Showing posts with label Elektronika. Show all posts
Showing posts with label Elektronika. Show all posts

Sunday, 20 May 2018

Pengertian, Fungsi, dan Jenis Resistor

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Resistor merupakan bagian dari komponen eletronika yang mempunyai fungsi sebagai penahan arus yang mengalir pada sebuah rangkaian. Resistor sendiri berupa terminal yang memiliki dua komponen elektronik yang nantinya akan mengasilkan suatu tegangan yang berbanding lurus dengan arus listrik. Kerja resistor sesuai dengan suatu hukum yang taka sing lagi didengar, yaitu hukum Ohm (V=I.R).

Resistor memiliki kharakteristik yang tidak memiliki kutub positif dan negatif, tetapi mempunyai beberapa komponen, seperti tegangan kerja maksimum, resistensi, toleransi, dan power rating. Selain itu, resistor masih memiliki karakteristik, seperti induktansi, kebisingan, koefisien, dan temperature.

Resistor banyak digunakan dalam rangkaian elektronika sebagai salah satu komponen dasar. Sehingga, apabila Anda ingin membuat sebuah rangkaian elektronika yang baik, maka harus mengetahui seluk beluk resistor yang merupakan salah satu komponen dasar elektronika. Untuk itu, pelajari secara seksama yang berkenaan dengan resistor.

Resistor memiliki banyak fungsi dalam elektronika, sehingga keberadaannya sangat diperlukan. Meskipun sangat penting, tapi harga resistor terbilang murah dibandingkan komponen elektronik lainnya.
Resistor merupakan bagian dari komponen eletronika yang mempunyai fungsi sebagai penahan a Pengertian, Fungsi, dan Jenis Resistor

Macam-Macam Resistor
Resistor pada dasarnya terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya :
  • Fixed Resistor, yaitu jenis resistor yang mempunyai nilai hambatan yang tetap.
  • Variable Resistor, yaitu jenis resistor yang mempunyai nilai hambatan yang selalu berubah.
  • Resistor Non-Linier, yaitu jenis resistor yang disebabkan karena adanya pengaruh dari lingkungan, seperti suhu ataupun cahaya, sehingga membuat nilai hambatan menjadi tidak linier.
Selain memiliki beragam jenis seperti yang telah dijelaskan di atas, resistor juga mempunyai banyak kegunaan. Resistor memiliki bentuk yang sangat kecil, tapi ternyata kegunaannya tidak sepele bagi penyusun elektronika.  Secara umum memang resistor berguna sebagai penghambat arus yang sedang melewati sebuah rangkaian, tapi beberpa kegunaan lain dari resistor juga perlu Anda ketahui lebih lanjut.

Keunggulan Resistor
Berikut beberapa kegunaan resistor dalam dunia eletronika :
  • Resistor mempunyai kegunaan untuk mengatur jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian. Dengan menggunakan resistor, arus listrik yang mengalir dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
  • Resistor mempunyai kegunaan untuk dapat menahan sebagian arus listrik yang mengalir dalam rangkaian dan disesuaikan dengan kebutuhan rangkaian elektronika yang Anda buat.
  • Resistor mempunyai kegunaan untuk menurunkan tegangan listrik pada rangkaian elektronika yang Anda buat sesuai kebutuhan. 
  • Resistor mempunyai kegunaan untuk membagi tegangan listrik yang ada pada rangkaian elektronika Anda, sehingga rangkaian eletronika tidak terlalu terbebani dengan tegangan karena telah dinetralkan oleh resistor.
  • Resistor mempunyai kegunaan untuk dapat membangkitkan frekuensi tinggi maupun frekuensi rendah yang dibantu oleh kinerja transistor dan kondensator  (kapasitor). 
Dengan beberapa kegunaan yang ada pada resistor, maka resistor sangat dibutuhkan untuk menjadi salah satu bagian dari komponen sirkuit lektrinika dan jejaring elektronika. Resistor biasanya dibuat dari beberapa macam komponen dan film, dan juga bisa dibuat dari kawat resistensi. Kawat resistensi sendiri merupakan kawat yang terbuat dari kumpulan resistivitas yang sangat tinggi, seperti pada nikel kromium.

Dari ulasan ini Anda dapat memahami apa sebenarnya resistor yang biasanya sering dipakai dalam rangkaian elektronika. Ternyata benda kecil ini walaupun memiliki harga yang murah dibandingkan komponen elektronika lainnya, mempunyai fungsi yang tidak bisa dianggap remeh ya.

Jika Anda ingin membuat sebuah rangkaian elektronik, pastikan tidak lupa memakai resistor agar bisa berfungsi maksimal. Nah, itulah beberapa informasi mengenai resistor yang bisa Anda jadikan sebagai sumber referensi yang bermanfaat.
Sumber https://www.websitependidikan.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 1 May 2018

Pengertian, Bagian, dan Fungsi Multimeter/Multitester/Avometer

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pengertian, Bagian, dan Fungsi Multimeter_Buat Anda yang familiar dengan alat-alat listrik an elektronika, tentunya sudah tak asing dengan multimeter. Multimeter/multitester/avometer adalah alat ukur listrik atau yang dikenal dengan istilah Volt-Ohm-Meter (VOM) yang bisa mengukur tegangan, hambatan, maupun arus listrik. Secara umum, ada dua jenis multimeter yaitu multimeter digital dan multimeter analog. Multimeter analog masih menggunakan jarum penunjuk layaknya jarum jam. Sedangkan multimeter digital, sudah menggunakan display LCD yang langsung menunjukkan angka.

Bagian-Bagian Multimeter dan Fungsinya
Selain memiliki banyak fungsi, alat ini terdiri dari beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda-beda, yaitu:

1. Papan Skala Multimeter 
Papan ini digunakan untuk membaca hasil dari pengukuran yang telah dilakukan. Pada skala multimeter terdapat skala-skala serta tahanan/resistan (resistance) yang tertulis dalam satuan Ohm (Ω), kuat arus (DCmA), tegangan (ACV dan DCV), serta skala-skala lainnya.

2. Saklar Jangkauan Ukur atau Batas Ukur Multimeter
Bagian yang kedua yaitu saklar jangkauan ukur. Saklar ini berfungsi untuk menentukan posisi kerja dari Multimeter, serta menentukan batas ukur (range). Apabila ingin mengukur nilai dari satuan tahanan (dalam Ω), maka tempatkan saklar pada posisi Ω. Demikian pula jika ingin digunakan untuk mengukur tegangan (ACV-DCV), serta kuat arus (mA-μA).

Perlu diingat, dalam mengukur suatu tegangan listrik, pastikan saklar berada di bagian batas ukur yang tinggi dari tegangan yang diukur. Misalnya, Anda ingin mengukur tegangan sebesar 220 ACV, maka saklar harus pada posisi batas ukur sebesar 250 ACV.

3. Sekrup Pengatur Posisi Jarum Multimeter
Sekrup atau dikenal dengan istilah preset multimeter ini berfungsi untuk mengatur jarum penunjuk di angka nol yang letaknya di sebelah kiri papan skala.

4. Tombol Pengatur Jarum Posisi Nol (Zerro Adjustment)
Bagian multimeter yang tidak kalah pentingnya yaitu Zerro Adjustment. Tombol pengatur jarum posisi nol ini berfungsi untuk mengatur jarum penunjuk di angka nol sebelum penggunaan multimeter untuk mengukur suatu nilai tahanan atau resistan. Cara penggunaannya yaitu pertemukan kedua ujung kabel probe, kemudian putar tombol untuk memposisikan jarum di angka nol.

5. Lubang Kabel Probe Multimeter
Bagian multimeter yang terakhir yaitu lubang kabel probe multimeter. Lubang kabel ini merupakan tempat yang berfungsi untuk menghubungkan kabel probe ke multimeter. Lubang ini ditAndai dengan adanya tAnda (+) atau out dan (-) atau common. Bagian tersebut juga lengkap dengan lubang yang digunakan untuk mengukur hfe transistor atau penguatan arus searah (DCmA) serta lubang yang digunakan untuk mengukur kapasitas suatu kapasitor.

6. Baterai Multimeter
Baterai multimeter yang digunakan yaitu baterai kering (dry cell) dengan tipe UM-3, yang berfungsi untuk mengalirkan arus pada kumparan putar saat alat ini digunakan untuk mengukur suatu komponen. Batetari ini dihubungkan dengan seri dengan lubang kabel probe. Dimana kutub negatif baterai ini dihubungkan pada terminal positip pada lubang kabel probe.
 tentunya sudah tak asing dengan multimeter Pengertian, Bagian, dan Fungsi Multimeter/Multitester/Avometer
Fungsi Multimeter
Multimeter ini juga memiliki beberapa fungsi yaitu:
1. Untuk mengukur tegangan DC.
2. Untuk mengukur tegangan AC.
3. Untuk mengukur kuat arus DC.
4. Untuk mengukur nilai hambatan resistor
5. Melakukan pengecekan hubungan singkat / koneksi arus listrik.
6. Melakukan pengecek transistor.
7. Melakukan pengecekan kapasitor elektrolit.
8. Melakukan pengecekan dioda, led serta dioda zener.
9. Melakukan pengecekan inductor
10. Untuk mengukur HFE transistor, dan
11. Untuk mengukur suhu listrik.

Itulah penjelasan mengenai pengertian, bagian, dan fungsi multimeter. Semoga penjelasan di atas dapat menambah pengetahuan Anda terkait hal-hal yang berhubungan dengan multimeter.
Sumber https://www.websitependidikan.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Saturday, 29 April 2017

Penemu Interkoneksi (Swith Telepon) - Almon Brown Strowger

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Almon Brown Strowger adalah orang Amerika yang telah menemukan The Strowger Switch Penemu Interkoneksi (Swith Telepon) - Almon Brown Strowger
Almon Brown Strowger
Almon Brown Strowger adalah orang Amerika yang telah menemukan The Strowger Switch, sebuah teknologi pertukaran telepon elektromekanis 1889. Swith telepon, atau juga disebut telephone exchange, adalah sistem tertentu yang menghubungkan panggilan telepon dari satu panggilan ke lainnya.

Teknologi switch telepon yang ditemukan Almon mengakhiri peranan seorang operator telepon yang sebelumnya berperan menghubungkan panggilan telepon secara manual.


Biografi Almon Brown Strowger

Strowger lahir padab 11 Februari 1839 di Penfield, New York, dekat Rochester, New York. Dia adalah cucu pemukim kedua dan penggilingan pertama di Penfield. Dalam sejarah Kota Penfield, Katherine Thompson melaporkan bahwa jika ibunya memberi anak-anaknya tugas, dia dan saudara laki-lakinya akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk mencari tahu mesin yang akan melakukan tugas untuk mereka. Dia mengajar sekolah di Penfield untuk sementara waktu, dan bertugas di Kuartalan 8 New York Volunteer Cavalry selama Perang Saudara Amerika. Dipercaya bahwa ia bertempur dalam Pertempuran Kedua Bull Run di dekat Manassas, Virginia.

Setelah Perang Sipil, nampak ia pertama kali menjadi guru sekolah negeri sebelum ia menjadi seorang pengurus. Dia dikabarkan pernah tinggal di El Dorado, Kansas, atau Topeka, Kansas, dan akhirnya Kansas City, Missouri. Tidak jelas di mana idenya tentang pertukaran telepon otomatis awalnya dipahami, namun permohonan patennya mengidentifikasi dia sebagai penduduk Kansas City, Missouri pada tanggal 10 Maret 1891.

Almon Brown Strowger meninggal pada 26 Mei 1902 saat berusia 62tahun akibat menderita aneurisma setelah menderita anemia, di St. Petersburg, Pinellas County, Florida. Jenazahnya dimakamkan di Greenwood Cemetery. Makamnya ditandai dengan nisan putih tradisional dengan tulisan bertuliskan: "Lieut AB Strowger, Co. A, 8 NY Cav."


Switch Strowger

Almon Brown Strowger adalah orang Amerika yang telah menemukan The Strowger Switch Penemu Interkoneksi (Swith Telepon) - Almon Brown Strowger
Western Electric 7A Rotary
Switch Strowger adalah sistem pertukaran telepon switch elektromekanis yang sukses secara komersial. Perangkat ini ditemukan oleh Almon Brown Strowger, dan dipatenkan pertama kali pada tahun 1891. Karena karakteristik operasionalnya, ia juga dikenal sebagai switch langkah-demi-langkah ( SXS ).


Sejarah penemuan Switch Strowger

Almon Brown Strowger adalah orang Amerika yang telah menemukan The Strowger Switch Penemu Interkoneksi (Swith Telepon) - Almon Brown Strowger
Seorang operator telepon secara manual menghubungkan panggilan dengan pasangan-pasangan kabel pada sebuah papan hubung telepon. (Sumber: http://www.JoeTourist.net/, Pembuat: Joseph A. Carr)
Strowger termotivasi untuk menciptakan pertukaran telepon otomatis setelah mengalami kesulitan dengan operator telepon lokal, yang salah satunya adalah istri seorang pesaing.

Dia pertama kali menyusun penemuannya pada tahun 1888, dan mematenkan pertukaran telepon otomatis pada tahun 1891. Dilaporkan bahwa model awal dibuat dari kotak kerah bulat dan beberapa pin lurus.
Almon Brown Strowger adalah orang Amerika yang telah menemukan The Strowger Switch Penemu Interkoneksi (Swith Telepon) - Almon Brown Strowger
Bank switch dua gerak
Sementara Almon Strowger mungkin telah merancang konsep tersebut, dia tidak sendiri dalam usahanya dan meminta bantuan dari saudaranya Arnold, keponakan William dan yang lainnya yang memiliki pengetahuan tentang listrik dan uang untuk mewujudkan konsepnya.

The Strowger Automatic Telephone Exchange Company didirikan pada tahun 1891. Perusahaan tersebut memasang dan membuka pertukaran komersial pertama di kota La Porte, Indiana pada tanggal 3 November 1892, dengan sekitar 75 pelanggan dan kapasitas 99. Menggunakan dua kunci tipe telegraf di telepon, yang harus disadap Jumlah waktu yang tepat untuk menggerakkan peralihan, namun penggunaan kunci terpisah dengan konduktor terpisah ke bursa tidak praktis untuk sistem komersial. Periklanan awal menyebut penemuan baru ini sebagai "telepon tanpa wanita, kurang ajar, out-of-order-less, wait-less".
Almon Brown Strowger adalah orang Amerika yang telah menemukan The Strowger Switch Penemu Interkoneksi (Swith Telepon) - Almon Brown Strowger
Sebuah sentral telepon modern, tidak hanya disiapkan untuk komunikasi suara tetapi juga untuk data jalur lebar.
Perusahaan Pertukaran Telepon Strowger Automatic menjadi Perusahaan Listrik Otomatis, dimana Strowger terlibat dalam pendirian, meskipun Strowger sendiri tampaknya tidak terlibat dalam perkembangan lebih lanjut. Paten pemindahan secara eksklusif dilisensikan ke Perusahaan Listrik Otomatis.

Strowger menjual hak patennya pada tahun 1896 seharga US $ 1.800 dan menjual sahamnya di Automatic Electric pada tahun 1898 seharga US $ 10.000. Patennya kemudian dijual seharga 2,5 juta dolar AS pada tahun 1916. Para insinyur perusahaan terus mengembangkan desain Strowger dan mengajukan beberapa paten atas nama para pegawainya.

Sistem Strowger banyak digunakan sampai pengembangan switch palang yang lebih andal, saklar elektromekanik dengan matriks batang vertikal dan horizontal dan gerakan sederhana.


Sumber:

Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Monday, 20 January 2014

Penemu Televisi - John Logie Baird

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

 Televisi yang kita lihat sekarang adalah suatu hasil teknologi yang ditemukan oleh bebera Penemu Televisi - John Logie Baird
Televisi yang kita lihat sekarang adalah suatu hasil teknologi yang ditemukan oleh beberapa ahli di bidang elektronik. Ide dasar dari sebuah televisi pertama kali dicetuskan oleh Paul Gottlieb Nipkow, seorang mahasiswa 23 tahun di Jerman, yang mematenkan sistem televisi elektromekanik yang menggunakan cakram Nipkow.  Namun tokoh penemu Televisi yang terkenal dan telah disetujui secara umum oleh dunia sebagai demonstrasi televisi pertama adalah John Logie Baird. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal sering disebut dengan TV (dibaca: tivi, teve ataupun tipi.)

Berikut ini beberapa tokoh ilmuwan yang berjasa dalam menciptakan Televisi menuju kesempurnaan:

1880-an: Cakram Nipkow

Pada tahun 1884, Paul Gottlieb Nipkow, seorang mahasiswa 23 tahun di Jerman, mematenkan sistem televisi elektromekanik yang menggunakan cakram Nipkow, sebuah cakram berputar dengan serangkaian lubang yang disusun secara spiral ke pusat cakaram yang digunakan dalam proses perasteran. Setiap lubang cakram diposisikan dengan selisih sudut yang sama agar dalam setiap putarannya cakram tersebut dapat meneruskan cahaya melalui setiap lubang hingga mengenai lapisan selenium peka cahaya yang menghasilkan denyut elektrik. Seiring dengan peletakan posisi gambar yang difokuskan dipusat cakram, setiap lubang akan memindai setiap "iris" horizontal dari keseluruhan gambar. Alat buatan Nipkow ini tidak benar-benar dapat dipraktekkan hingga adanya kemajuan dalam teknologi tabung penguat. Namun, alat tersebut hanya dapat memancarkan gambar "halftone" - dikarenakan lubang dengan posisi tertentu dengan ukuran berbeda-beda - melalui kabel telegraf atau telepon.

Rancangan selanjutnya adalah menggunakan pemindai mirror-drum berputar sebagai perekam gambar dan tabung sinar katode (CRT) sebagai perangkat tampilan. Pada 1907, seorang ilmuwan Rusia, Boris Rosing, menjadi penemu pertama yang menggunakan CRT dalam perangkat penerima dari sistem televisi eksperimental. Dia menggunakan pemindai "mirror-drum" untuk mengirim gambar geometrik sederhana ke CRT. Namun, untuk merekam gambar bergerak masih tidak dapat dilakukan, karena kepekaan detektor selenium yang rendah.

1920-an: Penemuan John Logie Baird

Penemu asal Skotlandia, John Logie Baird berhasil menunjukan cara pemancaran gambar-bayangan bergerak di London pada tahun 1925, diikuti gambar bergerak monokrom pada tahun 1926. Cakram pemindai Baird dapat menghasilkan gambar beresolusi 30 baris (cukup untuk memperlihatkan wajah manusia) dari lensa dengan spiral ganda.

Demonstrasi oleh Baird ini telah disetujui secara umum oleh dunia sebagai demonstrasi televisi pertama, sekalipun televisi mekanik tidak lagi digunakan. Pada tahun 1927, Baird juga menemukan sistem rekaman video pertama di dunia, yaitu "Phonovision", yaitu dengan memodulasi sinyal output kamera TV-nya ke dalam kisaran jangkauan audio, dia dapat merekam sinyal tersebut pada cakram audio 10 inci (25 cm) dengan menggunakan teknologi rekaman audio biasa. Hanya sedikit rekaman "Phonovision" Baird yang masih ada dan rekaman-rekaman yang masih bertahan tersebut kemudian diterjemahkan dan diproses menjadi gambar yang dapat dilihat pada 1990-an menggunakan teknologi pemrosesan-sinyal digital.

Pada 1926, seorang insinyur Hungaria, Kálmán Tihanyi, merancang sistem televisi dengan perangkat pemindaian dan tampilan yang sepenuhnya elektronik, dan menggunakan prinsip "penyimpanan isi" di dalam tabung pemindai (atau "kamera").

Pada 1927, seorang penemu Rusia, Léon Theremin, mengembangkan sistem televisi dengan mirror-drum yang menggunakan sistem "video terjalin" untuk menghasilkan resolusi gambar 100 baris.

Pada tahun yang sama, Herbert E. Ives dari Bell Labs berhasil mengirimkan gambar bergerak dari sebuah cakram 50-tingkap yang menghasilkan 16 gambar per menit melalui medium kabel dari Washington, D.C. ke New York City, dan juga melalui gelombang radio dari Whippany, New Jersey. Ives menggunakan layar penayang sebesar 24 x 30 inci (60 x 75 cm). Subjek rekamannya termasuk salah satunya Sekretaris Perdagangan Amerika saat itu, Herbert Hoover.

Pada tahun yang sama pula, Philo Farnsworth berhasil membuat sistem televisi pertama di dunia dengan pemindai elektronik pada kedua perangkat tampilan dan pickup, dimana temuannya ini pertama kali ia demonstrasikan di depan media pers pada 1 September 1928.

1930-an: Penyebaran dan penerimaan masyarakat

Pada tahun 1936, untuk pertama kalinya olimpiade Berlin disiarkan ke stasiun televisi di Berlin dan Leipzig di mana masyarakat umum dapat menyaksikan setiap perlombaan langsung.

Pada masa awal televisi, kotak televisi elektromekanik mulai secara komersial dijual dari tahun 1928 hingga 1934 di Inggris, Amerika Serikat, dan Rusia. Televisi komersial pertama dijual oleh Baird di Britania Raya pada tahun 1928 dalam bentuk penerima radio ditambah dengan komponen-komponen seperti tabung neon di belakang cakram Nipkow yang menghasilkan gambar kemerahan berukuran sebesar perangko pos yang dapat diperbesarkan lagi menggunakan lensa pembesar. "Televisor" ciptaan Baird ini juga dapat digunakan tanpa radio. Televisor yang dijual pada tahun 1930–1933 merupakan pemasaran televisi masal yang pertama. Kira-kira 1.000 unit Televisor berhasil dijual.

Kotak televisi elektronik komersial pertama dengan tabung sinar katode diproduksi oleh Telefunken di Jerman pada 1934, diikuti oleh produsen elektronik yang lain di Perancis (1936), Britania Raya (1936), dan Amerika Serikat (1938). Pada tahun 1936, Kálmán Tihanyi menerangkan prinsip televisi plasma, yaitu sistem panel datar yang pertama. Pada tahun 1938 di Amerika, televisi berukuran 3 inci (7.6 cm) dijual seharga 125 USD (setara dengan 1.863 USD pada tahun 2007.) Model termurah televisi berukuran 12 inci (30 cm) adalah seharga $445 (setara dengan $6.633 per 2007).

Kira-kira sebanyak 19.000 unit televisi elektronik telah diproduksi di Britania, 1.600 unit di Jerman, dan 8.000 unit di Amerika,[28] sebelum akhirnya War Production Board terpaksa menghentikan produksi TV pada April 1942 karena pecahnya Perang Dunia II.
Penggunaan TV di Amerika Serikat meningkat kembali pasca Perang Dunia II setelah produksi TV diizinkan kembali pada Agustus 1945. Pasca perang, jumlah pemilik TV di Amerika meningkat sekitar 0,5% pada tahun 1946, lalu naik 55,7% pada tahun 1954, dan naik sampai 90% pada tahun 1962.[29] Di Britania, jumlah pemilik TV meningkat dari 15.000 pada tahun 1947, lalu 1,4 juta pada tahun 1952, hingga 15,1 juta pada tahun 1968.

Biografi John Logie Baird

John Logie Baird (lahir di Helensburgh, Skotlandia, 13 Agustus 1888 – meninggal di Bexhill-on-Sea, East Suss3x, Inggris, 14 Juni 1946 pada umur 57 tahun) adalah penemu yang pertama kali menunjukkan bahwa citra visual dapat ditransmisikan.

Hingga ia berusia 35 tahun, Baird hidup dalam kondisi serba kekurangan. Pada tahun 1923, ia mulai berusaha mengotak-atik mesin untuk mentransmisi gambar, sekaligus suara, lewat radio. Tak lama kemudian ia berhasil mengirim citra kasar melewati transmiter tanpa-kabel ke pewawat penerima yang berjarak beberapa meter. Pada Januari 1925 dia mendemonstrasikan televisi di depan umum di Royal Institute di London. Ini adalah peragaan televisi paling awal.

Pada tahun 1929, BBC melakukan siaran televisi perdana, menggunakan peralatan Baird. Namun ketika itu ia belum memanfaatkan penggunaan tabung sinar-Katode, yang menjadi dasar televisi modern. Sehingga sistem buatannya kalah bersaing dengan sistem baru pada tahun 1933. (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)
Sumber https://blogpenemu.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.