Showing posts with label Habbatus Sauda'. Show all posts
Showing posts with label Habbatus Sauda'. Show all posts

Thursday, 25 September 2014

Habbatussauda' Untuk Gangguan Jiwa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Berdasarkan hasil penelitian (thn. 2003), habbattussauda’ memiliki efek anticemas (antiansietas) dan antidepresan. Namun penelitian-penelitian tersebut belum menghasilkan formulasi dosis yang dianjurkan untuk penanganan pasien. Adapun untuk jenis penyakit kejiwaan lainnya, kami belum menemukan efek terapi habbatussauda’ terhadap peyembuhan penyakit tersebut.

Habbatussauda’ jika dikonsumsi sesuai dengan dosis anjuran, atau dikonsumsi dalam batas minimal, sepengetahuan kami, tidak memiliki efek samping yang berarti. Yang mungkin sering dikeluhkan adalah gejala saluran cerna, seperti mual atau perut perih, atau buang air besar (salah satu efek habbatussauda’ adalah laksatif, melancarkan buang air besar), kemungkinannya adalah cara mengkonsumsi yang kurang tepat atau berlebihan. [ oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)]

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Apakah Habbatussauda' Dapat Menyembuhkan Penyakit Empedu?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Hingga saat ini, kami belum mendapatkan data terkini mengenai efek habbatussauda’ untuk penyakit batu empedu. Terdapat satu resep empiris dari situs pengobatan dengan habbatussauda’ yang menyatakan campuran habbatussauda’ dengan madu dapat menyembuhkan penyakit batu empedu dan batu ginjal:

250 gr jintan hitam bubuk dicampur dengan 250 gr madu murni, yang diaduk rata. Kemudian jika hendak diminum, ambil 2 sendok makan campuran tersebut, kemudian dicampur dengan 1/2 cangkir air panas, dan 1 sendok teh minyak jintan hitam. Campuran tersebut diminum rutin setiap pagi sebelum mengkonsumsi makanan apapun.

Resep ini memang terdapat di dalam “Ath Thibbun Nabawy” karya Ibnul Qayyim -rahimahullaahu, namun ditujukan untuk pengobatan batu ginjal dan batu dalam kandung kemih. Tidak terdapat penjelasan mengenai batu empedu, meskipun habbatussauda’ memang memiliki kemampuan menurunkan kolesterol, salah satu komponen batu empedu. Jika Saudara berkeinginan untuk mengobati atau mengkonsumsi habbatussauda’, baik dengan resep diatas maupun yang lainnya, kami anjurkan untuk mengkomunikasikan terlebih dahulu dengan ahli kesehatan maupun herbalis yang menangani penyakit tersebut. [konsultasisyariah.com]

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Penelitian Luar Biasa Tentang Habbatus Sauda (Jintan Hitam/Nigella Sativa)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Sejak beratus tahun yang lalu telah lebih dari 200 kajian dan artikel yang dikeluarkan oleh berbagai universitas dan lembaga kedokteran maupun kesehatan, yang mengkaji tentang manfaat dari Habbatussauda'. Yang juga telah diperkuat oleh sabda Nabi Muhammad SAW 14 abad yang lalu. Berikut ini adalah beberapa kajian tentang manfaat Habbatussauda bagi kesehatan:

Ibnu Sina - Habbatussauda merangsang tenaga dan membantu memulihkan kepenatan dan semangat. (Buku Ibnu Sina "Canon of Medicines")

Ibnu Qayyim - Habbatussauda dapat membantu memulihkan penyakit seperti batuk, "bronchitis", masalah perut, cacingan, masalah kulit seperti jerawat, sakit senggugut dan haid, menambah aliran air liur dan sebagainya. (Buku Ibnu Qayyim "Medicine of the Prophet")

Dr Ahmad Elkadi juga membuat kajian dan mendapatkan bahwa Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune system). Kandungan dari Habbatussauda ialah Fixed Oil (saturated dan unsaturated), minyak-minyak Asas (sterol, thymohydroquinone, carvone, limonine, cymene), Alkaloids, Saponin dan Asid Amino.

Professor G. Rietmuller - Bahan ekstrak Habbatussauda menunjukkan kesan amat positif terhadap sistem immunisasi badan dan boleh digunakan sebagai "bio-regulator". (Professor G. Rietmuller, Director of Institute of Immunology, University of Munich, Germany)

Kajian oleh Dr. Haq terhadap sukarelawan penderita AIDS di Department of Biological and Medical Research Centre, Rilyadh menunjukkan bahwa Habbatussauda berupaya meningkatkan kadar diantara 'helper T-cells' dan 'suppresser T-cells' sebanyak 55%. Aktiviti 'natural killer cells' juga menunjukkan peningkatan purata sebanyak 30%.

Dr. Peter Schleicher, seorang pakar immunisasi (immunologist) di Munich mendapati Habbatussauda berhasil menyembuhkan sebanyak 420 orang daripada 600 orang sukarelawan penderita allergik. Kebanyakan penderita ini mengidap allergik terhadap 'pollen' dan habuk, jerawat dan saraf kulit, serta yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah. (Nota: Dr. Peter Schleicher telah dipilih sebagai ahli paling muda di World Academy of Scientist).

Penyelidik Amerika menulis laporan pertama di dunia mengenai kesan 'anti-tumor' yang ditunjukkan oleh Habbatussauda. ("Study of the Effects of Nigella Sativa on Humans")

Professor Michael Meurer - Habbatussauda berupaya menghentikan 'inflammations' dan masalah saraf kulit (neurodermitis) (Professor Michael Meurer, Dermatology Clinic of Munich, Germany)

Saintis-saintis di Cancer and Immuno-Biological Laboratory of Germany mengesahkan Habbatussauda berupaya meransang 'bone marrow' dan sel-sel immuniti, meningkatkan penghasilan 'interferon' dan mempertahankan sel-sel biasa terhadap kesan kemusnahan sel oleh virus. Habbatussauda juga berupaya memusnahkan sel-sel tumor dan meningkatkan bilangan antibodi yang menghasilkan "B cells".

Dr. Ahmad El-Qadi (Islamabad, Pakistan) dan Dr. Usama Qandil (Florida, USA) mendapati pengambilan 1 gram Habbatussauda sebanyak dua kali sehari mempunyai kesan peningkatan yang mengagumkan terhadap fungsi immuniti badan. Penemuan ini dianggap penting untuk memungkinkan penggunaan Habbatus Sauda sebagai bahan peningkatan immuniti semula jadi badan untuk rawatan kanser, AIDS dan penyakit-penyakit yang lain berkaitan kekurangan immuniti badan. [habbatsonline.com]

Pada tahun 1986, Dr. Ahmad Al Qadhy dan rekan-rekannya melakukan penelitian di Amerika tentang pengaruh habatussauda terhadap sistem kekebalan tubuh (imuniti) manusia. Penelitian yang dilakukan dalam dua tahap itu menghasilkan kesimpulan pertama: Kelebihan prosentase The Helper T-Cell atas suppresor cells ts mencapai 55% dan ada sedikit kelebihan atas killer cell orcytoxic sebanyak 30%.

Penelitian tahap kedua dengan melibatkan 18 suka- relawan yang badan mereka terlihat sehat dan segar. Mereka dibagi dalam dua kelompok, satu kelompok diberi satu gram habatussauda setiap harinya, dan kelompok lain diberi karbon.

Selama empat pekan mereka mengkonsumsi habatus dan karbon yang sudah dikemas dalam butir-butir kapsul.

Hasilnya, habatus menguat- kan tugas-tugas imuniti dengan tambahan prosentase The Helper T-lymphocytes cell atas supressor cell-ts. Jadi, sistem kerja habatatussauda dalam tubuh manusia adalah dengan memperbaiki, menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia terhadap berbagai penyakit.

Dalam sistem kekebalan tubuh manusia, habatussauda adalah satu-satunya tatanan yang memiliki senjata khusus untuk menghancurkan segala macam penyakit. Sebab, setelah sel paghocytosis menelan kuman-kuman yang menyerang, ia membawa bakteri antigenic ke permukaannya, kemudian menempel dengan sel lymph, untuk mengetahui bagaimana susunan mikrobanya secara mendetil, lalu memerintahkan masing-masing sel T-lymphocytes untuk memproduksi antibodies atau sel T-spesific, khususnya adalah antigenic yang juga dibangkitkan untuk berproduksi.

Dinding sel B-Lymphocytes memiliki kurang lebih 100 ribu molekul dari antibodies yang saling bereaksi secara khusus dan dengan kemampuan yang tinggi dengan jenis khusus yang ditimbulkan oleh antigenic dalam mikroba. Antibodies menyatu dengan sel T- Lymhocytes, lalu bersama-sama dengan antigenic melawan mikroba, sehingga mikroba tidak dapat berkerja dan sekaligus bisa menghancur- kannya.

Dengan demikian, kekebalan itu merupakan kekebalan khusus untuk menghadapi setiap hewan asing yang masuk ke dalam tubuh. Karena, habatussauda mempunyai kekebalan spesifik yang didapat secara otomatis, yang memiliki kemampuan berbentuk antibodies dan senjata sel serta pengurai khusus untuk setiap hewan asing yang masuk dan menyebabkan penyakit.

Menurut Dr. Al Qadhy, habatusaudah juga mempunyai kemampuan lain, seperti untuk melawan bermacam-macam virus, kuman dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh manusia.
“Karena itu, kami dapat menetapkan bahwa di dalam habatussauda terdapat kesembuhan untuk segala macam penyakit. Karena peranannya yang menguatkan dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, suatu sistem yang di dalamnya ada kesembuhan dari segala macam penyakit, yang bereaksi terhadap segala sebab yang menimbulkan penyakit, yang memiliki kemampuan awal untuk memberikan kesembuhan secara sempurna atau sebahagian di antaranya untuk menyembuhkan segala penyakit,” ungkap Al Qadhy.
“Kata syifa’ dalam bentuk indefinitif di berbagai hadis juga menguatkan hasil kesimpulan ini, yang tingkat kesembuhannya berbeda-beda, tergantung pada kondisi sistem kekebalan tubuh manusia itu sendiri, jenis penyakit, sebab-sebab dan periodisasinya. Dengan bentuk keumuman lafaz dalam hadis, dapat ditafsiri sebagai suatu kesesuaian dengan berbagai pendapat di atas, yang disampaikan oleh para pen-syarh hadis,” imbuhnya.
Berdasar keterangan diatas Insya Allah penyakit seperti Systemic Lupus Erythematosus yang kata dokter belum diketahui penyebabnya pun bisa disembuhkan dengan mengkonsumsi habbatus sauda secara teratur.

Para ilmuwan di Eropa baru-baru ini menyatakan bahwa Habbatussauda (the Black Seed) bekerja sebagai anti bakteri dan anti jamur. Para ilmuwan imunobiologi dan kanker menemukan bahwa Habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan tubuh untuk meningkatkan produksi interferon serta melindungi sel-sel normal terhadap efek-efek virus yang merusak sel, juga menghancurkan sel-sel tumor.

Pada kongres kanker internasional di New Delhi, minyak habbatussauda diperkenalkan ilmuwan dari laboratorium Kanker dan Imunologi, California Selatan. Habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Senyawa yang terkandung di dalamnya dapat menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibodi.

Cara pemakaian habbatussauda dalam mengobati tumor dapat dipadukan pengobatan dengan 2 terapi. Yaitu terapi dalam, dimana Minyak Habbatussauda (black seed oil) diminum langsung oleh penderita. Selain terapi dalam, maka sebagaimana yang ditulis oleh Ibnu Qoyyim al Jawziyyah dalam bukunya Tibbun Nabawi (Pengobatan Cara Nabi) hal. 242/243. (Buku ini dikarang sekitar 700 tahun yang lalu). Habbatussauda dapat juga digunakan sebagai terapi luar (dibalutkan ke bagian yang meradang). Apabila serbuk habbatussauda digoreng dengan ditambahkan cuka, kemudian dibalutkan ke tumor, maka Insya Allah akan dapat mengurangi peradangan dan mengempeskan peradangan tersebut. [habbatsonline.com]

Dibawah ini beberapa laporan ilmiah yang menyatakan bahwa Habbatus sauda’ (black Seed) memiliki kemampuan ajaib dalam mengobati.

1. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh

US Patents Sections, Antirival Agents Bulletin #5,482,711.

2. Habbatus sauda’ menstimulasi sumsum di tulang dan imunitas sel serta produksi interferon, melindungi sel-sel normal melawan virus perusak sel, melawan sel tumor dan meningkatkan jumlah anti bodi yang memproduksi sel B.

Cancer Immuno-biology Laboratory, south Carolina

3. Habbatus sauda’ mengandung asam lemak tak jenuh, misalnya Linoleic dan asam Gammalinolenyang masuk dalam tubuh. Asam ini memungkinkan untuk pencapaian sistesis yang merupakan sistem kekebalan tubuh yang penting, yang meregulasi subtansi-subtansi yang merupakan turunan dari prostaglandin E1, asam Linoleic menstabilkan membran sel dan Prostaglandin memiliki efek menghambat radang. Hal ini menghentikan reaksi kekebalan tubuh yang menyebabkan penyakit kronis seperti jerawat dan demam karena alergi hingga dapat menyebabkan kanker.

4. Habbatus sauda’ terbukti memiliki efek anti histamin, anti-oxidant, anti-biotic, anti-mycotic dan penghambat bronchitis.

Study of Oil Black Seed on Humans, American Scientists

5. Habbatus sauda’ benar-benar herba ampuh yang telah dipakai selama lebih 3000 tahun. Mengandung lebih dari 100 kandungan penting. Habbatus sauda’ adalah sumber yang penting untuk Asam Lemak Esensial, protein, karbohidrat, dan vitamin serta mineral Habbatus sauda’ juga kaya akan sterol, terutama beta – sitosterol, yang dikenal memiliki kemampuan mencegah kanker”.

Dr. Michael Tierra L.A.C.O.M.D.

6. Hasil uji Habbatus sauda’ membuktikan dapat dipakai untuk menyembuhkan banyak penyakit.

Pharmaceutical newspaper, Wissenschaftlicher Text

7. Habbatus sauda’ merupakan sumber penting protein, carbohydrates, Asam Lemak Esensial, vitamin A, B1, B2, C dan Niacin juga mineral, seperti calcium, potassium, iron, magnesium, selenium, magnesium dan zinc.

Phytochemichals of Nigella sativa seeds. Food Chemistry [pustakaalbayaty.wordpress.com]

Dalam Farmasi

1. Biji Habbatus Sauda’ (Nigella Sativa) menunjukkan aksi galactogogue pada tikus percobaan, artinya bahwa terdapat peningkatan volum kotoran tikus yang diberi makan biji-bijian tersebut. Uji histology menunjukkan lebih banyak proliferasi dari aktivitas acnidan secretari pada jaringan payudara pada induk tikus yang memakan biji N. Sativa (Agarwala et al, 1987).

2. Peningkatan volume susu yang diobservasi pada kambing setelah mengkonsumsi Habbatus Sauda’ sebanyak 100 mg/kb berat selama 10 hari (Vihan and Panwar, 1987).

3. Persiapan pengobatan herbal dengan salah satu unsurnya Habbatus Sauda’ menunjukkan efek hypoglycemic yang jelas pada percobaan hewan Eskander et. al (1995) Pada studi lebih lanjut campuran serbuk biji-bijian yang mengandung Habbatus Sauda’ yang dipakai untuk teh herbal menunjukkan efek nyata hypoglycemic pada alloxan termasuk tikus yang menderita diabet. (E1.Sabrawy et. at: 1996).

4. Aplikasi pada lotion yang mengandung Habbatus Sauda’ menunjukkan kemampuan penyembuhan luka setelah diuji coba pada luka di kambing, domba, dan anak sapi. (Ahmed et. al. 1995).

5. Kandungan aktif biji Habbatus Sauda’ mengandung asam lemak yang setelah dikaji dapat berfungsi sebagai anti tumor melawan sel-sel Ehrlich ascities carcinoma (ECA), Dalton lymphomia ascities (DLA and Sarcoma 180 (5 180). Cytotoxicity 50% telah diteliti pada dosis pemakaian 1.5 mg, 3 mg and 1.5 mg, dengan hasil sedikit aktivitas melawan lymphocytes (Salomi et. al. 1992).

6. Ekstrak Etanol dari Habbatus Sauda’ dalam dosis 200 mg/kg dapat sedikit menghambat copper acetate yang diindusi pada ovulasi kelinci (Vohora et. al. 1973) . Air, Etanol (90%) dan ekstrak lainnya yang dikonsumsi oral tidak menunjukkan adanya penghambat pertumbuhan dan aktivitas resorptive pada tikus albino (Prakash dan mathur, 1976) namun terdapat aktivitas estrogenic pada tikus yang belum dewasa (Maurya et. al. 1983).

7. Ekstrak Alkohol pada Habbatus Sauda’ dapat menghambat pertumbuhan E. coli, S. Aureus sedangkan ekstrak air menjadi tidak aktif (Kurup, 1956) . Ekstrak petroleum yang ditemukan aktif untuk melawan M. pyogenes, B, subtilis, D. pneumoniae dan S. pyrogens (bhatnagar, et. al. 1961).

8. Ekstrak etanol (50%) dari N. sativa menunjukkan aktivitas antiprotozal melawan E.histolytica turunan STA (Dhar et. al. 1968) . Minyak volatie dari Habbatus Sauda’ memiliki efek anti spasmodic yang memungkinkan aktivitas calcium autagonistic (aquel 1993).

9. Ekstrak etanol (50%) Habbatus Sauda’ menunjukkan hasil pada anjing / kucing, aktivitas lemah, spasmolytic yang terisolasi pada babi ileum guinea dan ekstrak efek depresi CNS pada tikus. Ini juga menunjukkan suatu antagonis terhadap hiperaktif amphetamin pada aktivitas anti kanker melawan Lewis lung carcinoma (Dhar et. al. 1968) . Minyak volatile dari Habbatus Sauda’ memiliki efek anti spasmodic yang memungkinkan aktivitas calcium autagonistic (aquel 1993).

10. Ekstrak biji-bijian dari Habbatus Sauda’ menunjukkan kemampuannya dalam mencegah gangguan pada gigi (Namba et. al. 1985) sementara minyaknya dapat dipakai untuk obat anti serangga(Deshpande et. el. 1974), brorichodilator (mahfouz et. al. 1962; El Dakhakhny, 1965; Mahafouz et. al. 1996) , immunopotentiating (El kadi and Kandil, 1987) dan aktivitas hypotensive. [cintaherbal.wordpress.com]

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Cara dan Kadar (Dosis) dalam Mengonsumsi Habbatus Sauda

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Beberapa hal yang perlu diingat. Menggunakan benih yang lebih hitam tidak menyembuhkan orang lebih cepat. Waspadalah terhadap perusahaan yang menjual Habbatus sauda’ dengan menyarankan penggunaan jumlah besar dan jika menggunakan biji habbatussauda yang utuh, mereka harus dipanaskan terlebih dahulu.

Bagaimana Siapkan Benih untuk di konsumsi
Benih memiliki rasa keras dan akan membakar perut jika benih tidak dipanaskan terlebih dahulu. Caranya adalah : Tempatkan benih pada api kecil dan aduk mereka setiap beberapa menit. Cicipi benih untuk mengetahui rasa hambar. Setelah kegetiran berkurang, ambil panci panas tersebut dan dinginkan. Lalu giling sesuai yang di butuhkan dan simpat apa yang tidak di butuhkan di tempat kering.

Cara Mengonsumsi

Kanker dan Tumor
Ambil 1 sendok teh minyak Habbatus sauda’ dicampur dengan 1 sendok teh madu murni dua kali sehari. Campuran ini harus diambil satu jam sebelum sarapan dan sebelum tidur di malam hari. Juga konsumsi 4-5 siung bawang putih sehari atau 1 sendok teh bubuk bawang putih kering dicampur dengan madu.

Cystic Fibrosis (CF)
Adalah penyakit yang diturunkan (diwariskan) dari kelenjar-kelenjar lendir dan keringat anda. Ia mempengaruhi kebanyakan paru-paru, pankreas, hati, usus-usus, sinus-sinus, dan organ-organ seksual anda. Kegagalan pernapasan adalah penyebab yang paling umum dari kematian pada orang-orang dengan CF
Pijat dada dengan minyak Habbatus sauda’. Minum satu sendok teh minyak dicampur dengan madu, tiga kali sehari.

Diabetes
Gunakan minyak Habbatus sauda’ dicampur dengan madu murni dua kali sehari. Perubahan dalam diet adalah suatu keharusan dengan sedikit karbohidrat dan gula tidak ada.

Diare
Campurkan satu sendok teh minyak Habbatus sauda’ dengan secangkir yogurt dan minum dua kali sehari.

Batuk kering
1 / 2 sendok teh minyak dicampur dengan kopi dua kali sehari. Gosokkan minyak di punggung dan dada.

Sakit telinga
Ambil satu sendok teh Habbatus sauda’ yang telah dipanaskan dan menghancurkan. Tambahkan beberapa tetes minyak zaitun ke Habbatus sauda’ dan aduk rata. Tempatkan 7 tetes ke dalam jarum suntik dan teteskan di telinga pagi dan sore hari sampai dengan baik.

Penyakit mata dan Visi Gangguan
Gosok dan kelopak mata sisi mata orbit setengah jam sebelum tidur dengan minyak Habbatus sauda’. 1sendok the minyak Habbatus sauda’ juga harus diminum dengan secangkir jus wortel.

Facial Paralysis
Tempatkan satu sendok teh minyak dalam satu liter air mendidih dan menghirup asap.

Flu dan Pilek
Ambil satu sendok teh minyak Habbatus sauda’ dengan madu di pagi hari sebelum makan. Juga, 1-3 tetes di setiap lubang hidung untuk hidung tersumbat.

Batu empedu dan Batu hati
Campur 1 sendok makan Habbatus sauda’, ditambah 1 sendok teh minyak Habbatus sauda dengan 2-3 sendok makan madu dalam gelas, tambahkan air panas. Minumlah campuran ini setiap hari, Konsumsi pertama di pagi hari.

Umum Kesehatan dan Kesejahteraan
Ambil satu sendok madu dan satu sendok Habbatus sauda’ dicampur setiap hari. Atau 1 sendok teh minyak dicampur dengan madu sebelum sarapan Anda.

Rambut Rontok dan beruban prematur
Cuci rambut anda dan kemudian gunakan minyak zaitun dan minyak Habbatus sauda’ dicampur bersama. Tunggu satu jam dan bilas.

Sakit kepala dan Migren
Ambil minyak Habbatus sauda’ dan gosokkan pada kening dan sekitarnya. Tempatkan beberapa tetes di hidung dan juga tempat sedikit minyak di atas kepala. Makan beberapa Habbatus sauda’ dan madu, dua kali sehari.

Memori
Ambil 1 / 2 sendok teh Habbatus sauda’ dan 1 / 2 sendok teh madu tiga kali sehari.

Virus Infeksi Mulut
Tempatkan beberapa Habbatus sauda’ di mulut Anda dan biarkan selama 10-15 menit.

Penyakit otot Menyusun
Ambil satu sendok Habbatus sauda’ dicampur dengan madu, tiga kali sehari. Makan kismis sebanyak mungkin. Makan sop tulang setiap hari.

Rematik dan Nyeri Tulang Belakang
Panaskan sedikit dari minyak Habbatus sauda’ dan gosokkan pada area yang sakit. Makan beberapa Habbatus sauda’ dan madu setiap hari.

Sakit Perut
Ambil satu sendok makan Habbatus sauda’ dicampur dengan madu. Minum teh peppermint, lalu minum air nasi jika lapar.

Sakit gigi dan infeksi Gum
Tempatkan beberapa Habbatus sauda’ dalam cangkir tambahkan cuka dan didihkan.. Ketika cuka telah didinginkan hingga hangat, bilas mulut dengan campuran ini. [suite101.com]

Kadar atau Dosis

Ada sumber yang menyatakan bahwa dosis lethal (dosis yang bisa menimbulkan bahaya) habbatus sauda adalah sekitar 22,4 ml/kg berat badan, setara dengan 38 kapsul sediaan 600 mg dalam sekali minum. Jadi cukup aman karena rata-rata mengkonsumsi 2 atau 3 kapsul saja sekali minum. Mengenai dosis perlu diperhatikan juga mengingat habbatus sauda juga mengandung zat kimia aktif seperti thymoquinone (TQ), dithymouinone (DTQ), thymohydroquimone (THQ) dan thymol (THY) yang merupakan zat aktif. Zat kimia aktif bisa lebih berbahaya jika mencapai dosis tertentu.

Sakit perut yang anda rasakan bisa jadi akibat sakit maag yang anda idap, bisa juga karena pengaruh habbatussauda karenabeberapa efek samping habbatussauda dilaporkanberkaitan dengan gejala saluran cerna seperti sakit perut, mual dan muntah. Ada teori juga yang menyatakan bahwa itu hanya reaksi awal dalam proses penyembuhan dan pengeluaran racun dari tubuh.

Untuk penyakit maag, kebanyakan berkaitan dengan pola hidup misalnya stresor dan pola makan. Memang bisa disebabkan oleh infeksi dan penyakit yang lain, akan tetapi pola hidup yang paling mendominasi pencetusnya. Harap diperhatikan hal ini dan terus berkonsultasi dengan dokter.

[dr. Raehanul Bahraen (Alumni Fakultas Kedokteran UGM, sedang menempuh spesialis patologi klinik di Fakultas Kedokteran UGM) dalam konsultasisyariah.com]

Dr.(Naturopathy) Ir. Donny Hosea MBA. PhD berkata :
"Max dosage (untuk Habbatus sauda') : 40 to 80 mg/ per kg berat badan/ per hari". Jadi orang dengan berat 50 kg, maka max dosage adalah 4g perhari. Dan Perlu diingat bahwa pemakaian yang terus menerus dapat membuat darah menjadi sangat encer dan sukar membeku, jadi tidak dianjurkan. [abuayaz.blogspot.com]

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Habbatussauda Minyak dan Serbuk, Manakah yang Manjur?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Habbatus sauda yang beredar di pasaran ada 3 jenis

1. Yang asli
Masih berbentuk biji kecil hitam, bentuknya seperti jintan atau wijen disebut juga dengan nama lain jintan hitam. Rasanya pahit-pahit pedas sedikit, baik digunakan untuk orang dewasa.

2. Yang sudah diolah menjadi minyak
Ini sangat baik untuk anak2 dan bayi yang belum bisa mengunyah biji aslinya. karena bijiran asli habbatus sauda’ harus dikunyah sampai halus baru ditelan, jika tidak halus maka bijinya tidak bisa dicerna oleh tubuh, karena saking kecilnya.

3. Yang diolah menjadi kapsul
Adalah jinten yang sudah dikemas dalam kemasan kapsul. Ada berupa serbuk halus dan ada juga berupa minyak yang dikemas dalam pil kapsul. Cangkang kapsul sendiri biasanya terbuat dari bahan halal seperti dari rumput laut dan sebagainya.

Mana lebih manjur? minyak ataukah serbuk habbatus sauda?
Dalam bentuk minyak, kandungan zat aktif dari habbatussauda sudah tersarikan tanpa harus menyertakan bagian yang tidak diperlukan. hal ini menjadikan dosis yang diperlukan pun menjadi lebih kecil dan praktis.

Namun harus dipahami juga , kulit biji habbatussauda pun memiliki kandungan yang bermanfaat. ketika kita hanya mengkonsumsi minyaknya, khasiat yang terdapat pada kulit bijinya tidak akan ikut terkonsumsi.

Sebagian besar zat aktif Habbatussauda terdapat dalm minyak volatilnya. Namun berdasarkan riset, ternyata diketahui adanya perbedaan khasiat, antara biji dan minyak habbatussauda, terutama pada penggunaan untuk menurunkan kadar trigliserida darah.

Bentuk minyak sangat bermanfaat pada penggunaan topical/permukaan yang menggunakan tetes atau olesan. Namun kekurangannya rasa dan aromanya begitu menyengat ditenggorokan, sehingga seringkali pasien mengeluh akan baunya, tetapi hal ini sudah di atasi dengan disajikan dalam pil ataupun kapsul . Kekurangan yang lain adalah kehilangan khasiat yang terdapat pada kulit bijinya.

Sedangkan serbuk habbatussauda, banyak mengandung serat , sehingga sangat baik buat pencernaan , walaupun kekurangannya adalah pasien harus mengkonsumsi dalam volume yang banyak, karena serbuk ini belum diproses secara ekstraknya. [eramuslim.com]

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Ciri-Ciri dan Kriteria Habbatus Sauda' (Jintan Hitam/Nigella Sativa)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Di bawah ini 7 ciri-ciri utama habbatus sauda:

1. Nilai pemakanan
Habbatus sauda kaya dengan:
  1. monosaccharide glukosa, xylosa dsb.
  2. polysaccharide
  3. fatty acid yang tidak tepu (unsaturated essential fatty acids, EFA). EFA tidak boleh dihasilkan oleh badan kita, oleh itu sumber utamanya ialah dari pemakanan
  4. amino acid yang membentuk protein
  5. karotene iaitu sumber vitamin A
  6. kalsium, zat besi, dsb.

2. Sistem imunisasi
Kajian yang dilakukan di Arab Saudi mendapati, habbatus sauda berupaya meningkatkan sistem imunisasi anda (daya melawan penyakit). Oleh itu ia mungkin penting dalam pengawalan kanser, AIDS dan penyakit-penyakit berkaitan yang lain.

3. Anti-histamine
Histamine ialah bahan yang dikeluarkan oleh sel-sel mast di dalam badan yang menyebabkan kesan-kesan allergik (alahan). Habbatus sauda mengandungi bahan yang menghalang protein kinase C, sejenis bahan yang mencetus penghasilan histamine. Oleh kerana penghidap penyakit asma selalunya mengalami masalah alahan, habbatus sauda mungkin baik diambil secara berterusan oleh pesakit-pesakit ini.

4. Anti-tumor
Kajian in vitro mendapati habbatus sauda berupaya menghalang pembentukan sel-sel tumor. Oleh itu, ia baik untuk digunakan untuk membantu menghalang penyakit kanser.

5. Anti-bakteria
Penyelidikan ke atas bahan ini mendapati ia mempunyai aktiviti anti-bakteria . Habbatus sauda didapati berupaya mengawal bakteria seperti E.coli, V.cholera dan spesies Shigella. Ini bermakna habbatus sauda baik untuk mereka yang menghidapi beberapa jenis penyakit seperti cirit-birit dan masalah-masalah perut yang lain.

6. Anti-radang (anti-inflammation)
Habbatus sauda didapati boleh mengurangkan radang (bengkak). Oleh itu ia baik untuk pesakit asma (mengurangkan radang dalam paru-paru), eczema (alahan yang menyebabkan gatal, kulit merah dsb.) dan arthritis (bengkak sendi).

7. Menggalakkan pengeluaran susu
Kombinasi lemak dan hormon yang didapati di dalam habbatus sauda menyebabkan pengeluaran susu ibu yang menyusukan bayi bertambah. [indoroyal.com]

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 24 September 2014

Sejarah Habbatus Sauda' (Jintan Hitam/Nigella Sativa)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Nigella Sativa pertama ditemukan di daerah Tutankhamen, Mesir dan memiliki peranan penting dalam praktek kehidupan Mesir Kuno. Tanaman ini tumbuh liar di negara-negara Mediterania, dan dikembangbiakkan di Mesir dan Siria. Raja-raja pada masa itu pasti sangat berhati-hati dalam menggunakan tanaman terbaik sebagai obat.

Referensi tulisan pertama tentang Habbatus sauda’ pertama kali ditemukan dibuku Isaiah dalam Old Testament. Isaiah menjelaskan. “For the black cumin is not threshed with a threshing sledge, nor is a cart wheel rolled over the cumin, but the black cumin is beaten out with a stick, and the cumin with a rod.” (Isaiah 28:25, 27 NKJV). Easton’s Bible Dictionary menjelaskan bahwa bahasa Yahudi untuk kata black cumin, “ketsah”, mengacu pada pasti “Nigella Sativa”, merupakan ordo Ranunculacae yang tumbuh liar di negara-negara Mediterania, dan dikembangbiakkan di Mesir dan Syria. [maduyamanqta.blogspot.com]

Dioscoredes, ahli fisika Yunani di abad ke satu, melaporkan bahwa Nigella Sativa dipakai untuk mengobati Sakit Kepala, Hidung tersumbat, sakit gigi, dan penyakit internis. Selain itu juga digunakan untuk membantu masa menstruasi dan meningkatkan produksi Air Susu Ibu.

Tokoh Muslim, Al Biruni (973-1048), yang menggabungkan obat-obatan leluhur India dan Cina menyebutkan bahwa Nigella Sativa adalah sejenis biji-bijian yang digunakan sebagai bahan nutrisi di abad ke 10 dan 11 Masehi.

Dalam sistem pengobatan di Greco-Arab/Unani-Tibb, yang berasal dari Hippocrates, Galen dan Ibnu Sina, Nigella Sativa merupakan penyembuh yang sangat bernilai dalam mengobati difungsi pencernaan dan hepatitis yang digambarkan sebagai stimulan untuk kondisi-kondisi berbeda, dan pereda demam tinggi.

Ibnu Sina (980-1037), dalam karya terbesarnya “The Canon of Medicine”, yang dianggap banyak orang sebagai buku paling terkenal di dunia kedokteran, baik di Timur atau di Barat, menyatakan Nigella Sativa bermanfaat “Menstimulasi energi di tubuh dan membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat”.

Berbagai penelitian memberikan bukti bahwa Nigella Sativa nyata dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh jika digunakan sepanjang waktu. Referensi Nabi SAW mendeskripsikan bahwa Nigella Sativa atau Habbatussauda sebagai “Penyembuh Segala Penyakit kecuali Kematian”.

Di negara-negara Timur Tengah dan Timur Jauh selama berabad-abad menggunakan Nigella Sativa untuk mengobati penyakit ringan termasuk asma dan bronkhitis, rematik dan luka radang, meningkatkan produksi susu ibu hamil, mengobati gangguan pencernaan, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, meningkatlkan kemampuan perncernaan dan pembuangan, dan melawan infeksi parasit. Minyaknya digunakan untuk mengobati penyakit kulit, seperti eksim, dan luka radang serta mampu mengobati gejala meriang.

Sungguh banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari Nigella Sativa ini sehingga tidak mengherankan apabila ia populer disebut dengan “the seed of blessing” / “Habbatu barakah”, yang artinya “biji-bijian yang mengandung rahmat”.

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kandungan Dalam Habbatus Sauda' (Jintan Hitam)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Kandungan nutrisi nigella sativa selain membangunan sistem kekebalan tubuh sepanjang hari, juga menyediakan sumber yang optimal untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit.

Nigella Sativa kaya akan kandungan nutrisi monosakarida (molekul gula tunggal) dalam bentuk glukosa rhamnose, xylose dan arabinose yang dengan mudah dapat diserap oleh tubuh sebagai sumber energi, juga mengandung non-starch polisakarida yang berfungsi sebagai sumber serat yang sangat berguna untuk diet.

Lima belas asam amino pembentuk protein, delapan diantaranya asam amino esensial yang sangat diperlukan oleh tubuh, dimana tubuh tidak dapat mensistensisnya sendiri sehingga perlu asupan dari luar.

Kandungan Arginin didalamnya sangat penting untuk masa pertumbuhan, analisis kimia lanjutan menemukan bahwa ia mengangung Karotin, yang diubah menjadi Vitamin A oleh Liver.

Nigella Sativa juga sebagai sumber Kalsium, Zat Besi, Sodium dan Potassium yang berperan penting dalam membantu peran Enzim. Ia juga mengandung Asam Lemak, terutama Asam Lemak Esensial tak jenuh (Asam Linoleic dan Linolenic). Asam Lemak Esensial terdiri dari Asam Alfa-Linolenic (Omega-3) dan Asam Linoleic (Omega-6) sebagai pembentuk sel yang tidak dapat dibentuk sendiri dalam tubuh sehingga harus mendapat asupan atau makanan dari luar yang memiliki kandungan Asal Lemak Esensial yang tinggi.

Daftar dibawah ini menunjukkan komposisi biji dan minyak Nigella Sativa dengan kandungan aktif, nutrisi dan lainnya sbb :

KOMPOSISI NUTRISI BIJI NIGELLA SATIVA
  1. Protein 21%
  2. Karbohidrat 35%
  3. Lemak 35-38%
KOMPOSISI MINYAK ESENSIAL (1,4%) MINYAK NIGELLA SATIVA
  1. Carvone 21,1%
  2. Alfa-PInene 7,4%
  3. Sabinene 5,5%
  4. Beta-Pinene 7,7%
  5. P-Cymene 46,8%
  6. Ohters 11,5%
NUTRISI MINYAK NIGELLA SATIVA
  1. Protein 208 ug/g
  2. Thiamin 15 ug/g
  3. Riboflavin 1 ug/g
  4. Pyridoxine 5 ug/g
  5. Niacin 57 ug/g
  6. Folacin 610 IU/g
  7. Calsium 1,859 mg/g
  8. Iron 105 ug/g
  9. Copper 18 ug/g
  10. Zinc 60 ug/g
  11. Phosphorus 5,265 mg/g
ASAM LEMAK MINYAK NIGELLA SATIVA
  1. Myristic Asam (C14:0) 0,5%
  2. Palmitic Asam (C16:0) 13,7%
  3. Palmitoleic Asam (C16:1) 0,1%
  4. Stearic Asam (C18:0) 2,6%
  5. Oleic Asam (C18:1) 23,7%
  6. Linoleic Asam (C18:2) (Omega-6) 57,9%
  7. Linelenic Asam (C18:3n-3 (Omega-3) 0,2%
  8. Arachidic Asam (C20:0) 1,3%
ASAM LEMAK JENUH DAN TAK JENUH MINYAK NIGELLA SATIVA
  1. Saturated Acid 18,1 %
  2. Monounsaturated Acids 23,8 %
  3. Polyunsaturated Acids 58,1 %
BERDASARKAN PENELITIAN LAIN, KANDUNGAN HABBATUS SAUDA' DIANTARANYA:
  1. Saponin berupa triterpenoid glikosida, monosakarida (molekul gula tunggal) yang berbentuk glukosa, ramnosa, silosa, dan arabinosa
  2. Komponen non starch polysaccharide bahan aktif ini merupakan sumber yang berguna untuk serat diet
  3. Asam lemak terutama asam lemak tak jenuh (linoleat dan oleat). Meliputi misristik, palmato oleat, asam behenat, asam stearat (52%), asam arakidonat (26,95%), omega-3, omega-6
  4. Asam amino terdapat 15 jenis asam amino yang membentuk habbatussauda, termasuk 9 asam amino esensial
  5. Ariginin merupakan bahan aktif yang penting untuk masa pertumbuhan balita
  6. Karotin karotin akan dirubah oleh hati menjadi vitamin A
  7. Mineral meliputi kalsium, zat besi, sodium, potassium yang secara keseluruhan berfungsi sebagai kofaktor fungsi enzim
  8. Minyak volatile diantaranya timokuinon, nigelon, timohidrokuinon [habbatussaudacapkurmaajwa.com]

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 16 February 2013

Habbatussauda' (Jintan Hitam) Dapat Menyembuhkan Penyakit-Penyakit Ini!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Shohihain diriwayatkan hadist dari Ummu Salamah dari Abu Hurairah R Habbatussauda' (Jintan Hitam) Dapat Menyembuhkan Penyakit-Penyakit Ini!
Dalam Ash-Shohihain diriwayatkan hadist dari Ummu Salamah dari Abu Hurairah R.A, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaklah kalian mengkonsumsi Habbatus Sauda’ , karena didalamnya terdapat kesembuhan dari setiap penyakit, kecuali saam. Sedangkan saam artinya kematian.”

Imam Bukhori juga meriwayatkan hadist dari Aisyah R.A bahwasanya ia mendengar Nabi SAW bersabda;

” Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini merupakan obat bagi setiap penyakit, kecuali saam. Aku bertanya, “Apakah saam itu?”. Beliau menjawab, “Kematian.”

Dalam riwayat Muslim:

“Tidak ada suatu penyakit, kecuali penyembuhannya ada didalam Habbatus Sauda.”

Nabi SAW mengabarkan bahwa Habbatus Sauda berkhasiat menyembuhkan setiap penyakit. Kata syifa’ (kesembuhan) dalam seluruh hadist disebut tanpa dima’rifahkan dengan alif dan lam. Semuanya dalam struktur positif, sehingga dengan demikian kata tersebut bersifat nakiroh (indefinite, tidak spesifik) yang biasanya bermakna umum. Selanjutnya, kita bisa mengatakan bahwa dalam Habbatus Sauda’ terdapat potensi penyembuhan terhadap setiap penyakit.

Habbatus Sauda (Jinten Hitam) Potensial untuk Obat ARV HIV/AIDS
Ekstrak heksan biji jinten hitam (Nigella sativa Lor) potensial dikembangkan sebagai imunomodulator pada penderita imunodefisiensi seperti pasien terinfeksi HIV-AIDS yang mengalami penurunan jumlah sel CD4, kata Akrom M.Kes, dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

“Ekstrak heksan biji jinten hitam (EHBJH) dapat dikembangkan sebagai agen kemopreventif antikarsinogenesis melalui mekanisme antioksidan sitoprotektif dan imunomodulator,” katanya dalam ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (4/2/2013).

Menurut dia, efek EHBJH dapat meningkatkan limfosit CD4, CD8, kadar IFNgamma, dan hematoprotektor. Keberhasilan biji jinten hitam meningkatkan jumlah sel CD4 dan CD8 serta berdampak pada populasi sel CD4CD25Treg memberikan harapan pada pasien-pasien HIV-AIDS yang menjalani terapi antiretroviral (ARV) sebagai terapi ajuvan.

“Meskipun baru skala penelitian laboratorium melalui pemberian ekstrak heksan biji jinten hitam pada tikus, diketahui timokuinon memiliki efek kemopreventif antikarsinogenesis pada tikus bahkan mampu menurunkan 81-97 persen tingkat kematian, menghambat kerusakan hepar dan ginjal serta meningkatkan jumlah lekosit dan hemoglobin,” katanya.

Ia mengatakan, ekstrak heksan biji jinten juga mampu menurunkan 45-50 persen insidensi pembentukan nodul dan menurunkan 70-90 persen pembentukan adenokarsinoma mamae tikus yang diinduksi dimetilbenz(a)antracene.

Selain itu, aktivitas dan mekanisme imunomodulator antihematoksik ekstrak heksan biji jinten hitam diketahui mampu meningkatkan jumlah limfosit darah tepi, meningkatkan jumlah limfosit CD4Th, CD8 dan CD4CD25treg, meningkatkan berat limpa dan jumlah limfosit serta aktivitas limfosit dalam mensekresi IFNgamma.

Menurut dia biji jinten hitam secara empirik sudah dipakai sebagai bahan jamu untuk pengobatan herbal yang mampu mengobati berbagai kelainan di antaranya sebagai imunomodulator, antivirus, antidiabetes mellitus, antikanker, antiasma, dan antiepilepsi.

“Kandungan timokuinon, nigelon, dan asam lemak tak jenuh dalam biji jinten hitam merupakan kandungan yang diduga bersifat antioksidatif, kemopreventif, dan imunomodulator,” kata Akrom.

Prof. Wadi’ah Shalih Bakr meraih Doktor di bidang Biokimia dari Universitas di Inggris melalui disertasinya yang berjudul “Klasifikasi dan efek Obat terhadap Enzim-enzim Idionukleotida Kerongkongan pada Jaringan Payudara.

Di dalam disertasinya, ia mengupas pengaruh ekstrak habbatus sauda’ terhadap enzim-enzim nukleotida dalam jaringan.

Dalam disertasinya, dipaparkan terlebih dahulu beberapa riset yang telah dilakukan sebelumnya mengenai habbatus sauda’. Ia menyebutkan bahwa ada sejumlah laporan laboratorium yang menyebutkan efek nyata ekstrak habbatus sauda’ terhadap pengobatan. Sebagai contoh adalah ketika ekstrak habbatus sauda diberikan kepada tikus secara oral, maka hal itu berperan melindungi organ hati dari keracunan yang ditimbulkan oleh enzim D-Glukosa Amyn (El Dakhakhny and Madi, 1995).

Beberapa riset lain menguatkan bahwa minyak habbatus sauda’ memiliki peran yang sangat efektif dan baik dalam pengobatan sesak nafas (Gomaa et al, Chakravarty, 1993). Peneliti, Toppozada dkk, menemukan bahwa minyak habbatussauda sangat berkhasiat sebagai anti bakteri dan mikro organisme lain. Zat-zat aktif pada Habbatus Sauda’ juga sukses digunakan untuk mengobati infeksi telinga dan nyeri-nyeri pada rahang atas.

El-Kadi et al, 1990, membuktikan bahwa salah satu khasiat habbatus sauda’ adalah pengaruhnya dalam memperbaiki perbandingan sel-sel T pembantu terhadap sel-sel T penekan pada para penderita kelemahan sistem kekebalan, dimana kondisi mereka membaik, jumlah sel-sel T pembantu meningkat sedangkan jumlah sel-sel T penekan berkurang.

Berdasarkan uji kimiawi, terbukti bahwa minyak habbatussauda mencegah terjadinya kanker kulit pada tikus (El-Moufty, 1995).

Kreober 1993, menyatakan bahwa biji dan minyak habbatus sauda mengandung efek diuretik (melancarkan pembuangan urin). Tahir 1993, menemukan bahwa minyak atsiri Habbatus Sauda’ mengurangi kontraksi pembuluh darah jantung, serta berperan mencegah terjadinya ketegangan.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Mencegah Sirosis Hati
Dr. Ghomidi dari Universitas King Faishal di Damam melakukan penelitian terhadap tikus percobaan untuk mengetahui pengaruh emulsi habbatus sauda’ dalam melindungi hati dari zat beracun yang disebut carbon

tetrachloride. Dari penelitian tersebut, terungkap bahwa pemberian emulsi habbatus sauda’ mampu mengurangi pengaruh racun dari zat carbon tetrachloride terhadap hati. Penelitian lain dipublikasikan oleh Majalah Phytother Res, 2003, dimana para peneliti menyatakan bahwa tikus-tikus yang diberi minyak habbatus sauda’ lebih kecil resikonya terkena kerusakan organ hati ketika diberikan kepadanya zat-zat beracun seperti carbon tetrachloride.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Mencegah Kanker Hati
Para peneliti di Srilangka telah melakukan penelitian terhadap 60 ekor tikus yang diberi zat diethyl-nitrosamine yang bisa mengakibatkan terjadinya serangan kanker. Sebagian dari tikus itu diberi ramuan habbatus sauda’ dan sebagian lagi diberi ramuan lain. Para peneliti mengamati tikus-tikus ini selama satu minggu, kemudian mereka meneliti jaringan hati tikus-tikus tersebut, hasilnya adalah pengaruh kanker jauh lebih rendah pada tikus-tikus yang diberi habbatus sauda’. Para peneliti tsb. menyimpulkan bahwa habbatus sauda’ berperan melindungi hati dari pengaruh serangan kanker.

Habbatus Sauda’ Mencegah Kanker Hati
Dalam majalah Nutr Cancer 2003, peneliti Univ. Thantha Mesir telah melakukan kajian terhadap 45 ekor tikus yang telah diberi zat kimia yang bisa menyebabkan terjadinya kanker kolon. 30 ekor tikus diantaranya juga diberi minyak habbatus sauda’ secara oral. Setelah 14 minggu, para peneliti melihat tidak adanya perkembangan kanker sama sekali, baik di kolon, hati, maupun ginjal pada tikus-tikus yang diberi minyak habbatus sauda’. Satu hal yang mengidentifikasikan bahwa minyak atsiri habbatus sauda’ memiliki kemampuan untuk mencegah terjadinya kanker kolon.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Mencegah Kanker PayudaraDalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah Bio Med Sci Instrum, 2003, para peneliti di Missisipi USA menemukan bahwa penggunaan ekstrak habbatussauda’ sangat efektif untuk menghambat perkembangan sel-sel kanker payudara.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) menyembuhkan Diabetes Mellitus
Dalam majalah Tohoku J Exp Med, september 2003, para peneliti di Turki melakukan penelitian terhadap 50 ekor tikus yang dijangkiti penyakit Diabetes Mellitus dengan diberi zat streptozotocin pada peritoneum. Tikus-tikus itu dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberi minyak atsiri habbatus sauda’ dalam peritoneum setiap hari selama 30 hari. Sedangkan kelompok kedua diberi cairan mineral tanpa diberi minyak habbatus sauda’.

Para peneliti mendapati bahwa pemberian minyak habbatus sauda’ pada tikus-tikus yang terkena diabetes menyebabkan penurunan kadar gula dalam darah tikus-tikus tersebut, serta peningkatan kadar insulin dalam darah. Selain itu, juga menyebabkan pertambahan dan peningkatan aktivitas sel-sel beta pada pankreas yang bertanggungjawab mensekresikan insulin. Satu hal yang mengindikasikan bahwa habbatus sauda’ bisa membantu mengobati penyakit diabetes.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Mengobati Alergi
Sebuah penelitian di Jerman yang dipublikasikan Majalah Tohoku J Exp Med, 2003, para peneliti melakukan penelitian terhadap 125 pasien yang terkena alergi (sinusitis, asma bronkial, dan eksim yang disebabkan oleh alergi. Semua penderita alergi tersebut diobati dengan minyak habbatus sauda’ dengan dosis antara 40-80 mg/kg berat badan selama sehari. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan gejala pada setiap penderita asma bronkial, sinusitis, atau eksim. Para peneliti tersebut menyimpulkan bahwa minyak habbatus sauda’ sangat efektif sebagai suplemen obat untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh alergi.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Mengobati Asma
Sejak bertahun-tahun, habbatus sauda’ digunakan untuk mengobati batuk dan asma bronkial. Adakah bukti ilmiah yang menguatkannya?

Para peneliti dari Universitas King Saud, Riyadh, telah melakukan penelitian tentang pengaruh thymoquinone (yang merupakan zat aktif utama pada minyak habbatus sauda’) terhadap trachea guinea pig (babi hutan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thymoquinone berkhasit melonggarkan otot trachea, artinya ia melonggarkan trachea dan bronkus. Ini akan membantu pengobatan asma bronkial.

Habbatus Sauda (Jinten Hitam) Melindungi Lambung
Dr. M. El-Dakhakhny dari Univ. Iskandariah Mesir, melakukan kajian pengaruh habbatus sauda’ dalam melindungi selaput lambung dari pelukaan yang disebabkan oleh alkohol pada tikus percobaan. Maka, terbukti bahwa minyak habbatus sauda’ berkhasiat sebagai pelindung efektif dari pengaruh yang bisa melukai lambung yang ditimbulkan oleh alkohol.

Habbatus Sauda’ sebagai Antioksidan
Dalam publikasi Majalah J Vet Med Clin Med, 2003, para peneliti mengadakan penelitian untuk mengetahui pengaruh habbatus sauda’ dalam mencegah oksidasi pada tikus-tikus percobaan yang diberi zat carbon tetrachloride. Sejumlah tikus diberi minyak habbatus sauda’ melalui peritoneum. Para peneliti menemukan bahwa minyak habbatus sauda’ mengurangi kadar oksidasi lemak, serta meningkatkan aktivitas anti-oksidasi (antioksidan). Telah diketahui antioksidan membantu melindungi tubuh dari pengaruh radikal bebas yang menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan dan timbulnya beberapa penyakit seperti arterosklerosis, kanker, pikun dsb. Sebuah penelitian lain yang dipublikasikan dalam majalah Drug Chem Toxicol, 2003, menegaskan adanya pengaruh anti-oksidasi (antioksidan) dalam minyak habbatus sauda’.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Menurunkan Kolesterol dan Gula Darah
Di Maroko, para peneliti melalukan penelitian tentang efek minyak habbatus sauda’ terhadap kadar kolesterol dan gula dalam darah tikus percobaan. Tikus-tikus itu diberi 1 mg/kg minyak statis habbatus sauda’ selama 12 minggu. Pada akhir penelitian, kadar kolesterol turun 15%, lemak trigliserida turun 22 %, gula darah turun 16,5% serta kadar hemoglobin naik 17,5%. Ini mengindikasikan bahwa minyak habbtus sauda’ efektif menurunkan kadar kolesterol dan gula darah pada manusia.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Melindungi Jantung dan Pembuluh Darah
Sudah lumrah diketahui bahwa peningkatan zat homosisitin dalam darah meningkatkan risiko terjadinya penyakit pembuluh darah jantung, pembuluh darah otak, dan pembuluh darah periferal. Para ilmuwan menemukan bahwa pemberian asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12 bisa menyebabkan penurunan kadar homosisistin dalam darah.

Dari sini, para peneliti dari Univ. King Saud-Arab Saudi, melakukan penelitian guna mengetahui pengaruh habbatus sauda’ terhadap kadar homosisitin darah. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Int J Cardiol, Januari 2004. Peneliti memberikan zat thymoquinone (zat aktif dalam habbatus sauda’) kepada sekelompok tikus percobaan (100 mg/kg), dalam 30 menit, selama seminggu. Para peneliti menemukan bahwa pemberian zat thymoquinone bisa menjadi pencegah yang efektif terhadap kenaikan homosisitin. Hal ini mengindikasikan bahwa habbatus sauda’ bisa melindungi jantung dan pembuluh darah.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) sebagai Penurun Tekanan Darah
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. M. El-Dakhakhny yang diterbitkan oleh majalah Therapy, th 2000, dilakukan penelitian tentang pengaruh ekstrak habbatus sauda’ (0,6 ml/kg sehari) dalam meluruhkan pembuangan urin dan menurunkan tekanan darah. Tekanan darah turun 22% pada tikus-tikus yang diobati dengan ekstrak habbatus sauda’, sedangkan tikus-tikus yang diobati dengan adalat (obat penurun tekanan darah yang populer) mengakami penurunan hanya 18%. Pembuangan urin pada tikus-tikus yang diobati habbatus sauda’ juga meningkat.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Mencegah Gagal Ginjal
Para peneliti dari Universitas Al-Azhar melakukan penelitian tentang pengaruh thymoquinone (zat aktif pada habbatus sauda’) terhadap gagal ginjal yang sengaja ditimbulkan pada tikus-tikus percobaan melalui zat doxorubicin. Maka terlihat bahwa thymoquinone menyebabkan berkurangnya pembuangan protein dan albumin dari urin, dan ia benar-benar berkhasiat mencegah oksidasi serta memperlambat faktor-faktor negatif yang berpengaruh terhadap ginjal. Ini mengindikasikan bahwa thymoquinone bisa memiliki peran untuk mencegah terjadinya gagal ginjal.

Habbatus Sauda’(Jinten Hitam) sebagai Obat Reumatik
Dalaml penelitian yang dipublikasikan majalah Phytother,September 2003, para peneliti di Universitas Aga Khan Pakistan melontarkan pertanyaan;

“Bagaimana habbatus sauda’ bisa berperan dalam meringankan infeksi sendi (artritis) pada para penderita reumatik?”.

Satu hal yang sudah lumrah diketahui oleh para dokter adalah ada zat yang dihasilkan oleh sel-sel makrofag, yang disebut nitric oxide. Para peneliti menemukan bahwa ekstrak habbatus sauda’ menekan produksi nitric oxide, dimana hal itu bisa menafsirkan pengaruh habbatus sauda’ dalam meringankan infeksi sendi.

Dari Universitas Faishol Damam, Dr.Ghamidi mengemukan kajian yang dipublikasikan di jurnal J.Ethno Pharmacol, 2001, bahwa habbatus sauda’ berkhasiat sebagai obat analgesik dan anti-artritis.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Membunuh Bakteri
Dr. Mursi dari Universitas Kairo melalukan penelitian yang dipublikasikan tahun 2000 untuk mengetahui pengaruh habbatus sauda’ terhadap bakteri. Ia meneliti 16 jenis bakteri gram negatif dan 6 jenis bakteri gram positif. Sebagian dari bakteri-bakteri itu terkena pengaruh dari ekstrak habbatus sauda’.

Habbatus Sauda’ (Jinten Hitam) Menghambat Perkembangan Jamur
Dalam penelitian yang dipublikasikan majalah Phytother bulan Pebruari 2003, peneliti dari Universitas Aga Khan Pakistan sengaja menjangkiti tikus-tikus percobaan dengan jamur candida albicans dan kemudian diobati dengan ekstrak habbatus sauda’. Para peneliti menemukan bahwa perkembangan jamur tersebut sangat terhambat.

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.