Tuesday, 5 March 2019

Situs Lama Bursa Efek Indonesia (BEI)

Situs Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) bisa anda akses melalui web: www.idx.co.id. Situs IDX sendiri sebenarnya sudah pernah mengalami perubahan tampilan. Jadi, ada situs lama BEI dan situs baru BEI yang sekarang ini. 

Untuk situs lama BEI, anda bisa lihat tampilannya dibawah ini:


Situs Lama BEI
Sedangkan pada situs barus BEI, anda bisa lihat tampilannya dibawah ini:  


Situs Bursa Efek Indonesia (BEI)
Anda bisa lihat perbedaan tampilan situs lama dan situs baru BEI. Sekilas memang terlihat sama saja dari sisi menu-menunya. Lalu apa bedanya situs lama dan situs baru BEI? 

Keduanya sebenarnya sama saja. Tampilan2 menu, fungsi semua sama antara situs IDX lama dan situs IDX baru dan tidak ada fungsi yang berubah dari situs IDX lama ke situs IDX yang baru. 

Hanya bedanya, pada situs IDX baru loading websitenya jauh lebih cepat. Terutama kalau anda mau mencari laporan keuangan, maka situs IDX akan lebih cepat menampilkan laporan2 keuangan yang anda cari. 

Demikian juga kalau anda mau mencari informasi2 lain di IDX, maka loading-nya jauh lebih cepat dibandingkan situs IDX lama. Jadi situs IDX yang baru ini jauh lebih friendly dibandingkan situs IDX lama.

Kedua, kalau anda mau mencari laporan keuangan di situs IDX baru, anda bisa mencari banyak kode saham sekaligus dalam satu kali pencarian. Contohnya seperti tampilan berikut:



Perhatikan tampilan IDX diatas. Anda bisa mencari beberapa laporan keuangan sekaligus. Misalnya anda mau mencari laporan keuangan AKRA, ELSA, MEDC, anda bisa ketikkan 3 kode saham sekaligus dalam satu kali pencarian. 

Kalau pada situs IDX lama, anda harus ketikkan satu per satu. Anda tidak bisa ketikkan 3 atau lebih kode saham sekaligus seperti situs IDX yang baru. 

Oke, itulah garis besar review situs lama BEI jika dibandingkan dengan situs baru BEI yang sekarang digunakan. Manfaatkan situs BEI ini untuk mencari data2 yang berhubungan dengan saham dan laporan keuangan yang anda inginkan. 

Saham Bagus Menjelang Tahun Pemilu

Pemilihan Umum (Pemilu) presiden diadakan setiap 5 tahun sekali. Setiap menjelang pemilu, selalu banyak kalangan trader, analis, broker yang membicarakan saham-saham yang bagus di saat-saat pemilu tersebut. 

Memang susasana makret saham menjelang pemilu dengan hari2 biasa agak berbeda. Hal inilah yang kemudian harus bisa anda manfaatkan juga untuk mencari saham2 yang punya potensi / mencetak return yang lebih oke menjelang tahun pemilu. 

Saham2 yang bagus menjelang pemilu dapat dikategorikan ke dalam dua jenis saham, yaitu: saham musiman alias bahas kerennya cyclical stock. Kedua, saham non-musiman. Apa bedanya? Mari kita bahas. 

Menjelang tahun pemilu, saham-saham yang berpotensi naik adalah saham2 di sub sektor KONSUMSI (CONSUMER GOODS). Hal ini karena kebutuhan barang-barang konsumsi menjelang pemilu akan mengalami peningkatan yang lebih signifikan. Terutama untuk kebutuhan konsumsi kampanye, konsumsi rapat partai dan kebutuhan2 untuk kampanye lain. 

Saham2 di sektor konsumsi yang bisa anda perhatikan adalah saham2: UNVR, INDF, ICBP, MYOR, GGRM, HMSP. Otomatis peningkatkan permintaan menjelang pemilu ini akan meningkatkan pendapatan pada emiten2 di sektor tersebut, sehingga investor atau trader pasti juga akan melihat peluang ini untuk membeli saham2 musiman tersebut. 

Kedua, industri tekstil. Permintaan untuk pembuatan atribut-atribut kampanye seperti kaos, jaket dan lain2 menjelang juga akan meningkat tajam, sehingga hal ini akan memberikan keuntungan bagi industri tekstil kita. Emiten besar yang terkait dengan industri ini adalah SRIL. 

Jadi menjelang pemilu, saham2 musiman inilah yang biasanya bisa memberikan return, yaitu saham2 di sektor manufaktur, khususnya consumer goods dan tekstil. Namun berdasarkan pengalaman saya, saham2 musiman seperti yang saya sebutkan tadi, umumnya akan bergerak naik stabil. 

Jadi bukan karena ada pemilu kemudian saham2 ini bakalan naik sampai ratusan persen. Maka dari itu, penting juga bagi anda untuk cek bagaimana analisa teknikalnya, valuasinya sebelum memutuskan beli. Kalau saham2 ini sudah naik / mahal duluan sebelum pemilu misalnya, maka anda juga jangan langsung membeli hanya karena sentimen pemilu. 

Saham2 ini tadi adalah saham2 musiman, yaitu saham2 ini akan terkena dampak positifnya setiap kali ada pemilu. Sehingga, saya yakin para trader dan investor juga pasti lebih jeli melihat peluang2 di sektor ini pada masa2 pemilu. 

Tapi.... Sebenarnya ada lagi saham2 yang bisa naik lebih tinggi menjelang tahun pemilu. Saham apakah itu? 

Saham2 itu (seperti yang saya tulis di poin sebelumnya) adalah saham-saham non musiman. Saham2 ini akan naik sangat tinggi tergantung dari visi misi dan program yang dipaparkan oleh setiap paslon capres-cawapres. 

Salah satunya, ketika menjelang pemilu tahun 2014 dan pasca pemilu saham2 di sektor konstruksi memberikan return yang sangat tinggi. Saham2 di sektor konstruksi ini dalam setahun kurang naik lebih dari 50%, sudah jauh diatas return IHSG. 

Hal ini karena calon presiden Jokowi saat itu memberikan program untuk menggenjot infrastruktur secara besar-besaran, yaitu berupa pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan dan lain2. 

Sehingga, emiten2 konstruksi seperti WIKA, WSKT, PTPP, WTON, ADHI harga sahamnya naik ebih tinggi dibandingkan sektor2 lain. Termasuk efek domino ke sektor infrastruktur yaitu JSMR. Sektor semen SMGR. Sektor properti PWON, ASRI, harga sahamnya mengalami kenaikan yang sangat tinggi. 

Sedikit bercerita pengalaman pribadi, saking bagusnya saham2 konstruksi kala itu, saat itu saya hanya mentradingkan saham2 konstruksi tersebut. Dan beberapa saya hold sampai awal tahun 2015. 

Setelah saya jual saham2 konstruksi pun, ternyata harganya masih bisa naik lagi. Sampai pada akhirnya bulan April 2015 ketika mulai terjadi kelesuan ekonomi mayoritas saham (bukan hanya konstruksi) akhirnya berjatuhan. 

Tapi di pemilu2 berikutnya, belum tentu saham2 konstruksi bakalan naik setinggi pemilu sebelum2nya. Karena semua balik lagi.. Tergantung dari program calon presiden yang dipaparkan. 

Jadi misalnya di pemilu presiden di masa mendatang, ada calon presiden yang memberikan program kemudahan2, insentif untuk emiten di sektor pertambangan batu bara, entah mungkin perijinan dipermudah, ekspor dipermudah dan lain2, maka saya yakin emiten2 batu bara seperti ADRO, PTBA dkk, sahamnya bakal naik gila-gilaan menjelang sampai pasca pilpres.

Ini sudah menjadi suatu kebiasaan, bahwa ketika ada sentimen baik positif maupun negatif, pelaku pasar akan merespon. Dalam pasar saham, kenaikan saham besar2an karena program calon presiden terhadap sektor usaha tertentu inilah yang dinamakan dengan EUFORIA PASAR. 

Artinya begini, kalau anda mau cari saham apa yang bakalan naik tinggi menjelang pemilu, anda sebenarnya harus menyesuaikan dengan program, visi dan misi dari setiap calon presiden. 

Ketika presiden memberikan 'perlakukan istimewa' pada sektor2 tertentu, maka sektor2 itulah yang punya potensi tinggi menjelang Pilpres. 

Apalagi jika sahamnya lagi diskon atau belum naik, maka peluang saham tersebut uptrend setidaknya sampai masa euforia itu akan sangat besar. Seperti contoh sektor konstruksi yang naik tinggi tahun 2014, saham2 konstruksi saat itu memang juga sudah terdiskon. Maka tidak butuh waktu lama saham tersebut untuk naik.

Tapi kalau anda mau cari saham2 musiman menjelang pemilu, maka ya anda cukup cermati saja saham2 di sektor  manufaktur consumer goods atau tekstil tersebut, karena saham2 tersebut akan terkena dampak positifnya tiap pemilu yang diadakan 5 tahun sekali.  

Oke itu saja ulasan-ulasan saya tentang saham-saham apa yang bagus dan potensial menjelang tahun pemilu. Apa yang saya tulis ini berdasarkan pada pengalaman saya menjalankan trading dan investasi saham. 

By the way, saya pribadi sebenarnya belum terpikir untuk menulis pos tentang ini. Namun berhubung banyak rekan trader dan investor yang request untuk membahas saham-saham apa yang sekiranya layak dikoleksi menjelang tahun pemilu, maka saya menulis pos ini. 

Dan tentunya, saya berterima kasih untuk rekan2 yang sudah bertanya, karena dengan pos ini, saya juga bisa sharing tentang edukasi2 dan praktik saham. Semoga bermanfaat untuk anda. 

Monday, 4 March 2019

Pengertian dan Definisi Pasar Modal

Di dalam dunia investasi dan keuangan, anda pasti tidak asing dengan istilah PASAR MODAL. Yap, seperti yang sering saya bahas di website Saham Gain ini, tulisan2 yang saya tulis sangat berkaitan dengan pasar modal, khususnya saham. 

Pengertian pasar modal adalah pertemuan antara pihak yang kelebihan dana (investor) dengan pihak yang kekurangan dana (emiten) untuk memperjualbelikan sekuritas jangka pendek maupun jangka panjang. Di pasar modal, yang ditransaksikan adalah sekuritas perusahaan alias saham, reksadana dan obligasi.

Pasar modal bisa memberikan alternatif investasi selain daripada menabung di bank, investasi pada aset riil (tanah, emas), deposito, asuransi dan lainnya.

Pasar modal adalah pasar untuk memperjual-belikan instrumen investasi, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang, di mana instrumen2 tersebut diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan.     

DEFINISI PASAR MODAL MENURUT PARA AHLI 

Menurut Undang-Undang Pasar Modal No 8 Tahun 1995 Pasal 1 Butir 14, definisi pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum perdagangan efek perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang telah diterbitkan, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. 

Menurut Suad Husnan (2005), definisi pasar modal adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan atau sekuritas jangka panjang yang dapat diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang mauoun modal sendiri, yang diterbikan pemerintah maupun perusahaan.

Menurut Fahmi & Hadi (2009) definisi pasar modal adalah tempat perusahaan menjual saham dan obligasi dengan tujuan hasil penjualan tersebut digunakan sebagai tambahan dana dan untuk menambah modal perusahaan. 

Menurut Tandelilin (2001), definisi pasar modal dalam arti luas adalah sistem keuangan yang terorganisie, termasuk bank-bank komersial dan semua perantara di bidang keuangan, serta surat berharga.

Sedangkan definisi pasar modal dalam arti sempit adalah tempat pasar terorganisir yang memperdagangkan saham-saham dan obligasi dengan menggunakan jasa broker, komisioner dan underwriter.  

MANFAAT PASAR MODAL 

Manfaat-manfaat pasar modal adalah sebagai berikut: 

1. Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha dan emiten, sekaligus memungkinkan alokasi sumber daya secara optimal 

2. Memberikan wahan investasi bagi investor sekaligus memungkinkan upaya diversifikasi

3. Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah

4. Menciptakan lapangan pekerjaan atau profesi yang menarik bagi minat masyarakat 

5. Memberi kesempatan untuk perusahaan yang sehat dan memiliki prospek bagus kedepan 

6. Membina iklim keterbukaan bagi dunia usaha. Dengan berkembangnya pasar modal, maka akan semakin banyak lapangan kerja yang berkaitan dengan pasar modal, seperti pialang saham, analis dan lain2.  

FUNGSI PASAR MODAL

Menurut Tandelilin (2010), pasar modal menjalankan dua fungsi utama, yaitu sebagai berikut: 

1. Pasar modal sebagai lembaga perantara, yang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana (dalam hal ini adalah perusahaan) dengan pihak yang kelebihan dana (investor). Perusahaan mengharapkan bisa mendapatkan tambahan dana dari pasar modal. 

Tambahan dana ini didapatkan dari investor yang menginvestasikan dananya ketika perusahaan melakukan penawaran umum perdana, dan sebagai imbal hasilnya, investor akan memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham. Fungsi ini disebut fungsi ekonomi pasar modal. 

2. Fungsi pasar modal untuk mendorong terciptanya alokasi dana yang efisien, karena dengan adanya pasar modal, maka investor dapat memilih alternatig investasi yang memberikan return yang paling optimal. Fungsi ini disebut fungsi keuangan pasar modal.  

JENIS-JENIS PASAR MODAL

Pasar modal dibagi menjadi empat jenis market yaitu sebagai berikut: 

1. Pasar perdana (primary market), yaitu penawaran saham yang dilakukan perusahaan pertama kalinya sebelum ditradingkan di pasar sekunder. Pasar perdana disebut juga dengan Initial Public Offering (IPO).

2. Pasar sekunder (secondary market), yaitu perdagangan saham yang sudah bisa ditransaksikan secara luas oleh masyarakat umum, setelah melewati penawaran umum perdana.

3. Pasar ketiga (third market), merupakan perdagangan diluar perdagangan pasar sekunder. 

4. Pasar keempat (fourth market), merupakan proses pemindahan saham antar pemegang saham dalam jumlah yang cukup besar (diluar pasar sekunder)  

Itulah penjelasan mengenai definisi pasar modal, pengertian pasar modal, beserta manfaat fungsi dan jenis2 pasar modal.  

Sunday, 3 March 2019

Modal Ideal untuk Trading Saham Harian

Dalam trading, anda harus memiliki manajemen modal yang baik. Manajemen modal salah satunya adalah menentukan berapa modal yang akan anda gunakan untuk trading.

Ada banyak strategi untuk menyusun manajemen modal yang benar. Salah satu manajemen modal yang harus anda perhatikan adalah manajemen modal untuk trading harian saham (Bagi anda yang menerapkan / sedang mencoba strategi trading harian). 

Mengingat trading harian atau trading cepat memiliki strategi trading yang "cukup unik", karena anda melakukan trading dalam rentang waktu yang cenderung lebih cepat, dan frekuensi trading yang lebih banyak, sehingga anda harus memiliki manajemen modal yang benar, dan tidak bisa dilakukan asal-asalan. 

Banyak trader harian yang bertanya tentang berapa sebaiknya mengalokasikan modal untuk trading harian / trading cepat. Karena saya sendiri juga menerapkan trading harian di saham, maka saya akan memberikan beberapa tips-nya pada anda: 

1. Menyesuaikan dengan strategi trading anda 

Kalau anda murni seorang trader harian, maka anda bisa mengalokasikan modal anda untuk trading harian saja full. Tapi kalau anda juga seorang swing trader misalnya, maka anda harus membagi alokasi modal tersebut dengan benar. 

Seberapa besar alokasinya? Tergantung dari strategi yang membuat anda nyaman. Kalau anda merasa lebih nyaman dan profit anda lebih konsisten dengan trading harian, maka anda bisa mengalokasikan modal untuk trading harian lebih tinggi, misalnya 60% modal anda untuk trading harian, 30% untuk swing trading, dan 10% sisakan di cash balance. 

Sebaliknya, kalau anda merasa swing trading lebih nyaman dan lebih anda gunakan, maka anda bisa alokasikan modal anda untuk swing trading lebih banyak. Misalnya, 50% modal anda untuk swing trading, 40% untuk trading harian dan 10% sisakan di cash balance. 

Jadi memang tidak ada aturan baku mengenai manajemen modal ideal untuk trading harian. Anda harus menyesuaikan dengan strategi trading yang nyaman untuk anda pribadi.

Tapi dalam hal ini, anda harus menggunakan modal anda dengan benar. Jangan sampai anda tidak punya perencanaan modal, sehingga anda asal2an atau bahkan terlalu banyak untuk trading harian hanya karena anda ingin cepat untung. Hal ini justru akan berisiko besar untuk seorang trader.  

2. Manajemen modal untuk intraday dan scalping trading

Poin berikutnya yang perlu anda ketahui, trading harian memiliki dua strategi yang berbeda, yaitu ada scalping trading (trading menitan) dan intraday trading. Intraday trading adalah strategi trading harian yang lebih aman, dan bisa menghasilkan profit lebih konsisten. 

Saya pernah menuliskan perbedaannya disini: Teknik Beli dan Jual Saham di Hari yang Sama. Scalping trading memiliki risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan intraday trading. 

Maka dari itu, kalau anda mau melakukan scalping trading, saran saya gunakanlah modal anda MAKSIMAL 10% dari total modal yang anda miliki. Karena scalping trading memiliki risiko yang tingi, dan pemilihan saham2 untuk scalping trading pun lebih cenderung pada saham2 gorengan. 

Nah, agar risiko kerugian dan psikologis bisa anda minimalkan, maka anda harus menggunakan modal yang lebih kecil. 

Sedangkan untuk anda yang ingin melakukan trading harian dengan strategi intraday trading, maka anda bisa mengalokasikan modal yang lebih besar (diatas 10%). Hal ini karena intraday trading adalah strategi trading cepat dengan memilih saham2 yang likuid, yang mudah naik dalam jangka waktu harian. 


Untuk strategi dan praktik2 intraday & one day trading, serta trading jangka pendek dibawah 1 minggu, saya pernah menerbitkannya disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham. 

Jadi disini anda yang ingin trading harian, anda bisa mendapatkan praktik2 cara memilih saham yang likuid, fluktuatif, dan saham2 yang punya pergerakan bagus untuk naik jangka pendek. Disertai dengan analisa tape reading saham. 

Intinya, semakin aman saham yang anda beli, semakin kecil risiko saham yang anda beli, anda bisa mengalokasikan modal yang lebih besar untuk trading harian tersebut. 

Itulah beberapa strategi untuk menyusun modal ideal (manajemen modal) untuk anda yang mau menjalankan trading harian.

Artinya, trading harian pun juga harus dilakukan dengan manajemen modal yang baik. Jangan rakus dalam membeli saham. Untuk berapa besar modal yang sebaiknya digunakan untuk trading harian, anda bisa memulai secara bertahap. 

Anda yang masih pemula gunakan modal sekecil mungkin mulai Rp1-2 juta. Setelah anda mulai bisa profit, anda bisa meningkatkan modal anda secara bertahap.   



Apa Itu IPO (Initial Public Offering): Pengertian IPO

Saat anda belajar saham, anda pasti sering sekali mendengar istilah initial public offering (IPO). Apa itu IPO (Initial Public Offering)? Apa tujuan IPO? Mari kita bahas di pos ini. 

Initial Public Offering (IPO) merupakan istilah lain dari penawaran umum saham perdana (dalam Bahasa Indonesia). Pengertian Initial Public Offering adalah proses perusahaan melepas / menawarkan saham pertama (perdana) kalinya untuk dijual ke publik (masyarakat umum). 

Jadi dalam proses IPO, perusahaan menawarkan sahamnya untuk dijual ke publik / masyarakat. Nantinya, dari hasil penjualan saham, perusahaan akan mendapatkan dana segar buat ekspansi usaha. 

Perusahaan wajib menerbitkan prospektus pada proses IPO ini, agar calon investor dapat menilai dan melihat profil, prospek, kinerja perusahaan sebelum IPO. Prospektus berisi kondisi ringkas mengenai kegiatan perusahaan, profil, kinerja keuangan dan prospek perusahaan kedepan. 

Setelah proses IPO ini, saham perusahaan bisa diperjual-belikan (ditradingkan) oleh masyarakat luas (di pasar sekunder, bukan di pasar perdana atau pasar IPO lagi). Sehingga status perusahaan setelah IPO adalah go public, bukan go private lagi. 

Setelah IPO, status perusahaan akan menjadi perusahaan terbuka (tbk). Jadi kalau anda menemukan ada perusahaan yang dibelakangnya terdapat tambahan 'tbk', misalnya PT Unilever Tbk, PT HM Sampoerna Tbk, maka perusahaan2 tersebut adalah perusahaan go public. 

TUJUAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO)

Ada beberapa tujuan utama mengapa perusahaan melakukan IPO (memilih untuk go public), yaitu sebagai berikut: 

1. Perusahaan membutuhkan tambahan modal 

Biasanya inilah yang menjadi tujuan utama perusahaan IPO: Perusahaan butuh tambahan dana buat ekspansi. Nah, karena dana / modal yang didapatkan dari utang juga terbatas, maka alternatif mendapatkan pendanaan melalui pasar modal, yaitu IPO bisa menjadi pilihan.   

2. Untuk membayar utang

IPO juga ditujuan untuk membayar utang perusahaan. Biasanya ketika perusahaan melakukan IPO, perolehan dananya sudah dibagi untuk ekspansi dan buat melunasi utang. 

3. Ekspansi lebih cepat

Pendanaan yang diperoleh melalui pasar modal bisa lebih cepat dan besar, ketimbang perusahaan hanya mengandalkan utang yang jumlahnya cenderung terbatas. Dengan melakukan IPO, perusahaan berpotensi mendapatkan tambahan modal yang jauh lebih besar, sehingga pertumbuhan, ekspansi perusahaan bisa berjalan lebih cepat.  

4. Meningkatkan nilai perusahaan di masa mendatang

Apabila kinerja perusahaan cemerlang, nilai perusahaan akan meningkat. Sehingga investor akan tertarik untuk membeli sahamnya, dan harga saham akan mengalami kenaikan. Selain itu, pemilik perusahaan yang memegang saham perusahaan, juga akan mendapatkan keuntungan saat harga saham naik dalam jangka panjang.   

MEKANISME IPO PERUSAHAAN

Pada saat perusahaan akan melakukan IPO, terdapat beberapa prosedur / mekanisme yang harus dilakukan, yaitu sebagai berikut: 

1. Perusahaan harus melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait, yaitu pemilik saham, perusahaan sekuritas (underwriter), penilai aset perusahaan (appraisal), konsultan hukum, auditor independen. Proses pertemuan ini disebut due diligence meeting.

2. Public expose dan roadshow 

Setelah itu, perusahaan memperkenalkan core business, mempromosikan perusahaan kepada calon investor, baik melalui presentasi secara langsung, maupun melalui media online. Dalam public expose dan roadshow, perusahaan harus memberikan juga prospektus, agar calon investor dapat menilai prospek dan kondisi kesehatan keuangan perusaahan.

3. Tahap book building 

Book building merupakan tahapan di mana calon investor melakukan penawaran pada jumlah saham dan harga yang telah ditentukan oleh underwriter. Apabila jumlah saham yang dipesan jauh lebih banyak ketimbang saham yang ditawarkan, maka terjadi oversubscribe. Sebaliknya, jika jumlah saham yang dipesan jauh lebih sedikit daripada jumlah saham yang ditawarkan, maka terjadi undersubscribe. 

Tahap book building ini yang nantinya akan menentukan harga IPO saham tersebut. Karena ketika terjadi oversubscribe, harga saham saat IPO akan menjadi mahal, sebaliknya saat terjadi undersubscribe, harga saham akan menjadi murah. 

Pada tahap book building ini, anda yang sudah memesan saham dengan harga dan jumlah tertentu, belum tentu anda bisa mendapatkan jumlah sesuai dengan yang anda inginkan. 

Hal ini karena underwriter telah membatasi jumlah saham IPO yang dijual, dan jumlah peminatnya. Dalam arti, dalam proses penentuan harga ini, jatah saham yang diterima sudah ditentukan. Sehingga, hal ini memungkinkan anda tidak mendapatkan sahamnya.

Terutama kalau saham tersebut oversubscribe, kemungkinannya semakin kecil untuk mendapatkan jatah saham. Jadi saran saya, kalau anda mau beli saham pada saat IPO, anda harus punya modal yang besar. 

4. Tahap penentuan harga 

Setelah melalui tahap book building, di mana sudah diketahui jumlah peminat dan jumlah sahamnya, maka perusahaan sekuritas (underwriter) beserta emiten akan menentukan harga saham berdasarkan kesepakatan.

Itulah sedikit banyak tentang pengertian dan tujuan IPO. Bagaimana kecenderungan pergerakan harga saham pasca IPO (saat dilepas ke Bursa)? Anda bisa baca2 tulisan saya disini: Strategi Beli Saham IPO. Untung Besar Main Saham IPO.

Contoh Laporan Keuangan Neraca Perusahaan

Laporan keuangan neraca merupakan laporan yang memuat informasi mengenai ASET, KEWAJIBAN dan EKUITAS perusahaan. Penjelasan lebih lanjut tentang laporan keuangan neraca, komponen2 neraca beserta cara melakukan analisis laporan neraca, bisa anda baca-baca lagi tulisan saya disini: Analisis Fundamental - Membaca Laporan Keuangan Neraca.  

Lalu seperti apa format atau contoh laporan keuangan neraca perusahaan? Di mana bisa mendapatkan laporan keuangan neraca? Untuk mendapatkan laporan keuangan neraca, anda harus download laporan keuangan perusahaan terlebih dahulu. 

Untuk bisa download laporan keuangan perusahaan secara lengkap, anda bisa download melalui situs www.idx.co.id. Langkah-langkah download laporan keuangan perusahaan bisa anda baca di pos saya berikut ini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan.  

Kalau anda sudah download laporan keuangan perusahaan go public (dalam bentuk file PDF), kini anda anda langsung mencari laporan keuangan neraca atau laporan posisi keuangan. 

Berikut adalah contoh-contoh laporan keuangan neraca, anda bisa downoad PDF-nya dibawah ini: 

CONTOH LAPORAN KEUANGAN NERACA PERUSAHAAN CONSUMER GOODS 

CONTOH LAPORAN KEUANGAN NERACA PERUSAHAAN TAMBANG 


CONTOH LAPORAN KEUANGAN NERACA PERUSAHAAN JASA PERHOTELAN


CONTOH LAPORAN KEUANGAN NERACA PERUSAHAAN PERBANKAN


CONTOH LAPORAN KEUANGAN NERACA PERUSAHAAN PROPERTI


CONTOH LAPORAN KEUANGAN NERACA PERUSAHAAN PERKEBUNAN 

CONTOH LAPORAN KEUANGAN NERACA PERUSAHAAN MINYAK 

CONTOH  LAPORAN KEUANGAN NERACA INDUSTRI DASAR & KIMIA

Setiap perusahaan di sektor yang berbeda, kemungkinan akan memiliki informasi aset yang sedikit berbeda. Tetapi laporan keuangan neraca intinya memuat informasi yang sama, yaitu informasi ASET, KEWAJIBAN, EKUITAS yang dimiliki perusahaan. Berikut adalah contoh format laporan keuangan neraca secara umum (aset, kewajiban dan ekuitas):
Contoh laporan keuangan neraca - laporan aset

Contoh laporan keuangan neraca - laporan kewajiban
Contoh laporan keuangan neraca - laporan ekuitas

Friday, 1 March 2019

Manfaat Pasar Modal bagi Investor Saham

Pasar modal adalah salah satu instrumen investasi yang menjanjikan selain instrumen investasi seperti properti, tanah, emas, deposito. Pasar modal saat ini juga semakin dikenal oleh berbagai kalangan, karena sudah banyak para investor saham yang bisa menghasilkan profit yang memuaskan dari pasar modal tersebut. 

Di pasar modal sendiri ada 3 instrumen trading / investasi yang diminati oleh masyarakat, yaitu: Saham, obligasi dan reksadana. Instrumen investasi saham ini

Karena instrumen saham bisa memberikan potensi return yang jauh lebih tinggi dibandingkan reksadana dan obligasi. Reksadana dan obligasi tidak setinggi saham return-nya, namun fluktuatifnya lebih terjaga. 

Nah, apa sajam manfaat-manfaat pasar modal? Tentu saja pasar modal memiliki banyak manfaat untuk investor. Ada 7 manfaat pasar modal bagi investor, yaitu sebagai berikut:  

1. Mendapatkan pelipatgandaan aset jangka panjang 

Dengan investasi saham (dan tentunya harus dilakukan dengan cara yang benar), anda bisa mendapatkan kenaikan nilai aset yang berlipat dalam jangka panjang. Sebagai contoh, saham Unilever (tahun 2003) harganya masih berada di kisaran 3.000. 10 tahun kemudian harganya sudah mencapai 40.000. 

Ini artinya, kalau pada tahun tersebut anda menginvestasikan saham UNVR anda sebesar di harga 3.000 sebanyak Rp50 juta, maka 10 tahun mendatang jika anda menjual di harga 39.000 profit anda menjadi kurang lebih Rp592 juta alias naik 1.194%, belum ditambah dengan dividennya. 

2. Menghindari risiko turunnya nilai uang 

Jika anda hanya menyimpan uang anda di tabungan, maka nilai uang anda akan terus turun, dan anda tidak akan mendapatkan apapun, kecuali bunga (tapi bunga bank jumlahnya juga sangat kecil). 

Kenapa nilai uang terus turun? Karena harga kebutuhan terus meningkat, sedangkan nominal uang yang anda pegang jumlahnya tetap. Nah, dengan invesasi saham / reksadana di pasar modal, anda bisa menghindari turunnya nilai uang, karena dengan investasi di pasar modal, nilai uang anda akan terus bertambah / meningkat. 

3. Sebagai bekal di hari tua

Investasi di pasar modal bisa menjadi bekal anda di hari tua. Anda bisa membeli dan menyimpan saham-saham untuk hari tua anda, di mana ketika memasuki pensiun, anda sudah memiliki saham2 yang fundamentalnya bagus, dan anda bisa mendapatkan dividen rutin, serta kenaikan harga saham itu sendiri.  

4. Pasar modal sebagai pasif income

Pasar modal bisa menjadi sarana pasif income, yaitu melalui investasi saham, reksadana maupun obligasi. Dengan investasi, anda bisa mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu tertentu, tanpa anda harus banyak bekerja. Namun tentunya, untuk memilih instrumen investasi di pasar modal, sebelumnya anda harus menganalisa dan memilih instrumen investasi yang menguntungkan untuk anda. 

Di saham misalnya, dengan memilih saham2 yang fundamentalnya bagus, anda bisa mendapatkan pasif income dari kenaikan harga saham jangka panjang, dan juga dari dividen yang dibagikan tiap tahun.  

5. Mendapatkan keuntungan dari fluktuatif jangka pendek

Pasar modal juga memberikan keuntungan bagi trader untuk memanfaatkan keuntungan dari fluktuatif harga saham dalam jangka pendek, sehingga pasar modal ini bisa menjadi sarana untuk anda yang ingin dapat profit dalam jangka waktu lebih cepat / singkat.  

6. Mendayagunakan uang yang menganggur

Dengan adanya pasar modal, anda bisa menggunakan uang menganggur anda untuk investasi dan mendapatkan profit dari investasi anda tersebut. Ketimbang uang menganggur yang anda miliki, tidak anda dayagunakan, atau bahkan nantinya anda pakai untuk hal2 konsumtif, maka uang menganggur yang diinvestasikan di pasar modal bisa memberikan profit yang lebih besar. 

7. Saham bisa diwariskan

Manfaat lainnya, saham juga bisa anda wariskan pada anak cucu anda. Sehingga keuntungan / manfaat saham ini tidak hanya anda rasakan sendiri, namun bisa anda wariskan keuntungan yang anda miliki. 

Itulah manfaat-manfaat pasar modal bagi investor saham. Tentunya, anda harus melakukan analisis-analisis sebelum memutuskan untuk membeli saham, ataupun instrumen investasi lain, supaya investasi yang anda lakukan benar, sehingga anda pun bisa mendapatkan manfaat2 tersebut.