Showing posts with label Tenis Lapangan. Show all posts
Showing posts with label Tenis Lapangan. Show all posts

Friday, 20 February 2015

Teknik Permainan Tenis Lapangan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Tenis merupakan Olahraga bola kecil yang sangat Populer, sehingga banyak sekali orang yang menyukai Tenis ini memerlukan beberapa teknik diantaranya :

Teknik Memegang Raket Tenis

Tenis dengan baik salah satu kuci utama adalah cara memegang Raket (Grip) dengan Sempurna, grip sendiri terdiri dari bermacam-macam diantaranya : One handed (Satu tangan) Back hand/Forehand dan Two handed (Dua tangan). dalam melakukan Pukulan dengan satu tangan tampak nya sederhana namun apabila cara memengang grip yang salah maka hasil nya pun tidak akan sempurna, cara memengang grip ini yaitu dengan menempatkan telapak tangan bagian ujung dari grip (Pegangan Raket), untuk ibujari sebaiknya berada pada kerah bawah diagonal berlawanan dengan posisi belakang Grip. untuk pukulan dengan dua tangan relatif lebih sulit dibandingkan dengan satu tangan, cara yang paling mudah adalah dengan cara memegang seperti menjabat tangan dan dilakukan senyaman mungkin, dan untuk memaksimalkan hasil tangan yang lain memegang raket dengan cara Forehand grip lainnya dengan posisi tangan kanan lebih diatas hal tersebut bertujuan agar tangan kanan dapat mendorong bola sehingga bola lebih deras.

Grip (Pegangan Raket) kebanyakan orang mengalami kesulitan daam memegang raket tenis dikarenakan persepsi orang yang memandang sama antara memegang Raket Badminton dengan Tenis padahal kenyataan nya cara memegang Grip Badminton dengan Tenis sangatlah berbeda untuk badminton cara memegang Grip cenderung ditengah grip dengan Ibu jari menghadap kedepan sedangkan untuk Tenis Grip dipegang pada Ujung Grip dan dikepal karena dalam Tenis cenderung menggunakan Ayunan Tangan sehingga raket seolah-olah merupakan satu kesatuan dengan tangan bahkan anggota badan. lain hal nya dengan Badminton yang memiliki ukuran raket yang lebih kecil dan lebih ringan sehingga untuk Badminton lebih sering menggunakan Pergelangan Tangan untuk memukul Bola daripada menggunakan lengan hingga bahu. 
Berikut ini beberapa Grip (Pengangan) dalam Permainan Tenis diantaranya:

1. Fore Hand Continental 

Continental Grip
Grip ini merupakan grip yang sering dilakukan oleh para pemain Tenis pada jaman dahulu dengan posisi tangan berada pada bagian atas pegangan raket dan posisi telunjuk berada pada sudut 1 atau 4 tergantung bagian tangan yang paling dominan.
Pada permainan Modern ini yang masih menggunakan teknik Grip ini adalah John Mc Enroe dan Stefan  Edberg, grip ini sangat lah baik digunakan untuk permainan diatas lapangan rumput dan digunakan untuk pemain yang menggunakan Service Volley. Akan tetapi saat ini tipe Continental ini sangat jarang digunakan karena tempo permainan yang semakin Cepat dengan bola yang semakin Berputar (Spin), karena type Continental ini hanya bisa dipakai Untuk Pukulan Bola datar (flat) atau mengiris (Slice), pamain dengan grip Continental ini seringkali kesulitan dalam mengahalau Bola-bola top spin yang melambung karena tangan mantam mencengkram gagang raket.

2. Fore Hand Eastern
Eastern Grip
Grip yang satu ini sangat lah cocok untuk pemula karena posisi cengkraman seperti akan melakukan Jabatan Tangan dengan posisi dari pangkal raket telunjuk cenderung berada pada sisi kanan (Dominan Tangan Kanan) dan berada pada sisi Kiri (Untuk Kidal). 
Grip ini dapat memberikan Variasi pukulan Baik Spin, Flat maupun Slice dan sangat cocok untuk pemain yang sering mengandalkan serangan Volley. akan tetapi kelemahan dari grip ini adalah agak susah dalam mengantisipasi bola top spin

3. Forehand Semi-Western
Semi- Western
Grip jenis ini adalah grip yang paling banyak dipakai oleh pemain tenis modern, terutama yang memiliki tipe permainan baseliner. Kita dapat mencoba grip ini dengan menempatkan pangkal jari telunjuk anda di sudut 2 (untuk pemain tangan kanan) atau 3 (untuk pemain kidal). Atau bisa juga
berawal dari grip eastern kemudian tangan anda diputar searah jarum jam satu sudut ke sudut 2atau 3.
Keunggulan dari grip ini adalah anda dapat memukul spin dengan baik sehingga kemungkinan bola
untuk melewati net lebih besar karena sifatnya yang parabolik. Grip ini juga dapat dipakai untuk
memukul flat tetapi tidak direkomendasikan untuk memukul slice. Minus dari grip ini adalah sulit  
untuk mengantisipasi bola-bola rendah yang dihasilkan dari pukulan flat atau slice terutama di 
lapangan cepat (grass atau hard court). Beberapa contoh pemain pro yang menggunakan grip ini
adalah:Andre Agassi, Roger Federer, Marat Safin.

4. Fore Hand Western

Western Grip
Grip jenis ini merupakan grip yang ekstrim digunakan terutama untuk memproduksi pukulan topspin. Pemain spesialis lapangan tanah liat (clay) umumnya menggunakan grip jenis ini, juga banyak pemain modern saat ini.
Grip ini sebagai ‘pegangan wajan’ karena cara memegang raket ini seperti saat kita memegang gagang wajan atau panci masakan. Caranya adalah menempatkan posisi pangkal telunjuk pada sisi bawah dari gagang raket. Atau anda dapat memulai dari posisi semi-western kemudian bergeser satu sudut ke sisi bawah gagang raket.
Grip ini sangat baik digunakan bagi pemain yang ingin memukul bola dengan top spin yang ekstrim. Arah bola dari hasil pukulan ini dapat melambung di atas net dan turun menurut garis parabolik yang ekstrim. Grip ini juga sangat nyaman digunakan untuk mengantisipasi bola-bola tinggi yang biasanya terjadi di lapangan tanah liat. Akan tetapi, minus dari grip jenis ini adalah tidak bisa dipakai untuk melakukan pukulan flat serta slice dan juga sangat sulit untuk mengantisipasi bola-bola slice yang jatuh rendah di lapangan cepat seperti rumput (grass) atau semen (hard court)


MEMEGANG RAKET YANG BENAR
Anggota “Lawn Tennis Regristered Profesional Coaches Association” (Perkumpulan Pelatih Tennis Profesional) yang telah berpengalaman menyebutkan bahwa permulaan dari permainan tennis dengan mempelajari cara memegang raket sehingga merasakan “perasaan” maksimal pada jari-jari dan tangan menyentuh senar raket.Pegangan raket harus mencapai jangkauan semaksimal mungkin dan harus bisa dilenturkan. Mengerahkan segala kemampuan untuk mengembalikan pukulan-pukulan lawan yang terbaik.
Menguasai dan menjinakkan kekuatan bola yang sedang bergarak dibantu oleh sebuah kelenturan. Sebagian besar pemain tingkat tinggi merasa bahwa kebutuhan ini dapat dipenuhi dengan memegang raket melalui cara-cara tertentu yang khusus untuk pukulan-pukulan pertama sebagai berikut :
 
1. Forehand
Forehand Federer
Pukulan ini dilakukan dengan menggunakan bagian depan tangan dan  menghadap kedepan. Untuk membiasakan diri untuk forehand  grip,pegang raket dengan membentuk sudut siku-siku. Letakkan tangan kanan diatas senar. Kemudian luncurkan tangan kanan keujung pegangan raket. Sekarang pegang pegangan raket seolah sedang berjabat tangan. Pindahkan jari-jari tangan sampai pegangan terasa enak.




2.  Backhand Drive
Disebut backhand drive karena bagian belakang tangan menghadap bola ketika bola dipukul. Utuk melakukannya letakkan ibu jari pada pusat raket, ibu jari terpisah sedangkan keempat jari lainnya dirapatkan, telapak tangan menghadap ke bawah. Dengan raket sejajar dengan bahu dan senar tegak lurus dengan tnah dorong pegangan raket kearah ibu jari. Tutup tangan dengan ibu jari yang mengarah pada senar di belakang raket (bukan disamping atas).

Backhand
3. Chopper Grip
Pukulan ini sesuai untuk serve. Perhatikan posisi “V” yang dibentuk penggabungan telunjuk dan ibu jari. Untuk meningkatkan pengontrolan raket, pukul-pukul bola ke tanah dengan sisi raket (kerangka raket). Latihlah sampai dapat memukul bola sampai 20 x.
 

Demikian ulasan mengenai teknik dasar Tenis, Semoga bermanfaat.

Sumber:

1. http://tenispro.multiply.com/journal/item/193/GRIP
2.
Jones, C. M. & Angela Buxton. Tanpa tahun. Belajar Tennis Untuk Pemula. Bandung: CV Pionir Jaya.




Sumber http://kumpulan-olahraga.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Peraturan Tenis Lapangan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Selamat siang sobat Sejarah Tenis lapangan. nahhhhhhh..... Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sekilas tentang Peraturan Tenis Lapangan. 

Peraturan dasar Tenis Lapangan

Dalam Permainan Tenis lapangan raket tenis harus memenuhi standar yaitu 29 Inchi (73,66 Cm) dan lebar 12,5 Inchi ( 31,75 Cm) dan terdapat arel pukul berupa senar dan harus Rata. dalam permainan Tenis tidak diperkenankan memukul bola menggunakan alat lain atau anggota tubuh lain nya.
Raket Tenis
Untuk ukuran Net pada permainan Tenis ini terdapat perbedaan tinggi antara pinggir net dengan bagian tengah, pada bagian tengah nya dibuat lebih pendek sedikit yaitu 0,914 meter (4 Milimeter nya harus tepat) sedangkan bagian pinggir tingginya 1,07 meter dan pada bagian tengah nya terdapat tali untuk memastikan bagian tengah net lebih rendah dari bagian Pinggir.
Net Tenis
Untuk bola Tenis terbuat dari karet yang dilapisi bulu optik dengan diameter bola antara 6,541 cm sampai dengan 6,858 cm, sedangkan untuk berat bola tenis harus memenuhi standar yaitu antara 56,0 gram sampai 59,4 gram 
Bola tenis
Lapangan dalam permainan Tenis harus rata dan untuk luasan harus memenuhi standar internasional yaitu dengan panjang 23,78 meter dan dibagi dua sama panjang, untuk lebar lapangan permainan tunggal yaitu 8,23 m sedangkan untuk permaian double/ganda menambah alley 1,37 m di kedua sisinya. utnuk garis lapangan harus memiliki ketebalan tertentu yaitu satu sampai dua inchi (25,4 - 50,8 mm). khusus untuk garis baseline sama panjang antara bagian kiri dan kanan.
dalam memukul bola diharuskan bola memantul 1 (satu) kali pada daerah sendiri`dan jika kita membiarkan bola memantul lebih dari satu pantulan maka Poin untuk lawan. akan tetapi dalam tenis ini diperbolehkan memukul tanpa harus menunggu bola memantul (Volley) dan bola dinyatakan masuk apabila dapat melewati net dan tanpa memantul di daerah sendiri, sedangkan bola dinyatakan keluar jika jatuh di luar lapangan atau tidak menyentuh garis sama sekali. 
didalam lapangan terdapat dua kotak kecil dengan ukuran 6,40 m dan memiliki lebar yang sama kotak tersebut berfungsi sebagai area pantul ketika melakukan Serve.
Dalam melakukan s


Ukuran Lapangan Tenis
Serve (Pukulan Pertama) Server (sebutan untuk yang melakukan Serve) dan Reserver (Yang menerima bola) harus berada bersilangan / berbeda kotak, jadi apabila serve dilakukan di kotak sebelah kiri maka penerima serve harus berada di kotak sebelah kanan. Bola serve harus memantul di kotak kecil tersebut dan apabila maka point untuk lawan.

Contoh Skor Tenis
Perhitungan SKOR dalam Tenis ini sangat lah berbeda dengan olah raga lainya saat kita mencetak Point kita tidak langsung mendapatkan 1 game, untuk mendapatkan 1 game kita harus mencetak beberapa point terlebih dahulu dan ini disebut Point kecil. Untuk point kecil dimulai dari angka 0-0 , jika kita mencetak point maka skor berubah menjadi 15-0 , bila kita mencetak point lagi maka skor berubah menjadi 30-0, dan apabila kita mencetak point lagi maka skor menjadi 40-0 (Emang bukan kelipatan 15 hehehehe. untuk deuce dilakukan apabila Skor sama kuat 40-40 tetapi apabila serve mendapat point lagi maka akan terjadi game. dalam satu permainan pemain harus memenangkan 6 game, pemain dianggap memenangkan pertandingan jika skor 6-0, akan tetapi jika permainan sama kuat dengan skor 6-6 maka diadakan game ke 7 dan dilakukan point kecil tie-break, yang berbeda dengan game-game sebelumnya tie -break menggunakan skor kecil 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 dan jika skor 6-6 maka dilakukan Deuce sampai permainan berakhir (ada Pemenang.

Sekian dulu ya Sobat , semoga bermanfaat.
terimakasih......!!!!!  

Sumber http://kumpulan-olahraga.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 17 February 2015

Sejarah Tenis Lapangan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.



Tenis merupakan Olahraga yang dilakukan oleh dua Orang atau dua pasang dengan menggunakan Raket dengan bola yang terbuat dari karet, Menurut Sejarah tenis sudah dimainkan sejak Zaman Yunani, Mesir dan Romawi Kuno pun belum ada bukti tentang hal tersebut tetapi ada beberapa bahasa arab berasal dari masa Mesir Kuno dinyatakan Sebagai Bukti. Teori tesebut menyatakan bahwa kata Tenis merupakan berasal dari nama Kota di daerah messir yaitu Tinnis, dan Raket dikembangkan dari bahasa arab dari tangan yaitu Rahat.

Akan tetapi sebagian besar Sejarahwan menyakini bahwa asal mula permainan Tenis berasal dari perancis pada abad ke-12 permainan tersebut dilakukan dengan memukul bola dengan menggunakan telapak Tangan, Louis X adalah salah satu penyuka permainan Jeu de Paume (Permainan Telapak Tangan), yang nantinya akan berkembang menjadi Tennis. Louis X ini tercatat sebagai orang pertama yang membuat lapangan Tenis dalam ruangan dengan gaya modern, Louis tidak menyukai permainan di udara terbuka dan memerintahkan membuatnya di dalam ruangan tertutup di paris sekitar abad Ke-13. Dan pada juni 1316 di Vicennes dia meninggal dunia setelah melakukan permainan dan meminum anggur dingin, dan meskipun adadugaan kercunan. Meskipun demikian nama Louis X tercatat sebagai pemain Tenis pertama dan tercatat didalam sejarah.

Raket mulai digunakan pada abad ke-16 dan permainannya mulai disebut "tenis", yang berasal dari istilah dalam bahasa Perancis lama tenez, yang dapat diartikan "tahan!", "terima!", atau "ambil!", suatu interjeksi yang digunakan oleh pemain yang melakukan service ditujukan pada lawannya. Permainan tersebut populer di Inggris dan Perancis, meskipun permainan tersebut hanya dimainkan di dalam ruangan dan bola sewaktu-waktu dapat keluar melewati tembok.

Pada abad 19 barulah tenis dimunculkan kembali oleh para bangsawan Inggris dengan membangun fasilitas-fasilitas country club atau lapangan tenis di rumahnya yang besar. Karena pada waktu itu tenis populer dimainkan di halaman rumput, maka terkenal dengan sebutan ‘Lawn Tennis’ atau tenis lapangan rumput. Pada masa ini juga mulai muncul bola dari karet vulkanisir yang pada waktu itu dianggap dapat mengurangi rusaknya rumput di lapangan tanpa mengurangi elastisitas dari bola itu sendiri.

Sebutan Lawn Tennis berasal dari seorang Inggris bernama Arthur Balfour. Sejak ditemukannya lawn tennis, orang mulai bereksperimen dengan memainkannya di permukaan lain seperti clay court (tanah liat) dan hard court (semen). Menggeliatnya permainan tenis ternyata mampu menggeser permainan Croquet sebagai Olahraga musim panas. Puncaknya terjadi pada tahun 1869 ketika salah satu klub croquet ternama di Inggris, All England Croquet Club, tidak berhasil menarik banyak peminat dan mencoba untuk memasukan tenis sebagai olahraga lainnya. Hasilnya klub ini sangat sukses menarik peminat terutama pada permainan Tenis tersebut hingga pada tahun 1877 mengganti namanya menjadi ‘All Engand Croquet and Lawn Tennis Club’. Sejarah ini berlanjut ketika lokasi klub yang bertempat di Wimbledon terjadi kenaikan sewa tanah yang memaksa klub untuk mendapatkan dana lebih dari biasanya. Oleh karena itu klub mengadakan turnamen tenis pertama di Wimbledon dengan membentuk sebuah panitia untuk mengadakan pertandingan dan membuat Peraturan yang baku dalam permainan ini. Turnamen tersebut diikuti oleh 20 peserta dengan penonton sekitar 200 orang dan ini merupakan cikal bakal turnamen Wimbledon yang merupakan salah satu turnamen grand slam tenis bergengsi di dunia.

Terdapat berbagai jenis permainan yang menggunakan raket yang dimainkan dewasa ini dan tenis merupakan salah satu permainan yang paling disukai. Menurut beberapa catatan sejarah, permainan menggunakan bola dan raket sudah dimainkan sejak sebelum Masehi, yaitu di Mesir dan Yunani. Pada abad ke-11 sejenis permainan yang disebut jeu de paume, yang menyerupai permainan tenis kini, telah dimainkan untuk pertama kali di sebuah kawasan di Perancis. Bola yang digunakan dibalut dengan benang berbulu sedangkan pemukulnya hanyalah tangan.

Permainan ini kemudian diperkenalkan ke Italia dan Inggris pada abad ke-13 dan mendapat sambutan hangat dalam waktu yang singkat. Banyak peminatnya ternyata di antara rakyat setempat terhadap permainan ini. Sejak itu perkembangan tenis terus meningkat ke negara-negara Eropa yang lain.

Raket bersenar diperkenalkan pertama kali pada abad ke-15 oleh Antonio da Scalo, seorang pastur berbangsa Italia. Ia menulis aturan umum bagi semua permainan yang menggunakan bola, termasuk tenis. Majalah Inggris "Sporting Magazine" menamakan permainan ini sebagai 'tenis lapangan' (lawn tennis). Dalam buku "Book of Games And Sports", yang diterbitkan dalam tahun 1801, disebut sebagai "tenis panjang". Tenis pada mulanya merupakan permainan masyarakat kelas atas. Tenis lapangan rumput yang terkenal pada zaman Ratu Victoria lalu ditiru oleh golongan menengah, yang menjadikannya sebagai permainan biasa.

Klub tenis pertama yang didirikan adalah Leamington di Perancis oleh J.B. Perera, Harry Gem, Dr. Frederick Haynes, dan Dr. Arthur Tompkins pada tahun 1872. Pada masa itu, tenis disebut sebagai pelota atau lawn rackets. Dalam tahun 1874 permainan tenis telah pertama kali dimainkan di Amerika Serikat oleh Dr. James Dwight dan F.R. Sears. Sementara itu, All England Croquet Club pun telah didirikan pada tahun 1868. Dua tahun setelah itu dibukalah kantornya di Jalan Worple, Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini juga bersedia memperuntukkan sebagian dari lahannya untuk permainan tenis dan badminton. Sehubungan dengan itu, Peraturan permainan tenis lapangan rumput ditulis. Amerika Serikat mendirikan klub tenis yang pertama di Staten Island. Bermula dari situlah, permainan tenis di Amerika Serikat berkembang dengan pesat sekali. Dari sana lahir banyak pemain tenis tangguh yang menguasai percaturan tenis tingkat dunia.
di indonesia Tenis sangat digemari oleh kalangan Menengah Keatas dikarenakan Fasilitas Lapangan yang tidak memadai, dan juga permainan tenis lapangan ini tak bisa di lakukan pada lapangan tanah  menjadikan Olahraga ini tidak memasyarakat seperti Olahraga lainnya.

Demikian Sejarah singkat Olahraga Tenis, Semoga Bermanfaat .....

Sumber http://kumpulan-olahraga.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.