Friday, 4 July 2025

5 Dampak Buruk Hobi Makan Saus

saus-sambal-tomat-doktersehat
Photo Source: Flickr/Mattieb

DokterSehat.Com– Masyarakat Indonesia memang cenderung suka mengonsumsi makanan pedas. Selain sambal, kita juga sering mengonsumsi saus. Biasanya, kita memakan saus saat berada di tempat makan demi membuat rasa makanan yang kita pesan menjadi lebih mantap. Masalahnya adalah pakar kesehatan menyebut saus sebagai salah satu bahan makanan yang kurang baik bagi kesehatan.

Berbagai dampak kesehatan yang bisa didapatkan jika suka makan saus

Ada banyak sekali jenis saus yang bisa kita konsumsi, namun seringkali kita mengonsumsi saus pedas atau saus tomat botolan. Kombinasi rasa manis, asam, dan gurih dari saus memang bisa membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat, namun terlalu banyak mengonsumsinya bisa membuat kita memiliki risiko tinggi terkena berbagai macam masalah kesehatan.

Berikut adalah beberapa dampak yang akan terjadi jika terlalu sering makan saus.

  1. Mengonsumsi gula dengan berlebihan

Rasa saus yang cenderung pedas membuat kita tidak menyadari jika ada kandungan gula di dalamnya. Padahal, kandungan gula di dalam saus termasuk sangat tinggi. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsinya satu sendok makan saja, maka sudah mendapatkan sekitar 4 gram gula. Jumlah ini tentu sangat banyak bukan? Padahal, pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi konsumsi gula total 50 gram saja setiap hari.

Selain itu, di dalam saus ternyata juga tinggi kandungan high fructose corn syrup (HFCS). Meskipun namanya juga disebut sebagai sirup jagung, dalam realitanya kandungan HFCS ini tinggi kandungan fruktosa. Jika terlalu sering dikonsumsi, pemanis buatan ini bisa memicu ketagihan dan meningkatkan risiko diabetes dengan signifikan.

  1. Tinggi kandungan garam

Apapun jenis saus kemasan yang kita beli, biasanya sudah memiliki kandungan garam yang sangat tinggi. Sebagai informasi, di dalam 100 gram saus botolan kita sudah bisa mendapatkan 1,2 gram natrium. Padahal, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh badan pengawas makanan Inggris, Food Standards Agency (FSA), makanan dengan kandungan garam 0,5 hingga 0,6 gram untuk setiap gramnya sudah dianggap memiliki kandungan garam yang sangat tinggi.

Jika kita mengonsumsi saus lebih dari lima sendok makan setiap hari, dikhawatirkan akan membuat asupan garam melebihi batas aman. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko berbagai macam masalah kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung, hingga stroke.

  1. Tak lagi memiliki kandungan nutrisi sehat

Banyak orang yang berpikir jika saus tomat lebih sehat dibandingkan dengan saus sambal karena adanya bahan tomat yang dikenal sebagai sayuran sehat. Masalahnya adalah proses pengolahan tomat dengan suhu tinggi dan membutuhkan waktu yang sangat lama bisa merusak nutrisi di dalam tomat. Hal ini berarti, meskipun saus ini masih memiliki rasa khas tomat, kita sebenarnya tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan atau nutrisi yang berarti.

Selain itu, dalam banyak kasus, saus tomat justru sama sekali tidak menggunakan tomat, namun bahan-bahan lainnya, termasuk bahan kimia yang tidak sehat jika dikonsumsi dengan berlebihan.

  1. Tinggi MSG

Demi membuat saus memiliki rasa yang nikmat, banyak produsen saus yang akhirnya menambahkan MSG atau penyedap rasa dalam jumlah yang tinggi. Masalahnya adalah keberadaan MSG ini bisa menambah kadar natrium di dalam saus. Terlalu banyak mengonsumsinya tentu bisa meningkatkan risiko hipertensi.

  1. Tinggi bahan pengawet

Cukup banyak bahan kimia yang bisa ditemukan di dalam saus. Hanya saja, biasanya saus botolan tinggi kandungan bahan pengawet atau pengental agar lebih tahan lama. Masalahnya adalah bahan pengawet ini bisa membahakan kesehatan tubuh jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Thursday, 3 July 2025

7 Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman Digunakan

obat-flu-yang-aman-untuk-ibu-menyusui-doktersehat

DokterSehat.Com – Penyakit flu bisa menimpa siapa pun termasuk ibu menyusui. Terkadang flu bisa diatasi tanpa menggunakan obat-obatan medis, tetapi penggunaan obat flu untuk ibu menyusui tidak bisa digunakan sembarangan. Ketahui apa saja obat flu yang aman untuk ibu menyusui dan bayi!

Apakah Ibu Menyusui Boleh Menggunakan Obat Flu?

Mengonsumsi obat saat sedang menyusui sering kali menjadi hal yang diragukan oleh para ibu. Anda tidak berlebihan, malah ini adalah pertanda bahwa Anda adalah seorang ibu yang baik karena berupaya memproteksi peluang bahaya yang mungkin menimpa si buah hati.

Anda juga perlu memerhatikan penularan virus flu pada bayi. Semakin lama flu diatasi, maka semakin besar pula kemungkinan si kecil tertular virus flu tersebut. Alih-alih tidak ingin menggunakan obat, malah akan membuat si kecil juga ikut terkena flu.

Hal tersebut juga tidak baik bukan bagi bayi Anda? Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mengatasi flu dengan menggunakan obat. Perlu diketahui bahwa tidak semua obat flu memengaruhi laktasi secara signifikan.

Kriteria obat flu tersebut cukup aman digunakan oleh para ibu menyusui karena tidak menimbulkan risiko atau bahaya bagi bayi Anda. Ketahuilah obat flu ibu menyusui agar Anda bisa mengobati flu tanpa disertai rasa cemas dan takut akan efek sampingnya.

Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman bagi Bayi

Suatu hal yang wajar jika ibu menyusui merasa khawatir dan ragu terhadap obat flu yang hendak digunakan. Pasalnya, tidak semua obat flu aman digunakan untuk ibu menyusui karena ada kandungan obat tertentu yang terkonsentrasi di ASI dan membahayakan bayi.

Tidak ingin kondisi buruk menimpa bayi Anda? Gunakanlah obat flu ibu menyusui yang aman, seperti di bawah ini!

1. Paracetamol

Salah satu gejala flu yang cukup menyiksa adalah rasa nyeri (sakit kepala). Tentu saja, gejala tersebut semakin memperburuk hari-hari menyusui Anda, terlebih jika Anda masih harus terjaga di malam hari.

Sakit kepala karena kurang tidur menjadi double karena ditambah dengan sakit kepala akibat flu. Pastinya, ini membuat kepala Anda seolah terasa ingin pecah. Tenang, hal tersebut bisa diredakan dengan menggunakan obat flu yang mengandung paracetamol.

Paracetamol atau asetaminofen adalah kandungan obat flu yang aman digunakan ibu menyusui. Penggunaan obat flu yang mengandung paracetamol tidak membahayakan bayi walaupun dapat diserap oleh ASI.

2. Ibuprofen

Sama seperti paracetamol, ibuprofen juga merupakan obat flu untuk ibu menyusui yang aman digunakan karena tidak membahayakan bayi. Ibuprofen termasuk golongan analgesik non-opioid yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri, sebagaimana paracetamol.

Paracetamol bukan satu-satunya obat flu ibu menyusui dalam meredakan pilek, demam, peradangan, sakit kepala, dan rasa nyeri di bagian tubuh lainnya. Anda bisa lega dalam menggunakan obat flu dengan kandungan ibuprofen. Ada beberapa pilihan nama dagang obat flu yang memiliki kandungan ibuprofen.

3. Dekstrometorfan

Berbeda dengan dua obat flu ibu menyusui sebelumnya, dekstrometorfan termasuk obat flu golongan antitusif yang memiliki manfaat untuk mengatasi batuk kering yang tidak produktif. Tak jarang, flu disertai batuk kering (tidak berdahak) dan ini cukup menyiksa.

Pada dasarnya, obat flu dengan kandungan dekstrometorfan cukup aman digunakan oleh para ibu yang menyusui. Hal ini dikarenakan pengaruhnya terhadap laktasi tidak memiliki risiko terhadap bayi.

Penggunaan dekstrometorfan pada beberapa ibu menyusui tidak diperbolehkan karena bisa membahayakan keselamatan ibu. Ibu menyusui yang mengalami asma dan diabetes kontraindikasi dengan dekstrometorfan.

Baca Juga: Cara Meredakan Gejala Flu Secara Alami

4. Bromhexine

Obat flu untuk ibu menyusui yang aman digunakan adalah Bromhexine. Kandungan obat flu yang satu ini termasuk golongan mukolitik. Manfaat Bromhexine dapat membantu ekspektorasi dengan cara mengurangi viskositas sputum.

Sering kali flu disertai batuk berdahak dan ini juga bisa menimpa ibu menyusui. Dahak yang cukup banyak dan seolah tak ada hentinya menimbulkan ketidaknyaman dan mengganggu aktivitas Anda saat menyusui si kecil.

5. Gliseril Guaiakolat

Selain Bromhexine, Gliseril Guaiakolat juga termasuk obat flu yang aman untuk ibu menyusui dan sama-sama berada pada kelas terapi mukolitik. Penggunaan Gliseril Guaiakolat bermanfaat untuk mengatasi flu disertai batuk berdak.

6. Obat Golongan Dekongestan

Pengobatan flu juga melibatkan obat dari golongan dekongestan. Dekongestan bermanfaat untuk mengurangi hidung tersumbat akibat pembengkakan mukosa. Cara kerja dekongestan adalah dengan menyempitkan pembuluh darah pada hidung yang tersumbat.

Ada beberapa jenis kandungan obat flu yang tergolong dekongestan, yakni seperti fenil propanol amin (PPA), fenilefrin , pseudoefedrin, dan efedrin. Akan tetapi, tidak semua obat dekongestan tersebut aman digunakan ibu menyusui.

7. Chlorpheniramine Maleat

Chlorpheniramine maleat adalah obat yang berasal dari golongan antihistamin yang bermanfaat untuk meredakan beberapa gejala alergi yang juga mirip seperti gejala flu. Beberapa gejala tersebut seperti sakit kepala, pilek, hidung tersumbat, dan lainnya.

Penggunaan Chlorpheniramine maleat dianggap aman karena pengaruhnya terhadap laktasi hanya sedikit, sehingga tidak membahayakan bayi. Namun, Anda juga perlu berhati-hati dalam menggunakan obat flu untuk menyusui yang satu ini, terutama jika bayi Anda terlahir secara prematur.

Hal Penting Terkait Penggunaan Obat Flu Ibu Menyusui

Meskipun beberapa obat flu untuk ibu menyusui yang telah disebutkan di atas cukup aman digunakan, Anda tetap perlu menggunakannya secara hati-hati. Pasalnya, setiap obat flu ibu menyusui tersebut memiliki beberapa hal yang menjadi kontraindikasi dan peringatan.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat flu. Pastikan kondisi medis Anda dan bayi mendukung untuk menggunakan obat flu tersebut. Ini bertujuan untuk mencegah efek samping yang mungkin terjadi.

 

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM: Cerdas Memilih Obat Flu. http://pionas.pom.go.id/artikel/cerdas-memilih-obat-flu [diakses pada 15 Juli 2019]
  2. FirstCry: Taking Cold Medicine during Breastfeeding – Is It Safe? Alia Khan. 2018. https://parenting.firstcry.com/articles/cold-medicine-during-breastfeeding-is-it-safe/ [diakses pada 15 Juli 2019]

10 Makanan Terbaik dengan Kandungan Potasium Tinggi

makanan-kaya-potasium-doktersehat

DokterSehat.Com – Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak hanya protein, lemak, dan karbohidrat yang menyuplai energi setiap hari. Anda juga disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi. Kandungan mineral dan vitamin dapat membantu kinerja organ tubuh.

Makanan yang mengandung potasium tinggi

Selama ini kita sudah tahu kalau pisang mengandung potasium yang tinggi. Selain buah tersebut, ada beberapa makanan yang mengandung potasium tinggi yaitu:

  1. Kentang

Kentang adalah salah satu sumber dari potasium yang sangat besar. Anda disarankan untuk mengonsumsi tomat dalam jumlah cukup setiap harinya. Misal dalam satu hari Anda makan 1-2 porsi kentang sebagai pengganti karbohidrat. Satu porsi kentang akan memberikan sekitar 941 mg potasium. Hindari penambahan garam dan digoreng saat mengolah.

  1. Sayuran hijau

Sayuran hijau mengandung cukup banyak nutrisi untuk tubuh, Mengonsumsi sayuran hijau akan menyuplai serat yang cukup banyak dan juga protein. Selanjutnya beberapa jenis sayuran hijau juga mengandung potasium yang jumlahnya cukup banyak. Misal satu takaran bayam ada sekitar 838 mg potasium.

  1. Lentil

Lentil adalah salah satu pengganti protein yang cukup bisa diandalkan. Dengan mengonsumsi lentil, Anda akan mendapatkan juga suplai serat yang cukup banyak. Mengonsumsi lentil juga bisa membantu tubuh dalam menurunkan kadar garam secara berlebihan. Satu takaran saji lentil mengandung sekitar 731 mg potasium.

  1. Jus tomat

Jus tomat atau tomat dalam bentuk puree memiliki kandungan potasium yang cukup banyak. Anda bisa membuat sendiri jus tomat atau membeli dalam bentuk kemasan. Dalam setengah mangkuk jus tomat mengandung sekitar 500 mg potasium yang membantu tubuh dalam meregulasi air dan juga garam.

  1. Sayuran dan buah tertentu

Beberapa jenis buah dan sayuran juga menawarkan potasium dalam jumlah banyak. Buah dan sayuran ini bisa dalam bentuk jus segar atau dalam bentuk kemasan kaleng. Buah markisa mengandung 687 mg potasium, jeruk mengandung 496 mg, dan wortel mengandung 689 mg.

  1. Kacang polong

Beberapa jenis kacang polong mengandung cukup banyak potasium per satu takaran saji. Rata-rata potasium yang akan didapatkan sekitar 354-612 mg. Anda bisa mengolahnya menjadi apa saja termasuk dikukus atau dibuat puree.

  1. Kismis

Sekitar setengah mangkuk kismis mengandung 618 mg potasium. Anda bisa mengonsumsi kismis secara langsung atau dicampur dengan bahan lainnya untuk membuat kue.

  1. Yoghurt

Satu takaran saji yoghurt alami tanpa ada campuran sama sekali mengandung sekitar 579 mg potasium. Selain itu, dalam yoghurt juga terkandung cukup banyak kalsium yang baik untuk tulang serta probiotik yang baik untuk kesehatan perut.

  1. Ubi jalar

Ubi jalar sama halnya dengan kentang, hanya saja ubi jalar lebih banyak mengandung betakaroten. Rasanya yang manis dan nikmat memudahkan Anda dalam mengolahnya menjadi apa saja kecuali digoreng dengan minyak yang banyak.

  1. Makanan laut

Ada beberapa jenis makanan laut yang mengandung cukup banyak potasium. Selain potasium yang baik untuk peredaran darah, ada juga kandungan omega-3 yang baik untuk otak dan protein untuk otot. Rutin mengonsumsi makanan laut bisa membuat kita lebih sehat.

Beberapa jenis makanan laut dengan potasium tinggi per satu takar saji adalah ikan makarel, halibut, dan salmon.

Manfaat potasium untuk tubuh

Potasium banyak ditemukan di makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Disadari atau tidak, potasium ini ternyata memiliki cukup banyak peranan untuk tubuh sehingga kita harus bisa memenuhinya. Berikut beberapa manfaat dari potasium.

  • Membuat cairan di dalam tubuh menjadi lebih seimbang. Potasium akan membantu menurunkan jumlah sodium atau garam yang mengikat air. Kalau dua hal ini ada dalam tubuh dan cukup seimbang, gangguan pada tubuh tidak akan terjadi.
  • Mineral ini bekerja sebagai salah satu aktivator dari saraf. Kalau mineral tidak dimiliki oleh tubuh dalam jumlah yang cukup gangguan pada saraf akan terjadi. Kalau jumlah potasium di dalam tubuh seimbang, fungsi jantung, dan refleks yang dimiliki seseorang akan membaik.
  • Potasium bermanfaat untuk kontraksi dan kemampuan dari otot. Seperti yang sudah kita tahu, sebagian besar alat gerak di tubuh menggunakan otot. Kalau otot mengalami penurunan fungsi, kemungkinan menjadi lemah akan besar. Kalau otot jadi lemah, Anda akan sulit bergerak dan mengangkat benda yang terlalu berat.
  • Fungsi yang paling sering dimanfaatkan dari potasium baik dalam bentuk suplemen atau makanan adalah menstabilkan tekanan darah. Mineral ini mampu menurunkan tekanan darah yang terlalu tinggi atau hipertensi. Kalau tekanan darah Anda terlalu tinggi, perbanyak potasium yang masuk ke dalam tubuh.
  • Seseorang yang memiliki kadar potasium seimbang di dalam tubuh akan menurunkan risiko stroke. Dari beberapa penelitian yang dilakukan, mengonsumsi makanan dengan kandungan potasium bisa menurunkan risiko stroke hingga 21%.
  • Membantu mencegah osteoporosis. Wanita dengan usia di atas 50 tahun biasanya rentan mengalami pengeroposan tulang belakang dan patah kalau melakukan aktivitas yang terlalu intens.
  • Menurunkan risiko batu ginjal yang berbahaya untuk tubuh. Dari penelitian yang dilakukan pada 90.000 wanita mengonsumsi makanan dengan kandungan potasium bisa menurunkan risiko terkena batu ginjal hingga 35%.

Itu dia beberapa makanan yang mengandung potasium tinggi dan juga manfaat potasium bagi kesehatan tubuh. Kira-kira, mana yang Anda suka?

Wednesday, 2 July 2025

Lidah Gatal Saat Makan Nanas, Berbahaya atau Tidak?

nanas-doktersehat
Photo Source: Flickr/kylemcdonald

DokterSehat.Com– Salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia adalah nanas. Tak hanya dimakan langsung, nanas sering ditemukan sebagai campuran rujak atau bahkan dijadikan jus. Bahkan, beberapa makanan seperti salad dan pizza juga menambahkan nanas demi membuatnya memiliki rasa yang lebih nikmat. Hanya saja, jika dicermati, kita akan merasakan sensasi tidak nyaman seperti gatal-gatal pada lidah dan bibir saat memakannya. Apakah hal ini berbahaya?

Penyebab sensasi gatal pada mulut saat makan nanas

Ada banyak sekali jenis sayuran dan buah-buahan yang bisa kita konsumsi. Sebagian di antaranya memiliki kandungan enzim yang bisa membantu tubuh memecah kandungan dari makanan seperti protein, lemak, atau karbohidrat. Hanya saja, terkadang keberadaan enzim-enzim ini juga bisa menyebabkan datangnya efek samping.

Di dalam nanas, terdapat kandungan enzim bromelain yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk memecah protein. Hanya saja, kandungan enzim ini bisa menyebabkan sensasi gatal-gatal pada bibir atau lidah. Memang, sensasi gatal-gatal ini biasanya terasa ringan, namun cukup banyak yang mengaku tidak nyaman dengan kondisi ini.

Enzim bromelain bisa ditemukan di hampir seluruh bagian nanas, namun konsentrasi paling banyak ada di bagian tengah buah dengan warna cerah ini. Bagian ini biasanya yang paling terasa berserat dan keras meskipun masih bisa dikonsumsi sebagaimana bagian nanas lainnya.

Sebagian orang menyebut keberadaan air liur di dalam mulut bisa membantu meredakan sensasi gatal-gatal ini. Hal ini berarti, kita tidak perlu khawatir saat merasakannya saat makan nanas karena tidak akan menyebabkan dampak yang berbahaya.

Bisakah mencegah munculnya rasa gatal sebelum makan nanas?

Ada sebagian orang yang sengaja mengupas kulit nanas dan membiarkannya seharian karena menganggapnya bisa menghilangkan efek gatal-gatal saat mengonsumsinya. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut belum ada penelitian yang membuktikan bahwa tindakan ini memang terbukti cukup ampuh mencegah sensasi gatal.

Hanya saja, jika kita mengolah nanas seperti menghangatkannya atau memasaknya menjadi campuran makanan lainnya, akan memicu reaksi pada enzim bromelain ini. Hal ini diperkirakan bisa mencegah masalah gatal-gatal pada mulut saat mengonsumsinya.

Selain itu, jika kita mengolahnya menjadi smoothie, sensasi gatal-gatal saat makan nanas juga bisa dicegah.

Berbagai manfaat kesehatan makan nanas

Selain rasanya yang menyegarkan, pakar kesehatan menyebut ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika kita rutin makan nanas.

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan tersebut.

  1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Nanas termasuk dalam buah dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Kandungan ini bisa semakin memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kandungan antioksidannya yang sangat tinggi juga akan membuat tubuh lebih baik dalam melawan paparan buruk radikal bebas penyebab penyakit dan penuaan dini.

Pakar kesehatan lebih menyarankan konsumsi nanas secara langsung, dijadikan jus, atau dicampur dengan yoghurt.

  1. Baik bagi kesehatan jantung

Di dalam nanas terdapat kandungan potasium yang tinggi. Kandungan ini bisa membantu mengendalikan tekanan darah dan menurunkan risiko terkena hipertensi. Selain itu, keberadaan kandungan vitamin C di dalamnya yang sangat tinggi juga bisa memperbaiki kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko terkena kolesterol tinggi.

  1. Baik untuk program diet

Nanas termasuk dalam buah yang sangat baik bagi program diet atau penurunan berat badan. Kandungan seratnya yang tinggi bisa melancarkan pencernaan sekaligus merangsang proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

  1. Baik bagi kesehatan mata

Kandungan vitamin A yang sangat tinggi di dalam nanas bisa membantu menyehatkan mata dan mencegah datangnya gangguan penglihatan.

20 Pantangan Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai (Bahaya bagi Janin)

DokterSehat.Com – Ada pantangan ibu hamil yang tidak boleh dilakukan karena bisa mengganggu pertumbuhan janin. Banyak larangan membuat ibu hamil cemas dan bingung. apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan saat hamil. Apa saja larangan ibu hamil tersebut?

Pantangan Ibu Hamil – Aktivitas yang Sebaiknya Dihindari

1. Melukis

Bagi yang hobi melukis, aktivitas ini bisa tetap dilakukan selagi hamil. Tapi, jangan terlalu lama atau berlebihan, misalnya sepanjang hari. Cukup 1-2 jam setiap hari. Yang dikhawatirkan selama melukis bau cat dapat terhirup dalam waktu lama. Karena sebagian besar jenis cat mengandung bahan kimia. “Karena itu sebaiknya melukis dilakukan di ruang terbuka untuk mengurangi terekspos terlalu lama dengan cat,” saran Ovy.

2. Hubungan seks

Orgasme bisa menyebabkan keguguran di usia kehamilan muda dan menyebabkan persalinan di usia kehamilan lanjut. Tapi, hal tersebut tak terbukti pada kehamilan normal. “Jadi, aktivitas ini boleh-boleh saja dilakukan. Asal tidak ada indikasi kelainan pada kehamilannya, semisal letak ari-ari di bawah atau perdarahan,” kata Ovy.

Baca Juga: Berhubungan Seks Saat Hamil? Ini Aturannya!

3. Olahraga

Apabila Anda rutin dan gemar berolahraga, semasa hamil pun dapat diteruskan. Hanya saja olahraga yang dilakukan bukanlah yang berbahaya dan berisiko, seperti balapan mobil, berkuda, lompat, arung jeram, dan sebagainya. Tapi, lakukanlah olahraga ringan selama 5-30 menit, misalnya jalan pagi, senam ringan, atau berenang.

Jalan merupakan olahraga paling aman semasa hamil. Berenang pun termasuk olahraga yang kecil risikonya dan dapat dilakukan sepanjang usia kehamilan. Berenang dapat membuat punggung terasa nyaman dan tubuh menjadi ringan, karena terhindar dari gravitasi.

4. Naik pesawat

Ibu hamil boleh naik pesawat sebelum usia kehamilan 7 bulan.

Sebetulnya bayi dalam kandungan tak bermasalah dengan ketinggian dan perbedaan tekanan udara. Jika terpaksa dan ingin nyaman di pesawat, sebaiknya duduk di pinggir “gang” agar mudah bila mau ke kamar kecil. Gunakan pula tali pengaman agar duduk nyaman, dan gunakan penyangga kaki agar tak menimbulkan bengkak dan juga bantal kecil di belakang punggung.

Bepergian dengan pesawat memang berisiko tinggi. Bila kondisi udara buruk, lantas ibu menjadi stres. Ibu bisa kekurangan oksigen dan mengalami sesak napas. Sementara bayi dalam kandungan membutuhkan oksigen. Bila hal ini terjadi di trimester akhir, maka bisa terjadi persalinan prematur atau bayi meninggal dalam kandungan.

5. Merokok

Pantangan ibu hamil yang berikutnya adalah merokok saat hamil.

Ibu hamil yang merokok mengakibatkan bayi mendapat darah lewat plasenta lebih sedikit, sehingga zat asam dalam darahnya sedikit. Akibatnya berat badan bayi pun lebih rendah dibanding bayi dari ibu tidak merokok. Jadi, semasa hamil bahkan jauh sebelum hamil, kegiatan yang tak bermanfaat ini sebaiknya dihentikan!

6. Rontgen

Semua bentuk radiasi berpotensi membahayakan perkembangan janin karena janin sedang dalam perkembangan.

Semua jenis radiasi dapat mengacaukan perkembangan sel. Sehingga terjadi mutasi sel yang bisa berkembang ke arah kanker, cacat dan sebagainya. Bila diperlukan rontgen, seperti untuk mengetahui patah tulang atau rontgen gigi, sebaiknya katakan pada dokter bahwa Anda tengah hamil.

7. Sauna

Pada masa kehamilan, kegiatan ini sama sekali tak menyenangkan. Apalagi dilakukan dalam ruang tertutup dan udara yang panas. Wanita hamil sudah banyak mengalami penguapan dari tubuhnya dengan seringnya berkeringat, sehingga ini termasuk ke dalam larangan saat hamil.

8. Mandi malam

Kalau tidak mandi, bisa timbul jamur karena wanita hamil banyak berkeringat. Jadi, boleh saja mandi malam hari, asal tak sampai menggigil kedinginan. Bila tidak ingin mandi, minimal membasuh dengan waslap, membersihkan daerah kemaluan, membersihkan daerah lipatan kulit.

9. Bekerja di depan komputer

Radiasi komputer bisa dikatakan kecil sekali. Jadi, ibu hamil boleh saja bekerja di depan komputer asal tidak terlalu lama. Perhatikan pula sikap tubuh, agar tak muncul keluhan sakit punggung. Cobalah sesering mungkin untuk bergerak. Sebaiknya setiap 1-2 jam Anda melakukan kegiatan lain, seperti jalan-jalan sebentar atau menggerakkan anggota badan.

10. Mengemudi

Bila kehamilan tak bermasalah, Anda diperbolehkan mengemudi. Tapi, perhatikan jarak dan lama mengemudi. Sering-seringlah mengubah posisi untuk mengendorkan otot-otot kaki. Jangan menunda keinginan buang air kecil karena terlalu asyik mengemudi.

Memasuki trimester ketiga kehamilan, Anda memerlukan seorang pengemudi. Perut yang membesar akan menyulitkan Anda mengemudi dengan baik. Selain itu, juga menghindari kemungkinan yang tak diinginkan, misalnya terjadi kontraksi ketika tengah mengemudi.

11. Diet

Diet tergolong pantangan ibu hamil karena tak baik bagi kondisi ibu dan bayi. Efek diet saat hamil bisa menimbulkan kekurangan vitamin, mineral dan bahan makanan lain. Diet hanya boleh dilakukan atas persetujuan dokter.

Beberapa ibu hamil justru dianjurkan diet dari bahan makanan tertentu. Tujuannya, tentu saja bukan menurunkan berat badan, tapi agar berat badan ibu tak bertambah secara berlebihan.

Kenaikan berat badan normal selagi hamil tak lebih dari dua kilogram sebulan. Bila perlu kurangi jenis makanan tertentu yang dapat menambah berat badan berlebih, seperti cake, tart, biskuit, makanan yang berlemak dan manis-manis.

Baca juga: Penting! 3 Kondisi yang Haruskan Ibu untuk Diet saat Program Hamil

12. Cat

Hindarilah kontak langsung dengan cat, sekalipun hanya menghirup bau thinner-nya. Karena zat yang terdapat dalam cat bisa masuk ke dalam tubuh. Tak heran bila ada orang yang merasa pusing setelah mencium baunya, apalagi bagi wanita hamil. Memang belum diketahui pasti apakah bahan cat bisa berbahaya bagi perkembangan janin atau tidak. Tapi, pencegahan tentu selalu lebih baik, bukan?

13. Bahan pembersih dan pengkilap

Bahan pembersih mengandung bahan-bahan kimia yang dapat diserap lewat kulit dan masuk ke dalam aliran darah di mana janin sedang berkembang. Jadi, hindari kontak langsung dengan kulit. Sebaiknya gunakan sarung tangan jika mengharuskan ibu hamil menggunakan bahan pembersih atau pengkilap.

12. Pewarna rambut

Memang belum ada bukti yang menunjukkan bahan-bahan kimia dalam pewarna rambut berbahaya bagi janin. Di sisi lain, pewarna rambut pun tak terbukti aman sama sekali. Jadi, sebaiknya untuk sementara tundalah keinginan untuk mengecat rambut.

13. Kosmetik

Sebetulnya kosmetik mengandung bahan kimia, kendati jumlahnya sangat sedikit. Kandungan merkuri dalam kosmetik diketahui berbahaya bagi janin. Karena itu, konsultasikan pada ahli kosmetik, produk apa yang aman buat ibu hamil.

14. Stoking

Pantangan ibu hamil selanjutnya adalah hindari pemakaian stoking.

Jangan membatasi peredaran darah di kaki selama kehamilan, karena dapat menimbulkan pembengkakan. Jadi, jangan gunakan stoking yang membungkus kaki dengan ketat.

Sebaiknya gunakanlah stoking dari bahan lunak bila Anda merasa perlu memakainya untuk menjaga keindahan dan kehangatan di ruang ber-AC. Penderita varises bisa tetap menggunakan stoking khusus varises.

15. Sepatu

Pemilihan sepatu semasa kehamilan lebih pada kenyamanan dan keamanan. Tubuh mengalami perubahan maka penting untuk menghindari sepatu yang akan membebani bagian punggung bawah dan otot-otot kaki. Seperti halnya sepatu berhak tinggi bisa berisiko terpeleset, jatuh dan kaki terkilir.

Sama halnya dengan sepatu bertumit rata yang lebih disukai, juga harus menunjang kaki dengan baik. Hindari pula yang dapat menyebabkan Anda jatuh atau tergelincir. Ketika membeli sepatu ukurannya sedikit lebih besar dari biasanya, sebagai antisipasi kaki yang membengkak yang umum terjadi semasa kehamilan.

16. Alkohol

Sebaiknya tak mengonsumsi alkohol sama sekali saat hamil. Bila wanita suka minum minuman beralkohol harus dihentikan sebelum kehamilan terjadi. Tak ada tingkat pemakaian alkohol yang aman semasa kehamilan.

Minuman beralkohol tersebut akan masuk ke dalam darah bayi melalui darah ibunya. Sementara hati janin belum berfungsi maksimal, maka alkohol akan tetap beredar di dalam darah.

Pada wanita yang minum alkohol dalam jumlah berlebihan, sebagian besar akan berisiko pada bayi. Alkohol bisa menghambat pertumbuhan fisik, otak dan sebagainya sehingga bayi lahir dengan cacat fisik, kerusakan jantung dan retardasi mental.

Kendati ada ibu yang mengatakan, “Saya minum alkohol, anak saya tak apa-apa, kok.” Tapi, semua penelitian menunjukkan angka kejadian pertumbuhan janin terhambat jauh lebih tinggi pada bayi dengan ibu yang minum minuman beralkohol. Jadi, sifatnya tidak kausatif melainkan berisiko.

Baca Juga: Ibu Hamil Konsumsi Minuman Berkafein dan Bersoda? Perhatikan Ini!

17. Daging setengah matang

Larangan ibu hamil adalah jangan mengonsumsi daging mentah atau daging setengah matang.

Daging sebaiknya diolah hingga matang karena bahan makanan berasal dari hewan bisa mengandung bakteri, parasit, protozoa dan bahkan berbagai jenis cacing. Pada telur setengah matang pun bisa ditemukan salmonela yang dapat mengakibatkan penyakit tifus.

Bahan makanan yang mengandung kuman tersebut bisa masuk dalam darah ibu dan menyebabkan infeksi, misalnya, toksoplasma. Semua infeksi pada ibu hamil menyebabkan gangguan pada bayi. Untuk mengetahuinya dilakukan pemeriksaan darah. Bila Anda terinfeksi, dokter akan melakukan yang terbaik bagi Anda.

18. Pil KB

Saat belum menyadari Anda hamil, mungkin masih mengonsumsi pil KB. Tak perlu terlalu khawatir, karena pil KB tak secara langsung menyebabkan efek pada janin, misalnya bayi cacat.

Lagipula, hormon-hormon sintetis dalam pil KB hampir sama dengan hormon-hormon alami yang diproduksi tubuh. Tapi, segera hentikan setelah tahu diri Anda hamil.

19. Kafein

Minum minuman berkafein saat hamil boleh saja, asalkan minum kopi tidak berlebihan.

Perlu diingat, kafein merupakan suatu perangsang yang berpengaruh dan bisa meningkatkan produksi hormon stres. Peningkatan ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke rahim dan berkurangnya oksigen mencapai janin. Jadi, mengonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak tak baik bagi Anda dan bayi.

minum teh disarankan tidak berbarengan dengan vitamin atau makanan yang mengandung zat besi. Teh akan menghambat penyerapan zat besi.

20. Obat pereda sakit

Pantangan ibu hamil yang terakhir adalah jangan minum obat sembarangan!

Bukan berarti bila sakit tak boleh minum obat. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan bila Anda akan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Atau, beri tahukan dokter bila Anda sedang hamil, sehingga ia akan menuliskan resep obat yang aman untuk ibu hamil.

Tuesday, 1 July 2025

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

hipertensi-doktersehat

DokterSehat.Com– Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Masalahnya, masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidup sehari-hari, sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah tetap normal perlu dilakukan agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

Cara Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi memastikan bahwa tekanan darah tidak melebihi batas normal.

Berikut adalah berbagai cara menjaga tekanan darah tetap normal yang ternyata mudah dilakukan:

  1. Jogging di akhir pekan

Karena berbagai kesibukan, banyak orang yang hanya sempat berolahraga di akhir pekan. Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Jika kita melakukan jogging setiap akhir pekan saja, maka tekanan darah bisa dijaga agar tetap normal.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Copenhagen City Heart, Denmark. Dalam peelitian yang melibatkan 20 ribu partisipan dengan usia 20 hingga 93 tahun ini, disebutkan bahwa jogging di akhir pekan sudah mampu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan proses penyerapan oksigen, dan membuat tekanan darah tetap normal.

  1. Rutin makan yoghurt

Yoghurt lebih dikenal sebagai makanan untuk diet. Padahal, dalam realitanya makanan ini cocok untuk dikonsumsi siapa saja, termasuk bagi orang yang sehat dan ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, AS, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi yoghurt satu cangkir saja dalam sehari sudah mampu menurunkan tekanan darah.

Rutin makan yoghurt bahkan bisa membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Hal ini tentu bisa membantu mencegah datangnya masalah hipertensi dengan efektif.

  1. Rutin makan pisang

Selain yoghurt, kita juga sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal Online, disebutkan bahwa kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang bisa menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus menurunkan tekanan darah dengan efektif.

  1. Tidak lagi merokok

Salah satu penyebab tingginya kasus tekanan darah tinggi dan masalah pada jantung di Indonesia adalah karena masih banyak orang yang merokok. Hal ini disebabkan oleh kandungan beracun di dalam asap rokok yang terbukti mampu merusak pembuluh darah dan bisa meningkatkan tekanan darah.

Tak hanya perokok aktif, mereka yang sering terpapar asap rokok dan menjadi perokok pasif juga rentan mengalami masalah kesehatan yang sama. Karena alasan inilah sebaiknya memang kita menghindari asap rokok demi menjaga kesehatan.

  1. Kurangi kebiasaan kerja lembur

Karena faktor banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan atau karena ingin mendapatkan penghasilan yang lebih besar, banyak orang yang sering melakukan kerja lembur. Padahal, jika kita bekerja lebih dari 40 jam setiap minggu, maka risiko terkena hipertensi bisa meningkat hingga 14 persen!

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, AS. Para peneliti menyebut kebiasaan bekerja lembur akan membuat kita menjadi kurang gerak, tidak menerapkan pola makan yang sehat, dan lebih jarang berolahraga. Hormon stres juga akan semakin tinggi jumlahnya dalam tubuh. Padahal, hormon ini bisa meningkatkan tekanan darah dengan signifikan.

  1. Kurangi konsumsi kafein

Minum kopi yang memiliki kandungan kafein memang bisa memberikan kenikmatan luar biasa, namun jika kita meminumnya lebih dari 3 cangkir sehari, dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko terkena hipertensi.

  1. Jaga berat badan

Dengan menjaga berat badan tetap ideal, maka sirkulasi darah akan berjalan dengan lebih lancar dan akhirnya membuat tekanan darah tetap terjaga di angka yang normal.

11 Bahaya Gadget bagi Anak, Munculnya Masalah Fisik hingga Mental

bahaya-gadget-doktersehat

DokterSehat.Com – Meski gadget adalah sebuah teknologi yang membawa kemudahan bagi kehidupan manusia, faktanya gadget juga bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan, khususnya pada anak-anak. Lantas, apa bahaya gadget yang bisa terjadi pada anak?

Bahaya Gadget bagi Anak

Sebelum membahas bahaya gadget pada anak, perlu Anda ketahui bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menetapkan kecanduan game sebagai penyakit gangguan mental. Hal disebabkan karena seorang anak yang larut dalam permainan game biasanya akan lupa waktu. Selain itu, anak tidak bisa lagi mengendalikan diri karena terus adiktif untuk bermain game.

Seorang anak juga cenderung tidak ingin diganggu dengan aktivitas lain dan melupakan tugas-tugas mereka untuk belajar atau bersosialisasi dengan lingkungan sosialnya.

Berikut ini adalah beberapa bahaya gadget pada anak yang harus diketahui oleh setiap orang tua, di antaranya:

1. Membuat anak mudah lupa

Bahaya gadget bagi anak yang pertama adalah membuat anak menjadi pelupa. Meski gadget bisa membuat anak lebih tenang, namun apabila penggunaannya berlebihan hal itu bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan, khususnya bagian otak karena bisa mengganggu daya memori anak.

2. Memengaruhi kesehatan mata

Bahaya gadget bagi kesehatan berikutnya adalah memengaruhi kesehatan mata. Penggunaan gadget setiap hari bisa menyebabkan kontraksi otot cilliaris di dalam bola mata, atau yang dikenal dengan istilah akomodasi.

Akomodasi berlebihan akan merangsang timbulnya mata minus, terutama pada anak-anak yang sedang dalam tahap perkembangan.

Cahaya biru memiliki gelombang yang bisa masuk ke dalam bola mata, salah satunya retina. Oleh karenanya, paparan cahaya biru sebaiknya dikurangi sejak dini karena diduga memberikan efek buruk pada sel-sel retina untuk jangka panjang.

Selain itu, sebuah penelitian mengungkapkan, mata anak menyerap lebih banyak sinar biru dari layar perangkat digital, jika dibandingkan dengan orang dewasa.

3. Memengaruhi kondisi mental

Bahaya gadget berikutnya yang harus diwaspadai adalah munculnya masalah mental seperti kesepian, depresi, kecemasan dan perubahan suasana hati. Bahkan, paparan gadget secara berlebihan bisa meningkatkan autisme dan ADHD pada anak.

Seorang anak yang menghabiskan 7 jam atau lebih untuk bermain gadget memiliki emosi yang tidak stabil. Kondisi inilah yang bisa meningkatkan depresi dan kecemasan.

4. Terganggunya waktu tidur

Saat seorang anak memiliki waktu tidur yang terbatas, dampaknya adalah menurunnya kemampuan untuk fokus. Siklus tidur yang tidak baik bisa membuat anak mudah mengantuk di siang hari. Padahal, waktu tidur yang cukup sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak.

5. Anak lebih agresif

Gadget berisiko menimbulkan sifat agresif jika seorang anak terpapar game atau video di internet yang penuh dengan kekerasan. Sifat agresif juga bisa muncul jika orang tua ingin membatasi penggunaan gadget. Kondisi ini akan memengaruhi keterampilannya dalam berpikir dan mengendalikan emosi.

6. Menurunnya kemampuan psikomotorik

Bahaya gadget pada anak berikutnya adalah menurunnya kemampuan psikomotorik. Seorang anak yang banyak menghabiskan waktu dengan gadget tidak bisa mengeksplor seluruh bakat psikomotorik yang dimilikinya.

Padahal, sering melakukan aktivitas fisik dapat mengembangkan kemampuan otak kanannya. Selain itu, ketika anak bermain dengan teman sebayanya, ia juga akan mengasah keterampilan sosialnya.

Seorang anak yang mulai kecanduan gawai akan terbiasa mendapatkan kesenangan dengan pola satu arah. Hal ini mengakibatkannya suka bermain sendiri dengan gadgetnya dibanding bermain dengan teman-temannya.

7. Memicu obesitas

Memiliki kaitan dengan penjelasan sebelumnya, obesitas adalah dampak lanjutan dari menurunnya kemampuan psikomotorik. Saat seorang anak sudah menghabiskan banyak waktu di depan layar gadget, hal itu otomatis akan membuat aktivitias fisik terbatas, di mana hal ini berisiko membuat anak kelebihan berat badan.

8. Menurunnya kemampuan kognitif

Bahaya gadget berikut ini cukup mengkhawatirkan karena bisa memengaruhi kemampuan kognitif seorang anak. Jika Anda membiarkan anak bermain gadget lebih dari 2 jam, hal itu bisa menurunkan kemampuan kognitifnya.

Kondisi ini bisa terjadi karena pada umumnya anak akan lebih senang dengan gadget daripada belajar, sehingga kemampuan akademiknya bisa menurun.

Pada akhirnya, Anda tidak boleh menganggap sepele bahaya gadget bagi anak ini, karena lama tidaknya anak bermain gadget bisa memengaruhi kemampuan otaknya dalam berpikir.

9. Membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan aktivitas baru

Seorang anak yang banyak menghabiskan waktunya di depan gadget ternyata membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengenali setiap aktivitas baru. Guna membuat suatu aktivitas lebih efisien, Anda harus membatasi penggunaan gadget pada anak.

10. Jarang berolahraga

Membiarkan anak bermain dengan gadget atau komputernya sepanjang hari membuat anak tidak mendapatkan aktivitas fisik yang cukup. Tidak hanya baik untuk membangun otot, olahraga juga berguna untuk menjaga kesehatan otak.

Bahaya gadget ini bisa dicegah apabila Anda membiasakan anak untuk melakukan aktivitas fisik. Sebuah penelitian mengungkapkan, anak-anak yang melakukan latihan fisik secara teratur mendapatkan nilai akademik yang lebih tinggi dibanding anak yang jarang melakukan aktivitas fisik.

11. Terkena radiasi terlalu banyak

Bahaya gadget pada anak yang terakhir ini juga bisa menyerang orang dewasa karena paparan radiasi yang ditimbulkannya. Meski radiasi gadget bisa dikaitkan dengan kanker, klaim terhadap hal ini masih membutuhkan penelitian lanjutan. Meski begitu, pembatasan penggunaan gadget pada anak-anak adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan.

Oleh karena itu, batasi penggunaan gadget pada anak setidaknya 1 jam sebelum tidur. Kurangi intensitas bermain gadget dengan memperbanyak aktivitas-aktivitas di luar ruangan.

Nah, itulah beberapa bahaya gadget yang bisa terjadi pada anak. Jika Anda masih memiliki kebiasaan memberikan gadget, langkah penting agar bahaya gadget bagi anak seperti di atas tidak terjadi adalah dengan membatasi penggunannya.