Muslim 582).
  • Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang salam sekali dengan menoleh sedikit ke arah kanan,
    Aisyah menceritakan,
    كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَلِّمُ فِي الصَّلَاةِ تَسْلِيمَةً وَاحِدَةً تِلْقَاءَ وَجْهِهِ يَمِيلُ إِلَى الشِّقِّ الْأَيْمَنِ قَلِيلًا
    Artinya :
    ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan salam sekali ketika shalat ke arah depan dengan menoleh sedikit ke kanan.” (HR. Daruquthni, al-Hakim, dan dishahihkan adz-Dzahabi).

Dari berbagai uraian diatas tentang salam ketika shalat, banyak beragam gerakan dan ucapan yang dilakukan, namun semuanya bersumber dari ajaran Nabi Muhammad SAW sebagaimana yang diriwayatkan dari hadtis-hadits yang sudah dipaparkan diatas.

Untuk kami sendiri (Admin Blog Khusus Doa) ketika salam saat sholat selalu menengok atau menoleh ke kanan dan ke kiri sembari mengucap "ASSALAAMU 'ALAIKUM WAROHMATULLOOH " sebagaimana yang dijelaskan pada point no 3 diatas. 

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 20 January 2015

Bacaan Doa Qunut Bahasa Arab, Latin Lengkap Terjemahannya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Assalamu'alaikum. Salam sejahtera, semoga teman-teman tetap dalam lindungan-Nya. Amien. Kali ini saya akan berbagi lafadz doa qunut lengkap dalam bahasa arab, doa qunut bahasa latin serta terjemahan dari doa qunut.

Teman-teman pasti tahu kan "Apa itu Doa Qunut?". Yaitu, doa yang secara umum dibaca pada waktu i'tidal atau berdiri dari ruku' akhir pada shalat subuh dan shalat witir. Kata Qunut sendiri berasal dari kata "Qanata" yang artinya patuh dalam mengabdi (kepada Allah). Adapun hukum membaca doa qunut adalah sunnah muakkad (ab'ad) atau sunnah yang diperkuat. Namun para imam dan ulama mazhab berbeda pendapat tentang pelaksanaan doa qunut.

Dan berikut adalah lafadz doa qunut dalam bahasa arab, latin dan artinya lengkap.

 bahasa latin serta terjemahan dari doa qunut Bacaan Doa Qunut Bahasa Arab, Latin Lengkap Terjemahannya
Ilustrasi : Orang membaca doa qunut

Bacaan Doa Qunut dalam Bahasa Arab
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ،
فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bacaan Doa Qunut (Latin)
Allah hummah dinii fiiman hadait.
Wa'aa finii fiiman 'aafait.
Watawallanii fiiman tawal-laiit.
Wabaariklii fiimaa a'thait.
Waqinii syarramaa qadhait.
Fainnaka taqdhii walaa yuqdha 'alaik.
Wainnahu laayadzilu man walait.
Walaa ya'izzu man 'aadait.
Tabaa rakta rabbanaa wata'aalait.
Falakalhamdu 'alaa maaqadhait.
Astaghfiruka wa'atuubu ilaik.
Wasallallahu 'ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa'alaa aalihi washahbihi Wasallam.

Artinya :
Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaiman mereka yang telah Engkau tunjukkan
Dan berilah kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesihatan
Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan
Dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan
Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan
Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum
Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin
Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau
Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan
Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau
(Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.


Video Bacaan Doa Qunut



Dalam prakteknya, bacaan doa qunut diatas adalah untuk orang-orang yang menjadi ma'mum atau sholat sendirian (Bacaannya : Allah hummah DINII fiiman hadait). Namun, apabila Anda menjadi imam, maka bacaannya diganti (Bacanya : Allah hummah DINAA fiiman hadait) dan seterusnya. Karena makna kata "NII" (DINII) merujuk kepada diri sendiri (Saya) dan kata "NA" (DINA) merujuk kepada orang banyak (Kita).

Islam membagi qunut menjadi dua. Pertama; qunut nazilah yaitu qunut yang dilakukan atau dibaca saat adanya bencana. Kedua; qunut shalat yaitu qunut yang dibaca pada waktu i’tidal (berdiri setelah ruku’) setiap akhir roka’at pada shalat subuh dan shalat whitir, sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas.

Semoga bacaan lafadz doa qunut shalat diatas dapat bermanfaat bagi kita semua. Amien.

Sumber https://www.blogkhususdoa.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.