Showing posts with label Program. Show all posts
Showing posts with label Program. Show all posts

Sunday, 13 January 2019

Laporan Penelitian Tindakan Kelas

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.



LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

A.      Pengertian
Laporan merupakan istilah yang sangat lazim dipakai dalam kehidupan sehari-hari oleh berbagai kalangan.  Oleh karena itu, Anda tentu sudah sangat akrab dengan istilah ini. Sebagai guru, Anda juga sudah sering membuat laporan, misalnya laporan kemajuan siswa yang dikirim kepada orang tua atau disampaikan dalam rapat guru. Dari segi etimologis, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, halaman 566, laporan berasal dari kata lapor yan.g'berarti segala sesuatu yang dilaporkan; sedangkan laporan penelitian dimaknai sebagai laporan berdasarkan penelitian terhadap suatu gejala. Beranjuk dari pengertian tersebut, maka laporan penelitian tindakan kelas (laporan PTK) kita maknai sebagai laporan yang disusun berdasarkan -penelitian yang dilakukan secara sistematis terhadap suatu gejala, dalam hal ini perbaikan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru di kelasnya sendiri.

B.       Tujuan dan Manfaat Laporan PTK
Tujuan menuliskan laporan hasil penelitian adalah untuk mencatat, memberitahukan serta mengkomunikasikan suatu hasil penelitian. Penulisan laporan PTK sangat penting, karena selain untuk kepentingan pengembangan diri secara keseluruhan dan sebagai dokumentasi, juga dapat digunakan sebagai perbandingan dalam menangani masalah serupa yang dialami oleh teman – teman sejawat yang juga ingin mengadakan atau melakukan PTK (LAN, 2007).
Pada hakikatnya, laporan penelitian merupakan dokumentasi dari penelitian yang dilakukan. Dalam  penelitian formal, laporan merupakan satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh peneliti, lebih-lebih jika penelitian tersebut dilakukan berdasarkan misi tertentu atau pesanan dari satu lembaga. Dalam kondisi seperti itu, laporan penelitian biasanya merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu. Anda pasti telah mengenal skripsi, tesis, atau disertasi yang merupakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh rnahasiswa sebelum dinyatakan layak untuk menerima gelar sarjana, magister, dan doktor. Dengan demikian, penelitian yang dilaksanakan dalam rangka penulisan skripsi, tesis, dan desertasi merupakan contoh penelitian yang dilaksanakan berdasarkan niat atau misi tertentu. Berbagai penelitian yang dilakukan dengan dana dari satu lembaga merupakan contoh penelitian berdasarkan pesanan. Misalnya saja satu perusahaan minuman memesan penelitian yang berkaitan dengan khasiat yang terkandung dalam minumannya, atau departemen tenaga kerja memesan penelitian tentang jumlah dan sebaran penduduk yang menganggur. Penelitian-penelitian seperti itu biasanya dilakukan oleh satu lembaga yang memang bergerak dalam bidang penelitian.
Laporan penelitian, termasuk laporan PTK menggarnbarkan mengapa satu penelitian dilakukan, apa landasan teorinya, bagaimana cara melakukannya, dan bagaimana hasilnya. Sehubungan dengan itu, laporan penelitian akan mengungkap banyak hal tentang masalah yang diteliti. Andaikata laporan ini tidak ada, maka orang lain tidak akan pemah tahu tentang hasil penelitian tersebut. Oleh karena itu, laporan penelitian merupakan media yang sangat penting untuk mendiseminasikan hasil-hasil yang diperoleh dari penelitian, sehingga masyarakat luas dapat mengetahuinya dan jika perlu menindaklanjuti hasil penelitian tersebut. Dalam kaitan ini, barangkali Anda pemah membaca satu hasil penelitian, yang begitu bermanfaat bagi Anda. Misalnya hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kegiatan akan menentukan kapasitas kerja otak yang berujung pada ungkapan: begitu kita berhenti berpikir/belajar, kita memasuki ambang kematian, sebagaimana yang dimuat dalam Kreativita, No.2, 1994, halaman 2. Seyogyanya hasil penelitian ini memacu kita untuk terus berkreasi.

C.      Sistematika Laporan PTK
Apa yang dimaksud dengan sistem etika laporan? Mengapa laporan harus sistematika? Dari apa saja komponen-komponen yang terdapat dalam sebuah laporan PTK? Sebagaimana dikemukakan pada bagian awal Kegiatan Belajar 1, sebuah laporan penelitian tidak hanya dimanfaatkan oleh si peneliti/pembuat laporan itu sendiri, tetapi juga oleh orang lain. Yang dimaksud orang lain adalah orang yang memberi tugas, pesanan, atau dari penelitian serta orang-orang yang berkeinginan untuk mengetahui dan memanfaatkan hasil penelitian yang telah Anda lakukan. Karena itu, laporan harus runtut atau sistematis, logis, serta tertata sedemikian rupa sehingga bagian demi bagian laporan mudah ditemukan dan mudah dipahami. Bayangkan, kalau suatu laporan itu penyusunannya diawali dengan pendahuluan, lalu metodologi, kesimpulan, pembahasan, bahan temuan, pasti pusing membacanya. Mungkin laporan itu, bagaimana pun bagus isinya, tidak akan dibaca orang. Oleh karena itu, penyusunan laporan perlu mengikuti aturan atau pola tertentu. Inilah yang dimaksud sistematika laporan. Dengan kata lain, sistematika laporan adalah penataan isi laporan berdasarkan komponen/bagian-bagian urutan antarkomponen laporan tersebut sehingga membentuk satu keutuhan yang baik.
Pada dasarnya, sistematika sebuah laporan penelitian terdiri dari komponen-komponen berikut.
a.    Bab I: Pendahuluan:  menggambarkan latar belakangdilakukannya penelitian, masalah penelitian, tujuan penelitian, landasan teori, dan manfaat penelitian.
b.    Bab II: Tinjauan Pustaka, memuat berbagai teori/konsep atau hasil-hasil penelitian yang terkait dengan penelitian yang dilakukan.
c.    Bab III: Metodologi,  memuat desain penelitian, populasi dan sampel, teknik dan instrumen
d.   Bab IV: Temuan dan Pembahasan,  menyajikan hasil analisis data, temuan yang didasarkan pada hasil analisis tersebut, serta pembahasan mengapa hasilnya seperti itu.
e.    Bab V: Kesimpulan dan Saran, yang memuat kesimpulan hasil penelitian serta saran yang  dibuat berdasarkan kesimpulan tersebut.
Sistematika Laporan PTK juga tidak jauh berbeda dari sistematika umumnya sebuah laporan penelitian. Sistematika laporan PTK yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tahun 2004, halaman 14, adalah sebagai berikut.
Deskripsi singkat setiap komponen tersebut adalah sebagai berikut (Ditjen Dikti, 2004, halaman 18-20).
1)        Abstrak: menyajikan saripati penelitian yang mencakup: latar belakang, tujuan, prosedur, dan hasil).
2)        Pendahuluan, memuat: a. latar belakang (adanya masalah yang mendorong dilakukannya penelitian, data awal tentang akar masalah, deskripsi lokasi dan waktu, serta pentingnya masalah dipecahkan/diatasi); b. rumusan masalah;
c. tujuan; dan d. manfaat.
3)         Kajian Teori/Pustaka, menyajikan: a. teori-teori terkait dan/atau hasil penelitian terdahulu, yang memberi arah terhadap pelaksanaan penelitian; b. upaya penulis membangun argumen teoritik terhadap tindakan yang mungkin dapat meningkatkan mutu pembelajaran; serta c. pertanyaan penelitian dan hipotesis tindakan, jika diperlukan.
4)        Pelaksanaan Penelitian menyajikan: a. uraian tentang: tempat, waktu, mata pelajaran, dan karakteristik siswa di sekolah sebagai subjek penelitian, serta
b. deskripsi setiap siklus, yang mencakup rancangan, pelaksanaan, pemantauan dan instrumen, serta refleksi.
5)        Hasil Penelitian dan Pembahasan, yang menyajikan:a. uraian setiap siklus dengan data lengkap, b. perubahan yang terjadi, serta c. tabel / grafik untuk mendukung penyajian data.
6)        Kesimpulan dan Saran, menyajikan:a. simpulan hasil penelitian sesuai dengan tujuan penelitian, serta b. saran tindak lanjut hasil penelitian.
7)        Daftar Pustaka, memuat semua sumber yang digunakan peneliti sebagai acuan (buku, jadwal, hasil penelitian yang relevan), disusun secara alfabetis.
8)        Lampiran, memuat: a. instrumen penelitian, b. personalia tenaga peneliti, riwayat hidup masing-masing peneliti, c. data penelitian, serta
d. bukti lain yang dikumpulkan selama pelaksanaan penelitian.

SISTEMATIKA LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Halaman Judul
Lembar Pengesahan
Abstrak
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
A.       Latar Belakang Masalah (data awal dalam mengicientifikasi masalah, analisis masalah, dan pentingnya masalah dipecahkan).
B.       Rumusan Masalah
C.       Tujuan Penelitian
D.       Manfaat Penelitian
Bab II Kajian Pustaka
Bab III Metodologi  Penelitian
A.       Subjek Penelitian (Lokasi, waktu, mata pelajaran, kelas, dan karakteristik siswa)
B.       Deskripsi per Siklus: (rencana, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data/ instrumen, refleksi)
Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan
A.       Deskripsi per siklus (data tentang rencana, pengamatan, refleksi), keberhasilan dan kegagalan, lengkap dengan data.
B.       Pembahasan dari setiap siklus.
Bab V  Kesimpulan dan Saran
A.       Kesimpulan
B.       Saran.
Daftar Pustaka
Lampiran
Adapun Format laporan PTK  dikemukakan oleh LAN (2007), berbeda dengan format laporan penelitian biasa (non PTK), karena laporan dalam PTK tidak hanya mencantumkan hasil penelitian saja, tetapi harus mencantumkan semua langkah, mulai dari sejak menemukan masalah, merencanakan tindakan, melaksanakan tindakan, mengobservasi, menginterpretasi, mendiskusikan balikan, menganalisis, merefleksi, kemudian kembali ke rencana tindak lanjut selanjutnya. Secara garis besar format laporan PTK adalah sebagai berikut:
BAB I     PENDAHULUAN
                  A. Latar Belakang Masalah
                  B. Rumusan Masalah                                                                                    
                  D. Tujuan Penelitian
                  E. Manfaat Penelitian
BAB II   KAJIAN PUSTAKA
                  A. .......
                  B. .......
                  C. dan seterusnya
BAB III  METODOLOGI PENELITIAN
                  A. Setting Penelitian
                  B. Rancangan Penelitian
                     1. Tahap Perencanaan Tindakan
                     2. Tahap Pelaksanaan Tindakan               
                     3. Tahap Observasi
                     4. Tahap Interpretasi dan Diskusi Balikan
5. Tahap Analisis dan Refleksi
C. Teknik Pengumpulan dan Instrumen Pengumpul Data
D. Teknik Analisis Data
BAB IV  HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian dan Pembahasan Pelaksanaan Tindakan Siklus I
B. Hasil Penelitian dan Pembahasan Pelaksanaan Tindakan Siklus II
C. Hasil Penelitian dan Pembahasan Pelaksanaan Tindakan Siklus ....
BAB V    PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran-Saran.

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN  (Depdiknas, 1999).
Dengan mencermati format Laporan PTK seperti di atas, kita akan segera dapat melihat bahwa format laporan ini benar-benar menuntut Anda sebagai peneliti, mampu menuangkan apa yang telah dlakukan untuk memperbaiki pembelajaran.  Tentu saja kemampuan menulis sangat menentukan kualitas laporan tersebut. Pengalaman menulis laporan ini tentu akan bermanfaat dalam menulis karya ilmiah lainnya.



Sumber https://pendidikanalmun.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sistematika Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Lengkap

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.



Bagian awal: halaman judul, halaman pengesahan, abstrak, kata pengantar (Tanggal Pembuatan), daftar isi, daftar lampiran

Bagian isi: ada lima bab.
Bagian penunjang: daftar pustaka, dan lampiran-lampiran

Bagian isi:
BAB  I   PENDAHULUAN
              A. Latar Belakang Masalah 
              *)B. Identifikasi masalah               
                B. Rumusan Masalah
                C. Tujuan Penelitian
                D. Manfaat Hasil Penelitian
            *)  E. Cara pemecahan masalah

BAB  II   KAJIAN PUSTAKA
               (sebagai pendukung dalam pemecahan masalah)
                 A.  Kajian teori tentang masalah yang dipecahkan
                 B.  Kajian teori dari tindakan yang akan dilakukan
                 C. Kerangka berpikir (menghubungkan A dengan B)
                  D. Hipotesis tindakan (bila perlu)
                 
BAB  III  METODOLOGI PENELITIAN
               A. Setting Penelitian (obyek, waktu penelitian, sasaran perubahan)
                 B. Prosedur/ perencanaan penelitian
                 C. Metode pengumpulan data dan instrumen penelitian
                 D. Metode analisis data
                 E. Langkah penelitian
                 
BAB  IV  HASIL PENELITIAN DAN
              PEMBAHASAN
               A. Gambaran lokasi penelitian
               B. Sajian data tiap siklus Pengolahan dan analisis data
                 C. Pembahasan hasil analisis dari semua siklus untuk semua aspek disatukan dalam satu tabel/grafik
                 
BAB IV :
       *  MERUPAKAN PORSI PALING
          BANYAK
       *  MILIK PENELITI SENDIRI
       *  EKSKLUSIF
       *  YANG DIBANGGAKAN PENELITI

·         Kemukakan secara rinci apa tindakan yg dilakukan guru waktu menerapkan model atau metode baru dan hasil refleksi tiap siklus. Ceritakan dari pertemuan ke pertemuan berikutnya. Hasil perubahan dari pertemuan ke pertemuan berikutnya, misalnya: kondisi kelas, kedisiplinan belajar, semangat belajar, catatan hasil belajar, minat mengikuti pelajaran,  dan hasil belajar.
·         Siklus ke 2 laporkan secara lengkap seperti pada laporan siklus pertama.

BAB  V  KESIMPULAN DAN SARAN
               A. Kesimpulan penelitian
                 B. Saran


Lampiran
Semua rpp yang dilaksanakan
Semua instrumen yg digunakan
Contoh hasil kerja siswa dan guru
Copy daftar hadir siswa selama pelaksanaan tindakan
Foto kegiatan  penjelas annya.
Ijin pelaksanaan
*) surat pernyataan telah diseminar kan  dan lampirannya



Sumber https://pendidikanalmun.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Program Pembinaan dan Pembiasaan MA Al Syarifiyah Bondan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.




Program Pembinaan dan Pembiasaan
MA Al Syarifiyah Bondan

Habitual curriculum atau kurikulum pembiasaan adalah kegiatan yang dilakukan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai dengan materi pembinaan akhlak dan kepribadian serta pembiasaan ibadah. 
1) Pembinaan akhlak dan kepribadian serta pembiasaan ibadah dilakukan selama empat puluh menit sebelum dimulainya KBM jam pelajaran pertama setiap Senin, Selasa dan Rabu. Cakupan materinya meliputi: 
a) Al-Qur’an – Hadits 

Materi Al-Qur’an - Hadits disusun berdasarkan kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagaimana yang terdapat dalam kurikulum dan sesuai jenjang tingkatannya, dengan penekanan pada: 
  • Kemampuan dan pembiasaan membaca Al-Qur’an dengan tartil. 
  • Hafal Al-Qur’an Juz 29 dan Juz 30 sesuai materi yang telah ditentukan. 
b) Akidah Akhlak 
Materi Akidah Akhlak mengacu kepada kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagaimana yang dikehendaki oleh kurikulum dan sesuai jenjang tingkatannya, dengan penekanan pada: 
  • Kemampuan menunjukkan akhlak yang baik dalam pergaulan antar sesama manusia. 
  • Kemampuan menunjukkan akhlak yang baik terhadap orang tua dan guru. 
c) Fiqih 
Materi Fiqih disusun berdasarkan nilai-nilai dan kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagai-mana terdapat dalam kurikulum sesuai jenjang tingkatannya, dengan pene-kanan pada: 
  • Kemampuan bersuci dan berwudhu. 
  • Kemampuan melaksanakan shalat Dhuha dengan benar dan baik. 
  • Menghayati pentingnya mendirikan shalat. 
d) PPKn 
Materi PPKn disusun dengan mengacu kepada nilai-nilai dan kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagaimana terdapat dalam kurikulum sesuai jenjang tingkatannya, dengan penekanan pada: 
  •  Kemampuan menghormati dan menghargai pendapat orang lain sesuai norma bangsa Indonesia. 
  •  Kemampuan untuk berani berbicara dan mengemukakan pendapat dimuka umum. 
2) Tahsin dan Hafalan 
Madrasah Tsanawiyah Pembangunan UIN Jakarta memberikan penekanan sangat serius pada kemampuan membaca Al-Qur’an, karenanya kepada setiap peserta didik diharuskan memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. 
Peserta didik yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik diharuskan mengikuti kegiatan tahsin atau Bina Baca Al-Qur’an (BBQ). Kegiatan ini dilaksanakan usai kegiatan belajar mengajar dibawah koordinasi kelompok guru mata pelajaran/ konsorsium agama. 
Madrasah Tsanawiyah Pembangunan UIN Jakarta memiliki muatan lokal dan tahfid untuk kelas 7 Juz 30 dan kelas 8 Juz 29, dan ada program kegiatan pembiasaan atau Habitual Curriculum (HC) yang di dalamnya antara lain memuat kegiatan hafalan. Kegiatan hafalan setara 1 jam pelajaran dilaksanakan dalam bentuk tugas (non tatap muka). Sedangkan setoran hafalan dilaksanakan sebanyak 1 kali tatap muka setiap hari rabu, serta dinilai oleh wali kelas atau guru pendamping HC dan sesama peserta didik di buku MPHC (Monitor Penilaian Habitual Curriculum). Adapun materi hafalan yang harus disetorkan tersebut, antara lain : 
a. Kelas X ( Sepuluh )

  1. Bacaan Shalat Wajib dan Artinya 
  2. Doa setelah shalat wajib 
  3. Doa setelah shalat dhuha 
  4. Asmaul Husna 
  5. Ayat-ayat al-Qur’an pilihan, yakni QS. Al-Baqarah : ayat (1-5), (163), (255), dan (284-286) 
b. Kelas XI ( Sebelas ) 
  1. Pengulangan materi kelas X (bacaan shalat dan artinya) 
  2. Doa-doa harian 
  3. Doa sujud syukur, sujud tilawah, sujud sahwi, shalat tahajud, shalat istikharah, dan shalat janazah. 
  4. Kata-kata mutiara Islami 
c. Kelas XII ( Duabelas ) 
  1. Pengulangan materi kelas XI (bacaan shalat dan artinya) 
  2. Asmaul Husna dan Artinya



Sumber https://pendidikanalmun.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 19 November 2018

Program Kerja dan proposal USBN-BK, UM, UAMBN BK dan UNBK

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.




Penilaian atas suatu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan secara terus menerus dan berjenjang, serta untuk mengetahui pencapaian target kurikulum dan daya serap siswa dalam setiap mata pelajaran yang diberikan.


Ujian Nasional (UN) adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara Nasional pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Ujian Sekolah (US) adalah kegiatan yang dilakukan oleh Satuan Pendidikan untuk mengukur pencapaian Kompetensi peserta didik sebagai pengakuan prestasi belajar dan/atau penyelesaian dari Sekolah/Madrasah. Mengingat pentingnya penilaian yang menentukan keberhasilan suatu program belajar mengajar, maka dalam pelaksanaannya diperlukan organisasi yang baik dan terprogram.

POS memuat pedoman pelaksanaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan USBN, UM, UAMBN BK dan UNBK, baik penyelenggaraan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota maupun pada tingkat sekolah/madrasah, serta memuat persyaratan peserta, bahan ujian, pelaksanaan ujian, pemeriksaan hasil, kelulusan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan, serta biaya penyelenggaraan USBN, UM, UAMBN BK dan UNBK. POS juga memuat sanksi terhadap pelanggaran ketentuan penyelenggaraan USBN, UM, UAMBN BK dan UNBK.


Diharapkan penyelenggara USBN, UM, UAMBN BK dan UNBK dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebaik-baiknya, sehingga Ujian Nasional terlaksana sacara objektif, berkeadilan dan akuntabel.

Apabila ingin mendapatkan fail dapat di download DISINI utuh dalam bentuk dokumen tentang Program Kerja USBK, UM, UAMBN BK dan UNBK lengkap beserta rinciannya.

Sumber https://pendidikanalmun.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Petunjuk dan Format Penyusunan Laporan Pelatihan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.



PETUNJUK PENYUSUNAN LAPORAN
PELATIHAN GURU & KARYAWAN

1.     Penyusunan laporan pelatihan merupakan kewajiban setiap guru dan karyawan yang ditugaskan oleh Kepala Madrasah untuk mengikuti pelatihan dalam rangka meningkatkan profesionalitas guru dan karyawan yang bersangkutan.
2.     Penyerahan laporan paling lambat 2 minggu setelah kegiatan pelatihan berakhir dikumpulkan di bagian tata usaha setelah mendapat persetujuan dari Kepala Madrasah.
3.     Teknik penulisan laporan adalah sebagai berikut:
a.     Huruf Times New Romans 12 atau Arial 11
b.     Spasi 1 ½
c.      Ukuran kertas A4 atau kuarto
d.     Margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm margin bawah 4 cm
e.      Dijilid langsung (tidak menggunakan lak band).
4.     Laporan dibuat rangkap 2, satu untuk peserta dan satu untuk arsip sekolah.
5.     Untuk pelatihan yang diikuti oleh kelompok, maka laporan pelatihan dapat dibuat bersama-sama.
6.     Biaya pembuatan laporan ditanggung oleh madrasah.


Untuk mendapatkan contoh dan format lengkapnya dapat di download disini semoga format penyusunan laporan ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan guru.

Sumber https://pendidikanalmun.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Proposal Program Rencana Kerja Sekolah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.




Sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan anaknya, sekolah ini memerlukan peningkatan dan pengembangan dalam berbagai aspek, misalnya dalam hal kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya, sarana dan prasaran, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan sekolah, peran serta masyarakat dan kemitraan, dalam pendidikan, serta lain-lain.Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu kiranya dilakukan upaya penyusunan Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) agar sekolah memiliki rambu-rambu yang bisa dijadikan landasan dalam pengelolaan program, implementasi, memonitoring dan evaluasi yang baik, terstruktur dan terukur.

Rencana Kerja Tahunan MTs ............... tahun ............/............  ini disusun bardasarkan :
1. hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan RAPBS tahun ............/............
2. pelaksanaan rencana program dan kegiatan RKS tahun ...... - .........
3. disesuaikan dengan Permendiknas No. 19 tahun 2007 tentang Rencan Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS). Berkaitan dengan uraian di atas, maka RKTS ini memuat pendahuluan, profil, harapan program kerja tahunan sekolah, rencana anggaran sekolah, dan  penutup.


Untuk mendapatkan fail lengkapnya dapat di download DISINI

semoga dapat bermanfaat bagi rekan-rekan guru dalam menyusun RKTS Sekolah

Sumber https://pendidikanalmun.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.