Friday, 12 November 2010

BULAN RAMADHAN

by: Khoirul Taqwim

Bulan suci
Tak terasa esok lusa datang

Hmm...
Bulan yang penuh Barakah
Hari itu.......
Pintu Jannah dibuka lebar
Tentu.......
Bulan penuh rahmat
Pasti......
Berkah jagat
Dia........
Yang mengenal
Makna......
hakekat sabar
Lakukan....
Menjaga benak dalam hati
Menjaga pikir dalam otak

Bulan ramadhan
Jutaan umat
Harap....
Keberkahan jalan
Jauhi.......
Ma'shiyat la'nat

O...Allah
Aku minta ridhaMU

FOTOMU ADALAH TAUBATKU

Oleh: Khoirul Taqwim

Sudah lama aku tak percaya atas-MU
Sejenakpun aku tak yaqin tentang-MU
Tak kusangka ada mukjizat dari mereka yang merasa kulihat
Ya!..aku melihat foto profil terpampang di facebook
Jiwaku tersentak penuh aura pencerahan
Dalam hatiku menyebut dengan suara lirih
Bahwa Tuhan benar-benar ada
Dengan kesempurnaan yang tercipta
Lama mukaku tak kubasuh air wudhu
Malam gelap ini juga
Segera kubersujud dihadapmu
Sebagai bukti bahwa engkau sang maha pencipta

Bila ada sahabatku yang tak percaya lagi atas ke-agungan-MU
Akan kuperlihatkan ciptaan-MU yang maha Indah
Agar dia percaya dan mengimani kebenaran-MU
Dengan melihatmu langit maupun planet melaju dalam alur yang harmonis
Dengan melihatmu angin masih menyapa tetumbuhan dan rerumputan
Dengan meihatmu mentari masih menerpa hangat tubuhku
Dengan melihatmu cahaya iman hadir dalam jiwaku yang lama beku

Ya Tuhan
Kupanjatkan do'a untuknya
Semoga dia yang kulihat mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang memiliki hati bijak bukan hanya wajah nan ayu
Sertakan Nasab yang Indah selalu jadi keturunannya
Agar dia jadi penerang bagi orang yang tak percaya atas-MU
Hamba bersyukur atas nikmat-MU
Dengan melihat ciptaan-MU yang Maha indah

Ya Tuhan
Engkau telah mencipta dia
Engkau telah mempertemukan aku dengan fotonya
Puji syukur kupanjatkan
Hanya kepada engkaulah kusandarkan muara cinta yang Hakiki

CUKUP KAU KENAL

Oleh: Khoirul Taqwim

Dunia tak menyatu dalam nafasmu
Tidak
Tidak
Tidaaaak..........
Itu bukan tujuanku...
Aku kan selalu hadir setiap tarikan nafasmu
Bila langit tak setuju tentangmu
Aku kan selalu ada dan ada
Walau tak menjamah dirimu
Itu bukanlah tujuanku
Aku hanya sederhana
Cukup kau kenal
Kau kenal
Dan kau kenal
Selalu

BUTIRAN KEPASRAHAN

by: Khoirul Taqwim

Sempat kau terlintas dalam benak
Segera kuurungkan dalam jiwa
Walau maha perih terasa
Menderu-deru dalam dada
Inilah suratan Ilahi
Kuharus terima
Biar jadi hikmah hidup

Tulisanmu
Terasa sejukkan alamku
Saat jiwa butuh penyegar
Dari dahaga yang panjang
Semua hanya terlukis lewat imagi
Bahasa tak sanggup berkata

Ya Allah…
Butiran air mata ini
Biarkan jadi tasbih
Mengingat keagunganmu
Walau semua belum berakhir
Tapi inilah kenyataan yang tak bisa jadi mimpi

Ya Allah…
Katakan padaku
Kemana harus kusandarkan jiwa ini
Saat tangan tak mampu meraih pertanyaan apa?..
Apakah harus lari sejauh angin biru?..
Atau diam tanpa bahasa

Ya Allah …
Beri aku jalan terangmu
Teguhkan jiwaku
Kuatkan naluriku yang saat ini lemah membisu
Agar dapat mengeja langkah nafasku
Kian hari berkurang ditelan waktu

Ya Allah …
MukjizatMU selalu kami tunggu
Dimanapun tempat
Kapanpun hari itu
Hambamu selalu pasrah padaMU



Thursday, 11 November 2010

BAU ANYIR DI JALANAN

by: Khoirul Taqwim

Terdengar tembakan membahana
Letusan senjata luluh lantakkan daratan
Gedung tinggi menjulang runtuh
Bayi menangis tanpa air mata
Kering sudah yang ada
Jawaban revolusi atas ketidak-adilan
Tumpah ruah bangkai manusia

Keadilan
Bahasa yang lama dirindu
Kebiadaban
Keseharian yang tak pernah selesai
Trenyuh jiwa rasa
Mendengar gaung kemlaratan

Hoooommm..
Hooommmm....
Silahoooomm......
Darah amis menghias di udara
Bau anyir di sudut selokan
Pertanda jasad sudah jadi rongsokan

Hooomm..
Silahoommmmm....
Silahoooommmmmm.....
Bau anyir
Bau anyir tumpah di jalanan
Pertanda revolusi meraung di jagat raya.

NIKAHMU TERBACA DI FACEBOOK

by: Khoirul Taqwim

Jiwa kaget tersentak seketika
Saat membaca sepatah kata
Status yang terpampang di facebook
Telah masuk dalam rindu hidup
Lamunan seumurmu tercapai sudah
Kuhanya lantunkan do'a-do'a untukmu

Foto profil terpajang di album
Melayang bahasa jiwa
Tak dinyana tak dikira
Ada apa dilangit
Bawa kabar udara
Pelaminan telah datang untukmu
Apa harus kukata semua yang ada
Bahagiakah aku??...
Sedihkah aku??...
Bahasa diam kah yang tepat
Tentang nikahmu dari suara udara
Laut tak jadi penghalang kabar
Tentang duniamu

Hoooom.......
Hoooooooommm.........
Hooooooooooooommm..
Sikap apa yang kurasa
Jiwa bahagiakah?...
Jiwa sedih lukakah?.....
Semua jadi campur Satu
Kuingin kau bahagia
Kuingin nikmati indah nafas
Biar aku disini
Bahasaku kan terbang

Kabar dari udara
Berita membahana
terima kasih rangkaian kata
Kutetap rasa dalam jiwa
Udara udara udara kau sahabat berita
Air mata tak terasa mengalir sudah
Atas jawaban semua yang ada

EMBUN PAGI

by: Khoirul taqwim

Pagi desa sejuk rasa
Embun pagi sambut mentari kan tiba
Sengatan sinar mulai muncul menyengat
Pagi dingin es kutub
Menggigil badan tak terbendung

Embun pagi mengitari kampung desa
Embun pagi ganti suasana pekatnya malam
Suasana indah haru tak terkira
Embun pagi masuk jiwa dalam
Ragaku tersiram pagi ini

Nikmati sejuk embun pagi
Hibur hati alam rasa
Embun pagi mengelilingi alam rayaku
Terasa diawan-awan sejukkan jiwa kering
Melayang tak karuan tak terelakkan

Embun pagi
Suasana nyaman tak terelak kan
Embun pagi alam nan indah

Melihat embun pagi buta
Kurasa sejuk kan relung benak
Sejuk embun pagi indah
Kurasa tak karuan dalam mimpi bualan
Nyata embun pagi sempurna