Thursday, 8 August 2019

Cara Melihat Indeks Saham Dunia

Bursa atau indeks saham dunia merupakan salah satu ukuran penting yang perlu anda perhatikan ketika trading. Pergerakan indeks saham dunia utama seperti Dow Jones terkadang dapat mempengaruhi arah pergerakan IHSG keesokan harinya.  

Meskipun indeks saham dunia bukanlah analisa utama untuk memutuskan apakah anda harus beli dan jual saham (karena analisa trading harus kembali lagi ke faktor analisa teknikal), tetapi para trader di Indonesia dan dunia terkadang menjadikan pergerakan indeks saham dunia sebagai acuan untuk membeli saham atau menahan posisi pada saat itu. 

Terutama ketika Indeks Dow Jones dan mayoritas indeks dunia lain lagi drop malam harinya, maka anda harus lebih waspada dan berhati-hati dalam trading, karena jika indeks dunia lagi drop, kemungkinan besar hal ini akan berpengaruh ke IHSG juga. Anda bisa baca pos saya disini: Strategi Beli Saham Saat Turun. 

Tetapi untuk banyak kasus lain, kalau indeks Dow Jones, Nasdaq hanya koreksi biasa, kemungkinan besar hal ini tidak akan memberikan banyak pengaruh ke IHSG. Baca juga: Makna Indeks Saham Dunia Bagi Pemain Saham. 

Nah, cara melihat / mengetahui indeks saham dunia ada banyak. Anda bisa lihat melalui media2 masa online, atau terkadang ada rekan2 yang suka share posisi indeks saham dunia di grup2 saham. 

Pergerakan indeks saham dunia juga bisa dilihat melalui software online trading anda. buat anda yang sering mengamati pergerakan market seperti saya, maka pekerjaan trader akan lebih banyak fokus melihat layar 

Berikut cara melihat indeks saham dunia. Disini saya memberikan contoh software online trading Danareksa Sekuritas: 

1. Untuk bisa melihat indeks saham dunia, anda bisa lihat di menu 'Market' --> Market Indices

Di software trading lain, kurang lebih sama. Anda bisa melihat di menu market atau indeks. 

2. Anda bisa cari menu indeks global / global indices. Kemudian akan muncul tampilan indeks saham dunia seperti dibawah ini: 

Indeks saham dunia
Disitu anda bisa melihat kenaikan / penurunan bursa-bursa saham dunia seperti indeks DJIA, S&P index, Nasdaq yang sering dijadikan acuan dunia. Anda bisa lihat indeks2 saham Asia seperti Strait Times, Shanghai Composite dan lain2. 

Itulah cara yang lebih mudah dan simpel kalau anda mau melihat indeks saham dunia melalui software online trading anda. 

Wednesday, 7 August 2019

Macam-macam Saham Preferen

Pada saat anda belajar saham, anda pasti sering mendengar istilah saham biasa dan saham preferen. Kalau anda belum tahu perbedaan keduanya, anda bisa baca pos saya disini: Apa itu Saham Biasa? Apa itu Saham Preferen?

Walaupun saham preferen masih terdengar asing bagi sebagian orang, namun anda perlu memahami saham preferen ini. Saham preferen sendiri terdiri dari 6 jenis. Berikut adalah macam-macam saham preferen:

1. Saham preferen konvertibel (convertible preferred stock)

Saham preferen konvertibel merupakan saham preferen yang bisa dikonversi menjadi saham biasa. 

Perusahaan menerbitkan saham preferen konvertibel untuk menarik minat investor yang suka saham biasa, sehingga investor akan tertarik untuk membeli saham preferen yang diterbitkan, karena investor bisa menukarkan saham preferennya menjadi saham biasa dengan rasio yang telah ditetapkan. 

Mari kita masuk ke contoh. Misalnya PT ABCD menerbitkan saham preferen sebanyak 20.000 lembar saham, nilai nominal saham adalah Rp5.000. Satu lembar saham preferen bisa dikonversi menjadi 4 lembar saham biasa, dengan nominal Rp1.000 per saham. 

Apabila harga pasar saham preferen adalah Rp10.000 dan harga saham biasa adalah Rp2.000, maka pemegang saham preferen dapat memutuskan untuk tidak mengkonversikan sahamnya menjadi saham biasa, karena jika saham preferen ditukar jadi saham biasa, maka nilai pasar yang didapatkan akan lebih kecil yaitu sebesar Rp8.000.  

Perhitungannya adalah: (4 lembar saham biasa x Rp2.000 per saham) = Rp8.000. Sedangkan harga pasar saham preferen adalah Rp10.000.

Tetapi jika nilai /harga pasar saham biasa adalah Rp3.000 saat itu, maka pemilik saham preferen bisa mengkonersikan saham preferen ke saham biasa, karena anda bisa mendapatkan nilai pasar saham biasa yang lebih tinggi, yaitu sebesar Rp12.000 (4 x 3.000) dibandingkan nilai pasar saham preferen sebesar Rp10.000. 

2. Callable Preferred Stock 

Merupakan saham preferen yang memberikan pada perusahaan penerbit saham preferen untuk membeli kembali saham preferen pada nilai dan waktu tertentu. Pada saat membeli kembali saham preferen, pada umumnya harga tebusan untuk membeli kembali saham preferen lebih tinggi dibandingkan nilai nominal saham tersebut. 

3. Floating / adjusted rate preferred stock 

Merupakan saham preferen yang menetapkan pembayaran dividen yang tidak selalu tetap (floating), di mana besar kecilnya dividen ditetapkan berdasarkan tingkat suku buka yang berlaku. 

4. Saham preferen yang bisa ditebus (reedemable preferred stock) 

Merupakan saham preferen yang wajib patuh pada persyaratan penebusan atau peraturan penebusan lain yang diwajibkan, yang mengakibatkan surat berharga dapat "tumpang tindih" antara utang dan ekuitas.

5. Saham preferen kumulatif (cumulative preferred stock) 

Terjadi jika perusahaan tidak mengumumkan pembagian dividen saham preferen kepada pemegang saham preferen, maka dividen tersebut harus diakumulasikan dan dibayar kemudian hari sebelum perusahaan membagikan dividen pada pemegang saham biasa. 

6. Saham preferen non-kumulatif (non-cumulative preferred stock) 

Merupakan saham preferen yang tidak membutuhkan penetapan jumlah dividen tertentu. Jika ada dividen yang tidak dibayarkan pada tahun tertentu, maka dividen tersebut tidak akan dibayarkan (tidak ada utang dividen pada pemegang saham preferen).

Itulah macam-macam saham preferen. Ada enam macam saham preferen yang harus anda pahami tersebut.  

Monday, 5 August 2019

Tampilan Running Trade Saham

Dalam tampilan software online trading, anda pasti sering mendengar istilah RUNNING TRADE. Running trade ini merupakan salah satu menu penting di dalam software online trading, khususnya untuk para trader jangka pendek, berguna untuk mengamati saham-saham apa saja yang sedang ramai / banyak ditransaksikan. 

Running trade di dalam software trading saham dibagi menjadi dua yaitu: Running trade secara keseluruhan (running trade semua saham) dan running trade per saham. 

1. Running trade saham secara keseluruhan 

Running trade saham
Tampilan running trade di software saham kurang lebih seperti gambar diatas. Kalau pada saat jam trading, market running trade ini akan terus bergerak. Nah, disitu anda bisa lihat saham yang lagi banyak dibeli dan saham yang lagi banyak dijual (ada keterangan Buy atau Sell yang warnanya hijau dan merah). 

Kode saham yang sering muncul di running trade, berarti saham tersebut pada saat jam trading adalah saham yang ramai / banyak ditransksikan. Misalnya, saham CAMP di running trade terus muncul selama jam trading, itu artinya saham CAMP sedang banyak ditransaksikan. 

Kurang lebih seperti itulah kegunaan anda melihat running trade. Pertama: Untuk melihat saham2 yang banyak ditransaksikan. Kedua, melihat saham2 yang lagi banyak dibeli atau dijual. 

2. Running trade per saham


Running trade juga bisa anda lihat per saham. Misalnya anda ingin melihat running trade khusus saham PTBA. Maka anda bisa klik kanan kode saham PTBA, lalu klik running trade, maka muncul tampilan running trade PTBA seperti pada tampilan diatas. 

Tampilan running trade per saham cara membacanya kurang lebih sama dengan running trade untuk keseluruhan saham. 

Semakin sering running trade saham PTBA berjalan, itu artinya saham PTBA semakin banyak ditransaksikan. Dan melalui running trade anda bisa melihat kecenderungan apakah saham PTBA lagi banyak dibeli atau dijual melalui per transaksinya. 

Seperti yang anda lihat diatas, di running trade, PTBA rata-rata transaksinya lebih banyak transaksi Sell daripada buy. Hal ini bisa menunjukkan bahwa PTBA saat itu sedang banyak dijual oleh trader. 

Itulah tampilan running trade saham dan beberapa kegunaannya. Perlu anda ketahui, bahwa running trade bukan digunakan untuk mengambil keputusan trading (buy sell). Keputusan trading utama harus tetap berdasarkan pada ANALISA TEKNIKAL. 

Running trade cukup berguna untuk melihat transaksi2 saham secara lebih detail, karena dengan adanya running trade, anda bisa melihat kecenderungan buy-sell suatu saham setiap kali terjadi transaksi. Baca juga: Kegunaan Mengamati Running Trade Saham.

Cara Membuat Trading Plan Saham

Setiap kali trading, anda pasti akan sering dianjurkan untuk menyusun TRADING PLAN. Trading plan atau dalam Bahasa Indonesia artinya kurang lebih: Rencana / aturan trading dapat memberikan arah trading yang lebih terarah untuk anda, sehingga dengan trading plan, anda bisa mendapatkan profit konsisten. 

Kenapa anda perlu trading plan? Di pasar saham, anda akan diberikan banyak sekali pilihan saham. Tetapi tidak mungkin anda mentradingkan semuanya. Anda hanya bisa mentradingkan beberapa saham sesuai kemampuan anda. Itu artinya, anda harus memilih saham yang benar2 cocok untuk anda. 

Kedua, anda tidak bisa mengetahui masa depan. Anda tidak bisa mengetahui harga saham akan naik dan turun sampai ke harga berapa keesokan harinya. Maka, anda harus punya trading plan beli dan jual. 

Tetapi seringkali membuat trading plan ini hanya sekedar anjuran-anjuran, tanpa adanya solusi tentang cara membuat dan menjalankan trading plan secara lebih detail. 

Maka dari itu, untuk anda yang saat ini sedang mencari materi-materi mengenai cara membuat trading plan saham secara detail, komprehensif untuk level pemula sampai expert, anda bisa mendapatkan panduan lengkap menyusun trading plan saham disini: Buku Saham. 

Anda bisa lihat review ebooknya disini: Buku Saham Pemula - Expert (427 halaman). Berikut cover ebooknya: 


Berikut adalah materi-materi dan praktik menyusun trading plan yang akan kita bahas: 
  • Cara membuat dan menyusun trading plan saham dan menjalankannya
  • Membuat, menyusun manajemen modal trading pemula - master 
  • Cara melakukan diversifikasi saham berdasarkan manajemen modal
  • Poin-poin penting di dalam trading plan yang harus anda jalankan
  • Kesalahan-kesalahan trader dalam menyusun trading plan, dan bagaimana cara mengatasinya
  • Strategi2 analisa teknikal untuk mendukung trading plan 

Disini anda akan praktik langsung bagaimana menyusun serta menjalankan trading plan, termasuk di dalamnya adalah cara melakukan manajemen modal trading yang benar. Hal ini karena trading plan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari manajemen modal. 

Serta saya lengkapi juga dengan strategi2 memilih saham berdasarkan analisa teknikal yang simpel dan dapat dipraktikkan. Hal ini karena di dalam trading plan, salah satunya anda harus bisa menentukan di harga berapa anda beli dan jual. Semuanya itu membutuhkan analisa teknikal. 

Jadi untuk anda yang sekarang sedang bingung bagaimana cara membuat TRADING PLAN saham, apa saja yang harus dipersiapkan dalam membuat trading plan, kini anda sudah mendapatkan praktik2 lengkap tentang cara membuat dan menyusun trading plan. 

Dengan adanya praktik2 membuat trading plan ini, saya berharap agar setiap trader saham bisa membuat aturan trading-nya sendiri, sehingga trader tahu apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan pasar saham. 

Sunday, 4 August 2019

Saham IPO: Bagaimana Pergerakan Grafiknya?

Program Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menarik minat-minat perusahaan2 di Indonesia supaya melakukan go public cukup berhasil. Setiap tahun, jumlah saham IPO terus bertambah. 

Tetapi hal ini justru menimbulkan "masalah baru" untuk para trader dan investor saham. Hal ini karena mayoritas saham IPO memiliki pergerakan saham yang tidak terlalu baik. Di mana banyak sekali saham2 IPO yang tidak likuid, saham beredarnya sedikit, laporan keuangan di prospektusnya rugi, sahamnya sangat mudah untuk digoreng. 

Anda yang sudah punya pengalaman trading, anda pasti tahu sendiri bagaimana saham2 yang baru listing di Bursa bisa naik dan anjlok 25% hanya dalam hitungan menit. 

Di pos ini, saya memberikan contoh2 pergerakan teknikal saham pasca IPO, kira 2-3 minggu setelah IPO. Kita akan melihat dan menganalisa pergerakan saham2 IPO ini. Oke kita langsung saja.   


Saham ARKA
Perhatikan pergerakan saham ARKA setelah IPO. Tiga hari pertama (tanda persegi) harga sahamnya dengan cepat naik dari 400 ke 800-an, padahal nyaris nggak ada volume transaksi sama sekali. Beberapa hari kemudian ARKA terus digoreng sampai 1.300-an, dan saat ini ARKA harganya flat di 1.200-an, namun selama masa2 itu, volume ARKA sangat tipis.

Sehingga, kemungkinan besar anda yang ingin membeli saham2 seperti ini, anda hanya bisa dapat lot dalam jumlah yang sangat sedikit atau anda tidak bisa membeli sahamnya (karena saham2 seperti ini langsung naik beberapa menit dengan cepat, sehingga trader belum sempat pasang harga, saham sudah naik duluan). 

Saham EAST

Saham EAST di harga pertama (tanda panah candle pertama) harganya naik dari drastis, di mana harga terendah 140 dan EAST dinaikkan sampai harga 220. Namun keesokan hari, saham EAST langsung 'dijatuhkan' ke harga 135. 

Dan selama beberapa minggu pasca IPO, saham EAS hanya bergerak flat / sideways di kisaran harga 140-150 dengan volume transaksi yang sangat kecil. 

Saham FUJI
Saham FUJI, di hari pertama listing masih berada di kisaran harga 180. Namun hari kedua saham FUJI sempat dinaikkan langsung ke 240, dan dalam waktu yang hampir bersamaan, FUJI dijatuhkan lagi ke harga 150-an. 

Sampai saat ini, beberapa minggu pasca IPO, FUJI hanya sideways di kisaran harga 140, dengan volume transaksi yang sangat kecil. 

Saham HDIT
Anda bisa perhatikan pola IPO saham HDIT yang kurang lebih sama dengan pola2 saham IPO lainnya. Di hari pertama, HDIT diangkat tinggi dari harga 800 sampai 980, namun setelah itu di hari2 berikutnya sahamnya anjlok, cenderung bergerak sideways di kisaran 810 dengan volume transaksi yang kecil. 

Saham SMKL
Saham SMKL di harga pertama IPO (tanda panah) memiliki pergerakan kenaikan yang sangat cepat, di mana SMKL bergerak dari harga 258 sampai ke harga 328. Namun keesokan hari, SMKL dijatuhkan ke harga 276, dan setelah itu SMKL cenderung sideways di harga 250 sampai beberapa minggu dengan volume transaksi yang kecil. 

Itu adalah beberapa contoh dari sekian banyak saham IPO yang listing di pasar saham. Kita bisa lihat ada banyak kesamaan pola pada saham2 yang baru IPO: 

- Hari2 awal harganya mudah naik dengan cepat (puluhan persen) 
- Kenaikan saham tidak bertahan lama
- Mayoritas saham IPO akhirnya  berakhir dengan penurunan saham yang tajam
- Banyak saham2 IPO yang harganya tidak diangkat lagi
- Volume transaksi rata2 sangat kecil / sedikit 

Dari sini kita bisa menyimpulkan juga bahwa mayoritas saham2 IPO zaman sekarang banyak diisi oleh 'kepentingan2' internal perusahaan dan bandar (yang sebenarnya bandar itu juga pihak ketiga dari perusahaan itu sendiri). 

Sehingga, saham2 IPO ini sangat rawan dan menjebak trader2 ritel. Di web Saham Gain ini, kita juga sudah pernah membahas bagaimana saham2 IPO menjebak para trader ritel seperti saham SWAT dan POSA. Anda bisa baca2 lagi tulisan saya disini: Studi Kasus: Saham Gorengan & Saham IPO dan Belajar dari Saham POSA.

Pesan saya untuk para trader saham, khususnya para trader pemula dan anda para trader yang suka mengincar untung cepat di saham (trading cepat), hindarilah saham2 IPO ini. Kalau anda ingin trading harian, lakukan strategi trading harian yang risikonya kecil. Anda bisa pelajari strategi2nya disini: Ebook Intraday & One Day Trading Saham. 

Kalau anda ingin mencoba trading di saham2 IPO, tradinglah dengan modal sekecil mungkin, dan anda harus sangat disiplin membatasi kerugian anda. 

Karena kita sudah tahu risiko saham2 IPO ini, terutama melalui pergerakan teknikalnya, ada baiknya anda selalu mengutamakan untuk memilih saham2 yang risiko lebih kecil dan likuiditasnya baik. 

Thursday, 1 August 2019

Strategi Analisis Teknikal untuk Meraup Profit

Variasi analisis teknikal untuk membaca saham2 yang akan naik cukup banyak. Mulai dari indikator-indikator, chart pattern, candlestick, running trade, analisa tren, support-resisten dan masih banyak analisa2 teknikal lain. 

Dalam trading, anda tidak mungkin menggunakan semua analisa teknikal. Untuk mendapatkan profit konsisten di saham, anda harus menggunakan analisis teknikal yang SIMPEL dan DAPAT DIPRAKTIKKAN. 

Simpel artinya, anda mudah menginterpretasikan analisis teknikal. Anda tidak bingung membaca analisa grafik yang anda pakai sendiri. Dapat dipraktikkan artinya analisa teknikal mampu memberikan profit yang lebih konsisten untuk anda. 

Untuk anda yang ingin bisa mempraktikkan secara langsung belajar analisis teknikal saham mulai dari basic, sampai mempraktikkan strategi-strategi analisa teknikal yang simpel, anda bisa mendapatkan praktik-praktiknya disini: Buku Saham (427 halaman).

Baca juga: Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal. 

Jadi anda akan praktik langsung membaca analisa teknikal untuk menganalisis saham, baik saham2 yang akan naik, maupun saham2 yang akan turun. Anda tidak hanya belajar teori, namun anda akan langsung masuk pada penerapan cara-cara membaca grafik dan analisa teknikal untuk trading. 

Analisa2 teknikal yang akan anda pelajari yaitu mulai praktik: 

- Mempelajari indikator2 trading (moving average, RSI dan lain2)
- Cara membaca tren dan momentum saham di chart
- Candlestick dan pola-pola candle
- Analisis volume 
- Praktik chart pattern
- Analisis tren

Kemudian, anda juga akan praktik lanjutan memilih saham dengan strategi2 analisa teknikal: 


-  Kombinasi chart pattern untuk membaca saham naik dan koreksi
- Strategi menemukan saham yang diskon dan murah secara analisis teknikal
- Strategi buy on weakness
- Cara menentukan titik take profit dan cut loss 
- Praktik lanjutan support-resisten
- Praktik menentukan support resisten kuat, support resisten krusial
- Strategi membeli saham downtrend yang akan rebound

- Membaca saham yang akan turun / koreksi 


Di ebook saham ini, ada banyak materi yang sudah saya update dengan praktik-praktik analisa teknikal:  

- Pola Single Candlestick Paling Akurat untuk Membaca Saham Naik 

Anda yang ingin mempelajari langsung strategi2 analisis teknikal untuk meraup profit di saham, dan langsung masuk pada praktik-praktik memilih saham, anda bisa mendapat semua materinya disini: Buku Saham. Anda bisa lihat review ebooknya. 

Di dalam trading peran analisis teknikal sangatlah penting, karena analisis teknikal bisa menjadi acuan titik harga yang bisa anda jadikan patokan buy. Analisis teknikal juga merupakan cerminan psikologis market.  


Analisis teknikal saham

Grafik diatas adalah contoh dari analisis teknikal. Tentu saja untuk bisa membaca kecenderungan saham diatas akan naik atau turun, maka anda harus menggunakan strategi2 analisis teknikal itu tadi. 

Di mana analisis teknikal harus bisa dipraktikkan dan simpel diterapkan. Dan disini: Buku Saham, saya sudah menjabarkan strategi2 untuk meraup profit maksimal dari analisis teknikal. 

Untuk anda yang ingin memiliki langsung ebook analisis teknikal, berikut langkah2nya:


Bagi Anda yang ingin memesan ebook trading, berikut cara belinya:

1. Pembayaran dilakukan melalui transfer via bank lokal (BCA atau BRI)
- BCA = 440 - 1315378
- BRI = 0172 - 01 - 044985 - 50 - 8
Atas nama: El Hezekiah Sabbat
Harga Ebook = Rp145.000

2. Setelah transfer, konfirmasi kembali via email: suksesbelajarsaham@gmail.com atau WA atau Telegram saya: 087859520042 untuk proses pengiriman ebook + bonus software saham.

Harga Pasar Per Lembar Saham di Laporan Keuangan

Harga pasar per lembar saham adalah istilah lain dari harga saham. Jadi kalau anda sering mendengar istilah harga pasar, harga pasar per saham maka itu adalah istilah untuk menyebut HARGA SAHAM. 

Yang namanya harga saham, berarti posisi harganya akan berubah sewaktu-waktu selama sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).


Banyak rekan-rekan yang ingin mencai harga pasar per lembar di laporan keuangan perusahaan. Namun sebenarnya laporan keuangan itu sendiri tidak menyediakan informasi harga pasar per lembar saham. 

Harga pasar per lembar saham disajikan oleh perusahaan di dalam laporan tahunan (annual report). Anda bisa download annual report perusahaan di situs idx. Anda bisa baca-baca kembali langkah2nya disini: Cara Mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan. Untuk download laporan tahunan, anda tinggal pilih menu 'Laporan Tahunan'.

Berikut contoh laporan tahunan perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): 


Harga pasar per lembar saham di laporan keuangan
Di laporan tahunan, umumnya perusahaan akan menampilkan harga saham per kuartal (kuratal I,II,III) dan harga saham akhir tahun. Biasanya, informasi harga saham akan disajikan di halaman agak depan. Anda bisa cari di daftar isi laporan tahunan. 

Tapi kalau anda mau mencari harga pasar per lembar saham harian, tentu saja anda tidak bisa mencarinya di laporan keuangan maupun laporan tahunan, karena laporan keuangan hanya terbit setiap kuartal, bukan harian. 

Kalau anda ingin mencari harga pasar per lembar saham, anda bisa mencarinya melalui Google, situs Yahoo Finance atau melalui situs Dunia Investasi. Anda bisa baca cara mencari harga pasar per lembar saham secara harian disini: Harga Saham Harian.

Jadi, untuk mencari harga pasar per lembar saham, anda bisa mencarinya di laporan tahunan. Tetapi laporan tahunan menyajikan informasi harga saham per kuartal dan tahunan. Harga saham harian tidak bisa anda cari melalui laporan tahunan, namun melalui situs2 seperti yang saya sebutkan di atas (Yahoo Finance dan lain2).