Showing posts with label Geografi Fisik. Show all posts
Showing posts with label Geografi Fisik. Show all posts

Thursday, 13 June 2019

Geomorfologi Kabupaten Majalengka Jawa Barat

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Kabupaten Majalengka merupakan salah satu wilayah di timur Jawa Barat yang memiliki kenampakan fisik yang unik dan menyimpan potensi fisik sekaligus potensi bencana berupa gerakan tanah. Kali ini saya akan coba bahas sedikit tentang kondisi geomorfologi kabupaten Majalengka.

Lembah Panyaweuyan Argapura
Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Majalengka, wilayah ini didominasi oleh perbukitan dan pegunungan (sekitar 71,3% dari total luas Kabupaten Majalengka). Oleh karena ini Majalengka masuk daerah dengan tingkat kerentanan bencan tanah bergerak tinggi di Jawa Barat. Contoh fenomena tanah bergerak yang dahsyat terjadi di Dusun Cigintung Malausma yang meluluhlantahkan satu desa.

Jarak kota Majalengka dari Jakarta sekitar 160 km dan 100 km dari Bandung. Secara geografis Majalengka berbatasans sebagai berikut:

- selatan = Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis
- barat = Kabupaten Sumedang
- utara =Kabuapten Indramayu
- timur =Kabupaten Cirebon dan Kuningan

Luas wilayah Kabupaten Majalengka adalah 1.204,24 km persegi dengan topografi antara 19 - 857 mdpl. Menurut topografinya, Majalengka terbagi ke dalam tiga zona daerah yaitu:

a. Daerah pegunungan dengan ketinggian 500-857 m diatas permukaan laut dengan luas 482,02 km persegi atau 40,03%dari seluruh luas Kabupaten Majalengka.

b. Daerah bergelombang atau perbukitan dengan ketinggian 50-500 mdpl dengan luas 376,53 km persegi atau 31,27% dari total luas wilayah Kabupaten Majalengka.

c. Daerah dataran rendah dengan ketinggian 19-50 mdpl dengan luas 345,69 km persegi atau 28,70% dari total luas Kabupaten Majalengka.

Data cuaca dan iklim di Majalengka tahun 2014 menjelaskan bahwa rata-rata suhu di Kabupaten Majalengka adalah 26,6⁰C-29,0⁰C. Suhu udara maksimum tercatat pada Oktober yaitu 35,4⁰C sementara suhu minimum terjadi di Juli dengan angka 21⁰C.

Curah hujan tertinggi jatuh pada Desember 2013 mencapai 552 mm dengan jumlah hari hujan 28 dan terendah pada September yaitu 0 mm dengan jumlah 1 hari hujan. Pada bulan Nopember, Januari, Februari, Maret dan April 2013 curah hujan Majalengka tidak kurang dari 300 mm per bulan.
Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 18 May 2019

Faktor Tanah (Edafik) Persebaran Flora Fauna

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Guys lo tau ga bahwa sebaran flora fauna di bumi ini sangat kompleks lho dan salah satu faktor yang memengaruhinya adalah tanah. Faktor tanah atau edafik adalah faktor yang berkaitan dengan struktur dan komposisi tanah yang ada suatu wilayah. Tanah merupakan bahan bentukan alam hasil pelapukan batuan. Tanah adalah komponen utama habitat terutama flora dan beberapa fauna.

Berapa lama sih tanah itu terbentuk?. Sangat lama guys, lu bayangin aja batuan yang keras terus melapuk lalu mengendap lama dan menjadi lapisan tanah kaya sekarang. Perlu waktu hingga jutaan tahun untuk menghasilkan tanah yang banyak di permukaan bumi.
Tanah media kembang tanaman
Komposisi tanah terdiri dari mineral, bahan organik, air dan udara. Tanah yang subur mengandung 40% mineral, 10% bahan organik, 15% air dan 25% udara. Karakter tanah secara signifikan menentukan kemampuan perakaran dan asupan nutrisi terhadap pertumbuhan melalui tekstur dan struktur tanah. Adapun faktor edafik persebaran flora fauna mencakup aspek berikut:

1. Kedalaman solum alias lapisan atas tanah memengaruhi akses terhadap air, nutrisi dan stabilitas struktur tumbuhan.
2. Tekstur dan struktur tanah mempengaruhi kerapatan tanah dan stabilitas agregat tanah, porositas, udara tanah dan cadangan air dalam tanah. Kondisi tanah terlalu rapat akan menghambat pembenihan.
3. Kandungan bahan organik dalam tanah memengaruhi sifat tanah, stabilitas struktur tanah, kapasitas menahan air, warna tanah, retensi dan mobilitas polutan serta kapasitas penyangga.
4. Tingkat keasaman alias pH adalah ukuran konsentrasi ion hidrogen dari larutan berair dan menunjukkan tingkat asam dan alkalinitas. Nilai pH tanah akan berkaitan dengan jenis vegetasi yang dapat tumbuh di tanah tersebut.
5. Kejenuhan basa yang menjadi pasokan nutrisi penting yang optimal diinginkan untuk menghindari gejala kekurangan, meningkatkan kerentanan terhadap hama dan penyakit serta pengurangna hasil panen.

Tanah yang berkembang di daerah pegunungan tentu akan berbeda dengan tanah yang berkembang dekat pantai, dataran rendah atau gurun pasir bahkan daerah kutub. Tanah pasir yang gersang tentu cocok untuk kaktus namun tidak bisa untuk anggrek. Tanah aluvial cocok untuk pertanian sementara tanah kapur cocok untuk hutan jati.
Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 24 January 2018

Definisi Tekstur dan Kesuburan Tanah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Tanah adalah sumber daya yang sangat vital bagi kehidupan
mahluk hidup di permukaan bumi terutama manusia. Tanah berasal dari pelapukan batuan dari waktu ke waktu. Kali ini kita akan mempelajari tentang tekstur dan kesuburan tanah. Tekstur tanah adalah proporsi relatif dari ukuran partikel-partikel tanah. Partikel tanah terbesar dalam kelompok tanah lempung yang diameter partikelnya aberukuran 0,0002 mm hingga sebesar molekul. Jadi clay adalah tipe tanah bertekstur lempung.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tekstur tanah diantaranya sebagai berikut:
1. komposisi mineral atau batuan induk
2. sifat tanah
3. kecepatan proses pembentukkan tanah lokal
4. umur relatif tanah
Tanah adalah sumber daya yang sangat vital bagi kehidupan Definisi Tekstur dan Kesuburan Tanah
Tanah memiliki tekstur yang beragam

Hubungan antara tekstur dan kesuburan tanah tidak selalu ada meskipun tekstur tanah dapat berpengaruh dalam beberapa hal berikut:
1. Pengerjaan tanah berpasir di daerah iklim basah biasanya cepat terurai. Tanah berkapasitas rendah dalam menahan air sehingga mudah mengering. Hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah menambahkan bahan organik.
2. Pengerjaan tanah berpasir di daerah beriklim kering. Tanah ini meskipn kadar bahan makanannya cukup tinggi namun nilai kesuburannya rendah karena minimnya presipitasi atau hujan, pencucian dan rendahnya kapasitas menahan air.
3. Pengerjaan tanah lempung. Tanah lempung memiliki sifat yang bermacam-macam seperti plastik dan sukar untuk diolah bila basah dan keras bila kering. Untuk tanah lempung di daerah tropik basah masih memiliki permeabilitas walaupun rendah.

Kesuburan tanah adalah jumlah kadar humus yang ada pada tanah. Tanah yang banyak ditumbuhi vegetasi lebih subur daripada tanah gundul atau tanah yang tidak ada tumbuhannya. Tanah yang ditumbuhi vegetasi di dalam tanahnya terdapat bunga tanah yang tidak terkena erosi yang menjaga tanah tetap subur. Tanah yang subur memiliki kriteria berikut:

1. Tekstur dan struktur baik. Struktur tanah merupkan susunan butir-butir tanah.
2. Butir-butir tanahnya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
3. Banyak mengandung garam-garaman yang berguna untuk makanan tumbuhan.
4. Cukup mengandung air untuk melarutkan garam-garaman.

Tanah yang subur banyak terdapat di sekitar lereng gunung api atau aliran sungai karena endapan sedimen lumpur yang membawa mineral. 

Gambar: disini

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 22 January 2018

Pengertian Pelapukan Fisika/Mekanik

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pelapukan atau weathering merupakan sebuah fenomena alam yang sangat berguna bagi kehidupan. Pelapukan adalah proses hancurnya masa batuan oleh gaya alam. Jika tidak ada pelapukan maka sudah pasti tidak akan ada tanah. Pelapukan terbagi tiga dan saya akan bahas pelapukan fisika atau mekanis terlebih dahulu.

Faktor-faktor fisik yang mempengaruhi pelapukan fisika adalah suhu, hujan, angin, gelombang, tekanan hingga es. Berikut ini proses pelapukan fisika:
merupakan sebuah fenomena alam yang sangat berguna bagi kehidupan Pengertian Pelapukan Fisika/Mekanik
Es sebagai agen pelapukan fisika

Pelapukan oleh suhu
Energi matahari dapat memanaskan batuan hingga suhu permukaannya sangat tinggi. Faktor ini yang menyebabkan batu seperti granit untuk hancur. Saat suhu turun, batuan akan dingin dan mengalami kontraksi. Proses seperti ini yang berkelanjutan akan menyebabkan tekanan pada lapisan luar batuan tinggi. Lambat laun rekahan akan terbentuk dan lama kelamaan lapisan luar batuan akan mengelupas atau exfoliation.

Pelapukan oleh air, angin dan gelombang
Angin, air dan gelombang di sungai atau lautan akan memberikan gaya atau energi saat menyentuh permukaan batuan. Air tentunya membawa sedimen lain seperti kerikil, debu atau batuan yang kasar. Selama limpasan air mengenai batuan besar, maka lambat laun sedimen akan mengkisi permukaan batuan dan menghancurkan batuan besar yang dilewatinya.
merupakan sebuah fenomena alam yang sangat berguna bagi kehidupan Pengertian Pelapukan Fisika/Mekanik
Proses pelapukan mekanik

Pelapukan oleh es
Saat cuaca dingin, air akan berubah menjadi es dan jika air ini terbentuk di rekahan batuan maka saat pembekuaan terjadi maka akan terjadi perluasan volume es sehingga memberikan tekanan kepada dinding batuan. Lambat laun tekanan es akan menghancurkan batuan.

Pelapukan fisika banyak terjadi di daerah beriklim ekstrim seperti gurun dan es. Bayangkan kamu menaruh gelas yang sebelumnya berisi air panas lalu isi dengan air es. Perubahan suhu ekstrim tersebut akan membuat gelas retak dan pecah.

Gambar: disini, disini

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 4 February 2017

Pengertian Ekstrusi Magma

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Jika dalam aktivitas vulkanisme magma bisa mencapai permukaan bumi, maka gejala itu disebut ekstrusi magma. Jadi, ekstrusi magma adalah proses keluarnya magma ke permukaan bumi

Ekstrusi magma sering diartikan dengan vulkanisme (dalam arti sempit). Jadi, vulkanisme dalam arti sempit merupakan kelanjutan dari piutonisme. Padahal plutonisme itu pun merupakan gejala vulkanisme.

Contoh: Jalur outer arc (busur vulkanik luar) di Indonesia, sebetulnya termasuk vulkanisme. Tetapi karena belum muncul di permukaan bumi, masih disebut nonvulkanik.

Jadi, pengertian vulkanisme yang dipakai selama ini adalah pengertian vulkanisme dalam arti sempit.

Ada tiga macam ekstrusi magma (berdasarkan bentuk lubang keluarnya magma)

a.erupsi linier atau erupsi lewat retakan
Dalam hal ini magma keluar lewat retakan memanjang, sehingga membentuk deretan gunung api. Contoh: Deretan gunung api di bagian tengah Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur.
b.erupsi areal
Karena letak magma dekat dengan permukaan bumi, maka permukaan bumi terbakar, sehingga magma meleleh keluar permukaan bumi. Namun, banyak yang menyangsikan. kebenaran teori ini Mereka menganggap bahwa hal itu hanya sebuah hipotesa yang mungkin terjadi. Contoh: Pegunungan di Argentina dan Paraguay.

c.erupsi sentral

Magma keluar melalui sebuah lubang dan membentuk gunung-gunung yang terisolir (terpisah-pisah).

Contoh: Gunung Muria, Krakatau, dan Vesuvius.
Ada, tiga macam bentuk gunung api yang diduga terjadi akibat adanya erupsi sentral Kegiatan bentuk gunung api itu adalah:
Jika dalam aktivitas vulkanisme magma bisa mencapai permukaan bumi Pengertian Ekstrusi Magma
Erupsi dan bentuk gunung api

1) gunung api perisai atau tameng

Gunung api ini terjadi karena magma yang keluar bersifat sangat encer. Magma yang encer itu akan mengalir ke segala arah sehingga membentuk lereng sangat landai, sekitar 1-10°. Sudah barang tentu jenis gunung api ini tidak tinggi, tetapi melebar. Ini merupakan bentuk erupsi efusif.

Contoh: Maona Loa dan Maona Kea di Hawai.

2) gunung api maar

Gunung api maar terjadi akibat adanya letusan eksplosif. Jadi, merupakan bentuk erupsi eksplosif asli. Dapur magma yang kecil dan tidak dalam, menyebabkan letusan hanya terjadi satu kali, sesudah itu mati.

Gunung api ini biasanya tidak tinggi, dan terdiri dari timbunan bahan-bahan padat (eflata). Di bekas kawahnya kadang-kadang terisi air.

Contoh: Danau Klakah di Lamongan dan Merdada (Dieng)

3) gunung api strato

Gunung api ini terjadi akibat erupsi eksplosif yang diseling dengan erupsi efusif. Dengan demikian Ierengnya berlapis-lapis dan terdiri dari bermacam-macam batuan.

Gunung api jenis inilah yang paling banyak terdapat di dunia. Demikian juga di Indonesia, hampir seluruh gunung api yang ada termasuk jenis strato.

Contoh: Merbabu, Merapi, Scmcru, Batur, dan Kelud.

Dengan demikian kita bisa membagi erupsi gunung api berdasarkan kuat tidaknya letusan serta material yang dikeluarkan. Dengan dasar itu kita mengenal dua macam erupsi gunung api, yaitu:

a. erupsi eksplosif

Erupsi eksplosif adalah erupsi atau letusan yang menimbulkan ledakan, sebagai akibat tekanan gas magmatis yang sangat kuat.

Erupsi ini biasanya menyemburkan material vulkanik yang bersifat padat dan cair.

b. erupsi efusif

Erupsi ini tidak menimbulkan ledakan, karena tekanan gas kurang kuat.   

Pada erupsi ini yang dikeluarkan adalah material cair (sebagian besar = lava), dengan sedikit material padat yang mempunyai ukuran tidak besar. Karena itu bahan-bahan itu mengalir pada lereng sebagai aliran (lava).
Di Indonesia, hampir seluruh gunung api yang ada terjadi oleh campuran erupsi eksplosif dan efusif. Yang terjadi akibat erupsi eksplosif antara Iain: Danau Klakah di Lamongan dan Telaga Merdada di Dieng. Sedang erupsi efusif- hanya ada di Hawai, yaitu Gunung Mauna Loa, Mauna Kea, dan Kilauea.

Demikian Pengertian Ekstrusi Magma. Semoga bermanfaat.
Gambar: disini

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 17 October 2016

Menghitung Episentrum Gempa Bumi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Gempa bumi adalah peristiwa yang sering terjadi di daerah yang berada pada lokasi geologi yang aktif seperti Indonesia. Gelombang gempa akan tercatat dalam seismograf dalam bentuk grafik. Perbedaan selang waktu antara gelombang sekunder dan gelombang primer dapat dijadikan dasar untuk menentukan letak episentrum gempa dari pos pengamatan. Rumus untuk menentukan jarak episentrum gempa dengan teknik ini dikenal dengan rumus Laska. Untuk menentukan lokasi episentrum gempa diperlukan minimal 3 hasil pencatatan dari pos pengamatan gempa. Baca juga: Rumus kelembaban relatif

Keterangan:
∆ = Jarak Episentrum
S = Waktu terjadinya gelombang primer
P = Waktu terjadinya gelombang sekunder
1’ = 1 menit

Contoh penerapan rumus:
1.Terjadi gempa di Yogyakarta tahun 2010, seismograf mencatat gelombang primer terjadi pukul 10.05 dan gelombang sekunder tercatat pukul 10.08. Berapakah jarak episentrum gempa dari stasiun pemantau?
2.Hitunglah episentrum gempa dari masing-masing stasiun pencatat gempa berikut: 
Baca juga: Rumus kontur interval peta topografi
Gempa bumi adalah peristiwa yang sering terjadi di daerah yang berada pada lokasi geologi  Menghitung Episentrum Gempa Bumi
Peta Episentrum Gempa
Stasiun A
- Gelombang P pertama tercatat pukul 2:28.25
- Gelombang S pertama tercatat pukul 2:30.40
Stasiun B
- Gelombang P pertama tercatat pukul 2:30.15
- Gelombang S pertama tercatat pukul 2:33.45

Jawab:
Soal 1.
Diketahui S = 10.08  P = 10.05
∆ = {(S - P) - 1’} x 1.000 km
{(10.08- 10.05) - 1’} x 1.000 km
{(3’ - 1’} x 1.000 km
 = 2.000 km dari Yogyakarta

Soal 2.
Episentrum A
{(2.30’40’’- 2.28’25”) - 1’} x 1.000 km
= (2’15” – 1) x 1.000 km
= (1’15” x 1.000) (karena 1’=60 detik) maka
= (1 x 1.000) + (15/60 x 1.000)
= 1.250 km dari stasiun A

Episentrum B
{(2.33’45’’- 2.30’15”) - 1’} x 1.000 km
= (3’30” – 1) x 1.000 km
= (2’30” x 1.000) (karena 1’=60 detik) maka
= (2 x 1.000) + (30/60 x 1.000)

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Thursday, 29 September 2016

Erosi Sungai dan Karakteristiknya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Salah satu tenaga pembentuk permukaan bumi adalah tenaga eksogen. Erosi sungai atau fluvial merupakan salah satu erosi yang membuat kenampakan permukaan bumi semakin beragam. Proses fluvial adalah suatu proses fisika maupun kimia yang mengakibatkan perubahan-perubahan bentuk permukaan bumi karena aliran air permukaan (run off). Air permukaan dapat berupa sungai maupun air yang mengalir pada punggung-punggung bukit (sheet water). Sumber utama air permukaan adalah presipitasi atau hujan.
Salah satu tenaga pembentuk permukaan bumi adalah tenaga eksogen Erosi Sungai dan Karakteristiknya
Endapan pasir di pinggir sungai, pic:Erosi Sungai dan Karakteristiknya
Menurut ada tidaknya saluran yang tetap, sungai dibedakan menjadi:
1. Stream
Yaitu bila aliran air permukaan pada suatu saat masih dapat berpindah.
2. River
Yaitu bila aliran permukaan telah memiliki saluran tetap.

Besar kecilnya air permukaan atau debit air dipengaruhi oleh beberapa faktor:
- besar kecilnya curah hujan, jika jumlah curah hujan tinggi maka air permukaan juga akan besar.
- vegetasi, makin rapat vegetasi maka volume air permukaan semakin sedikit.
- kelerengan/slope, pada daerah yang berlereng terjal air hujan banyak mengalir sebagai aliran permukaan.
- batuan, menyangkut porositas dan permebialitasnya. Daerah yang memiliki batuan dan porositas permebialitas besar akan lebih banyak menyerap air sehingga air permukaan menjadi lebih kecil.
- iklim, pada daerah beriklim kering air permukaan volumenya semakin berkurang.

Besar kecilnya volume air hujan yang masuk ke dalam tanah ditentukan oleh beberapa faktor berikut:
- porositas dan permebialitas batuan
- vegetasi
- struktur dan tekstur tanah
- kegiatan organisme
- temperatur
Salah satu tenaga pembentuk permukaan bumi adalah tenaga eksogen Erosi Sungai dan Karakteristiknya
Jenis Pola Sungai, pic:http://www.geo.uu.nl/
Proses fluvial dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu erosi, transportasi dan sedimentasi. Proses erosi oleh air dapat dilakukan dengan cara:
1. Quarrying yaitu pendongkelan terhadap batuan yang dilalui.
2. Abrasi (korasi) yaitu penggerusan terhadap batuan yang dilalaui, jadi erosinya lebih bersifat mekanik.
3. Scourring yaitu penggerusan terhadap dasar sungai oleh tumbukan dan gerusan air sehingga material air yang tidak kompak seperzaqti kerakal, kerikil, lempung dan pasir dapat terangkut.
4. Korosi yaitu reaksi antara batuan yang dilalui dengan larutan kimia air sungai terutama pada formasi batu gamping. Jadi korosi merupakan proses kimiawi.

Kecepatan aliran sungai tidaklah sama di semua bagian. Aliran tercepat adalah pada sisi tikungan luar sungai dan sedikit di bawah permukaan sungai. Sangat sungai banjir maka kekuatan airnya besar maka hydrolic action dapat melepaskan dan mengangkut material hasil erosi dan pelapukan dalam jumlah yang banyak dari dasar sungai maupun dari tebing sungai sehingga tanggul sungai mengalami kerusakan. Proses tadi disebut dengan bank caving. Bank caving yang terjadi secara terus menerus menyebabkan alur sungai bergeser ke kiri dan ke kanan sehingga alur sungai menjadi berkelok-kelok, proses demikian disebut meandering. Baca juga: Pola-Pola Aliran Sungai

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 28 September 2016

Karakteristik Umum Planet Bumi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Bumi merupakan planet unik dan satu-satunya tempat kehidupan di bumi. Berbagai ahli juga telah banyak mengemukakan pendapatnya tentang apa dan bagaimana struktur dan bentuk bumi ini. Hal ini berkembang terus dari sejak sebelum masehi. Beberapa ahli itu diantaranya adalah: Baca: Perbedaan Big Bang dan Teori Keadaan Tetap

THALES (624-547 SM)
Komponen alam semesta terdiri dari komponen inti yaitu air, api, bumi, dan udara yang menjadi dasar kehidupan mahluk hidup di bumi. Bumi merupakan benda yang terapung di atas air.

ANAXIMANDER (585-528 SM)
Tidak berbeda dengan yang dikemukakan oleh Thales tentang komponen alam semesta ini. Tetapi Anaximander melengkapinya bahwa ada faktor apeiron yang berupa unsur alam lainnya yang saling bertentangan, yaitu panas vs dingin dan basah vs kering. Faktor apeiron ini berfungsi sebagai pengontrol terhadap komponen inti. Dan pendapatnya juga bahwa alam semesta terbentuk karena pemapat-an (kondensasi) sebagian dari udara yang diikuti oleh pendinginan sehingga terbentuk bumi. Bumi berbentuk pipih seperti meja dan didukung oleh udara sehingga dapat bergerak 

PHYTAGORAS (ABAD VI) 
Tentang bentuk bumi Phytagoras berpendapat lain dengan Anaximander. Menurutnya bahwa bumi berbentuk bulat dan berjalan di angkasa

GALILEI GALILEO (1564-1642)
Alam terbentuk dari partikel-partikel atom yang bergerak bebas di alam raya. Atom lah yang menjadi penyusun alam termasuk bumi. 

PLATO
Bumi terdiri dari sebuah massa yang cair pijar dan dikelilingi oleh lapisan batuan atau kerak bumi.

PENYELIDIKAN SEISMOLOGI
Dari getaran rambat  gempa bumi terbukti bahwa di dalam bumi terdapat lapisan-lapisan yang dibatasi oleh bidang-bidang discontinue (mohorovicic) terdiri dari kerak dan inti bumi. 

SUESS – WIECHERT
Menurut Suess-Wiechert bahwa struktur bumi adalah sebagai berikut :
Litosfer setebal 1.200 km
Kerak-sisik silikat
Chalkosfer 2.900 km
Lapisan oksida sulfida
Barysfer 3.500 km
Inti yang terdiri dari ferum dan nikel
   
KUHN & RITTMAN
Menurut Kuhn dan Rittman bahwa bumi berasal dari matahari sehingga inti bumi terdiri dari apa yang terdapat di matahari.

Bumi merupakan satu diantara planet-planet dalam tata surya di jagat raya ini. Dan bumi merupakan satu-satunya planet yang dapat dihuni dan menunjang kehidupan semua mahluk hidup. Bumi kaya oksigen dan juga dilindungi oleh atmosfer, mempunyai suhu yang moderat, mempunyai kandungan banyak air, dan dengan komposisi kimia yang bervariasi dalam bumi, semuanya menunjang kehidupan. Keadaan ini hanya dimiliki oleh Bumi.

Bumi merupakan planet ke 3 dari matahari setelah Merkurius dan Venus. Karakteristik bumi adalah sebagai berikut (Microsoft Encarta Encyclopedia 2000) :

1. Berbentuk seperti bola yang memepat di bagian kutub-kutubnya. 
2. Jari-jari bumi pada ekuator adalah 6.378 km dan pada kutub-kutubnya 6.356 km. Perbedaan jari-jari pada kutub dan ekuator adalah 22 km lebih panjang pada ekuator.
3. Perbedaan keliling bumi pada kutub dan ekuator adalah 67,9 km. Keliling ekuator 40.076,5 km dan kelilling kutub 40.008,6 km
4. Perbedaan diameter bumi pada kutub dan ekuator adalah 42,80 km. Diameter ekuator 12.756,34 km dan kelilling kutub 12.713,54 kilometer.
5. Luas permukaan 510.100.000 km2 
6. Volume 1.083.230.000.000 km3
7. Berat Jenis rata-rata 5,52 (air =1)
8. Massa diperkirakan 5,98 x 1021 metrik ton
9. Temperatur tertinggi 58 derajat di Al Aziziyah – Libya – Afrika 
Temperatur terendah – 89,6 derajat C di Stasiun Vostock – Antartika
Temperatur rata-rata 14 derajat C.
 Berbagai ahli juga telah banyak mengemukakan pendapatnya tentang apa dan bagaimana strukt Karakteristik Umum Planet Bumi
Dyke yang tersingkap pada batuan, pic:https://s-media-cache-ak0.pinimg.com
Kajian bagian dalam bumi sampai sekarang belum dapat dilakukan secara langsung karena keterbatasan teknologi untuk masuk ke dalam inti bumi yangsangatpanas. Untuk meneliti mencapai kedalaman jari-jari bumi itu sangat mengalami kesulitan. Pengeboran yang telah dilakukan paling dalam tidak lebih dari 6.000 meter. Di Oklahoma pernah dilakukan pengeboran mencapai 5.253 m. Kajian yang telah dilakukan sampai saat ini secara tidak langsung, sehingga banyak pendugaan tentang apa dan bagaimana yang ada di dalam bumi ini. 

Berdasarkan gradien geothermal bahwa semakin jauh ke dalam bumi, suhu semakin tinggi, yaitu dengan pertambahan rata-rata 2 derajat C/100 meter. Dengan ini para ahli menghitung temperatur dalam bumi antara 2.000 derajat C sampai  3.000 derajat C. Dengan tingginya suhu tersebut diperkirakan bahwa inti bumi berwujud gas, karena pada suhu yang tinggi ini semua benda akan mencair dan selanjutnya berubah menjadi gas.

Pendapat lain mengatakan bahwa semakin ke dalam tekanan juga semakin besar. Dengan panjang jari-jari bumi 6.000 km lebih, diperkirakan tekanan yang ada sekitar 3 juta atmosfer. Dengan tekanan yang besar ini maka inti bumi berwujud padat. Baca: Perlapisan batuan sedimen

Pendapat berikutnya adalah menggabungkan dua pendapat di atas dan menyimpulkan bahwa inti bumi berwujud kental, karena walaupun suhunya sangat tinggi tetapi dengan tekanan yang sangat tinggi pula, maka akan menghalangi perubahan benda cair menjadi gas.

Ahli Geofisika mengkaji bumi melalui catatan gempa bumi, Pada peristiwa gempa bumi ada dua macam gelombang, yaitu gelombang primer (P) dan gelombang sekunder (S). Gelombang primer bergerak menerobos bagian dalam bumi, yang padat maupun yang cair. Pada batuan yang terletak dekat permukaan, gelombang primer bergerak dengan kecepatan sekitar 5 km/detik dan kecepatan maksimal 14 km/detik pada kedalaman 2.800 km. Gelombang sekunder hanya bergerak pada bagian bumi yang bersifat padat dengan kecepatan 2/3 dari kecepatan gelombang primer. Kecepatan gelombang primer dan gelombang sekunder bervariasi sesuai dengan dalamnya bagian bumi yang di laluinya. Variasi kecepatan ini oleh para Seismolog dijadikan dasar untuk menggambarkan bagian-bagian bumi. Baca: Apa itu lapisan Mohorovicic?

Dengan catatan dan perhitungan gelombang gempa ini para ahli membagi secara vertikal susunan bumi dari permukaan ke bagian terdalam terdiri dari tiga lapisan yaitu Kerak Bumi (Crust), Selimut (Mantle), dan Inti (Core). Baca: Struktur Lapisan Bumi

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 22 August 2016

Tata Geografi Fisik, Topologi dan Biotik

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Hal paling utama dalam mempelajari geografi adalah "LOKASI". Lokasi bertalian dengan istilah daerah, wilayah, atau region. Untuk mengenali ciri-ciri suatu wilayah maka perlu dipelajari tata geografi yang meliputi unsur fisik, topologi dan biotik.
Hal paling utama dalam mempelajari geografi adalah  Tata Geografi Fisik, Topologi dan Biotik
Batas Jerman Barat dan Timur, pic:https://boonedocks.net/t
a. Unsur Fisik
Unsur fisik wilayah terdiri dari:
- Cuaca dan Iklim, merupakan faktor alamiah yang dapat memengaruhi jenis dan penyebaran berbagai fenomena seperti flora fauna, ras dan manusia, dan budaya hidup.
- Air, merupakan unsur penting pembentuk kehidupan. Air digunakan dalam berbagai kebutuhan manusia seperti irigasi, perikanan, pembangkit listrik dan lainnya.
- Relief dan Tanah, sangat berpengaruh terhadap pemusatan penduduk, jaringan jalan, ongkos angkut barang, pertanian dan perkebunan.
- Bahan Galian, ada atau tidaknya hasil tambang memengaruhi terhadap minta manusia untuk mendiami suatu wilayah.
b. Pengaruh Topologi
Unsur topologi terdiri dari aspek berikut:
- Pengaruh letak, untuk dapat mengetahui keadaan geografis suatu wilayah dengan baik maka hal pertama yang perlu diperhatikan adalah lokasi daerah itu di permukaan bumi. Setelah lokasi atau posisi daerah tersebut teridentifikasi maka langkah selanjutnya tinggal mempelajari aspek-aspek keruangan pembentuk wilayah tersebut hingga interaksinya dengan wilayah lain.
- Pengaruh luas dan bentuk, suatu wliayah contohnya negara tentunya akan memiliki luas dan bentuk fisik yang berlainan. Hal tersebut akan berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakatnya.
- Pengaruh batas, batas wilayah terbagi dua yaitu batas alamiah dan batas buatan. Perbatasan ini tentu sangat berdampak pada kepentingan politik negara dan pembangunan.

c. Pengaruh Biotik
Pengaruh unsur biotik terdiri atas hewan, tumbuhan dan manusia. Semua organisme tersebut saling berinteraksi membentuk struktur ruang masing-masing. Beruang kutub merupakan pembentuk ruang kutub utara, unta berasosiasi dengan gurun dan lainnya. 

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 30 May 2016

Fenomena Diastropisma dan Cirinya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pernahkan kamu makan rainbow cake atau kue lapis?, Bagaimana, enak bukan? Lalu apa hubungannya kue dengan postingan kali ini?. Kulit bumi dalam hal ini batuan pada dasarnya memiliki struktur yang sama seperti kue lapis. Lha kok bisa?, itu semua adalah akibat dari proses diastropisma. Diastropisme adalah gerakan-gerakan di dalam kerak bumi yang mengakibatkan perubahan kedudukan sedimen atau deformasi tektonik. Gaya yang bekerja pada proses ini umumnya berupa tekanan tangensial (mendatar) yang akan menghasilkan gejala pelipatan dan gejala patahan pada sedimen-sedimen. Gaya tarikan (divergen) biasanya hanya menghasilkan patahan dengan berbagai bentuknya.

a. Gejala lipatan dan jenis lipatan
Pada suatu lapisan sedimen yang datar, apabila bekerja tekanan-tekanan tangensial, maka biasanya akan terjadi lipatan pada sedimen tersebut. Apabila tekanan-tekanan yang bekerja dari sebelah menyebelah tidak begitu besar dan sama kuatnya maka akan terbentuk lipatan tegak. 

Selain lipatan tegak masih ada jenis lipatan lainnya, yaitu : Lipatan miring, Lipatan Menggantung, Lipatan Isoklinal dan Lipatan rebah/sesar. Bentuk-bentuk ini sangat ditentukan oleh kekuatan gaya bekerja pada bidang atau lapisan sedimen. Apabila yang bekerja hanya gaya tangensial satu arah atau dua arah tetapi salah satunya lemah maka akan terjadi lipatan miring. Apabila kekuat-annya lebih besar lagi maka lipatan akan lebih miring lagi (rebah) sehingga sejajar dengan bidang datar. Baca juga: Proses Terbentuknya Atol
Setiap lipatan selalu ada bidang antiklinal dan sinklinal. Antiklinal adalah bagian tinggi lipatan (punggung lipatan) dan sinklinal adalah bagian rendah lipatan (lembah lipatan.
Pegunungan yang terjadi terdiri dari unsur-unsur struktur lipatan disebut Pegunungan Lipatan. 
Contohnya : pegunungan Jura di Swiss, Bukit Barisan di Indonesia.
b. Gejala Retakan/Diaklas
Diaklas adalah bentuk patahan yang tidak disertai dengan dislokasi. Misalnya pada lumpur kering sering ditemukan diaklas-diaklas yang membentuk jaringan poligon. Jaringan poligon ini terjadi karena kontraksi selama pendinginan berjalan. Batuan yang biasanya banyak mengandung diaklas, yaitu Basalt dan Granit. Diaklas juga banyak terjadi pada antiklinal-antiklinal yang biasanya juga disebut Tectonic Joint

c. Gejala Patahan/Sesaran dan jenisnya
Patahan dapat terjadi karena gaya-gaya tekanan atau tarikan. Jika tekanan bekerja pada batuan yang bersifat cair-liat maka akan terbentuk lipatan. Tetapi bila gaya tekanan bekerja pada batuan yang bersifat kaku maka akan terbentuk patahan.
Pernahkan kamu makan rainbow cake atau kue lapis Fenomena Diastropisma dan Cirinya
" rel="nofollow" target="_blank">Baca juga: Yuk, Wisata Kebun Teh Ke Tasikmalaya
Pegunungan yang banyak mengandung patahan disebut Pegunungan Patahan. Salah satu contoh pegunungan patahan adalah Perbukitan Jiwo dan Gunung Kidul di Jawa Tengah.

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 28 November 2015

Geografis Sumber Daya Alam Pulau Jawa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sebagai salah satu wilayah di Indonesia, Pulau Jawa telah mengalami perkembangan lebih maju dibandingkan dengan pulau-pulau besar lainnya di Indonesia. Sumber daya manusia baik dari sisi kuantitatif dan kualitatif lebih tinggi dibandingkan wilayah pulau lain di Indonesia. Dari segi kuantitatifnya bahkan menimbulkan masalah terutama dalam menyediakan lapangan kerja. Hal ini menjadi salah satu panduan bagi pembangunan di kawasan ini.
Keberadaaan sungai sebagai sumber daya di pulau Jawa memberikan landasan bagi pengembangan PLTA, pertanian, perikanan dan pariwisata. Hanya akibat dari perkembangan dan pembanguna industtri serta jumlah penduduk yang besar maka pada musim kemarau sering mengahadapi "masalah kekurangan air". Hal ini juga menjadi salah satu landasan bagi perencanaan pembangunan masa depan. Sumber daya air lainnya selain sungai adalah danau, air tanah dan hujan. 

Danau yang ada di pulau Jawa pada umumnya adalah danau buatan berupa waduk atau bendungan seperti Saguling, Waduk Darma. Sempor dan Gajamungkur. Keberadaan waduk ini memiliki berbagai fungsi diantaranya untuk menyimpan atau mengatur air, pengairan sawah, perikanan, mencegah erosi dan banjir dan objek pariwisata. Air tanah di pulau Jawa terutama dimanfaatkan bagi kepentingan tumah tangga dan industri. Pemanfaatan air tanah bagi pertanian masih terbatas.
Erat dengan penyimpanan, persediaan dan pengaliran air adalah sumber daya hutan khususnya hutan di kawasan sumber daya air tersebut. Di pulau Jawa, luas hutan tinggal sekitar 18% dan luas hutan tropik yang lebat hanya kira-kira 5%. Secara ideal bagi kepentingan hidrografi, luas itu sekurang-kurangnya adalah 30%. Dengan demikian kondisi hutan di pulau jawa berada pada batas kritis dan harus segera dilakukan pengambilan kebijakan. Namun tentunya kegiatan pembangunan akan bertolak belakang dengan konsep pemulihan hutan tersebut.
Waduk sebagai sumber daya pembangunan
Sumber daya mineral yang berarti di pulau Jawa adalah minyak bumi, gas alam, gamping dan kaolin. Mineral-mineral ini menjadi dasar pembangunan setempat seperti industri kilang minyak, pertokimia, semen dan keramik. Kawasan Cibinong, Indramayu, Cirebon, Cilacap dan Gresik dicirikan oleh jenis mineral tadi. Mineral logam mulia seperti emas dan perak yang berarti hanya terdapat di daerah Banten Selatan seperti Cikotok dan Cirotan. Bijih logam mangan yang menjadi bahan dasar campura besi-baja berada di Tasikmalaya. Di Jawa Tengah terdapat  di kawasan Kulon Progo. Pasir besi di pulau Jawa membentang di sepanjang wilayah selatan dai Pelabuhan Ratu hingga Cilacap. 
Sumber daya pertanian pulau Jawa yang utama adalah padi sedangkan untuk perkebunan adalah teh. Di Jawa bagian utara yang merupakan daerah dataran rendah tersebar perkebunan  tebu dan berasosiasi dengan pabrik gula seperti di Kadipaten. Sumber daya yang menjadi modal dasar pembangunan di atas menjadi landasan pembangunan regional pulau Jawa. Hal lain yang menjadi faktor pendukung pembangunan regional Jawa adalah transportasi dan telekomunikasi.

Sumber: Geografi Pembangunan. Nursid Sumaatmadja. disini

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Friday, 25 September 2015

Perbedaan Komet dan Meteor

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pernahkan kamu melihat bintang jatuh di televisi atau secara langsung?. Sebenarnya bintang jatuh itu apa sih?meteor atau komet?. Meteor dan komet merupakan bagian dari anggota tata surya dan keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Meskipun komet disebut sebagai bintang berekor tapi komet bukan tergolong bintang yang sebenarnya. Komet beredar mengelilingi matahari dan menerima energinya dari matahari. Komet sebenarnya adalah kumpulan bongkah-bongkah batu yang diselubungi kabut gas. Diameter komet termasuk selubung gasnya kurang lebih mencapai 100.000 km sedangkan diameter inti yang berupa bongkah batu berkisar antara 10 -20 km. Cahaya matahari yang mengenai komet sebagian dipantulkan sedangkan lainnya berupa sinar ultraviolet akan terjadi eksitasi pada gas yan gmenyelubungi komet dan akibatnya adalah terjadinya resonansi atau fluorescensi dan gas akan berpendar memancarkan cahaya.
Karena tekanan dari cahaya matahari, gas pendar ini akan terdorong menjauhi matahari dan terbentuknya ekor komet. Karena ekor komet selalu mejauhi matahari maka jika komet mendekati matahari, ekornya berada di belakang dan di depan ketika menjauhi matahari. Semakin dekat dengan matahari maka ekor komet semakin panjang. Ekor komet biasanya terdiri dari CO, CH2 dan gas labil CH2, NH2 serta OH. Gas labil ini merupakan hasil disosiasi dari CH4, NeoH3 dan H2O.

Bentuk Komet
Dibandingkan dengan planet, komet memiliki lintasan lebih lonjong dan tidak selalu terletak pada bidang ekliptika. Komet sebenarnya beredar secara periodik misalnya Komet Halley muncul setiap 76 tahun sekali, terlihat pertamaklai pada 1910 dan muncul lagi pada 1986.
Nah kali ini kita akan bahas tentang meteor. Meteor bukan tergolong bintang karena meteor merupakan batu-batu kecil berdiamteter relatif dari beberapa cm hingga beberapa meter. Kecepatan meteor rata-rata 60 km per detik. Jika meteor masuk ke atmosfer bumi, maka akan terjadi gesekan dengan atmosfer dan akan timbul panas dan tampak berpijar. Gerak meteor pijar ini biasa disebut bintang beralih. Beberapa meteor besar pernah sampai di permukaan bumi atau disebut meteorid seperti di Arizona dan Siberia. Menurut komposisinya, meteorid dikategorikan menjadi 3 jenis :
1. Meteorid besi nikel mengandung 90% besi dan 8% nikel.
2. Meteorid batu mengandung banyak kalsium dan magnesium.
3. Meteorid tektik mengandung asam kersik 80%

Beberapa pendapat mengatakan bahwa meteor berasal dari letusan bulan, asteroid yang keluar lintasan atau debu komet yang terlepas.

Bongkahan Meteorid

Bongkahan Meteorid

Sumber dan Gambar:

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 24 August 2015

Bukti-Bukti Otentik Teori Pergeseran Benua Wegener

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Apakah benua ini bergerak?Apakah nanti suatu saat Indonesia akan berubah bentuk kepulauannya?.
Pertanyaan tersebut banyak dilontarkan oleh murid-murid kita di sekolah dan sudah seharusnya mereka memahami tentang dinamika planet Bumi ini. Francis Bacon (1620) merupakan seseorang yang pertama menaruh perhatian akan fakta bahwa permukaan bumi ini seperti puzzle dan bisa dirangkai satu sama lain. 

Baca juga:
7 komoditas perkebunan Indonesia
Fokus kerja geografer jaman now

Kemudian pada awal abad ke 20 Alfred Wegener (Jerman) dan F. B Taylor (USA) memiliki pendapat sama tentang benua yang tidak statis namun bergeser. Namun bagaimanapun, konsep dari Teori Apungan Benua (Continental Drift) selalu ditujukan pada Alfred Wegener. Baca juga: Peta ring of fire Indonesia
Wegener berasumsi bahwa dahulu terdapat satu superbenua yang dinamai Pangaea. Dari era Karbon (250 juta tahun lalu) sampai zaman Kuarter (dari 2.5 juta tahun lalu), superbenua ini terpecah menjadi dua benua besar yaitu Laurasia di utara dan Gondwana di selatan sebelum akhirnya membentuk susunan benua seperti saat ini. Wegener memberikan bukti-bukti mengenai dasar teori tersebut yaitu:

Pergerakan benua waktu ke waktu

1. Biologi
# Adanya temuan beberapa fosil identik di benua berbeda yang kini terpisahkan oleh lautan.
# Fosil Mesosaurus (sejenis reptil kecil zaman Perm), ditemukan di Afrika Selatan dan Brazil.
# Beberapa tumbuhan yang tumbuh di zaman Karbon ditemukan terkubur di  India dan Antartika.

Sebaran fosil di belahan bumi yang sama

2. Geology
#  Adanya kesamaan jenis, formasi dan umur batuan di Afrika Selatan dan Brazil.
#  Deretan pegunungan Appalachia akan menjadi satu kesatuan jalur jika ditarik dengan pegunungan di barat laut Eropa.
# Bentuk lekuk pantai Amerika Selatan sama dengan lekuk bentuk pantai Afrika bagian Timur. 
Afrika dan Amerika kala menyatu

3. Klimatologi
# Bukti kehadiran zaman es ditemukan di wilayah tropis Brazil dan India bagian tengah.
# Batu bara yang terbentuk di daerah panas dan lembab dahulu, ditemukan terkubur di bawah es Antartika.
# Batukapur, batupasir dan batubara di Inggris tidak dapat terbentuk di era sekarang.

Endapan batubara era karbon


Itulah bukti-bukti Teori Wegener dan saat ini sudah diakui kebenarannya. Apakah anda berminat mencari bukti lain?.
Baca juga: Paket promo UN dan SBMPTN quipper video 2018

Sumber dan Gambar:
UPDATE PROMO QUIPPER 2019 
Nilai ulangan harian dan pemahaman belajar kamu masih belum meningkat di kelas?. Gak mau kan nilai kamu kalah terus dengan teman kamu?. Yuk gabung Quipper Video sekarang. Hampir 1 juta siswa Indonesia telah menggunakan Quipper untuk membantu pengayaan belajar di rumah. Materinya lengkap banget 

1. Dapat materi SMP + SMA (IPA dan IPS) + UN + SBMPTN 
2. Ada ribuan video belajar keren dari tutor terbaik 
3. Bank soal dan intensif UN dan SBMPTN 
4. Tips dan Trik menjawab soal cepat 
5. Dan masih banyak lagi keunggulannya 

Yang lebih keren lagi, Quipper masih ada diskon harga lho dengan menggunakan kode diskon dari mitra resmi. Cek di whatsapp saya di bawah untuk dapatkan kode diskonnya. Sumber: Youtube Quipper 

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.